
Sign up to save your podcasts
Or


19 Nama Tempat yang disebut dalam Al-Quran
Ada 19 nama tempat yang diabadikan dalam Al-Quran. Kami menyusunnya berdasarkan urutan muncul dalam Al-Quran. Apa tempat pertama yang disebut namanya dalam Al-Quran?
1 Mesir Kisah dalam Al-Quran dimulai dengan kisah Bani Israil di zaman Musa as maka Mesir adalah nama tempat yang pertama kali muncul dalam Al-Quran di ayat 61 surat Al-Baqarah. Walaupun ada sebagian ulama yang mengatakan kata itu tidak merujuk kepada kota Mesir melainkan sebarang kota besar.
2 Bukit Thur Sebetulnya tempat ini masih berada disekitaran Mesir tapi kita membahas secara terpisah karena memang terdapat peristiwa bersejarah di tempat ini yaitu tempat dimana Bani Israil diambil keteguhannya sampai Allah SWT mengangkat Bukit Thur di atas mereka yang disebut di ayat 63 surat Al-Baqarah.
Benarkah manusia hidup abadi?
Waktu adalah harta yang tak bisa dibeli oleh manusia. Sekaya apapun dia, kematian akan mendatanginya. Keabadian menjadi suatu hal yang dicari manusia dulu maupun kini. Lalu buat apa dicari jika memang manusia hidupnya abadi?
Banyak yang mengatakan manusia akan hidup abadi di akhirat. Tentu saja pernyataan itu benar adanya karena waktu hidup manusia di dunia berbatas. Tapi kita seringkali jadi abai dengan kehidupan dunia karena berpikir kehidupan yang tidak berbatas itu nanti, bukan sekarang.
Apa itu Alhamdulillah?
Alhamdulillah adalah suatu frasa yang sering sekali kita dengar. Sayangnya banyak dari kita salah paham tentang makna Alhamdulillah. Seakan pengucapan Alhamdulillah hanya merujuk pada nikmat yang diberikan Allah SWT. Padahal makna Alhamdulillah lebih luas dan lebih mendasar daripada yang kita sering duga. Jadi apa itu Alhamdulillah?
Apa itu Alhamdulillah?
Alhamdulillah adalah suatu frasa yang sering sekali kita dengar. Sayangnya banyak dari kita salah paham tentang makna Alhamdulillah. Seakan pengucapan Alhamdulillah hanya merujuk pada nikmat yang diberikan Allah SWT. Padahal makna Alhamdulillah lebih luas dan lebih mendasar daripada yang kita sering duga. Jadi apa itu Alhamdulillah?
Ciri orang fasik Al-Baqarah 13
Masih dalam rangkaian pembahasan tentang ciri orang fasik yang telah dimulai di ayat 8 surat Al-Baqarah. Pada ayat 13 ini, Allah SWT menambahkan penjelasan ciri orang fasik. Seperti apa ciri kedua orang fasik dilihat dari cara mereka merespon nasehat orang beriman?
Setelah membahas tentang ciri orang fasik dilihat dari bagaimana mereka merespon nasehat orang beriman untuk tidak berbuat kerusakan di bumi. Kali ini dibahas ciri mereka berdasarkan nasehat untuk beriman seperti manusia lainnya beriman. Apa maksud dari frasa manusia lain? Ini sebuah penegasan bahwa mereka yang beriman adalah manusia biasa seperti mereka. Termasuk didalamnya penegasan bahwa semestinya mereka pun beriman karena mereka adalah manusia juga.
Siapa tokoh selain nabi yang namanya disebutkan paling banyak dalam Al-Quran?
Benarkah manusia ciptaan Tuhan? Apakah itu doktrin atau fakta?
Apa itu sholat? Apakah sholat kita sekadar penggugur kewajiban? Lalu apa kaitannya sholat dengan ibadah lainnya?
Ciri Orang Fasik Al-Baqarah 11-12
Mengapa pembahasan tentang ciri orang fasik kembali diulang? Karena orang fasik adalah golongan yang rumit, tidak sederhana. Mereka bukan seperti orang kafir yang hitam secara keseluruhan. Ini menjadikan mereka lebih sulit dikenali daripada orang kafir.
Setelah membahas tentang ciri umum orang fasik pada ayat selanjutnya dibahas tentang ciri orang fasik dilihat dari bagaimana mereka merespon nasehat dari orang beriman. Orang beriman ketika melihat orang yang berbuat kerusakan di bumi semestinya menasehati mereka dengan melarang berbuat kerusakan.
Kita bacakan terlebih dahulu ayat 11 dan 12 surat Al-Baqarah.
أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
وَإِذَا قِيلَ لَهُمۡ لَا تُفۡسِدُواْ فِى ٱلۡأَرۡضِ قَالُوٓاْ إِنَّمَا نَحۡنُ مُصۡلِحُونَ
Apabila dikatakan kepada mereka, “Janganlah berbuat kerusakan di bumi,” mereka menjawab, “Sesungguhnya kami hanyalah orang-orang yang melakukan perbaikan.”
أَلَآ إِنَّهُمۡ هُمُ ٱلۡمُفۡسِدُونَ وَلَٰكِن لَّا يَشۡعُرُونَ
Ingatlah, sesungguhnya merekalah yang berbuat kerusakan, tetapi mereka tidak menyadari.
Ternyata alam erat kaitannya dengan keimanan. Bagaimana manusia memperlakukan alam sekitarnya adalah indikator keimanan seseorang. Karena kehidupan manusia jelas sangat bergantung pada alam. Jangan sampai alam rusak sebelum kiamat tiba. Inilah mengapa manusia harus menjaga alam.
Mereka mengatakan kami berbuat perbaikan. Mereka merasa mengeksploitasi alam dan memperbudak manusia agar melakukan apa yang mereka inginkan adalah sebuah kebaikan dan memberikan manfaat bagi alam maupun manusia sekitar mereka. Banyak manusia merasa berbuat perbaikan. Mereka merasa memberikan kontribusi positif pada kehidupan. Padahal kenyataannya…
Tidak. Mereka sesungguhnya berbuat kerusakan tapi mereka tidak menyadari. Mereka telah merusak alam. Semata karena keserakahan mereka dalam mengeksploitasi alam. Tidak ada kebaikan jika sampai merusak alam. Merusak alam tentu merusak kehidupan itu sendiri.
Menjadikan alam ini tidak nyaman ditinggali. Oleh makhluk lain bahkan untuk manusia sendiri. Inilah yang sekarang terjadi. Para ilmuwan dan aktivis bumi meneriakkan ancaman nyata kerusakan bumi. Pemanasan global. Pencemaran tanah, air dan udara.
Semua yang mereka lakukan demi kepentingan pribadi. Tak ada yang lebih penting bagi mereka selain kesenangan dunia. Mereka hanya fokus pada kehebatan dirinya. Keberhasilan bisnisnya.
Mereka tidak peduli dengan lingkungan sekitarnya. Mereka tidak peduli jika disekeliling mereka masih banyak yang membutuhkan bantuan. Harta mereka sudah berlimpah tapi masih saja terus mengeskploitasi lingkungan dan manusia sekitarnya untuk memperbanyak hartanya.
Sekian pembahasan tentang ayat 11-12 surat Al-Baqarah. Inilah ciri pertama orang fasik dilihat dari bagaimana mereka bersikap terhadap nasehat.
Terima kasih sudah menyimak. Tunggu konten kami selanjutnya.
Bagaimana susunan para nabi berdasarkan urutan munculnya dalam Al-Quran?
From the publisher's feed