SENI, POLITIK & PERJUANGAN

SENI, POLITIK & PERJUANGAN

Download on the App Store

SENI, POLITIK & PERJUANGAN episodes

  • Eps. 22 - Kado Untuk 76 Tahun Indonesiaku

    Karya:  Semilirbogor


    Satu tahun telah berlalu...

    Gelisahku tiada henti...

    Menanti negeriku bertambah baik...

    Ah...rasanya seperti menunggu Godot...

    Lha kapan ?

    Kapan ? ...

    Bertalu talu

    pertanyaan itu ...

    Yang pasti , mulai penyanyi  sampai  politikus tak akan mampu jawab...


    Setahun menjelang Ultah 76 tahun Indonesia...

    Rasanya tidak sepi dari berita dan derita ...

    Kopat kopit  tak tertangani baik...

    Vaksin  kudu dipaksain....

    Padahal belum  tahu efeknya nanti...

    Lha wong masih mutasi...


    Sementara TKA boleh melenggang enteng..

    Ah...kalaupun berdalih buat  investasi...

    Tapi rakyat mana mengerti...

    Yang pasti nyari kerja setengah mati...


    Wahai para Boss negeri ini ... dengerin deh please  ...

    PPKM bikin banyak orang makin susah... Panjangnya bermacam arti...

    sampai2 hehehe... Pelan  Pelan Kami Mati...


    Mestinya  negara harus menjamin ...

    Buat rakyat yang makan saja susah...

    Sementara itu , korupsi Bansos...oh My God...

    Teganya...teganya...


    Harun Masiku entah  dimana ...

    HRS dan pengawalnya yang tertembak ?

    Ulama2 yang suka mengingatkan ?

    Masih belum  jelas nasibnya...


    Aktifis pembela demokrasi... Alhamdulillah beberapa  sudah keluar...

    Orang2  baik di KPK dikeluarkan dengan bermacam dalih...

    Belum lagi soal Prank Prenk Pronk...! Weleh..._Weleh..Weleh...

    Duuuh Gustiku ngapunten...


    Entah dosa apa para pemimpin dan rakyat negeri ini

    Konon di Konawe SDA Indonesia banyak banget diekspor tapi hutang makin gila...


    Allah pasti murka berat…

    Allah pasti murka berat…

    Allah pasti murka berat…


    Ironis memang negeriku...

    Rakyat makin miskin tapi yang kaya makin kaya _ ...

    Wis aku ga mudeng kata mbok Parti penjual gudeg...

    Terus oligarki piye  ?

    Waduh mbak Parti ngertos  oligarki yo ?...

    Huebaaat ....

    Jreng...


    Pada HUT 76 tahun Indonesia Merdeka ...

    Keadilan ...

    Kebenaran..Kesejahteraan  untuk rakyat , bangsa  dan Indonesiaku...

    tetap masih berjuta asa...

    Seperti  mimpiku punya pemimpin cerdas yang  amanah buat bangsaku...


    DIRGAHAYU INDONESIA...

    I❤INDONESIA


    Bogor ,  16-8-2021


    #puisimariska #bundanin #ninharry #semilirbogor

    7 min
  • Eps. 21 - Matilah Kau Durjana!!!

    Karya : Mariska Lubis


    Bila keledai merasa dan menjadi seperti kuda, kapak pun menelan beliung, apa yang baik ditukar dengan yang buruk. Memperlapang kandang musang dan mempersempit kandang ayam, memberi kesempatan kepada yang mendatangkan kejahatan dan tiada melindungi orang yang kesusahan. Nanti setelah berkelahi baru ingat silat, seperti saat ini, ketika semuanya sudah terjadi dan terlambat, barulah mengerti dan ingat, Terlambat!


    Kupandang langit berharap nirwana,

    Dengan tubuh yang masih tercengkeram angin dingin menjelang fajar,

    Bagaimana cinta begitu mudah terucap sebatas kata?!

    Tanah bertuah yang sudah terkoyak tetap dihina tanpa rasa.


    Entah sudah berapa banyak air mata dan darah tertumpah,

    Mataku sudah tak sanggup lagi terpejam,

    Jiwa ragaku bertaburan bersama para pejuang di jalan Allah,

    Di setiap hati yang bernyawa aku mendekap.


    Matilah durjana berwajah daksa!

    Teratai merah tetap tumbuh di aliran putihnya sungai Ilahi!

    Mereka yang manis tak lagi duduk diam diperkosa jahanam,

    Jiwa-jiwa itu sudah bangkit!!!


    Aku di sini tak berharap cintamu,

    Aku tegar berdiri dan tetap tersenyum,

    Jalan yang kau pilih bukan jalanku,

    Nasib kita ditentukan pilihan.


    Kebenaran yang disembunyikan akan terkuak, Semoga dirimu tak mati terbelalak!


    Bandung, 14 Oktober 2020


    #puisimariska

    #tintaemas

    #mariskainstitute

    #salaminspirasipositif

    #rumahfit

    3 min

About SENI, POLITIK & PERJUANGAN

From the publisher's feed

Aku adalah Ibu Pertiwi yang senantiasa menantikan cintamu