
Sign up to save your podcasts
Or


PKS menyoroti inkonsistensi dalam banyak kebijakan dan komunikasi publik Pemerintah. Hal ini menunjukkan lemahnya kepemimpinan nasional. Peran Presiden Jokowi dalam memberi arah kebijakan yang jelas dan tegas harus diperbaiki
Presiden PKS Ahmad Syaikhu kritik Pemerintah soal memburuknya indeks demokrasi dan persepsi korupsi. Pembubaran ormas tanpa proses pengadilan jelas adalah preseden buruk dalam demokrasi. Pemerintah harus bertindak tuntas dan transparan dalam memberantas terorisme. Bukan lempar stigma radikal ke kanan-kiri.
KSP Moeldoko menyebut radikalisme subur di masa kepemimpinan Presiden SBY. Moeldoko bilang, alasan merebut Demokrat karena ada konflik ideologi yang membahayakan bangsa dan negara. Lalu ideologi Moeldoko apa? Mereka yang membentur-bentukan anak bangsa yang bhinneka dengan stigma radikal itu ideologinya apa?
Setelah lama sembunyi soal Demokrat, Moeldoko muncul lewat video di IG-nya. Moeldoko bilang dia rebut Demokrat karena ada pergeseran ideologi yang membahayakan bangsa dan negara. Tampaknya Moeldoko percaya diri tampil di publik, karena pengesahan Kemenkumham terhadap KLB Sibolangit hampir final. Megawati campur tangan melalui Menkumham Yasonna yang juga petugas partai? Moeldoko jadi pion Megawati melampiaskan dendam lama kepada Cikeas?
Foto Gibran duduk lebih tinggi dari Menteri PUPR bikin rame. Tafsiran sebagian publik: Gibran lagi ngomong dengan bawahan bapaknya. Kader PDIP, Effendi Simbolon menyebut Gibran politisi instan. Pertarungan diam-diam Jokowi versus Megawati sedang menguat? Jokowi sedang fokus membangun dinastinya sendiri?
Ketua DPR-RI Puan Maharani mengutuk teror bom Katedral Makassar dan minta dibongkar hingga ke akarnya. Tapi kok Mbak Puan diam saja soal korupsi bansos yang jelas-jelas juga kejahatan berat terhadap kemanusiaan. Di sisi lain, serentak para buzzer mencuit soal bom Katedral Makassar dengan tone dan sasaran tembak yang sama. Ibarat orkestra, siapa penyusun partitur dan dirigennya?
BIN mengatakan pelaku teror Katedral Makasar diduga anggota eks-ormas. Kompolnas kembali mengangkat data 37 eks anggota FPI menjadi anggota JAD dan MIT. Kapitra Ampera meminta polisi mengusut keterkaitan bom Katedral Makassar dengan persidangan HRS. Kok seperti orkestra yang memainkan satu partitur yang sama ya?
Ketenangan warga di hari Minggu 28 Maret terusik teror bom di depan Gereja Katefral Makassar. Sepasang pelaku yang bersepeda motor tewas. Sekitar 20 korban luka-luka. Sebagai bangsa yang beradab kita mengutuk keras aksi teror ini. Apapun alasannya. Namun yang menarik, reaksi Presiden terhadap peristiwa ini sangat berbeda dengan insiden KM 50 yang sama-sama merupakan tragedi kemanusiaan.
Kilang minyak Pertamina Balongan Indramayu meledak dan terbakar dinihari tadi. Empat korban luka dilarikan ke rumah sakit. Sekitar 700 warga diungsikan. Sambaran petir atau kebocoran pipa diduga menjadi penyebab musibah ini. Komisi VII DPR-RI akan segera memanggil Direksi Pertamina untuk memperoleh keterangan lengkap.
Zulhas ngomong tentang ekonomi liberal, politik culas, dan demokrasi transaksional. Apakah ini upaya PAN cuci tangan? Di sisi lain, Pemuda Muhammadiyah dapat jatah 19,000 ha tanah garapan dari reformasi agraria, yang menuai protes banyak pihak. Sebelumnya, Ketum PP Pemuda Muhammadiyah diangkat jadi Komisaris Utama Istaka Karya. Apakah Muhammadyah sedang "disogok" lewat pemudanya agar lebih akomodatif terhadap regim?
From the publisher's feed