Narasipostmedia

Narasipostmedia

By NarasipostNewsDaily News
Download on the App Store

Narasipostmedia episodes

  • Kala Pakaian Takwa Ternodai

    Kala Pakaian Takwa Ternodai

    Oleh. Miladiah al-Qibthiyah

    (Wakil RedPel NarasiPost.Com)

    Voice over talent: Mimi Muthmainnah

    NarasiPost.com-Sebelum Islam datang, manusia tidak memahami apa itu aurat. Bagian mana saja yang termasuk aurat wanita dan mengapa aurat wajib ditutup, tak boleh terlihat di hadapan selain mahram. Wanita-wanita dengan bebas berlenggak lenggok menampakkan perhiasannya. Mereka juga melakukan riasan yang berlebihan, bersolek sedemikian rupa agar menarik perhatian lawan jenis. Mereka inilah wanita-wanita di zaman jahiliah yang hidup dengan bebas tanpa adanya aturan yang mengikat.

    Fenomena masyarakat jahiliah begitu memprihatinkan bahkan membawa masyarakatnya menuju lembah kehinaan. Para wanita seakan tidak memiliki kehormatan dan harga diri. Mereka rela menjadi budak dan hilang kemuliaan. Allah Swt. mengingatkan kita tentang wanita jahiliah dalam firman-Nya:

    وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْأُولَى

    “Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias dan bertingkah laku seperti orang-orang jahiliah yang dahulu” (QS. Al -Ahzab: 33)


    Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/08/10/kala-pakaian-takwa-ternodai/

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on:

    instagram: http://instagram.com/narasipost

    Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter: Http://twitter.com/narasipost

    10 min
  • Mengakhiri Puzzle Rumit Arah Generasi Kini

    Mengakhiri Puzzle Rumit Arah Generasi Kini

    Oleh. Dira Fikri

    (Kontributor NarasiPost.Com)

    Voice over talent: Dewi Nasjag

    NarasiPost.Com-Masyarakat dibuat geger atas meninggalnya seorang bocah asal Tasikmalaya , Jawa Barat. Sesuai rekaman video yang beredar di media sosial, sebelum meninggal korban diketahui dipaksa oleh teman-temannya untuk menyetubuhi kucing. Hingga mengalami depresi berat akibat perundungan oleh teman-temannya. Sang ibu korban mengaku jika korban sempat sakit keras dan dirawat di Rumah Sakit sebelum hingga akhirnya meninggal. Korban juga mengaku kepada ibunya bahwa dirinya mau melakukan hal tersebut karena dipukul oleh teman-temannya.

    Di tempat berbeda, acara Citayam Fashion Show, Dukuh Atas, Jakarta Pusat ramai diperbincangkan di media dalam negeri dan bahkan luar negeri. Gelaran jalanan tersebut dipenuhi oleh remaja yang mengantre untuk tampil di acara itu. Seolah menjadi tren baru saat ini, para artis dan model pun ikut turun untuk bergabung di gelaran tersebut. Namun, hingar bingar Citayam membuat resah Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. Dikutip dari Republika.Co, Riza meminta langsung para anak-anak yang berkumpul di acara Citayam membubarkan diri pada pukul 22.00 WIB. Menurutnya, hal itu untuk membiasakan disiplin waktu, mengingat hampir semuanya masih pelajar SD, SMP, hingga SMA. Hal ini juga menjadi bagian untuk mencegah kekerasan, pelecehan terhadap anak. Karena angka kekerasan meningkat, prostitusi daring juga meningkat.


    Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/08/03/mengakhiri-puzzle-rumit-arah-generasi-kini/

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on:

    instagram: http://instagram.com/narasipost

    Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter: Http://twitter.com/narasipost

    9 min
  • Hijrah Menuju Islam Kaffah

    Hijrah Menuju Islam Kaffah

    Oleh. Maman El Hakiem

    (Kontributor NarasiPost.Com)

    Voice over talent: Giriyani SS

    NarasiPost.Com-Penanggalan tahun baru Hijriah erat kaitannya dengan peristiwa hijrahnya Rasulullah saw. dari Makkah ke Madinah. Secara linguistik, hijrah (هِجْرَةٌ) berasal dari akar kata hajara (هَجَرَ) yang berarti berpindah (tempat, keadaan, atau sifat), bisa juga memutuskan, yakni memutuskan hubungan antara dirinya dengan pihak lain, atau panas menyengat yang memaksa pekerja meninggalkan pekerjaannya.

    Sementara pengertian secara terminologi, hijrah adalah perpindahan Rasulullah saw. bersama sahabat-sahabatnya dari Mekkah menuju Madinah, kira-kira tahun ke-13 dari masa kenabiannya.

    Dalam makna yang lain, hijrah adalah perpindahan dari suatu daerah yang kufur menuju daerah yang masyarakatnya menghendaki aturan syariat Islam diterapkan secara menyeluruh. Sebagian ulama berpendapat, hijrah adalah meninggalkan tempat, keadaan, atau sifat yang tidak baik, menuju yang baik di sisi Allah dan Rasul-Nya (kembali kepada Al-Qur’an dan sunah Nabi saw.)


    Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/07/31/hijrah-menuju-islam-kaffah/

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on:

    instagram: http://instagram.com/narasipost

    Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter: Http://twitter.com/narasipost

    8 min
  • Perjalanan Terakhir

    Perjalanan Terakhir

    Oleh. Deena Noor

    (Tim Kontributor NarasiPost.Com)

    Voice over talent: Anita Yulianti

    NarasiPost.Com- “Kring… kring… kring…” Suara telepon mengagetkan aku yang tengah mencuci botol. Bergegas kutaruh botol di dalam bak bersama sikatnya. Kusambar lap di meja dekat kulkas untuk mengeringkan tanganku yang basah. Buru-buru kulempar kembali lap itu ke tempatnya semula. Setengah berlari aku menghampiri meja telepon.

    “Halo, assalamu’alaikum” terdengar sebuah suara yang familier di seberang sana. Tumben masku menelpon. Hatiku langsung merasa tak enak. Firasatku mengatakan pasti ada sesuatu. Pikiran buruk tak bisa kucegah memunculkan gelisah. Ada kabar apa dari rumah sakit? Apakah kondisi bapak menurun?

    Bapakku tengah dirawat di rumah sakit dengan ditemani ibu. Stroke membuat bapak tak berdaya. Kondisi fisiknya naik turun seiring dengan psikisnya yang sering tak stabil. Beberapa hari sebelumnya sempat membaik, namun tiba-tiba Kamis dini hari kemarin bapak kejang-kejang.


    Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/08/03/perjalanan-terakhir/

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on:

    instagram: http://instagram.com/narasipost

    Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter: Http://twitter.com/narasipost

    10 min
  • SCBD, Ada Bahaya di Balik Eksistensi Remaja

    SCBD, Ada Bahaya di Balik Eksistensi Remaja

    Oleh. Merli Ummu Khila

    (Kontributor NarasiPost.Com dan Pemerhati Kebijakan Publik)

    Voice over talent: Dewi Nasjag

    NarasiPost.Com-“Kalau bisa cari duit cara instan, kenapa harus sekolah tahunan? Cape mikir belum tentu lulus dapat kerja.” Seandainya ini yang menjadi mindset anak-anak remaja yang eksis di Citayam Fashion Week, mungkinkah visi Indonesia emas 2045 pembangunan manusia serta penguasaan iptek akan terwujud? Mengingat merekalah kelak yang akan menjadi pengganti pemimpin negara.

    Siapa yang tidak tertarik, hanya modal konten bisa menghasilkan cuan. Kontennya pun sangat sederhana, tidak memerlukan keahlian, ilmu, dan modal besar. Cukup berlenggak-lenggok di zebra cross dengan outfit nyentrik. Menjadi konten kreator menjadi pilihan di tengah sulitnya mencari pekerjaan. Celakanya, hal ini sebagian besar diminati oleh anak-anak remaja seusia sekolah yang harusnya fokus menuntut ilmu.

    Sebagaimana diketahui, Citayam Fashion Week, adalah sebuah kegiatan fashion show anak remaja di kawasan atau dekat pintu masuk Stasiun Sudirman Dukuh Atas Jakarta. Para anak muda ini berasal dari sekitar daerah Citayam, Bojong Gede, dan Bogor. Biasanya mereka adu kebolehan berekspresi dengan cara berbusana dan berlenggak-lenggok bak model di zebra cross kawasan Sudirman Central Business District (SCBD).


    Naskah selengkapnya:https://narasipost.com/2022/07/31/scbd-ada-bahaya-di-balik-eksistensi-remaja/

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on:

    instagram: http://instagram.com/narasipost

    Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter: Http://twitter.com/narasipost

    9 min
  • Hidup Indah dalam Skenario-Nya

    Hidup Indah dalam Skenario-Nya

    Oleh. Miladiah Al-Qibthiyah

    (Wakil RedPel NarasiPost.Com)

    Voice over talent: Mimi Muthmainnah

    NarasiPost.com-Jika mendalami kembali betapa Maha Besarnya Allah Swt. menciptakan makhluk-Nya yang sempurna yakni manusia, mungkin tak terhitung ungkapan rasa syukur yang senantiasa kita panjatkan pada-Nya tiap hari, bahkan tiap detiknya. Setiap manusia dilahirkan begitu spesial dan istimewa. Masing-masing memiliki sifat khas yang berbeda antara satu dengan yang lainnya. Adapun kelebihan atau potensi serta pengalaman hidup tiap manusia pun digariskan berbeda oleh Allah Swt. Maka, yang harus kita fokuskan adalah potensi dan kelebihan yang kita miliki agar menjadi manusia yang bermanfaat bagi manusia lain.

    Sejak dilahirkan ke dunia, Allah Swt. telah membekali diri dengan potensi yang akan memberikan kemampuan kepada setiap manusia untuk menentukan dan memilih jalan hidupnya. Jalan hidup di sini tidak bisa dilakukan sekehendak hati. Sebab ada “sesuatu” 


    Naskah selengkapnya:https://narasipost.com/2022/08/10/hidup-indah-dalam-skenario-nya/

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on:

    instagram: http://instagram.com/narasipost

    Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter: Http://twitter.com/narasipostyang telah mengikat antara Sang Pencipta dengan yang diciptakannya. Tugas kita adalah menerima dengan rida atas segala kelebihan dan kekurangan kita. Kelebihan dan kekurangan inilah yang menandakan bahwa kita sejatinya makhluk Allah yang sangat terbatas dan butuh bimbingan-Nya.


    10 min
  • Islam dan Problem Pekerja Migran

    Islam dan Problem Pekerja Migran

    Oleh. Putri Achmad

    (Kontributor NarasiPost.Com)

    Voice over talent: Giriyani SS

    NarasiPost.Com-Sejak 13 Juli 2022, Indonesia menghentikan sementara pengirimaan PMI sektor domestik ke Malaysia karena Malaysia dianggap telah melanggar MoU tentang one channel system. Sistem Penempatan Satu Kanal (SPSK) atau one channel system telah disepakati oleh Indonesia dan Malaysia sebagai sistem yang digunakan dalam penempatan dan perlindunagn PMI. Sistem ini dipercaya akan memudahkan Indonesia sebagai negara asal PMI untuk mengetahui nama majikan, besaran gaji para PMI, selain itu juga untuk mengetahui jaminan sosial yang diberikan kepada PMI.

    Malaysia diduga menyalahi Mou tersebut dan masih menggunakan sistem lain, yaitu SMO (Sistem Maid Online). Indonesia menilai bahwa SMO menyulitkan pihaknya untuk memberikan perlindungan saat PMI mendapatkan masalah di tempatnya bekerja. Bahkan, menurut Fadjar Dwi Wisnuwardhani, Tenaga Ahli Kantor Staf Kepresidenan, untuk mengetahui data PMI saja pemerintah RI tidak bisa.

    PMI atau Pekerja Migran Indonesia adalah istilah pengganti dari TKI yang telah resmi digunakan oleh pemerintah RI. Dalam aturan baru, UU No. 18, tahun 2017 disebutkan bahwa Pekerja Migran Indonesia adalah setiap warga negara Indonesia yang akan, sedang, atau telah melakukan pekerjaan dengan menerima upah di luar wilayah Indonesia.


    Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/08/01/islam-dan-problem-pekerja-migran/

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on:

    instagram: http://instagram.com/narasipost

    Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter: Http://twitter.com/narasipost

    8 min
  • Kisah Pilu dari Rumah Ilmu

    Kisah Pilu dari Rumah Ilmu

    Oleh. Atien

    (Kontributor NarasiPost.Com)

    Voice over talent: Dewi Fitriana

    NarasiPost.Com- “Gantungkan cita-citamu setinggi langit.”

    Pepatah di atas masih sering kita dengar saat guru sedang memberi semangat kepada anak didiknya. Sebuah ungkapan yang mampu mengalirkan energi positif bagi siapa pun yang mendengarnya. Namun sayang, semangat untuk meraih cita-cita dan harapan mewujudkan mimpi harus terhenti. Hal itu akibat dari tindak kekerasan yang berujung kepada kematian.

    Peristiwa tragis tersebut dialami oleh Shafira Aziz (20) mahasiswi yang meninggal dunia saat mengikuti pengaderan Senat Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Sulawesi Selatan.

    Pengaderan yang diikuti oleh ZA dipusatkan di fakultasnya yang berada di Tinggimoncong, Kabupaten Gowa. Meskipun sempat dibawa ke puskesmas terdekat, namun nyawanya tidak bisa diselamatkan.

    Ayah korban, AZ, mengungkapkan bahwa sebelum berangkat dalam keadaan sehat. Namun, AZ mendapat kabar bahwa putrinya telah meninggal dunia dalam kegiatan tersebut. AZ juga menyampaikan apabila ada dugaan kekerasan dalam kegiatan pengaderan, maka harus diusut sampai tuntas oleh pihak yang berwajib. Semua itu dilakukan agar tidak menimbulkan teka-teki dan rasa saling curiga. Hal tersebut disampaikan ayah korban pada Minggu (24/7/2022 CNNIndonesia).


    Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/08/01/kisah-pilu-dari-rumah-ilmu/

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on:

    instagram: http://instagram.com/narasipost

    Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter: Http://twitter.com/narasipost

    9 min
  • Cukai Rokok Maslahat untuk Rakyat?

    Cukai Rokok Maslahat untuk Rakyat?

    Oleh. Maman El Hakiem

    (Kontributor NarasiPost.Com)

    Voice Over talent: Dewi Nasjag

    NarasiPost.Com-Pengertian cukai menurut Wikipedia adalah pungutan negara yang dikenakan terhadap barang-barang tertentu yang mempunyai sifat dan karakteristik tertentu, yaitu: konsumsinya perlu dikendalikan, peredarannya perlu diawasi, pemakaiannya dapat menimbulkan dampak negatif, untuk itu bagi pemakaiannya dikenai beban pungutan negara sebagai upaya keadilan atau keseimbangan.

    Beberapa barang yang dikenai cukai seperti minuman yang mengandung etil alkohol dalam kadar berapa pun, kemudian hasil tembakau, yang meliputi sigaret, cerutu, rokok daun, tembakau iris, dan hasil pengolahan tembakau lainnya, dengan tidak mengindahkan bahan yang digunakan atau bahan pengganti atau ekstrak tambahan lainnya.

    Cukai Primadona Kas Negara

    Pendapatan dari cukai barang-barang tersebut sangat besar untuk penerimaan kas negara, terutama cukai tembakau yang jadi primadona di negeri ini. Seperti dilansir kontan.com, 22/12/2021, diperoleh data Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mencatat realisasi penerimaan cukai hasil tembakau (CHT) sampai dengan akhir November 2021 sebesar Rp161,7 triliun. Dan di akhir 2021 target pemerintah sebesar Rp173,7 triliun.


    Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/07/25/cukai-rokok-maslahat-untuk-rakyat/

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on:

    instagram: http://instagram.com/narasipost

    Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter: Http://twitter.com/narasipost

    9 min
  • Kiat Menjadikan Anak ‘Partner in Dakwah’

    Kiat Menjadikan Anak ‘Partner in Dakwah’

    Oleh. Deena Noor

    (Tim Penulis Inti NarasiPost.Com)

    Voice over talent: Anita Yulianti

    NarasiPost.Com-Sebagai pengemban dakwah sering kali kita terbentur dengan banyak tantangan. Salah satunya adalah masalah keluarga. Bagaimana menyelaraskan antara keduanya supaya bisa berjalan dengan baik merupakan tantangan dan ujian bagi pengemban dakwah yang juga menjadi orang tua.

    Dakwah sama pentingnya dengan tugas ayah sebagai kepala keluarga dan tugas ibu sebagai manajer rumah tangga. Meskipun disibukkan dengan pekerjaan mencari nafkah dan segudang aktivitas rumah tangga, berdakwah tetap menjadi pusat kehidupan. Hendaknya jangan mempertentangkan keduanya karena sama-sama kewajiban yang tidak boleh ditinggalkan. Bukankah anak juga merupakan bagian dari umat yang membutuhkan dakwah? Orang tua wajib membina anak dalam dakwah Islam, sebagaimana yang Allah firmankan dalam surah An-Nahl ayat 125: “Ajaklah ke jalan Tuhanmu dengan hikmah dan peringatan yang baik serta debatlah mereka dengan cara yang lebih baik. Sesungguhnya, Tuhanmu, Dialah yang mengetahui siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan siapa yang mendapat petunjuk.”

    Dengan pengaturan waktu yang baik, keduanya bisa berjalan dengan lancar. Allah pasti memberi kemudahan bagi hamba yang berjalan dalam kebaikan.


    Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/08/07/kiat-menjadikan-anak-partner-in-dakwah/

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on:

    instagram: http://instagram.com/narasipost

    Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter: Http://twitter.com/narasipost

    11 min

About Narasipostmedia

From the publisher's feed

Audio tentang sastra, opini, surat pembaca motivasi, food dan sebagainya dari karya-karya para penulis ideologis yang naskahnya publish di media www.narasipost.com