
Sign up to save your podcasts
Or


Satu tahun lagi lewat. Satu tahun lagi, kita berhasil kuat. Hendaknya hari ini, kita manfaatkan betul-betul untuk membaca ulang buku tahun 2022. Seraya segenap hati mempersiapkan diri: menutupnya, dan membuka lembar yang baru lagi.
Jelang tahun yang baru, mari kita gunakan hari-hari terakhir di 2022 untuk bebersih hati. Belajar mengampuni. Biar di tahun yang akan datang, hari-hari ke depan bisa kita jalani dengan lebih lapang.
Dalam banyak sekali relasi, kita sering menemukan beberapa sifat atau karakter orang yang menurut kita tidak sejalan dengan seharusnya. Lantas ini jadi pertimbangan kedekatan kita: lebih baik jauh-jauh daripada kena imbasnya. Padahal tanpa sadar, kita pun pasti punya karakter serupa, hanya berbeda konteks hidupnya saja.
Dalam hal melakukan kejahatan, kita bisa memilih untuk tak melakukannya. Tapi kita tak bisa memilih untuk tidak dijahati. Jadi, harus bagaimana?
Hujan memilihku, sebab dukaku mirip dengannya. Maka selagi ia ada, aku ingin merayakannya saja. Matahari nanti juga akan dapat gilirannya, tapi bukan sekarang. Sekarang aku ada pihak sang hujan.
Manusia disusun dari nilai dan prinsip hidupnya. Tapi alangkah baiknya, nilai dan prinsip yang kita punya senantiasa disesuaikan dengan waktu dan konteks kehidupan, agar sebagaimana hidup itu dinamis, kita pun sama.
Sisi heroik dalam diri manusia itu tidak selamanya baik. Terkadang, kita lupa melihat ke dalam diri sebelum mengulurkan tangan keluar. Akibatnya, saat kita tak berdampak, yang ada justru penolakan dua arah: dari luar, juga dari dalam diri kita. Maka selalu: kita dulu, baru mereka.
Dalam rangka menyusun resolusi tahun baru, mungkin satu pertanyaan ini bisa jadi pertanyaan pamungkas untuk berkenalan dengan dirimu sendiri: kenapa harus? Kita membuat resolusi memang bukan untuk berlari tanpa arah, melainkan untuk berjalan dengan tenang, dengan pasti.
Selama kita masih saling mengingat, masih saling menganggap; terlepas dari sesibuk apapun kita dengan hidup masing-masing, sahabat tetap sahabat.
From the publisher's feed