Jelajah Kuliner

Jelajah Kuliner

By Maria Sukamto, RtiSociety & CultureGovernment
Download on the App Store

Jelajah Kuliner episodes

  • Jelajah Kuliner 美食無國界Kuah Pau 刈包

    Kuah Pau 刈包

    Selamat datang di acara Jelajah Kuliner acaranya Maria Sukamto 歡迎收聽美食無國界, apa kabar para JK lovers para JKers? Semoga sehat sejahtera selalu jiwa dan raga. Pekan lalu saya menjelaskan lagi cara membuat lobak kering asin. Semoga tambah jelas bagi pendengar yang ingin membuatnya sendiri. Hari ini saya mengajak Anda menjelajahi kudapan khas Taiwan, boleh dikatakan seperti roti sandwichnya orang Taiwan. Apa itu? Yaitu Kua Pau. Bakpao yang dibelah tengahnya, dan diisi dengan lauk. Kua pau ini menjadi populer di New York, setelah dijual menjadi seperti sandwich barat. Bahkan digandrungi karena dagingnya dikecap harum berbeda sekali di hamburger yang terbuat dari daging cincang. Nah... kuliner berbaur tanpa batas negara bukan.

    Saya mengajak Anda mengenal roti kua pao Taiwan. Kua pao sendiri adalah bahasa Taiwan, yang mengartikan pao yang dibelah. Kua adalah membelah. Jadi boleh saja kita katakan sebagai bakpao tertawa. Yang sangat khas adalah isinya.

    Apa saja isinya? Yaitu daging kecap dengan irisan tebal, sayur asin, bubuk kacang, daun ketumbah cincang. Kua pao ini karena bentuknya seperti mulut macan yang sedang menggigit daging. Maka juga dijuluki sebagai Hu Yau Cu. Macan gigit babi. Dan juga karena bentuknya seperti dompet, maka ada perusahaan yang menambahkan menu kua pao dalam hidangan untuk penutupan akhir tahun, menandakan harapan di tahun depan akan tambah beruntung dengan dompet penuh seperti kua pao yang penuh isi tersebut.

    Bappao tertawa ini menjadi populer tanpa sebab, mungkin karena lucu seperti dompet berisi uang yang banyak, dan juga unik karena tidak usah memakannya dengan nasi seperti lauk lain. Bahkan Anda bisa memakan lebih dari satu atau tanpa bakpaonya dan hanya makan isinya saja.

    Kua pao ini menjadi kudapan yang disukai anak-anak muda dalam 10 tahun terakhir, di mana dibuka depot khusus penjual kua pao yang berdekorasi keren. Sehingga mengundang selera beli konsumen muda. Aroma asli dari bakpao tertawa ini adalah daging yang dimasak kecap, yang vegetarian bisa memakai tempe bacem pengganti daging kecap, atau tahu goreng, atau tempe campur tahu dan digoreng, atau jamur goreng, terserah kreasi. Dan yang membuatnya unik adalah sayur asin yang terbuat dari sawi pahit, dicincang dan digoreng dalam minyak dengan rasa manis asin dan sedikit pedas karena ada campuran cabai rajang. Dan belum selesai nih... jangan lupa taburan bubuk kacang tanah. Dan daun ketumbar. Nah... sedap bukan.

    Di pasar malam, juga muncul penjual kua pao, masing-masing punya resep tersendiri dan kreasi. Misalnya ada yang menambahinya dengan telur ceplok, daging ham, lalu ada yang memakai ayam rasa kare Thailand, ada yang menggunakan daging bebek panggang, bahkan ada yang memakai daging stek yang mahal, jadi semua bebas bervariasi. Tapi ciri khas kua pao Taiwannya tidak hilang, karena pasti ada sayur asin dan bubuk kacang dan daun ketumbar.

    Bagi pemula, agak kaget mencobanya. Karena ada rasa asinnya daging, eh muncul rasa manisnya bubuk kacang. Belum lagi kalau disiram saos cabai khas Taiwan yang manis asin. Pokoknya harus ada campuran rasa asin dan manis, dan sayur asin Taiwan ini lebih menjurus pada rasa manis, karena digoreng dengan gula jumlah besar. Sehingga rasa asin dan asamnya tertutup oleh rasa manis yang tinggi.

    Seorang pemuda Taiwan, tidak berpraktek sebagai pengacara malah membuka Baohaus, depot khusus menjual Kua pao ala Taiwan. Ia menambahkan daging masak kecap, dengan telur, atau cipai yaitu dada ayam goreng khas Taiwan. Dinamai hamburger Taiwan. Cara penyajiannya jauh lebih cepat daripada memuat sandwich karena harus goreng dulu. Jdi semuanya menjadi bahagia, Anda mau mencoba Kua Pao ala Indonesia? Bagaimana kalau dijepit daging rendang.

     

    10 min
  • Jelajah Kuliner 美食無國界 Lobak Kering DIY 蘿蔔乾自己做

    Selamat datang di acara Jelajah Kuliner acaranya Maria Sukamto 歡迎收聽美食無國界,

    Pekan lalu saya telah mengajak Anda menjelajahi kuliner ikan belanak kering semalam yang disukai orang Taiwan termasuk saya sendiri. Dan bagaimanAnda? Kirimkan komentar kepada saya ke email [email protected] atau ke lama FB saya.

     

    Hari ini saya akan menanggapi pertanyaan pendengar tentang lobak kering, setelah mendengar acara Jk lalu tentang lobak kering. Ia ingin membuatnya sendiri. Sungguh luar biasa kepada teman pendengar ini. Dan di hari ini saya akan membahasnya lebih jauh dan semoga bermanfaat bagi teman-teman yang ingin membuatnya sendiri.

    Membuat lobak kering sebenarnya sangat sederhana bahannya, yaitu garam, lobak putih yang masih segar itu saja.

    Tetapi tekniknya aneka ragam, beda negara beda cara. Saya lihat ada beberapa youtuber Indonesia membuat lobak kering memakai gula. Jadi ada rasa manisnya. Ini adalah suatu keunikan tersendiri.

    Kalau di Taiwan lobak kering, selalu asin. Dan jarang saya menemukan yang manis.

    Justru yang sering saya temukan adalah lobak kering warna gelap dan warna kuning putih. Gelap karena lama disimpan, dan putih kuning karena pengeringannya memakai mesin, atau baru dibuat. Sehingga di Taiwan ada lobak kering asin yang puluhan tahun usianya, dan warnanya hitam legam. Dan semakin hitam semakin lama usianya, semakin berharga, seperti emas layaknya.

     

    Cara paling praktis? Tidak ada dan ada jawabannya. Tergantung pada kesukaan masing-masing.

     

    10 min
  • Jelajah Kuliner 美食無國界 Ikan Belanak Kering午魚一夜干

      Ikan Belanak Kering午魚一夜干

    Selamat datang di acara Jelajah Kuliner acaranya Maria Sukamto 歡迎收聽美食無國界,

    Hari ini saya mengajak Anda menjelajahi kuliner ikan belanak. Betul, Taiwan juga ada ikan belanak, yang paling sering saya lihat adalah belanak yang besar, yang kecil-kecil seperti kita makan di Indonesia malah jarang. Tetapi dalam tahun ini saya begitu mudah membeli ikan belanak kecil yang panjangnya sekitar 20 cm kurang lebih.

    Apa keunikannya, dalam Jelajah Kuliner hari ini saya memperkenalkan ikan belanak yang diasinkan semalam saja. Sehingga namanya juga keren Yi Ye Kan dalam bahasa Jepang I-Za-Ka-Ya. Ini bermula dari kebiasaan orang Jepang di Hokkaido, di masa lalu saat teknik pendinginan masih belum merata, maka para nelayan setempat menciptakan cara pengawetan ikan yang dimarinasi dulu lalu diangin-angin hingga kering, dan ini berbeda sekali dengan cara orang Taiwan mengeringkan ikan, orang Jepang membuat Izakaya dengan memilih ikan yang kadar lemaknya tinggi, dibelah lalu membuang jeroannya, dicuci bersih dan direndam dalam air garam yang tingkat keasinannya sama dengan air laut, lalu dikeringkan selama semalam saja, dan jadilah izakaya iyekan ikan kering dalam semalam. Nah... teman teman penasaran bukan bagaimana cara membuatnya?

    Sebaiknya memilih ikan yang sedang musim karena tingkat kesegarannya tinggi, dan untuk porsi 6 ekor misalnya ikan belanak atau ikan hasil memancing sendiri, garam 120 gram + 80 gram, air aqua atau air bersih yang sudah dimasak 1200 cc + 1200 cc, arak beras 50 gram, sekarang ikan dicuci bersih, belah buang jeroannya dan cuci bersih bagian perutnya. Kalau Anda di Taiwan dan tidak mau repot, bisa meminta penjualnya membelah dan membersihkan ikan terlebih dulu.

    Sediakan tempat dengan air 1200 cc dan 120 gram garam, diaduk sampai lumer lalu masukkan ikan, rendam selama 10 menit, tujuannya untuk membunuh kuman, menghilangkan darah kotor ikan dan juga menghilangkan bau amis.ikan dijepit dengan bambu agar melebar terus, dan bagian kepala diikat tali agar bisa digantung seperti jemuran.

    Sekarang sediakan sebuah baskom, isi dengan 1200 cc air dengan 80 gram garam dan 50 gram arak beras, rendam ikan selama 1/2 hingga 1 jam. Tujuan arak beras untuk menghilangkan bau amis dan untuk menambah rasa umami sang ikan.

    Ikan yang sudah direndam kedua kali tsb diangkat dan dilap kering dan digantung diangin-angin semalam, dan sesudah itu ikan sudah siap dimasak. Bisanya digoreng dengan sedikit minyak dalam wajan datar, atau dibakar di atas bara api, dihidangkan dengan diperciki air jeruk nipis, dan dicocol ke garam campur merica, dan bagi yang suka pedas, kita tahu donk, bisa dimakan dengan sambal terasi yang ditambahi dengan air perasan jeruk nipis. Atau sambal tomat rasa asam.

    Lalu ikan-ikan iyekan atau izakaya ini disimpan dengan acara bagaimana, Anda bisa masukkannya ke kantung-kantung plastik, divakum juga lebih baik, lalu dibungkus ketat dan dibekukan, bisa bertahan 3 bulan lebih, ikan yang sudah mengalami proses seperti ini memberikan rasa umami yang lebih kental, daging ikan lebih kenyal bukan keras, lebih enak dari ikan segar karena mengandung kadar air yang lebih banyak, jadi kita bisa membuat ikan izakaya ini banyak-banyak dan disimpan di lemari es. Bahkan bisa kita jual.

    Teman-teman, ikan yang dibersihkan dilumuri dengan arak dan garam, lalu dikeringkan di atas bara, semalam saja, sehingga sebagian besar kadar air ikan sudah lenyap, dan belum mengeras mengering seperti ikan asin, karena hanya semalam, dan justru ikan yang dikeringkan semalam dengan dimarinasi garam dan arak untuk menghilangkan bau amis, tekstur ikan jadi lebih gurih, karena kadar air sudah menyusut dan rasa umami ikan semakin terangkat keluar.

    Dulu sempat jarang menemukan ikan belanak, karena sering tidak lolos sensor kadar obat melampaui batas standar, tetapi sekarang sudah tidak berani memakai obat berlebihan sehingga ikan belanak sudah layak ekspor.

    Mengapa ikan belanak lebih umami dan mengapa lebih mahal dari ikan lainnya, karena kadar lemak ikan belanak tersebar di sekujur badan ikan, tidak seperti ikan-ikan lain yang terpusat di bagian perut, lagi pula tekstur daging ikan belanak lebih halus dan menjadi sangat gurih ketika dibuat sebagai ikan izakaya yang digoreng dengan minyak sedikit, jadi seperti setengah bakar.

    Ada cara lain membuat ikan izakaya:

    2 ekor ikan belanak kurang lebih 600 gram perekor, garam 50 gram, air 625 gram, arak beras 30 gram.

    1. Garam, air dan arak dicampur rata sampai garam lumer.
    2. Ikan belanak dibersihkan dibelah dan dibuang jeroannya. Ikan menjadi seperti kupu-kupu, orang Taiwan membelah dari bagian punggun, sehingga bagian perut masih utuh tidak seperti kita membelah ikan biasannya mulai dari perut. Cara ini lebih nyaman ketika menikmati bagian perut ikan.
    3. Celupkan ikan yang sudah bersih ke air garam dan berarak itu selama 90 menit. Direndam terus. Tanpa mengganti 2 kali speerti cara pertama tadi.
    4. Sekarang keluarkan ikan ditiriskan dan dilap sampai kering.
    5. Ditaruh dirak berlubang, diangin-angin sampai kering permukaannya, sampai daging ikan terasa kenyal ketika kita menepuknya, dan pengeringan berlangsung selama 12 jam, jadi kalau anda punya mesin pengering buah dan sayur, Anda bisa mengeringkan ikan selama 5 jam saja dengan suhu 40C. jadi lebih pendek waktunya.
    6. Cara memasaknya, ikan dicuci bersih sekali lagi, dilap kering dan gurat gurat bagian punggung ikan yang lebih tebal dagingnya, lumuri dengan mirin dibakar dalam oven selama 15 menit dengan suhu 180C. atau dalam airfrier selama 10-12 menit. Dimakan bersama air perasan jeruk nipis.
    7. 10 min
    8. Jelajah Kuliner - 2023-10-30

      2023-10-30

      Caipo Hakka Minan 客閩蘿蔔乾

      Selamat datang di acara Jelajah Kuliner acaranya Maria Sukamto 歡迎收聽美食無國界

      Hari ini saya mengajak Anda menjelajahi kuliner dua suku terbesar di Taiwan yaitu suku Minan yang juga disebut sebagai orang Taiwan dan suku Hakka, kedua suku ini sebenarnya bukan penduduk asli Taiwan, ratusan tahun yl, leluhur mereka datang dari daratan Tiongkok. Kedua suku ini mempunyai keahlian dalam membuat asinan sayur, salah satunya adalah lobak kering luopokan dalam mandarin, atau dalam bahasa Taiwan Jaipo. Nah... sudah tidak asing bagi Anda bukan? Karena sering saya singgung dalam Jelajah Kuliner.

       Setelah membaca artikel seorang penulis boga, saya tergelitik memperkenalkan jaipo kepada teman-teman kembali. Karena penulis tsb bercerita, masa mudanya yang mayoritas keluarga miskin, atau hidup pas-pasan, sehingga lobak kering rasa asin atau yang tidak asin, menjadi hidangan utama bagi mayoritas keluarga suku minan maupun  hakka. Memang lobak asin jaipo ini sangat unik aromanya, kalau dicium bau jaipo ketika masih mentah, agak apek dan ada sisa bau lobak yang khas. Tetapi kalau lobak kering ini sudah menjadi sambal dengan cara membuat lobak kering dipotong-potong halus, dan ditumis bersama cabe rajang, bawang merah bawang putih dan taosi maka menjadi hidangan side dish yang sebenarnya menjadi hidangan primadona. Sering sebuah kotak nasi menjadi sedap dan membuat yang makan menjadi lahap karena ada sesendok besar sambal lobak kering tadi.

       

      Sang penulis tsb mengatakan dulu ketika masih berada di bangku sekolah dasar, kotak nasi hampir setiap murid ketika makan siang di sekolah semua berisi jaipo lobak kering yang didadar telur. Karena itu adalah menu yang paling merakyat dan disukai siapapun. Saya pun juga suka. Apalagi di keluarga biasa di masa lalu, telur dari ayam atau bebek yang dipelihara sendiri, dan lobak kering dibuat sendiri. Maka otomatis, hidangan setiap hari, tidak akan luput dari dadar telur isi lobak kering.

       

      Apa perbedaan lobak kering dari kedua suku ini? Perbedaannya yang paling besar pada waktu penjemuran lobaknya. Orang Hakka suka menjemurnya sampai kering, kalau orang Minan menjemur lobak kering masih ada sedikit rasa basahnya, tetapi dalam pembuatan telur dadar isi lobak kering juga berbeda, orang Hakka akan menumis lobak keringnya dulu sampai harum, telurnya dikocok dengan ditambahi air.

      Kita mempunyai kebiasaan untuk mencuci dan merendam sebentar lobak asin kering tsb. untuk menghilangkan rasa asin dan kadar garamnya. Dan dipotong kecil-kecil dan ditiriskan.

       

      Chef dari restoran kuliner Taiwan ShinYek mempunyai kiat dalam membuat telur dadar lobak asin. Lobaknya jangan direndam terlalu lama, setelah dicuci bersih ditiriskan dari airnya saja, jangan terlalu lama merendamnya. Karena kalau terlalu lama rasa harum khas lobak asin menjadi hilang. Selain itu telurnya jangan terlalu dikocok, cukup diaduk sebentar saja jangan sampai berbuih, nanti kalau kocokan terlalu lama, dadar telurnya bisa seperti kue dadar telur.

      Mungkin chef tsb sudah pensiun, karena sekarang dadar telur isi lobak asin dari restoran Shinyeh ini sudah seperti kue. Karena tebal sampai 3-4 cm, dan lobak asinnya hambar sekali. Malah dadar telur lobak asin Hsinyeh ini menjadi menu yang saya hindari karena seperti makan kue telur. Saya lebih menyukai cara pembuatan tradisional, yaitu dikocok lepas, dan lobaknya masih terasa asinnya. Dan dadar telurnya tipis, sehingga masih merasakan harumnya telur yang digoreng dadar tsb.

       

      Hidangan telur dadar isi lobak kering ini menjadi lauk untuk restoran penjual bubur. Dan ini sebenarnya adalah hasil peninggalan dari masa lalu yang masyarakat masih miskin. Nasi dimasak jadi bubur, agar porsinya menjadi banyak. Sekarang dadar telur lobak asin ini sudah berkembang menjadi hidangan mewah sangat bervariasi isinya, karena ada ebi yaitu udang kering, bawang putih, garam, gula, kecap asin, arak beras dan bahkan daun ketumbar, bayangkana betapa ramainya sebuah dadar telur dengan isi aneka macam. Dan malah menghilangkan aroma khasnya yang asli, yaitu ada bau harum lobak kering dan bau harum telur yang didadar. Setelah ada campuran tadi maka akan amburadul rasanya. Tentu saja, kawula muda menyukai perubahan seperti ini. Hanya para pencinta boga, yang suka mencari cita rasa masa lalu yang memedulikan perubahan seperti itu.

       

      Orang Hakka seperti orang Taiwan, sangat menyukai lobak kering, kalau Anda berjalan-jalan ke desa pemukiman suku Hakka, maka mudah sekali menemukan pemandangan jemuran lobak di depan setiap rumah penduduk, bahkan setiap keluarga seperti bersaing, siapa yang paling hebat menjemur lobak. Keharuman lobak kering ditentukan oleh sinar matahari dan angin yang bertiup. Semakin terik semakin bagus hasil lobaknya. Lobak kering yang ideal adalah terasa manis di celah-celah rasa asinnya, nah lobak seperti ini akan cocok dibuat sambal, yaitu lobak dicincang halus dan ditumis bersama bawang prey, bawang putih, cabe rajang. Tanpa lauk pun, sepiring nasi menjadi ludes sekejap karena dicampuri dengan sambal lobak kering.

       Di Taiwan juga ada lobak kering puluhan tahun yang warnanya hitam legam. Justru lobak hitam ini sangat berharga sekali. Kata mereka lebih mahal dari emas. Dan lobak hitam ini sangat cocok dimasak dalam sup ayam, karena bisa meredakan batuk-batuk.

      10 min
    9. Jelajah Kuliner 美食無國界Tahu Semur Hakka梅乾豆腐

      Hari ini saya mengajak Anda menjelajahi kuliner tradisional khas Hakka Taiwan yaitu tahu masak Tahu Semur Hakka梅乾豆腐sayur asin khas Hakka. Nah... sayur asin khas Hakka ini mempunyai aroma khas dan berbeda dengan kesan sayur asin yang basah yang Anda lihat di pasar. Yuk ikuti terus jelajah kuliner ini.

       

      Ada cerita unik tentang masakan Hakka ini, sebenarnya saya tidak tahu kalau suku Hakka suka memasak dengan sayur asin yang bernama Mey Gan Cai. Kalau sudah jadi, masakannya coklat hitam, karena ada kecap dan sayur asinnya juga gelap karena akibat fermentasi.

      Pengalaman pertama saya mencicipi masakan mei gan rou yaitu daging masak sayur asin, yang kalau ingin Anda bayangkan penampakkannya, maka Anda bisa membayangkan semur yang warnanya coklat hitam karena warna keluwak. Nah... ini sama, hanya saja tidak memakai parutan pala seperti semur.

       

      Mei gan rou ini boleh saya sebut sebagai semur sayur mei gan. Karena harus dimasak cukup lama agar aroma sayur asin masuk ke dalam daging. Jadi mirip dengan semur daging bukan?

      Pertama kali saya diajak teman Taiwan ke sebuah desa kecil bernama Beipu. Desa yang mayoritas penduduknya orang Hakka, dan menjadi tempat wisata kuliner di Taiwan. Jadi kalau ada orang mengatakan, mari kita ke Beipu, berarti nanti kita akan menikmati kuliner Hakka yang khas di sana dan juga kudapan kudapan Hakka.

       

      Mobil teman saya masuk ke sebuah halaman yang luas, setelah parkir kami masuk ke sebuah rumah yang terbuat dari bambu dan kayu, tempat duduk pun juga sangat tradisional yaitu meja kayu, dan kursi panjang tanpa senderan. Nasi ambil sendiri, dan salah satu menu yang menarik perhatian saya adalah semur daging mei gan. Sayur asin Hakka ini sudah dipotong atau dicincang halus sehingga mudah dimakan bersama saos dan daging yang sudah lunak sekali. Saosnya cokat hitam, pekat sekali. Dan ciri khas yang lain dari masakan Hakka adalah rasa asin.

       

      Salah satu atraksi yang menarik dari restoran ini adalah, di halaman luas itu juga disediakan cikar, seekor sapi menarik cikar di belakangnya, dan anak-anak yang datang beramai-ramai naik cikar itu dan hanya berkeliling halaman parkir. Dan sekarang saya sudah tidak menemukan cikar lagi di restoran yang sama. Menurut pemiliknya, setelah sapinya mati, mereka tidak lagi menyediakan atraksi tambahan seperti ini kepada para langganan.

       

      Salah satu ciri khas dari restoran Taiwan pada umumnya, Anda bisa membawa pulang sisa makanan. Jadi di pinggir bakul nasi, ada gulungan kantung plastik, Anda memasukkan sendiri makanannya dan bawa pulang. Dan yang tertinggal di ingatan saya sampai sekarang adalah minyak dalam sepiring lauk itu banyak bukan main. Lebih dari satu mangkuk, karena kami mengeluarkan minyaknya dulu. Tapi sekarang restoran ini sudah mengalami perbaikan dan menu dan minyak yang dipakai tidak sebanyak dulu lagi. Tetapi juga karena demikian,  aroma khas Hakkanya menjadi berkurang.

       

      Saya mengajak Anda membuat masakan Hakka ini dengan membeli Mei Gan Cai di pasar tradisional atau swalayan, biasanya dijual dalam bentuk digulung, dan menu hari ini saya mengganti daging dengan tahu. Lebih sehat dan praktis cara membuatnya.

      Yang paling penting adalah sayur asin kering ini Anda buka gulungannya, dan dicuci bersih dalam kucuran air keran, karena banyak debu dalam lipatan daun sayurnya. Dan setelah itu Anda rendam 15 menit agar berkurang kadar garamnya.

      Setelah itu ditiriskan. Ditumis bersama bawang putih dan jahe, minyaknya agak banyak karena sayuran ini akan menyerap minyak. Anda tumis 15 menit dalam api sedang. Anda bisa membumbuinya dengan gula dan cabe dan kecap asin. Karena saya menggunakan tahu. Maka tahu setelah dipotong, masukkan ke wajan tumisan sayur asin Mei Gan ini. Terlalu kering bisa ditambahi dengan kaldu atau air biasa. Masak dalam api sedang kecil. Sampai rasa meresap dalam tahu.

      Selamat mencoba, kuliner nostalgia

      10 min
    10. Jelajah Kuliner - 2023-10-16

      2023-10-16

       Sup Ayam Rasa nanas 台灣鳳梨雞湯

      Selamat datang di acara Jelajah Kuliner acaranya Maria Sukamto 歡迎收聽美食無國界, apa kabar para JK lovers para JKers? Semoga sehat sejahtera selalu jiwa dan raga. Hari ini saya mengajak Anda menjelajahi kuliner tradisional khas Taiwan yaitu Sup Ayam Rasa nanas 台灣鳳梨雞湯atau tambahan pare menjadi sup ayam rasa nanas dan pare. Sup ini tidak ada keistimewaannya, terutama dalam hal cara membuatnya, karena semua dimasak jadi satu dan jadilah sup. Tetapi kalau kita telusuri, Anda akan menemukan keunikannya apa ya?

       

      Taiwan terkenal sebagai negara penghasil nanas, dan beberapa waktu yang lalu, sempat heboh nanas Taiwan berhasil dibudidaya di negeri seberang. Sebab nanas Taiwan dianggap seperti tanaman pusaka nasional yang tidak bisa diganggu gugat apalagi curi-curi menanamnya. Sebenarnya menanam nanas sangat gampang, nanas Taiwan yang diekspor itu selalu bersama mahkotanya, yaitu daun nanas hijau yang tajam sekali karena kedua sisi daunnya seperti gergaji, jadi bisa melukai orang yang gegabah memegangnya. Jadi nanas ekspor dengan mahkota, tentu bisa saja dibudidaya dengan mudah, karena mahkota nanas tinggal kita tancapkan di tanah, maka beberapa bulan kemudian, ia akan bertumbuh menjadi tanaman nanas.

       Di Taiwan ada menu sup ayam kampung yang dimasak bersama potongan nanas dan terkadang ditambahi dengan potongan pare putih. Biasanya disusun dalam mangkuk kukusan sup khusus jadi kalau Anda memesan sup ayam rasa nanas ini, nanti disajikan dengan wadahnya, yang pas satu porsi saja. Dulu memakai wadah dari porselin, sekarang menggunakan wadah yang terbuat dari stainless yang tidak bisa pecah. Jadi kalau teman-teman ingin mencobanya, bisa memakai ayam kampung karena akan lebih legit supnya.

       

      Bagi saya ada cerita mengharukan kalau menyinggung sup ayam rasa nanas. Dan juga merupakan pengalaman pertama kali saya mencicipi sup ayam nanas ini. Karena biasanya di Indonesia, sup ayam hanya dimasak bersama irisan jahe dan bawang prey dan sedikit arak. Atau kadang ibu saya menambahinya dengan jamur kuping hitam. Dan jahenya menggunakan jahe muda.

      Dan untuk sup ayam berempah, maka saya selalu menomer satukan soto ayam, makanan favorite sejak kecil.

      9 min
    11. Jelajah Kuliner 美食無國界台灣鯛Taiwan Tilapia

      Selamat datang di acara Jelajah Kuliner acaranya Maria Sukamto 歡迎收聽美食無國界, apa kabar para JK lovers para JKers? Semoga sehat sejahtera selalu jiwa dan raga. Hari ini saya mengajak Anda mengenal sebuah jenis ikan unik di Taiwan, namanya unik karena mengambil gabungan dua nama marga yaitu 吳郭魚

      Dua orang Taiwan bermarga Wu dan Kuo membawa bibit ikan ini ke Taiwan, konon dibawa dari Singapura. Mengapa susah susah membawa bibit ikan ini kembali ke Taiwan, karena ikan ini sangat murah dan mudah dibudidaya, dan cocok sekali untuk rakyat jelata yang waktu itu masih mayoritas miskin. Tetapi sampai abad ke 21, spesies ikan ini sudah terangkat menjadi ikan yang diekspor ke manca negara dengan nama merek dagang 「台灣鯛」(Taiwan Tilapia)

      10 min

    About Jelajah Kuliner

    From the publisher's feed

    Jelajah Kuliner