
Sign up to save your podcasts
Or


Banyak haters mem-bully Gubernur Anies dengan kasar. Anies santuy saja, karena cara seseorang berbicara menunjukkan martabatnya. Yang jelas Anies fokus pada impiannya: di akhir masa jabatannya sebagai Gubernur, warganya merasa beruntung dan bersyukur tinggal di Jakarta.
Gubernur Anies punya obsesi mengintegrasikan transprotasi umum di Jakarta. Bukan cuma rute dan sistem pembayarannya. Tapi juga pengelolaannya. Dampaknya dahsyat! Pengguna ktransportasi umum melonjak hampir 4 kali lipat. Semakin tidak ada alasan pakai mobil pribadi di Jakarta.
Minggu lalu AHY diterima Jokowi di Istana Bogor. Jokowi jamin akan selesaikan kasus PD sesuai hukum. Sehari kemudian, kabarnya Moeldoko sambangi Megawati di Teuku Umar. Dia bilang kudeta Demokrat untuk akhiri trah Cikeas. Marzuki Alie membantah kabar pertemuan KSP dengan bos Banteng Moncong Putih. Ada apa?
Tetiba saja "tukang survei" M. Qodari mempromosikan Gibran Rakabuming jadi Ketum KNPI. Selain Walikota Solo, Gibran dipandang sebagai pebisnis muda yang berprestasi, dan mampu mempersatukan. Tapi Rocky Gerung punya usul yang gak kalah brilliant: Bintang Emon aja! Yuk kita bongkar, siapa yang lebih pantas jadi icon pemuda Indonesia: Gibran bin Jokowi atau Bintang Emon?
Sejak dua tahun lalu Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo mengingatkan bahaya perang biologi yang memicu pandemi.Jauh-jauh hari Jenderal Gatot juga meramalkan munculnya partai tunggal di Senayan. Lalu, mengapa Jenderal Gatot meminta seniornya, KSP Moeldoko, untuk banyak istighfar?
Siapa sesungguhnya orang yang meminta Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurarmntyo ambil alih Ketum Demokrat? Apa sikap Jenderal Gatot terhadap KSP Moeldoko, seniornya, yang mengkudeta Demokrat? Bagaimana Jenderal Gatot menyanyikan kembali lagu prajurit TNI yang biasa dinyanyikannya sejak jadi taruna?
Bertamu ke rumah sabahat lama, Gubernur Anies Baswedan, diisi dengan obrolan yang santai tapi seru. Bagi Anies, infrastruktur bukan sekedar bangunan fisik. Di baliknya ada konsep dan narasi untuk mengubah perilaku masyarakat. Menarik banget mengikuti perjalanan Anies mewujudkan tag line Jakarta: "Maju Kotanya, Bahagia Warganya".
Haris Pertama, Ketum DPP KNPI, bicara tentang kemungkinan Gibran Rakabuming Raka maju menggantikan dirinya memimpin KNPI. Lalu, apa komentar Haris soal pembegalan terhadap Partai Demokrat dan kondisi demokrasi kita?
Haris Pertama, Ketum DPP KNPI bicara blak-blakan soal kasus Abu Janda dan upaya kudeta terhadap kepemimpinannya. Apakah ada tangan-tangan kotor bermain di dalam kudeta gagal itu?
Prof. Salim Said bilang, tidak ada poin signifikan dari kudeta KSP Moeldoko terhadap Ketum Partai Demokrat. Faktanya, pagi-pagi PD kubu Moeldoko sudah nyatakan mendukung Pemerintahan Jokowi dan siap sumbang Menteri. Artinya, kudeta Demokrat bagian dari skenario besar konsolidasi kekuasaan. Sejalan dengan itu, The Australian mengatakan, Indonesia semakin dekat dikuasai partai tunggal. Waduh!
From the publisher's feed