Sinode Gereja Kristus Yesus

Sinode Gereja Kristus Yesus

By Sinode Gereja Kristus YesusReligion & SpiritualityChristianity
Download on the App Store

Sinode Gereja Kristus Yesus episodes

  • 22 Januari 2022 - “JATUH KE DALAM TANGAN TUHAN”

    Untuk naik ke jenjang yang lebih tinggi seorang pelajar atau mahasiswa harus menempuh ujian dari mata pelajaran yang telah mereka ikuti selama proses belajar mengajar. Jika mereka berhasil, maka mereka akan naik ke tingkat selanjutnya. Di pasal ini, Daud diperhadapkan dengan ujian ketaatan kepada Tuhan. Sebagai raja Israel, Daud memang banyak meraih berbagai prestasi yang luar biasa, baik secara politik, ekonomi, maupun keagamaan. Sayangnya, kesuksesan itu akhirnya menggoda Daud untuk memerintahkan penghitungan jumlah tentara perang yang ia miliki di seluruh Israel. Daud ingin tahu seberapa besar dan kuat pasukannya, agar hasil penghitungan bisa menjadi bahan pertimbangan bila hendak berperang dengan bangsa-bangsa lain. Dengan demikian, Daud mulai mengandalkan kehebatan kekuatan militer, bukan mengandalkan Tuhan yang telah menyertai dan memberi kemenangan kepadanya, ke mana pun ia pergi berperang.


    Menghitung kekuatan militer—yang lazim dilakukan oleh semua bangsa—tidaklah salah. Namun, untuk kasus Daud, tindakan Daud itu jahat di mata Tuhan (21:7), yaitu karena ia ingin menyombongkan diri. Bahkan, panglima perang Daud—yaitu Yoab—beranggapan bahwa perintah Daud itu merupakan sesuatu yang keji (21:6). Betapa mudahnya bagi Daud untuk beralih dari memercayai Tuhan menjadi memercayai kekuatan militer. Allah menghendaki agar Daud bertindak sesuai dengan perintah-Nya, bukan berdasarkan keinginannya sendiri, apa lagi untuk menunjukkan kehebatan dirinya. Ingatlah bahwa Allah menentang orang yang sombong, dan kesombongan mendahului kehancuran (1 Petrus 5:5b; Amsal 16:18; 21:4; Yesaya 2:17). Daud harus menerima konsekuensi atas dosa yang telah ia perbuat. Ia harus memilih satu dari tiga hukuman Allah, dan Daud memilih hukuman penyakit sampar yang dilaksanakan oleh malaikat TUHAN. Daud minta agar ia jatuh ke dalam tangan TUHAN, bukan tangan manusia, sebab sangat besar kasih sayang-Nya kepadanya (1 Tawarikh 21:8-13).

    Terkadang, kita ingin menunjukkan siapa kita dan apa yang kita miliki di depan banyak orang. Jika hal ini terjadi, kita akan diperhadapkan pada dua pilihan: menunjukkan kekuatan diri atau kemurahan Allah? Bila kita memercayai kuasa-Nya, Ia akan memberikan kepada kita kekuatan dan ketahanan untuk mengatasi segala masalah kita. Lebih baik jatuh di tangan Tuhan daripada jatuh di tangan manusia. [GI Tommy Chendana]

    6 min
  • 一月廿一日 - 勇敢的英雄

    莎拉·吉尔伯特(Sarah Catherine Gilbert)女爵士,是牛津大学的詹纳研究所和纳菲尔德临床医学部门的疫苗学家。她是新冠肺炎阿斯利康疫苗的其中一个配方师或发明者。莎拉·吉尔伯特的成功离不开她的非凡的研究团队的支持。在团队当中有两位是来自印度尼西亚的年轻科学家,他们是 Carina Citra Dewi Joe 和 Indra Rudiansyah。这团队无休假的每周工作七天,每天超过十二小时,为了使新冠肺炎疫苗能尽快使用于全世界。


    大卫打败以色列王国的敌人的成功离不开勇猛的将士们的支持。在这章里,有提及几位指挥官的名字。其中有约押打败亚扪人;户沙人西比该在基色打败非利士人;睚珥的儿子伊勒哈难打败歌利亚的兄弟拉哈米;以及大卫的哥哥,示米亚的儿子约拿单——打败身量高大,手脚都是六指的人。通过提及他们的名字,历代志的作者揭示三个事项:第一,战士们有责任来防守以色列王国。他们必须遵守和听从国王的指挥,因为国王是上帝的代表。第二,以色列王国有责任赞赏忠于国家的战士们。因此,他们的名字被记载作为对他们的功劳的赞赏。第三,战士们以上帝的名作战,并且捍卫上帝的名,他们必须让骂阵以色列的,同样也是骂阵上帝的名的敌人闭口(20:7)。当大卫面对歌利亚时,歌利亚正在骂阵以色列和上帝的名。大卫以信心向前对付歌利亚,大卫不让上帝的名被侮辱(《撒母耳记上》17:32-36)。

    基督徒是信心的英雄,理应过敬畏与圣化上帝的名的生活。当我们决心敬畏与圣化上帝的名,我们的信心在维护上帝的名时被考验,祂将帮助使我们充满勇气而且毫无畏惧。您是否已经将圣经上的信心英雄作为典范?[曾雄虎传道/王丽娇]

    9 min
  • 21 Januari 2022 - "PAHLAWAN YANG GAGAH BERANI"

    Profesor Sarah Catherine Gilbert adalah ahli vaksinologi dari Jenner Institute dan Nuffield Department of Clinical Medicine, Universitas Oxford. Beliau merupakan salah satu formulator atau penemu vaksin Covid-19 yang diberi nama AstraZeneca. Keberhasilan Sarah Gilbert tidak terlepas dari dukungan tim risetnya yang luar biasa. Di antara anggota timnya, ada dua ilmuwan muda asal Indonesia, yaitu Carina Citra Dewi Joe dan Indra Rudiansyah. Tim ini bekerja tujuh hari seminggu dengan durasi lebih dari 12 jam sehari tanpa libur agar vaksin Covid-19 bisa segera digunakan di seluruh dunia.


    Keberhasilan Daud dalam mengalahkan musuh-musuh Kerajaan Israel tidak terlepas dari dukungan para panglima perangnya yang hebat. Di pasal ini, beberapa nama panglima disebutkan, antara lain Yoab yang mengalahkan bani Amon, Sibkhai–orang Husa yang mengalahkan orang Filistin di Gezer, Elhanan bin Yair yang mengalahkan Lahmi—saudara Goliat, dan Yonatan–anak Simea, kakak Daud—yang mengalahkan raksasa dengan tangan dan kaki masing-masing berjari enam. Melalui disebutkannya nama-nama mereka, penulis Tawarikh mengungkapkan tiga hal: Pertama, para prajurit mempunyai kewajiban untuk menjaga dan melindungi kerajaan Israel. Mereka harus taat dan tunduk kepada pimpinan raja karena raja merupakan wakil Allah. Kedua, kerajaan Israel mempunyai kewajiban menghargai para prajurit yang setia kepada kerajaan Israel. Oleh sebab itu, nama mereka dicatat sebagai tanda penghargaan atas jasa-jasa mereka. Ketiga, para prajurit berperang atas nama Tuhan dan membela nama Tuhan. Mereka harus membungkam mulut para musuh yang mengolok-olok nama Israel, dan tentunya juga berarti mengolok-olok nama Tuhan (20:7). Saat Daud menghadapi Goliat, Goliat mengolok-olok orang Israel dan nama Tuhan. Dengan iman, Daud maju dan mengalahkan Goliat, Daud tidak membiarkan nama Allah dicemooh (1 Samuel 17:32-36).

    Orang Kristen adalah pahlawan iman yang  seharusnya hidupnya menghormati dan menguduskan nama Tuhan. Ketika kita memutuskan untuk menghormati dan menguduskan nama Tuhan, Dia akan menolong kita agar mempunyai keberanian dan bisa mengatasi ketakutan saat iman kita diuji untuk membela nama Tuhan. Apakah Anda telah meneladani para pahlawan iman di dalam Alkitab? [GI Tommy Chendana]

    14 min
  • 一月二十日 - 不可自己伸冤

    人有评估、衡量、决定,以及行各种事的能力。同样,大卫王也考量与亚扪王,拿辖的儿子哈嫩建交。大卫这样做的理由是,以前,他曾经与哈嫩的父亲拿辖拥有友谊关系。本来,没有关乎他们友情的更详细的资料。可能,在大卫被扫罗王追杀的时候,得到拿辖的善待和保护。


    大卫王诚心尊敬他与拿辖王的友谊,可是却获得亚扪诸首领和哈嫩本身的消极回应。哈嫩肆无忌惮地对待大卫王的使者们,他把使者们的胡须剃去一半,又割断他们下半截的衣服,使他们露出下体。此举间接上侮辱了差派者,也就是大卫王。当时,胡须是成熟的标志,也是一个男人引以为傲的装饰。哈嫩剃他们的胡须可谓轻看大卫的男子气概,还有割断他们下半截的衣服,表示在大庭广众公然羞辱大卫王。显然,不把大卫的好意当成好意,却以过分的怀疑感来回报。哈嫩和亚扪人如此行,他们必须承当战败大受亏损的恶果。

    其实,大卫没有报复亚扪首领们轻视他的行为,然而,亚们人却雇佣亚兰民的军队攻击大卫。大卫王没有等闲视之,因为他必须保卫以色列王朝。主耶稣教导我们,要饶恕仇敌,为那逼迫我们的祷告(《马太福音》5:44;《路加福音》6:27-36)。使徒保罗也劝勉我们不要自己伸冤,宁可让步,听凭主怒,因此,主要为我们伸张公义(《罗马书》12:19-21;参照《利未记》19:18;《撒母耳记上》24:13)。当我们善待恶待我们的人的时候,实际上,我们正在向他表明上帝的慈悲和怜悯。在您遭到不好的待遇的时候,您是否愿意等候上帝降下刑罚的时间?[曾维虎传道/古建江]

    9 min
  • 20 Januari 2022 - “JANGAN MENUNTUT BALAS”

    Manusia memiliki kemampuan menilai, menimbang, memutuskan, dan melakukan berbagai macam hal. Demikian juga Raja Daud mempertimbangkan untuk menjalin persahabatan dengan Hanun bin Nahas, raja Amon. Alasan Raja Daud melakukan hal tersebut karena ia dulu pernah menjalin persahabatan dengan ayah Hanun, yaitu Nahas. Memang tidak ada informasi lebih detail mengenai persahabatan mereka. Mungkin Daud mendapat kebaikan dan perlindungan dari Nahas ketika ia lari dari pengejaran Saul.


    Ketulusan hati Raja Daud untuk menghormati persahabatannya dengan Raja Nahas ternyata mendapat respons negatif dari para pemuka bani Amon dan Hanun sendiri. Hanun memperlakukan orang-orang utusan Daud dengan semena-mena, ia mencukur janggut mereka dan memotong pakaian mereka sampai pangkal paha. Perbuatan ini secara tidak langsung merupakan penghinaan yang ditujukan pada sang pengutus, yaitu Raja Daud. Pada masa itu, janggut merupakan simbol kedewasaan dan ornamen yang berharga bagi seorang laki-laki. Perbuatan Hanun mencukur janggut dapat diartikan sebagai penghinaan terhadap kejantanan Daud, sedangkan tindakan memotong pakaian merupakan penghinaan yang mempermalukan Daud secara terbuka di muka umum. Ternyata bahwa niat baik Daud tidak dinilai sebagai kebaikan, melainkan direspons dengan kecurigaan yang berlebihan. Akibat perlakuan Hanun, bani Amon harus menanggung kerugian berupa kekalahan yang sangat besar.

    Sebenarnya Daud tidak menuntut balas kepada bani Amon atas penghinaan yang ia terima, tetapi bani Amon-lah yang justru menyewa pasukan bangsa Aram untuk menyerang Daud. Daud tidak tinggal diam karena ia harus melindungi kerajaan Israel. Tuhan Yesus mengajar kita untuk mengampuni dan mendoakan orang-orang yang menganiaya kita (Matius 5:44; Lukas 6:27-36). Rasul Paulus juga menasihati agar kita jangan menuntut balas, melainkan kita harus membiarkan Allah yang menjatuhkan hukuman, dan dengan demikian, Allah memberi keadilan kepada kita (Roma 12:19-21; bandingkan dengan Imamat 19:18; 1 Samuel 24:13). Ketika kita berbuat baik pada orang yang berlaku jahat kepada kita, sesungguhnya kita sedang menunjukkan belas kasihan dan kebaikan Allah kepadanya. Saat Anda menerima perlakuan buruk, apakah Anda bersedia menunggu Allah yang menjatuhkan hukuman? [GI Tommy Chendana]

    11 min
  • 19 Januari 2022 - “BERPERANG BERSAMA TUHAN”

    Kekuatan para super hero yang diceritakan dalam komik atau film umumnya mereka dapatkan dari benda-benda yang mereka pakai, misalnya cincin, batu permata, jubah, senjata, uji coba genetika yang tanpa di sengaja menjadikan mereka manusia super atau adanya faktor keberuntungan yang memberikan mereka kekuatan tertentu. Hal ini sangat berbeda sekali dengan Daud. Dalam pasal ini, penulis Tawarikh menegaskan bahwa kemenangan demi kemenangan yang diraih Daud saat berperang melawan musuh-musuh Kerajaan Israel itu semuanya berasal dari Tuhan  (18:6b,13b), bukan karena faktor keberuntungan.


    TUHAN Allah telah berjanji kepada Daud bahwa Ia akan membuat nama Daud semakin besar (17:8; 2 Samuel 8:13). Janji ini mulai tergenapi saat Daud berhasil memperluas wilayah kekuasaannya dengan memukul kalah musuh bebuyutan Israel, yaitu orang Filistin. Pada masa Raja Saul, seharusnya Raja Saul yang menyelamatkan bangsa Israel dari tangan orang Filistin, tetapi ia gagal (1 Samuel 9:16). Pada zaman Raja Daud-lah, orang Filistin berhasil ditaklukkan. Kemudian, Raja Daud mengalahkan orang Moab, orang Amon, orang Edom, orang Aram, orang Amalek, dan Hadadezer–raja Zoba. Sepanjang peperangan yang dilakukan oleh Raja Daud, belum pernah satu kali pun ia kalah. Ia memegang kendali atas semua pemerintahan sehingga bangsa-bangsa yang dikalahkannya memberi upeti kepadanya (1 Tawarikh 18:2,6). Tou, raja Hamat, mengakui kemenangan Raja Daud dan mempersembahkan emas, perak, dan tembaga kepadanya (18:9-10). Semua barang jarahan yang diperoleh Raja Daud dalam peperangan, termasuk upeti, ia persembahkan secara khusus bagi TUHAN. Demikianlah Raja Daud memerintah dan melayani umat Israel dengan menegakkan keadilan dan kebenaran bagi seluruh bangsanya (18:14).

    Jikalau Raja Daud berperang melawan musuh-musuh kerajaan Israel, maka kita, sebagai orang percaya, setiap hari harus berperang melawan dosa-dosa di dalam diri kita dan melawan musuh-musuh dari kerajaan kegelapan (Roma 6; Efesus 6:10-18). Namun, kita patut bersyukur karena kita tidak sendirian, sebab Kristus ada di pihak kita, Allah memberikan kemenangan kepada kita melalui Yesus Kristus, Tuhan kita (1 Korintus 15:57). Apakah Anda sudah mengenakan seluruh perlengkapan senjata Allah yang diperlukan agar Anda bisa tetap berdiri dan memenangkan peperangan secara rohani? [GI Tommy Chendana]

    8 min
  • 一月十九日 - 与上帝一起争战

    连环小说或电影所讲述的超级英雄们的能力一般上是来自他们所佩戴的物件,例如戒指、宝石、外袍,武器,还有就是偶然的基因测试叫他们成为超人,或者是幸运的因素给了他们特殊的能力。这一点跟大卫完全不同;在本章里,历代志作者强调,大卫在对抗以色列王朝的仇敌之争战中屡屡取得胜利,这一切源于上帝(18:6下,13下),而非幸运之因素。


    耶和华上帝已经应许大卫,祂必使大卫得大名(17:8;《撒母耳记下》8:13)。当大卫打败以色列民的世代仇敌非利士人,成功地扩张自己的势力范围时,这应许开始应验了。当时是扫罗王统治时期,扫罗王理当把以色列民从非利士人手中抢救出来,可是他却失败了(《撒母耳记上》9:16)。直至大卫王执政年间,非利士人才被征服。过后,大卫王打败了摩押人、亚们人、以东人、亚兰人、亚玛力人和琐巴王哈大利谢。在历来的争战中,大卫王不曾打过败仗。他掌控所有战败国的政府,他们必须向大卫王进贡(18:2,6)。哈马王陀乌承认大卫王的胜利,并且向大卫献上金、银和铜(18:9-10)。大卫王把所获得的一切战利品,包括得到的进贡,都分别为圣献给耶和华。大卫作以色列众人的王,又向众民秉公行义(18:14)。

    倘若大卫王为对抗以色列王朝的敌人而争战,身为信徒,我们必须每日为对抗自身的罪和来自黑暗权势的仇敌而争战(《罗马书》6;《以弗所书》6:10-18)。然而,我们应当感恩,因为我们不是孤军奋战,有主基督在我们一边,使我们籍著我们的主耶稣基督得胜(《哥林多前书》15:57)。您是不是已经穿戴上帝所赐的全副军装,叫您屹立不倒,打赢属灵的战争呢?[曾维虎传道/古建江]

    7 min
  • 一月十八日 - 选择关系或雄心

    大卫为置放耶和华的约柜而建立雄伟的殿之好意得到拿单先知积极的回应,因为他知道上帝与大卫同在(17:2)。没有料到,耶和华不接纳大卫的好意(17:4)。上帝的回答揭示两点:第一,上帝有完全的主权指定可以为祂建殿的人。上帝不曾要祂的子民为祂建殿。上帝情愿住在会幕透过约柜临格子民当中。第二,上帝将通过大卫及其后裔来建立起祂的国度和自己在地上的家。上帝要大卫深信,祂必定应验祂的应许,比如,让大卫成为祂子民的君王、除灭大卫的仇敌、叫大卫得大名、赐给子民固定的祖国、赐给大卫子子孙孙、坚固大卫的王朝,并且应许大卫的后裔将为祂建殿。上帝要成为他的父,他要成为上帝的子。上帝将使大卫的王权和家庭永远牢固(17:7-14)。


    上帝对于大卫的好意之答复可能会令大卫心痛、失望和生气。大卫可以向耶和华提出抗议,甚至大卫可以仍然实行他的计划,由于其动机是好的,资源和经费也已备妥。然而,大卫却没有这样行。他祷告,而且充分意识到他不配从耶和华那里获得任何事物,因此,他说:"耶和华上帝啊,我是谁,我的家算甚么,你竟使我到这地步呢?"(17:16)。耶和华时刻同在,并且赐下祂丰盛的祝福。

    有的时候,我们的意愿不符合上帝的计划。但是,请相信,上帝的旨意总是美好的。也许,上帝的计划不是行在我们身上,而将行在我们后代的身上。即便耶和华不应允他的祈求,大卫仍旧感恩,赞美耶和华上帝。大卫更注重跟上帝的关系,比起体现自己的雄心壮志。您又如何呢?您是否也更着重上帝的计划得以成就,比起自己的心愿得以达成呢?[曾维虎传道/古建江]

    10 min
  • 18 Januari 2022 - “PILIH RELASI ATAU AMBISI?”

    Niat baik Daud untuk mendirikan rumah yang megah sebagai tempat bagi Tabut Perjanjian TUHAN mendapatkan respons positif dari nabi Natan, sebab ia tahu bahwa Allah menyertai Daud (17:2). Di luar dugaan, ternyata TUHAN tidak mengizinkan niat Daud tersebut (17:4). Jawaban Tuhan mengungkapkan dua hal: Pertama, Allah berdaulat penuh untuk menentukan orang yang Dia izinkan mendirikan rumah bagi-Nya. Allah tidak pernah meminta umat-Nya mendirikan rumah bagi-Nya. Allah rela untuk berdiam dan menyatakan kehadiran-Nya di tengah umat-Nya melalui Tabut Perjanjian yang ditempatkan di dalam Kemah Suci. Kedua, Allah akan mendirikan kerajaan-Nya dan mendirikan rumah bagi diri-Nya di muka bumi melalui Daud dan keturunannya. Allah meyakinkan Daud bahwa Ia pasti menggenapi janji-janji-Nya seperti menjadikan Daud raja atas umat-Nya, melenyapkan musuh-musuh Daud, membesarkan nama Daud, memberikan tanah air yang tetap bagi umat-Nya, memberikan keturunan kepada Daud, mengokohkan kerajaan Daud, dan menjanjikan bahwa keturunan Daud-lah yang akan mendirikan rumah bagi-Nya. Allah akan menjadi Bapanya dan ia akan menjadi anak-Nya. Tuhan akan menjadikan keluarga Daud dan kerajaannya kokoh untuk selama-lamanya (17:7-14).


    Jawaban Tuhan atas niat baik Daud bisa saja membuat Daud sakit hati, kecewa, dan marah. Daud bisa memprotes TUHAN, bahkan ia bisa tetap menjalankan rencananya karena motivasinya baik, sumber daya dan dana juga tersedia. Namun, hal itu tidak dilakukan oleh Daud. Ia berdoa, dan Ia sangat menyadari ketidaklayakannya untuk mendapatkan apa pun dari TUHAN, sehingga ia berkata, "Siapakah aku ini, ya TUHAN Allah, dan siapakah keluargaku, sehingga Engkau membawa aku sampai sedemikian ini?" (17:16). TUHAN senantiasa menyertai dan memberikan berkat-Nya secara berkelimpahan.

    Terkadang, keinginan kita tidak sesuai dengan rencana Allah. Namun, percayalah bahwa Tuhan selalu memiliki maksud baik. Mungkin, rencana Allah itu bukan bagi kita, melainkan bagi generasi yang akan datang. Sekalipun Tuhan tidak mengabulkan permohonannya, Daud tetap bersyukur dan memuji TUHAN Allah. Daud lebih mengutamakan relasi dengan Allah daripada ambisi pribadinya. Bagaimana dengan Anda: Apakah Anda juga lebih mengutamakan terlaksananya rencana Allah daripada terlaksananya keinginan Anda sendiri? [GI Tommy Chendana]

    10 min
  • 一月十七日 - 阿们!赞美耶和华!

    在学校里,多马是成绩非常优良的学生。各门功课他总是考第一。当他代表学校参加国际奥林别克比赛时,他获得了金牌。在教会里,多马也是积极的事奉者。然而,得到了许多奖项以后,他越来越忙于学习,以致渐渐地离开了教会的事奉。他深信就是没有上帝自己仍然能够成功。成就许多时候叫一个人掉在自高的罪坑里!


    成功地把约柜从基列.耶琳搬到耶路撒冷,使大卫向上帝献上了感恩。他叫亚萨和弟兄以诗歌称颂耶和华(16:7)。这些诗歌被分为3部分:第一,带领会众时刻感恩、唱诗、歌颂、夸耀、寻求,和记念耶和华一切奇妙的作为。上帝应验了与亚伯拉罕、以撒和雅各所立的约,把迦南美地赐给以色列民为产业(16:8-22)。第二,引领耶和华的子民见证、传扬、诉说祂在万民中的荣耀。这见证很重要,要让世上万民知晓耶和华以色列的上帝乃是全能伟大、万神之上的真神(16:23-27)。第三,导引耶和华的子民屈膝敬拜,在祂的荣耀里把祭物献给耶和华。除此之外,也指引全民一起承认真正的大能、主权和荣耀乃属乎耶和华,"耶和华作王了"(16:28-35)。接下来,全体耶和华的子民以"阿们!赞美耶和华!"(16:36)来回应这多首伟大的赞美诗。

    不管多小的自高心态都会挪移耶和华在我们人生中的地位。自高叫我们很难向祂献上赞美和感恩。必须铭记,耶和华在我们人生中的一切奇妙作为。耶和华的作为证明,祂不曾打盹睡觉,祂在我们生命旅程中不断动其善工。把上帝的救恩传扬吧!邀请我们周围的人来到祂的面前,而且承认祂是君王,是万族之上的耶和华。您的人生是否已涂上了赞美耶和华的色彩?[曾维虎传道/古建江]

    6 min

About Sinode Gereja Kristus Yesus

From the publisher's feed

Akun Spotify resmi Sinode Gereja Kristus Yesus (GKY) yang menyajikan Renungan GEMA dalam Bahasa Indonesia dan Mandarin. Temukan kekuatan firman Allah dan pertumbuhan iman setiap hari bersama kami…