Sinode Gereja Kristus Yesus

Sinode Gereja Kristus Yesus

By Sinode Gereja Kristus YesusReligion & SpiritualityChristianity
Download on the App Store

Sinode Gereja Kristus Yesus episodes

  • 七月三十日 -上帝是公正的审判官

    在天上神圣的议会中,以色列的上帝在审判诸神(82:1)。所谓的诸神可说是当代异邦民族所供奉的神明。然而,所指的诸神也可以指向当代的领袖、既是在社会当政、执行领导任务的审判官。今天阅读的经文教导我们几件事:第一、膜拜供奉其他神明是愚昧之举、是不应该的,因为唯有上帝才值得被尊崇。第二、上帝要求秉公行义和怜悯为怀。当我们居高位作领导时,千万不可心高气傲,却是要秉公行义。当向弱势、贫寒、困苦和孤儿施行公义、当为他们申辩、保护他们脱离试图欺压他们的恶人。第三、把异邦诸神当作永存的、心中畏惧它并听命於它是天大的错误。事实上,以色列的上帝是万国万民的统治者。倘若这篇经文提及以色列的上帝审判世界诸神,其含义在说明、我们根本不需要畏惧这类神明。


    对我们来说,我们要切记那至关重要的、既是处处施行公义和以怜悯为怀。身为官员、营业商或经理人、宗教领袖、雇主、教师、家长以及各个领域的领导者都务必秉公行义、以怜悯为怀。如果我们行事待人非明公正义、或咄咄逼人,有一天必要面对末日的审判,在主耶稣基督审判台前被清算。审判之际,人人都要为自己的所作所为澄明交账,没有一人能遮三瞒四、掩饰过错。

    让我们反省自己对待周遭人的态度行径!您有否经常秉公行义、仁慈为怀?您有否尽力予以他人应得的权益呢?当有人被欺压并需要救助时,您会否乐善好施、在能力范围内去施予援手助人一把呢?[邱隆泰传道/胡敏慧]

    8 min
  • 30 Juli 2022 - “ALLAH ADALAH HAKIM YANG ADIL”

    Dalam sidang ilahi, Allah Israel menghakimi para allah (82:1). Para allah di sini bisa menunjuk kepada para dewa-dewi yang menjadi sembahan masyarakat kafir pada masa itu. Akan tetapi, para allah di sini juga bisa menunjuk kepada para pemimpin, khususnya para hakim yang menjalankan fungsi kepemimpinan dalam masyarakat saat itu. Bacaan Alkitab hari ini mengajarkan beberapa hal penting: Pertama, memercayai dan menyembah allah lain itu merupakan tindakan yang bodoh dan tidak sepatutnya karena yang patut disembah hanya Allah saja. Kedua, Allah menuntut dilaksanakannya keadilan dan belas kasihan. Bila kita berada dalam posisi sebagai pemimpin, kita tidak boleh menjadi sombong, melainkan kita harus memimpin dengan adil. Orang yang lemah, miskin, sengsara, dan anak yatim harus diberi keadilan, dibela, serta ditolong dari orang jahat yang ingin menindas mereka. Ketiga, tidak benar bila kita beranggapan bahwa dewa-dewi yang disembah masyarakat kafir itu adalah makhluk yang kekal yang harus ditakuti dan ditaati. Sesungguhnya, Penguasa segala bangsa adalah Allah Israel. Bila dalam bacaan Alkitab hari ini disebutkan bahwa Allah Israel itu menghakimi para allah, hal itu berarti bahwa kita tidak perlu takut terhadap para allah itu.


    Bagi kita semua, perlu diingat bahwa sikap adil dan berbelas kasihan itu sangat penting. Para pejabat, para pemilik atau pemimpin perusahaan, para pemimpin agama, para majikan, para guru, para orang tua, dan para pemimpin dalam lingkup apa pun harus ingat bahwa Allah menuntut kita untuk berlaku adil dan berbelas kasihan. Bila kita tidak berlaku adil atau kita menindas orang lain, ingatlah bahwa suatu saat, kita akan menghadapi Pengadilan Akhir, saat Tuhan Yesus Kristus mengadili kita semua. Saat pengadilan itu dilaksanakan, setiap orang harus memberikan pertanggungjawaban dan tidak ada seorang pun yang bisa menghindar atau menyembunyikan apa yang telah dilakukannya.

    Marilah kita mengevaluasi sikap kita selama ini terhadap orang-orang yang berada di sekitar kita! Apakah Anda selalu berusaha bersikap adil dan berbelas kasihan? Apakah Anda selalu berusaha memberikan apa yang menjadi hak orang lain. Waktu Anda melihat orang yang tertindas dan memerlukan pertolongan, apakah Anda berbelas kasihan dan selalu berusaha menolong sesuai dengan kemampuan Anda? [GI Purnama]

    9 min
  • 29 Juli 2022 - “PANGGILAN UNTUK BERIBADAH BERSAMA”

    Pada masa Perjanjian Lama, ada berbagai hari raya saat umat TUHAN harus berkumpul untuk mengadakan perayaan. Salah satu perayaan itu adalah hari raya bulan baru yang diselenggarakan saat bulan purnama. Mazmur yang kita baca hari ini merupakan panggilan bagi umat Allah untuk beribadah pada perayaan bulan baru dengan bersorak-sorai memuji TUHAN diiringi musik, dengan tiupan sangkakala, dan dengan mendengarkan wejangan firman TUHAN (81:2-4,9). Panggilan untuk beribadah ini merupakan ketetapan TUHAN (8:5).


    Ibadah jelas tidak bisa dilakukan secara pribadi, melainkan harus dilaksanakan secara bersama oleh seluruh umat TUHAN. Beribadah secara bersama itu penting karena melalui ibadah, kita bisa merasakan kebersamaan sebagai satu umat. Melalui pujian bersama, kita mengumumkan secara tidak langsung bahwa kita adalah umat Allah. Bila kita tidak beribadah dalam kebersamaan sebagai satu umat, identitas kita sebagai anggota umat Allah tidak terlihat. Bila kita beribadah secara bersama, kebersamaan kita menjadi kesaksian bagi orang lain yang menyaksikan kebersamaan itu. Memuji TUHAN itu penting karena melalui pujian, kita menghargai karya TUHAN dalam hidup kita. Mendengarkan firman TUHAN juga sangat penting karena melalui pemberitaan firman TUHAN, kita diingatkan akan kehendak Allah dalam hidup kita. Bila kita bersedia mendengarkan firman Tuhan dengan rendah hati dan dengan kesediaan untuk melakukannya, hidup kita akan berubah menjadi semakin sesuai dengan kehendak Allah.

    Ibadah bukanlah proyek yang tidak akan diulang lagi sesudah proyek itu selesai dilaksanakan. Ibadah adalah gaya hidup yang harus dilakukan terus-menerus seumur hidup. Ibadah tidak mengenal pensiun. Masalah akan muncul saat kita berhenti beribadah. Berhenti memuji TUHAN dan berhenti mendengarkan firman Tuhan akan membuat kita merosot secara rohani. Saat kita berhenti memuji Tuhan dan berhenti mendengarkan firman TUHAN, gairah untuk melakukan kehendak Tuhan akan padam. Hal inilah yang menimpa banyak orang Kristen pada masa pandemi ini. Ketiadaan kebersamaan saat kita harus menjauhi kerumunan pada masa pandemi membuat tidak ada orang yang menopang iman kita. Sesudah pandemi mulai mereda, apakah Anda tetap ingat bahwa Allah menghendaki agar kita beribadah dalam kebersamaan sebagai satu umat? [GI Purnama]

    7 min
  • 七月廿九日 - 呼吁齐来敬拜上帝

    旧约时期、以色列百姓在一些特定节日时会齐聚一堂大型庆贺。其中的一个节日即是月朔和月望节庆。今天阅读的《诗篇》八十一篇是在呼吁百姓在月朔和月望之际齐来敬拜上帝,召唤他们向上帝大声欢唱诗歌、击鼓弹琴、大吹角声且恭听上帝的劝戒(81:1-3,8)。这敬拜的召唤是上帝为以色列民定下的律例和典章(81:4)。


    论到崇拜、显然不能各人自个儿履行,而是要全体上帝子民团结齐聚履行的事。齐聚一堂敬拜上帝之所以重要、乃在于大家是团结的子民、感受共同相属的联结。当大家齐声赞美上帝时、无形中就是在宣告我们是属乎上帝的子民。倘若不同步团结一心敬拜,他人难以辨认我们这属乎上帝子民的身份。当我们齐聚一堂敬拜上帝,我们的团结成了有力的见证,他人因而也验证我们是合一的。唱诗赞颂上帝很重要、因为唱赞美诗表明我们珍视上帝在我们身上的大作为。恭听上帝话语很重要、因为上帝话语的传讲说明上帝在我们生命中的旨意、从而遵祂而行。当我们谦卑虚心听从、且乐於遵守,我们的生命就会日复一日愈加符合祂心意。

    崇拜不是一项礼仪结束后就不再重演的项目。崇拜本身是一种生活形态、一生一世延绵不断持续进行的事。崇拜是从不退休的。一旦停止敬拜上帝,问题就会接踵而来。一旦不再赞颂上帝、不再恭听祂的话语,灵命就退化萎缩。当我们停止赞颂祂、掩耳不听祂的话语,必然失去守主训诲的热枕。这种现象尤其在疫情大流行中屡屡发生在诸多基督徒身上。疫情大流行驱使大家分散隔离、失却了合群团结的机会,造成不能相互扶持、坚固信心。疫情大流行已经逐渐舒缓,您是否谨记上帝的意愿、要我们团结合一、齐聚敬拜祂呢?[邱隆泰传道/胡敏慧]

    7 min
  • 七月廿八日 - 为复兴而哀哭

    本日我们所读的是为以色列的毁灭而哀哭的诗篇。在《诗篇》80中,重复呼求"复兴我们,使祢的脸发光,我们便要得救"(80:3,7,19),为这首诗篇划分篇段。NET Bible 印尼文圣经版本中,"让祢的脸发光"这句话被翻译为 "对我们微笑"。然而,在《印尼日常通用圣经》中,被翻译为"祢以慈悲看待我们"。在这首诗篇的第一部分(80:1-3),诗人称上帝为以色列的牧者,盼望祂施展大能来拯救他的子民,即祂自己的羊群。第1节中的感叹词"以色列的牧者啊,求祢留心听……"是对上帝的请求,因此《印尼日常通用圣经》翻译更准确地表达了作者的原意,"以色列的牧者啊,请听着,由祢来领导……"(80:1)。在第二部分(80:4-7),诗人向上帝申诉说,上帝的愤怒使上帝的子民遭受了如此多的痛苦,以至于诗人期望上帝会再次微笑并给予饶恕。在第三部分(80:8-19)中,诗人将上帝的子民描述为犹如从埃及挪移的一棵葡萄树,把迦南人赶走后,移植迦南地,这样葡萄树就长得茂盛。然而,保护葡萄藤的栅栏随后被拆掉,果实任凭一切过路的人摘取,然后树木被动物啃咬直到损坏。诗人祈求上帝惩罚破坏葡萄树的人并复兴祂的子民。


    属于少数群体的基督徒往往处于受压迫的境地。作为受压迫的人,如今的基督徒一般上不是遭到上帝惩罚,而是因为多数群体 不能接受他们中间有基督徒的存在。处于压迫状态的基督徒需要我们的祷告支持。鉴于疫情状况,显然加剧对基督徒的迫害。故作为个人和教会群体的您——是否已经认真地为他们代祷,甚至于必要时向上帝哀哭恳求上帝施恩怜悯呢?[邱隆泰传道/孙茵]

    6 min
  • 28 Juli 2022 - “RATAPAN UNTUK PEMULIHAN”

    Mazmur yang kita baca hari ini adalah mazmur yang meratapi kehancuran Israel. Di Mazmur 80 ini, terdapat pengulangan seruan, "Pulihkanlah kami, buatlah wajah-Mu bersinar, maka kami akan selamat" (80:4,8,20), yang menunjukkan pembagian mazmur ini. Dalam Alkitab versi NET Bible, ungkapan "Buatlah wajah-Mu bersinar" diterjemahkan sebagai "tersenyumlah kepada kami". Akan tetapi, ungkapan itu diterjemahkan sebagai "pandanglah kami dengan murah hati" dalam Alkitab Bahasa Indonesia Sehari-hari. Di bagian pertama mazmur ini (80:2-4), pemazmur menyapa Allah sebagai Gembala Israel yang diharapkan untuk datang menyelamatkan umat-Nya, yaitu domba-domba-Nya sendiri. Seruan di ayat 2, "Hai gembala Israel, pasanglah telinga, ...." merupakan permohonan kepada Allah, sehingga terjemahan Alkitab Bahasa Indonesia Sehari-hari lebih tepat mengungkapkan maksud penulis, "Ya Gembala Israel, dengarlah, Engkau yang memimpin ... (80:2). Di bagian kedua (80:5-8), pemazmur mengemukakan bahwa murka Allah itu telah membuat umat Allah sangat menderita, sehingga pemazmur berharap agar Allah kembali tersenyum dan memberi pengampunan. Di bagian ketiga (80:9-20), pemazmur menggambarkan umat Allah sebagai pohon anggur yang diambil dari Mesir dan ditanam di Tanah Kanaan dengan menyingkirkan penduduk setempat, sehingga pohon anggur itu bertumbuh subur. Akan tetapi, pagar pelindung pohon anggur itu kemudian dirobohkan, sehingga buahnya bisa dipetik oleh orang yang lewat, dan pohon itu lalu digerogoti binatang sampai rusak. Pemazmur memohon agar Allah menghukum para perusak pohon anggur itu dan memulihkan umat-Nya.


    Orang Kristen yang termasuk dalam kelompok minoritas sering berada dalam posisi sebagai umat yang tertindas. Orang Kristen yang tertindas pada masa kini umumnya bukan tertindas karena Allah menghukum mereka, tetapi karena kelompok mayoritas tidak bisa menerima keberadaan orang Kristen di antara mereka. Orang Kristen yang berada dalam keadaan tertindas itu memerlukan dukungan doa kita. Mengingat bahwa situasi pandemi ini meningkatkan penganiayaan terhadap orang Kristen, apakah Anda—sebagai perorangan maupun sebagai komunitas gereja—sudah berdoa sungguh-sungguh, bila perlu dengan meratap, untuk memohon belas kasihan Tuhan? [GI Purnama]

    11 min
  • 27 Juli 2022 - “MERINDUKAN KEMULIAAN ALLAH”

    Mazmur ini merupakan ratapan atas keruntuhan kota Yerusalem. Pemazmur tidak mengawali mazmur ini dengan membahas tentang bangsa Israel Selatan—atau Yehuda—yang menderita, tetapi ia mengawali dengan meratapi Bait Allah yang telah dinajiskan dan diruntuhkan oleh bangsa-bangsa lain (79:1). Setelah itu, barulah penulis meratapi umat Yehuda yang telah dibantai secara sadis serta diolok-olok dan dicemooh (79:2-4).


    Pemazmur sadar bahwa yang menjadi akar masalah bukanlah serangan bangsa-bangsa lain, melainkan dosa umat Allah—khususnya praktik penyembahan berhala yang membuat TUHAN cemburu—yang mengakibatkan berkobarnya murka TUHAN kepada umat-Nya. Pemazmur—mewakili umat Allah—memohon pengampunan atas dosa yang dilakukan nenek moyang mereka, serta memohon agar murka TUHAN dialihkan kepada bangsa-bangsa asing yang telah berlaku keji dan menimbulkan penderitaan umat Allah. Perlu diperhatikan bahwa permohonan pengampunan dosa bagi umat Allah dan penghukuman bagi bangsa-bangsa lain—yang telah membuat umat Allah menderita—didasarkan pada kerinduan agar bangsa-bangsa lain tidak bisa melecehkan Allah yang mereka anggap tidak mampu melindungi umat-Nya. Selanjutnya, penghukuman terhadap bangsa-bangsa lain itu akan membuat nama Allah dimuliakan serta membuat umat Allah bersyukur dan memuji TUHAN (79:5-13).

    Mazmur yang kita baca hari ini mengajarkan tiga hal penting kepada kita: Pertama, kita perlu menyadari bahwa akar masalah yang kita hadapi pada umumnya berawal dari hubungan kita dengan Allah. Hubungan kita dengan Allah selanjutnya mempengaruhi hubungan kita dengan sesama. Kedua, bila kita berbuat dosa dan menerima hukuman Allah, kita seperti membuat celah bagi orang-orang yang tidak percaya untuk melecehkan Allah. Dengan perkataan lain, dosa yang kita lakukan dan hukuman Allah yang kita terima membuat kita menjadi batu sandungan bagi orang-orang yang tidak percaya. Ketiga, seharusnya, tujuan hidup orang percaya bukan memperoleh keuntungan atau kenyamanan, melainkan memuliakan Allah melalui hidupnya. Apakah Anda sudah memuliakan Allah melalui kehidupan Anda? Apakah ada sesuatu yang ingin Anda perbaiki dalam kehidupan Anda? [GI Purnama]

    6 min
  • 七月廿七日 - 渴望上帝的荣耀

    这篇诗篇是为耶路撒冷变成荒场的哀歌。诗人并没有以讨论南国以色列——或犹大——的痛苦来开始这篇诗篇,而是以哀叹上帝的圣殿被外邦人污秽和变成荒场作为开始(79:1)。然后作者才感叹犹大人被残酷屠杀和嗤笑讥刺(79:2-4)。


    诗人意识到问题的根源并不是外邦人的攻击,而是因为上帝子民的罪孽——特别是拜偶像惹忌邪上帝动怒——使上帝向祂的子民发怒。诗人——代表上帝的子民——祈求上帝赦免他们先祖的罪孽,并祈求上帝将怒气转向那行可憎的事和引起上帝子民受苦的外邦人。应该注意的是,为上帝的子民求赦罪和对外邦人的惩罚——引起上帝的子民受苦——是基于渴望外邦人不要再鄙视他们认为无法不仅如此,对外邦人的惩罚会让上帝的名得荣耀,并使上帝的子民称谢和赞美上帝(79:5-13)。

    本日所读的诗篇教导我们三件重要的事:第一,我们要意识到我们面临问题的根源通常是从我们与上帝的关系开始的。我们与上帝的关系接着会影响我们与他人的关系。第二,如果我们犯罪和受上帝的惩罚,我们犹如为不信的人制造一个鄙视上帝的机会。换言之,我们所犯的罪和所受的惩罚会成为非信徒的绊脚石。第三,信徒的生活目标应该不是为了获得利益或舒适感,而是通过他的生命荣耀上帝。你是否已经藉着你的生命荣耀上帝?你在生活中是否有什么想要改善的吗?[邱隆泰传道/陈巧云]

    7 min
  • 七月廿六日 - 上帝的慈悲

    上帝的子民经常没有意识到上帝拣选他们是基于上帝的慈悲,而不是因为自己的良善。就以色列民而言,上帝显然已经向他们行了奇妙的作为。从他们在埃及为奴的处境,上帝释放他们成为自由的人。埃及人——想要一直的俘虏他们——上帝用可怕的十灾惩罚他们,最终极是击杀埃及人的长子。上帝引领他们过红海如同走干地,而追赶他们的埃及人却被海水淹没。上帝赶出住在迦南地的外邦人,并将迦南地量给以色列民为业。尽管上帝为以色列民动了美善和奇妙的大工,但以色列民却时常没有心存感恩,反而发怨言和悖逆上帝的命令。他们反复地背信弃义和藉着敬拜别神而背叛上帝,以致上帝发怒且任由他们被敌人打败和俘虏。应当牢记,如果以色列民能够被他们的敌人打败和俘虏,并不是因为上帝输了且没有能力保护祂的子民,而是因为上帝要惩罚和管教他们。倘若上帝的子民觉悟、悔改和寻求上帝,上帝必永远饶恕他们和帮助他们,因为上帝满有怜悯和慈悲。


    即使在当今时代,很多信徒不明白上帝的慈悲。我们要意识到,我们在基督里所获得的救恩并不在于我们的功劳或善行,而单单是基于上帝的慈悲。因此,如果上帝的子民在这次的疫情期间经历困难或痛苦,而使我们悖逆和责怪上帝,真是非常不合理的,何况是我们因此而离弃上帝。作为人,我们都在这次的疫情中受苦,这是因为我们活在一个充满罪恶的世界。我们可以祈求上帝的帮助,却不可以责怪上帝。在这个疫情期间,你是否还能感谢上帝的慈悲? [邱隆泰传道/陈巧云]

    6 min
  • 26 Juli 2022 - “KEMURAHHATIAN ALLAH”

    Umat Allah sering tidak menyadari pilihan Allah terhadap diri mereka itu didasarkan pada kemurahhatian Allah, bukan karena kebaikan diri kita. Dalam hal bangsa Israel, jelas bahwa apa yang telah Allah perbuat bagi mereka itu sangat luar biasa. Dari keadaan sebagai budak di Mesir, mereka dibebaskan dan menjadi bangsa yang merdeka. Bangsa Mesir—yang hendak terus menahan mereka—dihukum TUHAN dengan sepuluh tulah yang dahsyat, yang berpuncak pada pembunuhan anak sulung bangsa Mesir. Mereka dituntun Allah untuk melintasi laut seperti melintasi tanah yang kering, sedangkan bangsa Mesir yang hendak menyusul mereka ditenggelamkan sampai mati. Allah mengusir bangsa-bangsa yang mendiami Tanah Kanaan serta membagi-bagi Tanah Kanaan sebagai tanah pusaka bagi umat Israel. Sekalipun apa yang dilakukan Allah bagi umat Israel itu amat baik dan luar biasa, umat Israel sering tidak bisa bersyukur dan mengomel serta memberontak terhadap perintah Allah. Mereka berulang-ulang murtad dan berkhianat dengan menyembah ilah-ilah lain, sehingga membuat Allah sakit hati dan Allah membiarkan mereka dikalahkan serta ditawan oleh musuh-musuh mereka. Perlu diingat bahwa bila umat Israel bisa dikalahkan dan ditawan oleh musuh-musuh mereka, hal itu bukan disebabkan karena Allah telah kalah dan tidak sanggup melindungi umat-Nya, tetapi karena Allah hendak menghukum dan mendidik umat-Nya. Bila umat Allah sadar, bertobat, dan mencari Allah, Allah selalu mengampuni mereka dan menolong mereka karena Allah itu penyayang dan murah hati.


    Pada masa kini pun, banyak orang percaya yang tidak mengerti tentang kemurahhatian Allah. Kita perlu menyadari bahwa keselamatan yang bisa kita peroleh di dalam Kristus itu sama sekali bukan didasarkan pada jasa atau kebaikan kita, melainkan semata-mata hanya didasarkan pada kemurahhatian Allah. Oleh karena itu, sangat tidak masuk akal bila kesulitan atau penderitaan yang dialami umat Allah pada masa pandemi ini membuat kita berontak dan menyalahkan TUHAN, apa lagi bila kita lalu meninggalkan TUHAN. Sebagai manusia, kita semua ikut menderita pada masa pandemi ini, dan hal itu disebabkan karena kita hidup di dunia yang berdosa. Kita boleh memohon pertolongan TUHAN, tetapi kita tidak boleh menyalahkan TUHAN. Apakah Anda masih bisa bersyukur atas kemurahhatian TUHAN pada masa pandemi ini? [GI Purnama]

    7 min

About Sinode Gereja Kristus Yesus

From the publisher's feed

Akun Spotify resmi Sinode Gereja Kristus Yesus (GKY) yang menyajikan Renungan GEMA dalam Bahasa Indonesia dan Mandarin. Temukan kekuatan firman Allah dan pertumbuhan iman setiap hari bersama kami…