
Sign up to save your podcasts
Or


Sedemikian besarnya pengaruh persepsi itu. Bagaimana jika itu ditujukan pada diri sendiri? Tentu kita bisa membayangkan apa yang akan terjadi.
Aku amati dengan saksama manusia dalam cermin itu. Mata, mulut, telinga, hidung, wajah, seluruh anggota tubuhnya. Siapa dia sebenarnya. Aku yang dari dekat sepertinya belum benar-benar mengenalnya.
Kita masih berkesempatan untuk tersenyum atas segala yang terjadi. Kita masih tetap punya kesempatan untuk memaafkan diri ini.
Saat kau merasa tak punya apa-apa, berbahagialah. Karena saat ini, itulah yang aku damba.
Cobalah beri ruang bagi dirimu untuk selalu memaafkan. Kamu hebat, kamu sudah melewati ombak besar, sedayung demi sedayung, dan bisa kuat seperti sekarang.
Sepertinya, perubahan dan pembaharuan tidaklah terjadi pada momentum tertentu; bukan karena sebuah tren tertentu.
Semuanya bersifat sementara. Namun, karena hal-hal yang sementara itu, kita bisa merasakan arti dari menjadi manusia.
Namun, dengan menulis catatan akhir tahun, aku menjadi lebih siap untuk menghadapi berikutnya. Aku sudah tahu kesalahan-kesalahanku di masa lalu supaya aku tidak jatuh lagi di lubang yang sama.
Mungkin, hidupku yang tidak terarah itu terjadi karena aku tidak membuat beberapa hal menjadi mudah untuk dilakukan, menciptakan beberapa kebiasaan-kebiasaan kecil di setiap langkahnya.
From the publisher's feed

358 Listeners

3 Listeners

16 Listeners

1 Listeners

19 Listeners

4 Listeners

1 Listeners

3 Listeners

0 Listeners

0 Listeners

1 Listeners

1 Listeners

1 Listeners

0 Listeners

25 Listeners