Jurnal Maria

Jurnal Maria

By Maria Sukamto, RtiSociety & CultureGovernment
Download on the App Store

Jurnal Maria episodes

  • Jurnal Maria - 2024-06-24 Cerita Bus 44影片故事

    2024-06-24

    Cerita Bus 44影片故事 

    Selamat datang di acara Jurnal Maria Sukamto歡迎收聽瑪麗亞週記,

    Selama sepekan ini, saya selalu teringat-ingat dengan sebuah film pendek 11 menit saja yang berakhir dengan tragis. Dan konon cerita film diangkat dari cerita yang sebenarnya. Judul film yang meraih penghargaan di Festival Film Sundance adalah Bus 44.

    Sebelum memulai cerita film Bus 44 ini, mari kita santai sejenak dengan mendengarkan sebuah lagu terlebih dulu.

    (Song) Malaikat Juga Tahu" - Tulus (Konser Salute Erwin Gutawa to 3 Female Songwriters: Melly Goeslaw, Dewiq, Dee Lestari) Composer: Dee Lestari Artist: Tulus Aransemen & Orkestrasi: Erwin Gutawa

    Menonton film pendek ini sungguh suatu kebetulan saja, ketika berselancar di internet, tiba-tiba saya tertarik dengan judul Bus 44 dan ada bahasannya pula dari para netizen yang telah menontonnya. Sebenarnya film ini mengajak kita untuk merenungkan kembali sifat manusia yang egoist, meskipun kita sering melihat banyak orang yang seolah-olah selalu tampil menjadi pahlawan mengritik mengecam kepincangan sosial, atau hendak menegakkan kembali moralitas manusia. Serta menyadarkan masyarakat untuk lebih pemerhati daripada bersikap dingin apatis. film Bus 44 adalah sebuah film lawas karena pada tahun 2001 meraih penghargaan dalam Festival Film Int. Venice ke 58, Festival Film Sundance, dan Festival film Canne. cerita film pendek ini ditulis dan disutradarai oleh seorang produser film American Chinese Dayyan Eng.satu tambahan lagi, film pendek ini juga meraih penghargaan film pendek terbaik di Festival Film Florida pada tahun 2002.

    Salah satu penyebab saya tertarik dengan cerita ini karena diangkat dari cerita yang sebenarnya. FIlmnya singkat sekali hanya 11 menit. Dan Anda bisa menontonnya di YouTube. Hanya dengan mengetik Bus 44.

    Ceritanya tentang seorang wanita yang menjadi supir bus. Bus ini beroperasi di daerah terpencil di daerah pegunungan.

    Bus berjalan di jalan raya yang berdebu, banyak juga penumpangnya, ada 70% kayaknya.

    Bus berjalan seperti biasanya, dan di tengah perjalanan ada penumpang baru yang berdiri di pinggir jalan menyetopnya. Naiklah seorang lelaki muda, ia sempat mengobrol dengan supir wanita dan tampaknya mereka bisa akrab dalam obrolannya. Bus berjalan terus menuju tempat tujuan akhir, lalu ada beberapa orang menyetop bus. Tampaknya beberapa orang ini adalah penjahat, mereka begitu naik ke atas bus, segera memaksa para penumpang menyerahkan harta bendanya. Setelah menguras habis harta benda para penumpang, tampaknya para penjahat itu belum puas, mereka melihat supir adalah seorang wanita, maka mereka seret turun dari bus, dan diseret ke pinggir jalan dan diperkosa.

    Dalam keadaan kritis seperti ini, begitu banyak penumpang di atas bus, yang sebagian besar kaum pria, tidak ada seorang pun yang turun membela supir, bayangkan di atas bus ada puluhan pria, sedangkan penjahatnya hanya 3 orang saja. Nah…. Kalau semua penumpang pria mau berkelahi melawan penjahat yang hanya 3 orang, pasti akan berhasil mengalahkan mereka, bahkan harta benda yang dirampas tadi juga bisa diambil kembali bukan?

    Tapi tampaknya kebanyakan orang menganut sikap tidak peduli, seperti sebuah pepatah Mandarin Daripada merepotkan maka mengapa tidak jangan dilakukan. Pekerjaan daripada bertambah lebih baik berkurang.  Artinya kalau turun tangan melawan para penjahat, mereka takut terluka atau terdampak. Maka lebih baik pura-pura tidak melihat.

    Dan hanya satu orang saja yang turun melawan para penjahat. Yaitu seorang pria muda tadi. Tetapi karena hanya seorng saja yang melawan, pemuda tadi dipukuli sampai babak belur dan betisnya ditikam belati. dan supir wanita berhasil dilecehkan para penjahat. 

    Usai melecehkan supir wanita, para penjahat pun pergi. Supir wanita yang baru saja diperkosa, dengan tertatih tatih berjalan kembali ke bus. Dan pemuda yang terluka karena membantunya tadi juga hendak naik ke atas bus. Tetapi diusir turun oleh supir wanita. Supir wanita dengan penuh amarah melihati semua penumpang yang tidak membantunya tadi. Dan setelah mengusir pemuda yang berusaha menolongnya turun dari bus. Supir segera menutup pintu dan melaju dengan cepat. Pemuda yang terluka itu pun harus menunggu kendaraan lain yang lewat. Dan ia pun berhasil menumpangi sebuah mobil orang lain yang mengijinkannya menumpang. Di tengah perjalanan, mreka terhenti karena di depan ada banyak polisi. Mobil mobil terhenti dan mereka turun bertanya kepada polisi , ada apa gerangan di depan. Mengapa mereka tertahan di situ.

    Ternyata kata polisi, barusan ada sebuah bus jatuh terjun ke jurang, tidak ada orang yang hidup. Ternyata supir wanita itu merasa sedih dan marah kepada semua penumpang yang tidak mau menolongnya ketika ia diperkosa, dan ia melarang pemuda yang menolongnnya naik bus, karena ia tidak mau mengajaknya mati bersama. Supir wanita itu hendak membalas dendam dengan mengajak mati semua dengan para penumpang yang berhati egois.

     

    15 min
  • Jurnal Maria - 2024-06-17

    2024-06-17

    Selamat datang di acara Jurnal Maria Sukamto歡迎收聽瑪麗亞週記,

    apa kabar para JM lovers para Jmers? Semoga sehat sejahtera selalu jiwa dan raga.

    Topik kiriman pendengar Basid H pekan lalu sungguh menarik bukan, yaitu tentang meningkatnya jumlah masyarakat memelihara hewan peliaharaan. Dan bagi pendengar yang belum sempat mendengarkan bahasan Basid di pekan lalu maka Anda bisa memantau kembali acara JM tgl 10 Juni lalu.

    Dan hari ini saya mengajak seorang penyiar cowok RTISI yang suaranya sangat merdu yaitu kak Aditya untuk menceritakan tentang anabulnya. Nah... sudah tak sabar lagi bukan yuk mari kita simak bersama.

    15 min
  • Jurnal Maria 週記養寵物Hewan Peliharaan

    Teman-teman selamat merapat ke acara Jurnal Maria Sukamto歡迎收聽瑪麗亞週記, apa kabar para JM lovers para Jmers? Semoga sehat sejahtera selalu jiwa dan raga. hari ini sangat istimewa sekali isi Jurnal, rencana semula melanjutkan cerita menu hidangan kenegaraan dari masa ke masa di Taiwan, saya tunda hingga 17 Juni pekan depan. Karena hari ini kita mendengarkan bahasan fans setia Basid Hasibuan. Mari kita simak bersama.

    Apa kabar kak Maria

    Semoga sehat selalu, nimbrung lagi nih ya kak, di acara Jurnal Maria kalau selama ini saya berpartisipasi di acara jelajah kuliner kini ingin berbagi pengalaman dan juga berbagi pengamatan saya terkait dengan meningkatnya jumlah masyarakat memelihara hewan peliaharaan. Berdasarkan siaran warta berita tanggal 15 April 2024 yang lalu, dan

    disampaikan oleh kak Maidin, saat membacakannya terkait dengan meningkatnya jumlah masyarakat Taiwan yang memelihara hewan, hal yang sama juga terjadi di Indonesia khususnya di kota kota besar.

    Kenapa saya bisa memberikan kesimpulan seperti ini, karena melihat pengamatan saya di lingkungan saya sendiri, semakin banyak orang memelihara hewan bukan hanya kucing, anjing, kelinci, berang berang, kura kura, hamster, burung dengan berbagai varian, ikan hias dan lain sebagainya. Semenjak terjadi covid 19 mungkin karena seharian di rumah dengan aktivitas duduk dan duduk lagi dari teras ke dapur, dari dapur ke kamar tidur, kamar mandi ke ruang tamu entah berapa kali bolak balik selama 2 tahun mungkin membuat jenuh, sehingga salah satu alternatifnya adalah memelihara hewan. Alternatif lainnya mungkin

    sebagian memelihara tanaman bunga aneka warna, juga tanaman sayuran untuk kebutuhan sehari hari.

    Dilingkungan saya, yang tadinya pet shop dan klinik hewan ada sekitar 6 lokasi di sepanjang utama yang jarak jalannya mungkin hanya 2 km. Kini sudah menjelma menjadi 13 tempat dengan jumlah dokter hewan yang super fantantis. Tadinya salah satu klinik hewan besar memiliki dokter hewan jumlahnya hanya 3-4 dokter hewan sekarang dalam satu lokasi dan merupakan klinik hewan terbesar dilingkungan rumahku kini dokter hewan yang melayani prakteknya menjadi 6-7 dokter hewan. Sebelum covid 19 klinik hewan di seputaran komplek saya tinggal yang posisinya di depan komplek tadinya hanya ada satu klinik saja dan sekarang sudah ada 4 klinik hewan dan pet shop, hanya satu aja tidak memiliki dokter jaga artinya pure pet shop aja. Perlu diketahui kalau pet shop biasanya hanya menjual terkait dengan aneka makanan dan kebutuhan hewan peliharaan hewan saja dan asosieres mainan

    hingga sampo hewan. Sedangkan klinik hewan selain menjual aneka kebutuhan hewan mulai dari makanan, snack untuk hewan, vitamin, obat ringan, pasir untuk pembuangan kotoran, sampo, literbox, mainan hewan, baju untuk hewan, kandang hewan aneka ukuran dan juga

    tentunya ada disediakan dokter jaga minimal satu orang kecuali kalau kliniknya besar bisa memiliki 15 – 20 dokter hewan dan puluan lagi pendamping dokter hewan.

    Pertumbuhan pet shop dan klinik hewan tentunya menambah lowongan kerja bagi masyarakat yang ingin membutuhkan pekerjaan untuk mendapatkan penghasilan. Biasanya dokter hewan selalu didampingi satu dua orang asisten. Begitu juga untuk pet shop yang jualan barang minimal ada 3-4 orang baik yang menjadi kasir, jaga toko, memandikan hewan peliharaan. Antar jemput pesanan pembeli dan juga antar jemput hewan peliharaan.

    Kalau ditinjau dari sudut ekonomi, tentunya peningkatan ini karena ada permintaan pasar yang naik dari sisi demandnya. Artinya banyak masyarakat yang suka dengan hewan peliharaan. Sehingga bertambah dua kali lipat dari sebelumnya. Anehnya sebelum covid 19 terjadi ada salah satu yang benar benar tutup pet shop nya karena mungkin sepi penjualan dan tidak memiliki dokter jaga dimana benar benar menjual makanan dan asesoris untuk keperluan hewan peliharaaan. Saking banyak klinik hewan dan pet shop tentunya merupakan kemudahaan bagi masyarakat untuk memilih alternatif untuk membeli keperluan hewan peliharaannya, apakah untuk makanan, pasir untuk buang air kecil dan besar hewan peliharaan, growming, vaksinasi, beli mainan dan sebagai penginapan kalau mungkin pemiliknya melakukan perjalanan ke luar kota. Sehingga hewan peliharaan tidak perlu lagi dibawa bawa hewan peliharaan tersebut cukup di titipkan di klinik hewan atau pet shop yang bayaran per hari lumayan terjangkau, makanan air minum bisa diberikan oleh pemilik pada jasa penitipan hewan peliharaan kita, atau kita juga bisa disediakan makanan sendiri untuk hewan peliharaan kita.

    Pertumbuhan ini tentunya menjadi alternatif pilihan untuk membeli kebutuhan hewan peliharaan, rajin buka website untuk melihat pet shop lokasi mana yang mengadakan promo penjualan makanan, asesoris, kandang dan lain sebagainya. Hal ini mengurangi pengeluaran

    yang dilakukan oleh si pemilik. Di Jakarta dan beberapa kota besar lainnya ada juga Pusat Kesehatan Hewan yang disingkat dengan pusat Puskeswan di Jakarta saya temukan ada 2 lokasi pertama di Ragunan Jakarta Selatan dan Bambu Apus Ceger Jakarta Timur.

    Saya yakin di setiap kotapun di seluruh Indonesia sudah memiliki puskeswan. Puskeswan ini merupakan alternatif pilihan juga karena ini adalah milik pemerintah daerah yang biasa rutin melakukan promo vaksin, atau juga melakukan promo sterilisasi alias melakukan kebiri agar tidak meningkat populasi hewan peliharaan khususnya kucing dan anjing.

    Peliharaan kucing dan anjing dengan berbagi ras yang datang dari berbagai negara menjadikan hewan peliharaan juga menjadikan sumber ekonomi keluarga. Harga yang fantantis dan super mahal menjadikan hewan peliharaan menjadi alternatif sumber nafkah keluarga. Karena harganya mulai dari ratusan ribu sampai puluhan juga tentu tergantung ras dan jenis hewannya.

    Perkembangan jumlah sekolah kedokteran hewan di Indonesia pun meningkat pesat yang tadinya terkonsentrasi di pulau jawa saja, saat ini sudah bertambah pesat juga di kota kota lainnya tersebur seluruh Indonesia. Perkembangan ini tentunya tidak semata mata dibuka

    pendidikan dokter hewan begitu saja oleh perguruan tinggi. Tadinya pendidikan kedokteran hewan di Indonesia terkonsentrasi di pulau jawa seperti IPB Bogor, UGM yogyakarta, Univ Airlangga Surabaya, Universitas Udayana Bali, diluar Jawa Bali hanya ada dua perguruan

    tinggi penghasil dokter hewan yakni Unhas Makasar dan Univ syiah kuala Banda Aceh.

    Karena melakakukan survey, dan evaluasi mendalam, terkait dengan kebutuhan akan kesehatan hewan selain dokter hewan tentunya diperlukan tenaga kesehatan hewan juga.

    Tidak hanya perguruan tinggi negeri seperti tersebut di atas malah sekarang ada 3 perguruan tinggi swasta telah menghasilkan dokter hewan seperti dari kota Surabaya, Nusatenggara Barat. Disamping itu perguruan tinggi negeri lain yang ada di bandung, malang, Banyuwangi,

    Kupang NTT, Padang, Pekanbaru, Jambi dan bahkan sampai Papua sudah menyiapkan tenaga medis untuk hewan. Artinya adanya animo masyarakat untuk memelihara hewan dengan memperhatikan kesehatan hewan sangat diperlukan. Peran tenaga dokter dan tenaga kesehatan hewan menjadi bagian terpenting dalam meningkatkan kesehatan hewan

    peliharaan.

    Kecanggihan teknologi untuk dunia kesehatan hewan peliharaan tidak kalah canggihnya dengan dunia kedokteran manusia. Misalnya hewan peliharaan mengalami berbagai penyakit misalnya kaki patah kalau dulu biasanya saya baluri dengan sereh digeprek diikat dengan perban ditempat yang patah dengan perban atau kain kasa. Namanya

    ikatan biasanya dilepasin sama hewan peliharaan kita, kini sudah bisa dilakukan dengan operasi menyatukan tulang yang patah. Mendiagnosa berbagai jenis penyakit hewan seperti jantung, pembengkakan ginjal, kena virus, emboli penyumbatan saluran darah semuanya bisa

    dideteksi dengan peralatan teknologi yang canggih. Tidak hanya rontgen khusus untuk hewan peliharaan bahkan untuk penyakit organ dalam bisa dilakukan dengan kontras, untuk mememukan jenis penyakitnya. Ada USG, ada juga akupuntur khusus untuk hewan baik

    akunpuntur dengan jarum yang konvensional maupun akunpuntur dengan laser. Kita tinggal pilih sesuai dengan kantong ownernya tentunya.

    Dunia kedokteran hewan juga berkembang sehingga kesadaran masyarakat untuk memelihara dengan sehat perlu ditunjang dengan pemeriksaan rutin dan melakukan vaksin hewan secara rutin ke dokter hewan. Pengalaman saya saat hewan peliharaan saya kena

    stroke karena obesitas, harus rawa inap dulu namun dokternya harus observasi terlebih dahulu, dengan melakukan pemeriksaan darah lengkang, rontgen, kontras untuk mendapatkan informasi yang benar benar agar tidak salah diagnosa. Sehingga memudahkan untuk

    melakukan perawatan bagi dokternya. Semua pemilik hewan happy jika peliharaan sehat dan lincah

    Sebagai sesama pemilik hewan peliharaan ada candaan yang menjadi obrolan tiap ketemu si jongos kucing datang, eh si babu anjing muncul lagi, anak bulunya kenapa? Sahut yang lain. Memang kita sesama komunitas atau kawan dekat bahkan bisa terkaget kaget

    melihat kita bawa ke klinik hewan antrian untuk pemeriksaan kesehatan apakah itu vaksin rutin, atau mungkin growming, salon kecantikan hewan, untuk potong bulu supaya rapi, melakukan medicure pedicure hewan peliharaan. Eh ternyata juga babu kucing kamu sahut

    teman lain lalu diimbuhin kawan lain how come bro ? koq bisa hahahaha. Ga marah sih Cuma dijawab senyuman aja. Kenapa kita memberikan candaan begitu, tentunya kalau kita pelihara hewan kita sebenarnya bukan tuannya . Yang menjadi tuannya itu adalah peliharaan kita karena tiap hari kita kasih makannya, bersihkan kandangnya, bersihin kotorannya, bersihin kalau hair ball berupa muntahan bulu yang suka jilat bulunya khusunya kucing dan anjing, bersihkan bekas pipisnya dan tiap hari pula kan, itu tandanya agar bersih, jangan lupa bawa ke salon agar terlihat glowing jangan kita aja yang glowing egois namanya kan

    hahahaha, mandikan juga rutin minumal sekali sebulan jangan tiap minggu abis tabungan nantinya dan itu semuanya agar terlihat bersih dan sehat. Cuma manusia suka membalikkan fakta agar tidak rendah dimata orang lain sehingga disebut sebagai tuan hewan peliharaan kita padahal faktanya sebaliknya hahahahahahahaha.

    Mohon maaf atas kekurangannya semoga bermanfaat, dan menghibur kita semuanya selamat berhari Senin semoga tetap semangat, salam dari Jakarta Timur. Terima kak Maria.

    15 min
  • Jurnal Maria 週記國宴 Jamuan Kenegaraan Taiwan 2024

    國宴 Jamuan Kenegaraan Taiwan 2024 

     acara Jurnal Maria Sukamto瑪麗亞週記

    Bagaimana cara memadukan budaya dan prinsip keharmonisan dalam suatu kuliner? Tidak mudah bukan, akan tambah susah lagi kalau harus merangkul visi Internasional. Jadi sebuah paket hidangan harus meliputi

    konsep global, selain harus bercita rasa enak, juga harus menyangkut masalah keberagaman etnis, sosial multi etnis yang harmonis penuh cinta kasih, dan tidak lupa menonjolkan produk khas dari setiap daerah dalam hal ini harus meliputi 22-25 daerah dan distrik di seluruh Taiwan, juga kesinambungan hidup melestarikan alam, penghijauan alam, berinovasi dalam alur tradisi yang sudah ada.

    Jurnal hari ini apakah membingungkan Anda? Ya semoga ada sedikit, karena saya memperkenalkan hidangan menu kenegaraan setiap presiden. tradisi hidangan jamuan kenegaraan turun temurun dalam pemerintahan Taiwan. Dan tampaknya setiap presiden mempunyai misi tersendiri, hidangan jamuan kenegaraannya menjadi sebuah ciri akan salah satu konsep politik pemerintahannya.

    20 Mei 2024 yang baru lalu, Anda menyimak warta berita RTISI, di mana ada siaran pelantikan presiden Lai Jhing De menggantikan presidean wanita pertama Taiwan Chai Ying Wen yang selesai tugasnya menjadi presiden Taiwan selama 8 tahun. Pidato presiden bisa Anda pantau kembali di acara RTI. Tetapi suatu hal yang menarik untuk masuk ke Jurnal Maria adalah, presiden baru Taiwan ini tampaknya sangat peduli pada kuliner Taiwan dan bahkan mengatur sebuah tim khusus untuk memonitor menu pesta kenegaraan pada tgl 20 Mei yang pertama kali diselenggarakan di Tainan. Bukan di ibukota Taipei.

    Menunya juga mendapatkan sorotan karena terdiri dari 8 hidangan. 8 hidangan yang menjadi PR berat bagi anggota Tim Kuliner Jamuan Kenegaraan. Karena harus menyangkut segara persyaratan.

    Suatu contoh yang paling unik adalah hidangan sepiring salada berisi sayuran hijau yang ditanam di Taiwan, dengan 5 jenis saus. Salah satu sausnya adalah saus sate. Tetapi bukan berwarna coklat gelap tetapi saus satenya dibuat berwarna hijau.entah bagaimana membuat saus sate hijau. Yang mau tak mau menarik pikiran saya ke saus pesto yang hijau karena ada kemangi giling didalamnya. Syukur syukur di masa yad, chef yang membuat menu kenegaraan ini bisa membuka rahasia resepnya, karena sampai acara ini ditayangkan, saya masih belum melihat resepnya. Tapi foto video dan komentar para pencicipnya sudah bisa ditonton di youtube. Dan 4 jenis saus lainnya datang dari masing-masing etnis dan kelompok suku yang menjadi penduduk tetap di pulau taiwan ini. Dan akan dibahas dalam Jelajah Kuliner edisi selanjutnya. Karena usai Jurnal ini, Anda saya ajak menjelajahi menu menu hidangan kenegaraan.

    Sebenarnya setiap presiden, memberikan kejutan beda melalui menu hidangan kenegaraannya. Dan berubah sesuai dengan kondisi politik saat itu dan juga tren kuliner. Jadi hidangan kenegaraan pun juga digarap seperti berdiplomatik. Nah, bagaimana menu hidangan dari setiap presiden yang memerintah di Taiwan? Unik sekali karena dari daftar menunya kita bisa merasakan perubahan iklim politik Taiwan sesuai dengan pergantian presiden.

    Ada 5 buku menu hidangan kenegaraan yang sangat jelas mencerminkan alur evolusi politik Taiwan. Buku menunyapun juga sangat unik, dirancang sesuai dengan tren zaman terkait, latar belakang zaman yang berbeda, serta selera presiden yang tidak sama.

    14 min
  • Jurnal Maria - 2024-05-27 讀書會老公怎麼還不去死 BacaBuku Mengharapkan suami lenyap dari muka bumi

    2024-05-27

    讀書會老公怎麼還不去死

    BacaBuku Mengharapkan suami lenyap dari muka bumi

    Hari ini saya akan memperkenalkan buku berjudul 老公怎麼還不去死:家事育兒全放棄還要人服侍?!來自絕望妻子們的深層怒吼

    Judul bukunya panjang, artinya Mengapa suamimu belum mati? Atau Mengharapkan suami segera lenyap dari muka bumi. Judul bisa berubah pewujudkan secara literasi sesuai dengan kebiasaan masyarakat dalam menyampaikan sesuatu dengan kalimat yang sesuai. Seperti judul terjemahan dalam bahasa mandarin di Taiwan ini sangat cocok karena itu adalah kalimat gaul yang mungkin sering diucapkan oleh banyak orang. Kalau artinya adalah kok ngga mati-mati sih? Tetapi sebetulnya itu mengartikan suatu kekesalan hati terhadap suami, dan mengumpatnya dengan kata mati tsb. kalau bagi orang Taiwan, itu lumrah karena tahu itu umpatan kekesalan hati. Seperti umpatan 去死吧! pergi mati sana.

    Siapa pengarang buku ini ? Ia adalah 小林美希(Kobayashi‧Miki)wanita Jepang yang dilahirkan di Prefektur Ibaraki pada tahun 1975. Ia lulusan dari fakultas hukum Univ. Kobe. Dan pernah menjabat sebagai wartawan asahi Shimbun dan kemudian menjadi wartawan lepas yang menulis tema-teman tentang pekerjaan kaum kawula muda, dunia perkawinan, kehidupan rumah tangga melahirkan anak dan memelihara anak sampai masalah pekerjaan kaum wanita jepang. Ia telah banyak menerbitkan buku-buku yang condong pada masalah sosial. Buku ini juga berupa cerita hasil wawancaranya terhadap para perempuan Jepang yang berstatus ibu rumah tangga.

     

    Komentar pembaca Taiwan: Meskipun ini adalah buku yang melukiskan situasi rumah tangga orang Jepang, tetapi sangat cocok sebagai buku bacaan kaum pria dan wanita di seluruh dunia. Apalagi sebagai suami, janganlah merasa dirinya sudah berbuat yang terbaik untuk rumah tangganya, kadang suami menyombongkan diri dengan berkata “Saya sudah banyak membantu melakukan pekerjaan rumah kan! Kok bisa menjadi begini?” ini semua hanya imajinasi sendiri. Dengan membaca buku ini, baru menyadari dari tuturan penulis yang mewawancarai banyak ibu rumah tangga ternyata banyak hal yang disembunyikan oleh para istri dalam sudut hatinya, dan menjadi akumulasi ketidaksenangan para istri yang akhirnya bersemi merambat menjadi kekesalan yang mengumpat suami untuk segera lenyap saja dari muka bumi. Sebenarnya ini tidak hanya terbatas pada jepang saja, karena setiap negara dengan latar belakang budaya dan sejarah yang bagaimana pun akan sama menghadapi hal hal tetek bengek dalam rumah tangga, dan harus saling bekerjasama dalam menggalang keharmonisan rumah tangga. Dan harus saling menghormati, saling berkomunikasi, mengutarakan isi hati dan perasaan masing-masing agar hubungan ini bisa terus sampai akhir hayat. Dan bukan hanya sepihak yang menjadi penurut. Yang melaksanakan perintah saja. Dan tidak diberi kesempatan untuk hidup sebanding dan bukan hubungan yang tidak setara. Dan di zaman sekarang terutama, sudah agak susah menerapkan konsep istri harus mentaati perintah suami. Mengapa tidak saling menghormati mengapa harus sang istri yang menurut. Di mana hak asasi sebagai wanita. Nah ini menjadi isu yang hangat.

     

    Judul buku sangat penting, kita membeli buku kadang tertarik dulu dengan judulnya. Kecuali Anda sedang mencari buku yang sudah Anda ketahui. Atau membeli buku karena ditulis oleh pengarang idola, jadi apapun yang diterbitkan selalu Anda beli. Nah.... judul buku yang saya perkenalkan kali ini membuat heboh para pembaca Taiwan. Ada yang begitu membaca judulnya langsung nyeletuk “Rumah tanggaku pasti ngga seperti itu, kok ada aja orang berpikiran begitu, mengapa tidak cerai saja daripada mengharapkan yang seperti itu.”

    Kenyataannya, lebih banyak mengetahui cerita hidup orang lain, kita baru bisa berintrospeksi apakah kita juga mengalami kendala yang sama. Lebih baik sedia payung sebelum hujan, kalau menggalang rumah tangga dan dimulai dengan langkah yang baik maka akan menurunkan kemungkinan terjadinya kekesalan hati istri yang mengharapkan suaminya mati. Atau terhindari dari krisis bercerai. Meskipun latar belakang cerita kehidupan keluarga Jepang berbeda dengan kondisi keluarga di negara lain termasuk Taiwan, meliputi faktor hukum dan pelaksanaannya. Tetapi tidak akan terlepas dari pertimbangan yaitu saling menghormati, kedudukan suami dan istri itu setara, menggalang kesempatan komunikasi agar menurunkan kesalahfahaman bahkan menciptakan hal yang tidak bisa dimaafkan.

     

    Buku ini dengan judul yang menakjubkan seperti ini juga menciptakan suatu fenomena lucu. Orang Taiwan terbilang suka membaca, dan meminjam buku dari perpustakaan. Dan menurut statistik ternyata buku dengan judul yang heboh ini ada 3000 antrian yang menantikan pinjaman buku. Tetapi sebuah perpustakaan di Univ. YangMing mengklaim bahwa buku tsb. di perpustakaannya tidak ada yang meminjam. Di laman FB nya malah dengan bangga mengatakan nol pinjaman mencerminkan bahwa warga universitasnya yaitu para staff, pegawai, para pengajar mempunyai rumah tangga harmonis sehingga tidak ada yang meminjam buku tsb. komentar yang membanggakan diri ini malah mendapatkan kecaman netizen.

     

    Tampaknya buku yang diterbitkan pada tahun 2022 yang melukiskan keluhan isi hati seorang ibu rumah tangga Jepang yang komplain suaminya tidak mau membantu melakukan pekerjaan rumah tangga, ketika anak menangis, hanya mencari mama padahal mama sedang ribuk karena suami tidak peduli. Dan kalau sang suami membantu melakukan sedikit pekerjaan, sudah sangat berbangga dan merasa sangat berjasa karena telah membantu istri, sikap yang egois ini mengundang kebencian istri sampai mengharapkannya mati saja lebih baik.

     

    Statistik antrean meminjam buku ini di berbagai perpustakaan di Taiwan seperti perpustakaan di Taiwan utara yang antre mencapai ribuan orang, sedangkan di perpustaan Taoyuan ada 160 orang, dan total jumlah orang yang antre meminjam buku ini tercatat 3500 lebih.

    Kaum pria Taiwan menyatakan mereka tergelitik untuk membaca buku ini karena ingin mengetahui apa saja keluhan istri, apakah ada hal yang mereka abaikan tanpa sengaja, sedangkan kaum perempuan Taiwan yang ingin membacanya, dengan tertawa mengatakan judul buku ini lucu, sebab suami istri pasti ada masa suramnya, berselisih pendapat, yang penting bagaimana menggalangnya dalam jangka waktu panjang.

    Admin perpustakaan Univ Yang Ming yang menyombongkan diri bahwa warga YangMing berbahagia karena tidak ada yang meminjuam buku tsb, malah mendapatkan kecaman netizen, dikritik admin kurang awas dan malah ada yang mempertanyakan belum baca buku ini bagaimana tahu kalau rumah tangganya sudah bahagia? Serangan bertubi-tubi mengakibatkan admin segera menghapus komentar sombongnya.

     

    Sekilas pintas membaca judul buku ini, mungkin banyak kaum pria yang berpredikat suami, akan terkejut, dan pasti banyak yang menyangkal, dan merasa rumah tangganya pasti bukan seperti itu. Sama halnya mertua perempuan tidak pernah menyatakan dirinya adalah mertua yang cerewet atau menakutkan, dan juga tidak ada suami yang menyerahkan diri adalah suami yang gagal dan patut segera mati saja.tapi suatu fakta seperti wawancara penulis terhadap beberapa istri Jepang yang dari penampakan luar tidak terlihat bahwa mereka mengalami kendala rumah tangga yang gawat, tapi mereka mempunyai satu kesamaan yaitu rasa kesal sampai mengharapkan suami segera mati saja akan lebih baik.

    Para suami ini di mata masyarakat tidak sampai menciptakan kesalahan yang perlu divonis mati, tetapi masalahnya adalah kesalahan mereka tidak termasuk dalam kategori jangkauan hukum, bahkan kadang malah sesuai dengan patokan moral. Kaum suami yang sampai diharapkan mati sebagian besar tidak sering berselingkuh, dan juga tidak ada KDRT, mereka bekerja menghidup rumah tangga, sehingga masyarakat Jepang terutama beranggapan, pria seperti ini bukankah adalah tipe pria baik? Kaum pria seperti ini berada dalam kebanyakan rumah tangga di Jepang, mereka malah kadang tanpa sengaja meremehkan derajat sang istri, suami menolak membantu pekerjaan RT, dan semua tugas menjaga anak dibebankan kepada istri. Pada saat kaum istri harus meninggalkan pekerjaan full-time nya agar bisa mengurusi rumah tangga, dan terpaksa mencari pekerjaan part-time yang rendah upahnya, agar ada waktu mengurusi rumah tangga, keadaan yang dialami sang istri tidak disadari oleh sang suami bahwa itu adalah akibat dari struktur sosial yang tidak adil, mereka tidak menyadari pengorbanan istri nya ini karena mencintai keluarga, malah sebaliknya sering mengejek sang istri dengan kalimat “Tunggu gajinya lebih besar dari gajiku dulu, baru aku akan membantu melakukan pekerjaan rumah tangga.” Omongan yang arogan dan merasa adalah guyonan suami, masuk ketelinga istri akan menciptakan sebuah kekesalan yang merasa suami yang mengeluarkan kata-kata seperti itu lebih baik mati saja, agar mereka tidak perlu dirundung dengan kata-kata tak bertanggung jawab. Dan malah ia akan hidup damai dengan uang warisan suami.

     

     

     

    15 min
  • Jurnal Maria 週記BacaBuku 讀書會 Ending Ketika Katak Puru Berkonsultasi蛤蟆先生去看心理師

    Ending Cerita Ketika Katak Puru Berkonsultasi 蛤蟆先生去看心理師

    Hari ini kita baca buku lagi, mengakhiri katak puru yang tidak bahagia. Kalau Anda baru saja bergabung dalam Jurnal, Anda bisa mendengarkan cerita-cerita sebelumnya sejak tgl 1 Jan 2024 di situs RTISI atau podcast

    Tak terasa cerita katak puru yang tidak bahagia kemudian berkonsultasi ke Cangak Abu sang psikolog menjadi sembuh.

    Tikus sungai ingin merayakannya dengan mengadakan sebuah jamuan makan siang. “Kami terlalu sering membiarkan hal-hal penting berlalu begitu saja bersama perginya waktu, kita tidak merayakan atau memperingatinya, sering kita baru menyadari kepentingannya setelah urusan usai.”

     

    Tikus sungai memilih waktu jamuan tepat dengan hari ramah tamah yang diselenggarakan panita grup Singa Merah. Pestanya berlangsung di sebuah Hotel bangunan kuno, ada sebuah teras di tengah bangunan, dan ada restoran yang didekorasi dengan kayu. Para pelayannya seperti sama tua dengan hotelnya, semua sudah kakek kakek berjenggot panjang, mengenakan apron putih yang panjang sampai menyentuh sepatu kulit hitam yang sudah retak retak karena dimakan waktu.

     

    Tikus sungai belum masuk ke restoran sudah tahu apa menunya. Yaitu sup kental Windsor, ayam bakar Northfolk dengan sosis, kue boleh rasa anggur cherri. Irisan keju Cheddar kering, dan kopi. Tikus sungai sengaja datang agak pagi, untuk memastikan ruang khusus yang dipesannya apakah sudah siap. Ia sangat terkejut melihat ruangan yang dipesannya sangat indah, nama ruangnya Isis Room. Meja bertaplak kain putih dan tatanan piring dan garpu sendok yang cemerlang, gelas dan pinggan seperti permata berkilauan.

    Ia melihat menu arak, tampaknya sudah dalam perkiraannya, ada banyak minuman keras yang bertarif terjangkau. Ia memesan beberapa botol arak anggur merah Bordeaux, lalu tikus sungaiberanjak ke meja bar menunggu kedatangan tamu tamu lainnya. Ia sendiri memesan segelas bir OBJ yang sangat disukainya. Judulnya juga snagat cocok dengan suasana hari ini yaitu Oh Be Joyful. Dengan rasa puas tikus tanah meminum bir dengan tegukan besar.

     

    Orang kedua yang tiba adalah katak puru. Ia merasa sangat nyaman, riang gembira, ia berharap dengan sangat bertemu kembali dengan teman-temannya, ia hendak bercerita semuanya kepada mereka. Ia memarkirkan sepedanya di tiang dekat restoran, ia rapikan dasinya, dan berjalan melintasi koridor, tiba-tiba ia merasa kedua kakinya lemas. Ia tiba-tiba tersadar dimana ia berada, dan muncul hal-hal yang sebelumnya terjadi di tempat ini.

    Ia teringat, ini kah club Singa merah, beberapa tahun lalu, setelah ia melarikan diri dari orang-orang yang menasihatinya untuk berubah, di tempat inilah ia menikmati santapan siang yang mewah, lalu..... (sungguh mengerikan! Ia sama sekali tidak berani mengingatnya kembali) ia mencuri sebuah mobil yang indah, lalu ia masuk penjara.

     

    Beruntung sekali, tikus sungai muncul di depan pintu, dengan nada penuh kehangatan berkata “hai katak puru sahabatku, kenapa mimik wajahmu seperti melihat sehata. Kau adalah orang pertama yang tiba, ayo aku jamu kau dengan segelas bir.”

    Katak puru barulah kembali tenang mendengar suara tikus tangah, ia mengikutinya memasuki bar. Seorang pelayan yang paling tua di sana mengamati katak puru dengan wajah serius, tetapi katak puru sekarang sudah berani menatap matanya dan menyerahkan mantel kepadanya.

     

    Tikus sungai menanyakan katak puru mau minum apa? Bagaimana kalau segelas bir pahit?

    Katak puru menjawab tidak donk, kau kan tahu aku selalu suka brandy campur air soda.

    Alah... bohong, aku pernah melihatmu minum bir banyak kali.

    Kapan hayo? Kata katak puru yang berlatih PD, sebuah pekerjaan rumah baru yang dipelajarinya.

     

    Sebelum mereka berdua berdebat keras, tikus tanah bersama Luak tiba bersamaan. Karena mereka naik taksi bersama, seperti biasa, Luak meminta tikus tanah membayar uang taksi.

    15 min
  • Jurnal Maria 週記BacaBuku 讀書會 Imperfect People 2 不夠善良的我們2

    Imperfect People 2 不夠善良的我們2

    Selamat datang di acara Jurnal Maria Sukamto歡迎收聽瑪麗亞週記, apa kabar para JM lovers para Jmers? Semoga sehat sejahtera selalu jiwa dan raga.

     

    Hari ini saya akan membuat akhir cerita film serial berjudul Imperpect Us yang pekan lalu saya perkenalkan garis besar alur ceritanya,

    Ending dari film ini menghebohkan masyarakat pencinta film Taiwan, di mana para pemerannya juga idola banyak orang, sehingga masing-masing menyayangkan akhir ceritanya, bahkan saling menghujat karena tidak terima idolanya meninggal dalam cerita tsb.

     

    Unik sekali film ini, cerita biasa tentang orang-orang biasa tetapi mengandung cerita yang luar biasa. Penulis skenarionya sampai melarikan diri mendengarkan ceramah agama di hari Minggu yaitu sehari setelah film ini berakhir. Ia mengatakan ia tidak berani membaca reaksi netizen, karena ia membuat suatu ending yang mengejutkan banyak orang. Ia sendiri juga takut dengan serangan para netizen.

     

    Kalau Anda ingin mengetahui lebih detail tentang film Imperfect Us, bisa Anda dengarkan kembali siaran RTI maupun podcast nya tanggal 6 Mei 2024 yang lalu.

     

    Tokoh Rebecca divonis mengidap kanker payudara. Dan ia pun menjalani terapi, tetapi malang sekali, sel kanker telah menyebar keseluruh tubuh sehingga ia hanya menunggu waktu saja. Untuk itu ia mengucilkan diri di pesisir Taiwan timur di Taitung. Di sebuah rumah kayu yang sederhana tapi nyaman, duduk di dipan bisa melihat laut.

     

    Film ini menceritakan dua perempuan yang bertanggal lahir yang sama dengan tahun beda 2 tahun saja. Mereka mempunyai selera yang sama. Tidak saling mengenal, tetapi mereka pada hari yang sama, bisa mengenakan baju yang sama modelnya, sama warnanya. Sehingga seperti berbaju kembaran. Dan ini membuat malu mereka. Dan ternyata mereka juga mencintai cowok yang sama. Nama cowok ini adalah He Rui zhi, dua perempuan bernama Rebecca dan Chien Ching fen.

    Chien yang jatuh cinta pada pacar Rebecca bernama He Ruizhi ini, di pekan lalu sudah saya ceritakan bahwa akhirnya ia berhasil menikah dengan He. Dengan merebut pacar Rebecca secara taktik mendekati ibunda He yang diketahui tidak menyukai Rebecca.

     

    Selama 12 tahun perkawinannya, ia tidak bisa hidup dengan nyaman, karena ia memonitor terus kehidupan Rebecca. Dan ternyata Rebecca tahu, maka ia sengaja menayangkan kalimat-kalimat yang membuat Chien berpikir.

     

    Untuk membalas dendam kepada He, Chien selingkuh dengan dokter ibu mertuanya. Dan ini disampaikan kepada suaminya. Karena memang tujuannya untuk membuat sang suami marah. Akibatnya mereka akan bercerai. Dan dalam masa ini Chien berhasil mendapatkan alamat Rebecca di Taiwan Timur. Ia pun mendatangi Rebecca, dengan membawa mobil suaminya. Ia hanya meninggalkan pesan, saya mau ke Taiwan timur, tolong urus anak kami sampai saya balik. Mobilmu ku bawa.

     

    Rebecca sangat terkejut melihat kemunculan Chien. Tapi ia memanfaatkan kehadiran Chien yang diketahui tidak mau pergi walau diperlakukan secara dingin. Maka Rebecca bertanya kepada Chien apakah bisa memasak? Karena Rebecca perlu bantuan orang untuk membuatkan masakan.

    Maka mulailah kehidupan dua perempuan di pantai Taiwan timur. Chien mungkin hendak menebus dosanya karena ia merasa telah bersalah merebut pacar Rebecca. Selama 12 tahun ia selalu dihantui oleh banyak prasangka. Antara lain prasangka bahwa suaminya tidak mencintainya karena masih cinta pada Rebecca.

     

    Dua perempuan yang mencintai pria yang sama, akhirnya hidup berdamai menantikan hari kematian Rebecca. Terkadang mereka mengobrol tentang masa lalu. Tetapi masih tersimpan bau mesiu dalam isi obrolan yang menyinggung He Ruizhi. Misalnya, Rebecca sengaja mengatakan bahwa mereka pernah bertemu beberapa kali. Yang membuat Chien marah dan keluar rumah dengan mengendarai mobilnya. Tetapi ia kembali lagi dan disindir Rebecca kok kukira kau sudah hengkang.

     

    Rebecca meminta Chien merias wajahnya jika hari kematiannya tiba. Dan tidak tahu baju apa yang dikenakannya nanti. Dan masih begitu banyak baju-baju baru yang belum sempat dipakai. Chien mengatakan kalau begitu baju-baju itu buatku saja. Tapi Rebecca menyahut, enak aja.... semua bajuku harus dibakar untuk ku di alam baka. Ini mempunyai arti, bahwa sampai akhir hayatnya Rebecca sebenarnya tidak mau berbagi barang atau orang yang dicintai dengan orang lain.

    Selama 12 tahun Rebecca menyesali pemutusan hubungan dangan He. Ia memutuskan hubungan berdasar pertimbangan karena ibunda He tidak menyukainya dan ia tidak mau He menjadi anak durhaka. Ia tidak mau ibu dan anak bermusuhan hanya gara-gara dia. Padahal waktu itu He sudah membeli rumah baru, agar kelak setelah menikah tidak perlu tinggal seatap dengan ibundanya.

     

    Sifat ibunda He sangat mengesalkan banyak orang, karena ia sering berulah membuat anaknya kewalahan dan sifat inilah yang juga membawa kemalangan pada orang-orang di sekitarnya.

     

    Dalam waktu menanti hari terakhir. Hubungan Rebecca dengan Chien semakin baik. Mereka seperti dua orang sahabat kental. Mereka perlu ke mana-mana bersama. Rebecca kesakitan juga segera dilarikan ke rumah sakit dan ditemani Chien.

    Akhirnya Rebecca meninggalkan semua orang. Berakhir sudah nasib malang Rebecca yang tidak pernah mengecap cinta dalam keluarganya. Kakak laki-lakinya juga mulai bekerja dan tidak membuatnya pusing lagi tetapi Rebecca sudah tenang di alam baka.

     

    Penulis skenario membuat akhir cerita seperti ini dianggap tidak masuk akal oleh pemirsa. Tetapi ia mengatakan ia menulis akhir cerita ini berdasarkan cerita sesungguhnya yang ia ketahui beberapa tahun lalu. Yaitu benar-benar terjadi cerita seorang suami yang minta izin kepada sang istri untuk menjaga mantan pacar cinta pertamanya yang sakit kanker dan menanti kematian. Cerita ini membuatnya tergugah dan merasa ini adalah istri yang sungguh luar biasa hatinya, begitu besar. Mengizinkan suami menjaga mantan pacar cinta pertamanya yang akan meninggal dunia. Tetapi cerita sesungguhnya ini berakhir dengan perceraian. Karena sang istri akhirnya bercerai dengan suami yang minta izin menjaga mantan pacar tsb.

     

    Jadi mana mungkin ada perempuan yang berbesar hati yang rela mengizinkan suaminya menjaga perempuan lain.

    Demikian pula tokoh Rebecca ini, ia selalu memberi nasihat kepada orang bahwa janganlah mudah luluh hati berbelas kasihan kepada orang lain sehingga mengalah. Janganlah mengalah karena itu hakmu. Janganlah mudah melepaskan milikmu untuk orang lain karena kau anak menyesal. Dan itu adalah gambaran hati Rebecca yang menyesali telah memutuskan hub cinta dengan He.

     

    Seseorang bisa mengidap kanker banyak faktor penyebabnya. Sebagian besar karena tekanan yang sering muncul dalam kehidupannya. Rebecca selalu hidup tertekan. Ia tidak tahu harus bagaimana melepaskan diri dari belenggu hidup. Penumpukan aura negatif akan menghasilkan sel kanker. Rasa marah yang tidak bisa disalurkan juga merupakan sumber penyakit.

     

    Apakah benar kecurigaan Chien selama 12 tahun bahwa suaminya tidak mencintainya dan masih mencinta Rebecca. Ternyata ia salah besar. Karena suaminya membalas sms Rebecca mengatakan ia sangat mencintai istrinya. Tampaknya Chien selama 12 tahun hidup untuk orang lain. Ia tidak pernah melihat yang sesungguhnya. Ia hanya hidup dalam imajinasinya. Ia telah menyia-nyiakan masa 12 tahun yang sebenarnya bisa lebih nyaman dan berbahagia. Ia tidak perlu memonitor Rebecca terus. Karena ia melupakan banyak faktor nyata yang sebenarnya bisa dinikmati dengan layak.

     

    Setelah usai Chien pulang kembali dengan mengirim sms kepada He suaminya. Bahwa ia akan segera pulang, karena urusan di taiwan timur sudah selesai. Jawab He pendek hati-hati di jalan.

    Untuk pertama kali Chien merasakan kehangatan karena ia tidak lagi mencurigai makna setiap kata dari suaminya. Ternyata begitu enteng kalau kita tidak memberatkan diri dengan penuh curiga.

     

    15 min
  • Jurnal Maria - 2024-05-06 Imperfect People 1 不夠善良的我們 1

    2024-05-06

     Imperfect People 1 不夠善良的我們 1

    Selamat datang di acara Jurnal Maria Sukamto歡迎收聽瑪麗亞週記, apa kabar para JM lovers para Jmers? Semoga sehat sejahtera selalu jiwa dan raga.

    Hari ini saya akan berbagi cerita tentang sebuah film serial yang berjumlah 8 episode berjudul Imperpect Us, judul ini bisa diinterpretasikan menjadi banyak arti. Bisa Kami yang tidak sempurna. Kami yang kurang baik. Kami adalah orang-orang yang kurang berbaik hati. Kami yang hidup dalam ketidakberdayaan. Karena tergantung bagaimana pemaknaan masing-masing penonton atas cerita film ini.

     

    Tokoh dalam serial drama Taiwan ini tidak terlalu banyak dengan cerita sederhana. Mereka hanya menjalankan kehidupan orang awam yang mungkin mirip dengan cerita hidup kita sendiri.

    Rebecca adalah perempuan yang kurang percaya diri. Ia tertutup sekali, sehingga tidak supel dalam pergaulan, tidak bisa mengucapkan kata-kata manis, yang sangat penting untuk memuluskan relasi dengan kerabat kerja. Akibatnya, ia sering dikucilkan, sering dibully teman kantor dengan menumpahkan pekerjaan kepadanya semua. Semua ia terima, ia telan. Selama 12 tahun ia hidup dalam ketidakberdayaan, punya seorang pacar yang koleganya di kantor. Bernama He Rui zhi, yang menjalin asmara rahasia, karena kantor mereka melarang para pegawainya berpacaran dengan sesama kologa.

     

    Sebenarnya sinopsis cerita drama ini sudah ada di Wiki, hanya saja terjemahannya dalam bahasa Indonesia dari bahasa Inggrisnya ada sedikit kemelesetan. Jadi kalau Anda membaca di wiki, mungkin akan berbeda dengan cerita serialnya. Tetapi jurnal hari ini akan membahas lebih dalam atas karakter masing-masing.

     

    Cerita ini diawali dengan Ariel Lin yang memerankan Chien Ching fen melamar pekerjaan di sebuah kantor tempat Rebecca dan He Rui Zhi bekerja. Hari pertama masuk kerja, Chien Ching Fen merasa terkejut karena ada seorang perempuan yang berbaju sama dengannya masuk ke kantor. Wanita itu adalah Rebecca, yang sudah berpacaran dengan He Rui Zhi. Dan kebetulan sekali Chien menjadi bawahan dari divisi yang dipimpin He. Maka mereka menjadi cepat akrab dan Chien tampaknya jatuh hati pada He dalam pandangan mata pertama. Ia kemudian mengetahui He berpacaran dengan Rebecca karena He hafal tanggal lahir Rebecca yang juga sama dengan hari lahir Chien. Hanya mereka beda 2 tahun. Chien lebih tua 2 tahun dari Rebecca. Di kantor mereka sering kikuk karena selalu berbaju kembar. Untuk itu Chien memanfaatkan kesempatan agar bisa bersms setiap hari dengan He, meminta He memberitahu baju apa yang akan dipakai Rebecca hari itu. Maka Anda bisa bayangkan He menjadi akrab dengan Chien karena harus memberitahu baju apa yang dikenakan Rebecca pagi itu. Lama kelamaan Chien mulai mengirimi He dengan emotikon hati tanda cinta yang tak sengaja dilihat oleh Rebecca yang memang sudah tinggal bersama dengan He.

    Rebecca adalah wanita tipe cuek tidak terlalu memikirkan secara dalam, maka ia pun tidak banyak respon ketika melihat emotikon hati merah dari Chien.

     

    Chien sebenarnya adalah perempuan yang agresif, sayang diwiki ia dilukiskan sebagai wanita yang tidak berambisi. Chien berupaya keras agar bisa mendekati He. Dari mendekati ibu He, dan secara inisiatif mendekati ibunda He yang diketahui tidak suka pada Rebecca. Dan ini dimanfaatkan oleh Chien. Ia sampai pindah tinggal bersama ibunda He ketika He ditugaskan bekerja di kantor cabang di Shanghai. He merasa heran dan aneh melihat ulah Chien, karena ia memang tidak menaruh hati sama sekali pada Chien. Ia hanya menganggapnya sebagai teman kantor. Tetapi Chien mempunyai maksud lain. Ia berupaya keras membuat ibunda He menyukainya dan membuat Rebecca menyadari bahwa ia tidak bisa menyainginya.

     

    Rebecca adalah perempuan yang kurang PD, sehingga setelah ia tahu ibunda He tidak menyukainya. Ia pun mengalah dengan meminta putus hubungan dengan He. Karena ibunda He memarahi Rebecca bahwa gara-gara Rebecca membuat puteranya itu tidak mau bicara dengan ibundanya. Padahal selama ini puteranya tidak pernah bertindak buruk seperti ini. Mengisyaratkan bahwa Rebecca adalah penyebab keretakan hubungan ibu dan anak. Memang He dibesarkan oleh ibundanya yang menjanda sejak usia muda. Maka He selalu menuruti apa kehendak ibundanya. Sampai menbuatnya tidak bisa bernafas lagi. Karena selalu hidup dalam tekanan batin. Ia pernah mengeluh kepada ibundanya yang kemudian stroke. He mengatakan Ibu tidak senang, itu salah saya. Chien tidak senang, juga salah saya. Pokoknya siapapun yang tidak senang, semua adalah kesalahan saya. Ibu.... apa yang harus aku lakukan? Ini diucapkannya ketika ibundanya stroke setelah ia menikah dengan Chien selama 12 tahun. Pernikahan yang dituntut ibunda karena chien selalu menciptakan kesempatan, dan He sebenarnya masih mencintai Rebecca. Tetapi ia tidak berdaya untuk melawan ibunya. Itulah sebabnya banyak pemirsa menghujat He sebagai lelaki tak bertanggung jawab. Plin plan. Tapi sebenarnya kalau kita menyelaminya tentu berbeda lagi pandangan kita.

     

    Rebecca selama 12 tahun setelah he menikah, tetap single, hidup pas pasan karena uangnya selalu habis dimintai adik laki2nya yang sering keluar masuk kantor polisi. Sampai akhirnya ia tak tahan lagi dan memarahi adiknnya dengan mengatakan saya sampai umur 40 tahun masih belum punya rumah, tidak bersuami, tidak berdeposito, tidaklah kau pernah berpikir untuk bekerja mencari uang sendiri?

     

    Rebecca sering bekerja sampai larut malam dan baru bisa makan pertama kali di hari tsb. ada suatu hari, ketika ia sudah terlalu lapar dan lelah masuk ke sebuah restoran. Di dalam hanya ada 1 tamu. Dan ia pun duduk di sebuah meja berkursi 2. Pelayan memintanya pindah ke depan, yaitu ke meja bar yang sempit, karena itu untuk pengunjung yang sendirian. Rebecca dengan kesal bilang, saya lapar sekali, akan memesan porsi sebanyak 2 orang, maka saya memerlukan meja agak besar. Lagi pula restoran kosong tidak ada orang. Mengapa saya harus pindah ke meja sempit yang menghadap tembok.

     

    Pelayan menjawab itu peraturan. Dengan kesal Rebecca mengatakan, ada suatu kali saya makan hotpot di Tokyo. Bertemu dengan seorang wanita, ia kelihatan sangat capai karena sibuk seharian, ia duduk di meja besar, meja penuh dengan lauk dan sake, saat itu aku berpikir, betul sekali, mengapa aku selalu harus mengalah terus dan harus bergabung meja dengan orang lain, atau duduk di sudut hanya karena aku sendirian. Dan aku harus makan cepat cepat karena aku hanya sendirian.?

    Mengapa aku harus minder karena aku single? Aku begitu bekerja keras, semua kutuntaskan sendiri. Dan tidak seorang pun yang menyapaku apa kabarku hari ini. Aku tidak pernah berspekulasi, aku selalu mengandalkan kemampuan diriku, berjuang, dan malam ini aku ingin makan dengan layak, karena usai makan aku harus kembali melembur, lalu mengapa aku hanya layak di meja bar yang sempit menghadap tembok. Coba jawab mengapa?

     

    Chien merebut pacar Rebecca, tetapi ia tidak bahagia selama 12 tahun pernikahannya. Karena ia selalu curiga, ia selalu memantau kehidupan Rebecca. Karena ia ingin membanding-bandingkan dirinya dengan Rebecca. Ia bersaing. Karena ia ingin lebih bahagia dari Rebecca. Sebenarnya Chien merasa, ia merebut pacar orang. Dan ia dalam hati kecil tahu bahwa suaminya mungkin tidak cinta padanya. Dan ia bisa menikah karena ibunda Chien menyukainya. Itupun juga berkat upayanya yang mendekati ibundanya.

    Ia selalu tertekan karena melihat FB Rebecca setiap hari. Mencerna setiap kalimat di status FB nya. Dan selalu dikait-kaitkan dengan He suami yang direbutnya dari Rebecca. Tentu saja Chien tidak bahagia, karena selalu mencurigai suaminya.

     

    Serial drama roman Taiwan Imperfect Us adalah cerita tentang perempuan dan lelaki yang dewasa yang memasuki usia 40 tahunan. Ceritanya tidak muluk-muluk, seperti kejadian cerita teman atau diri kita sendiri.

     

    Rebecca yang diperankan oleh Tiffany Hsu mantan pacar He Rui Zhi yang diperankan oleh Mike He, disukai oleh pemirsa. Karena ia adalah cermin wanita Taiwan, yang mengesankan keras kepala tapi berhati lembut, pemarah karena suka kesal, kadang bertele-tele tidak bisa tegas, merasa capai ingin segera pensiun diri, tetapi ia disadarkan bahwa untuk pensiun diri harus punyai tabungan setidaknya 10 juta dolar Taiwan kira-kira 350 ribu USD. Maka ia pun mulai ada harapan untuk menabung. Ia ingin membeli rumah daripada membayar uang sewa. Ia ingin membeli asuransi jaminan hari tua. Dan untuk itu ia harus chek up kesehatan dulu. Dan karena chek up kesehatan itulah Rebecca mengetahui ternyata ia menderita kanker payudara. Buyarlah mimpi tabungan hari tuanya. Dan selama ini ada seorang cowok yang diperankan Kai Ko Chen Tung, lebih kecil usianya dari Rebecca tetapi mencintainya. Cowok ini menemaninya melewati masa-masa suramnya, menemaninya ketika kesepian, dan menemaninya chek up kesehatan.

     

    Sementara perkawinan Chien dengan He juga mulai kandas usai kematian ibunda He. Chien selingkuh dengan dokter ibunda He. Ia sengaja memberitahu He bahwa ia telah selingkuh. Tujuannya ingin membalas dendam kepada He. Karena ia selalu merasa tidak benar-benar dicintai. Cincin kawin pun ia curiga bekas unt Rebecca. Padahal itu dibuat sesuai dengan ukuran jari tangannya. Demikian pula ia mulai kalap ketika Rebecca tidak ada status lagi di FB nya. Chien membuat dirinya paranoid karena ia dari awal merebut pacar orang. Dan dari dasar yang tidak kokoh ia bertahan selama 12 tahun.

     

    Anda bisa menonton serial drama roman Taiwan Imperpect us ini dengan mencarinya di internet. dan sebenarnya masih banyak yang bisa diceritakan di sini. Sampai jumpa

     

    14 min
  • Jurnal Maria 週記BacaBuku 讀書會 Ketika Katak Puru Berkonsultasi18蛤蟆先生去看心理師18

    Ketika Katak Puru Berkonsultasi 18蛤蟆先生去看心理師18

     

    Selamat datang di acara Jurnal Maria Sukamto歡迎收聽瑪麗亞週記, apa kabar para JM lovers para Jmers? Semoga sehat sejahtera selalu jiwa dan raga.

    Hari ini kita baca buku lagi, melanjutkan cerita Katak Puru Berkonsultasi ke Psikolog. Buku ini terinspirasi oleh buku dongeng anak-anak Inggris The Wind in the Willows ditulis oleh Kenneth Grahame.

    Katak puru diundang makan siang oleh 2 sahabatnya yaitu tikus sungai dan tikus tanah.  katak puru bertanya kepada mereka “Bagaimana kabar kalian berdua ?” “Kalian tampak sangat segar. Apakah terjadi banyak hal belakangan ini di sepanjang sungai? Apakah ada yang aku lewatkan? “

    “Tidak terlalu banyak sih “ jawab tikus tanah “Kau kan tahu kalau musim dingin yang biasa saja tidak ada kegiatan, tahun ini terlalu dingin, tidak cocok keluar dari rumah.” Tikus tanah berdiam sebentar lalu melanjutkan “tetapi kau perhatikan tidak, katak puru, aku menghabiskan banyak waktu untuk mendekorasi rumah ini. Kau suka kertas dindingnya? Itu adalah karya desainer William Morris. Namanya Ranting.” Katak puru melihat kesekeliling rumah, ia menemukan perbedaan dengan dulu. Pola gambar wall paper baru seperti ranting ranting yang bergulung gulung penuh dengan daun kuning kecil di sana-sini. Plafonnya juga dicat kembali oleh tikus tanah, sangat serasi dengan perapian yang memerah dan perabotan klasik, seluruh isi rumah memancarkan rasa nyaman dan elegan.

     

    14 min
  • Jurnal Maria 週記BacaBuku 讀書會 Ketika Katak Puru Berkonsultasi17蛤蟆先生去看心理師17

    Ketika Katak Puru Berkonsultasi 17蛤蟆先生去看心理師17

    Selamat datang di acara Jurnal Maria Sukamto歡迎收聽瑪麗亞週記, apa kabar para JM lovers para Jmers? Semoga sehat sejahtera selalu jiwa dan raga.

    Hari ini kita baca buku lagi, melanjutkan cerita  Katak Puru Berkonsultasi ke Psikolog. Buku ini terinspirasi oleh buku dongeng anak-anak Inggris The Wind in the Willows ditulis oleh Kenneth Grahame.

     

     

     

    “Apa yang bisa aku lakukan? Perjalanan hidupku masih cukup panjang, kalau aku benar-benar terus menghukum diri sendiri, aku tidak mau itu terjadi terus. Aku ingin hidup bahagia. Apa yang harus akan lakukan cangak abu, kau bisa membantuku?” tanya katak puru.

    “Ini kedengarannya seperti kejam, katak puru, orang yang bisa membantumu adalah kau sendiri dan hanya dirimu yang bisa. Banyak masalah yang harus kau tanyakan kepada dirimu sendiri. Misalnya, apakah kau bisa menghentikan tindakan mengadili diri sendiri? Apakah kau bisa berlaku baik terhadap diri sendiri? Mungkin sebuah masalah yang paling penting adalah apakah kau bisa mulai mencintai diri sendiri?”

    14 min

About Jurnal Maria

From the publisher's feed

Dari mata Maria melihat: