Putus dari Pacarnya, Pria Ini Tagih Biaya Parkir NT$10 dan Biaya Beli Bunga saat Menyatakan Cinta.
Hutang piutang di antara pasangan kekasih lumrah terjadi dan memang harus dibayar. Tapi, jika gara-gara putus dan harus mengembalikan semua biaya yang digunakan saat berkencan rasa-rasanya agak keterlaluan! Seorang wanita di Dcard, sebut saja Bunga, membagikan kisah mantan pacarnya yang mencatat pengeluarannya untuk setiap hal setelah putus, bahkan meminta Bunga patungan untuk membayar buket bunga saat mantannya menyatakan cinta dan membayar parkir sebesar NT$10.
Di Dcard, Bunga mengungkapkan, dia adalah seorang lulusan baru yang baru bekerja, sementara mantan pacarnya sudah bekerja selama beberapa tahun. Pada pertemuan pertama mereka, mantan pacarnya dengan murah hati mengajaknya makan, dan selama masa pendekatannya, dia sangat Perhatian. Mantannya bahkan tahu kapan masa menstruasinya dan mengirimkan cokelat, sup kacang merah, dan bantal pemanas. Bahkan, mantannya aktif mengirimkan minuman ke tempat kerjanya. Lambat laun, perhatiannya membuatnya terkesan, dan akhirnya dia setuju untuk menjalin hubungan.
Setelah berpacaran, mereka sepakat untuk berbagi pengeluaran, tetapi Bunga mulai menyadari bahwa mantan pacarnya pura-pura royal selama masa pendekatan, dan setelah berpacaran, dia menjadi sangat pelit. Bunga menyebutkan, bahkan saat mereka makan bakso yang berisi 5 butir, 1 orang benar-benar hanya boleh makan 2,5 butir dan membagi uangnya 50%. Menurutnya, ini sangat keterlaluan.
Setelah itu, mantan pacarnya membeli mobil, dan ketika mereka pergi berkencan, dia masih meminta dia berbagi biaya bensin sebesar NT$175,2 jika meteran bensinnya berkurang. Dengan bangga, mantannya bilang bahwa dia tidak meminta biaya tol.
Bunga awalnya merasa senang-senang saja, tapi dia jadi sangat kesal saat tahu biaya tol hanya NT$3.
Bahkan ketika mereka pergi ke kafe atau restoran cepat saji, mantan pacarnya selalu membawa semua gadgetnya, seperti ponsel, tablet, dan powerbank, dan mengecasnya di sana. Kekikiran mantannya ini benar-benar membuat Bunga jengah.
Awalnya, Bunga memaklumi sikap mantan pacarnya dengan harapan dia akan belajar untuk memberi, tetapi sifatnya tidak berubah, dan perbedaan pandangan mereka tentang uang terlalu besar. Meskipun ada perasaan di antara mereka, dia akhirnya dengan sakit hati memutuskan untuk putus, dan menangis berhari-hari.
Namun, sebelum air matanya kering, dia menerima daftar rinci dari mantan pacarnya dan menyatakan, "Saya sudah membuat daftar dari hadiah-hadiah yang saya berikan padamu. Kita bisa patungan." Dia tidak pernah membayangkan bahwa mantannya menagih bayaran atas semua hadiah yang pernah dia berikan, baik dari masa pendekatan maupun saat masa pacaran. Bahkan biaya buket bunga yang dikirim mantannya saat menyatakan cinta di tahun baru juga harus dibagi 2. Mantan pacarnya bilang, "Karena kita tidak sampai menikah, barang-barang yang kau makan dan gunakan juga harus dibagi. Wajar, kan, kalau kita patungan?"
Postingan Bunga menuai banyak komentar dari warganet yang geram dengan aksi mantannya. Mereka pikir itu hanya akan terjadi di drama TV, tapi tidak pernah berpikir bahwa orang-orang aneh seperti ini benar-benar ada dalam kehidupan nyata.
Sun Wu-kong Cokelat Setinggi 1,4 Meter Menangkan Medali Perunggu di Kompetisi Kuliner Internasional Malaysia
Jurusan Kuliner dan Ilmu Makanan Universitas I-Shou berpartisipasi dalam Kompetisi Kuliner Internasional Malaysia (BOTC), memenangkan medali perunggu di kategori cokelat dengan patung "Sun Wukong" setinggi 140 cm yang memegang tongkat emas dan berdiri di atas awan terbang.
Universitas I-Shou menyatakan bahwa kompetisi kuliner internasional ini diadakan setiap dua tahun sekali dan merupakan kompetisi tingkat B yang diakui oleh Asosiasi Koki Dunia (WACS). Tahun ini, kompetisi tersebut diadakan pada bulan Juni di Penang, Malaysia, diikuti oleh lebih dari 2.000 peserta dari 32 negara, termasuk Malaysia, Singapura, Thailand, Indonesia, Filipina, dan Vietnam.
Profesor Fakultas Seni Kuliner dan Gastronomi Li Jian-Shen, memimpin mahasiswa tahun ketiga, Wu Ming-Lun (H), dalam kompetisi tersebut. Mereka membuat patung karakter "Sun Wukong" dari cerita "Journey to the West", menggunakan teknik seni cokelat, menghasilkan karya setinggi 140 cm dan seberat 30 kg yang menampilkan Sun Wukong memegang tongkat emas dan berdiri di atas awan terbang. Wu Ming-Lun merasa sangat bahagia dapat memenangkan penghargaan tersebut. Li Jian-Sheng menekankan bahwa melalui kompetisi internasional, mahasiswa dapat mengumpulkan pengalaman, meningkatkan keterampilan, dan memperluas wawasan mereka, sehingga di masa depan dapat menjadi profesional unggulan di industri ini.
Di sebuah lokasi konstruksi di Jalan Zhongxing, Distrik Meinong, Kota Kaohsiung, terdapat jaring pengaman debu/jaring anti angin pada papan perancah tidak diperkuat dengan benar. Seorang nenek tua bermarga Huang-Qiu (79 tahun) yang sedang mengendarai motor melewati lokasi tersebut, tersandung dan jatuh akibat jaring debu tersebut terangkat oleh angin. Dua hari kemudian, seorang wanita Indonesia berusia 30 tahun bermarga Xi juga tersandung jaring debu di tempat yang sama dan jatuh dari motornya. Kedua wanita tersebut dibawa ke rumah sakit dan tidak mengalami cedera serius.
Polisi saat ini telah memberitahukan pemilik rumah bermarga Chen dan penanggung jawab lokasi konstruksi bermarga Huang untuk memberikan keterangan, serta mengeluarkan tilang dengan denda maksimal sebesar NT$2400. Polisi juga memperingatkan pemilik rumah dan penanggung jawab lokasi konstruksi untuk memperkuat kontrol kualitas dan mencegah kejadian serupa terjadi lagi.
(foto: Universitas I-Shou)
Macam-macam Kegiatan di Solar Festival in Taiwan 2024
Pada musim panas yang terik ini, Ditjen Pariwisata serta pemerintah daerah di Taiwan merancang "Solar Festival in Taiwan 2024", termasuk acara untuk mencicipi makanan ringan dan minuman segar. Mulai sekarang hingga akhir September, acara ini akan diadakan di berbagai kota dan kabupaten. Selama acara berlangsung, pengunjung dapat mengumpulkan cap khusus dari "Mobil Keliling Musim Panas" berwarna kuning, serta cap utama dari Sepuluh Pameran Utama "Weixiao Nan Wan" (South Bay Smile) dan cap khusus dari Kantor Pengelola Kawasan Pemandangan Nasional. Setelah mengumpulkan cap, pengunjung dapat ikut undian!
Ditjen Pariwisata menyatakan bahwa "Solar Festival in Taiwan 2024" akan mencakup lima kegiatan utama, termasuk lomba dayung perahu naga, Xiazhi 235, serta pameran makanan Taiwan, dan perjalanan kereta api.
"Pesta Kereta Gunung Musim Panas" akan diselenggarakan pada 27 Juli di area pemandian air panas Guanziling. Di sana akan diadakan prosesi arak-arakan kereta gunung dan upacara doa bersama, dengan menyertakan promosi es krim dan bir, pertunjukan seni jalanan di sekitarnya, menciptakan suasana meriah dan ramai.
"Festival Nikmati Kesegaran" berlangsung dari hari ini hingga 31 Agustus di Kantor Pengelola Kawasan Pemandangan Trimountain, termasuk Pusat Pengunjung Nanzhuang, Pusat Pengunjung Shishan, Pusat Pengunjung Guanguan, Pusat Pengunjung Lishan, Pusat Pengunjung Bagua Shan, dan Pusat Pengunjung Songboling. Pengunjung yang menyelesaikan tarian tertentu dan melakukan check-in di pusat pengunjung akan mendapatkan es krim gratis.
"Sensasi Enam Kelezatan Teh" akan diselenggarakan pada 20 Juli di area multifungsi Taipei Main Station, dengan menampilkan pertunjukan seni teh, pengalaman meminum teh, serta melibatkan industri lokal dan pelaku pariwisata dalam wilayah tersebut untuk memamerkan produk-produk berkualitas dan kegiatan kuliner.
"Festival Musim Panas Di Dadaocheng" berlangsung dari 17 Juli hingga 10 Agustus, menampilkan pertunjukan kembang api yang dipadukan dengan konser musik, pengalaman perahu wisata, dan kuliner musim panas.
Info selengkapnya: https://summerfestival.taiwan.net.tw/en