
Sign up to save your podcasts
Or


Amanat Agung Tuhan Yesus telah sangat jelas! Para murid Tuhan Yesus harus pergi menjadikan semua bangsa sebagai murid Kristus (Matius 28:19-20). Mereka harus menjadi saksi, bukan hanya di kota Yerusalem saja, tetapi di seluruh dunia. Sayangnya, mereka ragu-ragu untuk meninggalkan kota Yerusalem! Yerusalem tetap menjadi “markas besar” mereka! Penganiayaan terhadap para pengikut Kristus membuat orang-orang percaya banyak yang tersebar ke berbagai tempat, tetapi para rasul tetap berkumpul di Yerusalem. Bila mereka keluar kota, mere-ka akan kembali lagi dan tetap tinggal di Yerusalem. Oleh karena itu, dalam bacaan Alkitab hari ini, Allah menegaskan bahwa Injil keselamat-an di dalam Yesus Kristus itu harus dibagikan kepada orang-orang non–Yahudi! Saat Kornelius mengutus beberapa orang untuk menjemput Rasul Petrus yang sedang menumpang di rumah seorang penyamak kulit di kota Yope yang bernama Simon, Allah memberi sebuah penglihatan kepada Rasul Petrus berupa berbagai binatang haram dalam sebuah kain lebar yang diturunkan dari langit. Tuhan meminta agar binatang-binatang haram itu disembelih dan dimakan, tetapi Rasul Petrus menolak. Kemudian, Tuhan mengumumkan bahwa binatang haram itu sudah men-jadi halal. Penglihatan itu bukanlah dimaksudkan untuk membicarakan tentang masalah haram dan halal, tetapi untuk menegaskan bahwa keselamatan bukan hanya bagi bangsa Israel atau Yehuda saja, melainkan bagi semua bangsa. Hal itu dipahami oleh Rasul Petrus saat utusan Kornelius tiba di rumah Simon.
Waktu Rasul Petrus tiba di rumah Kornelius dan melihat bahwa Kornelius telah mengumpulkan sanak saudaranya dan sahabatnya di rumahnya, Rasul Petrus menjadi semakin yakin bahwa Tuhan memang menginginkan agar ia membuka pintu pemberitaan Injil kepada bangsa-bangsa non-Yahudi. Saat Rasul Petrus sedang memberitakan Injil, Tuhan meneguhkan kesadaran Rasul Petrus dengan mencurahkan Roh Kudus—yang ditandai oleh munculnya karunia berbahasa roh—kepada orang-orang yang sedang berkumpul di rumah Kornelius itu. Perhatikan bahwa karunia bahasa roh ini seperti tanda peresmian dimulainya suatu era baru, yaitu era penginjilan kepada bangsa bukan Yahudi. Apakah Anda dan gereja Anda telah ikut serta menjalankan penginjilan lintas budaya atau penginjilan lintas suku, minimal melalui doa? [P]
Dalam bacaan Alkitab hari ini, Rasul Petrus membuat dua mujizat yang luar biasa, yaitu menyembuhkan orang lumpuh dan mem-bangkitkan orang mati. Akan tetapi, dalam kedua mujizat itu, jelas bahwa Tuhan Yesus yang dimuliakan, bukan Rasul Petrus . Pada mujizat pertama, Rasul Petrus mengatakan, "Eneas, Yesus Kristus menyembuhkan engkau; ....” Jelas bahwa Rasul Petrus tidak mengatakan, “Aku menyembuhkan engkau!” Dengan demikian, penghormatan diberikan kepada Tuhan dan hasilnya adalah bahwa semua penduduk Lida dan Saron berbalik kepada Tuhan (9:33-34). Pada mujizat kedua, jelas bahwa yang menjadi pusat perhatian adalah Tabita atau Dorkas, seorang perempuan yang banyak sekali berbuat baik dan memberi sedekah. Kebaikannya membuat kematiannya ditangisi oleh banyak orang yang berhutang budi kepadanya. Sebelum membangkitkan Dorkas, Rasul Petrus berlutut dan berdoa. Oleh karena itu, saat dia membangkitkan Dorkas, jelas bahwa kuasa untuk membangkitkan itu bukan berasal dari diri Rasul Petrus, tetapi berasal dari Tuhan. Peristiwa ini juga membuat banyak orang menjadi percaya kepada Tuhan (9:40-42).
Pada zaman ini, ada banyak orang yang mengaku memiliki karunia untuk menyembuhkan. Akan tetapi, kita perlu memperhatikan dengan teliti apakah mereka yang mengaku memiliki karunia penyem-buhan itu memuliakan Allah atau dirinya sendiri! Sesudah Rasul Petrus menyembuhkan Eneas yang lumpuh dan membangkitkan Dorkas dari kematian, tidak ada pemujaan terhadap Rasul Petrus. Respons yang terlihat adalah bahwa banyak orang menjadi percaya kepada Tuhan Yesus (9:35,42). Bagaimana dengan para pembuat mujizat yang Anda kenal: Apakah para pembuat mujizat itu membuat banyak orang datang kepada Yesus Kristus? Apakah para pengkhotbah populer yang menjadi idola Anda membuat banyak orang datang kepada Kristus? Ingatlah bahwa mujizat dan tanda yang menyertai pemberitaan Injil bukan dimak-sudkan untuk memuliakan si pembuat mujizat, melainkan untuk memulia-kan Yesus Kristus dan membawa banyak orang kepada keselamatan yang tersedia di dalam Yesus Kristus! Apakah kehidupan Anda telah membuat orang lain tertarik untuk datang kepada Yesus Kristus? Sean-dainya Anda ingin menjadi pembuat mujizat, apakah Anda benar-benar ingin memuliakan Allah melalui mujizat itu? [P]
51
在 本日阅读的经文中,使徒彼得行出两个非凡的神迹,即医治瘫痪者以及使死人复活。然而,在这两个神迹中,被荣耀的很明显是主耶稣,而不是使徒彼得。在第一个神迹中,使徒彼得说:“以尼雅,耶稣基督医好你了……”很显然,使徒彼得没有说:“我医好了你!”因此,一切尊贵都归给上帝,结果住吕大和沙仑的人都归服上帝(9:33-34)。在第二个神迹中,很明显,大家所关注的是大比大或多加,一位广行善事、多施赒济的女徒。因为她一生的善良,很多欠她人情的人对她的去世倍感悲痛。在使她复活之前,使徒彼得跪下来祷告。因此,当他使多加复活时,很明显使人复活的能力不是来自使徒彼得,而是来自上帝。这一事件也使许多人相信上帝(9:40-42)。
如今,有许多人说自己有医治的恩赐。然而,我们需要仔细观察那些自称拥有医治恩赐的人是在荣耀上帝还是荣耀自己!使徒彼得医治了瘫痪的以尼雅以及使多加死里复活之后,便没有人崇拜使徒彼得。很明显的反应是许多人相信主耶稣(9:35,42)。您所认识的行奇迹的人如何呢:那些行奇迹的人是否吸引很多人归向耶稣基督?您所崇拜的受欢迎的传道是否正在使人归向基督?记住,传福音时所作的神迹和记号并不是要荣耀行神迹的人,而是要荣耀耶稣基督并使许多人领受耶稣基督所赐的救恩!您的生活是否吸引其他人归向耶稣基督?如果您想成为行神迹的人,您是否真的想通过神迹来荣耀上帝?[邱隆泰传道/洪萍利]
在 往大马士革城的途中与主耶稣相会彻底改变了扫罗的人生。离开耶路撒冷的时候,扫罗恨恶基督跟随者。然而,进了大马士革城,扫罗却成了基督跟随者,他成为一位心里火热见证耶稣是弥赛亚的人。这转变使住大马士革城的犹太人莫名其妙。意识到扫罗身上的改变,他们很恼怒,蓄意杀害扫罗。但是,基督跟随者们帮助扫罗离开大马士革城,回到耶路撒冷。可惜,耶路撒冷的基督跟随者们怀疑扫罗,因为他们知道扫罗过去是逼迫基督跟随者的。在这样的局势中,巴拿巴向使徒们解释关于扫罗生命之改变,以致扫罗的来到被接纳,这当然要归功于巴拿巴。可是,外来的犹太人——就是通希腊语,而不掌握希伯来语的犹太人——辩驳输了以后很生气要杀害扫罗。因此,耶路撒冷教会的会友为了保护扫罗,把他送到凯撒利亚,打发他回原来居住的大数城。
以上扫罗极苦的经历叫我们想起主耶稣说的话,“若有人要跟从我,就当捨己,天天背起他的十字架来跟从我”(《路加福音》9:23)。对扫罗而言,他所领受的救恩是何等宝贵。为此缘故,他宁愿被拒绝,甚至被不能接受他见证的人们威胁和杀害。我们没有关于扫罗住大数城期间做了一些什么事的记载。然而,我们清楚地知道他不曾灰心丧志过。从本书13章开始,我们将读到关乎扫罗以后被称为使徒保罗的宣教旅程记录。
您曾否发挥过身为基督见证人的功能?您曾经向别人见证过您蒙恩得救的经历吗?在见证基督时,您是不是曾经被拒绝或者得着消极的回应呢?倘若您碰到问题,请依靠圣灵的帮助吧![邱隆泰传道/古建江]
Perjumpaan dengan Tuhan Yesus di jalan menuju kota Damsyik telah mengubah kehidupan Saulus secara radikal. Saat meninggalkan Yerusalem, Saulus membenci para pengikut Kristus. Akan tetapi, setelah memasuki kota Damsyik, Saulus telah menjadi pengikut Kristus, dan ia menjadi seorang yang bersemangat membuktikan bahwa Yesus adalah Mesias. Perubahan ini membingungkan orang-orang Yahudi yang tinggal di kota Damsyik. Setelah menyadari perubahan yang terjadi pada diri Saulus, mereka menjadi marah dan berniat membunuh Saulus. Akan tetapi, para pengikut Kristus menolong Saulus untuk bisa keluar dari kota Damsyik dan kembali ke Yerusalem. Sayangnya, para pengikut Kristus di Yerusalem mencurigai Saulus karena mereka mengenal masa lalunya sebagai penganiaya para pengikut Kristus. Dalam situasi seperti itu, Barnabas-lah yang berjasa menjelaskan perubahan hidup Saulus kepada para rasul, sehingga kehadiran Saulus dapat diterima. Akan tetapi, orang-orang Yahudi pendatang—yaitu orang Yahudi yang fasih berbahasa Yunani dan tidak menguasai bahasa Ibrani—menjadi marah setelah kalah berdebat, dan mereka berniat membunuh Saulus. Oleh karena itu, anggota jemaat di Yerusalem mengamankan Saulus ke Kaisarea, lalu Saulus kembali ke Tarsus, kota asalnya.
Pengalaman Saulus yang sangat pahit di atas mengingatkan kita kepada perkataan Tuhan Yesus, "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku.” (Lukas 9:23). Bagi Saulus, keselamatan yang telah dia terima itu merupakan sesuatu yang sangat berharga. Oleh karena itu, ia rela mengalami penolakan, bahkan ancaman pembunuhan, dari orang-orang yang tidak bisa menerima kesaksiannya. Kita tidak memiliki catatan tentang apa yang dilakukan oleh Saulus selama dia tinggal di Tarsus. Akan tetapi, yang bisa kita ketahui dengan jelas adalah bahwa dia tidak patah semangat. Mulai pasal 13, kita akan membaca tentang perjalanan misi Saulus yang kemudian disebut sebagai Rasul Paulus.
Pernahkah Anda menjalankan fungsi sebagai saksi Kristus? Apakah Anda pernah bersaksi tentang keselamatan yang Anda miliki kepada orang lain? Apakah Anda pernah ditolak atau menerima respons negatif saat bersaksi tentang Kristus? Bila Anda menemui masalah, bersandarlah kepada pertolongan Roh Kudus! [P]
没 有人料到扫罗,逼迫基督徒的人能够悔改。让我们来思考有关扫罗的背景:扫罗是一个恨恶基督徒的人。当司提反接受被石头打之惩罚时,扫罗成为观众(7:58)。他的心刚硬!他对司提反没有怜悯的心,甚至扫罗同意司提反被处死!(7:60)。本日经文中,他向大祭司要授权书去捉拿——甚至他威胁欲杀害——在大马士革城的基督跟随者们(9:1-2)。从人的角度,我们会认为像这样一个罪犯再也不可能悔改了!然而,主的看法却不同。对主而言,扫罗是主拣选的器皿,主要使用他去向不论是外邦诸民或者是以色列民传扬福音(9:15)。为此缘故,主耶稣特别向在往大马士革途中的扫罗显现,主耶稣使扫罗的眼睛瞎了(9:3-9)。主差遣住大马士革城的门徒亚拿尼亚去辅导扫罗,起初亚拿尼亚对此任务感到疑惑,最后他顺服了。他按手在扫罗身上,扫罗眼睛再度恢复光明,并且被圣灵充满(9:10-18)。
扫罗悔改的事件教导我们,不可依靠自己的聪明(《箴言书》3:5)。上帝的意念高过我们的意念(《以赛亚书》55:8-9)。我们必须相信上帝的计划比我们的计划更好,上帝能够行超过我们所思所想的事。我们的责任是无条件地顺服上帝的旨意。现今时代,面对面的实体崇拜已经受到极度的限制。教会理当严守健康卫生规则,以免成为传染新冠病毒的地方。难道因此教会要停止传福音吗?不可停止!成为见证的任务不曾作废过!教会必须仍然实行叫万民成为基督门徒的使命。然而,教会应该有创意,适应已经改变的局势环境。您和您的教会是不是仍旧忠心遵行上帝所颁布的大使命呢?[邱隆泰传道/古建江]
Tidak ada seorang pun yang pernah menyangka bahwa Saulus, peng-aniaya orang-orang Kristen, bisa bertobat. Mari kita pertimbangkan latar belakang Saulus: Saulus adalah seorang yang membenci orang Kristen. Waktu Stefanus dihukum rajam, Saulus menjadi penonton (7:58). Hatinya keras! Dia tidak memiliki belas kasihan terhadap Stefanus, bah-kan Saulus menyetujui terjadinya pembunuhan itu! (8:1). Dalam bacaan Alkitab hari ini, ia meminta surat kuasa kepada Imam Besar untuk me-nangkap—bahkan dia mengancam hendak membunuh—para pengikut Kristus yang berada di kota Damsyik (9:1-2). Dari sudut pandang manusiawi, kita akan memandang orang seperti ini sebagai penjahat yang tidak mungkin bisa bertobat lagi! Akan tetapi, Tuhan memiliki pandangan lain. Bagi Tuhan, Saulus adalah alat pilihan di tangan Tuhan untuk memberitakan Injil kepada bangsa-bangsa lain maupun kepada bangsa Israel (9:15). Itulah sebabnya, Tuhan Yesus menampakkan diri secara khusus kepada Saulus yang sedang berada dalam perjalanan menuju kota Damsyik, dan Tuhan membuat Saulus menjadi buta (9:3-9). Ananias, murid Tuhan di kota Damsyik yang diutus oleh Tuhan untuk membimbing Saulus pun semula merasa ragu-ragu untuk melakukan tugas tersebut. Akan tetapi, akhirnya Ananias taat. Dia menumpangkan tangannya ke atas Saulus, dan Saulus dapat melihat lagi serta penuh dengan Roh Kudus (9:10-18).
Peristiwa pertobatan Saulus ini mengajar kita agar tidak bersandar kepada kemampuan akal kita sendiri (Amsal 3:5). Rancangan Tuhan jauh lebih tinggi daripada rancangan kita (Yesaya 55:8-9). Kita harus percaya bahwa rencana Allah lebih baik daripada rencana kita dan Allah sanggup melakukan hal-hal yang melampaui pemikiran kita. Kewajiban kita adalah menaati kehendak Allah tanpa syarat. Pada zaman ini, ibadah tatap muka sudah menjadi sangat terbatas. Gereja harus sangat membatasi diri agar tidak menjadi arena klaster penularan Covid-19. Apakah dengan demikian, gereja harus berhenti memberitakan Injil? Tidak! Tugas untuk menjadi saksi tidak pernah dibatalkan! Gereja harus tetap menjalankan misi menjadikan semua bangsa sebagai murid Kristus. Akan tetapi, gereja harus menjadi kreatif dan menyesuaikan diri dengan situasi yang sudah sangat berubah. Apakah Anda dan gereja Anda masih tetap setia menjalankan misi yang ditetapkan oleh Allah? [P]
实 际上,主耶稣赐予门徒们的大使命非常清楚,门徒们将“在耶路撒冷和犹太全地和撒马利亚和到地极成为见证”(印尼文圣经1:8)。请注意,在此使用的连接词“和”,意即门徒们不可单单聚集在耶路撒冷作见证,而必须拓展作见证的范围,到还属于他们本区的犹大地,还有属于邻区的撒马利亚,直至偏远的地方(地极)。因为门徒们总是聚在同处,所以上帝允许逼迫的发生使基督跟随者能够分散。上帝赐下特征用于确定,撒马利亚人也有权领受救恩(8:17).本日经文中,圣灵直接指引腓力去服侍一个外邦人,就是正在读不懂以赛亚书的一个衣索匹亚太监(8:26-28)。由于太监读不懂,这就为腓利打开了向他讲述关于耶稣基督的通路。听了腓利之阐述以后,太监相信了主,腓利为他施洗。
今天所读的经文教导我们几个要点:首先,传福音不是单为我们自己本身、我们教会的会友或者我们的种族,而福音应该传给世界上的每一个种族。其次,有许多族群或种族看起来不可能聆听和接受福音,但是,务必醒悟到所谓不可能是从我们的角度,而对上帝来说没有任何不可能的事。其三,谈到关于耶稣基督的书籍或讲义乃是可以被圣灵使用带领人归主的工具。当今时代,有很多电子讲义和书籍可以通过社交媒体来分发。其四,在未决定接受耶稣基督之前,许多人需要获得有关福音的讲解。信徒应当时刻预备好做讲解工作(《彼得前书》3:15)。即使圣灵带领您去见一个人向他解释福音真理,您是否愿意并且预备好了呢?[邱隆泰传道/ 古建江]
Sebenarnya, amanat Tuhan Yesus kepada murid-murid-Nya itu sangat jelas, yaitu bahwa para murid akan menjadi saksi “di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi” (1:8). Perhatikan bahwa kata penghubung yang dipakai adalah “dan”. Hal itu berarti bahwa para murid tidak boleh hanya berkumpul dan menjadi saksi di Yerusalem saja, tetapi mereka harus memperluas lingkup kesak-sian mereka ke wilayah tempat mereka berada (Yudea), ke wilayah tetangga (Samaria), dan ke tempat-tempat yang jauh (ujung bumi). Karena para murid terus berkumpul di Yerusalem, Allah mengizinkan terjadinya penganiayaan yang membuat para pengikut Kristus tersebar. Allah juga memberi tanda khusus untuk menegaskan bahwa orang Samaria pun berhak menerima keselamatan (8:17). Dalam bacaan Alkitab hari ini, Roh Kudus langsung mengarahkan Filipus untuk melayani seorang asing, yaitu sida-sida dari Etiopia yang sedang kebingungan saat membaca kitab Yesaya (8:26-28). Kebingungan sida-sida ini menjadi pembuka jalan bagi Filipus untuk menjelaskan tentang Yesus Kristus. Setelah mendengar penjelasan Filipus tentang Tuhan Yesus, sida-sida itu menjadi percaya, lalu dia dibaptis oleh Filipus.
Bacaan Alkitab hari ini mengajarkan beberapa hal penting: Pertama, berita Injil bukan hanya dimaksudkan bagi diri kita sendiri saja atau anggota gereja kita saja atau suku kita saja, tetapi berita Injil harus disebarkan kepada setiap suku di seluruh dunia. Kedua, ada banyak kelompok atau suku yang tampaknya mustahil bersedia mendengar dan menerima berita Injil. Akan tetapi, sadarilah bahwa kemustahilan itu ada-lah berdasarkan sudut pandang kita. Bagi Allah, tidak ada sesuatu pun yang mustahil. Ketiga, buku atau traktat yang membicarakan tentang Yesus Kristus merupakan sarana yang bisa dipakai oleh Roh Kudus untuk membawa seseorang kepada Kristus. Pada zaman ini, telah tersedia banyak traktat atau buku elektronik yang bisa dibagikan melalui media sosial. Keempat, banyak orang memerlukan penjelasan sebelum bisa mengambil keputusan untuk menerima Yesus Kristus. Orang percaya harus selalu siap untuk memberi penjelasan (1 Petrus 3:15). Bila Roh Kudus memimpin Anda untuk bertemu dengan seseorang yang memerl-ukan penjelasan tentang berita Injil, apakah Anda bersedia dan siap untuk memberi penjelasan? [P]
上帝不曾主动叫其子民受苦,但是上帝能够使用苦难成为工具去成就自己的计划。司提反被杀害以后,犹太人继续设法逼迫耶路撒冷的信徒,以此来阻碍基督教之发展。逼迫使信徒分散到犹太和撒马利亚各处(8:1)。福音能够被阻碍吗?不能!信徒的分散恰恰带来了积极的影响,使福音可以传到犹太和撒马利亚(8:2)。犹太人阻碍福音的恶意正好成就了上帝的计划——门徒们不仅在耶路撒冷成为见证——同时也在犹太和撒马利亚成为见证(1:8)。
腓利——其中一位跟司提反同时被选的执事——也离开了耶路撒冷。他在撒马利亚的其中一个城市(8:5)传扬弥赛亚,耶稣基督的福音。有神迹奇事随着福音的传播——邪灵被赶出、瘫痪和瘸腿的蒙医治(8:7)——这些神迹奇事对撒马利亚人能够接受福音扮演了很重要的角色,因为犹太人历来排外——与撒马利亚人没有交往。由于撒马利亚人接受了福音,所以耶路撒冷的众使徒差派使徒彼得和使徒约翰去那里视察(8:14)。当他们按手的时候,圣灵降临在那些接受了腓利所传的福音悔改的撒马利亚人身上。显然,那些领受圣灵的撒马利亚人有像发生在五旬节的奇事随着他们,因为有一位刚悔改的撒马利亚人,西门“看到”了该奇事(8:18)。圣灵降在撒马利亚人身上的明证很重要,为了使犹太人相信——包括众使徒——表明基督里的救恩也是给与撒马利亚人的!必须醒悟到,伴随着传福音的“权柄”很重要,使福音能够突破拦阻被传扬到新的地方。然而,该“权柄”千万不可用来自夸。
现今,世界在疫情之下。一方面,我们必须减少活动;另一方面,透过社交媒体的沟通越来越广泛,这是传扬福音美好的契机。您有好好利用这大好的机会吗?[邱隆泰传道/古建江]
From the publisher's feed