
Sign up to save your podcasts
Or


Selamat Natal untuk kita semua, selamat mengambil waktu untuk merefleksikan kembali tentang makna kelahiran yang menjadi kabar baik sehingga membuat kita mau menghidupi hidup kita.
Mengapa pula kita harus bertemu dengan keindahan lalu berujung berpisah? Aku belajar untuk menerima setiap tikamannya dan keindahan yang ada.
Hari-hari yang kita habiskan bersama menjadi benang-benang memori yang sulit aku lepaskan, menyatukan kita di ruang abadi kenangan.
Sekali lagi. meskipun jalannya terlihat sulit, kita akan terus belajar hari demi hari.
Menuju penghujung tahun, sering kali rasanya seperti sebuah perjalanan tanpa pencapaian yang berarti.
Mungkin ketakutanku dahulu dan kita hampir sama, yang sekarang menjelma jadi keberanian dalam menghadapi gemuruh.
Mari kita lihat kenangan sebagai pembelajaran. Kita susun ulang semua rencana. Kita mungkin tidak tahu apa yang akan terjadi di tahun berikutnya.
Riuh hujan perlahan mereda. Aku terima Desember sebagai puisi terakhir, sebelum judul-judul baik lainnya aku rangkai dari tepian jendela.
Kesepian membunuh. Tapi tidak ada satu pun yang mati. Kamu tersiksa dalam keadaan hidup. Dan bukankah itu adalah sakit yang tiada tara?
Berbuat sebaik mungkin pada orang lain itu baik. Tapi berharap atas balasan dan perlakuan yang baik pada kita, itu adalah tanda bahaya; ada risiko patah hati yang luar biasa.
From the publisher's feed

358 Listeners

3 Listeners

16 Listeners

1 Listeners

18 Listeners

4 Listeners

1 Listeners

3 Listeners

0 Listeners

0 Listeners

1 Listeners

1 Listeners

1 Listeners

0 Listeners

25 Listeners