
Sign up to save your podcasts
Or


Pernahkah Anda mendengar ayah Anda berkata, "Bila papa menghukum kamu, tidak berarti bahwa Papa tidak menyayangi kamu!"? Sering kali, pemahaman seorang anak tentang kasih orang tuanya terlalu sempit, sehingga kemarahan atau hukuman orang tua dimaknai sebagai kebencian, bukan kasih, padahal pendisiplinan anak adalah salah satu ekspresi kasih orang tua demi kebaikan sang anak.
您是否听过您爸爸说:"如果爸爸惩罚你,不代表爸爸不爱你!"?通常,孩子对父母之爱的理解过于狭隘,以至于父母的愤怒或惩罚被理解为憎恨,而不是爱,实际上管教孩子是父母为了孩子的好处所表达的爱。
诗人祷告(119:33)开头的"给我看"一词可翻译为"指教",表示他敞开自己的心,准备好接受上帝的教导。这一祈求等同于下一节经文,即求上帝赐予悟性,让他能明白上帝的律法。这是上帝儿女在学习主的道时必有的心态。许多读圣经的人没有从中获得属灵益处的原因之一是认为自己已经明白了他们所读或所听到的上帝的话语。他们的脑海里是"满的",无法再被真理充满。因此,开启属灵悟性丰盛的关键是谦卑。唯独圣灵的能力才能使信徒明白上帝的话语。
Kata "perlihatkanlah" yang mengawali doa pemazmur (119:33) dapat diterjemahkan sebagai "ajarkanlah". Hatinya terbuka dan siap diajar oleh TUHAN. Permintaan ini sepadan dengan ayat berikutnya yang merupakan permohonan agar TUHAN memberi kemampuan untuk mengerti Taurat-Nya. Ini adalah sikap hati yang harus dimiliki oleh anak-anak TUHAN dalam mendekati kebenaran TUHAN. Salah satu alasan yang membuat banyak pembaca Alkitab tidak mendapatkan manfaat apa pun secara rohani adalah perasaan sudah mengerti firman TUHAN yang mereka baca atau dengar. Pikiran mereka sudah ‘penuh’ dan tidak bisa diisi lagi oleh kebenaran. Jadi, kunci untuk membuka kekayaan pengertian rohani adalah kerendahhatian. Hanya kuasa Roh Kudus yang bisa memampukan orang percaya memahami firman TUHAN.
实际上,生命是上帝赐予的礼物。这正是本日阅读经文中诗人的觉悟。他也意识到自己是一个服侍主人的仆人。他求主赐给他恩典,使他存活(119:17)。"求你用厚恩待祢的仆人"这一句话可翻译为"以恩典为我辨屈"。通过这一祈求,可以看出诗人承认他在耶和华面前是不配的。因此,他不向他的主人索要工价。他所求的只是使他能存活的怜悯。
Sesungguhnya, hidup adalah anugerah Allah. Inilah kesadaran pemazmur dalam mazmur yang kita baca hari ini. Ia juga menyadari bahwa dirinya adalah hamba yang siap melayani Tuannya. Kepada Sang Tuan, ia memohon anugerah agar dirinya bisa hidup (119:17). Perkataan "Lakukanlah kebajikan kepadaku" bisa juga diterjemahkan menjadi "berperkaralah denganku dengan penuh anugerah". Melalui permohonan ini, terlihat bahwa pemazmur mengakui ketidaklayakannya di hadapan TUHAN. Oleh karena itu, ia tidak menuntut upah kepada Tuannya. Yang ia minta adalah belas kasihan agar dirinya bisa hidup.
急难往往是基督徒生活信心的考验,考验一个人会继续信主或相反他会对上帝感到失望和愤怒,因为他所经历的并不是他所希望的?在这首诗篇中,诗人——许多解经专家认为其作者是大卫——直接讲述了他通过求告耶和华所表达的信心行为。这种求告耶和华的行为有多种表达方式,即祈祷、敬拜、赞美,甚至哭泣。诗人也讲述了耶和华如何将他安置在宽阔之地来回应他的呼求。
Kesesakan seringkali menjadi ujian iman dalam kehidupan seorang Kristen: Apakah seseorang akan tetap beriman kepada Allah, atau sebaliknya, ia akan merasa kecewa dan marah kepada Tuhan karena yang dialaminya tidak sesuai dengan harapannya selama ini? Dalam mazmur ini, pemazmur—banyak penafsir menganggap Daud sebagai penulisnya—langsung mengisahkan tindakan imannya yang ia ungkapkan dengan berseru kepada TUHAN. Tindakan berseru ini digambarkan melalui beberapa ekspresi, yaitu doa, penyembahan, pujian, dan bahkan tangisan. Kemudian, pemazmur menceritakan bagaimana TUHAN menjawab seruannya dengan memberi kelegaan.
Pertanyaan, sekaligus tantangan, yang diajukan orang-orang yang tidak mengenal TUHAN kepada umat TUHAN sepanjang zaman adalah, "Di manakah Allah?" Pertanyaan seperti ini bukan berasal dari rasa ingin tahu yang sejati, melainkan lahir dari ketidakpercayaan yang mengandung ejekan dan hinaan. Mungkin, saat itu, bangsa Israel berada dalam masa yang sulit. Bagi mereka, TUHAN tampak diam dan tak kunjung menolong mereka, sehingga umat Israel sering tergoda oleh ilah-ilah bangsa-bangsa lain di sekeliling mereka yang berwujud dan kasat mata, sedangkan Allah Yahweh tidak berwujud sehingga tidak kasatmata. Pertanyaan "di mana Allah mereka?" (115:2) mungkin mulai menebarkan benih keraguan dalam benak bangsa Israel.
历代以来,那些不认识上帝的人一直向上帝的子民提问并挑战说:"上帝在哪里?"像这样的问题并非源于真正的好奇,而是源于含有嘲笑和蔑视的不信任。或许,当时的以色列人正处于艰难时期。对他们来说,耶和华似乎沉默不语,一直不来拯救他们,以至于以色列人经常被周围有形有状、看得见的其他民族的神所诱惑,而耶和华是无形的,是人眼无法看到的。"他们的上帝在哪里?"(115:2)这一问题可能已经开始在以色列人的心田中播下怀疑的种子。
From the publisher's feed