
Sign up to save your podcasts
Or


Kondisi semakin memburuk, sampai-sampai mengabaikan diri. Kamu masih berusaha agar terus berpikir positif, selalu memikirkan hal baik yang belum tentu sepenuhnya benar.
Sekali lagi, kamu adalah manusia yang layak untuk merasakan kebebasan dan mendapatkan hidup pada lingkungan yang mendukung serta penuh cinta di dalamnya.
Kalau membandingkan terus-menerus, bagaimana mau lanjut melangkah? Percayalah, kita lebih kuat dari apa yang kita pikirkan.
Mungkin kamu terlalu keras dengan diri sendiri, merasa harus terus bekerja keras demi memenuhi target yang terlalu tinggi. Sempat juga merasa bingung dengan identitas diri dan secara tidak sadar kamu memutuskan koneksi dengan dirimu.
Percayalah, setiap orang memiliki porsi kemampuannya masing-masing. Aku juga sudah muak, terlalu ambil pusing dengan hal-hal yang mengganggu langkahku. Kini lebih baik kita mencoba untuk lebih berani atas segala keputusan yang diambil. Aku merasa perlu mendekatkan diriku kepada diriku, aku perlu menyentuh dan memedulikannya.
Tenang, beri jeda, tariklah napas sejenak, aku tau kamu pasti sulit untuk mengubah kebiasaanmu itu. Semua akan baik-baik saja pada waktunya, toh mencintai diri sendiri ada untungnya bagimu, wahai anak baik.
Juni adalah pembatas dalam buku yang belum rampung, sebuah pengingat untuk segala kabar yang harus kita terima, entah itu tentang plot atau pengalaman hidup yang acakadut; tokoh-tokoh atau teman-teman yang berontak dan memilih menuliskan skenarionya sendiri.
Daripada mengoreksi orang lain atas salahnya penilaian mereka kepada diri kita, lebih baik kita mengoreksi diri kita sendiri seraya berkata, “Kalaulah saya memang tidak seperti apa yang mereka katakan, kenapa saya harus marah?”
Aku tidak mencoba menguak luka lama itu. Yang ingin aku katakan, kita telah melewati banyak episode patah hati. Dan sepahit-pahitnya, entah berapa tetes air mata yang telah berderai, atau ngilunya dada saat berusaha terpejam, kita melaluinya.
Dunia ini sudah begitu ugal-ugalan. Masa iya kita juga mesti ikutan kebut-kebutan? Tidak jarang, yang lambat juga tidak terhindar dari kecelakaan; yang cepat justru selamat dari petaka. Anomali bukan?
From the publisher's feed

358 Listeners

3 Listeners

16 Listeners

1 Listeners

18 Listeners

4 Listeners

1 Listeners

3 Listeners

0 Listeners

0 Listeners

1 Listeners

1 Listeners

1 Listeners

0 Listeners

25 Listeners