Jurnal Maria

Jurnal Maria

By Maria Sukamto, RtiSociety & CultureGovernment
Download on the App Store

Jurnal Maria episodes

  • Jurnal Maria 週記BacaBuku 讀書會 Ketika Katak Puru Berkonsultasi16蛤蟆先生去看心理師16

    Ketika Katak Puru Berkonsultasi 16蛤蟆先生去看心理師16

    Selamat datang di acara Jurnal Maria Sukamto歡迎收聽瑪麗亞週記, apa kabar para JM lovers para Jmers? Semoga sehat sejahtera selalu jiwa dan raga.

    Hari ini kita baca buku lagi, melanjutkan cerita  Katak Puru Berkonsultasi ke Psikolog.

    Cangak abu dengan tersenyum berkata “Ini kayaknya suatu contoh yang bagus, ada lagi ngga?”

    “Aku teringat satu lagi, sekarang pun kalau teringat masih merasa marah. Beberapa hari lalu aku mengantarkan dasi kupu-kupu ke penatu untuk di dry-clean, dasinya kotor terkena sup. Pegawai di depan hanya memandang sebenar lalu berkata “Ini tidak cukup dry-clean saja, yang kau perlukan adalah tadah liur.” Omongan wanita itu sungguh kurang ajar.

    Cangak abu tertawa dibuatnya “Aku rasa kau menemukan suatu kejutan lagi. Mari kita catat ya.” Cangak abu menghampiri gambar dinding dan menuliskan sebuah judul “Parent Ego Stage” dan membuat lingkaran di bawahnya, dengan membuat garis tengah vertikal dalam lingkaran, sisi kanan dituliskan “Tipe Orang tua cerewet”

     

    “Kata puru, bagaimana kau melukiskan orang yang dalam keadaan orang tua yang cerewet?”

    “Aku rasa aku pernah menyinggungnnya” cangak abu mengambil kapur tulis dan menuliskan kata :” kritikan, amarah, sikap keras.”

    Katak puru melihat dan bertanya “Aku rasa masih banyak lagi kan?”

    “Aku yakin iya, kata cangak abu, tetapi beberapa ini semestinya sudah merangkum semua ciri khas orang tua yang cerewet.”

    Katak puru duduk dan memandangi tulisan di keras dinding, lalu berkata “Cangak abu, ada sedikit yang membuatku tidak mengerti.”

    “Bisa kau menggunakan kalimat tanya? Ini membantu sekali.” Kata cangak abu.

    15 min
  • Jurnal Maria 週記BacaBuku 讀書會 Ketika Katak Puru Berkonsultasi15蛤蟆先生去看心理師15

    讀書會 Ketika Katak Puru Berkonsultasi 15蛤蟆先生去看心理師15

    Selamat datang di acara Jurnal Maria Sukamto歡迎收聽瑪麗亞週記, apa kabar para JM lovers para Jmers? Semoga sehat sejahtera selalu jiwa dan raga.

    Hari ini kita baca buku lagi, melanjutkan cerita  Katak Puru Berkonsultasi ke Psikolog. Buku ini terinspirasi oleh buku dongeng anak-anak Inggris The Wind in the Willows ditulis oleh Kenneth Grahame. Tapi sebelumnya saya bacakan dulu sinopsis dari buku tulisan Lianawati WS "Akhir Putaran Bianglala", sebuah buku kenang-kenangan untuk RTISI.

    Yuk simak Sinopsisnya di audionya.

    setelah itu kita kembali lagi pada cerita si katak puru yang semakin seru.

    Kalau Anda ingin mengetahui cerita ini dari awal, Anda bisa mendengarkannya di situs rtisi, mencari acara Jurnal Maria tanggal 1 Januari 2024. Sekarang mari dengarkan lanjutan ceritanya.

    Cangak abu menjelaskan “Ketika kita dalam keadaan parent ego stage, tingkah laku kita seperti orang tua. Jangan lupa ya, orang tua adalah orang yang paling awal berkomunikasi dengan kita. Maka pengaruh mereka sulit kita bayangkan. Parent ego stage ini meliputi nilai dan konsep moral yang kita pelajari dari orang tua, termasuk standar bagaimana kita menganalisa kehidupan, dan ini memengaruhi sikap kita dalam mengukur baik dan buruk, benar dan salah. Sumber konsep seperti ini datang dari orang tua, maka merekalah adalah orang yang paling berpengaruh terhadap tingkah lagi kita. Gaya hidup kita di masa kanak-kanak dipupus oleh orang tua melalui perilaku mereka, maka seumur hidup kita tidak bisa terhindar dari daya pengaruh seperti itu.”

     

    15 min
  • Jurnal Maria 週記BacaBuku 讀書會 Ketika Katak Puru Berkonsultasi14蛤蟆先生去看心理師14

    Baca Buku 讀書會 Ketika Katak Puru Berkonsultasi 14蛤蟆先生去看心理師14

     

    Selamat datang di acara Jurnal Maria Sukamto歡迎收聽瑪麗亞週記, apa kabar para JM lovers para Jmers? Semoga sehat sejahtera selalu jiwa dan raga.

    Hari ini kita baca buku lagi, melanjutkan cerita  Katak Puru Berkonsultasi ke Psikolog. Buku ini terinspirasi oleh buku dongeng anak-anak Inggris The Wind in the Willows ditulis oleh Kenneth Grahame.

    Tokoh-tokoh dalam buku ini semua hewan masing-masing adalah:

    Katak puru

    Dan 3 kawannya adalah :

    tikus sungai、

    tikus tanah

    luak

    Dan seorang tokoh lainnya Cangak Abu.

    Kalau Anda ingin mengetahui cerita ini dari awal, Anda bisa mendengarkannya di situs rtisi, mencari acara Jurnal Maria tanggal 1 Januari 2024. Sekarang mari dengarkan lanjutan ceritanya.

    Katak puru sudah tidak sabar lagi menanti kedatangan hari esok. Ia benar-benar marah sekali mengakibatkan ia hampir melompat lompat. Dalam hati ia menggerutu, katak puru sifat aslinya kan hanya dalam keadaan gembira baru melompat lompat.

    Katak puru merasa cangak abu setelah diberitahu hal ini pasti tidak bisa percaya kalau Luak datang tanpa permisi dan memaksanya untuk melepaskan jabatan sebagai kepala direksi sekolah. Enak aja si Luak, awas kalau berani datang lagi, pasti aku hajar.” Tidak ada orang yang bisa menyelami betapa besar amarah katak puru. Tetapi itu terpendam dalam hati, tidak ada orang yang bisa menngetahuinya dari penampilan luarnya.

    Sampai di malam hari, rasa marahnya memudar, dan katak puru kembali terpuruk dalam rasa tidak bahagia rutin dialami setiap hari, ia sangat sedih dan menderita. Ia berfikir “Luak benar juga, ia akan lebih hebat dariku dalam menjabat sebagai kepala direksi, ia begitu energetik dan bertekad. Mungkin saja selama ini sekolah memberiku jabatan sebagai kepala direksi hanya karena aku tinggal di kastil ini, yang bisa dimanfaatkan untuk mengadakan pesta musim panas. Malam itu katak puru tidak bisa tidur dengan nyenyak, dan terbangun pagi-pagi sekali.

    Pada hari kedua, katak puru dengan lunglai berjalan ke rumah cangak abu. Selamat pagi., bagaimana keadaanmu hari ini? Tanya cangak abu kepada katak puru yang tak bersemangat.

    “Sungguh berabe sekali” sentak katak puru keras sekali, ia jarang mengumpat, tetapi bisa dirasakan ada sesulut api amarah menyelubunginya.

    Cangak abu bertanya “Coba ceritakan padaku”

    Maka diceritakanlah kedatangan Luak kemarin.

    “hal ini membuatmu bagaimana?”

    15 min
  • Jurnal Maria 週記BacaBuku 讀書 Cerita Katak Puru 13會 Ketika Katak Puru Berkonsultasi13

    Ketika Katak Puru Berkonsultasi 13蛤蟆先生去看心理師13

     

    Selamat datang di acara Jurnal Maria Sukamto歡迎收聽瑪麗亞週記, apa kabar para JM lovers para Jmers? Semoga sehat sejahtera selalu jiwa dan raga.

    Hari ini kita baca buku lagi, melanjutkan cerita yang sudah dimulai 5 pekan lalu tepatnya 1 Jan 2024,Kalau Anda ingin mengetahui cerita ini dari awal, Anda bisa mendengarkannya di situs rtisi, mencari acara Jurnal Maria tanggal 1 Januari 2024. Sekarang mari dengarkan lanjutan ceritanya.

    Tokoh-tokoh dalam buku ini semua hewan masing-masing adalah:

    Katak puru

    Dan 3 kawannya adalah :

     tikus sungai、

    tikus tanah

    luak

    Dan seorang tokoh lainnya Cangak Abu.

     

    Siapa yang datang bertamu? Bergegas katak puru menuju ke pintu depan, ternyata tamu ini mengejutkan katak puru, karena berdiri dihadapannya adalah Luak di bapak tua.

    15 min
  • Jurnal Maria 週記BacaBuku 讀書會 Ketika Katak Puru Berkonsultasi12

    Ketika Katak Puru Berkonsultasi 12

     

    Selamat datang di acara Jurnal Maria Sukamto歡迎收聽瑪麗亞週記, apa kabar para JM lovers para Jmers? Semoga sehat sejahtera selalu jiwa dan raga.

    Hari ini kita baca buku lagi, melanjutkan cerita yang sudah dimulai 5 pekan lalu tepatnya 1 Jan 2024, cerita ini tentang katak puru yang penakut.

    Tokoh-tokoh dalam buku ini semua hewan masing-masing adalah:

    Katak puru

    Dan 3 kawannya adalah :

     tikus sungai、

    tikus tanah

    Luak

    Dan seorang tokoh lainnya Cangak Abu.

    Kalau Anda ingin mengetahui cerita ini dari awal, Anda bisa mendengarkannya di situs rtisi, mencari acara Jurnal Maria tanggal 1 Januari 2024. Sekarang mari dengarkan lanjutan ceritanya.

    “Betul Katak puru, apakah kau sudah menyadarinya? Kau sendiri sudah menemukan jawabannya, kau seperti orang lain, telah belajar dan bisa mengeluarkan amarah dengan cara yang tidak destruktif. Kau mengeluarkan emosi marah dengan pelan-pelan, sampai tak terasa, agar orang lain tidak merasa terusik dan merasa tidak enak.”

    “tetapi cara apa itu?” katak puru dengan suara galau bertanya “Aku tidak ingat pernah berbuat demikian.”

    “Apakah kau ingat ketika kau sedang dongkol?” tanya cangak abu.

    15 min
  • Jurnal Maria 週記BacaBuku 讀書會 Ketika Katak Puru Berkonsultasi11蛤蟆先生去看心理師11

    讀書會 Ketika Katak Puru Berkonsultasi 11

    Selamat datang di acara Jurnal Maria Sukamto歡迎收聽瑪麗亞週記, apa kabar para JM lovers para Jmers? Semoga sehat sejahtera selalu jiwa dan raga.

    Hari ini kita baca buku lagi, melanjutkan cerita yang sudah dimulai 5 pekan lalu tepatnya 1 Jan 2024, cerita tentang katak puru yang tidak percaya diri dan akhirnya berkonsultasi dengan psikologi Cangak Abu.

    Tokoh-tokoh dalam buku ini semua hewan masing-masing adalah:

    Katak puru

    Dan 3 kawannya adalah :

     tikus sungai、

    tikus tanah

    luak

    Dan seorang tokoh lainnya Cangak Abu.

    Kalau Anda ingin mengetahui cerita ini dari awal, Anda bisa mendengarkannya di situs rtisi, mencari acara Jurnal Maria tanggal 1 Januari 2024. Sekarang mari dengarkan lanjutan ceritanya.

    Katak puru masih ingat ketika luak mengajaknya ke ruang merokok dalam kastilnya, luak mengecamnya dengan keras, sampai membuat katak puru menangis penuh sesal. Usai memarahinya, begitu mereka keluar dari kamar merokok, luak kembali bersikap seperti ayah yang baik hati, dan katak puru pun kembali lagi mengulang tabiat buruknya.

    15 min
  • Jurnal Maria 週記BacaBuku 讀書會 Ketika Katak Puru Berkonsultasi10蛤蟆先生去看心理師10

    讀書會 Ketika Katak Puru Berkonsultasi 10蛤蟆先生去看心理師10

    Selamat datang di acara Jurnal Maria Sukamto歡迎收聽瑪麗亞週記, apa kabar para JM lovers para Jmers? Semoga sehat sejahtera selalu jiwa dan raga.

    Hari ini kita baca buku lagi, melanjutkan cerita pekan lalu.

    Tokoh-tokoh dalam buku ini semua hewan masing-masing adalah:

    蛤蟆Katak puru

    Dan 3 kawannya adalah :

    河鼠 tikus sungai、

    鼴鼠tikus tanah

    老獾luak

    Dan seorang tokoh lainnya Cangak Abu.

     

    Kalau Anda ingin mengetahui cerita ini dari awal, Anda bisa mendengarkannya di situs rtisi, mencari acara Jurnal Maria tanggal 1 Januari 2024. Sekarang mari dengarkan lanjutan ceritanya.

     

    Katak puru berpikir sejenak “Kalau orang ini benar tidak berdaya, maka ia harus belajar untuk mematuhi penindas. Kalau tidak ia tidak bisa hidup.”

    “Tepat sekali, maka ketika kau masih kecil, apakah juga harus belajar mematuhi permintaan orang tua yang keras?”

    Katak puru berpikir dan menganggukkan kepala tanda setuju. Cangak abu menyerbu lagi dengan pertanyaan “Lalu, waktu itu apa yang kau lakukan?”

    14 min
  • Jurnal Maria 週記BacaBuku 讀書會 Ketika Katak Puru Berkonsultasi9蛤蟆先生去看心理師9

    讀書會 Ketika Katak Puru Berkonsultasi 9蛤蟆先生去看心理師9

    Hari ini kita baca buku lagi, melanjutkan cerita yang sudah dimulai 5 pekan lalu tepatnya 1 Jan 2024, cerita ini diambil dari sebuah buku unik berjudul Counselling for Toads: A psychological adventure.

    Tokoh-tokoh dalam buku ini semua hewan masing-masing adalah:

    蛤蟆Katak puru

    Dan 3 kawannya adalah :

    tikus sungai、

    tikus tanah

    luak

    Dan seorang tokoh lainnya Cangak Abu.

    Kalau Anda ingin mengetahui cerita ini dari awal, Anda bisa mendengarkannya di situs rtisi, mencari acara Jurnal Maria tanggal 1 Januari 2024. Sekarang mari dengarkan lanjutan ceritanya.

    “Jadi ngga apa-apa ya menangis? Aku ingat ayahku melarang keras aku menangis. Ketika aku menangis, ayah selalu berkata ‘Cepat hentikan tangisanmu, kalau tidak aku akan marah’ tentu saja aku segera berhenti menangis.”

    Mendengar hal ini cangak abu dengan muka serius berkata “Kau bisa membuat pilihan, menuruti suara perintah ayah yang sudah almarhum atau mengizinkan dirimu mengambil inisiatif?”

    “Wah ini terlalu serius” katak puru wajahnya tidak tenteram, “Aku hanya ingin atau tidak menangis, tidaklah kau merasa membicarakan suara perintah ayah yang sudah almarhum agak berlebihan?”

    “Ya mungkin saja, tetapi kami memang mendiskusikan hal-hal yang isunya berlebihan. Sebuah pertanyaan sederhana, sudah bisa memicu begitu banyak masalah penting mencuat keluar, ini sangat besar manfaat dan dampaknya bagi proses kau belajar dan menjajaki masalah, dan akan membawa pengaruh besar bagi kehidupanmu.” Jawab cangak abu.

    Saat ini katak puru sudah sangat konsentrasi. Air matanya sudah mengering, ia mendengar dengan teliti, “Silakan dilanjutkan, aku sedang mendengarkannya.”

    “OK, kalau begitu aku putar posisi kembali ke peranan sebagai guru, agar bisa memberikan penjelasan yang lebih banyak untukmu. Kau masih ingat kami pernah mendiskusikan “Child Ego State Kondisi keegoan kanak-kanak”? termasuk tipe natural dan tipe penyesuaian?” tanya cangak abu.

    “Tentu saja ingat, diskusi waktu itu sangat bermanfaat bagiku, aku harap hari ini dibicarakan lebih banyak, aku sudah siap”.

    “Aku yakin kau sudah siap, yuk mulai ya! Katak puru, siapa yang paling berpengaruh dalam masa kanak-kanakmu?”

    “Ini gampang jawabanya, tentu saja orang tuaku, dan secara tidak langsung ya kakek dan nenek.”

    “Mari kita diskusikan orang tua mu dulu. Tipe macam apa ayahmu?”

    15 min
  • Jurnal Maria 週記BacaBuku 讀書會 Ketika Katak Puru Berkonsultasi8蛤蟆先生去看心理師8

    讀書會 Ketika Katak Puru Berkonsultasi 8蛤蟆先生去看心理師8

    Hari ini kita baca buku lagi, melanjutkan cerita yang sudah dimulai 5 pekan lalu tepatnya 1 Jan 2024, cerita ini diambil dari sebuah buku unik berjudul Counselling for Toads: A psychological adventure.

    Tokoh-tokoh dalam buku ini semua hewan masing-masing adalah:

    蛤蟆Katak puru

    Dan 3 kawannya adalah :

     tikus sungai、

    tikus tanah

    luak

    Dan seorang tokoh lainnya Cangak Abu.

    Kalau Anda ingin mengetahui cerita ini dari awal, Anda bisa mendengarkannya di situs rtisi, mencari acara Jurnal Maria tanggal 1 Januari 2024. Sekarang mari dengarkan lanjutan ceritanya.

    Cangak abu memberi pekerjaan rumah kepada katak puru.

    “Eh, yang bener” teriak katak puru, yang kelihatan galau sekali, “Jangan beri PR donk, aku tidak menyukai PR. Lagipula minggu ini aku tidak ada waktu mengerjakannya, karena baru saja aku teringat ada beberapa pekerjaan yang harus aku selesaikan nanti, mungkin aku perlu ke kota, banyak sekali kesibukanku.” Tambahan kalimat terakhir nadanya seperti tidak natural. Kedua orang terbenam dalam keheningan suasana ruang.

     

    Cangak abu berkata “Aku tertarik ingin mendengar kajianmu tentang apa yang katakan tadi?” “Oh, aku cuman ingin memberitahu kalau aku tidak bisa membuat PR” katak puru sangat gelisah, tidak berani menatap cangak abu. “Iya, tapi apakah kau beranggapan aku akan tergugah?” katak puru dengan gusar mengatakan “Aku tidak tahu, aku hanya memberitahumu alasan aku tidak bisa membuat PR.”

    “Itu namanya alasan?” tanya cangak abu.

    Terdiam lama, akhirnya katak puru membuka suara “Mungkin kau merasa ini seperti alasan?”

    “bagaimana tanggapanmu sendiri?”

    “Aku mengerti mengapa kau berpikir seperti itu, tetapi PR kedua kata ini membuatku merasa tidak nyaman, aku teringat jelas pengalaman masa sekolaha dulu, yang belajar keras untuk menghafal kata-kata sukar atau menghafal puisi, semua ini membuatku takut jangan jangan keesokan harinya aku akan membuat kesalahan, dan akan dihukum.” Jawab katak puru tanpa daya.

    Cangak abu bertanya lagi “Jadi tadi aku singgung kata PR, kau dalam keadaan bagaimana?” “Masa kanak-kanak” jawab katak puru dengan cepat. “rasa takut dan galau di masa lalu sekrang semua kembali menyelubungiku. Pak cangak abu, aku begini apakah salah?”

    “Tentu saja tidak” Jawab cangak abu dengan suara hangat “Setiap orang bisa tersulut perasaan masa kanak-kanak oleh beberapa kata atau suasana suatu tempat. Aku rasa, bagi kebanyakan orang, tempat yang paling membuat orang mempunyai perasaan seperti itu adalah dokter giri.” “Oh jangan sebut dokter gigi!” katak puru memegang dagunya, sengaja memberikan mimik wajah yang sedang kesakitan.

    Cangak abu berkata “Jadi aku harus menghindari memakai kata PR kata yang menakutkan ini, aku hanya ingin memintamu melakukan sesuatu dalam pertemuan yad.”

    15 min
  • Jurnal Maria 週記BacaBuku 讀書會Ketika Katak Puru Berkonsultasi 7蛤蟆先生去看心理師7

    Ketika Katak Puru Berkonsultasi 7

    蛤蟆先生去看心理師7

    Hari ini kita baca buku lagi, melanjutkan cerita yang sudah dimulai 5 pekan lalu tepatnya 1 Jan 2024, cerita ini diambil dari sebuah buku unik berjudul Counselling for Toads: A psychological adventure.

    Tokoh-tokoh dalam buku ini semua hewan masing-masing adalah:

    蛤蟆 Katak puru

    Dan 3 kawannya adalah :

     tikus sungai、

    tikus tanah

    luak

    Dan seorang tokoh lainnya Cangak Abu.

    Kalau Anda ingin mengetahui cerita ini dari awal, Anda bisa mendengarkannya di situs rtisi, mencari acara Jurnal Maria tanggal 1 Januari 2024. Sekarang mari dengarkan lanjutan ceritanya.

    “ada lagi?”

    Katak puru menggeleng-gelengkan kepalanya “Tidak terpikir saat ini”

    Cangak abu bertanya “Bagaimana dengan rasa takut? Dalam pengalamanku, hati anak-anak itu penakut, kita mudah sekali membuat mereka takut dan panik. Dan yang tidak bisa kita percayai adalah sebagian orang dewasa tampaknya suka melakukannya, tetapi ini adalah topik lain. Setidaknya, kau setuju bukan kalau rasa takut ini adalah emosi dasar?”

    “Iya betul, aku ingat ketika di masa kecil, mimpi buruk pertama, aku berteriak sampai terbangun, tidak ada orang yang mengajariku, aku spontan saja, ini adalah tindakan releks alami.”

    “Betul, aku rasa semua sudah tertulis di sini. Cangak abu menambah kata “Takut” di gambar dinding.

     

    Gambar dinding sekarang penuh dengan tulisan :

    “Child Ego State Kondisi keegoan kanak-kanak”

    *Gembira dan hangat

    *marah

    *sedih

    *takut

     

    Semua emosi ini tergabung membentuk “Anak tipe natural” ini adalah bagian penting dalam  “Child Ego State Kondisi keegoan kanak-kanak” begitu penjelasan dari cangak abu.

     

    Katak puru bertanya lagi “Lalu, bagaimana dengan ketika aku melihat seseorang sedang beremosi hangat atau marah atau sedih atau takut? Apakah dengan begitu aku bisa mengatakan mereka dalam keadaan “anak tipe natural” ?

    “Tepat sekali, tetapi untuk emosi marah lebih rumit, nanti kita bahas lebih mendetail.”

    “Apakah seseorang dalam segala usia bisa berada dalam kondisi anak-anak?” tanya katak puru.

    “Bisa, mereka bisa memasuki keadaan anak-anak, perasaan dan sikapnya sama dengan ketika masa kanak-kanaknya, dan ini tidak ada kaitannya dengan usia sekarang.”

     

    Katak puru terbenam dalam alam pikirannya, setelah merenung sekian lama, akhirnya ia berkata “Aku rasa aku sering berada dalam keadaan masa anak-anak.” Selesai berkata demikian, katak puru membisu lagi.

    Cangak abu berkata lagi “Tetapi kami sekarang hanya menjajaki separuh masalah saja.”

    “Apa maksudnya? Masih ada ulasan lain tentang  “Child Ego State Kondisi keegoan kanak-kanak”?

    “Iya, masih banyak, tadi itu sikap anak tipe natural  mencakup semua emosi ini.” Sambil berkata, cangak abu menunjuk kalimat yang ditulis di gambar dinding.

    “Contohnya, anak bayi menangis karena ingin mendapatkan makan dan perhatian, maka mereka segera diberi susu, setelah kenyang, bayi merasa puas dan tertidur. Sejak hari pertama dilahirkan, emosi dasar bawaan sejak lahir ini sudah mulai beroperasi, lalu seiiring dengan bayi bertumbuh besar, emosinya juga turut berkembang bertumbuh.” Jelas cangak abu.

     

    15 min

About Jurnal Maria

From the publisher's feed

Dari mata Maria melihat: