Sinode Gereja Kristus Yesus

Sinode Gereja Kristus Yesus

By Sinode Gereja Kristus YesusReligion & SpiritualityChristianity
Download on the App Store

Sinode Gereja Kristus Yesus episodes

  • 20 Juli 2022 - “DOA UNTUK PUTERA RAJA”

    Walaupun nama Salomo disebut sebagai penulis mazmur ini, ada tradisi yang menganggap mazmur ini sebagai doa Raja Daud untuk Salomo yang ia ucapkan sebelum ia meninggal, lalu doa ini ditulis oleh Salomo (bandingkan dengan 72:20). Jadi, dalam mazmur ini, Raja Daud mendoakan agar Salomo, anaknya, bisa memerintah dengan adil dan membawa damai sejahtera bagi rakyat: rakyat miskin ditolong dan para pemeras dihukum (72:2-4). Doa ini dikabulkan TUHAN. Salomo dikenal sebagai raja paling bijaksana di sepanjang sejarah.


    Kebijaksanaannya membuat Kerajaan Israel amat dihargai oleh negara-negara lain pada masa itu. Pada masa Raja Salomo, tidak ada raja yang berani menantang untuk berperang dengan Kerajaan Israel. Karya Raja Salomo yang paling agung adalah keberhasilannya mendirikan Bait Suci yang sangat megah di Yerusalem. Kesuksesannya membangun dan memimpin negara membuat banyak pemimpin negara seperti Ratu Syeba datang untuk melakukan studi banding. Pada zaman Raja Salomo, Kerajaan Israel mencapai puncak kemakmuran yang tidak pernah tercapai lagi di masa selanjutnya dalam sejarah Israel (2 Tawarikh 9:22). Sekalipun demikian, patut disayangkan bahwa keberhasilan memerintah dengan bijaksana itu tidak disertai pengendalian hawa nafsu, sehingga ia memperistri banyak perempuan asing yang menggerus kesetiaannya kepada Allah.

    Mazmur yang kita baca hari ini mengingatkan para orang tua untuk menyediakan waktu guna berdoa bagi kesuksesan anak-anak mereka. Dalam sejarah, banyak orang yang akhirnya berhasil menjadi pemimpin Kristen yang agung setelah melewati berbagai godaan dan tantangan karena didoakan sejak masih berada dalam kandungan oleh orang tua mereka. Para orang tua Kristen harus menyadari bahwa mendoakan anak itu lebih penting daripada menyediakan kemewahan. Akan tetapi, perlu diingat pula bahwa kesuksesan itu bukan hanya berarti kaya atau berkuasa. Sukses yang sejati mencakup kesetiaan untuk melakukan kehendak Allah. Apakah Anda telah menyediakan waktu untuk berdoa dengan setia bagi keluarga Anda, dan khususnya bagi anak-anak Anda? Doa Raja Daud ini juga mengingatkan kita untuk mendoakan para pemimpin di negara kita. Apakah Anda telah membiasakan diri untuk berdoa bagi para pemimpin negara agar mereka bisa memerintah dengan adil dan bijaksana sehingga membawa kemakmuran bagi seluruh rakyat? [GI Purnama]

    9 min
  • 七月二十日 - 为王子祷告

    虽然按照这篇《诗篇》,作者一栏提了所罗门的名字,但是其他传统说法认为这是大卫王死前为所罗门祈祷的祷告文,然后由所罗门记录下来(参阅72:20)。因此,在这篇《诗篇》中,大卫王祈求让他的儿子所罗门能秉行公正治理国家,为人民带来平安 :拯救穷乏之辈,为他们申冤,惩罚勒索欺压者(72:2-4)。这个祷告蒙上帝垂听。所罗门被称为有史以来最聪明的国王。他的智慧使当时的以色列王国受到了其他国家的高度重视。在所罗门王执政期间,没有任何一个王敢挑战以色列王国向他开战的。所罗门王最伟大的作为是他成功地在耶路撒冷建造了一座非常宏伟的圣殿。他在建设和领导国家方面的成就促使示巴女王等许多国家领导人前来进行考察学习。在所罗门王时代,以色列王国达到了以色列历史上后期都未曾重现的繁荣颠峰(《历代志下》9:22)。即便如此,不幸的是,所罗门王的英明和成功的政绩并没有伴随着控制情欲的能力,以至于他娶了许多外邦女子,在她们的诱惑下最终离开上帝,不再忠心于祂。


    本日所读的《诗篇》提醒我们作父母的要花时间为孩子的成功祷告。历史上有许多人因为在母腹中就得蒙父母的代祷,当他们人生经历各种试探和挑战后,终于成功成为伟大的基督徒领袖。基督徒父母应该明白,为孩子祈祷比提供奢侈品更重要。但是,更应该谨记,富有或强大并不意味着成功。真正的成功包括忠心遵行上帝的旨意。你有没有花时间忠心为你的家人,特别是你的孩子祷告?大卫王的祈祷也提醒我们要为我们国家的领导人祷告。你有没有养成为国家领导人祈祷的习惯,使他们能够秉公明智地治理国家,为所有人带来繁荣幸福的生活?[邱隆泰传道/孙茵]

    8 min
  • 19 Juli 2022 - “BERLINDUNG PADA TUHAN SEUMUR HIDUP”

    Bacaan Alkitab hari ini merupakan pernyataan iman dan permohonan perlindungan kepada Allah. Tiga ayat pertama (71:1-3) mirip sekali dengan 31:2-4a. Walaupun penulis mazmur ini tidak disebut, ada petunjuk bahwa kemungkinan, mazmur ini ditulis oleh Raja Daud: Pertama, istilah gunung batu dan kubu pertahanan (71:3) adalah istilah umum dalam peperangan, sehingga kedua istilah itu amat penting bagi Daud yang telah biasa berperang sejak masa muda. Kedua, penyebutan gambus dan kecapi (71:22) sangat wajar bagi Daud yang merupakan seorang musikus. Ketiga, jelas bahwa pemazmur adalah seorang yang beriman sejak masih kecil (71:17), bahkan berada dalam lingkungan beriman sejak dalam kandungan (71:6), dan ia tetap beriman sampai masa tua (71:9,18). Mengingat bahwa pemazmur yang sudah tua itu sedang menghadapi bahaya (71:10-11), ada kemungkinan bahwa mazmur ini ditulis oleh Raja Daud saat ia melarikan diri akibat pemberontakan Absalom, putranya. Selama hidupnya, Daud selalu berlindung pada Allah, bukan hanya saat masih muda saat dia masih menjadi panglima perang Israel, tetapi juga setelah dia menjadi tua dan menjadi raja Israel. Di masa tuanya pun, dia terus menghadapi berbagai pergolakan yang membuat dia harus terus berlindung kepada TUHAN.


    Hidup kita itu seperti perlombaan lari jarak jauh. Pergumulan yang harus kita hadapi akan selalu muncul seumur hidup kita. Baik anak-anak, orang muda, orang dewasa, maupun orang yang berusia lanjut, masing-masing memiliki pergumulan. Seluruh umat beriman di sepanjang sejarah semuanya—tanpa terkecuali—menghadapi pergumulan yang memaksa kita untuk terus berlindung pada Allah. Pergumulan kita tidak pernah berhenti karena Iblis selalu berusaha mencari kesempatan untuk menjatuhkan iman orang percaya (1 Petrus 5:8). Bila kita tidak berlindung pada Allah, iman kita pasti akan gugur.

    Masa pandemi yang sudah berlangsung sejak dua setengah tahun yang lalu itu telah membuat banyak orang kehilangan iman. Sebelum pandemi, kebersamaan umat dalam gereja menjadi seperti pagar yang melindungi umat TUHAN. Saat pandemi, mungkin tidak ada orang yang memperhatikan diri kita. Bila kita tidak terbiasa mencari perlindungan pada TUHAN, tidaklah mudah untuk tetap mempertahankan iman. Saat menghadapi pergumulan, apakah Anda telah membiasakan diri untuk selalu datang berlindung pada TUHAN? [GI Purnama]

    8 min
  • 七月十九日 - 终生投靠上帝

    本日经文是信心表白和向上帝祈求庇佑。前三节经文(71:1-3)与(31:1-3上)非常相似。虽然没有透露这首诗的作者姓名,但有些迹象可追循出这首诗有可能是大卫王写的:首先,巌石和山寨(71:3)这两个词是战争中的通用词,所以这两个词对这位从年轻时就习惯上战场的大卫很重要。其次,提到鼓瑟和弹琴(71:22)对于身为音乐家的大卫来说也是非常合理的。第三,很明显,诗人从年幼就是信徒(71:17),甚至于他在母腹中便被主所扶持(71:6),直到年老发白他仍然忠于上帝(71:9,18)。鉴于这位年迈的诗人身处危境(71:10-11),这首诗可能是大卫王因儿子押沙龙叛变而逃亡时所写的。大卫一生都投靠上帝,不仅在他年轻当以色列的元帅时,直到他年老作以色列王之后都如此。即使到了晚年,他仍然不断面对各种动荡,使他不得不继续投靠上帝。


    我们的一生犹如一场长跑赛程,必须面对的挣扎将在我们的一生中不断出现。无论是小孩、年轻人,成年人还是老年人,每个人都有各自的挣扎。历史上所有的信徒——无一例外——都得面对迫使他们继续投靠上帝的挣扎。我们的挣扎从未停止,因为撒旦总是在寻找机会打压摧残信徒的信心 (《彼得前书》5:8 )。如果我们不寻求上帝的庇护,我们的信心肯定会被击败。

    过去两年半的疫情,让很多人失去了信心。在大流行之前,教会中人们的团结就像一道保护上帝子民的栏栅。在大流行期间,也许没有人关注我们。如果我们不习惯在上帝那里寻求庇护,要保住信心实属不易。面对困难时,你有没有养成总是向上帝寻求庇护的习惯?[邱隆泰传道/孙茵]

    6 min
  • 七月十八日 - 继续仰望上帝

    我们都需要上帝,不仅仅当我们面对严重问题的时候,而是时时刻刻都需要祂。我们不能够意识到总徘徊在自己左右的威胁。当我们认为一切都很美好的时候,其实有可能无形的危险正等候着我们。因此,我们其实应该把一些看得见的问题视为上帝的恩典,这件礼物会迫使我们对上帝持续不断的仰望。我们今日所读的经文与《诗篇》40:13-17非常相似。在这篇《诗篇》中,诗人恳求上帝快快搭救他(70:1,5)。


    《诗篇》第70篇不仅是诗人为自身安危发出的祈求呼声,同时也有意表达将一切荣耀归于上帝的心愿。期盼上帝的搭救帮助使上帝的子民总是说:"上帝啊,祢真伟大"(70:4)。诗人如此祷告,在为自己的生命奋斗的同时,既也盼望把一切荣耀归给上帝,这与主耶稣在《马太福音》6:9-13所教导的祷告相似。在祈求食物和赦免之前,主耶稣教导说,我们的祷告也表达了颂赞上帝的圣名、期盼祂的国快降临、并且按照上帝的旨意来成全。对于那些想寻索他的命,喜悦他遭害的人,诗人祈求上帝让他们抱愧蒙羞,打消恶念,退后受辱(《诗篇》70:2-3)。我们不需要把诗人的态度与主耶稣要我们赦免得罪我们的人之教导 拿来互相对照找出矛盾点《马太福音》6:12。要能够原谅那些得罪我们的人,第一步是先把审判权交给上帝。我们必须承认,审判和惩罚的权力是属于上帝的。如果我们承认上帝是有权审判和惩罚的那一位,这将阻止我们擅自采取主动施行审判和惩罚他人,进而更使我们容易原谅那些得罪我们的人。

    当你面对生活中迫在眉睫的问题时,你有没有把希望寄托在上帝身上呢?在任何情况下你是否总是渴望借着你的生命,把一切荣耀都归于上帝吗?[邱隆泰传道/孙茵]

    6 min
  • 18 Juli 2022 - “BERHARAP TERUS KEPADA TUHAN”

    Kita memerlukan TUHAN, bukan hanya saat menghadapi persoalan berat, melainkan setiap saat. Kita tidak selalu menyadari adanya ancaman terhadap diri kita. Saat kita menganggap segala sesuatu baik-baik saja, mungkin saja saat itu sebenarnya ada ancaman bahaya yang tidak kita lihat. Oleh karena itu, adanya persoalan yang terlihat bisa kita pandang sebagai anugerah Allah yang memaksa kita untuk terus berharap kepada Allah. Mazmur yang kita baca hari ini sangat mirip dengan Mazmur 40:14-18. Mazmur ini merupakan doa permohonan agar Tuhan segera menolong sang pemazmur (70:2,6).


    Mazmur 70 ini bukan hanya sekadar ungkapan permohonan untuk kepentingan sang pemazmur, tetapi mazmur ini juga dimaksudkan untuk memuliakan Tuhan. Pertolongan Tuhan diharapkan membuat umat Tuhan bisa selalu berkata, "Allah itu Besar" (70:5). Doa pemazmur yang bukan hanya sekadar memperjuangkan kepentingannya sendiri, tetapi juga mengharapkan kemuliaan Allah ini, serupa dengan doa yang diajarkan oleh Tuhan Yesus dalam Matius 6:9-13. Sebelum memohon makanan dan pengampunan, Tuhan Yesus mengajarkan agar doa kita juga mengungkapkan kerinduan agar nama Allah dikuduskan, Kerajaan Allah segera datang, dan kehendak-Allah terlaksana.

    Tentang sikap terhadap musuh, pemazmur mendoakan agar mereka yang berniat membunuh dia menjadi malu dan tersipu-sipu, serta mengurungkan niat mereka (Mazmur 70:3-4). Sikap pemazmur ini tidak perlu dipertentangkan dengan ajaran Tuhan Yesus agar kita mengampuni orang yang bersalah kepada diri kita (Matius 6:12). Langkah pertama untuk bisa mengampuni orang yang bersalah terhadap diri kita adalah menyerahkan penghakiman kepada Allah. Kita harus mengakui bahwa yang berhak menghakimi dan menjatuhkan hukuman adalah Allah. Bila kita mengakui Allah sebagai Yang Berhak Menghakimi dan Menghukum, maka hal itu akan membuat kita tidak mengambil inisiatif untuk melakukan penghakiman dan penghukuman sendiri, dan selanjutnya akan membuat kita lebih mudah memaafkan orang yang bersalah terhadap diri kita.

    Saat menghadapi masalah yang menekan hidup Anda, apakah Anda menujukan pengharapan Anda kepada Allah? Apakah Anda memiliki kerinduan agar dalam segala situasi, Allah senantiasa dimuliakan melalui kehidupan Anda? [GI Purnama]

    8 min
  • 17 Juli 2022 - “MENCARI PERTOLONGAN ALLAH”

    Di sepanjang masa, banyak orang merasa bahwa masalah yang mereka hadapi amat berat. Dalam bacaan Alkitab hari ini, Daud memandang masalah yang ia alami seperti ia sedang tenggelam dalam rawa yang dalam, dan air rawa itu sudah mencapai leher. Keadaan seperti itu adalah keadaan yang sangat berbahaya. Dasar rawa jelas merupakan tanah berlumpur sehingga tidak bisa menjadi tempat berpijak. Bila ia berusaha sendiri untuk keluar dari rawa itu, bisa saja ia justru makin tenggelam. Untuk bisa meloloskan diri, Daud memerlukan bantuan dari seseorang yang berada di tempat yang keras untuk menariknya dengan tali. Tentu saja, kondisi tenggelam di rawa yang dalam itu hanya merupakan ungkapan yang mengemukakan bahwa sang pemazmur sedang berada dalam ancaman bahaya: Dia dibenci tanpa alasan, difitnah, bahkan hendak dibunuh (69:2-5).


    Dalam keadaan sulit seperti di atas, sikap Daud merupakan teladan yang patut untuk kita tiru: Pertama, Daud masih memikirkan kepentingan orang lain, "Janganlah mendapat malu oleh karena aku orang-orang yang menantikan Engkau, ya Tuhan, ALLAH semesta alam! Janganlah kena noda oleh karena aku orang-orang yang mencari Engkau, ya Allah Israel!" (69:7). Kedua, Daud hanya berharap kepada pertolongan TUHAN  saja (69:8-19). Ketiga, keluhan Daud ditujukan kepada TUHAN, bukan kepada teman atau keluarga. Tidak ada petunjuk bahwa Daud ingin melakukan pembalasan dengan tangannya sendiri, melainkan dia menyerahkan pembalasan itu kepada Allah! (69:20-26). Bagi Daud, ikut menghukum orang yang sedang dihukum oleh Allah pun merupakan kesalahan yang patut mendapat hukuman. Jadi, bagi Daud, Allah itu adil sehingga Ia akan menghukum orang yang bersalah (69:27-29), tetapi Allah itu penuh kasih sehingga Ia bisa menjadi tempat berlindung (69:30).

    Walaupun mazmur 69 ini bernada keluhan, respons akhir pemazmur bersifat positif, yaitu memuji Allah dan mengucap syukur kepada-Nya (69:31-37). Bagaimana Anda bersikap saat Anda berada dalam situasi yang sulit dan berbahaya: Apakah Anda tetap berharap kepada Allah saja? Apakah Anda telah membiasakan diri untuk mengemukakan keluhan Anda kepada Allah? Setelah masalah Anda berakhir, apakah Anda telah membiasakan diri untuk selalu merespons dengan memuji Allah dan bersyukur kepada-Nya? [GI Purnama]

    8 min
  • 七月十七日 - 寻求上帝的帮助

    古往今来,很多人都觉得自己面临的问题很严重。在今天的圣经阅读中,大卫看待他所遇到的问题,就好像他陷在深淤泥中,大水已经淹到颈项。这样的情况是非常危险的情况。淤泥的底面是泥泞,所以没有立脚之地。如果他自己试图从淤泥中出来,他倒会被淹死。为了能够逃脱淤泥,大卫需要立足稳妥的他人用绳子拉他出来。当然,淹没在淤泥中只是表达诗人在危险中:就是他被无缘无故地憎恨,被诽谤,甚至要被杀(69:1-4)。


    在上述困难情况下,大卫的态度是我们应该效仿的榜样:一、大卫仍然为他人的利益着想,"万军的主耶和华啊,求你叫那等候你的不要因我蒙羞。以色列的上帝啊,求你叫那寻求你的不要因我受辱!"(69:6)。二、大卫只仰望上帝的帮助(69:7-18)。三、大卫只向上帝抱怨倾诉,没有向朋友或家人抱怨。没有迹象表明大卫想亲手报仇,而是将报仇交给了上帝!(69:19-25)。对于大卫来说,参与正在被上帝惩罚的人也是一个应该受到惩罚的错误。所以,对于大卫来说,上帝是公义将惩罚犯罪的人(69:26-28),但上帝也是慈爱的上帝,是我们的避难所(69:29)。

    尽管这首《诗篇》69篇好像是个抱怨,但诗人的最终回应是积极的,即赞美并感谢上帝(69:30-36)。当你处于困难和危险的境地时,你会如何表现:你是否只仰望上帝?你有没有养成向上帝抱怨倾诉的习惯?在你的问题解决后,你是否养成了以赞美和感恩来回应祂的习惯?[邱隆泰传道/林玉琴]

    7 min
  • 七月十六日 - 上帝强大

    持续两年多的疫情让我们生活在困难时期。许多人失去工作,不得不改变生活方式。在今天这样的困难情况下,有人在传播善行,但恶行也越来越多。很多人因为问题不断出现而感到压力。当我们面临各种问题时,我们要相信上帝站在我们这一边,以祂的大能帮助我们。


    在今天的圣经阅读中,很明显那些作恶抵挡神的力量在上帝面前是微不足道的。他们如烟被风吹散,如蜡被火熔化(68:2)。上帝是被忽视的孤儿、没有丈夫保护的寡妇的避难所。上帝为孤独的有家。使被囚的出来享福(68:5-6)。在战争的语境,上帝是救主。救我们脱离死亡(68:20)。在新约的语境中,"救我们脱离死亡"不仅在指肉体上的拯救,还包括灵魂的拯救,既是《马太福音》 10:28;《彼得前书》1:9中所说在基督里的救恩。

    上帝也被描述为统治着这个宇宙。请留意上帝在地球和天空施展的大能。祂使大地震动,使天空倾盆大雨(《诗篇》68:8)。上帝对宇宙的大能在以色列人的历史中是显而易见的。即使上帝是强大的,t祂的注意力仍然在那些被压迫的人身上(68:10)。尽管上帝对软弱和受压迫的人非常温和,但我们要记住,上帝对恶人很严厉(68:2),即那些不听从耶和华诫命或故意活在罪中的人(68:21)。

    您是否经常感到害怕或担心?若是,请再检查您对上帝的信仰!您是否相信上帝是全能的上帝,统治这宇宙?您是否相信祂爱您并关心您?"你要将一切的忧虑卸给上帝,因为祂顾念你们。"(《彼得前书》 5:7)[邱隆泰传道/林玉琴]

    11 min
  • 16 Juli 2022 - “ALLAH ITU PERKASA!”

    Pandemi yang sudah berlangsung lebih dari dua tahun membuat kita hidup di zaman yang sulit. Banyak orang kehilangan pekerjaan dan harus mengubah gaya hidupnya. Dalam situasi sulit seperti saat ini, ada orang-orang yang menebar kebaikan, tetapi kejahatan juga semakin beragam. Banyak orang menjadi stres karena masalah datang bertubi-tubi. Bila kita sedang berhadapan dengan berbagai masalah, penting bagi kita untuk meyakini bahwa Allah di pihak kita dan bahwa Dia siap untuk menolong kita dengan keperkasaan-Nya.


    Dalam bacaan Alkitab hari ini, jelas bahwa kekuatan orang-orang yang berbuat kejahatan dan melawan Allah itu tidak berarti di hadapan-Nya. Mereka seperti asap yang tertiup angin atau seperti lilin yang meleleh di depan api (68:3). Allah itu adalah tempat perlindungan bagi anak yatim yang terlantar dan bagi para janda yang tidak memiliki suami yang melindungi dirinya. Allah menyediakan tempat tinggal bagi mereka yang tidak memiliki keluarga. Ia membebaskan orang-orang tahanan (68:6-7). Dalam konteks peperangan, Allah adalah Penyelamat. Dia menyelamatkan kita dari maut (68:21). Dalam konteks Perjanjian Baru, penyelamatan dari maut itu bukan hanya sekadar menunjuk kepada keselamatan secara fisik, melainkan juga keselamatan jiwa—bandingkan dengan Matius 10:28; 1 Petrus 1:9—yang tersedia di dalam Kristus.

    Allah juga digambarkan sebagai berkuasa atas alam semesta ini. Perhatikan kuasa Allah atas bumi maupun langit. Allah bisa membuat bumi bergoncang dan langit mencurahkan hujan (Mazmur 68:9). Kuasa Allah atas alam semesta ini nyata dalam sejarah umat Israel. Walaupun Allah itu perkasa, namun perhatian-Nya tertuju kepada orang-orang yang tertindas (68:11). Sekalipun Allah itu bersikap amat lembut terhadap orang-orang yang lemah dan tertindas, perlu diingat bahwa Allah itu bisa bersikap keras terhadap orang-orang fasik (68:3), yaitu orang-orang yang tidak memedulikan perintah TUHAN atau orang-orang yang sengaja hidup dalam dosa (68:22).

    Apakah Anda sering merasa takut atau kuatir? Bila ya, pertimbangkan kembali keyakinan Anda terhadap Allah! Apakah Anda yakin bahwa Allah itu berkuasa atas segala sesuatu, termasuk berkuasa atas alam semesta ini? Apakah Anda yakin bahwa Allah mengasihi Anda dan memedulikan Anda? "Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu." (1 Petrus 5:7) [GI Purnama]

    8 min

About Sinode Gereja Kristus Yesus

From the publisher's feed

Akun Spotify resmi Sinode Gereja Kristus Yesus (GKY) yang menyajikan Renungan GEMA dalam Bahasa Indonesia dan Mandarin. Temukan kekuatan firman Allah dan pertumbuhan iman setiap hari bersama kami…