
Sign up to save your podcasts
Or


Menjalani Fitrah atau Melawan Fitrah? Mesti Dipertanggungjawabkan
Oleh. Teti Rostika
Voice over talent: Giriyani SS
NarasiPost.com- Ketika Islam saat ini tidak menjadi panduan dalam kehidupan, manusia menjadi tersesat. Seperti kehilangan arah menjalani kehidupan tanpa tujuan yang benar. Sehingga perilaku manusia pun seperti hewan. Karena mereka tidak menjadikan akal dan pikiran untuk mencari kebenaran Islam.
وَلَقَدْ ذَرَأْنَا لِجَهَنَّمَ كَثِيرًا مِنَ الْجِنِّ وَالْإِنْسِ لَهُمْ قُلُوبٌ لَا يَفْقَهُونَ بِهَا وَلَهُمْ أَعْيُنٌ لَا يُبْصِرُونَ بِهَا وَلَهُمْ آذَانٌ لَا يَسْمَعُونَ بِهَا أُولَٰئِكَ كَالْأَنْعَامِ بَلْ هُمْ أَضَلُّ أُولَٰئِكَ هُمُ الْغَافِلُونَ
“Dan sesungguhnya kami jadikan untuk isi (neraka jahanam)kebanyakan dari jin dan manusia. Mereka mempunyai hati tapi tidak digunakan untuk memahami ayat-ayat Allah. Mereka mempunyai mata tapi tidak dipergunakannya untuk melihat tanda tanda kekuasaan Allah. Dan mereka mempunyai telinga tetapi tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat ayat Allah). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang orang yang lalai.”
Anehnya, manusia yang telah Allah ciptakan dengan begitu sempurna, terdiri dari jenis laki- laki dan perempuan. Akan tetapi, ada manusia yang melawan fitrahnya, dengan cara berpindah jenis kelamin atau tidak mau mengakui jenis kelaminnya. Seperti kasus Maba baru di Unhas yang viral karena di usir dosen saat ia mengakui dirinya sebagai nonbiner.
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/08/27/menjalani-fitrah-atau-melawan-fitrah-mesti-dipertanggungjawabkan/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Dalam Tangisku
Oleh. Andrea Aussie
Voice over talent: Dewi Fitriana
NarasiPost.Com-Tertegun kuberdiri di depan rumah tua ini. Tatapanku nanar dan bayang-bayang masa lalu berkelebat mencoba mendobrak memori usang yang kucoba tutup rapat.
21 tahun bukan waktu sebentar. Pelarian panjang semata untuk menata hatiku agar tidak terluka lagi. Luka yang teramat dalam bagaikan genangan air mata darah yang tiada surut. Hingga batas kesabaranku berontak agar aku harus lari meninggalkan rumah ini dengan serpihan hati dan jiwa yang terburai.
Di rumah tua ini, begitu banyak kenangan hitam mewarnai perjalanan hidupku. Siksaan raga dan jiwa bagaikan selimut kehidupanku. Menempaku menjadi wanita tegar.
Masa kecilku tidaklah terlalu menyenangkan. Disaat teman sebayaku bermain petak umpet justru aku sibuk dalam irama kerja rodiku. Menyabit rumput, gembala kambing, mengairi sawah-sawah, mengambil kayu bakar dari hutan, membersihkan rumah, toilet, dan sebagainya.
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/08/31/dalam-tangisku/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Menghabisi Korupsi
Oleh. Dwi Indah Lestari
Voice over talent: Dewi Nasjag
NarasiPost.Com-Ibarat penyakit kronis, korupsi telah menjangkiti dan merusak hampir seluruh elemen negeri ini. Harta negara tak terhitung lagi telah diisap tikus-tikus berdasi itu demi memperkaya diri sendiri. Sayangnya, berbagai upaya dilakukan, namun belum mampu menghabisi kejahatan ini.
Jumat (19/8/2022), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rencananya memeriksa tersangka kasus korupsi revisi alih fungsi perhutanan Provinsi Riau ke Kementerian Kehutanan pada tahun 2014, Surya Darmadi. Akibat perbuatan Pemilik PT Duta Palma Group ini, negara telah dirugikan sebesar Rp78 triliun. Surya Darmadi juga sempat masuk dalam DPO sejak 2019. Kasus ini bahkan disebut sebagai perkara korupsi dengan nilai kerugian negara terbesar sepanjang sejarah RI (tribunnews.com, 19/8/2022).
Kronis
Kasus korupsi Surya Darmadi hanyalah satu dari banyak kasus serupa yang terjadi di negeri ini. Meski rezim telah berganti rupa, namun penyakit kronis ini bak cendawan yang tumbuh di musim hujan. Tak ada matinya. Entah sudah berapa banyak tersangka yang ditangkap dan merasakan dinginnya tembok penjara, namun nyatanya kasus yang sama kembali terjadi dan terjadi lagi.
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/08/27/menghabisi-korupsi/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Sajak-Sajak Kerinduan
Oleh. Afiyah Rasyad
Voice over talent: Mels
NarasiPost.Com- Bulir bening menggantikan hadirnya makna kata
Ruang rindu tak pernah bertepi begitu setia
Lembar cerita mengukir jutaaan canda tawa
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/09/01/sajak-sajak-kerinduan/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Ironi Penghargaan Swasembada Pangan, Kemakmuran Rakyat di Ujung Jalan
Oleh. Dewi Fitratul Hasanah
Voice over talent: Giriyani SS
NarasiPost.Com- Indonesia dikabarkan menerima penghargaan ketahanan pangan swasembada beras dari lembaga dunia International Rice Research Institute (IRRI). Penghargaan tersebut diberikan lantaran Indonesia tidak impor beras selama 3 tahun berturut-turut, yakni periode 2019-2022. (Liputan6.com, 14/ 8/ 2022)
“Saya mengucapkan selamat, bagi, Indonesia, atas keberhasilannya yang luar biasa besar dalam mencapai swasembada beras, dan meningkatkan level ketahanan pangan,” Ucap Direktur IRRI kepada Jokowi.
Presiden dan sejumlah menteri pun tampak bangga menyambut penghargaan tersebut. Dalam pidato HUT ke-77 RI di Jakarta, Selasa (16/8/2022), Jokowi pun memamerkan capaiannya dalam membangun infrastruktur penunjang pertanian selama tujuh tahun terakhir. “Kita telah membangun banyak bendungan, embung, jaringan irigasi. Seingat saya sampai hari ini sudah diresmikan 29 bendungan besar dan tahun ini akan selesai lagi total 38 bendungan dan sampai 2024 akan kita selesaikan 61 bendungan plus 4.500 embung dan 1,1 juta jaringan irigasi,” Jelas Jokowi.
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/08/25/ironi-penghargaan-swasembada-pangan-kemakmuran-rakyat-di-ujung-jalan/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Menyelami ‘Surga’ Bawah Laut Wakatobi
Oleh. Tina el Haq
Voice over talent: Dewi Nasjag
NarasiPost.Com-Siapa yang tak suka mengagumi dan menjelajahi indahnya ciptaan Sang Pencipta di bumi ini? Jawabnya, pasti semua orang menyukainya. Bahkan, sebagian orang rela menempuh jarak hingga ribuan mil demi mendatangi tempat wisata impiannya. Untukmu yang hobi menjelajahi tempat-tempat wisata, sanggraloka yang satu ini layak untuk dipertimbangkan sebagai tempat tujuan. Namanya Wakatobi.
Wakatobi merupakan salah satu kabupaten yang ada di Provinsi Sulawesi Tenggara. Nama Wakatobi sendiri merupakan akronim dari empat pulau utama di kabupaten tersebut, yaitu Wangi-Wangi, Kaledupa, Tomia, dan Binongko. Selain empat pulau utama, terdapat pula pulau-pulau kecil di sekitarnya. Ada Pulau Hoga, Kapota, Anano, dan Rundumana. So, jika kamu mengaku hobi traveling, fotografi, ataupun menyelam, maka tidak salah jika menjadikan Wakatobi sebagai salah satu tujuan terbaik.
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/08/22/menyelami-surga-bawah-laut-wakatobi/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Kecil-Kecil Jadi Transgender
Oleh. Ragil Rahayu, S.E.
Voice over talent: Maya Rohmah
NarasiPost.Com-Namanya Noella McMaher. Usianya baru 10 tahun, tetapi tampak luwes memeragakan busana wanita di catwalk. Salah satunya di New York Fashion Week. Namun, bukan hal itu yang menjadikannya kontroversial. Melainkan kenyataan bahwa dia adalah seorang transgender.
Miris memang. Noella disebut sebagai model transgender terkecil di dunia. Sang ibu, Dee McMaher, menyebutkan bahwa Noella telah diidentifikasi sebagai transgender pada usia dua tahun. Saat itu, Noella yang terlahir sebagai lelaki, mengaku dirinya perempuan.
Pada usia enam tahun, data gender di kartu keluarganya diubah. Ketika berumur 7 tahun, Noella yang berasal dari Chicago sudah menjadi model transgender. Sejak itu, dia banyak meraup cuan dari profesinya, bahkan diprediksi akan menjadi miliuner.
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/09/03/kecil-kecil-jadi-transgender/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Keajaiban Hati
Oleh. Tina el Haq
Voice over talent: Dewi Fitriana
NarasiPost.Com-Dewasa ini banyak orang menggambarkan organ hati dengan bentuk seperti ‘love’ atau ‘daun ivy’. Model tersebut pun kerap digunakan untuk menunjukkan tanda sayang terhadap lawan jenis. Namun, benarkah hati seperti tanda ‘love’? Jika kita menguak fakta tentang organ hati, nyatanya hati kita itu tidak berbentuk ‘love’, melainkan berbentuk seperti segitiga.
Semua manusia yang Allah Swt. ciptakan pasti memiliki hati dalam tubuhnya. Sebab, hati merupakan salah satu organ vital dalam tubuh manusia. Hati yang tidak tampak dalam pandangan mata kita, ternyata berfungsi bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan. Selain itu, hati juga berfungsi menghancurkan racun di dalam darah, menghasilkan protein, serta membantu proses pencernaan.
Fakta Tentang Hati
Tahukah kamu seberapa besar hati manusia? Mungkin kamu berpikir kalau hati itu sebesar telur ayam, jambu, atau jeruk. Jika kamu berpikir demikian, kamu kurang tepat! Untuk itu, kamu harus lebih menguak fakta tentang hatimu. Jadi, untuk hati normal pada wanita berukuran sekitar 7,5 sentimeter, sedangkan pada laki-laki berukuran 10,5 sentimeter. Sedangkan bentuk hati cukup besar yakni kira-kira sebesar bola rugbi (American football).
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/08/31/keajaiban-hati/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Utang Menggunung Akibat Terkungkung Sistem Kapitalisme
Oleh. Ine Wulansari
Voice over talent: Giriyani SS
NarasiPost.Com-Saat ini, beberapa negara tengah mengalami krisis ekonomi parah dan terancam bangkrut. Di antaranya, Zimbabwe, Turki, Myanmar, Lebanon, Laos, Afganistan, Argentina, dan Mesir. Meski Indonesia tidak termasuk di dalamnya, akan tetapi harus waspada jangan sampai mengalami kebangkrutan.
Negara-negara yang telah mengalami kebangkrutan ini, salah satunya disebabkan oleh tumpukan utang yang menggunung. Tak terkecuali dengan Indonesia. Secara mengejutkan, utang Indonesia berada diangka Rp7000 triliun. Hal ini diakui Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan. Menurutnya meski utang Indonesia terbilang besar, angka itu jumlahnya dibayar oleh proyek-proyek yang bagus. (Kompas.com, 6 Agustus 2022)
Meskipun utang Indonesia sangat besar, Luhut menyebutkan ini adalah utang produktif. Seperti jalan Tol Serang-Palembang, pembangunan proyek jalan tol ini memang melalui utang, tetapi akan dikembalikan sendiri. Luhut pun yakin utang tersebut dapat dibayar dengan berbagai proyek bagus, terlebih Indonesia berutang untuk membangun infrastruktur yang berkualitas. (Republika.co.id, 08 Agustus 2022)
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/08/25/utang-menggunung-akibat-terkungkung-sistem-kapitalisme/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
“Radikal Kriminal”, Budaya Korupsi masuk Kampus
Oleh. Siti Amelia Q. A
Voice over talent: Sofia Ariyani
NarasiPost.Com- Menghapus budaya korupsi tidak cukup dengan slogan semata. Membangun karakter berintegritas tidak cukup dengan pelatihan-pelatihan saja. Teriak-teriak antiradikalisme belum tentu antikorupsi.
Inilah negeriku, berita baru-baru ini cukup menghentakkan dunia pendidikan. KPK menetapkan Rektor Universitas Lampung (Unila), Prof. Dr. Karomani (KRM), sebagai tersangka kasus suap proses penerimaan mahasiswa baru jalur khusus, yaitu seleksi mandiri masuk Universitas Lampung (Simanila). KPK menyebut Karomani mematok harga mulai dari Rp100 juta sampai Rp350 juta per mahasiswa, agar diluluskan masuk Unila.
Dalam OTT tersebut, KPK juga mengamankan tujuh orang, termasuk menetapkan wakil Rektor Bidang Akademik, Heryadi, dan Ketua Senat Unika, M. Basri, sebagai tersangka.
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/08/28/radikal-kriminal-budaya-korupsi-masuk-kampus/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
From the publisher's feed