
Sign up to save your podcasts
Or


Duhai Polri, Tubuhmu Kian Keropos
Oleh. Tsuwaibah Al-Aslamiyah
Voice over talent: Yeni M
NarasiPost.Com-Tubuh Kepolisian RI kian keropos, belum rampung satu kasus sudah muncul kasus lain. Ekspresi kekecewaan masyarakat tak terbendung, hal ini mengakibatkan kandasnya kepercayaan publik pada aparat penegak hukum berikut hukum yang diberlakukan di negeri ini.
Sebagaimana dilansir Kompas.com (27/8/2022) bahwa Polda Jawa Timur berhasil meringkus beberapa anggota polisi yang terbukti positif mengonsumsi narkoba. Bahkan, satu di antaranya Kapolsek Sukodono AKP I Ketut Agus Wardana.
Lebih tragis lagi, drama pembunuhan Brigadir J pun makin pelik karena melibatkan banyak personel dengan segala kejanggalannya. Masyarakat pun pesimis akan menemukan titik terang dan tonggak keadilan dalam kasus ini. Krisis kepercayaan memang telah menggerogoti tubuh perkasa Polri ini.
Lantas, bagaimana kinerja Polri di mata masyarakat? Apa yang menjadi akar masalahnya? Bagaimana profil institusi kepolisian dalam peradaban Islam?
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/09/01/duhai-polri-tubuhmu-kian-keropos/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
BBM Naik, Rakyat Kian Tercekik
Oleh. Hana Annisa Afriliani, S.S
Voice over talent: Giriyani SS
NarasiPost.Com- Bagai musuh dalam selimut. Kiranya begitulah peribahasa yang tepat bagi pemerintah hari ini, seiring dengan bertubi-tubinya penderitaan yang dialami rakyat. Sudahlah rakyat masih berkubang dalam lumpur derita akibat pandemi Covid-19 yang bekepanjangan, pemerintah yang semestinya mampu menjadi pengayom dan pengurus rakyat malah ikut menambah derita rakyat.
Betapa tidak, berbagai kebijakan yang ditelurkan pemerintah seringkali tidak berpihak kepada rakyat, salah satunya kebijakan kenaikan harga BBM. Sebagaimana diberitakan oleh CnnIndonesia.com (29/08/2022) bahwa pemerintah berencana akan menaikkan harga BBM bersubsidi, yakni pertalite dan solar. Alasannya, telah terjadi pembengkakan subsidi BBM yang membebani APBN, yakni sebesar Rp502 triliun. Maka, rencananya subsidi tersebut akan dicabut. Efeknya tentu saja harga BBM akan naik.
Sebagai respons atas rencana tersebut, massa dari Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) menggelar demonstrasi di depan gedung MPR/DPR, Jakarta pada Ahad, 28 Agustus 2022. Menurut Ketua Umum PB HMI, Raihan Ariatama, kenaikan harga pertalite dan solar jelas akan membebani rakyat menengah ke bawah dan para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). (CNNIndonesia.com, 29-08-2022)
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/09/03/bbm-naik-rakyat-kian-tercekik/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Nongkrong Boleh, Asal?
Oleh. Choirin Fitri
Voice over talent: Maya Rohmah
NarasiPost.com-Sob, suka nongkrong atau suka banget? Nongkrong emang asyik, ya? Apalagi jika yang diajak nongkrong teman-teman yang kece badai. Wah, tambah asyik. Iya ‘kan?
Namun, nongkrongnya untuk apa dulu? Di mana tempatnya? Jangan-jangan nongkrong yang kita lakukan malah masuk perbuatan sia-sia atau menjurus pada aktivitas yang dilarang Allah. Wah, nggak mau ‘kan, ya?
So, yuk kita cek ‘n ricek firman Allah tentang hal ini! Tepatnya dalam surah Al-A’raf ayat 86. Bunyinya:
وَلَا تَقْعُدُوْا بِكُلِّ صِرَاطٍ تُوْعِدُوْنَ وَتَصُدُّوْنَ عَنْ سَبِيْلِ اللّٰهِ مَنْ اٰمَنَ بِهٖ وَتَبْغُوْنَهَا عِوَجًاۚ وَاذْكُرُوْٓا اِذْ كُنْتُمْ قَلِيْلًا فَكَثَّرَكُمْۖ وَانْظُرُوْا كَيْفَ كَانَ عَاقِبَةُ الْمُفْسِدِيْنَ
“Dan janganlah kamu duduk di setiap jalan dengan menakut-nakuti dan menghalang-halangi orang-orang yang beriman dari jalan Allah dan ingin membelokkannya. Ingatlah ketika kamu dahulunya sedikit, lalu Allah memperbanyak jumlah kamu. Dan perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang berbuat kerusakan.” (QS. Al-A’raf: 86)
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/08/24/nongkrong-boleh-asal/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Cantik Versi Islam, Why Not?
Oleh. Najwa Azahra
Voice over talent: Dewi Nasjag
NarasiPost.Com- Hi Sisterfillah, selamat ya. Selamat untuk apa nih? Selamat karena kamu menjadi satu dari empat miliar penduduk bumi yang ditakdirkan membaca tulisan ini, hehe. Dari judul, sudah bisa ditebak kalau tulisan ini bakal ngebahas seputar perempuan. Yap, about you all, Sisters. Eits, jangan di skip tulisan ini yak, kudu banget baca sampai akhir biar informasi yang kamu dapat nggak setengah-setengah. Are you ready, Sisters?
Yuks, markica. Mari kita baca…
Cantik adalah satu kata yang paling mendeskripsikan tentang perempuan. Tidak ada satu pun perempuan yang suka jika dirinya tidak dikatakan cantik, jika ada seorang perempuan yang dikatakan tidak cantik, pasti dirinya bakal minder, rasa percaya diri perlahan memudar, dan bisa jadi sampai nangis bombay di pojokkan sambil mempertanyakan mengapa aku tak secantik yang lain?
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/08/31/cantik-versi-islam-why-not/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Mahasiswa Berkoplo, Krisis Identitas Generasi Muslim
Oleh. Isti Rahmawati, S.Hum.
Voice over talent: Dewi Fitriana
NarasiPost.com-Heboh! Tahu gak, Sis video yang lagi viral? Yups! Video sekelompok mahasiswa UIN Kyai Haji Achmad Siddiq berkoplo ria di dalam masjid membuat keresahan di media sosial. Tak hanya menyanyikan lagu koplo ‘ojo dibandingke’ mereka juga berjoget mengikuti alunan lagu.
Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN KHAS, Saihan membenarkan kalau mahasiswa yang viral tersebut memang mahasiswanya. Ia menduga mereka joget lantaran jenuh mengikuti rangkaian acara PBAK yang berlangsung sejak pukul 07.00 WIB hingga 15.00 WIB. Ia juga membenarkan lokasi kegiatan dalam video tersebut memang berlangsung di salah satu bagian dari Masjid Sunan Kalijaga UIN KHAS Jember.
Miris ya, Sis? Mahasiswa yang notabene intelektual dan akademisi malah berkerumun, asyik berkoplo sampai berjoget di dalam masjid. Apa pun alasannya, tetap tidak dibenarkan melakukan aktivitas seperti itu di dalam masjid. Meski begitu, mereka beralasan, lokasi itu merupakan bagian bangunan masjid yang masih dalam tahap pembangunan.
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/09/01/mahasiswa-berkoplo-krisis-identitas-generasi-muslim/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Sehari di Blitar Membuat Jiwa Bergetar
Oleh. Dewi Nasjag
Voice over talent: Giriyani SS
NarasiPost.Com-Selasa 19 Juli pukul 6 pagi, kami, ibu-ibu PMD (Paguyuban Muslimah Dieng), berangkat dari Dieng, Malang, menaiki sebuah bus sewa, hendak melakukan rihlah tahunan. Rihlah kali ini disepakati untuk mengunjungi Kota Blitar. Penuh niat dan semangat tak lupa doa berkendara agar selamat serta salawat senantiasa terpanjat.
Bismillahirrahmanirrahim, berangkat….
Blitar merupakan sebuah kota yang berada di bagian selatan Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Kota ini terletak sekitar 167 km sebelah barat daya Surabaya dan 80 km sebelah barat Malang. Kota ini merupakan enklave dari Kabupaten Blitar itu sendiri.
Sebelumnya, sekitar pukul 7.22 WIB kami berhenti di Masjid Nurul daerah Kromengan Kabupaten Malang, untuk menyempatkan salat duha. Alhamdulillah, sekitar 20 menitan, roda ban bus yang kami sewa kembali melaju menghantarkan kami ke tempat yang akan kami tuju, yakni Kota Blitar.
Alhamdulillah lalu lintas lancar. Tepat Pukul 9.00 kami pun tiba di Kota Blitar. Mampir di Kota Blitar, Jawa Timur, kurang sah rasanya jika tak mencicipi berbagai makanan khas Blitar. Karenanya kami pun melipir ke sebuah depot di pinggir jalan rata yakni “Depot Uceng”. Sesuai namanya depot ini memang menyediakan Masakan Uceng. Uceng adalah jenis ikan kecil yang biasa hidup di perairan sungai tawar. Uceng goreng tepung memiliki rasa yang gurih dan renyah. Uceng goreng ini nikmat disajikan bersama nasi hangat sambal pedas, dan lalapan. Uceng merupakan salah satu oleh-oleh khas Blitar.
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/08/31/sehari-di-blitar-membuat-jiwa-bergetar/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Menelaah Beragam Problematik yang Menimpa Negeri Dua Nil
Oleh. Rahmiani. Tiflen, Skep
Voice over talent: Dewi Nasjag
NarasiPost.Com-Sudan atau biasa dikenal juga dengan sebutan ”Negeri Dua Nil” merupakan wilayah yang terletak di timur laut Afrika dan juga termasuk salah satu negara termiskin di dunia. Padahal, sebenarnya negara ini memiliki sumber daya melimpah yang dapat digunakan dalam mengelola negara. Sumber kekayaan itu di antaranya adalah komoditas pertanian, perkebunan, peternakan, termasuk mineral dan minyak bumi. Namun ternyata semua kekayaan alam tersebut tak mampu memberi kesejahteraan pada penduduk Sudan, bahkan pembangunan di negara tersebut masih menyisakan berbagai permasalahan termasuk banjir, bandang yang terus berulang setiap tahunnya.
Anomali Iklim sebabkan Banjir Bandang?
Menurut berita yang disampaikan SUNA melalui Abdel Jalil Abdelreheem selaku juru bicara Dewan Nasional Pertahanan Sipil Sudan, bahwa telah terjadi banjir bandang besar di negara itu yang mengakibatkan tewasnya 52 orang warga sipil dan 25 lainnya luka-luka. Kondisi tersebut diakibatkan hujan lebat sejak awal musim gugur lalu. Tidak hanya itu, banjir pun merusak ribuan rumah serta fasilitas umum, pertokoan, hingga lahan pertanian. Abdelreheem melaporkan sedikitnya 5.345 rumah telah hancur dan 2.862 lainnya mengalami rusak parah (CNN Indonesia, 14/08/22)
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/08/21/menelaah-beragam-problematik-yang-menimpa-negeri-dua-nil/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Makna Merdeka yang Sebenarnya
Oleh. Sri Retno Ningrum
Voice over talent: Mimi Muthmainnah
NarasiPost.Com- Setiap tanggal 17 Agustus negara ini memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia. Banyak kegiatan yang dilakukan masyarakat untuk memeriahkan hari kemerdekaan tersebut, mulai dari menggelar upacara bendera, lomba-lomba untuk anak-anak dan dewasa, jalan santai dan masih banyak lagi. Semangat kemerdekaan selalu dikobar-kobarkan pada saat momentum 17 Agustus. Tak ketinggalan pula, bendera merah putih banyak dipajang di pinggir jalan.
Sebagai bagian dari rakyat Indonesia, tentu nikmat kemerdekaan yang diberikan Allah Swt. patut untuk kita syukuri. Selain itu, dengan memperingati hari kemerdekaan RI kita kembali mengenang perjuangan para pahlawan yang pantang menyerah dalam berjuang meraih kemerdekaan. Akan tetapi, di sisi lain kita patut bertanya, apa benar negara ini sudah merdeka?
Apabila kita amati keadaan negara ini secara fisik memang sudah merdeka. Penjajah sudah tidak ada di bumi pertiwi ini. Namun, diakui atau tidak negara ini masih terjajah secara nonfisik yakni dari segi pemikiran dan kebijakan yang diambilnya dipengaruhi oleh Barat (kafir penjajah). Akibatnya, lahirlah kebijakan-kebijakan yang menguntungkan bagi Barat (kafir penjajah), salah satunya adalah adanya privatisasi. Kekayaan alam yang seharusnya dikelola oleh negara malah diserahkan pada asing. Hasilnya, rakyat harus membeli kebutuhan hidup dengan harga yang mahal, seperti: gas, listrik, air, sembako, dan BBM. Belum lagi, sebagian UU yang disahkan oleh DPR disetir oleh para kapitalis atau pemilik modal, seperti: UU minerba, UU penanaman modal, dan UU Omnibuslaw sehingga menguntungkan mereka namun merugikan rakyat. Rakyat pun dihadapkan pada pungutan liar, yakni pajak, sehingga menambah penderitaan pada rakyat. Lebih dari itu, akibat pemikiran liberal yang diusung negara ini menjadikan para generasi kehilangan akhlak yang baik dan rusaknya mental mereka. Generasi terjerumus oleh sekularisme (memisahkan agama dari kehidupan) yang menjadi asas dari kapitalisme. Seperti yang kita ketahui bahwa generasi sekarang ini mengalami dekandensi moral. Akibatnya, muncullah berbagai permasalahan remaja, seperti: free sex, tawuran, mengonsumsi minuman keras dan narkoba, penyimpangan seksual dan sebagainya. Sehingga dari fenomena di atas dapat disimpulkan negara ini mengalami kemerdekaan yang semu belaka.
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/08/26/makna-merdeka-yang-sebenarnya/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Khadijah: Istri Teladan Pendukung Dakwah
Oleh. Erni Susanti
Voice over talent: Giriyani SS
NarasiPost.com-Membuka lembaran kisah perjalanan hidup Ibunda Khadijah menjadikan kita akan selalu mendapati banyak keistimewaan. Selain beliau istri pertama Rasulullah saw., beliau juga satu-satunya istri yang telah mengenal dan menemani Rasulullah saw. sebelum diangkat menjadi nabi dan rasul. Beliau telah hidup bersama Nabi saw. 15 tahun sebelum masa kenabian.
Dalam sebuah hadis riwayat imam Ahmad dalam musnadnya, Rasulullah saw. memuji Ibunda Khadijah,
“Demi Allah, ia tidak memberiku pengganti yang lebih baik darinya. Ia beriman kepadaku kala orang-orang ingkar kepadaku. Ia membenarkanku kala orang-orang mendustakanku. Ia membantuku dengan hartanya kala orang-orang tidak memberiku. Dan Allah memberiku anak-anak darinya kala Ia tidak memberiku anak-anak dari wanita-wanita lain.”
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/08/31/khadijah-istri-teladan-pendukung-dakwah/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Terancam Hiperinflasi, Mungkinkah Indonesia Masuk ke Jurang Resesi?
Oleh. Diyani Aqorib
Voice over talent: Dewi Fitriana
NarasiPost.Com-Hiperinflasi menjadi salah satu ancaman ekonomi yang menghantui banyak negara di dunia. Tak terkecuali Indonesia. Menurut Ketua MPR Bambang Soesatyo, Indonesia terancam mengalami hiperinflasi pada September 2022 mendatang. Tingkat inflasi diperkirakan 10 hingga 12 persen. Sehingga, lonjakan harga pangan dan energi akan membuat inflasi semakin tinggi. Akibatnya beban rakyat akan bertambah di tengah pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19. Hal ini disampaikan Bambang Soesatyo pada Sidang Tahunan MPR RI pada Selasa (16/8). (cnnindonesia.com, 16/8/2022)
Menurut data BPS tingkat inflasi tahunan pada bulan Juli 2022 sebesar 4,94 persen. Kemudian naik di bulan Agustus mencapai 5-6 persen. Salah satu faktor yang menyebabkan hiperinflasi adalah lonjakan harga minyak dunia yang mencapai 98 dolar AS per barel. Hal ini di luar perkiraan APBN 2022, yaitu 63 dolar AS per barel. Sehingga kenaikan minyak dunia tersebut telah membebani APBN, karena pemerintah harus menaikkan subsidi energi sebesar Rp502 triliun. (cnnindonesia.com, 16/8/2022)
Faktor lain yang dapat menyebabkan hiperinflasi adalah ketergantungan Indonesia terhadap impor, khususnya sektor pangan dan energi. Melalui impor, harga pangan, dan energi akan sangat mahal. Karena mengikuti harga dunia. Kondisi ini diperparah dengan adanya konflik Ukraina-Rusia sebagai penghasil gandum dan biji-bijian terbesar di dunia, serta krisis energi di Uni Eropa. Akibatnya harga pangan dan energi melambung tinggi.
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/08/30/terancam-hiperinflasi-mungkinkah-indonesia-masuk-ke-jurang-resesi/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
From the publisher's feed