
Sign up to save your podcasts
Or


Cina Siap Tunjukkan Kekuatan Militer dengan Membuat ‘Kereta Kiamat’
Oleh. Mariam
Voice over talent: Giriyani SS
NarasiPost.Com-Cina kembali mengejutkan dunia, saat ini Negeri Tirai Bambu dilaporkan sedang meneliti sebuah ‘kereta kiamat‘, yang memiliki kecepatan dengan rudal bertenaga tinggi di dalamnya. Cina sekarang serius mempertimbangkan gagasan menggunakan kereta api berkecepatan tinggi sebagai cara mengangkut dan bahkan meluncurkan persenjataan nuklir. Jika Amerika Serikat (AS) dan Rusia punya ‘pesawat kiamat’, kini Cina bisa jadi akan punya ‘kereta kiamat’ untuk melakukan serangan nuklir. Kereta ini melaju hingga 350km/jam. Bentuk kereta ini ramping, dengan gerbong masing-masing dengan berat sekitar 60 ton.
Dijuluki dengan ‘kereta kiamat’ karena kapal induk ini akan bekerja dengan memanfaatkan jaringan kereta api berkecepatan tinggi yang luas di negara itu untuk membawa rudal balistik antarbenua (ICBM), dan dianggap bahkan kuat dan cukup kokoh untuk menahan guncangan dan kekuatan ketika meluncurkan salah satu rudal tersebut. Konsep dan rencana pengembangan kereta ini didanai oleh pemerintah Cina, dan dipimpin oleh professor Yin Zihong dari Southwest Jiaotong University di Chengdu, demikian yang dikutip oleh Mashable Asia, Sabtu (2/4/2022).
Penggunaan gerbong kereta api ini untuk mengangkut dan menyebarkan nuklir sama sekali bukan konsep yang baru, mengingat bagaimana Amerika Serikat dan Rusia pun telah menyusun rencana untuk mengimplementasikannya selama Perang Dingin, namun gagal dikembangkan karena di luar tahap konsep. Hingga beberapa tahun terakhir, gagasan ini pun diambil lagi oleh negara-negara seperti Cina, Korea Utara, yang keduanya telah melakukan uji coba peluncuran rudal dari kereta api masing-masing pada tahun 2015 dan 2021. (Liputan6.com, 2/4/2022)
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/04/09/cina-siap-tunjukkan-kekuatan-militer-dengan-membuat-kereta-kiamat/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Baca Al-Qur’an Bersama Bikin Gerah Pengidap Islamofobia
Oleh. Wening Cahyani
Voice over talent: Dewi Fitriana
NarasiPost.Com-Pergi ke Semarang beli lumpia
Dari Semarang ke kota Jepara
Jagat media sosial terguncang karena viralnya video membaca Al-Qur’an/ mengaji bersama di jalan Malioboro Yogyakarta pada Minggu (27/3) yang secara spontanitas dilakukan oleh ribuan orang. Mengaji bersama yang diselenggarakan oleh Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) Jogja ini telah menimbulkan berbagai respons baik yang pro maupun kontra (detik.com, 01/04/2022).
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/04/10/baca-al-quran-bersama-bikin-gerah-pengidap-islamofobia/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Apa pun Teorinya, yang Penting Praktiknya
Oleh. Mariyah Zawawi
Voice over talent: Dewi Nasjag
NarasiPost.Com-Saat ini banyak sekali komunitas kepenulisan. Begitu pula dengan pelatihan-pelatihan menulis. Ada yang gratis, ada pula yang berbayar. Ada yang murah, ada pula yang mahal.
Masing-masing memiliki materi, teori, serta teknik pengajaran yang bertujuan untuk membuat peserta pelatihan berhasil mencapai cita-citanya sebagai seorang penulis.
Materi dan teori itu ada yang diperoleh sang mentor dari berbagai pelatihan yang diikutinya. Ada pula yang merupakan hasil dari belajar otodidak.
Bicara tentang teknik pengajaran, ada yang mendorong peserta untuk berani menulis apa saja, yang penting menulis. Tidak peduli, apakah tulisan itu hanya berisi curhatan, pengalaman sehari-hari, atau hal-hal ringan lainnya. Tidak peduli, apakah tulisan itu sudah sesuai dengan KBBI dan PUEBI atau belum. Pokoknya, yang penting menulis.
Namun, ada juga kelas menulis yang memberikan semacam dril atau program-program yang terstruktur. Peserta diberi tugas untuk menulis genre tulisan tertentu sesuai dengan keahlian sang mentor. Misalnya, cerpen, opini, dan sebagainya. Selama menjalani pelatihan, peserta akan dibimbing step by step sehingga ia benar-benar mampu menulis sesuai target dari mentor. Biasanya, model pelatihan yang seperti ini akan berlangsung dalam jangka waktu tertentu. Di akhir masa pelatihan, peserta akan mampu menulis sesuai target kelas yang diikuti.
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/04/11/apa-pun-teorinya-yang-penting-praktiknya/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Pajak Kembali Naik, Rakyat Kian Tercekik
Oleh. Syifa Nurjanah
Voice over talent: Giriyani SS
NarasiPost.Com-Menteri Keuangan Indonesia, Sri Mulyani, menyatakan bahwa kebijakan kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang awalnya 10 persen menjadi 11 persen telah berlaku mulai 1 April 2022 dan tidak ada penundaan. Sebagaimana diberitakan oleh jawapos.com (22/03) ia juga mengatakan pada acara webinar Economic Outlook 2022 bahwa kenaikan pajak ini untuk digunakan kembali oleh masyarakat guna menciptakan fondasi pajak yang kuat. Dan hal ini pula dilakukan dalam rangka mengupayakan reformasi perpajakan melalui Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Pajak (UU HP). Dimana aturan ini disinyalir dapat menyehatkan kembali APBN yang telah bekerja keras selama pandemi.
Masyarakat Masih dalam Pemulihan Ekonomi
Dalam dua tahun lebih terakhir Indonesia dihadapkan pada pandemi yang berdampak pada banyak aspek dalam kehidupan masyarakat. Terutama aspek ekonomi, banyak perusahaan yang merumahkan para pekerja dan para pengusaha dibatasi arus geraknya demi mencegah penularan dan meningkatnya kasus angka terinfeksi. Di tahun 2022 ini, barulah masyarakat mulai menghirup aroma pemulihan dalam sektor ekonomi, namun harus mendapatkan kenyataan pemberlakuan pajak dengan tarif baru. Ditambah dengan berbagai kenaikan harga dasar kebutuhan lainnya, aspek pangan terutama.
Ekonom CORE, Pitter Abdullah, menyatakan bahwa menaikan PPN di tengah pemulihan ekonomi sekarang ini tidak tepat. Apalagi di tengah inflasi yang meningkat, justru kenaikan PPN ini akan semakin menambah gerak tinggi lajur tren inflasi. (Cnbcindonesia.com, 15/03/2022)
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/04/06/pajak-kembali-naik-rakyat-kian-tercekik/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Industri Militer Masa Depan Berbasiskan Teknologi AI dan IoT, Berisiko?
Oleh. drh. Lailatus Sa’diyah
Voice over talent: Giriyani SS
NarasiPost.Com-Ketua Umum ASIOTI Teguh Prasetya menjelaskan, pengembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) dan Internet of Things (IoT) semakin masif, terutama untuk menunjang industri di masa depan karena dinilai meningkatkan kualitas kontrol dan pendapatan (jpn.com, 02/04/2022).
Lalu bagaimana jika pengembangan industri militer berbasiskan teknologi AI dan IoT? Akankah mewujudkan kemaslahatan umat?
Jadi Perlombaan
Profesor Emiritus bidang AI dan Robotika dari Universitas Sheffield di Inggris, Noel Sharkey menyampaikan, sejak pertengahan tahun 2000, Departemen Pertahanan AS telah menjadi pelopor perlombaan senjata dengan teknologi kecerdasan buatan dengan mengembangkan senjata otonom untuk semua cabang angkatan bersenjata. Begitu juga negara Cina telah mengklaim berhasil mengembangkan senjata otonom. Menurut Menteri Pertahanan AS Mark Esper, Cina sudah mengekspor senjata berbasis AI ke Timur Tengah (okezone.com, 30/03/2022).
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/04/07/industri-militer-masa-depan-berbasiskan-teknologi-ai-dan-iot-berisiko/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Mengurai Kenangan
Oleh.Andrea Ausie
voice over talent: Dewi Nasjag & Yeni M
NarasiPost.Com-Bagaikan tersengat aliran listrik, tatkala kutemukan bercak darah di kemeja putih untuk ketiga kalinya. Bercak darah itu mampu membuat tubuhku bergetar dan meraih puncak kekhawatiranku. Beribu pertanyaan berkecamuk dalam benakku.
Bergegas kumasuki kamarku. Kulihat betapa damainya dia dalam tidurnya.
Rasa penasaranku menuntun langkahku menuju ruang kerjanya. Kuperiksa setiap sudut dan celah yang bisa menjawab kekhawatiranku.
Tangisanku tumpah dalam sujud panjangku. Aku merasa bersalah karena telah gagal menjadi seorang istri yang baik untuknya. Menelantarkan dia sampai aku tidak mengetahui tentang rasa sakit yang dia derita.
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/04/15/mengurai-kenangan/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Said bin Amir Al-Jumahi, Gubernur yang Takut kepada Fitnah Dunia
Oleh. Mariyah Zawawi
Voice over talent: Dewi Nasjag
NarasiPost.Com-“Ada yang mau beli gorden mewah terbuat dari minyak goreng yang disulam dengan air mata. Bisa menutup rapat jendela dengan sempurna sehingga memungkinkan tidur lelap di dalamnya.” (Mohammad Fauzil Adhim)
Entah berniat menyindir atau tidak, tetapi ungkapan ini sangat sesuai dengan perilaku wakil rakyat di negeri ini. Di saat rakyat harus bersusah payah mendapatkan minyak goreng, para wakil mereka justru tengah bersukacita. Gorden mewah akan segera terpasang di rumah-rumah dinas mereka. Bagaimana tidak mewah, sedangkan anggarannya direncanakan sebesar Rp48,7 miliar. Itu adalah anggaran untuk 505 unit rumah dinas. Jadi, tiap rumah akan mendapat jatah Rp90 juta beserta pajaknya. Jumlah yang sangat besar.
Apa yang ada dalam benak para wakil rakyat itu, sehingga mereka tidak berempati dengan penderitaan rakyat yang mereka wakili? Jika mereka tidak merasa malu dengan rakyat, bagaimana mereka akan malu kepada Rabb-nya? Sedangkan rakyat telah menyampaikan keberatan mereka secara langsung. Itu adalah fakta yang dapat mereka indra. Sedangkan teguran Allah Swt. tidak mesti bisa langsung mereka rasakan. Perilaku mereka sangat jauh dari sikap para pelayan masyarakat.
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/04/08/said-bin-amir-al-jumahi-gubernur-yang-takut-kepada-fitnah-dunia/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Budaya Lip Service dan Pencitraan dalam Sistem Demokrasi
Oleh. Rahmiani. Tiflen, Skep
voice over talent: Dewi Fitriana
NarasiPost.Com-Rupanya cita-cita mewujudkan kemandirian ekonomi negara tercinta mesti ditangguhkan. Karena masih jauh panggang dari api. Pasalnya, Indonesia sendiri dinyatakan sebagai surganya barang-barang impor. Hal yang kemudian menjadi pemicu kemarahan Presiden Jokowi kepada jajarannya.
Presiden Joko Widodo kemudian menyampaikan bahwa perubahan ekonomi yang dilakukan Indonesia pasti tidak akan menyenangkan bagi pihak-pihak yang suka menggunakan barang impor. Sebab, transisi ekonomi ini akan memacu produksi barang dalam negeri. (Kompas.com, 26/3/2022)
Benarkah Pemerintah Tidak Tahu Adanya Impor?
Menarik memang, mencermati pernyataan dari seorang kepala negara. Apa benar seorang presiden tidak mengetahui adanya kegiatan impor secara besar-besaran di dalam wilayah kekuasaannya? Tentu saja kemarahan Jokowi terkait tindakan mengimpor dari sejumlah petinggi negara itu, menimbulkan pertanyaan besar dari masyarakat. Sebab sudah pasti, kegiatan memasukkan barang dari luar negeri ke dalam negara itu ada kebijakannya yang juga turut disahkan oleh presiden selaku kepala pemerintahan. Tapi kok bisa, sekarang malah balik memarahi bawahnya, seolah-olah hal tersebut tidak diketahui?
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/04/07/budaya-lip-service-dan-pencitraan-dalam-sistem-demokrasi/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Tridimensi Aktivasi Hagia Sofia dalam Kontestasi Kaum Nasionalis-Sekuler di Turki
Oleh. Iranti Mantasari, BA.IR, M.Si
Voice over talent: Giriyani SS
NarasiPost.Com-Ramadan adalah bulan yang paling dinantikan oleh kaum muslimin di belahan bumi mana pun. Statusnya yang begitu spesial di antara bulan-bulan lainnya menjadikannya selalu memiliki tempat khusus di hati umat. Salat tarawih yang menjadi satu-satunya ibadah yang hanya dilakukan saat bulan ini pun menambah nilai lebih Ramadan. Sebagaimana sabda baginda Rasulullah saw. yang artinya, “Barang siapa melakukan qiyam Ramadan karena iman dan mencari pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu diampuni” (HR. Bukhari). Imam Nawawi menjelaskan bahwa makna ‘ qiyam Ramadan’ spesifik ditujukan kepada salat tarawih. Dengan demikian, ganjaran pahala bagi yang total beribadah di dalamnya pun menanti untuk dipanen kelak di yaumil hisab.
Ramadan tahun ini bertambah spesial dengan sampainya kabar menggembirakan dari negeri ‘pewaris Khilafah’ sana. Turki menyimpan banyak sekali jejak sejarah kemilau peradaban Islam, salah satunya masjid Hagia Sofia. Masjid ikonis di Istambul ini pasalnya mulai aktif kembali digunakan untuk menggelar salat tarawih. Salat tarawihnya sendiri tentu sudah lumrah bagi kaum muslimin, namun beda ceritanya jika salat ini akhirnya digelar lagi di Hagia Sofia setelah 88 tahun lamanya berfungsi sebagai museum (Daily Sabah, 01/04/2022).
Nama Hagia Sofia mungkin sudah tak asing lagi di telinga kaum muslimin. Bahkan, tak sedikit yang ingin mengunjunginya setelah 3 masjid suci di Makkah, Madinah, dan Palestina. Diubahnya status Hagia Sofia menjadi masjid pada tahun 2020 lalu, memberikan angin segar di tengah gempuran pandemi Covid-19 yang sedang mengganas kala itu.
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/04/10/tridimensi-aktivasi-hagia-sofia-dalam-kontestasi-kaum-nasionalis-sekuler-di-turki/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Mengenali Ciri Masa Subur pada Perempuan
Oleh. Rery Kurniawati Danu Iswanto
voice over talent: Dewi Nasjag
NarasiPost.Com-Allah Swt. menciptakan anatomi dan fisiologi tubuh perempuan dengan sangat spesial, sangat berbeda dengan anatomi dan fisiologi tubuh laki-laki. Hal yang sangat berbeda adalah pada bagian sistem reproduksi. Pada sistem ini terdapat organ reproduksi yang karenanya perempuan mempunyai fungsi khas yaitu menstruasi, hamil, melahirkan, dan menyusui. Fungsi ini menjadi khas karena tidak terdapat pada tubuh laki-laki.
Fungsi sistem reproduksi perempuan mempunyai ciri kesuburan yang khas pula. Dengan mengetahui ciri khas masa subur tersebut, dapat diketahui kapan tubuh seorang perempuan dalam kondisi kesuburan atau sebaliknya. Dan dengan mengetahui masa subur, bagi pasangan suami istri yang menginginkan kehamilan dapat digunakan untuk ikhtiar mendapatkan kehamilan ataupun menghindarinya bagi yang ingin menjaga jarak kehamilan.
Perkiraan masa subur pada siklus yang normal (kurang lebih 28 hari) ada dipertengahan siklus. Di sekitar hari ke-14 adalah puncak kesuburan, sedangkan masa subur berada diantara 2 hari sebelum, hingga 2 hari sesudahnya. Sehingga lama masa subur kurang lebih sekitar 1 minggu. Pengamatan ciri masa subur dilakukan dengan memperhatikan lendir yang keluar melalui vagina. Meski demikian, proses ini berkaitan dengan kerja sistem hormonal di otak dan proses pematangan ovum (ovulasi) yang terjadi di dalam ovarium.
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/04/07/mengenali-ciri-masa-subur-pada-perempuan/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
From the publisher's feed