Sinode Gereja Kristus Yesus

Sinode Gereja Kristus Yesus

By Sinode Gereja Kristus YesusReligion & SpiritualityChristianity
Download on the App Store

Sinode Gereja Kristus Yesus episodes

  • 05 Juli 2022 - “TUHAN, GEMBALA YANG BAIK”

    Allan Houston, seorang ahli ilmu politik, melakukan penelitian arsip di sebuah perpustakaan untuk membuat sebuah buku tentang Benjamin Franklin, salah satu tokoh yang paling banyak dipelajari dalam sejarah Amerika. Houston menemukan sesuatu yang luar biasa, yaitu ada 47 surat yang ditulis oleh, kepada, dan tentang orang hebat itu. Tidak ada yang pernah melihat surat-surat ini sebelumnya. Tidak ada yang tahu surat-surat ini pernah ada. Profesor Houston menghabiskan dua tahun untuk memverifikasi keasliannya dan memeriksa isinya, lalu menerbitkannya di sebuah jurnal sejarah, disertai dengan esai yang ia tulis. Surat-surat itu memberi informasi baru tentang peristiwa sejarah, dan dalam beberapa kasus menunjukkan sisi lain Benjamin Franklin.


    Sebagaimana dokumen sejarah membantu kita memahami tokoh-tokoh sejarah, demikian juga firman Tuhan membimbing kita dalam memahami siapa Allah. TUHAN membenci dan menghakimi dosa. Umat Yehuda harus membayar harga untuk penyembahan berhala yang terus-menerus mereka praktikkan. Mereka baru saja menerima konfirmasi tentang kehancuran Yerusalem dan Bait Suci. Sekalipun demikian, mereka perlu menyadari bahwa walaupun Yerusalem dan Bait Suci telah musnah, TUHAN tetap ada dan tetap mengasihi umat-Nya. Bacaan Alkitab hari ini mengajarkan bahwa Allah menepati janji-Nya dan Ia tetap menjadi Gembala yang setia dan penuh kasih bagi umat-Nya.

    Pasal ini memperlihatkan kontras antara Allah dan para gembala palsu yang merupakan pemimpin politik dan agama Israel. Para pemimpin telah gagal merawat umat Allah. Sebaliknya, mereka mencari keuntungan diri sendiri dengan mengorbankan rakyat. Secara alami, rakyat bagaikan domba yang tercerai-berai dan dimangsa oleh binatang buas. TUHAN menentang "gembala" seperti itu dan Ia akan meminta pertanggungjawaban mereka yang menjadi gemuk sementara yang lain kelaparan (34:7-10, 17-24). Sebagai Gembala Ilahi, TUHAN akan menyelamatkan umat-Nya dari situasi yang mengerikan ini dengan cara mencari yang hilang, membalut yang terluka, menemukan padang rumput yang aman, serta menggembalakan kawanan domba dengan adil (34:11-16). Perjanjian akan diperbarui dan tanah dipulihkan (34:25–31). "Hujan yang membawa berkat" akan turun. Panen akan berlimpah dan orang-orang akan tinggal dengan damai. Apakah TUHAN telah menjadi Gembala Anda? [Pdt. Sumito Sung]

    10 min
  • 七月五日 - 上帝是好牧者

    政治学家艾伦休斯顿在图书馆进行档案研究,制作了一本关于本杰明富兰克林的书,本杰明富兰克林是美国历史上研究最多的人物之一。休斯顿发现了一件非同寻常的事情,即有47封信是由这位伟人写的、写给他的以及关于这位伟人的。以前没有人见过这些信也没有人知道这些信曾经存在过。休斯顿教授花了两年时间验证其真实性并检查其内容,然后将其发表在历史期刊上,并附上他写的一篇文章。这些信件提供了有关历史事件的新信息,并且在某些情况下展示了本杰明富兰克林的另一面。


    正如历史文献帮助我们了解历史人物一样,上帝的话引导我们了解上帝是谁。上帝恨恶并审判罪恶。犹大人不得不为他们持续实行的偶像崇拜付出代价。他们刚刚收到确认耶路撒冷和圣殿被毁的消息。即便如此,他们也需要认识到,即使耶路撒冷和圣殿被毁了,上帝仍然在那里,仍然爱祂的子民。今天的圣经阅读教导上帝会成就祂所应许的话,祂仍然是祂子民信实和慈爱的牧人。

    本章显示了上帝与以色列政治和宗教领袖假牧羊人之间的对比。领袖没有照顾上帝的子民。相反,他们以牺牲人民为了求自己的利益。人们就像四散成为野兽掠物的羊。上帝反对这样的"牧人",追究他们变为肥壮的责任,而其他人则挨饿(34:7-10,17-24)。上帝作为牧者,上帝从可怕的情况要拯救祂的子民,寻找失丧的、缠裹受伤的、找给他们美好的草场,秉公牧养羊群(34:11-16)。必重立新的约而恢复故土(34:25-31)。"福如甘霖"而降。五谷丰登,百姓必在故土安然居住。上帝已经成为你的牧者了吗?[宋汉文牧师/邝绮茵]

    6 min
  • 七月四日 - 上帝乐意饶恕

    在先知以西结的时代,上帝的子民把耶和华的信息当作雅歌的背景音效看待,而不是需要关注和服从的神圣话语(33:32)。他们只是听道却不去行。今天的经文阅读开始于《以西结书》的最后部分(第33-48章),是向被掳的犹大人传达了安慰和应许的信息。


    先知以西结作为"守望者"的职责得到了更新(33:1-20)。作为必须传达耶和华信息的人,先知以西结不能保持沉默。如果他不传达耶和华的信息,上帝子民的罪就必归到他头上。如果他已传达了耶和华的信息,但人们不听他所传的话,那他们就会受到惩罚。先知以西结可能已疲累成为上帝子民误解的先知,但上帝鼓励他继续负责作为至高主的先知。

    当一位使者抵达并证实耶路撒冷的陷落和圣殿被摧毁时,先知以西结可能很高兴他的信息得到应征(33:21-33)。犹大人无视先知的警告,并基于他们作为"选民"的身份而坚持他们的信仰,实际上他们因拜偶像已背叛了上帝。也许,因他们不忠的回应使先知以西结被上帝禁言了一段时日。然而,现在先知以西结又能开口说话了。现在已明显,犹大人会听他的话。在一切他们引以为豪的都被毁灭后,即应许之地、圣城、圣殿、和大卫王的血统,盼他们能真正聆听耶和华的话。

    先知以西结的预言不是为了让人们因为他们的错误而感到沮丧或使先知欢呼,而是为了让罪人悔改而存活(33:11)。上帝不喜悦惩罚祂的子民。祂更乐意饶恕和施恩典给那些信祂的人。上帝悦施怜悯,祂邀请你来接受祂的爱。你已到祂面来接受祂在基督里所预备的爱和饶恕了吗?[宋汉文牧师∕陈永珍]

    10 min
  • 04 Juli 2022 - “TUHAN LEBIH SUKA MENGAMPUNI”

    Pada zaman Nabi Yehezkiel, umat Allah memperlakukan pesan-pesan Allah seolah-olah sebagai lagu cinta kasih yang menjadi suara latar, bukan kata-kata Ilahi untuk diindahkan dan dipatuhi (33:32). Mereka hanya pendengar, bukan pelaku firman. Bacaan Alkitab hari ini memulai bagian akhir kitab Yehezkiel (pasal 33-48) yang menyampaikan pesan penghiburan dan janji kepada orang-orang Yehuda di pembuangan.


    Tugas Nabi Yehezkiel sebagai "penjaga" diperbarui kembali (33:1-20). Sebagai orang yang harus menyampaikan pesan TUHAN, Nabi Yehezkiel tidak boleh diam. Jika ia tidak menyampaikan pesan TUHAN, kesalahan umat TUHAN harus ia tanggung. Jika dia telah menyampaikan pesan TUHAN dan umat tidak mendengarkan dia, mereka akan menerima hukuman. Nabi Yehezkiel mungkin lelah menjadi nabi yang disalahpahami oleh umat TUHAN, tetapi TUHAN mendorongnya untuk tetap bertanggung jawab sebagai nabi Allah Yang Mahatinggi.

    Nabi Yehezkiel mungkin senang bahwa pesannya terbukti benar saat seorang utusan tiba dan mengonfirmasi kejatuhan Yerusalem dan kehancuran Bait Suci (33:21-33). Orang-orang Yehuda telah mengabaikan peringatan sang nabi dan mempertahankan keyakinan mereka yang didasarkan pada status mereka sebagai "umat pilihan", padahal mereka telah mengkhianati TUHAN dengan menyembah berhala. Mungkin, tanggapan mereka yang tidak setia membuat Nabi Yehezkiel dibuat bisu untuk sementara oleh TUHAN. Akan tetapi, sekarang, Nabi Yehezkiel telah bisa berbicara kembali. Jelas bahwa sekarang, orang-orang Yehuda akan mendengarkan perkataannya. Setelah semua yang mereka banggakan musnah, yaitu tanah perjanjian, kota suci, bait suci, dan garis keturunan raja Daud, diharapkan bahwa mereka benar-benar akan mendengarkan perkataan Tuhan.

    Nubuat Nabi Yehezkiel bukanlah dimaksudkan agar orang-orang merasa tertekan karena kesalahan mereka atau agar sang nabi bisa bersorak-sorai, melainkan agar orang-orang berdosa bertobat dan hidup (33:11). TUHAN tidak senang menghukum umat-Nya. Dia lebih suka memberikan pengampunan dan kasih karunia kepada mereka yang memercayai Dia. TUHAN senang menunjukkan belas kasihan dan Dia mengundang Anda untuk menerima kasih-Nya. Apakah Anda telah datang kepada-Nya untuk menerima kasih dan pengampunan yang telah Dia sediakan di dalam Kristus? [Pdt. Sumito Sung]

    10 min
  • 03 Juli 2022 - “Apakah Anda Mengenal TUHAN?”

    Dalam Inferno, bagian I dari puisi epik abad ke-14 karya Dante, diceritakan tentang Dante dan pemandunya, penyair Romawi Kuno yang bernama Virgil, turun ke neraka. Di masing-masing dari sembilan lingkaran neraka, mereka melihat orang berdosa dihukum karena dosa yang mereka lakukan selama hidup mereka di bumi. Misalnya, lingkaran kedua berisi orang-orang yang dipenuhi hawa nafsu, lingkaran kelima berisi orang-orang yang murka, dan lingkaran kedelapan berisi orang-orang penipu seperti penyanjung dan munafik. Ini adalah perjalanan gelap yang penuh dengan adegan mengerikan dan peringatan spiritual bagi Dante dan para pembacanya.


    Seperti dalam karya sastra klasik Dante, nubuat Nabi Yehezkiel pada bacaan Alkitab hari ini adalah bayangan tentang turun ke dunia bawah. Nubuat di 32:17-32—yang diucapkan untuk menentang Mesir—menceritakan perjalanan Firaun ke dunia orang mati. Ini bukan deskripsi doktrinal tentang kehidupan setelah kematian, tetapi puisi yang menyorot kendali TUHAN atas sejarah serta penghukuman-Nya atas kesombongan manusia. Saat Firaun tiba di "dunia bawah", dia menemukan raja-raja bangsa lain berada di depannya. Mereka bukan lagi para penguasa yang menakutkan, tetapi korban yang tidak berdaya dari penghukuman Allah. Kuburan itu penuh dengan raja dan penguasa yang pernah jatuh dan berkuasa. Kebanggaan mereka sekarang tampak tidak ada apa-apanya. Mereka semua telah kembali menjadi debu.

    Nubuat di 32:1-16 merupakan ratapan atas raja Mesir yang digambarkan sebagai buaya yang diburu, ditangkap, dan dimusnahkan. Kebanggaan Mesir akan dihancurkan oleh pembunuh kejam, yaitu bangsa Babel. Menariknya, kegelapan adalah bagian dari penghukuman ini (32:7-8) yang menggemakan kembali sepuluh tulah pada zaman Musa di kitab Keluaran. Intinya adalah bahwa TUHAN mengendalikan sejarah. TUHAN membangkitkan kerajaan dan menurunkannya sesuai dengan keputusan keadilan-Nya.

    Bangsa-bangsa yang dihukum TUHAN adalah orang-orang yang sombong. Tidak ada ruang untuk arogansi dan kesombongan bagi ciptaan TUHAN. Penghancuran dewa-dewa bangsa asing yang disembah bangsa Yehuda adalah proklamasi bahwa TUHAN adalah satu-satunya Allah yang benar bagi semua bangsa. Setiap bangsa harus mengenal TUHAN. Apakah Anda mengenal TUHAN? [Pdt. Sumito Sung]

    10 min
  • 七月三日 - 你是否认识上帝?

    在但丁的《地狱之旅》——14世纪史诗里的第一部分讲述了但丁和他的向导古罗马诗人维吉尔下地狱去的故事。在地狱共有九层的每层中,他们看到罪人因他们在世上所犯的罪而受到惩罚。例如,第二层地狱都是贪色的罪人;第五层地狱都是愤怒的罪人;及第八层地狱都是欺诈的罪人如奉承者和伪君子之类的。对于但丁和他的读者来说,这是一个充满恐惧和黑暗及有属灵告诫之旅。


    就如但丁的经典文学作品一样,先知以西结在今天读经里的预言预示着下阴间的场景。在32:17-32的预言——针对埃及的预言——讲述了法老下到阴府去。这不是对死后生命教条的描述,而是一首强调上帝对历史的操控和对世人骄傲惩罚的诗。当法老来到"阴府"时,他发现其他国王就在他前面。他们不再是威风凛凛的统治者,而是受上帝惩罚的无助罪人。坟墓里满是那些曾统治过国家后倒下的君王。他们的辉煌现已算不了什么了。他们都归于尘土。

    在32:1-16的预言是作为埃及王的哀歌,埃及王被比拟为被捕猎的鳄鱼、捕获和灭刹。埃及的骄傲将被爆裂无情的巴比伦人摧毁。吸引人的是,黑暗是惩罚的一部分(32:7-8),这与《出埃及记》中摩西时代的十灾相呼应。重点是上帝操控着历史。上帝按照祂的公义能兴起王国,也能把它摧毁。

    上帝所惩罚的民族都是狂妄的民族。在上帝的创造物中,傲慢和嚣张是没有余地的。犹大人所崇拜的外邦神祇的摧毁,宣告了上帝是万邦独一的真神。每个民族都必须认识上帝。你是否认识上帝呢?[宋汉文牧师∕陈永珍]

    11 min
  • 七月二日 - 尊荣与赞美属于上帝

    先知以西结必须向法老和埃及人传达信息。当时很明显先知以西结是在巴比伦,而法老却在埃及。然而,先知以西结必须当众传讲,就好像他是直接对着法老和埃及人讲话一样。先知以西结提问在威势上谁能与埃及人相比呢。


    埃及人就像亚述人(31:3旧译本),如黎巴嫩美丽的香柏树一样高耸立在列国之上。亚述在公元前 612 年亡国之前是历史上最强大的国家之一。埃及和亚述的实力是在于他们能掌控领水的能力,即围流埃及地区的尼罗河和流过亚述地区的底格里斯河。丰沛的水流使这两国比其他国家强大和突出。再与周边的国家联盟,便使这两国变得更强大。

    亚述因得大水之力而荣美且高雅。水源是上帝赐予的。丰沛的水流使树木茁壮成长,以致其他国家嫉妒亚述人。然而,由于亚述人变得心骄气傲,耶和华决定将他们交给一个大有威势的人来砍伐,即是尼布甲尼撒王。

    埃及的强大和骄傲就像亚述一样。埃及认为自己与亚述同等。然而,耶和华必像砍倒亚述一样砍倒埃及。这个关于香柏树的事项教导我们几件事:第一,上帝恨恶骄傲。第二,强者也能像弱者一样倒下。第三,亚述的倒下提醒了每个人都会有一死,在上帝的面前必须为自己的一生做一个交代。先知以西结这预言提醒被掳的犹大人别梦想埃及将会把他们从巴比伦的手拯救出来。上帝对埃及和亚述的惩罚使你畏惧了吗?你是否已将应有的尊荣和赞美都归于那怜爱你的上帝呢?[宋汉文牧师∕陈永珍]

    11 min
  • 02 Juli 2022 - “HORMAT DAN PUJIAN MILIK ALLAH”

    Nabi Yehezkiel harus menyampaikan sebuah pesan kepada Firaun dan orang Mesir. Jelas bahwa saat itu, Nabi Yehezkiel berada di Babel dan Firaun berada di Mesir. Akan tetapi, Nabi Yehezkiel harus berbicara di depan umum seolah-olah dia berbicara kepada Firaun dan orang Mesir secara langsung. Nabi Yehezkiel menanyakan siapa yang bisa menyamai kebesaran orang Mesir. Orang Mesir mirip dengan orang Asyur (31:3 Terjemahan Lama) yang menjulang tinggi di antara bangsa-bangsa seperti pohon aras Libanon yang indah. Asyur telah menjadi salah satu negara terbesar dalam sejarah sebelum jatuh pada 612 BC. Kekuatan Mesir maupun Asyur terletak pada kekuasaan mereka di wilayah perairan, yaitu wilayah Sungai Nil yang melintasi Mesir dan wilayah Sungai Tigris yang melintasi Asyur. Air yang melimpah membuat bangsa-bangsa tersebut menjadi kuat dan menonjol dibandingkan banyak negara lain. Koalisi dengan negara-negara di sekitar mereka membuat kedua negara itu menjadi semakin besar dan kuat.


    Asyur itu indah dan anggun karena perairan yang menopangnya. Perairan itu semata-mata merupakah anugerah TUHAN. Air yang melimpah membuat pohon-pohon bertumbuh subur sehingga bangsa-bangsa lain menjadi iri terhadap bangsa Asyur. Namun, karena Asyur menjadi bangsa yang sombong, TUHAN memutuskan untuk menyerahkannya kepada seseorang yang kuat yang akan menebangnya, yaitu Raja Nebukadnezar.

    Mesir seperti Asyur dalam kebesaran dan kesombongannya. Mesir menganggap dirinya setara dengan Asyur. Namun, TUHAN akan menebang Mesir seperti Dia telah menebang Asyur. Kisah tentang pohon aras ini mengajarkan beberapa hal kepada kita: Pertama, TUHAN membenci kesombongan. Kedua, yang perkasa bisa jatuh seperti yang lemah. Ketiga,  Kejatuhan Asyur mengingatkan bahwa setiap orang pasti akan mati dan harus mempertanggungjawabkan kehidupannya di hadapan Allah. Nubuat Nabi Yehezkiel ini mengingatkan orang Yehuda di pembuangan agar meninggalkan mimpi bahwa Mesir akan menyelamatkan mereka dari penawanan Babel. Apakah hukuman Allah kepada Mesir dan Asyur membuat Anda gentar?  Apakah Anda telah memberikan hormat dan pujian yang layak kepada Allah yang mengasihi Anda? [Pdt. Sumito Sung]

    8 min
  • 七月一日 - 在主面前谦卑

    先知以西结哀哉耶和华的日子临近。耶和华的日子对一些国家来说是黑暗的日子,因为"耶和华的日子"是惩罚的日子,是上帝在历史上施行剧烈惩罚的时刻。虽然这句"耶和华的日子"平常是用来描述末日的,但对于埃及的惩罚而言,耶和华的日子将临近了。仇敌将攻击埃及、杀他的百姓、掠夺他的财富、并拆毁其根基。当这情况发生时,它的邻国古实人将会绝望,因为古实人是埃及的盟友。埃及其他的盟友也必垮倒,即弗人、路德人、杂族的人民,并古巴人,以及同盟之地的人。这些人支持埃及作为雇佣军。逃到埃及的犹大人将会受苦,因为他们违背了上帝要他们向巴比伦投降的旨意。


    耶和华说:当祂派尼布甲尼撒王除灭埃及时,祂将使埃及的巨大财富荡然无存。耶和华使尼罗河的运河因战争而干涸。埃及的灌溉渠需要不断的关注和维护。然而,在战争期间,埃及人没有机会来维护这灌溉渠,时而导致他们停止生产粮食。巴比伦人便占领埃及并摧毁它。

    耶和华许诺要毁灭埃及的偶像。研究显示埃及有1200多个神像。埃及人视法老为神的化身。然而,耶和华说埃及必不再有君王,因为外邦人将统治那地。埃及人将非常胆战心惊。被摧毁的城市名单 (30:13-19)显示了摧毁扩散的程度。这个消息向犹大人传达了一个非常明确的信息,让他们不要依靠埃及的帮助来对抗巴比伦。埃及因骄傲和拜偶像而灭亡。

    你依赖谁或是依靠什么呢?你是更信靠上帝已被确实的大能,还是更信靠软弱的凡人呢?你是否有什么"偶像"需要立即除去的吗?[宋汉文牧师∕陈永珍]

    10 min
  • 01 Juli 2022 - “MERENDAHKAN DIRI DI HADAPAN ALLAH”

    Nabi Yehezkiel meratapi kenyataan bahwa hari TUHAN sudah dekat. Hari TUHAN ini merupakan hari yang gelap bagi beberapa negara karena "Hari TUHAN" adalah hari penghukuman, saat TUHAN bertindak secara dramatis di dalam sejarah. Walaupun frasa "hari TUHAN" biasanya menggambarkan akhir zaman, tetapi dalam hal penghukuman atas Mesir, hari TUHAN itu segera datang. Musuh akan menyerang Mesir, membunuh rakyatnya, merampas kekayaannya, dan meruntuhkan dasar-dasarnya. Tetangganya, yaitu Etiopia, akan putus asa ketika hal ini terjadi karena Etiopia adalah sekutu Mesir. Sekutu Mesir lainnya juga akan jatuh, yaitu Put, Lud, seluruh tanah Arab, Libia, dan orang-orang dari negeri yang bersekutu dengan mereka. Orang-orang dari negara-negara ini mendukung Mesir sebagai tentara bayaran. Orang-orang Yehuda yang melarikan diri ke Mesir akan menderita karena mereka menentang kehendak Allah yang menghendaki agar mereka menyerah kepada bangsa Babel.

    TUHAN berkata bahwa Dia akan membuat kekayaan Mesir yang sangat besar lenyap saat Dia mengirim Raja Nebukadnezar untuk menghancurkan Mesir. TUHAN menyebabkan kanal-kanal Sungai Nil mengering akibat peperangan. Kanal irigasi di Mesir membutuhkan perhatian dan pemeliharaan yang terus-menerus. Akan tetapi, saat perang, orang Mesir tidak memiliki kesempatan untuk memelihara kanal irigasi itu. Akibatnya, Mesir akan berhenti memproduksi makanan. Orang Babel akan mengambil alih Mesir dan menghancurkannya.

    TUHAN berjanji untuk menghancurkan berhala-berhala Mesir. Penelitian menunjukkan bahwa ada lebih dari 1.200 dewa di Mesir. Orang Mesir menganggap Firaun sebagai inkarnasi dewa. Akan tetapi, TUHAN berkata bahwa tidak akan ada lagi raja atas Mesir, sebab bangsa asing akan menguasai negeri itu. Orang Mesir akan sangat ketakutan. Daftar nama kota-kota yang dihancurkan (30:13-19) menunjukkan luasnya kehancuran. Berita itu merupakan pesan yang sangat jelas kepada umat Yehuda agar mereka tidak mengandalkan bantuan Mesir untuk melawan Babel. Mesir jatuh karena sombong dan menyembah berhala.

    Kepada siapa atau kepada apa Anda bergantung? Apakah Anda lebih memercayai Tuhan yang keperkasaan-Nya telah terbukti atau Anda lebih memercayai manusia yang lemah dan fana? Apakah Anda memiliki "berhala" yang harus segera disingkirkan? [Pdt. Sumito Sung]

    10 min

About Sinode Gereja Kristus Yesus

From the publisher's feed

Akun Spotify resmi Sinode Gereja Kristus Yesus (GKY) yang menyajikan Renungan GEMA dalam Bahasa Indonesia dan Mandarin. Temukan kekuatan firman Allah dan pertumbuhan iman setiap hari bersama kami…