
Sign up to save your podcasts
Or


Tahun baru sering datang bersama resolusi-resolusinya. Di luar berbagai manfaat untuk brand, ini juga bisa jadi pelajaran tentang framing bagi kita semua. Apa aja yang bisa dipelajari?
Brand, leader dan tokoh politik punya satu kesamaan yang bikin mereka dipilih atau tidak dipilih. Tanpa hal ini maka brand, leader dan tokoh politik sulit punya kesempatan untuk ada di papan atas. Sayangnya ini bisa dirasakan namun tidak terlalu mudah untuk diformulasikan. Saya bahas formulanya versi saya di sini
Godaan terbesar dalam bisnis dan marketing communication adalah saying too much. Bahkan mereka yg tau bahwa saying too much will ends up with nothing pun mempraktekkan hal yang sama. Sayangnya bahasan mengenai bagaimana fokus penting dan banyaknya informasi bisa merugikan jarang dibahas mendalam
Social media udah jadi "higiene" nya marketing, apapun brandnya. Social media terlihat mudah karena sebagian besar dari kita adalah pengguna social media. Sayangnya nggak semua yang dilakuin dan sudah berhasil di social media marketing masih akan jalan ke depannya. Setidaknya ada 2 hal yang jadi tantangan social media dan sudah kelihatan penurunan performanya. apa sajakah itu?
Peluncuran Toyota Innova Zenix beberapa hari lalu menyimpan beberapa opportunity lost yang disayangkan dari sisi bisnis, terutama dari sisi pricing. Apa aja risiko dari strategi pricing Toyota ini? dan gimana dampaknya untuk bisnis dan konsumen?
Seperti biasa, Spotify bikin wrap up (rekap akhir tahun) yang berisi rekap pemakaian kita selama setahun. Bukan cuma Spotify yang bikin konten sejenis, namun Spotify mampu membuat aktivitas ini jadi viral secara organik. Ini terjadi karena banyak sekali prinsip behavioral science yang mendukung di belakangnya. Apa aja? silakan simak lengkapnya.
Memarketingkan destinasi wisata memang pekerjaan susah-susah gampang. Persaingannya banyak dan ketat, butuh biaya luar biasa pula untuk menjangkau pasar yang luas. Tapi campaign yang satu ini berhasil untuk melakukannya dengan budget relatif minim, dan hasilnya luar biasa sukses. Apa saja yang dilakukan dan apa yang bikin berhasil?
Konsumen menjatuhkan pilihan pembelian tidak melulu karena harga dan kualitas. tapi banyak hal lain yang bermain, termasuk processing fluencey, bias dan berbagai macam psychological driver lainnya. Untuk itu brand owner baiknya menguasai kemampuan choice architecture. Apa itu choice architecture, berikut penjelasan singkatnya.
Tahap paling tinggi dari sebuah brand adalah cult. Brand yang berada di level ini biasanya memiliki konsumen fanatik. Tidak heran ini jadi tahapan yg menjadi impian semua orang. pertanyaannya, bagaimana brand bisa mencapai tahap ini?
Perception is reality, persepsi memang adalah realitas di benak konsumen, dan maka dari itu penting sekali untuk dimanage agar brand bisa melakukan persuasi dengan tepat. Tapi bagaimana persepsi terbentuk dari behavioral science perspective?
From the publisher's feed