
Sign up to save your podcasts
Or


Erna Solberg, Perdana Menteri Norwegia, bikin syukuran ultah dihadiri 13 tamu. Didenda 34 juta. Minta maaf kepada publik. Jokowi, Presiden Indonesia, bolak-balik kunjungan ke daerah, mengundang kerumunan ribuan orang. Tidak ada permintaan maaf. Apalagi sanksi dan proses hukum. Indonesia memang luar biasa! Basmi Corona kita gak butuh vaksin. Jokowi datang, Corona minggat!
Pernikahan youtuber di tengah pandemi dihadiri Presiden dan tayang di mendsos resmi negara. Gubernur berfatwa Presiden pasti masuk surga tanpa harus beribadah lagi. Komisaris BUMN rugi yang agamanya fleksibel, larang penceramah Ramadhan yang dituduh radikal. Pasutri buronan KPK terduga garong BLBI 4,58 trilyun malah dibebaskan. Semua itu cuma bisa terjadi di Indonesia. Dalam sepekan pula. Karenanya, nikmati saja!
Erick Thohir khawatir jika BUMN tumbang dalam persaingan. Pasalnya sepertiga PDB disumbang BUMN. Tapi giamana BUMN mau kompetitif, kalau pucuk pimpinannya tidak kompeten. Sebagian Komisaris BUMN diambil dari para buzzer pendukung garis keras Pak Jokowi. Keahliannya gak jauh-jauh dari teriak radikal-radikul.
Presiden Jokowi terkenal suka memberi hadiah. Anak esekolah hafal nama-nama ikan, dapat sepeda. Pemuda NTT, Jackson Boleng, teriak "lanjutkan tiga periode", dapat jaket yang dipakai Pak Jokowi. Kira-kira, Arief Poyuono, Qodari, dll, yang sudah lebih dulu teriak "Jokowi tiga periode" dapat hadiah apa ya? Pasti hadiahnya jauh lebih besar dibandingkan sepeda atau jaket. Mau dapat hadiah juga? Teriak aja "Pak Jokowi, lanjutkan tiga periode!"
Gegara beberapa koruptor kabur ke Singapura, KPK sebut Singapura surga koruptor. Singapura protes. Jadinya kita yang malu, karena ketahuan DPR yang belum ratifikasi perjanjian ekstradisi. Apalagi Indeks Persepsi Korupsi Singapura di peringkat 3 dunia. Indonesia? Terperosok di ranking 102. KPK jadi contoh sempurna dari peribahasa "buruk rupa cermin dibelah", atau "menepuk air di dulang terpercik muka sendiri".
Menkeu Sri Mulyani belakangan kerap menyanjung potensi besar ekonomi syariah. Bahkan Presiden Jokowi ingin Indonesia menjadi pusat gravitasi ekonomi syariah global. Apakah ini tanda-tanda Pemerintah kita mendadak kadrun? Mungkin iya, tapi sayangnya tidak kaffah. Karena politik Islam tetap distigma negatif dan dipinggirkan.
Merespon SP3 KPK terhadap Sjamsul Nursalim, Presiden Jokowi menandatangani Perpes pembentukan Satgas Penagih Aset BLBI. Tekadnya, mengembalikan aset negara senilai Rp 108 T yang digarong sejumlah debitur BLBI. Tapi tampaknya publik sejak awal sudah pesimis mengenai efektifitas Satgas ini. Pasalnya, upaya pidana saja selama ini membentur tembok. Apalagi upaya perdata semacam ini.
Komisaris independen Pelni, yang juga pendukung Presiden Jokowi garis keras, sibuk urus penceramah Ramadhan yang dianggap radikal. Padahal, BUMN pelayaran tersebut mencapat kerugian Rp 800 milyar lebih, dan menyalahkan pandemi sebagai penyebabnya. Jadi sebenarnya job description Komisaris BUMN itu apa ya? Mengarahkan perusahaan supaya untung? Atau mengambil alih tugas marbot mesjid?
Pemerintah pasang kuda-kuda untuk sambut wisatawan asing. Katanya pemberian dosis vaksin kita cukup baik, dibandingkan dengan negara-negara lain. Masalahnya, di luar sana banyak varian baru virus Corona. Siap mempertaruhkan keselamatan rakyat, yang katanya merupakan hukum tertinggi?
Obsesi Presiden Jokowi bangun ibukota baru ternyata gak pupus dihantam pandemi dan krisis ekonomi. Seolah gak peduli hutang menggunung dan maraknya protes berbagai kalangan, RUU ibu kota baru masuk Prolegnas 2021. Sebenarnya rencana pindah ibukota untuk rakyat atau untuk cukong sih?
From the publisher's feed