
Sign up to save your podcasts
Or


Resep pembuatan secara tradisional
kue talam Tradisional Taiwan (baca) Wakue.傳統美食「碗粿」
Bahan:
Adonan Daging cincang:
Daging cincang 200 gr, merica putih 1/3 sdt, bumbu nggohiong 1/3 sdt, kecap asin 2 sdm, gula pasir 1 sdm, bawang merah goreng dan minyaknya 2 sdt, arak beras 2 sdm, tepung maizena 2 sdt.
Bahan adonan kue talam:
Tepung beras 300 gr, air 1200 cc, tepung maizena 1 sdm, bawang merah goreng dan minyaknya 2 sdm, Ebi udang kering 1 sdm tidak perlu direndam langsung dicincang halus, kecap asin kental 1 sdm
Toping kue talam:
Jaipo lobak asin kering 100 gr, telur rebus 2 butir, ebi udang kering 25 gr, jamur 8 kuntum, kalau memakai yang kering, direndam air dulu, setelah mengembang dititiskan dan diiris kecil-kecil, merica putih 1/2 sdt, kecap asin 1sdt, gula pasir 1/2 sdt, minyak 2 sdm
Adonan saus kue talam: kecap asin kental 4 sdm, kecap asin biasa 1 sdm, gula pasir 2 sdt, bawang putih cah 1 1/2 sdt, air 400 cc, air tepung kanji 1:1 air dan tepung kanjinya. Arak beras 1/2 sdm
Cara membuat:
Daging cincang 200 gr, merica putih 1/3 sdt, bumbu nggohiong 1/3 sdt, kecap asin 2 sdm, gula pasir 1 sdm, bawang merah goreng dan minyaknya 2 sdt, arak beras 2 sdm, tepung maizena 2 sdt. Semua diaduk rata.
Sekarang kita siapkan mangkuk nasi, daging cincang yang sudah bercampur dengan bumbu tadi kita masukkan ke dasar mangkuk, cukup 2 sdm saja, agar menempel di dinding bawah saja. Jadi kita ratakan dengan sendok agar menempel pada setengah bagian bawah mangkuk.
Tujuannya agar matangnya merata.
Sekarang kita membuat adonan kue talamnya,
Tepung beras 300 gr dicampur dalam air 1200 cc, campurkan juga tepung maizena 1 sdm, bawang merah goreng dan minyaknya 2 sdm, Ebi udang kering 1 sdm tidak perlu direndam langsung dicincang halus, kecap asin kental 1 sdm, sekarang diaduk sampai rata. Lalu kita panaskan dalam panci berisi air, jadi tidak langsung dipanaskan di atas api dengan cara seperti mengukus. Setelah adonan semakin kental, api kecilkan, dan setelah adonan sudah amat kental, tutup apinya. Sekarang masukkan ke mangkuk yang sudah ada daging cincangnya. Anda atur agar rata permukaannya. Dan dikukus. Sebelumnya telur rebus dipotong menjadi 4 bagian, dan ditaruh di atas kue talam yang siap dikukus. Kukus dalam api besar sampai 30-35 menit. Atau boleh juga dalam rice cooker. Kue talamnya setelah matang akan agak bening.
Sekarang mari kita membuat toppingnya, kita oseng jamur, setelah harum masukkan ebi, dan jaipo lobak asin kering, bumbui dengan merica putih 1/2 sdt, kecap asin 1sdt, gula pasir 1/2 sdt
Cara membuat saosnya:
kecap asin kental 4 sdm, kecap asin biasa 1 sdm, gula pasir 2 sdt, bawang putih cah 1 1/2 sdt, air 400 cc, Arak beras 1/2 sdm dicampur rata lalu dimasak dan dikentalkan dengan air tepung kanji 1:1 air dan tepung kanjinya.
Cara menyajikan, kue talam dikeluarkan dari mangkuk, taruh dipiring, lalu disiram dengan toping jamur dan saosnya. Yang suka pedas bisa tambahi sambal.
台灣好吃的肉圓 Ba-wan Taiwan
Hari ini saya mengajak anda beramai ramai di dapur, untuk membuat bakwan/ ba-wan Taiwan. Haha.... Anda tentunya mengira membuat bakwan seperti bakso, bukan nih.... malah bakwan Taiwan ini seperti cireng. Bisa dikukus dan digoreng dalam minyak panas suhu sedang. Nah.... penasaran bukan yuk simak
台灣的乾拌麵3 Mi kering ala Taiwan3
Wah teman teman sudah menunggu di depan dapur Maria nih, yah karena sesuai janji beberapa pekan mendatang, kita membuat makanan praktis sehat. Hari ini kita memetik daun kemangi Taiwan yang tumbuh subur di kebun. Dan juga masih ada bawang putih dai dapur. Nah... sudah cukup nih. Karena kita masih ada garam dan gula dan arak beras yang selalu setia di lemari dapur.
Daun kemangi sangat rentan disimpan, apalagi kalau sudah basah karena dicuci atau basah abis tersiram hujan. Maka kalau kita memetik daun kemangi, maka hendak mengambil porsi secukupnya saja. Dan juga kebiasaan orang Taiwan adalah, memetik bunga yang tumbuh di ujung tangkai kemangi, sebab kalau bunga dibiarkan tumbuh maka pohon kemangi mengira mereka sudah waktunya untuk mati. Seperti pertanda tugas duniawi mereka sudah selesai. Maka kita harus memetik bunganya, dibuang atau dimasak, sebab setelah bunga dipetik, ia akan tumbuh terus, bahkan tumbuh ranting ranting baru.
Bagaimana kalau panen besar, mungkin anda bisa jmembuat saos kemangi ini dalam porsi banyak setelah itu disimpan di lemari es bagian freezer. Ini juga bisa dipakai seperti pesto Italia ala Indonesia.
Seperti biasanya, daun kemangi, bawang putih dan minyak diblender, lalu kita oseng dalam api kecil, taburi garam dan gula. Arak beras digantikan dengan air jeruk nipis. Nah,,,, mi kering akan kelihatan cantik dengan toping hijau ini. Dan bisa dikembangkan menjadi pesto italia ala dapur maria. Yaitu menambahkan kemiri yang sudah dibakar. Dan tomat hijau. Jadi saat memblender daun kemangi, maka kemiri bakar dan tomat hijau juga ikut masuk. Kali ini saya ingin saos pesto saya lebih aromatik, maka saya tambahi dengan kencur dan kerombrang. Maka saos kemangi pesto italia ala dapur maria bisa dipakai sebagai saos pasta italia, atau sebagai saos cocolan ikan goreng atau keripik kentang.
Kebetulan sekali saya menemukan sepotong keju tua di lemari es, maka saya parut dan saya campurkan ke dalam bumbu saos pesto ini. Untuk lebih harum, kacang goreng sisa bisa saya masukkan juga, kalau tidak selai kacang yang tidak manis juga bisa. Membuat pesto semakin pekat dan aromanya berlapis-lapis.
Dari saos kemangi topping mi kering, kita kembangkan menjadi saos pesto italia ala dapur maria. Kita membuat fushion food. Kuliner timur dan barat berbaur dalam dapur maria. Maka makan bersama lontong akan lebih spektakular.
台灣的乾拌麵2 Mi kering ala Taiwan2
Sebenarnya, membuat makan siang, makan malam bahkan makan pagi pun bisa praktis tapi memuaskan. Sebab tidak selalu harus berlauk banyak, atau berlauk mewah dan mahal. Ibarat kehidupan manusia, kita tidak selalu hidup glamour, terkadang malah merindukan kehidupan sederhana, dan menjurus pada gaya hidup minimalis. Dan mengapa tidak minimalis juga dalam hidangan sehari-hari kita.
Kalau dari sisi ekonomi, menu minimalis sangat bagus sekali, kita bisa irit, tetapi bukan berarti makan makanan yang tidak sehat. Daripada kita memasak supermi, mengapa tidak kita membuat sendiri sausnya, dari bahan-bahan alami yang ada disekitar kita.
Saya yakin, banyak pendengar yang menanam sendiri seperti cabe, daun bawang, sebab kalau menanam bawang prey agak susah, sedangkan daun bawang lebih gampang, karena kita tinggal menancapkan bawang merah yang sudah agak layu ke dalam tanah. Dan kalau disirami setiap hari, maka 2 minggu kemudian, kita mendapatkan daun bawang untuk memasak. Demikian pula bawang putih, kadang kelupaan sehingga bertunas, nah, tanam saja, nanti daunnya sangat bermanfaat dibuat nasi goreng. Ketela rambat juga demikian, anda bisa membeli daun ketela rambat yang khusus untuk dimakan daunnya, lalu gagangnya anda tanam maka sebagian besar akan tumbuh, dan nantinya anda akan memanen banyak daun ketela rambat. Apalagi menyehatkan. Banyak sekali yang bisa kita tanam sendiri. Di pot kecil pun bisa ditanami apa saja.
Hari ini saya mengajak anda membuat mi kering toping minyak bawang putih, topping yang lebih sederhana dari menu yang lalu. Kita hanya membutuhkan bawang putih, minyak olive atau minyak sayur, arak beras, garam, merica hitam, gula pasir, minyak wijen. Mudah sekali. Sebab bahan-bahan tadi pasti tersedia di dapur.
Cara membuatnya pun juga sangat praktis, kita rajang bawang putihnya, lalu dioseng dalam minyak, sambil diberi arak beras. Atau anda bisa menggunakan cara lain, yaitu memblender semua bawang putih, dengan dicampuri minyak dan arak, lalu dipanaskan dalam api kecil, setelah harum, baru taburi dengan garam, merica hitam dan gula, dan ketika hendak menghidangkan di atas mi kering, taburi dengan minyak wijen. Ketika mengoseng bawang putih yang sudah dicah halus, api harus sangat kecil, karena mudah gosong dan nantinya menjadi pahit.
Kalau tidak ada arak beras bagaimana, kita bisa menggunakan air tape atau jeruk nipis. Menghidangkan mi juga bisa divariasi, yaitu kita melihat ada sayuran hijau apa di kebun, kalau ada timun dan kacang polong, bisa kita rebus kacang polongnya, lalu timun kita cuci bersih dan diiris tipis kecil, sangat cocok sebagai kawan topping mi kering. Dan kalau ada telur ayam, anda juga bisa membuat telur ceplok setengah matang. Nanti kuning telurnya bisa dicampur aduk dengan saos mi. Mi ini akan harum sekali kalau anda taburi dengan daun bawang yang dirajang. Daun bawangnya jangan ikut dimasak, tapi ditaburkan dalam keadaan mentah segar.
Udara semakin panas, maka hidangan mi kering dengan toping sederhana sangat cocok sekali, apalagi ada bawangnya, bisa menyehatkan tubuh menyesuaikan dengan perubahan cuaca. Nah.... anda mau request?
台灣的乾拌麵 Mi kering ala Taiwan
Masyarakat Taiwan paling suka dengan beberapa campuran topping mi kering yang sederhana ini, yaitu
Saos bawang prey. Saos bawang putih, saos kemangi Taiwan.
Bahan untuk saos bawang prey:
Bawang prey bagian daun hijaunya saja, bawang putih, minyak goreng ( minyak zaitun) minyak wijen. Takarannya sesuai dengan selera Anda. Kecap asin, arak beras, merica putih, gula pasir.
Bawang prey dicuci bersih, ditiriskan dan dipotong kecil-kecil, tapi jangan sampai hancur, besama bawang putih dan minyak olive dan minyak wijen dicampur aduk jadi satu. Dan dioseng dalam api kecil sampai harum, setelah berwarna hijau tua, siram dengan kecap, arak, gula dan merica putih... jadilah topping mi kering yang gurih dan murah meriah.anda bisa membuat agak banyak dan bisa dibekukan dengan takaran perporsi, sehingga saat hendak makan mi kering, anda tinggal mencairkannya dengan campuran mi kering yang panas tsb. untuk yang terbiasa dengan campuran kecap manis. Saya harap kali ini Anda bisa menahan diri untuk tidak menambahi kecap manis. Mari kita nikmati citarasa aroma asli sesekali.
2023-06-05
Hari ini saya mengajak Anda menjelajahi bumbu masak kecap yang masuk ke Taiwan bersama imigran. Dan bukan imigran baru seperti sekarang ini, Anda mungkin mengira imigran baru dari Indonesia, Thailand, Vietnam atau negara lainnya. Sebenarnya orang Taiwan yang sekarang berbahasa daerah atau dialek Taiwan Minan mereka juga imigran, demikian pula suku hakka, suku kanton dan masih banyak lagi. Mereka semua adalah imigran, ada yang 200 bahkan 400 tahun yang lalu datang ke Taiwan dengan alasan berbeda. Ada yang dibuang ke Taiwan karena bersalah dan menjadi tahanan buangan, ada pula yang melarikan diri ke Taiwan karena melakukan kejahatan di Tiongkok, ada pula yang memang diutus ke Taiwan untuk membangun pulau kecil ini. Maka penduduk asli Taiwan adalah suku aborigin. Tetapi seiring berlalunya waktu, orang Minan juga merasa menjadi penduduk asli Taiwan, hal ini sering menjadi topik yang kontroversial terutama dalam masa kampanye politik. Nah... kita tidak memedulikan hal ini, tapi kita jelajahi bumbu masak apa saja yang mereka bawa ke Taiwan. Secara garis besar bumbu dapur yang dibawa ke Taiwan adalah cuka, kecap, andaliman dan merica.
Merica sebenarnya berasal dari India, yang masuk ke Tiongkok pada zaman dinasti Tang, untuk andaliman, memang berasal dari Tiongkok dan bukan bumbu dari luar, yang menarik sekali adalah jenis merica India selatan, pada abad ke 16 juga mulai dibudidaya di Indonesia dan Malaysia, maka kemungkinan besar, merica yang ada di Taiwan juga berasal dari Asia Tenggara.
Berbicara tentang kecap, produk fermentasi dari bahan kedelai, garam dan air, menurut catatan sejarah, sejak dinasti Tang, kecap sudah mulai diproduksi di masa itu, kemudian kecap dari Tiongkok masuk ke Jepang, Korea dan bahkan menjadi bumbu masak yang khas di kawasan asia tenggara, kecap dalam kuliner Taiwan memainkan peranan yang sangat besar dan tidak boleh absen dari dapur masing-masing keluarga. Kecap yang terbuat dari kacang kedelai dan garam ini, mempunyai nenek moyang yang lebih dini muncul di dunia ini, yaitu kecap yang terbut dari hasil ikan, yang kita kenal sebagai kecap ikan di zaman sekarang. Menurut catatan hasil penelitian ahli bahasa AS Dan Jurafsky, sebelum abad ke 5, penduduk di pesisir Tiongkok selatan sudah mempunyai kebiasaan memeram ikan agar bisa disimpan lama, mereka memasukkan ikan mentah ke dalam wadah, dicampuri dengan nasi dan garam, lalu bagian atas ditutup dengan daun bambu, dibiarkan berfermentasi, kuliner ikan yang difermentasi diperam ini, dalam bahasa hokkian namanya ke tchup, ke adalah ikan peram, tchup adalah cairannya.
Hingga abad ke 17, Pedagang Inggris dan Belanda membawa pulang kecap yaitu ikan peram dan cairan ikan peram tsb. ke negara asala mereka. Dan nama ketchup ini kemudian menjadi nama saos tomat di negara mereka.
Dan uniknya cairan ikan, udang, tiram kerang peram ini, dalam bahasa imigran Changchou dan chuenchou yang datang ke Taiwan, namanya juga kecap., mungkin saja suku Tionghoa dan suku aborigin Taiwan masing-masing pandai membuat kecap yaitu cairan hasil memeram atau memfermentasi ikan, udang, tiram dan kerang. Dalam bahasa Minan atau dialek Taiwan, cairan fermentasi ikan ini namanya Hilo. Yaitu kecap ikan. Meskipun pembuatan hilo ini sudah jarang terlihat dan bahkan punah, karena masyarakat Taiwan terbiasa memakai kecap dari kacang keledai baik yang ala Jepang atau ala Tiongkok. Sedangkan kecap ikan yang dipakai sekarang adalah kecap ikan yang masih dipakai oleh Vietnam dan Thailand hingga sekarang. Dan kembali berjejeran dengan kecap kacang kedelai menjadi bahan bumbu dapur.
Selamat datang di acara Jelajah Kuliner acaranya Maria Sukamto 歡迎收聽美食無國界, apa kabar para JK lovers para JKers? Semoga semua sehat sejahtera jiwa dan raga.
Hari ini saya mengajak Anda menjelajahi dunia kuliner Taiwan yang menggunakan bahan beras ketan, berbicara tentang ketan, maka bisa dimulai dari manfaat ketan selain sebagai makanan juga bisa dipakai sebagai bahan bangunan, seperti semen yang terbuat dari adonan nasi ketan yang dicampur dengan pasir, menjadi perekat andal dalam arsitek bangunan tradisional Tiongkok sejak dinasti Ming. Selain itu, ketan juga menjadi lem perekat, dan karena tidak mengandung bahan kimia, maka bisa dimakan, tetapi sangat disayangkan, lem dari ketan yang dibuat zaman sekarang, sudah ditambahi dengan zat kimia. Yang murni sudah langka.
Lalu makanan Taiwan apa saja yang terbuat dari ketan?
Bisa dibagi dari dua bagian, pertama beras ketannya utuh, dan yang kedua beras ketan ditumbuk menjadi tepung ketan.
Nah, di Taiwan, dan di Taipei khususnya, terdapat banyak toko, depot, penjual makanan kudapan terbuat dari beras ketan dan tepung ketan. Misalnya untuk Ronde saja, sudah banyak sekali, dengan harga sepuluh dolar hingga puluhan dolar di bawah seratus dolar, Anda sudah bisa puas menikmati kudapan ketan. Isi dari ronde ketan banyak macam, ada wijen hitam, kacang, kacang merah bahkan daging menjadi ronde asin.
Kalau beras ketan utuh, semakin banyak kudapan yang bisa kita jelajahi di Taipei. Sebab kudapan dari berbagai daerah, tetap bisa anda temukan di Taipei tidak perlu jauh-jauh ke tempat asalnya.
Yang paling disukai tua muda, kudapan dari beras ketan utuh adalah bacang. Dan untuk bacang ini berbeda sekali antara bacang di daerah utara dan yang di selatan, misalnya bacang Taipei berbeda dengan bacang Kaohsiung. Lalu isi bacang, ada yang manis, berisi kacang merah yang dimasak sampai menjadi adonan lembut dan diberi gula agar legit. Sedangkan untuk bacang asin, termasuk yang berisi daging dan yang vegetarian. Untuk vegetarian misalnya, bisa berisi kacang tanah rebus yang sudah beraroma asin, tahu pres, lobak asin, dan aneka sayuran campur yang dimasak terlebih dulu. Sehingga tinggal dicampur dalam beras ketan dan dibungkus dalam daun bambu atau daun teratai yang sudah dikeringkan.
Selamat datang di acara Jelajah Kuliner acaranya Maria Sukamto 歡迎收聽美食無國界,
Apa kabar para JK lovers para JKers? Semoga semua sehat sejahtera jiwa dan raga. Hari ini saya mengajak anda melanjutkan untuk menjelajahi resep resep yang ada dalam baca buku yang dibahas dalam jurnal Maria 8 Mei 2023 yang lalu. Nah... kita lanjutkan mencoba mempraktikkan resep resep dari buku yang ditulis seorang ibu yang membuat 780 buah nasi kotak dalam waktu 3 tahun untuk makan siang putranya di sekolah
Jkers, mari kita membahas resep dari buku yang dikupas dalam jurnal 8 Mei pekan lalu
Kare Buncis dan Kentang
Bahan: kentang sedang 2 butir, baby corn 6 batang, buncis segenggam kecil, cabe hijau 4 bacang, bawang putih 6 siung, mentega 1 sdm, minyak olive 3 sdm, bubuk kare india 2 sdm dan garam secukupnya.
Cara membuat:
Nah... ini adalah salah satu menu masakan nasi kotak bento penulis buku untuk putranya di SMU.
Di Taiwan kita membeli scalop segar impor dari jepang, sebagian besar dari Jepang. Ada yang sudah dibekukan, ada yang segar dalam bentuk didinginkan saja. Scalop ini tidak diiris, dibiarkan begitu sehingga bisa menyerupai tart kecil, dengan toping
Mari membuat scallop tart:
Bahan: terong satu batang, scalop segar 6 biji, sari jeruk nipis atau lemon secukupnya, white wine arak anggur putih 1 sdt, bawang putih cah 1 sdm, garam dan bubuk merica hitam secukupnya, minyak zaitun atau olive oil 1/2 sdm, mentega 1/2 sdm.
Cara membuat:
Telur tiga warna,
Bahan: telur pitan 2 butir, telur asing 2 butir, telur ayam 5 butir, garam secukupnya. Kaldu 4 sdm, minyak goreng 1/2 sdm.
Cara membuat:
Selamat datang di acara Jelajah Kuliner acaranya Maria Sukamto 歡迎收聽美食無國界, apa kabar para JK lovers para JKers? Semoga semua sehat sejahtera jiwa dan raga. Hari ini saya mengajak anda menjelajahi resep resep yang ada dalam buku yang dibahas dalam jurnal Maria 8 Mei 2023 usai acara Jelajah Kuliner.
Nah... kita mencoba mempraktikkan resep resepnya ya.
Jkers, mari kita membahas resep dari buku yang dikupas dalam jurnal hari ini
Oyong atau gambas Taiwan masak telur.
Bahan: oyong Taiwan 1 buah, telur 2 butir, garam setengah sdt.
Cara membuat:
Nah... ini adalah salah satu menu masakan nasi kotak bento penulis buku untuk putranya di SMU.
Di Taiwan kita sering melihat jamur tiram yang besar dan tebal, nah... bagaimana dengan resep oseng jamur tiram dengan bawang putih dan jintan.
Bahan: jamur tiram 200 gr, bawang putih cah 1 sdm, bubuk jintan 1 sdt, merica garam secukupnya.
Cara membuat:
Bagaimana dengan ikan sotong bunga chrisan, ternyata bukan dimasak dengan bunga chrisan melainkan ikan sotongnya dipotong sedemikian rupa sehingga menyerupai bunga chrissan. Penasaran bukan?
Bahannya: ikan sotong 6 – 8 ekor, wortel beberapa iris ( dalam keadaan bulat, jangan potong serong), zhukini atau timun kecil beberapa iris, juga dalam bentuk bulat, garam merica rasa lemon secukupnya. Dan kecap asin kental khas Taiwan secukupnya.
Cara membuat:
Kuliner anti Misantropia 快樂美食
Selamat datang di acara Jelajah Kuliner acaranya Maria Sukamto 歡迎收聽美食無國界, apa kabar para JK lovers para JKers? Semoga semua sehat sejahtera jiwa dan raga. Masih ingat tema JK pekan lalu yaitu tentang buku masak yang penuh dengan makanan pelipur misantropis, atau bahkan ada kudapan misantropis. Nah... bertolakan dengan tema pekan lalu, hari ini saya akan mengajak anda untuk anti mesantropia dengan membuat makanan yang menggembirakan. Memang mudah sekali menjadi galau di zaman sekarang ini, banyak hal yang harus dikerjakan sendirian, bahkan makanpun kadang harus sendirian, lalu ada orang yang akan galau tanpa sebab jika udara mendung, atau sedang hujan. Di dunia barat, di negara yang musim dinginnya jarang ada sinar matahari, tingkat bunuh diri sangat tinggi di masa masa itu. Jadi meskipun kita berada di daerah tropis dan Taiwan di subtropis, terkadang juga berudara mendung dan hujan. Mari kita menciptakan sendiri nuansa bahagia dari makanan kita sendiri.
Orang sering mengatakan hatinya blue karena di luar hujan deras, tapi kita harus berangkat kerja dengan mengejar bus yang padat penumpang, dan alamat akan basah kuyup kalau sudah sampai di kantor. Belum lagi kemacetan lalu lintas yang memberi kemungkinan akan datang terlambat. Syukurlah ada MRT, yang bisa tepat waktu mengantar kita ke kantor. Tetapi tetap akan basah basah juga. Di Jurnal hari ini yaitu usai acara JK ini saya membicarakan isyu misantropia setelah puisi Rudy H. Untuk itu kita sediakan dulu makanan yang membahagiakan dan bukan malah menambah kegalauan hati. Di acara saya, sudah sering memperkenalkan jenis jenis makanan yang membahagiakan sesuai dengan kandungan gizinya yang sudah ada test secara ilmiah. Nah... hari ini mari kita ke dapur mencoba membuat beberapa bahan bahan membahagiakan menjadi makanan enak dan sehat. Janganlah ngemil di masa galau, sebab gorengan, alkohol makanan kecil yang siap saji sering menambah buruk suasana hati. Memang dalam waktu singkat kita merasa lega memakan camilan. Tetapi itu hanya sebentar. Mengapa tidak kita buat sendiri. Kalau kita tidak sempat membuat sarapan pagi. Maka bawalah pisang, susu, atau yoghurt, kacang2an seperti walnut, telur rebus. Sesampai di kantor anda bisa mencampur pisang yang diiris iris ke dalam yoghurt dengan ditaburi kacang2an. Sambil memakan telur rebusnya. Nah... dijamin rasa galau tadi menjadi hilang, dan seharian anda akan bersemangat bekerja. Mengapa pisang, karena pisang mengandung Vit B6. Yang menciptakan hormon bahagia di dalam tubuh dan otak kita menjadi bahagia dengan asupan itu. Yoghurt juga menciptakan bakteri yang bersahabat di usus kita, maka hati akau cerita dengan pencernaan yang lancar. Ohya, kalau bisa sediakan bungkusan havermut instan tanpa penyedap gula, itu juga merupakan sumber kebahagiaan, karena havermut menstabilkan gula darah. Dan memberikan energi. Kacang walnut mengandung magnesium dan vit E, sehingga bisa menentramkan urat syaraf kita, emosi menjadi stabil jadinya. Akan lebih lengkap lagi kalau di siang hari anda memakan salad campuran dari sayuran hijau, kacang2an yang aneka ragam. Dan lauk ikan kukus atau panggang. Kalau tidak ada waktu, maka biasakan menyediakan ikan sarden kalengan. Yang bisa dimakan saat makan siang di kantor bersama salad.
Untuk minuman, mengapa tidak minum teh saja, karena minuman ringan kalengan sering membuat lambung tidak bersahabat dan minuman teh tanpa gula di pagi hari akan membuat hati ceria.
Biasakan menyediakan makanan yang sudah siap saji sendiri, seperti anda memasak soto ayam misalnya, maka perbanyak porsi daging dada ayam, yang nanti bisa anda tiriskan dan dibekukan, dengan demikian anda bisa memakan salad sayuran campur dengan daging ayam rasa soto ayam iris, dan telur rebus. Sebab daging ayam dan telur rebus mempunyai kandungan yang bisa membahagiakan hati. Itu saja sangat sederhana. Lalu buahnya apa? Bisa sedia sebutir apel. Mudah dibawa dan ketika hendak memakannya, tinggal dicuci dan dikupas. Karena kulitnya sering sudah dilapisi lilin. Kecuali anda membeli apel organik dari petani apel, sehingga aman untuk dikonsumsi bersama kulitnya.
From the publisher's feed
Jelajah Kuliner