
Sign up to save your podcasts
Or


Benteng Oranje adalah salah satu benteng yang dibangun oleh kolonial Belanda di Maluku-Ternate. Benteng ini dibangun pada abad ke-17 untuk menjadi pusat kedudukan resmi VOC di Nusantara dan pengendali monopoli perdagangan rempah-rempah. Benteng ini adalah tempat tinggal dan pusat pemerintahan gubernur VOC sebelum dipindahkan ke Batavia (Jakarta). Ketersohoran benteng Oranje kini tinggal menjadi sejarah, namun benteng itu masih ada di Ternate.
奥兰治(Oranje)城堡是荷兰殖民主义者在马鲁古的特尔纳特(Maluku-Ternate)所建造的其中一座城堡。该城堡建于公元17世纪成为东印度公司(VOC)在努山答拉(Nusantara)的官方中心驻地,垄断统筹香料贸易。这座城堡是当时VOC总督官邸和荷兰殖民主义者在还未搬到巴达维亚(Batavia椰加达前身)之前的中央政府所在地。出名的奥兰治城堡如今还在特尔特纳,但已成了历史的遗产。
1945年宪法第34条声明,贫穷人和无依无靠的孩子由国家抚养。因此,国家不可对活在苦难中(贫穷痛苦)的百姓盖起眼睛。大卫也曾经历困苦穷乏(86:1),以及患难(86:7)。在本诗篇里,没有说明大卫何时经历如此严重的境况?然而,若我们仔细查考大卫的生平,在他生活里的许多事件让他掉进这样的状况之中,比如他被扫罗王追杀,或者亲生儿子的背叛叫他必须逃亡。当逃避扫罗王追杀时,他曾经装疯使自己能逃脱敌军的威胁。在这一切患难困苦中,大卫仍旧记念耶和华,并且不断向耶和华呼求。
Pasal 34 UUD 1945 mengatakan bahwa fakir miskin dan anak—anak terlantar dipelihara oleh Negara. Jadi, negara tidak boleh menutup mata terhadap rakyat yang hidup dalam kepapaan (penderitaan, kemiskinan). Daud pun pernah mengalami keadaan sengsara dan miskin (86:1) serta kesesakan (86:7). Dalam Mazmur 86 ini, tidak dijelaskan kapan Daud mengalami kondisi yang berat ini? Akan tetapi, bila kita meneliti riwayat kehidupan Daud, banyak peristiwa dalam kehidupannya yang bisa membuat dia berada dalam situasi seperti itu misalnya saat dia di kejar-kejar oleh Raja Saul atau saat dia melarikan diri karena dikudeta oleh anaknya sendiri. Saat melarikan diri dari kejaran Raja Saul, Daud pernah harus berpura-pura menjadi orang yang tidak waras agar dirinya bisa terlepas dari ancaman pasukan musuh. Dalam semua kondisi kepapaan tersebut, Daud tetap mengingat TUHAN dan tidak henti-hentinya berseru kepada TUHAN.
以色列民已经罪大恶极,以致耶和华降下刑罚把他们从应许之地流放出去,使他们被掳到不认识耶和华的亚述和巴比伦民中。如此的境况多么羞耻啊!一方面,本日阅读经文中,诗人发出了求告的呼声,同时深信,其实,耶和华有至大的赦免,从而把赦罪恩典赐给祂的子民(85:2-3)。另一方面,诗人渴望耶和华不仅恢复子民的肉体(把他们带回应许之地,经济状况蒙复原),并且更重要的——恢复他们的灵命:子民再度对耶和华有忠诚的心,因此,子民和耶和华之间建立起亲密的关系(85:9-10)。
Umat Israel telah sangat berdosa, sehingga TUHAN menghukum dengan membuang mereka dari Tanah Perjanjian serta membuat mereka menjadi tawanan bangsa Asyur dan bangsa Babel yang tidak mengenal TUHAN. Kondisi seperti ini sangat memalukan! Di satu sisi, dalam bacaan Alkitab hari ini, pemazmur memunculkan seruan permohonan sekaligus keyakinan bahwa sebenarnya, TUHAN adalah Maha Pengampun, sehingga Ia memberi pengampunan pada umat-Nya (85:3-4). Di sisi lain, pemazmur merindukan pemulihan yang TUHAN lakukan atas umat-Nya yang bukan hanya sekadar pemulihan secara fisik (dikembalikan ke Tanah Perjanjian, kehidupan ekonomi dipulihkan), tetapi juga—yang lebih penting—pemulihan secara rohani: umat kembali memiliki kesetiaan secara rohani di hadapan TUHAN, sehingga terjalin relasi yang intim antara umat dengan TUHAN (85:10-11).
您曾否听过有人说,"刚才听道时,因讲员的声音太过平坦,我差不多睡着了。在那间教会做礼拜我什么都没得着。"如此的回应在崇拜过后经常听到。此种回应合理吗?是否显示出对崇拜有误解?本日阅读经文中,可拉后裔的诗篇表现出有来到上帝家敬拜的激情。可拉后代的态度跟其祖先,即可拉本身作比较显得格外悬殊。可拉曾经参与煽动250名以色列首领反抗摩西的领导,因而耶和华刑罚他们(《民数记》16)。务要感恩,可拉族——可拉的后代——没有被耶和华灭绝,甚至赐给他们事奉耶和华的机会。《诗篇》84篇表达了可拉后裔在事奉耶和华中的渴慕和喜乐。
Pernahkah Anda mendengar orang berkata, "Tadi, saya hampir tertidur saat mendengarkan khotbah karena suara pengkhotbah datar. Saya tidak mendapat manfaat apa pun dalam ibadah di gereja itu." Respons semacam itu sering terdengar setelah ibadah usai. Apakah respons semacam itu wajar? Apakah respons semacam itu memperlihatkan adanya kekeliruan dalam memahami ibadah? Mazmur bani Korah dalam bacaan Alkitab hari ini memperlihatkan adanya gairah untuk hadir di rumah Tuhan. Sikap bani korah ini kontras dengan sikap leluhur mereka, yaitu Korah. Korah pernah ikut mempengaruhi 250 orang pemimpin umat Israel untuk memberontak terhadap kepemimpinan Musa, sehingga TUHAN menghukum mereka (Bilangan 16). Syukurlah bahwa bani Korah—keturunan Korah—tidak dimusnahkan TUHAN, bahkan mereka diberi kesempatan untuk melayani TUHAN. Mazmur 84 mengungkapkan kerinduan dan sukacita bani Korah dalam melayani TUHAN.
Apakah Anda pernah menghadapi persoalan yang terasa amat berat, sehingga Anda merasa tidak mungkin sanggup menghadapinya? Saat Anda berada dalam keadaan semacam itu, apa yang akan Anda lakukan? Dalam mazmur yang kita baca hari ini, umat Israel sedang berhadapan dengan koalisi yang amat besar, yang terdiri dari orang Edom, Ismael, Moab, Hagar, Gebal, Amon, Amalek, Filistea, Tirus, dan Asyur (83:7-9). Jelas bahwa koalisi yang sedemikian besar itu amat berat untuk dihadapi. Dalam situasi semacam itu, Asaf mengajak segenap umat Israel untuk mencari pertolongan pada Allah. Mereka menyebut koalisi tersebut sebagai musuh-musuh Allah dan pembenci Allah (83:3). Sebutan itu tepat karena musuh-musuh mereka menganggap tanah yang mereka tempati sebagai "tempat-tempat kediaman Allah" (83:13). Mereka berdoa agar Allah bertindak sama seperti yang pernah terjadi pada zaman Debora (83:10; bandingkan dengan peristiwa yang dicatat pada Hakim-hakim 4:6-22, 7:1-23) dan pada zaman Gideon (83:12; bandingkan dengan peristiwa yang dicatat pada Hakim-hakim 7:25, 8:12). Perlu diperhatikan bahwa hukuman yang diharapkan menimpa musuh-musuh bangsa Israel itu dimaksudkan "supaya mereka tahu bahwa Engkau sajalah yang bernama TUHAN, Yang Mahatinggi atas seluruh bumi." (83:19).
您曾否面对极度沉重的难题、心神恍惚无力面对?身处窘境,您会如何回应呢?今天所读的《诗篇》讲到以色列百姓面临威猛的联盟军,那就是以东、以实玛利、摩押、夏甲、迦巴勒、亚扪、亚玛力、非利士、推罗和亚述结盟的大军团(83:6-8)。实在的、这么庞大的阵容确实难以抵御。正值非常时期,亚萨召唤全体以色列百姓寻求耶和华上帝的帮助。他们号称这队联盟军为上帝的仇敌、憎恨上帝之辈(83:2)。这样的称呼很精准、乃因为这些敌人宣称他们脚踏之地的产业乃是“上帝的住处”(83:12)。他们祈求上帝再次大显作为、再现往日在底波拉(83:9;参考《士师记》4:6-22,7:1-23的史记)和基甸时期(83:11;参考《士师记》7:25,8:12史记)的大能奇事。务必留意,上帝惩罚敌人的用意乃为了“使他们知道:惟独你名为耶和华的,是全地以上的至高者!”(83:18)。
From the publisher's feed