Melalui keselamatan Allah, kita ditaruh di dalam Allah, dan Allah juga masuk ke dalam kita. Sekarang, di dalam kita ada perbauran antara ilahi dengan insani. Kita adalah orang yang telah berbaur dengan persona ilahi, menjadikan kita satu roh dengan Tuhan (1 Kor. 6:17). Sebelum menerima Kristus, kita hanyalah diri kita sendiri dengan sifat dan ciri khas kita. Se- telah kita menerima Kristus, kita masih tetap diri kita sendiri, tetapi ada penambahan sesuatu yang baru dan hidup. Dulu, sebelum menerima Kristus, kita hidup dengan diri sendiri; tetapi sekarang, kita hidup dengan Kristus yang tinggal di dalam kita (Gal. 2:20), bukan dengan cara lama, tetapi dengan cara yang baru. Inilah yang disebut hidup dalam keesaan dengan Allah.