
Sign up to save your podcasts
Or


Memiliki penampilan fisik yang rupawan adalah impian dari hampir semua orang. Punya wajah cantik memang biasanya dianggap lebih menguntungkan daripada memiliki penampilan yang biasa saja. Maka tidak heran jika banyak orang berupaya untuk bisa memperbaiki penampilan fisiknya. Namun, di luar sana banyak yang berpikir segala sesuatu datang dengan mudah karena kecantikan. Sebagai perempuan, apa yang bisa kita lakukan untuk menghadapi stereotip tersebut?
--
Bullying bisa menyebabkan dampak serius terhadap kesehatan mental seseorang, bahkan sampai dewasa. Standar kecantikan yang menganggap perempuan cantik adalah mereka yang memiliki rambut lurus dan kulit putih menyebabkan Muthia mendapatkan candaan frontal yang begitu menyakitkan. Bahkan dirinya sampai harus ke psikolog anak karena dirundung. Lalu bagaimana Muthia dapat bangkit dan melewati itu semua?
--
Perilaku pemberian kritik atau komentar kepada seorang ibu biasa disebut sebagai mom shaming. Tanpa disadari, pelaku dari mom shaming kerap dilakukan oleh kerabat dekat. Kalimat seperti “aduh habis lahiran gendut banget ya” atau “hmm udah ga secantik sebelum punya anak ya”. Ketahuilah, ungkapan tersebut adalah perilaku mom shaming, dan dampaknya dapat menimbulkan turunnya kepercayaan diri. Lalu, apa yang dapat kamu lakukan jika mendapat perlakuan mom shaming, ya?
--
--
Perasaan insecure pada diri sendiri tidak muncul dengan sendirinya. Merasa takut, malu, kurang atau tidak mampu melakukan sesuatu, semua itu merupakan sesuatu yang umum dirasakan oleh banyak orang. Seperti yang dialami oleh Nabila Aileen. Ia pernah berada di hubungan yang membuatnya selalu membanding-bandingkan dirinya dengan perempuan lain terutama dari segi penampilan, yang menimbulkan rasa selalu enggak cukup. Lantas, bagaimana Nabila melewati itu semua, ya?
--
Luka batin dapat dialami siapapun baik secara disadari atau pun tidak. Masa remaja ataupun masa dewasa juga dapat menjadi akar dari luka batin. Salah satunya akibat mengalami body shaming. Trauma dengan peristiwa dan perkataan yang menyakitkan itu akan sangat membekas dan menimbulkan kehilangan kepercayaan diri. Lalu, apa yang dapat kamu lakukan untuk mengatasi rasa menyalahkan diri sendiri dan luka batin yang dirasakan?
--
Instagram: @stylo.indonesia, @mediobykgmedia
Penampilan merupakan masalah yang diresahkan oleh para perempuan. Banyak di antara mereka beranggapan standar cantik adalah perempuan yang kurus dan langsing. Namun, Henny Levine bisa mematahkan standar kecantikan dengan menjadi fashion content creator dengan tubuh plus size. Bagaimana kisah Henny dalam memutuskan mencintai dirinya dan menjadi inspirasi untuk perempuan plus-size lainnya?
(03:20) Body shaming dari lingkungan terdekat
--
--
Di Indonesia, body shaming akan berkaitan dengan budaya kolektif masyarakat, terdapat rasa kedekatan antar anggota masyarakat mesti tidak ada ikatan keluarga atau bahkan pertemanan. Body shaming yang terjadi di lingkungan kerja menjadi semakin rumit terutama apabila pelaku memiliki kuasa yang lebih dibanding korban. Selain harus terpaksa menyimpan rasa sakit hati, hal ini juga berpotensi mengganggu profesionalitas di lingkungan kerja. Jika ini terjadi pada kamu, lalu apa yang sebaiknya dilakukan?
--
Instagram: @stylo.indonesia, @mediobykgmedia
Saat ini masih banyak orang yang melakukan body shaming dan tidak sadar bahwa tindakannya tercela. Perkataan yang dilontarkan pada korban body shaming pun cenderung menyakitkan dan berdampak pada penurunan rasa percaya diri dan kesehatan mental. Seperti Reisha yang mengalami beauty shaming karena warna kulitnya. Namun, ia memotivasi dirinya agar menjadi lebih percaya diri dan mengatasi insecurity yang dialaminya dengan positif. Bagaimana kisah Reisha selengkapnya?
(02:39) Ucapan yang dianggap bercanda bisa saja melukai orang lain
(04:00) Perubahan adalah proses
(07:15) Fokus pada pengembangan diri
(10:00) Insecure sebagai motivasi menjadi lebih baik
(15:39) Cantik tidak harus menjadi orang lain
--
Host: Cery Stylo
Narasumber: Subsari
Produser: Ristiana D Putri
Co-Producer: Miletresia
Audio Editor: Elya Amanda
--
Instagram: @stylo.indonesia
Saat ini memiliki banyak teman artinya memiliki banyak koneksi. Melalui teman, kita bisa mendapatkan berbagai informasi soal pekerjaan, keuangan, peluang usaha, kesehatan, dan banyak lagi. Namun, hubungan pertemanan ini gugur jika teman yang dimiliki termasuk dalam kategori toksik. Tentunya tidak mudah melepaskan diri dari situasi pertemanan yang kurang sehat ini, terlebih lagi jika orang tersebut rupanya orang terdekat atau orang yang paling tahu diri kita. Lalu, apa yang bisa dilakukan jika berada di lingkungan pertemanan ini?
--
Instagram: @stylo.indonesia
Banyak orang tidak sadar bahwa obrolan yang dianggap basa-basi dapat menyinggung lawan bicaranya, bahkan termasuk dalam bentuk perundungan. Seperti yang dialami oleh Nina Firdaus, ia mendapat perundungan tidak langsung karena tubuhnya yang kurus dan kulitnya yang sawo matang. Namun dirinya tetap bisa cuek dan tetap percaya dengan dirinya. Yuk, kita simak kisah Nina berikut ini!
(02:20) Pengalaman beauty shaming
(05:00) Memandang perundung sebagai introspeksi diri
(07:40) Banyak orang yang tidak tahu cara basa-basi, sehingga kita perlu belajar meresponnya
(08:11) Kadang perlu cuek tentang anggapan orang dan ambil sisi positif
(10:40) Percaya diri dan mengenal diri kita sendiri adalah hal yang penting
(11:40) Melakukan perawatan dasar adalah hal yang penting untuk penampilan
--
Host: Cery Stylo
Narasumber: Nina Firdaus
Produser: Ristiana D Putri
Co-Producer: Miletresia
Audio Editor: Elya Amanda
--
Instagram: @stylo.indonesia
From the publisher's feed