
Sign up to save your podcasts
Or


Misi Perdamaian di Balik Derita Penyelamatan TKI
Oleh : Siti Amelia Q. A
Voice over talent: Mimi Muthmainnah
NarasiPost.Com-Presiden Jokowi melakukan kunjungan kenegaraan ke Ukraina dan Rusia pada Rabu 29 Juni 2022, perjalanan tersebut dalam rangka membawa “misi perdamaian“. Presiden Jokowi menemui presiden Ukraina dan presiden Rusia di Moskow.
Dalam pertemuan tersebut, Jokowi menyampaikan kepeduliannya terhadap dampak perang bagi kemanusiaan. Kunjungan Jokowi tersebut merupakan kunjungan pertama presiden Indonesia ke Ukraina dalam sejarah hubungan diplomatik dan juga kunjungan pertama Jokowi ke Moskow sebagai presiden. Seperti diketahui, Indonesia dari awal kemerdekaan menerapkan kebijakan politik luar negeri bebas aktif, artinya tidak memihak siapa pun negara yang bertikai. Bersikap netral merupakan jalan politik yang diambil negara Indonesia. Tujuan yang dapat diambil dalam politik bebas aktif adalah menguatkan dan mempertahankan perdamaian yang selaras dengan keanggotaan Indonesia dalam PBB.
Namun, upaya kunjungan presiden Jokowi ke dua negara tersebut juga tidak terbebas dari adanya agenda politik Indonesia. Memang jika ditelisik lebih lanjut, kedatangan Indonesia ke Ukraina dan Rusia tidak serta merta secara gamblang menghentikan konflik dua negara, apalagi jika dilihat posisi Indonesia bukanlah sebuah negara yang memiliki power di mata dunia internasional. Dalam kunjungan politik tersebut, Jokowi punya tujuan sendiri, salah satunya adalah dalam rangka menyelenggarakan G20, sebagai bukti bahwa Indonesia, khususnya Bali telah keluar dari wabah Covid-19. Tujuan lainnya adalah meminta Rusia menghentikan blokade atas ekspor gandum. Indonesia mengalami kesulitan gandum sehingga berdampak pada melonjaknya harga mi instan.
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/07/31/misi-perdamaian-di-balik-derita-penyelamatan-tki/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Pemerintah Nggak Mau Rugi, BBM dan LPG Naik Lagi
Oleh. Syukrika Putri
Voice over talent: Dewi Nasjag
NarasiPost.Com- Belum usai huru hara mengenai masalah penggunaan MyPertamina sebagai alat pembayaran bagi BBM jenis pertalite dan solar yang mulai diujicobakan pada awal bulan Juli, kini Pertamina kembali mengeluarkan kebijakan yang tak enak di hati dan juga di dompet yaitu menaikkan harga sejumlah produk Bahan Bakar Khusus (BBK) atau BBM nonsubsidi, Minggu (10/7/2022). Kenaikan harga meliputi pertamax turbo, pertamina dex, dan dexlite, serta LPG nonsubsidi, seperti Bright Gas. (tirto.id)
Kalau menurut Pertamina, kenaikan harga ini mengacu pada harga minyak dunia saat ini dan kenaikan ini sudah sesuai aturan yang berlaku. Aturan yang dimaksud adalah Kepmen ESDM 62/K/12/MEM/2020 tentang formulasi harga jenis bahan bakar umum (JBU). Jadi, dengan mengacu pada aturan ini penyesuaian harga akan terus dilakukan mengikuti tren harga pada industri minyak dan gas dunia. Nah, kebetulan nih, harga minyak dunia memang sedang naik. Harga minyak ICP per Juni menyentuh angka 117,62 dolar AS/barel atau lebih tinggi 37% dari harga ICP pada Januari 2022. Begitupun dengan LPG. Tren harga (CPA) gas pada bulan Juli ini mencapai 725 dolar AS/Metrik Ton (MT) atau lebih tinggi 13% dari rata-rata CPA sepanjang tahun 2021.
Maka, dengan serangkaian proses perhitungan berdasarkan pada peraturan tadi (Kepmen ESDM 62/K/12/MEM/2020) didapatkanlah penyesuaian harga di angka sekitar Rp2.000, baik per liter untuk BBM atau per kg untuk gas. Berhubung kenaikan ini terjadi kepada bahan bakar nonsubsidi yang dimana juga berarti penggunanya adalah kalangan menengah ke atas, maka pemerintah beranggapan bahwa kenaikan harga sekitar Rp2.000 ini tak akan memberatkan sehingga daya beli masyarakat terhadap bahan bakar nonsubsidi akan tetap terjaga. Namun, kalau dipikir-pikir lebih tepatnya masyarakat dibuat tidak punya banyak pilihan selain bertahan dengan bahan bakar nonsubsidi meskipun harganya mahal karena untuk mendapatkan bahan bakar subsidi harus melalui drama MyPertamina dan antrean yang melelahkan. Keadaan ini otomatis akan mengakibatkan meningkatnya pengeluaran yang akan memengaruhi daya beli masyarakat. Bila daya beli tergerus, aktivitas konsumsi rumah tangga bisa terganggu, sehingga berimbas pada laju pertumbuhan ekonomi yang tertahan.
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/07/28/pemerintah-nggak-mau-rugi-bbm-dan-lpg-naik-lagi/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Kapitalisme Mencengkeram Sri Lanka Mencekam
Oleh. Witta Saptarini, S.E.
Voice over talent: Anita yulianti
NarasiPost.Com-Bilamana mendengar sebuah perusahaan gulung tikar, tentunya telah menjadi hal yang lazim. Namun, jika sebuah negara dinyatakan bangkrut, dipastikan menjadi sesuatu yang mengerikan. Ya, betapa mencekam jika kebangkrutan melanda sebuah negara. Seperti yang tengah menjadi sorotan saat ini, Sri Lanka menuju gerbang ketidakpastian ekonomi dan politik. Pasalnya, kini posisinya berada di jurang resesi ekonomi terburuk dan terancam kolaps alias di ambang kebangkrutan. Negara di pesisir India Barat ini, ibarat sedang sakit parah dihantam krisis keuangan yang menjalar menjadi krisis multidimensi.
Penyebab Krisis Ekonomi Terburuk Sri Lanka
Sri Lanka mengalami krisis ekonomi terburuk sepanjang sejarah negara itu. Perdana Menteri Sri Lanka, Ranil Wickremesinghe mengatakan, bahwa situasi di negaranya berpotensi jatuh ke dasar jurang alias berada di ambang kebangkrutan sebagai negara. Bila kita kilas balik sejenak, berbagai krisis ekonomi yang membuat Sri Lanka bangkrut, di antaranya naiknya harga BBM hingga empat kali lipat pada akhir Juni 2022. Kemudian, inflasi tak terkendali di beberapa bulan terakhir, di mana pada akhir Juni 2022 meroket 54,6% menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah. Lalu, drop-nya cadangan mata uang asing, sehingga membuat sulit dalam membeli dan mengimpor barang asing termasuk BBM, krisis kebutuhan dasar, serta gagal bayar utang luar negeri. (CNBC Indonesia, 13/7/2022)
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/07/21/kapitalisme-mencengkeram-sri-lanka-mencekam/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Bangkrutnya ‘Mutiara Samudra Hindia’
Oleh. Sartinah
Voice over talent: Giriyani SS
NarasiPost.Com-Presiden Gotabaya Rajapaksa tengah menjadi bulan-bulanan massa. Kemarahan dan emosi rakyat Sri Lanka seolah tak mampu dibendung lagi. Frustrasi karena krisis ekonomi pun memuncak pada Sabtu waktu setempat ketika ribuan demonstran menerobos penjagaan bersenjata ke istana presiden pada Sabtu, 09 Juli 2022. Rajapaksa dan Perdana Menteri Ranil Wickremesinghe pun sampai diungsikan pada Jumat malam saat pengunjuk rasa tak bisa lagi dibendung.
Kediaman Presiden Gotabaya Rajapaksa di dearah Benteng Kolombo pun tak lepas dari amuk massa. Meski polisi sempat melepaskan tembakan ke udara, tetapi tidak mampu membendung massa yang emosinya telah memuncak di sekitar kediaman presiden. Kediaman presiden menjadi salah satu target seiring dengan tujuan rakyat Sri Lanka untuk menggulingkan sang Presiden dari tampuk kekuasaan. Mereka menuduh Rajapaksa telah korupsi, salah mengelola ekonomi, hingga mendorong negara itu menuju kebangkrutan.
Setelah didemo rakyatnya dan melalui banyak drama pelarian ke berbagai negara, Presiden Gotabaya Rajapaksa akhirnya mengumumkan pengunduran dirinya secara resmi pada Jumat, 15 Juli 2022. Saat kabar pengunduran diri Rajapaksa tersebar, rakyat pun berkumpul di sekitar kantor presiden dan merayakannya. Mereka bersorak dan menari sambil mengibarkan bendera Sri Lanka.
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/07/24/bangkrutnya-mutiara-samudra-hindia/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Sinonggi, si Kenyal dari Bumi Anoa
Oleh. Tina el Haq
Voice over talent: Dewi Fitriana
NarasiPost.Com –Indonesia dikenal dengan ‘surga’ kulinernya yang tersaji dari bagian timur hingga ke barat. Tiap-tiap daerah pun terkenal dengan kuliner khasnya masing-masing yang dijamin bisa membuat perut ‘meronta’ jika tidak mencicipinya. Salah satunya kuliner khas masyarakat Kendari, Sulawesi Tenggara. Selain terkenal dengan keragaman hayatinya, Sultra juga dikenal dengan kuliner khas yang lezat dan menggugah selera. Salah satunya adalah sinonggi.
Sinonggi sendiri merupakan makanan khas suku Tolaki (penduduk asli Sulawesi Tenggara). Bagi suku Tolaki, sinonggi tak ubahnya seperti makanan pokok sebagai pengganti nasi. Karena itu, jika kalian berkunjung ke Kota Kendari belum lengkap rasanya kalau belum mencicipi kuliner khas Bumi Anoa ini. Kalian yang masih penasaran tentang sinonggi, nih aku kasih bocorannya.
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/07/21/sinonggi-si-kenyal-dari-bumi-anoa/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
ACT ‘Digebuk’, Lembaga Amal di Ujung Tanduk
Oleh. Sartinah
Voice over talent: Dewi Nasjag
NarasiPost.Com-Lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) tengah diguncang prahara. Lembaga filantropi yang banyak memberikan perhatian terhadap masalah kemanusiaan di dalam dan luar negeri tersebut, dituding melakukan penyelewengan dana umat. Tak main-main, tudingan tersebut telah menimbulkan reaksi yang luar biasa di tengah masyarakat. Bahkan, ada seruan memboikot pemberian dana ke ACT di sosial media.
Sejarah Lahirnya ACT
Aksi Cepat Tanggap (ACT) merupakan organisasi nirlaba profesional yang memusatkan kerja kemanusiaan pada penanggulangan bencana, mulai dari fase darurat sampai pada pemulihan pascabencana. Lembaga filantropi ini pertama kali melakukan kegiatannya pada 1994 di Liwa, Lampung Barat, saat terjadi gempa bumi di sana. (Wikipedia)
Lembaga ini secara resmi diluncurkan pada 21 April 2005 sekaligus dikukuhkan secara hukum sebagai yayasan yang bergerak di bidang sosial dan kemanusiaan. ACT kemudian mengembangkan sayapnya pada ruang lingkup yang lebih luas, mulai dari kegiatan tanggap darurat, kemudian mengembangkan kegiatannya ke program pemulihan pascabencana, pemberdayaan dan pengembangan masyarakat, juga program dengan basis spiritual seperti kurban, zakat, dan wakaf.
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/07/15/act-digebuk-lembaga-amal-di-ujung-tanduk/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Heboh Masjid Liberal di Berlin Dukung LGBT, Islam Punya Solusi
Oleh. Mariam
Voice over talent: Sofia Ariyani
NarasiPost.Com-Masjid Ibn Ruschd-Goethe membuat geger jagat maya karena aksinya mendukung kaum penyimpangan seksual dengan mengibarkan bendera pelangi sebagai bentuk aspirasi dan dukungan bagi kaum LGBTQ. Pengibaran bendera yang dilakukan pada Jumat (1/7) ini menuai kontroversi di kalangan netizen Indonesia, pasalnya banyak pula kejanggalan yang terjadi pada masjid yang mengaku liberal ini.
Bukan hanya itu, namun tata salat yang dipraktikkan pun jauh dari landasan syariat Islam. Di masjid tersebut, perempuan tidak boleh menutup aurat saat salat, bahkan diperbolehkan untuk menjadi imam. Shaf dalam salat pun bercampur baur tanpa adanya hijab. (Republika.co.id, 5/7/2022)
Awal Mula Masjid Ini Didirikan
Masjid yang pertama kali diresmikan pada tahun 2017 ini, didirikan oleh seorang perempuan berdarah Turki bernama Seyran Ates. Beliau seorang pengacara yang sering mengkritik kecenderungan ekstremisme Islam dan selalu mendeklarasikan diri sebagai ‘imam perempuan’ di masjidnya.
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/07/28/heboh-masjid-liberal-di-berlin-dukung-lgbt-islam-punya-solusi/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Bansos Salah Sasaran, Negara Rugi Rp6,9 T
Oleh. Mariam
Voice over talent: Giriyani SS
NarasiPost.Com-Kesalahan penyaluran bantuan sosial (bansos) pemerintah yang ditemukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) mengakibatkan negara rugi hingga Rp6,9 triliun. Menurut Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Semester II Tahun 2021 menyebutkan bahwa kesalahan penyaluran bansos terjadi kepada Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Bantuan Sosial Tunai (BST). (CNNIndonesia.com, 6/6/2022)
Penyebab Bansos Salah Sasaran
BPK menyebutkan indikasi adanya kesalahan dalam penyaluran bansos pemerintah, disebabkan karena enam faktor. Pertama, penerima bansos tahun lalu yang sudah meninggal tetapi masih terdaftar dan masuk dalam data Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Kedua, penerima bansos yang tidak ada dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Oktober 2020 dan tidak ada pula usulan pemda yang masuk melalui aplikasi Sistem Kesejahteraan Sosial- Next Generation (SIKS-NG).
Ketiga, penerima bansos yang bermasalah di tahun 2020 namun masih ditetapkan sebagai penerima bansos di tahun 2021. Keempat, penerima bansos dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang invalid. Kelima, penerima bansos yang sudah dinonaktifkan namun masih tetap diberikan. Dan kesalahan terakhir adalah penerima yang mendapatkan lebih dari sekali atau bersifat ganda. (CNNIndonesia, 6/6/2022)
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/06/17/bansos-salah-sasaran-negara-rugi-rp69-t/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
The Best Article of The Week
Voice over talent: Dewi Fitriana
NarasiPost.Com-Assalamu’alaikum Wr.Wb
Hai Sobat Konapost di mana pun berada!!!
Ada kabar gembira nih dari NarasiPost.Com…
Mulai sekarang NP mengadakan Challenge The Best Article of The Week yang diadakan tiap pekannya.
Bagi kamu yang sering mengirim tulisan ke NP atau kamu yang baru mulai membidik media NP, pas banget nih buat ikutan challenge ini.
REWARD-nya apa aja sih????
Perhatikan syarat-syaratnya juga ya, Guys!!!!!
Naskah dikirim hanya ke Nomor WhatsApp di bawah ini:
NB:
Ditunggu naskah-naskah kerenmu yaaa sobat Konapost, biar kami publish di Website NarasiPost.Com, disebarluaskan lagi di Podcast NarasiPost Media dan diapresiasi lagi dalam kumpulan buku-buku Antologi NarasiPost.Com seperti dibawah ini lho..
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/07/21/the-best-article-of-the-week/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Pembajak dan Pembebek
Oleh. Reni Adelina
Voice over talent: Giriyani SS
NarasiPost.com-Hai, sahabat milenial. Dewasa ini fenomena Citayam Fashion Week menghiasi ruang beranda media sosial kita. Nah, fenomena Citayam Fashion Week ini begitu digandrungi para remaja Sudirman, Citayam, Bojonggede hingga Depok (SCBD). Daerah SCBD awalnya terkenal sebagai tempat tongkrongan yang didominasi oleh kaum muda elit dengan ekonomi menengah ke atas. Namun saat ini, daerah SCBD telah diisi oleh semua kalangan yang ingin berekspresi dengan cara catwalk di zebra cross, membebek gaya model internasional. Padu-padan penampilan pun makin memanas. Ibarat kata, biar kantong tipis asal tetap eksis.
Wow… Ini menjadi sebuah hal unik yang perlu kita diulik. Kita tahu bahwa sifat asli para remaja yakni butuhnya sebuah pengakuan. Bahwa mereka ingin diakui keren, cantik, tampan, asik, terkenal dan gaul. Ya sebut saja tolok ukurnya adalah penampilan atau bahasa fashion disebut OOTD (Outfit of The Day) atau nama lain dari WIWT (What I Wore Today) dan hal ini biasa digunakan dalam konteks fashion bagi seseorang untuk menunjukkan kepada orang lain apa yang mereka kenakan, pastinya ingin dipuji ya, Sob! Ya, misalnya mulai dari baju, celana, rok, ikat pinggang, topi, kacamata, sepatu, jam tangan, tas dan masih banyak lagi.
Tau enggak sih, Sob! Popularitas OOTD sering merujuk pada foto aktual dan terkini yang ingin diposting di media sosial. Maka tak heran para milenial di Citayam menghadiri tren ini sebagai ajang eksistensi untuk ngonten atau pun sekadar cari sensasi. Bahkan lebih mirisnya lagi, ada yang rela menginap di jalanan ibu kota setelah mengikuti ajang tersebut demi menunggu moda transportasi yang akan mereka tumpangi untuk pulang. Waduh, sampai segitunya!
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/07/24/pembajak-dan-pembebek/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
From the publisher's feed