
Sign up to save your podcasts
Or


Dakwah Butuh Jiwa yang Ikhlas
Oleh. Merli Ummu Khila
Voice over talent: Giriyani SS
NarasiPost.com–Syekh Ibnu Atha’Illah dalam maqolah kitab Al-Hikam bab tentang amal dan ikhlas menyampaikan “Amal itu semata bentuk-bentuk yang tampil, adapun roh-roh yang menghidupkannya adalah terdapatnya rahasia ikhlas dalam amal perbuatan itu.”
Dakwah butuh jiwa yang ikhlas. Jika direnungkan, ikhlas memang menjadi syarat mutlak seorang pengemban dakwah. Terlebih jika berada dalam sebuah harakah. Kesabaran dan keikhlasan benar-benar diuji. Bagaimana mungkin kita mampu bersinergi, bergandengan tangan demi sebuah tujuan tanpa keikhlasan?
Dalam sebuah gerakan yang di dalamnya ada berbagai karakter. Tidak akan terjalin hubungan yang harmonis jika kita mendahulukan ego, merasa benar dan tidak mau mengalah. Mempermasalahkan hal-hal yang remeh yang sebenarnya masih bisa dimaklumi. Tidak bisa menerima perbedaan pandangan.
Penting buat kita belajar ikhlas dari hal-hal yang kecil untuk bisa mengikhlaskan sesuatu yang besar. Perjuangan dakwah memang menuntut kita untuk mengorbankan waktu, tenaga, pikiran, dan harta kita. Bagaimana mungkin kita bisa mengikhlaskan itu semua, jika hal-hal sepele saja kita permasalahkan. Berselisih paham yang berujung saling mendiamkan. Menggerutui hal-hal yang tidak penting hanya karena terbawa perasaan.
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/08/22/dakwah-butuh-jiwa-yang-ikhlas%ef%bf%bc/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Sultan Fattah, Raja Islam Pertama Penakluk Tanah Jawa
Judul Buku: Sultan Fattah, Raja Islam Pertama Penakluk Tanah Jawa
Voice over talent: Maya Rohmah
NarasiPost.Com-Buku “Sultan Fattah, Raja Islam Pertama Penakluk Tanah Jawa” adalah sebuah buku yang di dalamnya mengungkapkan fakta sejarah yang valid tentang sepak terjang Sultan Fattah dalam membuka kerajaan Islam pertama di tanah Jawa. Bagi mereka yang tidak mengetahui sejarah kerajaan Islam di tanah Jawa khususnya Kerajaan Demak, maka buku ini akan memahamkan para pembaca bahwasanya Sultan Fattah telah memerintah Kerajaan Demak dengan menegakkan syariat Islam. Sultan Fattah menegakkan hukum-hukum Islam dan menjadikan Masjid Agung Demak sebagai pusat pemerintahannya.
Banyak dari kalangan masyarakat yang menganggap jejak kerajaan Islam di tanah Jawa hanya romantisme sejarah belaka. Padahal, keberadaan Kerajaan Islam Demak inilah yang menjadi cikal bakal diterapkannya syariat Islam di tanah Jawa dan hukum-hukumnya terlaksana di bawah kepemimpinan dan pemerintahan Islam Sultan Fattah yang didukung oleh para ulama yang tergabung dalam Wali Songo. Para pembaca akan tergambar bagaimana eksistensi kekuatan politik Islam (as-siyasah asy-syar’iyah) Kerajaan Demak yang mampu menguasai hampir seluruh tanah Jawa, bahkan meluaskan pengaruhnya ke berbagai kepulauan di Nusantara, seperti Nusa Tenggara, Maluku (Ternate dan Tidore), Sulawesi (Gowa dan Tallo), Kalimantan, Malaka, dll.
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/07/15/sultan-fattah-raja-islam-pertama-penakluk-tanah-jawa/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Akal sebagai Pengendali Hawa Nafsu
Oleh. Mariyah Zawawi
Voice over talent: Dewi Nasjag
NarasiPost.Com-Beberapa waktu yang lalu, terjadi kasus pembunuhan terhadap seorang anggota polisi. Beberapa orang telah dinyatakan sebagai tersangka, termasuk atasan korban. Mereka akan dijerat dengan pasal pembunuhan berencana. Peristiwa ini pun menjadi perbincangan masyarakat karena melibatkan oknum-oknum di lembaga yang seharusnya bertugas menjaga keamanan.
Sebenarnya peristiwa seperti ini telah terjadi sejak zaman dahulu. Bahkan di awal-awal kehidupan manusia, aksi pembunuhan pertama kali dilakukan oleh Qabil. Ia tidak rela jika saudaranya yang cantik dinikahi oleh Habil. Karena hawa nafsu telah menguasainya, ia pun membunuh Habil.
Peristiwa seperti ini pun semakin sering terjadi. Terlebih akhir-akhir ini. Sistem hidup yang ada semakin mudah membuat manusia tersulut emosi hingga tak mampu mengendalikan diri. Hanya karena perkara yang sepele, seseorang menghilangkan nyawa orang lain, seolah nyawa manusia tidak berarti.
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/08/13/akal-sebagai-pengendali-hawa-nafsu/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Oleh-oleh Investasi Asing, Senang atau Galau?
Oleh. Irma Sari Rahayu
Voice over talent: Dewi Fitriana
NarasiPost.com-Jangan lupa oleh-olehnya ya! Ayo, siapa nih yang suka nodong minta oleh-oleh kalau ada teman atau kerabat yang pergi ke luar kota atau luar negeri? Minimal dibawain makanan atau suvenir aja sudah senang banget. Betul atau betul? Hehe…
Meminta atau dibawakan oleh-oleh hasil jalan-jalan memang sudah jadi kebiasaan umum di masyarakat kita. Asalkan gak memberatkan orang yang membawakannya sih gak apa-apa ya. Kadang-kadang ada lho orang yang senang banget bawa oleh-oleh buat teman atau keluarganya. Sebagai bentuk kasih sayang katanya. Duh, uwu banget sih. Tapi, ada nih buah tangan alias oleh-oleh yang bikin galau. Beneran? Memangnya apa sih oleh-olehnya?
Guys, kabarnya pemimpin negeri kita bawa oleh-oleh dana investasi ratusan triliun hasil berkunjung ke tiga negara di Asia Timur lho. Dilansir dari Tribunnews.com (30/7/2022), Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan ke Cina, Jepang, dan Korea Selatan. Nah, hasil dari kunjungan itu Presiden Jokowi membawa oleh-oleh berupa kesepakatan kerja sama dan komitmen investasi 185 triliun rupiah.
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/08/24/oleh-oleh-investasi-asing-senang-atau-galau/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Merdeka itu Menghamba hanya pada-Nya
Oleh. Sherly Agustina, M.Ag.
Voice over talent: Giriyani SS
NarasiPost.com-Bulan Agustus identik dengan hari kemerdekaan, kata merdeka banyak diucapkan oleh warga negara tepatnya di tanggal 17 Agustus. Menarik apa yang diungkapkan oleh ulama hebat negeri ini tentang merdeka. “Mari kita berpahit-pahit, kaum muslimin belum pernah merasa puas dalam kemerdekaan negeri ini kalau kewajiban menjalankan syariat Islam dalam kalangan pemeluknya seperti tercantum dalam pembukaan UUD 1945 belum menjadi kenyataan.” (Buya Hamka, Islampos, 2017).
Ya, merdeka yang sebenarnya belum dirasakan oleh umat Islam. Kata merdeka menurut KBBI yaitu bebas dari penghambaan. Merdeka sesungguhnya yang dimaksud adalah bebas dari penghambaan apa pun selain Allah. Merdeka itu tak terpenjara aturan selain-Nya. Karena bagi seorang muslim, menghamba itu hanya kepada Allah saja bukan yang lain. Allah Swt. berfirman yang artinya:
“Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka mengabdi (beribadah) kepada-Ku.” (TQS. Adz-Dzariyat: 56)
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/08/21/merdeka-itu-menghamba-hanya-pada-nya/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Palestina Berjaya Hanya dengan Islam
Oleh: Nur Itsnaini Maulidia
Voice over talent: Mimi Muthmainnah
NarasiPost.Com- Kabar duka kembali terdengar dari Gaza, Palestina. Zionis Israel tak henti-hentinya membombardir wilayah Gaza. Kementerian daerah kantong Palestina melaporkan, sejak hari Jum’at (05/08/2022) operasi militer Israel, telah menewasakan 44 warga Palestina, termasuk 15 anak-anak dan empat wanita. Sebanyak 311 orang lainnya terluka di seluruh Gaza. (Detik.com, 08/08/2022)
Serangan Zionis Israel ini, menimbulkan banyak kecaman dari berbagai pihak. Salah satunya Aqsa Working Group mengecam keras langkah Zionis Israel yang kembali membombardir Gaza. (Republika.co.id, 07/08/2022)
Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Palestina juga mengutuk agresi brutal Zionis Israel di Jalur Gaza yang memasuki hari kedua pada Sabtu (6/8/2022). Lembaga tersebut menyatakan Israel membuat wilayah Palestina layaknya lapangan latihan dan warga sebagai target tembak. (Republika.co.id, 07/08/2022)
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/08/17/palestina-berjaya-hanya-dengan-islam/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Mendidik Anak Menjadi Generasi Khairu Ummah
Oleh. Rosmita
Voice over talent: Dewi Nasjag
NarasiPost.Com-Setiap orang tua tentu mendambakan anak yang saleh dan salihah, yang dapat menjadi penyejuk mata dan penenteram jiwa. Anak yang taat kepada Allah dan Rasul-Nya, berbakti kepada orang tua, bermanfaat untuk umat dan agamanya. Menjadi generasi khairu ummah yang tidak hanya paham soal agama, tapi juga mahir dalam bidang sains dan teknologi, serta berakhlak mulia. Itulah generasi yang kelak akan membangun peradaban Islam.
Namun, bila ingin anak-anak menjadi saleh dan salihah, tentu orang tua harus mensalehkan diri terlebih dahulu. Sebab anak adalah cerminan orang tua, apa yang orang tua kerjakan itulah yang akan anak tiru. Bila orang tua melakukan kebaikan, maka anak akan melakukan kebaikan pula. Namun, bila orang tua melakukan keburukan, maka anak pun akan meniru melakukan keburukan pula. Maka bila menginginkan anak yang baik, jadilah orang tua yang baik.
Peran Orang Tua dalam Mendidik Anak
Orang tua mempunyai peran penting dalam mendidik anak-anaknya. Anak ibarat kertas putih, mau diwarnai seperti apa tergantung orang tuanya. Karena sesungguhnya setiap anak dilahirkan dalam keadaan suci, orang tualah yang membentuk anaknya menjadi baik atau buruk. Sebagaimana sabda Rasulullah saw. : “Setiap anak dilahirkan dalam keadaan fitrah, kecuali orang tuanya lah yang menjadikannya Yahudi, Nasrani, atau Majusi.” (HR. Bukhari Muslim)
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/08/07/mendidik-anak-menjadi-generasi-khairu-ummah/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Tangan-Tangan Manusia di Balik Bencana
Oleh. Dwi Indah Lestari
Voice over talent: Anita Yulianti
NarasiPost.Com- Banjir bandang kembali melanda Sudan. Sejak awal musim gugur, Sudan diguyur hujan lebat dan ditengarai menjadi penyebab bencana yang telah menewaskan 52 orang, melukai 12 orang, dan menghancurkan serta merusak ribuan rumah itu. Selama bulan Mei-Oktober, Negeri 2 Nil itu biasanya mendapatkan curah hujan yang cukup tinggi dan mengalami banjir bandang setiap tahunnya (detik.com, 14/8/2022).
Penyebab Banjir
Perubahan iklim selama ini selalu dijadikan biang kerok dari berbagai bencana alam seperti banjir bandang. Tak dapat dimungkiri, bumi saat ini memang tengah mengalami perubahan secara global. Meskipun perubahan iklim sejatinya merupakan fenomena yang terjadi secara alami, namun sejak tahun 1800-an aktivitas manusia ditengarai menjadi faktor penyebab utamanya.
Penggunaan bahan bakar fosil, misalnya batu bara, minyak bumi dan gas, telah menyebabkan emisi gas rumah kaca dan berkontribusi menaikkan suhu permukaan bumi. Karbondioksida dan metana seperti yang dihasilkan dari pembakaran hutan dan aktivitas industri turut melahirkan emisi gas rumah kaca yang menyebabkan perubahan iklim. Konsekuensinya adalah terjadi kekeringan berkepanjangan, naiknya permukaan air laut, banjir, dan lain-lain. Sudan sendiri merupakan negara yang hingga kini masih mengalami situasi krisis kemanusiaan yang disebabkan oleh konflik dan bencana alam akibat perubahan iklim.
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/08/24/tangan-tangan-manusia-di-balik-bencana/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Sistem Pendidikan Islam Lahirkan Generasi Cemerlang
Oleh. Nurul Rachmah
Voice over talent: Giriyani SS
NarasiPost.Com- Fenomena Citayam Fashion Week masih menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat. Pasalnya, aktivitas tersebut kemudian menjalar ke berbagai wilayah di Indonesia. Fashion week yang bertempat di kawasan elite Sudirman Jakarta Selatan bukan hanya mendapatkan apresiasi dari kalangan artis papan atas, melainkan juga mendapat apresiasi dari gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, dan juga Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Bahkan hingga menarik perhatian Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia, Sandiaga Uno, untuk memberikan beasiswa pendidikan gratis kepada salah satu pemuda Citayam, Roy. Namun tawaran bagus tersebut ditolaknya.
Selain ditolaknya beasiswa pendidikan oleh Roy, anak muda yang tidak hafal niat salat, juga perilaku L987 oleh sekelompok pemuda CFW pun menjadi sorotan. Mereka tidak lagi malu mempertontonkan perilaku menyimpang yang sangat berbahaya jika dibiarkan. Potret remaja CFW yang menunjukkan gaya hidup hanya untuk “senang-senang” hanyalah puncak gunung es dari bobroknya generasi saat ini.
Naskah selengkapnya:https://narasipost.com/2022/08/24/sistem-pendidikan-islam-lahirkan-generasi-cemerlang/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Aplikasi Diblokir, Alasannya Bikin Miris!
Oleh. Rinyda
Voice over talent: Dewi Nasjag
NarasiPost.com-Yo, Guys, balik lagi di rubrik kesayangan kita… teenager, tentunya hanya di NarasiPost.Com. Udah kayak opening para content creator dan YouTubers belum, nih? Hehehe. Btw, kalian para pembaca udah pada tau belum, berita yang lagi viral di kalangan remaja? Terutama para content creator atau YouTubers yang isi kontennya berbau games. Yap, pemblokiran beberapa aplikasi populer oleh Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo).
Tribunnews.com (30/07) memuat berita tentang alasan Kemkominfo yang resmi memblokir beberapa aplikasi dari hari Sabtu, 30 Juli 2022. Aplikasi-aplikasi yang terblokir, di antaranya adalah aplikasi Steam, Epic Games, dan Origin. Nah, ketiga aplikasi ini isinya tuh game-game online, yang kebanyakan jadi bahan konten YouTubers ataupun game favoritnya anak muda zaman sekarang. Oleh karena dianggap merugikan para penggunanya, gak cuma para content creator dan YouTubers yang melayangkan protes, warganet juga ikut bersuara. Mulai dari ramainya tagar #blokirkominfo, hingga ada yang berani bikin petisi: Gugat Kominfo.
Ada asap pasti ada api. Ada akibat karena sebab. Segala sesuatu pasti ada faktor pemicunya ya, Guys. Alasan Kemkominfo memblokir beberapa aplikasi tersebut karena mereka belum mendaftarkan diri ke Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) lingkup privat sampai waktu yang ditentukan. Dari Kominfo sendiri sudah mewanti-wanti kepada para pengelola Sistem Elektronik (SE) di seluruh Indonesia, lokal maupun asing untuk segera mendaftarkan diri. Karena pendaftaran ini wajib dilakukan, apalagi buat aplikasi populer yang penggunanya banyak seperti yang disebutkan sebelumnya.
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/08/10/aplikasi-diblokir-alasannya-bikin-miris/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
From the publisher's feed