Turotsuna

Turotsuna

By Izzuddin Alqosam BahalwanReligion & SpiritualityIslam
Download on the App Store

Turotsuna episodes

  • Mind - Absoluditas Hakikat Sesuatu
    Hakikat sesuatu itu pasti. Jika tidak pasti maka akan melahirkan relativitas. Sedangkan sesuatu yang relatif itu tak menjawab kebutuhan manusia yang butuh kepastian. Terlebih kepastian untuk masa depannya.
    26 min
  • Qobla Iftar 3: Baroah Istihlal. Asas Penulisan Mukadimah
    Karya-karya ulama klasik selalu penuh akan hikmah. Penggunaan diksi selalu terpikirkan dengan apik dan terkandung makna yang dalam. Kedalaman makna diksi tertulis dimulai dari mukadimah sampai akhir karya. Mukadimah sebagai asas satu karya, haruslah berisi bahasan yang memancing pembaca agar tertarik pada karya tersebut dengan membahas sedikit tentang isi dan penuh akan istilah-istilah kunci.
    11 min
  • Qobla Iftar 2: Budaya Narsisme Masyarakat Muslim Indonesia
    Era media sosial mengakibatkan privasi tak lagi ada. Semuanya menjadi panggung. Bahkan uniknya, kesempatan untuk menjadi artis begitu terbuka lebar. Hal ini juga dialami masyarakat muslim dan akhirnya lahirlah influencer yang menyampaikan pesan dakwah. Hal ini sangat positif dan perlu berkembang guna melahirkan generasi yang semangat akan Islam. Hanya saja perlu ada beberapa catatan agar generasi selanjutnya tak hanya melihat paras dan follower saja. Bagaimana caranya? Saksikanlah!
    10 min
  • Qobla Iftar 1: Apakah terorisme memiliki agama?
    Belakangan ini, isu terorisme mencuat kembali. Peristiwa pengeboman dan penembakan menjadi corak kental akan aksi teror yang terjadi di Indonesia ini. Dengan terjadinya aksi teror tersebut, perdebatan dikalangan intelektualpun terjadi. Apakah terorisme memiliki agama? Jika tidak maka adanya aksi teror ini harus dikaitkan dengan apa? Jika iya benarkah berkaitan? Mari kita jawab di podcast ini.
    26 min
  • Tiga Madrasah Tasawuf
    Salah satu ciri khas metode pengajaran Islam adalah dengan membangun madrasah dan madzhab. Setiap elemen dari Islam berupa: Aqidah, Syariah dan Akhlaq masing-masing memeliki madrasah yang berusaha menciptakan kaidah dan istilah-istilah khusus untuk memahami hakikat elemen tersebut.
    Dalam ranah akhlaq, ilmu yang membahas tentang hal tersebut adalah ilmu tasawuf. Metode dan istilah yang digunakan oleh ulama tasawuf untuk mengantarkan pengikutnya menuju derajat ihsan sangat berbeda-beda. Dan berbagai macam metode tersebut juga masih mengundang kontroversi dengan diadakannya dzikir-dzikir yang cenderung asing di telinga kita.
    Lalu bagaimana kita menghukumi tasawuf? Disini kita tidak akan menghukuminya terlebih dahulu, saya akan mengajak kepada perluasan khazanah dan wawasan mengenai tasawuf. Karena kita tak akan bisa menghukuminya sebelum berkenalan dan kesimpulannya kembali kepada diri kita masing-masing.
    Berkaca dengan menariknya bahasan ini maka Turotsuna mencoba untuk mengajak kawan-kawan untuk berkenalan dengan tasawuf. Meski penuh kontroversi tetapi cukup banyak ulama dari kaum muslimin yang meyakininya. Sebagai adab sesama saudara muslim mari kita coba berkenelan dengannya.
    18 min
  • Fiqh: Belajar dan mengajar era modern
    Di era modern ini, pandangan masyarakat terhadap fiqh cukup baik. Kesadaran akan kezhanniahan fiqh dan tasamuh terhadap ikhtilaf semakin terpandang lebar. Sayangnya, hal tersebut tidak dibarengi dengan perasaan sakral ilmu Fiqh. Ilmu Fiqh dianggap sebagai ilmu yang dianggap tidak mengindikasikan kebenaran mutlak karena 1 pendapat tidak lebih baik ketimbang pendapat yg lain. Apakah benar seperti itu? Bagaimana memandang Fiqh secara benar? Saksikan Turotsuna Edisi 1 Januari 2021.
    13 min
  • Faham Ilmu Aqly Mahd menurut Al-Ghazali dalam Al-Mustashfa
    Dalam beberapa karyanya, Al-Ghazali membagi ilmu menjadi beberapa bagian. Singkatnya ilmu dibagi menjadi 2: Ilmu Syar’I dan non Syar’i. Dalam al-Mustashfa, Al-Ghazali membagi ilmu menjadi 3: Murni Aqal (non-Syar’i), Murni syariat dan gabungan ilm aqal dan syariat. Menariknya saat beliau menjelaskan tentang ilmu murni aqal beliau justru mengkritik ilmu tersebut dan enggan merekomendasikan mempelahari ilmu tersebut. Lalu apakah demikian? Apa maksud dari perkataan Al-Ghazali tersebut? Maka anda bisa temukan dalam Podcast ini.
    11 min
  • Mabadi' Asyarah Ilmu Syar'i 7: Tajwid
    Al-Qur'an tidak hanya dilihat dari isi yang terkandung di dalamnya. Dari lafadz yang tertera dalamnya didapati kaidah-kaidah yang mengatur sehingga Al-Qur'an dapat dibaca dengan benar. Tajwid merupakan ilmu yang wajib dipelajari bahkan harus dimulai dari kecil. Karena dengan mempelajari tajwid ini maka seseorang mampu merangkul Al-Qur'an secara utuh.
    11 min
  • Nahwu Wadhih 7: Jumlah Fi'liyyah
    Kalimat dalam bahasa Arab bisa diawali dengan Fi'il dan bisa pula diawali dengan Isim. Setiap dari kalimat ini memiliki rukun yang harus terdapat dalam kalimat tersebut. Jumlah Fi'iliyyah adalah kalimat yang diawali dengan Fi'il serta memiliki rukun yaitu Fi'il dan Fa'il. Untuk lengkapnya bisa kita dapati dalam episode ini.
    8 min
  • Mabadi' Ilmu Syar'i 6: Faraidh
    Islam memberikan perhatian lebih kepada manusia yang hidup dan yang sudah mati. Hak seseorang yang meninggal merupakan amanah besar dan harus segera ditunaikan. Salah satu hak seorang yang meninggal adalah harta, dan Islam memberikan rambu-rambu bagaimana mengatur harta peninggalan orang yang meninggal dengan adanya ilmu Faraidh.
    Ilmu Faraidh adalah ilmu yang sangat mulia. Buktinya, Allah merincikan permasalahan pembagian waris dalam Al-Qur’an yang tak dirincikan pada ibadah lain bahkan sholat sekalipun. Artinya, ilmu ini memiliki kedudukan yang mulia di sisi Allah.
    10 min

About Turotsuna

From the publisher's feed

Wadah yang berisikan pembacaan kitab, kajian materi-materi keislaman dan bahasa arab yang berbasis pada turots (warisan cendekiawan muslim)