
Sign up to save your podcasts
Or


"Sementara suaka tawamu tetap bermukim di cuacaku. Dan kemarau panjang mengering retak di ambang kalimatmu. Hingga, aku bisa saja menjadi bayang yang membias di sampingmu atau menjadi udara yang menyublim di tawangmu."
"Ketika menyakiti seseorang sekali, ampunan akan kita dapati. Sekali dua kali, hingga kita lupa sudah berapa kali, hingga akhirnya dosa tak lagi terampuni. Dan maaf, tak lagi jadi solusi."
"Kepercayaan adalah hal yang paling kau sembunyikan. Dari siapapun yang mencoba memasukimu. Entah sebagai tamu atau anjing peliharaanmu."
"Keduanya mengajarkan pedoman hidup. Tentang memilah baik dan buruk, benar dan salah, dan bertahan saat senang dan susah."
"Jika menulis adalah salah satu cara untuk mengukir keabadian. Sepertinya aku telah salah mengukir rinduku padamu lewat tulisan."
"Usaha mu tidak selamanya dihargai oleh orang lain, bahkan tidak semua niat baikmu dapat diterima dengan baik pula. Tetapi satu hal pasti yang saya pelajari dari semakin bertambahnya usia adalah belajar mendewasa. Semua orang tumbuh dan bertambah usia, tetapi hanya sedikit yang bertambah dewasa."
"Serangan fajar itu nyata, katanya. Menunggu untuk menyerang mereka yang tidak awas, menghancurkan apa yang tidak mereka sadari mereka miliki, menanti waktu yang tepat untuk mencuri sampai akhirnya mereka sadari bahwa hilang kini telah jadi teman mereka yang pasti."
"Kau selalu membiarkan adanya perayaan pesta yang tak selalu indah dan menyenangkan,. Padahal kau tahu, kau hanya sendirian."
" Iya, ibukota kita ini lucu ya? Tak ada “ibu” di dalamnya. Tak ada hangat yang membuat kita ingin berlama-lama ada di tengahnya. Kalau mau tetap hidup, ya harus mampu bertahan. Kalau tidak, ya kau mati dibunuh oleh pelakon yang lain. "
From the publisher's feed

358 Listeners

3 Listeners

16 Listeners

1 Listeners

19 Listeners

4 Listeners

1 Listeners

3 Listeners

0 Listeners

0 Listeners

1 Listeners

1 Listeners

1 Listeners

0 Listeners

25 Listeners