Penduduk Asing Tetap di Taiwan Akan Memperoleh Manfaat Disabilitas
Yuan Legislatif pada hari Senin (17 Juni) memberikan persetujuan awal atas amandemen yang akan membuat penduduk asing tetap berhak mendapatkan tunjangan disabilitas tertentu dan layanan perawatan jangka panjang. Namun, mereka belum mencapai kesepakatan tentang apakah gelar akademis bisa digunakan untuk mengurangi waktu tinggal minimum yang diperlukan.
Tiga komite Yuan Legislatif menyelenggarakan rapat gabungan untuk meninjau amandemen Undang-Undang untuk Perekrutan dan Penggunaan Tenaga Profesional Asing (外國專業人才延攬及僱用法), dilansir dari Liberty Times.
Legislator Partai Progresif Demokratik (DPP), Wang Ting-yu (王定宇) mengatakan bahwa meskipun penduduk tetap asing tidak berhak secara hukum atas layanan kesejahteraan sosial, tapi mengingat mereka bekerja Taiwan dan mungkin memiliki prospek pengembangan jangka panjang di sini, maka pihaknya mengajukan proposal untuk mengubah undang-undang.
Wang mengatakan bahwa amandemen ini bertujuan untuk menciptakan "lingkungan hidup yang ramah bagi orang asing," sambil memastikan penggunaan sumber daya kesejahteraan sosial Taiwan secara efektif. Amandemen ini menetapkan bahwa mereka yang memenuhi kondisi telah tinggal secara sah di Taiwan selama periode kumulatif 10 tahun dan telah tinggal di sini selama lebih dari 183 hari setiap tahun akan memenuhi syarat untuk mengajukan layanan perawatan jangka panjang dan subsidi sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Perlindungan Hak Penyandang Disabilitas (身心障礙者權益保障法) Pasal 50 dan 51.
Salah satu titik permasalahan adalah bahwa Undang-Undang untuk Perekrutan dan Penggunaan Tenaga Profesional Asing saat ini menyatakan bahwa waktu yang dihabiskan untuk belajar atau tinggal bersama kerabat tidak akan dihitung dalam periode tinggal 10 tahun.
Legislator DPP Chiu Yi-ying (邱議瑩), Loh Mei-ling (羅美玲), dan Lai Jui-lung (賴瑞隆) mengusulkan amandemen Pasal 14 dari undang-undang tersebut, untuk memungkinkan proporsi tertentu dari waktu yang dihabiskan untuk belajar dihitung sebagai masa tinggal berturut-turut.
Namun, beberapa legislator khawatir bahwa perubahan undang-undang ini akan membuat lebih mudah mempekerjakan orang asing, tetapi merugikan warga Taiwan. Mereka takut bahwa dengan menurunkan persyaratan untuk orang asing, kesempatan kerja untuk orang Taiwan bisa berkurang.
Legislator KMT Hsieh Yi-fong (謝衣鳯) menyarankan agar Dewan Pengembangan Nasional mempertimbangkan bagaimana hal itu akan mempengaruhi pekerjaan warga Taiwan, sementara Legislator KMT Sra Kacaw (鄭天財) berpendapat bahwa amandemen ini akan mempengaruhi hak dan kepentingan masyarakat adat.
Legislator DPP Chiu Yi-ying menekankan bahwa amandemen ini hanya akan melonggarkan persyaratan minimum masa tinggal dan tidak terkait dengan pasar kerja domestik. Namun, tidak ada kesepakatan yang tercapai.
Chiu mengumumkan bahwa Pasal 14 akan dibahas lebih lanjut oleh kelompok-kelompok partai untuk mencapai kesepakatan. Sementara itu, pasal-pasal lain dalam perubahan undang-undang yang diusulkan sudah disetujui.
Makanan dan Karbohidrat yang lebih Berbahaya dari Alkohol? Ini Dia Namanya!
Mengonsumsi alkohol dapat berbahaya bagi hati, perut, dan bahkan menyebabkan kanker. Jika menjadi kebiasaan, tentu saja hal ini berbahaya bagi kesehatan. Namun, Wei Shi-shang (魏士航) menyampaikan, bahwa ada makanan lain yang tidak hanya membuatmu kecanduan, tapi juga merusak hati dan menyebabkan asam urat, dan hal tersebut adalah “fruktosa”.
Dokter menjelaskan bahaya gula fruktosa yang juga berbahaya bagi kesehatan. Alasannya adalah karena fruktosa lebih sulit dideteksi, mudah menipu otak, dan menyebabkan kecanduan, serta ketergantungan, selain sulit mengendalikan jumlah asupannya.
Dr. Wei Shi-shang menjelaskan, bahwa meminum alkohol dapat membuat orang merasa pusing dan muntah-muntah. Ketika merasa tidak nyaman, orang pun berhenti untuk minum, tapi hal ini berbeda dengan fruktosa. Beberapa studi menemukan, bahwa fruktosa akan menyebabkan tubuh memproduksi “resistensi leptin” yang menyebabkan Anda merasa kurang kenyang, sehingga tidak peduli seberapa banyak Anda makan, Anda tidak akan merasa kenyang, dan tentu saja tidak akan berhenti makan.
Selain itu, penelitian juga mengonfirmasi, bahwa mengonsumsi fruktosa sama adiktifnya dengan minum dan merokok. Fruktosa ini sering tersembunyi dalam berbagai makanan olahan . Jika Anda mengonsumsi 2 kaleng minuman kola, Anda mungkin tidak akan merasa bahwa ada 35gram kandungan fruktosa di dalamnya, sehingga ada banyak orang yang tidak akan hanya minum 1 kaleng saja.
Air Dingin di Musim Panas Menyebabkan Kematian Mendadak? Dokter pun Memberikan Jawaban
Musim panas di Taiwan merupakan saat-saat yang sangat panas dan kemampuan untuk bertahan dari serangan panas menjadi hal yang sangat penting. Oleh sebab itu, memakan es atau minum es menjadi salah satu pilihan populer.
Namun, baru-baru ini, ada rumor di internet, meskipun cuaca sangat panas, Anda sebaiknya tetap meminum air hangat. Mengapa? Menurut kabar yang beredar, meminum air dingin dapat menyebabkan pembuluh darah yang kecil di tubuh manusia rusak atau meledak. Menurut kabar tersebut, hal ini dapat berbahaya bagi Anda, bahkan dapat menyebabkan kematian.
Tidak hanya itu, Anda disarankan untuk tidak minum air dingin, air es, ataupun mandi air dingin dengan segera. Selain itu, Anda juga diminta jangan membasuh kulit yang terkena sengatan matahari dengan air secara langsung. Jika ingin mandi, sebaiknya tunggu setelah 30 menit berada di ruangan, jika dilakukan dengan segera, maka ia kemungkinan akan mengalami stroke.
Terkait dengan rumor tersebut, Li Jianzhang (李建璋), direktur Divisi Informasi Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan dan profesor kedokteran klinis di Departemen Darurat Rumah Sakit Universitas Nasional Taiwan (NTU) menyampaikan, bahwa kelelahan akibat panas atau serangan panas dan hal-hal lain terkait suhu panas di Taiwan harus diwaspadai. Orang yang mengalami kelelahan akibat panas dapat menyebabkan orang terus menerus berkeringat dan melemahkan kekuatan fisiknya. Sementara itu, serangan panas (heatstroke) dapat membuat orang mengalami kebingungan, salah menjawab pertanyaan, lambat bereaksi, atau bahkan berhenti berkeringat. Banyak orang tidak menyadari hal tersebut, tapi hal ini sebenarnya sangat berbahaya dan dapat menyebabkan kematian.
Mengenai kabar yang beredar di internet, ia pun menyampaikan, bukan air dingin atau air es di cuaca panas yang merusak pembuluh darah dan menyebabkan kematian mendadak, tapi kelelahan akibat panas dan heatstroke lah yang menyebabkan hal tersebut, karena ketika suhu inti tubuh terlalu tinggi, maka jaringan pada organ tubuh dapat rusak. Pendinginan pada tubuh harus segera dilakukan, misalnya dengan mengunjungi tempat-tempat yang sejuk, melepaskan pakaian, menyeka keringat, serta minum air dingin. Anda juga dapat menggunakan paket es untuk mempercepat pendinginan.
Menurutnya, saat hal tersebut terjadi, pendinginan tubuhh pasien adalah hal yang terpenting. Cara pendinginan tersebut termasuk dengan menyalakan kipas angina, berendam di air dingin, atau minum air dingin. Es kotak juga dapat dibungkus di handuk dan ditempatkan di bahwa ketiak pasien untuk menurunkan suhu tubuh pasien dengan cepat. Hal-hal tersebut merupakan metode yang paling efektif untuk mengatasi kelelahan akibat panas dan heatstroke.
Ia juga menekankan, ketika suhu inti tubuh manusia terlalu tinggi, maka ia harus menggunakan prinsip pendinginan, seperti yang telah disebutkan. Oleh sebab itu, kematian mendadak karena minum air dingin atau air es dengan cepat tidak akan terjadi.
Buah Ciplukan: Liar di Indonesia, Mewah di Taiwan
Ciplukan merupakan tumbuhan gulma yang banyak tumbuh di daerah tropis dan subtropis. Tumbuhan ini tumbuh liar dan dapat mengganggu pertumbuhan tanaman budidaya di lahan pertanian. Meskipun demikian, ternyata tanaman ini mampu mendatangkan keuntungan yang tinggi.
Ciplukan atau Physalis peruviana adalah buah yang cukup unik. Sebab, tampilan buah ini tertutup dengan lapisan yang mirip dengan daun. Jika ingin menikmatinya, kamu harus membuka lapisan luarnya terlebih dulu.
Selain itu, tekstur daging buahnya hampir menyerupai tomat, dengan rasa manis dan sedikit asam, serta berwarna jingga kekuningan jika sudah matang. Buah ini sangat kaya akan vitamin dan mineral penting, termasuk antioksidan.
Tumbuhan ini banyak tumbuh liar di lahan yang tidak terurus, bahkan terlihat tidak berharga. Namun, setelah beberapa penelitian membuktikan bahwa tumbuhan ini memiliki banyak manfaat, kini ciplukan menjadi komoditas yang bernilai jual tinggi.
Ciplukan, atau yang dikenal sebagai “buah lentera (燈籠果)” dulunya sering ditemui di ladang pertanian Taiwan. Meski kelihatannya bisa tumbuh di mana saja, tapi sebenarnya tanaman ini membutuhkan lingkungan yang sangat bersih tanpa polusi untuk dapat berbuah. Akhir-akhir ini, karena tingkat polusi tanah semakin parah, buah ini sudah jarang ditemui di pedesaan, bahkan bisa dikatakan “menghilang”.
Karena nilai jualnya yang tinggi di Taiwan, yaitu 85NT/ 100 gram (ciplukan lokal), atau 160 NT/100 gram (impor dari jepang), maka banyak petani Taiwan yang mulai membudidayakannya dalam beberapa tahun terakhir. 1 buah ciplukan memiliki berat sekitar 10 gram.
Salah satu petani bubidaya di Chiayi yang bernama Cai Ji-long, mengatakan bahwa nenek tetangganya “menangis” setelah memakan ciplukan yang telah lama hilang.
Sekarang, petani Tsai telah berhasil mendapatkan pasarnya di Taiwan dengan menjual ciplukan kering dan beku. Cai Ji-long bahkan menghasilkan pendapatan sebesar NT$800.000 (Rp 400 juta) setiap tahunnya dari buah ciplukan. Namun, saat ini pasar konsumsi masih terbatas, dan dia menyarankan para petani yang ingin menanam untuk mempertimbangkan dengan hati-hati.