
Sign up to save your podcasts
Or


Walaupun nama Salomo disebut sebagai penulis mazmur ini, ada tradisi yang menganggap mazmur ini sebagai doa Raja Daud untuk Salomo yang ia ucapkan sebelum ia meninggal, lalu doa ini ditulis oleh Salomo (bandingkan dengan 72:20). Jadi, dalam mazmur ini, Raja Daud mendoakan agar Salomo, anaknya, bisa memerintah dengan adil dan membawa damai sejahtera bagi rakyat: rakyat miskin ditolong dan para pemeras dihukum (72:2-4). Doa ini dikabulkan TUHAN. Salomo dikenal sebagai raja paling bijaksana di sepanjang sejarah.
虽然按照这篇《诗篇》,作者一栏提了所罗门的名字,但是其他传统说法认为这是大卫王死前为所罗门祈祷的祷告文,然后由所罗门记录下来(参阅72:20)。因此,在这篇《诗篇》中,大卫王祈求让他的儿子所罗门能秉行公正治理国家,为人民带来平安 :拯救穷乏之辈,为他们申冤,惩罚勒索欺压者(72:2-4)。这个祷告蒙上帝垂听。所罗门被称为有史以来最聪明的国王。他的智慧使当时的以色列王国受到了其他国家的高度重视。在所罗门王执政期间,没有任何一个王敢挑战以色列王国向他开战的。所罗门王最伟大的作为是他成功地在耶路撒冷建造了一座非常宏伟的圣殿。他在建设和领导国家方面的成就促使示巴女王等许多国家领导人前来进行考察学习。在所罗门王时代,以色列王国达到了以色列历史上后期都未曾重现的繁荣颠峰(《历代志下》9:22)。即便如此,不幸的是,所罗门王的英明和成功的政绩并没有伴随着控制情欲的能力,以至于他娶了许多外邦女子,在她们的诱惑下最终离开上帝,不再忠心于祂。
Bacaan Alkitab hari ini merupakan pernyataan iman dan permohonan perlindungan kepada Allah. Tiga ayat pertama (71:1-3) mirip sekali dengan 31:2-4a. Walaupun penulis mazmur ini tidak disebut, ada petunjuk bahwa kemungkinan, mazmur ini ditulis oleh Raja Daud: Pertama, istilah gunung batu dan kubu pertahanan (71:3) adalah istilah umum dalam peperangan, sehingga kedua istilah itu amat penting bagi Daud yang telah biasa berperang sejak masa muda. Kedua, penyebutan gambus dan kecapi (71:22) sangat wajar bagi Daud yang merupakan seorang musikus. Ketiga, jelas bahwa pemazmur adalah seorang yang beriman sejak masih kecil (71:17), bahkan berada dalam lingkungan beriman sejak dalam kandungan (71:6), dan ia tetap beriman sampai masa tua (71:9,18). Mengingat bahwa pemazmur yang sudah tua itu sedang menghadapi bahaya (71:10-11), ada kemungkinan bahwa mazmur ini ditulis oleh Raja Daud saat ia melarikan diri akibat pemberontakan Absalom, putranya. Selama hidupnya, Daud selalu berlindung pada Allah, bukan hanya saat masih muda saat dia masih menjadi panglima perang Israel, tetapi juga setelah dia menjadi tua dan menjadi raja Israel. Di masa tuanya pun, dia terus menghadapi berbagai pergolakan yang membuat dia harus terus berlindung kepada TUHAN.
本日经文是信心表白和向上帝祈求庇佑。前三节经文(71:1-3)与(31:1-3上)非常相似。虽然没有透露这首诗的作者姓名,但有些迹象可追循出这首诗有可能是大卫王写的:首先,巌石和山寨(71:3)这两个词是战争中的通用词,所以这两个词对这位从年轻时就习惯上战场的大卫很重要。其次,提到鼓瑟和弹琴(71:22)对于身为音乐家的大卫来说也是非常合理的。第三,很明显,诗人从年幼就是信徒(71:17),甚至于他在母腹中便被主所扶持(71:6),直到年老发白他仍然忠于上帝(71:9,18)。鉴于这位年迈的诗人身处危境(71:10-11),这首诗可能是大卫王因儿子押沙龙叛变而逃亡时所写的。大卫一生都投靠上帝,不仅在他年轻当以色列的元帅时,直到他年老作以色列王之后都如此。即使到了晚年,他仍然不断面对各种动荡,使他不得不继续投靠上帝。
我们都需要上帝,不仅仅当我们面对严重问题的时候,而是时时刻刻都需要祂。我们不能够意识到总徘徊在自己左右的威胁。当我们认为一切都很美好的时候,其实有可能无形的危险正等候着我们。因此,我们其实应该把一些看得见的问题视为上帝的恩典,这件礼物会迫使我们对上帝持续不断的仰望。我们今日所读的经文与《诗篇》40:13-17非常相似。在这篇《诗篇》中,诗人恳求上帝快快搭救他(70:1,5)。
Kita memerlukan TUHAN, bukan hanya saat menghadapi persoalan berat, melainkan setiap saat. Kita tidak selalu menyadari adanya ancaman terhadap diri kita. Saat kita menganggap segala sesuatu baik-baik saja, mungkin saja saat itu sebenarnya ada ancaman bahaya yang tidak kita lihat. Oleh karena itu, adanya persoalan yang terlihat bisa kita pandang sebagai anugerah Allah yang memaksa kita untuk terus berharap kepada Allah. Mazmur yang kita baca hari ini sangat mirip dengan Mazmur 40:14-18. Mazmur ini merupakan doa permohonan agar Tuhan segera menolong sang pemazmur (70:2,6).
Di sepanjang masa, banyak orang merasa bahwa masalah yang mereka hadapi amat berat. Dalam bacaan Alkitab hari ini, Daud memandang masalah yang ia alami seperti ia sedang tenggelam dalam rawa yang dalam, dan air rawa itu sudah mencapai leher. Keadaan seperti itu adalah keadaan yang sangat berbahaya. Dasar rawa jelas merupakan tanah berlumpur sehingga tidak bisa menjadi tempat berpijak. Bila ia berusaha sendiri untuk keluar dari rawa itu, bisa saja ia justru makin tenggelam. Untuk bisa meloloskan diri, Daud memerlukan bantuan dari seseorang yang berada di tempat yang keras untuk menariknya dengan tali. Tentu saja, kondisi tenggelam di rawa yang dalam itu hanya merupakan ungkapan yang mengemukakan bahwa sang pemazmur sedang berada dalam ancaman bahaya: Dia dibenci tanpa alasan, difitnah, bahkan hendak dibunuh (69:2-5).
古往今来,很多人都觉得自己面临的问题很严重。在今天的圣经阅读中,大卫看待他所遇到的问题,就好像他陷在深淤泥中,大水已经淹到颈项。这样的情况是非常危险的情况。淤泥的底面是泥泞,所以没有立脚之地。如果他自己试图从淤泥中出来,他倒会被淹死。为了能够逃脱淤泥,大卫需要立足稳妥的他人用绳子拉他出来。当然,淹没在淤泥中只是表达诗人在危险中:就是他被无缘无故地憎恨,被诽谤,甚至要被杀(69:1-4)。
持续两年多的疫情让我们生活在困难时期。许多人失去工作,不得不改变生活方式。在今天这样的困难情况下,有人在传播善行,但恶行也越来越多。很多人因为问题不断出现而感到压力。当我们面临各种问题时,我们要相信上帝站在我们这一边,以祂的大能帮助我们。
Pandemi yang sudah berlangsung lebih dari dua tahun membuat kita hidup di zaman yang sulit. Banyak orang kehilangan pekerjaan dan harus mengubah gaya hidupnya. Dalam situasi sulit seperti saat ini, ada orang-orang yang menebar kebaikan, tetapi kejahatan juga semakin beragam. Banyak orang menjadi stres karena masalah datang bertubi-tubi. Bila kita sedang berhadapan dengan berbagai masalah, penting bagi kita untuk meyakini bahwa Allah di pihak kita dan bahwa Dia siap untuk menolong kita dengan keperkasaan-Nya.
From the publisher's feed