
Sign up to save your podcasts
Or


使 徒保罗希望在五旬节之前到达耶路撒冷。尽管他不让自己受律法的约束,但他并不反对犹太文化。使徒保罗想在五旬节之前到达耶路撒冷,因为这是聚集海外犹太人的时候。但是,以弗所的事工是一个非常重要的宣教中心。除了以弗所教会信徒以外,也有小亚细亚的教会信徒,即歌罗西,老底嘉,希拉波立,士每拿,别迦摩,推雅推喇,撒狄,和非拉铁非的教会信徒(《歌罗西书》4:13;《启示录》2-3),这些教会应该是以弗所教会宣教事工的结果。另外,使徒保罗觉得他可能再也不能去以弗所了(20:25)。因此,使徒保罗召集以弗所教会的长老来到米利都,以便他可以在继续前往耶路撒冷之前赋予重要的信息。
首先,使徒保罗详述他的生活和事工的素质(20:18-21,26-27,31,34-35),并不是为了受到尊重,而是为了他所传教的被信为真理并被使用为生活守则以及他所作所为的被视为模仿的榜样(参考《腓立比书》4:9;《提摩太后书》1:13;3:10,14)。其次,使徒保罗表达了他对跟随圣灵带领的承诺-他自称为“圣灵的囚徒”——这意味着他愿意被监禁和遭受痛苦,即使失去性命也愿意(20:22-24)。第三,使徒保罗交付以弗所教会的长老们继续他这三年里所做的事工,在牧养教会和保守教会远离异端邪说。他强调说,他对以弗所教会所做的事是他们要效法的榜样(20:28-35)。
使徒保罗传给以弗所人的事工是一个上帝真正仆人的榜样。他昼夜不住地流泪努力事奉。但是,他并不使会友依靠他,而是依靠上帝,而且他将教会的服侍交给了他的继任者!你们教会里领导人的更换也是这样吗?[邱隆泰传道/孔秋雯]
宣 教工作中的挑战不仅来自犹太教信徒和哲学家,还来自偶像崇拜者。使徒保罗传讲的福音使许多以弗所人悔改离开崇拜偶像。底米丢是一位银匠,用白银制造女神亚底米神龛手工艺品——由于许多人悔改减少了神龛的购买量,他因此挑唆他的工人聚众游行示威,抗议使徒保罗所传的福音。然后,暴民将使徒保罗的两个同伴——该犹和亚里达古——拖到了戏园里。也许,这些人有意要把他们拉入斗兽圈内让人们观赏。使徒保罗想进入戏院捍卫他的两位朋友。但是,他的门徒以及一些与使徒保罗为友的官员都禁止他,因为此举风险颇大。疯狂的人群不理会一位名叫亚历山大的犹太人的解释。经过那城的书记出面干预安抚后,动乱终已平息,混乱的人群方才解散。然后,使徒保罗继续他的宣教之旅,给他所开创的教会:即马其顿省的腓立比,帖撒罗尼迦,和比哩亚教会,以及亚该亚省的希腊和哥林多教会进行跟进工作(19:21;20:1-2)。之后,他想继续前往耶路撒冷的旅程。但是,由于犹太人设计想杀害他,面对威胁,徒保罗打消直接乘船前往叙利亚的念头, 选择改道经由马其顿返回(20:3)。使徒保罗从马其顿的腓立比起航,前往特罗亚,并在那里住了七天(20:6)。在向当地会众留言之后,使徒保罗继续了他的耶路撒冷之旅。
您如今是否正为分享福音而面临挑战?请记住,挑战是件普遍常见之事。解决了目前的挑战之后,新的挑战不免会接踵而来。我们无法避免挑战!我们必须永远记住的是,无论何等样的挑战, 我们都可以向圣灵寻求帮助和力量来克服它![邱隆泰传道/孙茵]
Tantangan dalam pelayanan misi bukan hanya berasal dari para penganut agama Yahudi dan dari para filsuf, tetapi juga dari para penyembah berhala. Berita Injil yang disampaikan Rasul Paulus membuat banyak orang Efesus bertobat dan meninggalkan penyembahan berhala. Demetrius—seorang tukang perak yang pekerjaannya membuat kuil-kuilan dewi Artemis dari perak—menjadi marah karena pertobatan itu membuat jumlah pesanan kuil-kuilan perak berkurang. Oleh karena itu, ia memprovokasi para pekerja di perusahaannya untuk melakukan demo memprotes pekabaran Injil yang dilakukan Rasul Paulus. Kemudian, massa menyeret dua teman seperjalanan Rasul Paulus—yaitu Gayus dan Aristarkhus—ke gedung kesenian. Mungkin, maksudnya adalah mengadu mereka dengan binatang buas untuk menjadi tontonan. Rasul Paulus ingin masuk ke gedung kesenian untuk membela kedua temannya. Akan tetapi, murid-muridnya—dan juga beberapa pejabat yang menjadi saha-bat Rasul Paulus—melarang karena tindakan itu amat berisiko. Penjelas-an seorang Yahudi bernama Aleksander tidak dihiraukan oleh massa yang kalap itu. Setelah panitera kota menengahi, barulah kerusuhan me-reda dan kumpulan massa yang kacau balau itu bubar. Kemudian, Rasul Paulus melanjutkan perjalanan misi dengan melakukan follow-up atau tin-dak lanjut ke gereja-gereja yang ia rintis, yaitu gereja di Filipi, Tesalonika, dan Berea di Provinsi Makedonia, serta Yunani dan Korintus di Provinsi Akhaya (19:21; 20:1-2). Setelah itu, ia ingin melanjutkan perjalanan ke Yerusalem. Akan tetapi, ancaman pembunuhan dari orang-orang Yahudi membuat Rasul Paulus mengurungkan niat meneruskan perjalanan lang-sung ke Siria melalui laut, dan ia memilih untuk kembali melalui Makedo-nia (20:3). Dari Filipi di Makedonia, Rasul Paulus berlayar ke Troas dan tinggal di sana selama tujuh hari (20:6). Setelah meninggalkan pesan-pesan kepada jemaat setempat, Rasul Paulus melanjutkan perjalanan ke Yerusalem.
Apakah Anda sedang menghadapi tantangan saat memberitakan Injil? Ingatlah bahwa munculnya tantangan adalah hal yang biasa. Setelah suatu tantangan terselesaikan, pasti akan muncul tantangan baru. Kita tidak bisa menghindari munculnya tantangan! Yang harus selalu kita ingat adalah bahwa kita bisa memohon pertolongan dan kekuatan dari Roh Kudus untuk mengatasi tantangan apa pun! [P]
Saat Apolos meninggalkan Efesus dan berada di Korintus, Rasul Paulus melakukan perjalanan misi ketiga dan tiba di Efesus (18:27; 19:1). Di sana, dia menjumpai sekitar dua belas “murid” yang belum pernah men-dengar tentang Roh Kudus. Mengingat bahwa mereka kemudian dibaptis dalam nama Tuhan Yesus, jelas bahwa berita Injil yang mereka dengar tidak lengkap. Mungkin, mereka hanya mengerti tentang Mesias yang akan datang. Akan tetapi, mungkin pula mereka sebenarnya mengerti bahwa Yesus Kristus adalah Sang Mesias yang dijanjikan Allah, tetapi pemahaman mereka belum lengkap. Mereka tidak memahami bahwa baptisan Yohanes yang telah mereka terima hanyalah sekadar persiapan untuk menyambut kedatangan Sang Mesias, dan baptisan yang benar adalah baptisan dalam nama Allah Bapa, Allah Anak, dan Allah Roh Kudus. Keadaan mereka mirip dengan keadaan Apolos sebelum berjumpa dengan Akwila dan Priskila (18:24-26). Sayang, mereka tidak berjumpa dengan Akwila dan Priskila atau mereka tidak bersedia mendengar penjelasan Akwila dan Priskila. Yang menarik, Rasul Paulus tidak mencela sang pemberita Injil yang beritanya tidak lengkap, melain-kan ia langsung memberi penjelasan tambahan untuk melengkapi berita Injil tidak lengkap yang pernah mereka terima.
Sebagai penerima janji-janji Allah, orang Yahudi diharapkan untuk memberi respons lebih baik terhadap berita Injil ketimbang orang bukan Yahudi. Sayangnya, kenyataan berbeda dengan harapan. Oleh karena itu, reaksi Rasul Paulus—dan juga reaksi Tuhan—terhadap orang Yahudi lebih keras ketimbang reaksi terhadap orang non-Yahudi pada umumnya. Setelah Rasul Paulus mengajar di rumah ibadat orang Yahudi selama tiga bulan, beberapa orang bereaksi secara kasar, sehingga Rasul Paulus meninggalkan rumah ibadat itu dan pindah ke tempat umum, yaitu Ruang Kuliah Tiranus, dan setiap hari berdiskusi tentang Tuhan Yesus selama dua tahun (19:8-10). Yang menarik, Tuhan membiarkan tindakan roh jahat mempermainkan—dengan menelanjangi—anak-anak Skewa yang menyalahgunakan nama Tuhan Yesus (19:13-16). Sikap keras Tuhan ini membuat firman Tuhan makin tersebar dan banyak orang bertobat. Total waktu pelayanan Rasul Paulus di Efesus adalah tiga tahun (20:31). Bacaan Alkitab hari ini seharusnya menyadarkan kita untuk menghormati Allah serta memahami dan menaati firman-Nya! [P]
当 阿波罗离开以弗所并哥林多时,使徒保罗进行了第三次宣教之旅,到达以弗所(18:27;19:1)。在那儿,他遇到了大约十二位从未听说过圣灵的“门徒”。鉴于他们后来奉主耶稣的名受洗,很明显他们之前所听到的福音信息是不完整的。也许,他们只知道即将来临的弥赛亚。但是,兴许他们实际上知道耶稣基督是上帝应许的弥赛亚,但他们的理解并不完整。他们不明白自己接受约翰的洗礼只是弥赛亚降临前的准备,真正的洗礼是奉圣父,圣子和圣灵的名义受洗。他们的处境类似阿波罗在未遇到亚居拉和百基拉之前(18:24-26)。不幸的是,他们没有见过亚居拉和百基拉,或者不想听亚居拉和百基拉的解释。 有趣的是,使徒保罗并没有谴责宣讲不完整的福音之传教士,但他立即做出了进一步的补充解释,让他们理解完整的福音。
作为承受上帝应许者,人们期望犹太人对福音信息的反应要比外邦人更好。可惜事与愿违。因此,使徒保罗以及上帝——对犹太人的态度要比对一般外邦人来得更为严厉。当使徒保罗在犹太人的犹太会堂中教导一连三个月之后,遭到有些人激烈反对,以至于使徒保罗离开会堂,搬到公共场所去,即推喇奴学堂,两年间每天都在那里谈论有关主耶稣的道。(19:8-10)。有趣的是,上帝任凭邪恶的鬼玩弄士基瓦的儿子们——叫他们赤着身子——因为他们滥用主耶稣的名赶鬼(19:13-16)。上帝严厉的态度使祂的道大大兴旺,许多人悔改了。使徒保罗在以弗所服侍了三年之久(20:31)。本日经文应该提醒我们要尊敬上帝,要好好理解并遵守祂他的道![邱隆泰传道/孙茵]
在 执行大使命时,大众化事工——或是群众服侍工作——与个人化事工,两者之间需要取得平衡。因为需要服侍的人数总是大于工人的数目,所以需要有大众化事工。但是,优质的服侍工作需要个人化事工来解决个人问题或弱点,因为问题或弱点因人而异,对于他人而言某种问题可能并不是问题。当遇见亚居拉和他的妻子——百基拉时,使徒保罗立即感到与他们合得来,因为他们同一个行业,也是制造帐棚的。因此,使徒保罗在哥林多与他们同住(18:1-3)。从此,使徒保罗不仅交了互相鼓励和提醒的朋友,而且还可以训练成立事工团队。基于友谊的服侍产生了乐于奉献自己的团队成员。请注意,当使徒保罗在会堂中遭到反对时,提多犹士都——他的房子在会堂旁边——敢于向门徒保罗敞开大门(18:4-7)。当犹太教会堂的负责人——所提尼——因与使徒保罗同伙,在城里被殴打时,他没有提出抗议或抱怨。虽然个人事工也可能失败,但很明显,使徒保罗的个人事工导致了一支强大的福音事工团队。在哥林多服侍一年半后,使徒保罗便继续他的宣教之旅,抵达以弗所城市。那里的犹太人要求使徒保罗停留更长的时间,但他拒绝了,因为他已经设定了旅程计划。被留在以弗所接续执行事工的是亚居拉和 百基拉。当阿波罗出现时——他有服侍的热心,但他的理解尚有不正确之处——所以亚居拉和百基拉便成为指导阿波罗的人。
在教会中,大众化事工或群众服侍工作与针对性的个人工作——特别是培养接班担任传道工作的关键人物——两者之间必须保持平衡。令人遗憾的是,在许多经过辛劳建立后的教会事工,在没有准备好的接班人手中,被领导者抛下离开后而毁了。您的教会如何呢?[邱隆泰传道/孙茵]
Berita Injil adalah kabar baik mengenai Yesus Kristus sebagai Juru-selamat umat manusia. Akan tetapi, ketrampilan memberitakan Injil merupakan suatu seni. Perhatikan bahwa pendekatan yang dilakukan oleh Rasul Paulus dalam memberitakan Injil amat beragam. Di Atena, selain berdiskusi di rumah ibadat dengan orang-orang Yahudi dan orang-orang yang takut akan Allah, Rasul Paulus juga berdiskusi di pasar dengan orang-orang Yunani, khususnya dengan beberapa filsuf golongan Epikuros dan Stoa. Golongan Epikuros adalah golongan filsuf yang tujuan hidupnya adalah memperoleh kenyamanan yang berusaha diraih dengan menghindar dari masalah atau gangguan. Mereka menentang ajaran tentang adanya penghakiman setelah kematian, sehingga mereka tidak bisa menerima berita tentang adanya kebangkitan. Golongan Stoa menentang pengejaran kenyamanan yang dilakukan golongan Epikuros, dan menggantinya dengan mengutamakan kebajikan serta tanggung jawab, sekalipun harus menanggung risiko. Saat Rasul Paulus memberita-kan tentang Yesus Kristus dan kebangkitan-Nya, ada yang menganggap Rasul Paulus sebagai orang yang banyak bicara—atau si peleter—tetapi kemudian mereka membawa Rasul Paulus ke Sidang Areopagus, yaitu tempat pertemuan di kota Atena untuk membahas berbagai persoalan, terutama yang menyangkut moral dan agama.
Perhatikan bahwa untuk pemberitaan Injil di kota Atena ini, Rasul Paulus memulai dengan menyinggung masalah mezbah yang bertuliskan, “Kepada Allah yang Tidak Dikenal” sebagai titik temu untuk memper-kenalkan Yesus Kristus sebagai Allah yang memperkenalkan diri-Nya ke-pada manusia. Berita tentang penghakiman dan kebangkitan membuat sebagian pendengar menolak karena berita tersebut bertentangan de-ngan keyakinan golongan Epikuros. Akan tetapi, beberapa orang laki-laki menggabungkan diri dengan dia dan menjadi percaya, di antaranya juga Dionisius, anggota majelis Areopagus, dan seorang perempuan bernama Damaris, dan juga orang-orang lain bersama-sama dengan mereka (17:34). Apakah Anda memiliki kerinduan untuk memberitakan Injil? Bila Anda ingin memberitakan Injil, apakah Anda pernah memikirkan titik temu yang bisa membawa percakapan kepada pemberitaan tentang Yesus Kristus! Berdoalah agar Tuhan memberi kesempatan kepada Anda untuk memberitakan Injil! [P]
福 音信息是有关耶稣基督是人类救主的好消息。但是,传福音的技巧是一门艺术。请注意,使徒保罗在传福音时所采用的方法是多样化的。在雅典,使徒保罗除了在会堂中与犹太人和敬畏上帝的人进行辩论外,还在市场上与希腊人辩论,尤其是与伊壁鸠鲁和斯多亚派两门哲学家进行了辩论。伊壁鸠鲁派哲学家的人生目标是主张极力追求获得舒适生活,避免惹上任何问题或麻烦。他们反对死后有审判的教导,所以他们不能接受复活的信息。斯多亚派反对伊壁鸠鲁主义者极力追求舒适感,他们主张以美德和责任取代,就算必须因此承担风险。当使徒保罗传讲耶稣基督和他的复活时,有些人认为使徒保罗只是一个多话的人——或胡言乱语的人——但随后他们将使徒保罗带到了亚略巴古市的聚会场所去,这是雅典人会众聚集讨论各种问题的地方,尤其是有关道德和宗教问题。
请注意,在雅典市传福音时,使徒保罗首先提到了上面写着“献给未知的神”的坛,由此作为汇合点,使徒保罗介绍耶稣基督就是那位真神,祂正向人类作自我介绍。有关审判和复活的信息让一些听众拒绝了,因为该信息与伊壁鸠鲁人的信仰相互矛盾。但是,有几位男士贴近了他并成为信徒了,其中包括丢尼修, 他是亚略巴古理事会成员和一个名叫大马哩的女人,以及其他与他们同在的人(17:34)。您有分享福音的愿望吗?如果您想分享福音,您是否曾经想过采用某个话题作为汇合点,从而导入传讲谈论有关耶稣基督的道!请您恳求上帝把分享福音的机会赐给您吧![邱隆泰 传道/孙茵]
From the publisher's feed