
Sign up to save your podcasts
Or


讀書會 cerita jalan tuaSyakaro Historic Trail 4台灣古道4霞喀羅古道
Selamat datang di acara Jurnal Maria Sukamto歡迎收聽瑪麗亞週記,
Hari ini saya melanjutkan cerita di jalan kuno Syakaro episode ke 4, menyambung cerita minggu lalu menelusuri jalan jalan tua di Taiwan yang penuh cerita.
Cerita hari ini mengenai jalan霞喀羅古道 Syakaro Historic Trail jalan tua ini sampai pada......
Sampai suatu hari, kepala suku bersama 3 puteranya dan seekor anjing melewati sebuah daerah dekat danau. Dan mereka bermalam di sana. Ketika sedang mengemasi barang bawaan, mereka menemukan sebungkus juwawut yang diluar rencana. Jadi mereka kelebihan 1 bungkus juwawut. Kepala suku dan anak2 merasa sangat tergugah hatinya. Dan sebungkus juwawut ini memberi semangat kepada mereka. Dan memasaknya. Mereka sangat bersyukur karena ada juwawut lebih sehingga bisa dipakai untuk makan.
Keesokan harinya, ketika mereka bangun tidur, cuaca di sekitar sangat nyaman, mereka merasa telah mendapatkan perlindungan dari nenek moyang. Mereka bisa melihat gunung Dabacien shan, yang kemudian menjadi gunung suci gunung keramat suku Atayal. Ternyata tempat mereka bermalam itu sangat indah dan luas. Di kejauhan ada pemandangan hutan, dan disekeliling ada lahan luas dengan hutan, air dan sinar matahari yang cukup sekali. Sebab daerah tsb adalah tempat bertemunya dua sungai besar. Maka mereka pun beranjak ke tempat itu dan menetap. Sekarang tempat ini bisa Anda jumpai bernama Siuluan. Dalam bahasa suku Atayal Habuntonan, artinya tempat bertemunya sungai yang luas.
Kedua sungai ini bisa mencapai 司馬庫斯 霞喀羅 bahkan kalau ke arah utara bisa mencapai Ulai di New Taipei City sekarang ini.
Kepala suku dan 3 puteranya sangat bahagia penuh suka cita karena akhirnya menemukan lahan yang terbaik dari sekian lahan yang mereka jumpai sepanjang perjalanan.
Di mana-mana bisa dipakai untuk membangun pemukiman baru. Tetapi mereka berjuang melintasi gunung dan sungai baru bisa mencapai tempat tadi dari tempat mereka bermalam tsb.
Mulailah mereka membangun, membuka lahan, bercocok tanam, mereka berangkat pada musim gugur, dan berencana menanam juwawut pada musim semi di sana. Buta sang kepala suku menamai lahan baru ini Ginsibo yang sekarang kita kenal sebagai 鎮西堡 artinya pemukiman awal mula yang dibangun. Letaknnya 2000 m dari permukaan laut.
Mereka berencana setelah panen pertama juwawut yang ditanam di sana, mereka akan pulang menjemput istri dan 4 putra lainnya serta warga lainnya untuk pindah ke tempat baru Ginsibo ini.
Mereka membuka lahan dengan membakar rumput, asap yang mengepul telah mengundang kedatangan suku lain yang tinggal di daerah tsb. suku itu bernama Skamajun. Suku skamajun ini ingin mengusir Buta dan putra2nya yang sedang membangun pemukiman.
Kepala suku Buta Karaho dan kedua sahabatnya Yaboh dan Ayan berpindah ke utara dan bukan ke selatan, karena daerah timur pemukimannya adalah gunung Hehuan, sulit untuk melintasi gunung tsb mencari lahan. Sedangkan di sisi barat ada sungai besar. Dan selatan ada pemukiman suku Sedik yang juga terkenal kejam dan buas. Maka tidak ada jalan lain, mereka hanya bisa ke arah utara. Tetapi tidak tahu bagaimana nasib ke utara. Kedua temannya meragukan nasib kalau ke utara, mungkin ada suku lain yang juga berbahaya dan mengancam. Tetapi apa daya lahan tidak cukup.
Kepala Suku Buta mau tak mau harus memikirkan nasib warganya, mencarikan tempat yang lebih baik bagi rakyatnya.
Maka berkatalah ia kepada para warga, siapapun boleh ikut atau tetap tinggal di sana. Tidak ada paksaan. Tetapi Ia akan bersama-sama 2 puteranya mencari lahan baru ke utara. Anak sulung Yuroho Buta berusia 17 tahun dan anak kedua Taimo Buta menyertai ayahnya ke utara.
Tekad kepala Suku Buta ini membangkitkan semangat warganya, banyak yang tergugah dan mengikutinya ke utara. Termasuk dua temannya Yaboh dan Ayan yang ragu-ragu tadinya, sekarang terbakar semangatnya untuk berangkat ke utara..............
讀書會 cerita jalan tua 2Syakaro Historic Trail 台灣古道2霞喀羅古道
Selamat datang di acara Jurnal Maria Sukamto歡迎收聽瑪麗亞週記,
Hari ini kembali kita menelusuri jalan jalan tua di Taiwan yang penuh cerita episode 2
Cerita hari ini mengenai jalan 霞喀羅古道 jalan tua Syakaro Historic Trail, jalan ini panjangnya semula 49 km, dihitung dari desa Wufeng pemukiman Jing chuen di Hsinchu, hingga daerah yang bernama Yang Lao. Tetapi sekarang jalan tua ini menjadi lebih pendek karena dibangun jalan raya, jalan tua ini dijadikan jalan tua nasional pertama di Taiwan. Jalan ini semula adalah jalan untuk berburu bagi suku aborigin Atayal. Jalan setapak kecil. ..........
Selamat datang di acara Jurnal Maria Sukamto
歡迎收聽瑪麗亞週記
Hari ini saya akan memulai serangkaian episode cerita tentang jalan setapak tua di Taiwan.
berbicara tentang jalan tua Taiwan, ada macam-macam bentuk jalannya. kadang berupa jalan setapak, kadang berupa jalan besar yang bisa dilalui kereta, banyak jalan-jalan tua ini terselubung dalam semak-semak dan dipulihkan oleh sebagian orang dan dijadikan tempat wisata budaya. mari ikuti cerita di balik jalan-jalan tua berserajah ini 台灣古道的故事 Cerita Jalan Tua di Taiwan
Ada orang yang menyukai jalan-jalan di jalan tua yang mulai dibenahi, katanya ada kesan budaya di dalamnya jadi tidak hanya sekedar mendaki gunung, atau jalan-jalan berolah raga. Melainkan seolah berjalan ke dalam sejarah masa lalu yang terpatri dalam memori jalan tua. Nah bagaimana dengan asal usulnya.
Asal usul munculnya jalan-jalan tua di Taiwan, dulu tidak ada alat transport dan hanya mengandalkan jalan kaki maka kemunculan jalan-jalan tua ini berkat manusia sering berjalan di atasnya.
Jalan-jalan yang dulu diciptakan leluhur, sekarang dinamakan jalan tua. Ku tao. Jadi jalan tua yang kita sebut sekarang ini, dulu adalah jalan lalu lintas bagi penduduk di Taiwan.
Jalan setapak Taiwan terbagi menjadi berbagai jenis, ada yang berupa jalan setapak di gunung, ada yang berupa jalan yang lebih lebar yang bisa dilalui kereta yang digeret sapi, lebarnya dari 90 cm hingga 120 cm,
Untuk jalan yang bisa dilalui kereta sapi ini biasanya dibuka oleh penguasa di saat itu bukan oleh penduduk. Maka dulu ada kebiasaan, orang-orang kaya membuat jalan dianggap berpahala sekali. Karena mempermudah kehidupan warga.
Jalan yang lebar ini sebagian besar dipakai oleh tentara berpindah tempat, atau untuk mengangkut barang. Banyak yang bisa nembus ke pelabuhan, karena dipakai untuk mengangkut barang.
Jalan tua kecil yang ditemukan di gunung, kebanyakan diciptakan oleh warga yang bermukim di sekitar, kadang jalan kecil bisa nembus ke jalan besar yang dibuat pemerintah di saat itu bisa jadi zaman kerajaan atau zaman penjajahan Jepang, Jepang ketika menjajah Taiwan, juga menciptakan banyak jalan jalan yang besar selebar 90-120 cm untuk memperlancar pengerahan tentara dan menyalurkan barang.
2023-10-30
Pengalaman mengajar teman-teman pendengar! pantau saja siarannya ya.
Dalam buku Jalan-jalan ke pantai, diceritakan seorang ibu bercerai karena sang ayah selingkuh, tentu emosi ibu masih tidak tenang, dan masih dipenuhi rasa dendam dan marah, perasaan negatif ini sering menyiprat ke puteranya, bahkan sering mengeluh dan menyatakan dirinya tidak ingin hidup lagi, semua omelan dan luapan emosi negatif ini masuk ke telinga sang anak laki-laki, tentu menjadi sebuah tekanan bukan.
Pada suatu hari, ibu dan anak sedang berjalan-jalan di pantai, sang ibu kembali lagi mengomel, mengeluh, masih belum bisa keluar dari kemelut perceraian dari suami selingkuh. Apa reaksi dari sang putera? Tampaknya sang putera memberikan reaksi yang sangat menyentuh hati. Ia berkata kepada ibunya “Bu, kalau hidup ini membuat ibu begitu menderita, dan ibu hendak menyudahinya, saya tidak akan menghalangi ibu, semua ini karena saya mencintai ibu, dan berdasarkan rasa cinta kasih ini, asalkan ibu memberitahu terlebih dahulu, jangan sampai tiba-tiba melakukan hal yang mengejutkanku, tetapi berilah waktu pada anakmu ini untuk mengucapkan selamat tinggal.”
Sang putera tahu, ibunya sangat sedih dan sering mengatakan ingin menyudahi hidupnya, dan ia tahu, sulit untuk mengubah keputusan ibu, maka kalau ibunya benar-benar melakukannya, ia hanya bisa menerimanya dengan hati penuh kesedihan,
Sang putera dengan nada pelan mengatakan, saya sebagai anak laki-laki ibu, tidak berhak meminta ibu hidup untuk saya, karena kami masing-masing mengemban tanggung jawab duniawi yang seperti salib yang kita pikul secara perorangan, tetapi ibu seperti seorang penjelajah, yang lebih banyak pengalaman daripada saya, karena ibu sudah mengecap pengalaman hidup terlebih dahulu, jika suatu waktu ibu merasa jalan ini sudah sangat sulit untuk dilalui, maka saya pun juga menjadi tahu bahwa perjalanan ini sangat menderita, dan kalau waktu terlalu berkepanjangan, saya akan tahu bahwa perjalanan ini pada akhirnya toh penuh ketidakbahagiaan. Tetapi kalau ibu melanjutkan terus perjalanan ini, meskipun banyak kendala dan kesusahan, saya pun menjadi tahu, bahwa bagaimana sulitnya perjalanan hidup ini, saya tetap bisa terus bertahan sampai akhir, karena ada ibu di depan saya yang memberi contoh pada anakmu ini.
Teman-teman, puteranya tidak secara langsung menuntut ibunya untuk berubah, walau menghadapi ibu yang terus menerus dalam nuansa emosi negatif, tetapi di sisi lain, sang putera memberitahukan kepada ibunya, dirinya akan mengalami nasib yang bagaimana di masa yad setelah sang ibu melakukan penyudahan hidupnya seperti yang sering dikeluhkan.
Sang putera berkata kepada ibu, jika ibunya bersedia berjalan terus ke depan, maka ia akan mendapatkan keberanian dari sang ibu untuk menyambut dunia ini, jalan di depan walaupun masih penuh tanda tanya, tetapi sang putera akan melangkah menyongsong masa depan dengan penuh harapan. Tetapi jika, sang ibu takluk, tidak mau mengatasi kemelut, dan menyudahi hidupnya, sang putera ini mengatakan, ia pun juga mendapatkan pelajaran dari sikap ibu, yaitu di dunia ini, manusia tidak perlu berjuang, tidak perlu menekuninya, karena diujung jalan hanyalah semak belukar yang menghadang tanpa harapan.
Pernyataan sang anak ini membuat ibunya berubah pikiran, ia segera memeluk sang putera menyatakan kasih sayangnya. Sebenarnya ibu yang sedih ini begitu sering melampiaskan rasa kecewa dan putus asa kepada sangat anak, tiba-tiba tersadar setelah mendengarkan ucapan sang anak, ia segera menyadari bahwa sikapnya dalam menangani kendala hidup akan berdampak pada kehidupan puteranya. Ia selalu merasa puteranya hidup tidak bahagia, ia pun juga tidak mau melihat masa depan anaknya begitu kelabu, sekarang sang ibu begitu sadar bahwa kalau ingin anaknya hidup bahagia, tidak cukup hanya dengan memberikan dorongan dan nasihat saja, melainkan harus memberikan contoh dari kelakuannya. Sebab sang ibu menjadi contoh yang terbaik bagi sang anak. Kalau ibu merasa hidup yang menderita harus disudahi dengan cara itu, maka sang anak akan belajar dari sang ibu, dan anak akan merasa bahwa hidup ini penuh penderitaan dan tidak bisa diatasi dan tidak tahu harus diantisipasi dengan cara melawan kendala agar bisa hidup terus. Sang anak akan meniru menjadi orang pengecut, tidak mau berusaha menghadapi kendala, dan mudah terpukul serta tidak ada hasrat untuk melawan nasib buruk maupun memperbaikinya.
Demi cinta seorang ibu kepada anaknya, sang ibu menjadi orang tua yang tegar, ini tidak mengartikan sang ibu sudah mulai tidak merasa menderita, atau menutupi kesedihan ketika berhadapan dengan sang anak, pura-pura tegar, semuanya bukan, keberanian yang sungguh-sungguh bukanlah digalang di atas kepurapuraan, malah sebaliknya, sang ibu mulai mengakui dan menerima dirinya yang sedang terpuruk oleh kesedihan, ia mulai melakukan langkah perubahan dalam puing-puing kehidupannya yang retak karena perceraian.
Kami memang tidak bisa mengontrol kelestarian lingkungan hidup kita, tidak bisa selalu mempertahankan keamanannya, demikian pula kita juga tidak bisa menjamin, anak kita selalu terhindar dari aniaya, tetapi yang bisa kita lakukan adalah kita menjadi contoh mereka, membuat mereka melihat bagaimana cara kami mengentaskan diri dari penderitaan hidup, bagaimana kita tegar berjuang untuk keluar dari kendala hidup dan kembali menjadi manusia yang sehat normal jiwa dan raga.
Sebagai sosok dewasa, apalagi menjadi orang tua, jika bisa berjuang menerobos kendala-kendala hidup, dan mempertahankan sikap hati yang penuh suka cita dalam nuansa negatif, mungkin ini adalah sebuah kado berharga bagi anak.
Teman-teman Jmers, kita telah membaca buku berjudul, keluarga dia, luka hatimu episode Jalan-jalan ke pantai.
2023-10-16
讀書會BacaBuku
Mari menjadi orang yang paling pintar dalam beristirahat成為世界上最懂休息的人
Kebetulan saya membaca artikel berjudul Mari menjadi orang yang paling pintar dalam beristirahat, heh... istirahat saja kok harus jadi yang paling bisa paling baik, memang zaman sudah berubah, semua judul harus membuat heboh, tapi memang terpancing juga untuk membacanya. Rupanya di situ dituliskan ada 3 cara paling efektif untuk beristirahat agar rasa penat segera pergi.
Sebelum membagikan isi artikel itu tadi mari kita simak dulu bagaimana teman-teman pendengar dan fesbuker netizen kenalan saya di fesbuk beristirahat? Karena kalau mendengar dulu cara terefektif akan tidak adil lagi. Yuk kita simak bersama aneka komentar.
休息,是為了走更長遠的路?用錯方法,會愈休息愈累。Istirahat adalah untuk melanjutkan perjalanan yang lebih jauh? Itu kata-kata bijak zaman dulu, kalau salah pilih cara, maka akan tambah capai.... tapi bagaimana dengan netizen dan para fans RTI dalam beristirahat? Sengaja saya bertanya di fesbuk saya:
Kalau lagi istirahat, apa yang dikau lakukan? Main HP....? Atau?
Sri Mulyani : Tentu hp yg utama
Siti Sumarni: main HP
Lira Finser: maen hp udah capek tidur dengan sedirinya
Yuyu Wahyuni: Main hp ketiduran.
Eddy Setiawan: Pasti main radio donk.
Rio TF :Ngopi and online kalo ada paket data
Nilaaz Ratu Ineman: tidur
Setyo Budiono: Tidur senikmad mungkin.
Muhammad Saifun Najib: Tidak selalu main HP, Kak Maria Sukamto. Yg paling suka dengerin radio sambil koreksi pekerjaan anak2 atau menyiapkan bahan/materi mengajar esok hari.
Salam sehat.
張莎莎: tidur
Dwi Budhi Rahardjo: tidur
SriMulyani Spetugim: berkhayal lalu tidur
Nurni Wu: Karena niatnya istirahat, ya maunya tidur.. tapi kalau istirahat yang sekedar rehat pendek.. kadang nyanyi² kecil, kadang yg lain yg menghibur
Aries Tiyanto: Dengar musik biar tambah rilex
Anik Krisnawati KW: main game di HP
Sharina : main Zelda
Wari Yanti: Betul Lihat hp kak hiburan nya
Tjang Pak Ning : Browsing di hp cari berita terbaru dari manca negara
Atit Rusyati Shodiq: Kalau aku ..
Saeful Fami: HP terus
Lily: ngobrol sama 3 ekor burung nuri kesayanganku
Fajri Jefry: Searching barang diskon di market place, nonton video pendek King Kev... (Yg mengandung byk pelajaran hidup) serasa kaya masuk supermarket, walopun kdg cm di masukin ke keranjang aja gak di Check out
Kin Sanubary: Fesbukan
Nyoman Sumerta:Duduk diam menikmati suasana sepi dan secangkir kopi
Chie Thea: Ngemil sambil nonton drakor atau dracin
Terima kasih kepada teman-teman yang telah berbagi pengalaman istirahatnya, memang kalau kita ingin mempertahankan daya konsentrasi, dan efisiensi kerja yang prima, kita harus pandai-pandai dalam memilih cara beristirahat. Menurut hasil riset dari sebuah univ. di Jerman, dikatakan, kalau pulang kerja badan sangat capai, sesampai di rumah, walau Anda beristirahat dengan cara apapun, juga tidak akan hilang rasa letihnya.
Kalau tidak ingin membawa terus rasa letih ini sampai ke hari berikutnya, maka dalam jam kerja kita, harus tahu bagaimana cara efektif untuk beristirahat sejenak.
讀書會 Bacabuku
退休年紀大愈該旅行
Usia Pensiun semakin tua, kita semakin wajib sering berwisata.
-Berwisata solo seorang diri ke seluruh pelosok dunia untuk mencari sesuatu yang didambakan, tapi akhirnya ia temukan di kampung halamannya sendiri.
-catatan cerita yang paling dahyat dari sekian buku adalah catatan yang ada dalam sebuah buku kecil bernama papor.
-Untuk mengenali sebuah jalan, cara terbaik adalah mendatanginya sendiri daripada menerka-nerka dan berangan-angan.
-berwisata dengan santai jauh lebih penting daripada tiba di tempat tujuan.
-kalau mau cepat, berjalanlah sendiri. Kalau mau ke tempat yang lebih jauh, mari jalan bersama!
-Bekerja, menabung dan berwisata. Lalu ulangi lagi.
-berwisata itu seperti perkawinan, kalau kau mengira bisa mengendalikannya, maka Anda salah besar.
-Jangan mengawatirkan hari ini dunia akan kiamat, karena di Australia sekarang sudah keesokan harinya.
-semakin kuberkelana dalam wisata, semakin kumengerti rasa takut membuat orang yang bisa menjadi sahabat menjadi orang asing.
-sasaran final kehidupan adalah membawa memori meninggalkan dunia ini dan bukan membawa pergi impian.
Antara wisata dan pendidikan, wisata di masa muda adalah bagian dari pendidikan, wisata di masa tua adalah bagian dari pengalaman.
Kiat berwisata, tidak ada kiat hebat, jalani saja seperti kita bernapas.
Wisata dan uang, uang tidak bisa membeli kebahagiaan, tetapi bisa dipakai untuk membeli tiket pesawat terbang, jadi maknanya hampir sama.
Wisata adalah suatu cara terbaik untuk melihat kita menyukai orang ini atau membencinya, maka berwisatalah bersamanya.
Antara wisata dan keberanian, kalau kamu ingin terus menjadi orang biasa, maka kamu selamanya tidak akan pernah tahu betapa hebatnya dirimu.
Wisata dan budaya, berwisata menjadi gemerlap penuh arti hanya pada saat kita mengenangnya kembali.
Antara wisata dan pariwisata, di dunia ini tidak ada negara yang asing, yang ada hanya pengelana yang mengklaim dirinya asing.
Wisata dan kehidupan, dunia ini seperti sebuah buku, orang yang tidak berkelana hanya membawa salah satu halamannya saja.
From the publisher's feed
Dari mata Maria melihat:
Serba Serbi Kehidupan, Baca Buku, Seni Budaya, Q&A