
Sign up to save your podcasts
Or


本日上帝的话教导我们一个重要的原则,就是若不是上帝动工赐福,人类的一切努力都是徒劳的。 若不是上帝建造房屋,建造的人就枉然劳力(127:1上)。这并不意味着人类不需要努力尝试,或者上帝会让房屋由天而降!人类负责建造房屋——例如设计、测量建筑材料、使用建筑工匠的等等服务——但我们相信,在所有人类的努力背后,总有上帝之手托住引领整个建造过程。
Firman TUHAN hari ini mengajarkan sebuah prinsip penting bagi kita, yaitu bahwa tanpa berkat TUHAN, semua usaha manusia adalah sia-sia. Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, maka semua usaha manusia tidak akan berhasil (127:1a). Hal ini tidak berarti bahwa manusia tidak perlu berusaha atau bahwa TUHAN akan menurunkan bangunan rumah dari langit! Manusia bertanggung jawab untuk membangun rumah—seperti merancang, menakar bahan bangunan, menggunakan jasa para tukang, dan sebagainya—-tetapi dalam iman, kita percaya bahwa di balik semua usaha manusia, terdapat tangan TUHAN yang memimpin seluruh proses pembangunan.
我们今天读到的《诗篇》125是以色列人去耶路撒冷朝圣时唱的一首歌。想象一下朝圣者一路歌唱,仰望雄伟壮丽的锡安山的喜悦。以锡安山的坚定描述那些相信上帝的人们的光景(125:1)。当然,这首歌对以色列人来说是力量的源泉,也是一种教导,信徒们不会动摇,永远长存。信徒的力量不是来自自己,而是来自保护他、加给他力量的上帝。
Mazmur 125 yang kita baca hari ini merupakan sebuah lagu yang dinyanyikan saat umat Israel melakukan ziarah ke Yerusalem. Bayangkanlah keseruan para peziarah yang berjalan sambil bernyanyi dan melihat ke arah gunung Sion yang kuat dan kokoh. Kekokohan Gunung Sion itu menggambarkan keadaan orang-orang yang percaya kepada TUHAN (125:1). Tentu saja, nyanyian ini menjadi sumber kekuatan—sekaligus pengajaran—bagi bangsa Israel, bahwa orang beriman tidak akan tergoncangkan dan tetap tinggal untuk seterusnya. Kekuatan orang beriman itu bukan berasal dari dirinya sendiri, melainkan dari TUHAN yang menjaga dan mengokohkannya.
Setujukah Anda dengan pernyataan "fitnah lebih kejam daripada pembunuhan"? Ada yang mengungkapkan bahwa perkataan yang diucapkan lidah bisa lebih tajam daripada pedang. Tentu saja pernyataan tersebut adalah metafora—atau kiasan—yang menggambarkan betapa seseorang bisa menjadi tidak berdaya saat membela diri menghadapi fitnah. Tidak ada perisai yang bisa digunakan melawan kebohongan.
您同意"诽谤比杀害更残暴恶毒"的说法吗?有人说,舌尖一句话要比剑还锋利。当然,这句话是个隐喻——或寓言,它描述了一个人因被诽谤而为自己辩护时有多么无助。没有任何盾牌可以有效地对付谎言的。
试想当您正处于被执政者当局逼迫的情势。您会感到恐惧,因为您在更强大的势力面前会显得无能为力。在此同时,您会为自己受到了不公平的待遇而伤心。这就是当诗人无缘无故被追赶——或被逼迫(根据永生上帝的话的版本)时的感受(119:161)。本应保护和守卫弱者和受逼迫者的众位首领,却是逼迫诗人者。然而,诗人接着道出他心中所畏惧顾虑的仅仅是上帝所说的话。这表明诗人非常相信上帝的话,以至于他只对上帝和祂口中所说的话带着战兢和尊敬的态度,而且已超越了在后面追赶他的众首领所带来的胁迫感。
Bayangkan bahwa Anda sedang berada dalam situasi ditindas oleh para penguasa. Anda merasa gentar karena Anda tidak berdaya menghadapi sosok yang lebih kuat. Pada saat yang sama, Anda sakit hati karena merasa diperlakukan secara tidak adil. Inilah perasaan pemazmur saat sedang dikejar—atau dianiaya (menurut versi Firman Allah yang Hidup)—oleh para pembesar tanpa alasan (119:161). Para pembesar seharusnya membela dan melindungi pihak yang lemah dan tertindas, tetapi mereka justru menindas sang pemazmur. Namun, ia melanjutkan bahwa hanya kepada firman TUHAN-lah hatinya gemetar. Hal ini menunjukkan bahwa sang pemazmur amat memercayai firman TUHAN, sehingga rasa takut dan hormat akan TUHAN dan firman-Nya melebihi rasa takutnya terhadap para pembesar yang mengejar dirinya.
Kapan untuk terakhir kali, Anda mendengar ungkapan kekaguman seseorang terhadap peringatan TUHAN? Bagi orang yang tidak percaya, perintah TUHAN itu bagaikan kekang yang mematikan kebebasan manusia. Akan tetapi, bagi orang percaya, perintah-Nya itu indah dan ajaib, memberi petunjuk,penguatan, dan penghiburan bagi jiwa. Tuhan Yesus sendiri disebut sebagai Penasihat Ajaib. Pemazmur menyingkapkan bahwa jika kita sungguh-sungguh memahami firman TUHAN, kita akan bisa mengenali keajaiban kuasa-Nya, dan jiwa kita pun akan berpaut kepada-Nya.
什么时候是您最后一次听到某人钦佩上帝的训斥的?对于那些不信上帝的人来说,祂的诫命犹如扼杀人类自由的缰绳。然而,对于信徒来说,祂的诫命是美好且奇妙的,祂在人心里谆谆劝导,加添力量和给以安慰。主耶稣本身就被称为奇妙的策士。诗人启示我们,若能真正明白上帝的话,就能领悟上帝奇妙的大能,我们的心灵便深深与上帝密契了。
From the publisher's feed