
Sign up to save your podcasts
Or


之前的一章,尼布甲尼撒王亲口承认,以色列人的上帝"……诚然是万神之神,万王之主,又是显明奥秘的事"(2:47)。然而,很可惜,尼布甲尼撒王醒悟是暂时的。本日阅读经文中,我们读到,尼布甲尼撒王造了一个金像高大约32米。尼布甲尼撒王命令在他势力范围内的每个人都当俯伏拜金像,每个违令者将遭受可怕之惩罚(3:6)。但以理书此处的记载叫我们想起使徒保罗曾经写道,虽然知晓上帝的存在"……,却不当作上帝荣耀祂……"(《罗马书》1:21)。罪人——正如尼布甲尼撒王——反而"将不能朽坏之上帝的荣耀变为偶像,仿佛必朽坏的人和飞禽、走兽、昆虫的样式。"(《罗马书》1:23)。尼布甲尼撒王还未深刻地认识上帝,因而很容易再度去膜拜假神。
Pada pasal sebelumnya, Raja Nebukadnezar mengakui dengan mulutnya bahwa Allah orang Israel ialah "Allah yang mengatasi segala allah dan Yang Berkuasa atas segala raja," (2:47). Namun, sayang bahwa kesadaran Raja Nebukadnezar ini hanya bersifat sementara. Dalam bacaan Alkitab hari ini, kita membaca bahwa Raja Nebukadnezar mendirikan sebuah patung dengan tinggi sekitar 32 meter. Raja Nebukadnezar memerintahkan setiap orang di wilayah kekuasaannya untuk sujud menyembah kepada patung itu, dan akan ada sanksi yang mengerikan bagi setiap individu yang tidak mau menyembahnya (3:6). Catatan di Kitab Daniel ini membuat kita teringat akan Rasul Paulus yang menuliskan tentang manusia yang mengetahui adanya Allah, tetapi "tidak memuliakan Dia sebagai Allah" (Roma 1:21). Manusia yang berdosa—seperti Raja Nebukadnezar—justru "menggantikan kemuliaan Allah yang tidak fana dengan gambaran yang mirip dengan manusia yang fana, burung-burung, binatang-binatang . . ." (Roma 1:23). Raja Nebukadnezar belum mengenal Allah secara mendalam, sehingga ia dengan mudah kembali menyembah illah-illah palsu.
尼布甲尼撒王——为所做的梦而感到烦乱——吩咐把术士、用法术的、行邪术的和迦勒底人召来。他们被认为能够与诸神仙或神明交通,向诸神求潜在的聪明智慧。然而,被视为哲士的这些人,其实不知王做的是什么梦,更何况其含义(2:1-11)。他们说世上没有任何一个人能回答尼布甲尼撒王所问的,除非,"不与世人同居的神明"(2:11)。
Raja Nebukadnezar—yang merasa gelisah karena mimpinya—memanggil orang-orang berilmu, para ahli jampi, para ahli sihir, dan orang-orang Kasdim. Mereka adalah orang-orang yang diyakini dapat berhubungan dengan para dewa atau illah untuk meminta hikmat dan pengertian yang tersembunyi. Akan tetapi, orang-orang yang dipandang bijaksana itu ternyata tidak dapat mengetahui apa isi dari mimpi Nebukadnezar, apalagi maknanya (2:1-11). Para ahli itu berkata bahwa tidak ada satu orang pun di bumi yang dapat memenuhi permintaan Raja Nebukadnezar, kecuali "dewa-dewa yang tidak berdiam di antara manusia" (2:11).
Sekitar tahun 587 BC, Nebukadnezar, Raja Babel, mengepung dan menghancurkan kota Yerusalem. Bait Allah juga dihancurkan. Perkakas Bait Allah dibawa untuk diletakkan di rumah dewa Babel. Pada zaman itu, bila sebuah bangsa mengalahkan bangsa lain, mereka meyakini bahwa ilah dari bangsa yang kalah ikut tunduk kepada ilah bangsa yang menang. Biasanya, patung yang melambangkan ilah bangsa yang kalah akan dibawa untuk diletakkan di tempat penyembahan ilah bangsa yang menang. Akan tetapi, Bait Allah orang Israel berbeda dengan tempat penyembahan bangsa lain. Sama sekali tidak ada patung dewa di Bait Allah! Oleh karena itu, yang dibawa oleh para prajurit Babel adalah perkakas-perkakas di Bait Allah.
大约主前587年,尼布甲尼撒,巴比伦王,围攻摧毁耶路撒冷城。上帝殿也被粉碎。上帝殿的器皿被带到巴比伦神明的庙中。那个时代,若一国的民打败另一国的民,他们深信战败国的神跟着降服在战胜国的神之下。一般上,象征战败国的神之偶像被带走置于战胜国拜神的庙中。然而,以色列人的上帝殿不同于其他民拜神的地方。在上帝殿完全没有神像!因此,巴比伦战士们带去的乃是上帝殿中的器皿。
Ulangan 32:35a mengatakan, "Hak-Kulah dendam dan pembalasan." Pernyataan itu tercermin dalam bacaan Alkitab hari ini. Di ayat pertama, sampai dua kali, pemazmur menyebut Allah sebagai "Pembalas", "Ya Allah pembalas, ya TUHAN, ya Allah pembalas, tampillah!" (94:1). Pemazmur meyakini bahwa TUHAN sanggup melakukan pembalasan kepada orang yang melakukan kejahatan.
《申命记》32:35上说道:"……伸冤报应在我。"这句话也反映在本日经文中。诗人在第一节经文里就两次称上帝为"伸冤的上帝","耶和华阿、你是伸冤的上帝;伸冤的上帝阿、求你发出光来。"(94:1)。诗人相信上帝有足够的能力来报应那些作恶的人。
Stephen Hawking, seorang fisikawan ternama asal Inggris, menuliskan dalam dua bukunya—yaitu A Brief History of Time dan The Grand Design—bahwa sebelum memahami ilmu pengetahuan, wajar bila kita percaya bahwa Tuhan menciptakan alam semesta. Namun, saat ini, ilmu pengetahuan telah menawarkan penjelasan yang lebih meyakinkan, yang membuat kita bisa mengetahui isi pikiran Tuhan. Maksudnya, kita bisa mengetahui semua yang Tuhan ketahui, apabila Tuhan itu ada. Sebenarnya, Stephen Hawking adalah seorang ateis yang meyakini bahwa Tuhan itu tidak ada. Pernyataannya itu hanya berupa hipotesis atau anggapan dasar, tanpa bukti empiris atau bukti yang didasarkan pada pengamatan indera. Orang percaya seharusnya lebih memercayai perkataan Allah dalam Alkitab daripada pernyataan Stephen Hawking.
英国著名物理学家史蒂芬霍金在他的两本著作《时间简史》和《大设计》中写道,在未了解科学之前,我们很自然地相信上帝创造了宇宙。然而,今天,科学提供了一个更有说服力的解释,让我们能知道上帝的心意。其意思是,若上帝真的存在,我们就能够知道祂所知的一切。其实,史蒂芬霍金是一个无神论者,他深信上帝不存在。他的声明只是一个假设或基本猜想,并没有经验根据或基于感官观察的证据。信徒理应更相信圣经中上帝的话,而不是史蒂芬霍金的声明。
From the publisher's feed