Sinode Gereja Kristus Yesus

Sinode Gereja Kristus Yesus

By Sinode Gereja Kristus YesusReligion & SpiritualityChristianity
Download on the App Store

Sinode Gereja Kristus Yesus episodes

  • 30 Juni 2022 - “BERIKANLAH KEMULIAAN KEPADA ALLAH”

    Sobek—yaitu dewa buaya—adalah salah satu dewa Mesir kuno yang berwujud buaya atau manusia berkepala buaya, Dia melambangkan kekuatan penguasa, yaitu penguasa perairan, khususnya Sungai Nil. Dia dikaitkan dengan kesuburan bagi manusia dan tanaman. Banyak mumi buaya dan lukisan buaya telah ditemukan di makam Mesir. Mengingat bahwa buaya adalah lambang kekuatan Mesir, nubuat Nabi Yehezkiel tentang Mesir sebagai buaya terkutuk yang diburu TUHAN itu sangat mengejutkan: Dewa Sobek—yang mewakili Mesir—menjadi mangsa, bukan pemangsa. Nabi Yehezkiel menubuatkan bahwa Mesir akan terpikat dan terjaring oleh TUHAN dan tidak akan memiliki kesempatan untuk lolos dari penghukuman Allah.


    Mesir—yang terletak di Afrika utara—adalah negara yang kuat di selatan Yehuda, dan merupakan sekutu yang diandalkan oleh bangsa Yehuda dalam upaya memberontak melawan Babel. Mesir saat itu lebih besar daripada Mesir masa kini. Lokasi keduanya juga berbeda. Ukuran dan kekuatan Mesir merupakan godaan bagi bangsa Israel untuk lebih memercayai kekuatan manusia daripada kuasa TUHAN. Nubuat menentang Mesir mencakup empat pasal (pasal 29-32) dan terbagi menjadi tujuh nubuat. Setiap nubuat dimulai dengan perkataan, "datanglah firman TUHAN kepadaku", dan setiap nubuat menekankan kedaulatan TUHAN dalam berurusan dengan bangsa-bangsa di dunia. Bacaan Alkitab hari ini mencakup dua nubuat. Nubuat pertama mengutuk kesombongan dan kegagalan Mesir membantu Israel (29:1–16), yang membuat kekuatan dan status Mesir hancur. Nubuat kedua mengungkapkan bahwa Babel akan menjadi penakluk Mesir dan alat keadilan Allah (29:17-21).

    Kedaulatan Allah adalah kebenaran yang mengerikan bagi orang berdosa, tetapi membesarkan hati bagi orang percaya. Daripada takut akan penghukuman-Nya, kita berharap untuk menghabiskan kekekalan bersama-Nya. Di akhir sejarah, saat rencana Allah bagi bangsa-bangsa telah digenapi, beginilah keadaan di Yerusalem baru: "Tidak akan masuk ke dalamnya sesuatu yang najis, atau orang yang melakukan kekejian atau dusta, tetapi hanya mereka yang namanya tertulis di dalam kitab kehidupan Anak Domba itu." (Wahyu 21:27). Sebagai orang percaya, apakah Anda telah memberikan kemuliaan kepada Allah atau Anda mencari kemuliaan diri sendiri? [Pdt. Sumito Sung]

    7 min
  • 六月三十日 - 将荣耀归于上帝

    被称为索贝克(Sobek)的鳄鱼神是古埃及众神之一,其形状为鳄鱼或长着鳄鱼头的人。它象征着统治水域,尤其是尼罗河的力量。索贝克被认为与人类和植物的生育力有关连。在埃及古墓中发现了许多鳄鱼木乃伊和鳄鱼画。鉴于鳄鱼是埃及力量的象征,所以当先知以西结预言埃及将是被诅咒、被上帝所追赶的鳄鱼时,这信息令人惊讶:代表埃及的索贝克神竟将成为猎物,而不是捕猎者。先知以西结预言埃及将被耶和华所钩住而捕获,她无法逃脱上帝的审判。


    位于非洲北部的埃及是犹大南部的一个强国,是犹大人所依靠的盟友来反抗巴比伦。那时的埃及比今天的埃及还要广阔。两者的位置也截然不同。埃及的规模和力量对以色列人来说是一种诱惑,使他们信赖人的力量过于上帝的能力。有四章针对埃及的预言(第 29-32 章),其中分为七个预言。每一个预言都以“耶和华的话临到我”这句话为开头,而且也强调上帝在世界各国事务上的主权。本日经文包括了两个预言。第一个预言谴责埃及的傲慢及未能帮助以色列(29:1-16),因此埃及的权力和地位将遭受到破坏。第二个预言揭示巴比伦将成为埃及的征服者和上帝行公义的工具(29:17-21)。

    上帝的主权对罪人来说是一个可怕的真理,但却令信徒受到鼓舞。与其惧怕上帝的审判,我们倒不如期盼与祂共享永恒。在历史的终结,当上帝对万国的计划已成就时,新耶路撒冷的情景将是如此:"凡不洁净的、并那行可憎与虚谎之事的、总不得进那城;只有名字写在羔羊生命册上的才得进去。"(《启示录》21:27)。作为一个信徒,您是把荣耀归于上帝还是寻求自己的荣耀呢?[宋汉文牧师/林贞兰]

    7 min
  • 六月廿九日 - 防备魔鬼的挑唆

    推罗是一个富庶的国家。正如我们昨天所思考的,财富和成功使她自高自大。本日经文含有两个针对推罗的预言(28:1-10和28:11-19),一个针对西顿的简短预言(28:20-23),以及对以色列民的应许(28:24-26)。


    第一个预言的开头概括了骄傲为主题。前几章都是针对推罗城的,而本章的预言则集中在推罗王身上,他心高气傲地自以为神,完全信赖自己的智慧和财富。上帝将夺走他的财富来惩罚他,使他失去尊严。他也会遭受到羞辱和悲惨地死去。第二个预言是一首哀歌,描述了骄傲、试探和堕落的属灵顺序。推罗王被描绘与魔鬼相似(28:11-19)。他被描述在伊甸园中(28:13),被膏为"守护天使"(28:14),可以进入上帝的圣山(28:14),但最终被赶出(28:16-17)。先知以西结所传达的审判信息不仅是有关推罗王,同时也针对驱使推罗王犯罪的撒旦。而对推罗北部的姐妹城西顿的简短预言,在于强调审判会让他们知道谁是真神。

    上帝对以色列民的应许是一种安慰。祂将重新招聚被掳的并将他们带回故土,一个他们可以过平安生活的地方。当以色列人被允许在所罗巴伯、祭司以斯拉和尼希米的带领下归回时,上帝的应许就应验了。在政治上,他们能重新复国。然而,耶路撒冷和犹大的居民并不全然安全。只有当基督再来建立祂永恒的国度时,上帝的应许才会完全地应验。所有忠于上帝的人都将与祂一起活在和谐与安稳的那种完美的的境界中。无论上帝赐给您什么恩赐和能力,您都必须时刻防备骄傲和自私的诱惑。您会如何做才不致被那总是试图跘跌您的魔鬼所挑唆呢?[宋汉文牧师/林贞兰]

    7 min
  • 29 Juni 2022 - “WASPADAI HASUTAN IBLIS”

    Kerajaan Tirus adalah negara yang kaya. Kekayaan dan kesuksesan telah menimbulkan kebanggaan, seperti yang telah kita renungkan kemarin. Bacaan Alkitab hari ini berisi dua nubuat lagi melawan Tirus (28:1-10 dan 28:11-19), satu nubuat singkat melawan Sidon (28:20-23), dan janji untuk umat Israel (28:24-26).


    Nubuat pertama dimulai dengan merangkum tema kebanggaan. Bila pasal-pasal sebelumnya menentang kota Tirus, nubuat pasal ini terfokus pada Raja Tirus yang dengan sangat bangga mengira bahwa dirinya adalah dewa, sehingga ia sepenuhnya memercayai kebijaksanaan dan kekayaannya sendiri. TUHAN akan menghukum dia dengan mengambil kekayaannya untuk menanggalkan sumber harga dirinya. Dia akan mati dengan kematian yang memalukan dan terlihat kejam. Nubuat kedua adalah ratapan yang menggambarkan urutan spiritual dari kesombongan, pencobaan, dan kejatuhan. Raja Tirus digambarkan sama seperti Iblis (28:11-19). Ia digambarkan seperti berada di Taman Eden (28:13), telah diurapi menjadi "kerub penjaga" (28:14), dan memiliki akses ke gunung suci Allah (28:14), tetapi diusir dari gunung Allah (28:16-17). Nabi Yehezkiel bukan hanya menyampaikan hukuman untuk raja Tirus, tetapi juga untuk Iblis yang telah memotivasi raja Tirus untuk berbuat dosa. Nubuat singkat terhadap Sidon, sebuah kota kembar di sebelah utara Tirus, menekankan bahwa penghukuman akan mengajar mereka tentang siapa Allah yang benar.

    Janji Allah kepada bangsa Israel merupakan penghiburan. Dia akan mengumpulkan kembali orang-orang buangan dan mengembalikan mereka ke tanah mereka, tempat mereka bisa hidup dengan damai. Janji Allah digenapi ketika orang Israel diizinkan untuk kembali di bawah pimpinan Zerubabel, Imam Ezra, dan Nehemia. Secara politik, negara mereka dipulihkan. Akan tetapi, penduduk Yerusalem dan Yehuda belum sepenuhnya hidup aman. Janji Allah tersebut baru akan tergenapi secara sempurna ketika Kristus datang kembali untuk menegakkan kerajaan-Nya yang kekal. Semua orang yang setia kepada Allah akan diam bersama-sama dalam harmoni dan aman secara sempurna. Apa pun karunia dan kemampuan yang Tuhan berikan kepada Anda, Anda harus selalu waspada terhadap godaan kesombongan dan keegoisan. Apa yang akan Anda lakukan agar Anda tidak terhasut oleh Iblis yang selalu berusaha menjatuhkan diri Anda? [Pdt. Sumito Sung]

    8 min
  • 28 Juni 2022 - “KESOMBONGAN ADALAH MUSUH TUHAN” (2)

    Yehezkiel 27 adalah ratapan yang merupakan nubuat tentang kehancuran kota Tirus. Bagian pertama pasal ini (27:1-11) menggambarkan kebesaran Tirus dengan memperlihatkan kekayaan, keindahan, serta kekuatan militernya. Nabi Yehezkiel menggambarkan Tirus seperti kapal dagang yang besar dan indah. Gambaran ini memperlihatkan kebanggaan Tirus dan keunggulannya sebagai kekuatan maritim. Tirus adalah negara kota yang penduduknya merupakan pedagang terkemuka pada zamannya.


    Bagian kedua pasal ini (27:12-25) memperluas lebih jauh gambaran tentang kota Tirus untuk memperlihatkan perkembangan kota itu yang membuat seluruh dunia ingin berdagang dengan penduduk kota tersebut. Bagian kedua ini merupakan sumber berharga yang menolong kita untuk memahami geografi, sumber daya alam, dan hubungan perdagangan Timur Dekat Kuno serta menjelaskan luasnya cakupan komersial kota Tirus. Perhatikan disebutkannya nama sejumlah besar tempat dan produk.

    Bagian ketiga yang merupakan bagian terakhir (27:26-36) menunjukkan bahwa semakin mereka berkembang, semakin sakit saat mereka jatuh. Para saudagar Tirus telah membawa "kapalnya" ke perairan yang luas. Akan tetapi, angin timur yang kuat—yaitu Babel—menghantamnya. Semua yang mendukung kesuksesan Tirus akan jatuh ke laut yang kacau saat TUHAN menggulingkan kapal yang menggambarkan negara itu. Mereka percaya pada kekayaan mereka, tetapi objek kepercayaan itu justru mencelakakan.

    Pesan untuk kita adalah bahwa kekayaan tanpa Allah tidak akan dapat memuaskan hati kita, bahkan bisa membuat kita lupa untuk hidup bergantung kepada TUHAN. Ingatlah bahwa kesombongan adalah sikap yang dibenci TUHAN. Kesombongan berfokus pada diri sendiri, sehingga tidak ada lagi ruang untuk TUHAN (Mazmur 10:4). Kesombongan membuat kita mencari kemuliaan diri sendiri, bukan mencari kemuliaan Allah. Itulah sebabnya, "Kecongkakan mendahului kehancuran, dan tinggi hati mendahului kejatuhan" (Amsal 16:18). Kesombongan bisa menyusup ke dalam setiap bidang kehidupan kita. Bagaimana seharusnya Anda bersikap terhadap kekayaan yang TUHAN berikan kepada Anda agar Anda bisa terhindar dari sikap sombong? [Pdt. Sumito Sung]

    10 min
  • 六月廿八日 - 骄傲是耶和华的仇敌(下)

    以西结书27章是一首哀歌,是关于推罗城遭毁灭的预言。本章的第一部分(27:1-11)藉着展示推罗的财富、华美和军事力量来描述其辉煌。先知以西结将推罗描绘为一艘又大又华丽的商船。这种描述显示了推罗的高傲和她作为海上强国的卓越地位。推罗是一个商埠,当时的居民是有名望的商人。


    本章的第二部分(27:12-25)进一步扩展了对推罗城的描述,以展示这座城市的发展,使全世界都想与她的居民进行贸易。 第二部分是有关宝贵的资源,由此可帮助我们了解古代近东的地理、自然资源和贸易关系,并清楚推罗市广泛的商业范围。 请注意所提及的许多地点和产品。

    第三部分,即最后一部分(27:26-36)表明,他们的发展越蓬勃,他们跌倒时就越惨痛。推罗的商人把他们的“船”开进了广阔的水域。然而,一股强大的东风——也就是巴比伦——将她击败。当耶和华倾覆那艘代表国家的船时,所有那些支持推罗成功的人都会跌入波涛汹涌的大海中。他们依赖自己的财富,然而他们所仰赖的却令他们遭殃。

    这信息对我们的教训是,即便有财富却没有上帝将无法满足我们的心,甚至会使我们忘记依靠上帝而活。请记住,骄傲是上帝憎恶的态度。骄傲以自我为中心,所以没有更多的空间给上帝(《诗篇》10:4)。骄傲使我们寻求自己的荣耀,而不是上帝的荣耀。这就是为何,“骄傲在败坏以先.狂心在跌倒之前。”(《箴言》16:18)。骄傲可以渗透到我们生活的每一个领域。您应该如何看待上帝所赐给您的财富,以免变得狂妄自大?[宋汉文牧师/林贞兰]

    6 min
  • 27 Juni 2022 - “KESOMBONGAN ADALAH MUSUH TUHAN” (1)

    Setelah kota Yerusalem jatuh pada 586 BC, yang masih melawan Babel adalah Mesir dan Tirus. Adanya nubuat yang panjang terhadap Tirus mencerminkan pentingnya Tirus dalam sejarah Israel. Tirus penting karena kota itu merupakan kota pelabuhan utama yang sekaligus merupakan pusat perdagangan. Nabi Yehezkiel menubuatkan bahwa TUHAN akan memakai Raja Nebukadnezar untuk menghukum bangsa-bangsa yang pernah menjadi musuh bangsa Israel, termasuk Tirus dan Mesir (pasal 29-32).


    Tirus itu bagaikan sebuah kapal yang sarat dengan kekayaan, tetapi kapal itu akan karam dan tenggelam ke dasar lautan. Kekayaan dan prestasi Tirus tidak akan menyelamatkan mereka. Tirus—sebuah kota di Libanon modern, di utara Israel—adalah ibu kota Phoenicia. Tirus merupakan sebuah kota perdagangan. Sayang, seperti bangsa-bangsa di pasal 25, orang Tirus bersukacita atas kejatuhan Yerusalem (26:2), bahkan mereka berencana untuk mengambil keuntungan dari kejatuhan Yerusalem itu. Menurut Nabi Yoel dan Nabi Amos, orang Tirus telah menjual orang Yehuda sebagai budak kepada orang Yunani dan orang Edom (Yoel 3:4-8; Amos 1:9-10). Orang Tirus memandang penghancuran Yerusalem sebagai kesempatan untuk memajukan kepentingan komersial mereka. Orang Tirus menguasai jalur laut, sedangkan Yehuda menguasai jalur darat. Mengontrol rute perdagangan memungkinkan suatu negara untuk mengenakan tarif tol, dan dengan demikian memperoleh pendapatan. Keruntuhan Yerusalem berarti bahwa pesaing Tirus untuk pendapatan tol ini telah tersingkir, dan hal itu berarti bahwa jalur perdagangan akan beralih ke Tirus.

    Nubuat Nabi Yehezkiel di pasal 26 mengungkapkan kesombongan orang Tirus. Mereka merasa diri mereka kuat dan tidak bisa ditaklukkan. Mereka membuat rencana bisnis dan mengadakan pesta-pesta yang bising serta mengira bahwa masa-masa indah tidak akan pernah berakhir (Yehezkiel 26:13). Akan tetapi, TUHAN berkata lain: Kehancuran akan datang. Tirus dikepung dan direndahkan oleh tentara penyerang. Pada gelombang ketiga penghukuman TUHAN, Tirus dihancurkan oleh Alexander Agung pada 332 BC. Apakah Anda merasa kuat seperti Tirus, sehingga Anda menjadi sombong? Apakah Anda telah memperlakukan sesama secara adil dan semestinya? [Pdt. Sumito Sung]

    6 min
  • 六月廿七日 - 骄傲是耶和华的仇敌(上)

    公元前586年耶路撒冷城沦陷后,仍有埃及和推罗对抗巴比伦人。对推罗的长篇预言反映了其在以色列历史中的重要性。 推罗很重要,因为她是一个主要的港口城市,也是一个贸易中心。 先知以西结预言耶和华会使用尼布甲尼撒王惩罚以色列民的所有敌人,包括推罗和埃及(29-32章)。


    推罗就像一艘载满财富的船,但有朝一日却会沉入海底。推罗的财富和成就救不了他们。推罗是现代黎巴嫩的一座城市,位于以色列北部,是腓尼基的首都。推罗是一个贸易城市。不幸的是,就像第25章中的列国一样,推罗人因为耶路撒冷的沦陷而欢欣鼓舞(26:2),甚至他们企图利用耶路撒冷的沦陷而从中取利。根据先知约珥和先知阿摩司,推罗人将犹大卖给了希腊人和以东人为奴(《约珥书》3:4-8;《阿摩司书》1:9-10)。推罗人将耶路撒冷的毁灭视为推进其商业利益的机会。推罗人控制了海路,而犹大人则控制了陆路。控制贸易路线允许一个国家征收通行费,从而产生收入。耶路撒冷的崩溃意味着推罗在通行费收入方面的竞争对手已经被淘汰,如此贸易路线将转向推罗。

    先知以西结在第26章的预言揭示了推罗人的骄傲。他们觉得自己所向无敌。他们制定商业计划,设宴狂欢作乐,并认为美好的时光永远不会结束(《以西结书》26:13)。然而,耶和华却说:毁灭即将来临。推罗被入侵的军队包围和羞辱。在上帝审判的第三波中,推罗在公元前332年被亚历山大大帝毁灭。您是否觉得自己像推罗一样坚强,使您变得目中无人?您有没有公平和正确地对待他人?[宋汉文牧师/林贞兰]

    9 min
  • 六月廿六日 - 勿幸灾乐祸

    无一人是不犯罪的。虽然《以西结书》主要是针对以色列人,但先知以西结也向外邦人传达了审判的信息(25-32章)。对以色列人而言,外邦人受审判的信息是一种安慰,因为它表明了上帝是公义的,并不偏袒任何一方,对一切的世人有绝对的主权。遭受上帝忿怒目标的四个民族是亚扪人、摩押人、以东人和非利士人。亚扪人住在以色列东部,是现代的约旦。当以色列软弱无助时,亚扪人就是掳掠以色列的强盗。然而,眼看上帝的子民跌倒时却拍手顿足,就犹如嘲笑上帝(25:6)。结果,他们也将被制服和摧毁。


    摩押是位于亚扪的南部。摩押人认为犹大国与列国无异,对之不屑一顾的态度也将使他们遭毁灭。以东或西珥位于摩押以南。当巴比伦俘虏了犹大,以东人因藐视犹大难民、不伸手援助他们而受到上帝的惩罚。居住在犹大西部的非利士人长期以来一直与上帝的子民为仇,他们也会受到刑罚。耶和华所施的审判提醒我们上帝的应许,即凡咒诅耶和华子民的,他们也必受咒诅(对照《创世记》12:3)。

    诗篇》79篇的内容是祈求耶和华惩罚以色列的仇敌。但请谨记,有如此的祈求是因为那些国家侮辱了上帝。因此,《诗篇》并不是暗示我们要报复那些对我们作恶的人。使徒保罗明确地吩咐我们不要以恶报恶,要让主为我们伸冤。甚至于我们要以善胜恶(《罗马书》12:17-21)。当您的敌人跌倒时,您有何反应呢?您会感到高兴还是反而会为他们祷告呢?当仇敌伤害您时,您是否以恶报恶,还是把审判交给神?当您犯罪时,您会立即悔改并祈求上帝的饶恕吗?[宋汉文牧师/林贞兰]

    6 min
  • 26 Juni 2022 - “JANGAN GEMBIRA BILA ORANG LAIN SUSAH”

    Tidak ada orang yang tidak berdosa. Meskipun Kitab Yehezkiel terutama ditujukan bagi bangsa Israel, Nabi Yehezkiel juga menyampaikan pesan penghukuman bagi bangsa-bangsa lain (pasal 25-32). Pesan penghukuman bagi bangsa-bangsa lain itu merupakan penghiburan bagi bangsa Israel, karena pesan itu memperlihatkan keadilan TUHAN yang tidak memihak dan kuasa-Nya yang mutlak atas semua orang. Empat bangsa yang menjadi sasaran murka Allah adalah bangsa Amon, Moab, Edom, dan Filistin. Bangsa Amon tinggal di sebelah timur Israel di Yordania modern. Orang Amon adalah perampok yang memangsa Israel saat Israel lemah. Akan tetapi, bersukacita atas kejatuhan umat Allah sama saja dengan menertawakan Allah (25:6). Akibatnya, mereka juga akan ditaklukkan dan dihancurkan.


    Moab terletak di selatan Amon. Orang Moab menganggap bangsa Yehuda tidak berbeda dengan bangsa kafir. Sikap mereka yang tidak menghargai itu membuat mereka juga akan dihancurkan. Edom atau Seir terletak di selatan Moab. Orang Edom dihukum Allah karena melecehkan, tidak membantu pengungsi Yehuda setelah penaklukan Babel. Orang Filistin yang tinggal di sebelah barat Yehuda memiliki sejarah panjang permusuhan dengan umat Allah. Mereka juga akan menerima hukuman. Hukuman yang akan dijatuhkan TUHAN itu mengingatkan kita akan janji Allah, yaitu siapa yang mengutuk umat-Nya akan dikutuk TUHAN (bandingkan dengan Kejadian 12:3).

    Mazmur 79 berisi permohonan agar TUHAN menghukum musuh-musuh bangsa Israel, Akan tetapi, perlu diingat bahwa permohonan itu diajukan karena bangsa-bangsa tersebut melecehkan Allah. Oleh karena itu, mazmur itu bukanlah anjuran agar kita melakukan pembalasan terhadap orang yang berbuat jahat terhadap diri kita. Secara tegas, Rasul Paulus memerintahkan agar kita tidak membalas kejahatan dengan kejahatan, melainkan menyerahkan pembalasan kepada Allah. Bahkan, kita harus membalas kejahatan dengan kebaikan (Roma 12:17-21). Saat musuh Anda jatuh, bagaimana cara Anda bereaksi? Apakah Anda merasa gembira atau Anda justru mendoakan bagi kebaikan mereka? Saat musuh menyakiti Anda, apakah Anda membalas kejahatan dengan kejahatan, atau Anda menyerahkan penghukuman kepada Allah? Saat Anda berbuat dosa, apakah Anda segera bertobat dan memohon ampun kepada TUHAN? [Pdt. Sumito Sung]

    11 min

About Sinode Gereja Kristus Yesus

From the publisher's feed

Akun Spotify resmi Sinode Gereja Kristus Yesus (GKY) yang menyajikan Renungan GEMA dalam Bahasa Indonesia dan Mandarin. Temukan kekuatan firman Allah dan pertumbuhan iman setiap hari bersama kami…