Narasipostmedia

Narasipostmedia

By NarasipostNewsDaily News
Download on the App Store

Narasipostmedia episodes

  • Yuk, Jadi Ibu Produktif yang Bahagia

    Yuk, Jadi Ibu Produktif yang Bahagia

    Oleh. Fatimah Azzahra

    (Kontributor NarasiPost.Com)

    Voice over talent: Anita Yulianti

    NarasiPost.Com-Pernah gak sih merasa waktu berlalu cepat sementara diri gak melakukan apa-apa? Pernah gak sih merasa sulit produktif baik itu ibadah atau aktivitas lainnya?

    Saya pernah. Dan ini yang akhirnya mendorong saya untuk belajar tentang manajemen waktu dengan bahagia beberapa bulan kemarin. Izinkan saya berbagi apa yang saya dapatkan dan coba aplikasikan.

    Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk me-manage waktu kita, diantaranya adalah :

    1. Tentukan Prioritas

    Untuk mulai me-manage waktu, kita harus memilah prioritas. Di tahap ini saya kesulitan karena merasa semuanya penting. Sampai akhirnya saya dapat insight bahwa prioritas itu memenuhi hak الله. Jadikan waktu salat sebagai target awal untuk mulai me-manage waktu. Bukankah kita diingatkan jika ingin hubungan kita dengan sesama manusia baik maka perbaikilah hubungan kita dengan Rabb?


    Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/07/27/yuk-jadi-ibu-produktif-yang-bahagia/

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on:

    instagram: http://instagram.com/narasipost

    Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter: Http://twitter.com/narasipost

    8 min
  • Koin Emas, Jurus Sakti Bekuk Inflasi?

    Koin Emas, Jurus Sakti Bekuk Inflasi?

    Oleh. Dwi Indah Lestari

    (Kontributor NarasiPost.Com)

    Voice over talent: Dewi Nasjag

    NarasiPost.Com-Dunia kini tengah menghadapi “pandemi” inflasi global usai dilanda wabah Covid-19. Krisis pangan dan energi yang kabarnya dipicu oleh perang Rusia dan Ukraina, disebut-sebut menjadi biang petaka inflasi yang kini mengintai banyak negara. Berdasarkan data dari Trading Economic yang dilansir dari bisnis.com (18/7/2022), Zimbabwe menempati urutan pertama negara dengan tingkat inflasi tertinggi di dunia, yaitu sebesar 192 persen.

    Luncurkan Koin Emas

    Sebagai upaya menekan lonjakan inflasi, pemerintah Zimbabwe pun mengeluarkan kebijakan akan mencetak koin emas. Dengan berat satu ons troy (31,1 gram), koin emas berkadar 22 karat itu mulai tersedia sejak 25 Juli 2022 dan diperjualbelikan di bank sesuai dengan harga emas internasional. Pemerintah menyebut hal ini diharapkan dapat menopang perekonomian saat terjadi inflasi dan depresiasi mata uang Zimbabwe. (cnbcindonesia, 24/7/2022).

    Seperti diketahui, Zimbabwe pernah mengumumkan kebangkrutan negaranya pada tahun 2009 akibat mengalami hiperinflasi yang mencapai 231 persen dan lilitan utang yang sangat tinggi. Dampak hiperinflasi tersebut membuat masyarakatnya tidak mampu menjangkau harga barang-barang kebutuhan yang terus meroket. Pengangguran mencapai 80 persen. Bahkan mereka memilih melakukan barter daripada menggunakan uang.


    Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/07/29/koin-emas-jurus-sakti-bekuk-inflasi/

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on:

    instagram: http://instagram.com/narasipost

    Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter: Http://twitter.com/narasipost

    11 min
  • Bukan Tulang Punggung

    Bukan Tulang Punggung

    Oleh. Mariyah Zawawi

    (Kontributor NarasiPost.Com)

    Voice over talent: Mimi Muthmainnah

    NarasiPost.Com-Sungguh berat tugas perempuan zaman sekarang. Mereka harus menjadi istri, ibu, sekaligus pencari nafkah. Ibaratnya, mereka harus seperti Wonder Woman, tokoh superhero fiktif yang memiliki kekuatan dan kecepatan luar biasa.

    Tokoh Wonder Woman diciptakan oleh William Moulton Marston. Melalui tokoh ini, Marston menampilkan karakter perempuan yang progresif. Perempuan yang menginginkan kemajuan.

    Terciptanya tokoh ini terinspirasi dari gerakan feminisme. Gerakan yang menginginkan perempuan sama dengan laki-laki dalam berbagai bidang. Termasuk dalam urusan bekerja untuk mencari nafkah. Sebenarnya, bagaimana Islam memosisikan perempuan? Apakah benar mereka harus seperti Wonder Woman?


    Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/07/27/bukan-tulang-punggung-2/

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on:

    instagram: http://instagram.com/narasipost

    Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter: Http://twitter.com/narasipost

    10 min
  • Manuver Diplomatik Cina di Kepulauan Pasifik

    Manuver Diplomatik Cina di Kepulauan Pasifik

    Oleh. Diyani Aqorib

    (Kontributor NarasiPost.Com dan Aktivis Muslimah Bekasi)

    Voice over talent: Giriyani SS

    NarasiPost.Com-Cina sebagai negara adidaya di wilayah Asia terus mencoba untuk melebarkan sayapnya. Tidak hanya di wilayah Asia, namun sampai ke kawasan Pasifik. Baru-baru ini Cina mengirimkan Menteri Luar Negerinya, Wang Yi untuk mengunjungi 8 negara di Kepulauan Pasifik selama 10 hari. Wang Yi bersama 20 orang anggota delegasinya mendarat di Honiara, Kepulauan Salomon, Kamis (26/5). (dw.com, 26/5/2022)

    Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat aliansi kedua negara dalam bidang keamanan dan politik, selain tema ekonomi tentunya. Tak dimungkiri ambisi Cina untuk menancapkan pengaruhnya di kawasan Pasifik sangat besar. Hal ini bisa dilihat dari paket bantuan pembangunan yang bernilai jutaan US dolar untuk 10 negara di Selatan Pasifik tersebut. Selain itu, Cina juga menawarkan perjanjian perdagangan bebas dan pengurangan tarif impor.

    Namun, tidak ada “makan siang gratis” maka sebagai imbalan atas bantuan yang diberikan, Cina menawarkan rencana kerja sama selama lima tahun yang dirancang untuk membentengi pengaruh Beijing di kawasan tersebut. Seperti jasa pelatihan kepolisian, membantu pembangunan infrastruktur keamanan siber, melakukan pemetaan dasar laut dan akses ke sumber daya alam (SDA) yang lebih besar. Upaya ini dilakukan Beijing dalam rangka memperluas pengaruh militer dan politiknya di kawasan Pasifik.


    Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/06/15/manuver-diplomatik-cina-di-kepulauan-pasifik/

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on:

    instagram: http://instagram.com/narasipost

    Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter: Http://twitter.com/narasipost

    8 min
  • Jangan Ada Toleransi pada Maksiat

    Jangan Ada Toleransi pada Maksiat

    Oleh. Yuliani Zamiyrun, S.E.

    (Kontributor NarasiPost.Com)

    Voice over talent: Maya Rohmah

    NarasiPost.com-“Khamar adalah induk dari segala kejahatan, barang siapa meminumnya, maka salatnya tidak diterima selama 40 hari, apabila ia mati sementara ada khamar di dalam perutnya, maka ia mati sebagaimana matinya orang jahiliah.” (HR ath-Thabrani)

    Hadis tersebut menjadi sebuah kabar bagi kita bahwa betapa ngerinya akhir hidup seseorang yang meminum minuman keras ini. Tidak ada kebaikan yang didapatkan. Yang ada hanya menjadi sumber datangnya berbagai macam kejahatan dan malapetaka bagi dirinya dan sekitarnya.

    Tak jarang kita dapati sebagian masyarakat menjadikan produk miras sebagai jalan menghasilkan uang. Sekalipun aktivitasnya bisa memberikan penghidupan bagi para pekerjanya juga. Namun, sejatinya tidak akan bisa mengubah apa yang telah ditetapkan oleh Allah dan rasul-Nya.

    Fakta pun berbicara tentang dampak dari orang-orang yang meneguk minuman keras ini. Di mana aktivitas miras ini telah banyak merusak akal manusia, mematikan iman dan takwa, merusak akhlak manusia, menimbulkan kriminalitas, pelecehan seksual, dan berbagai kerusakan lainnya. Seperti halnya hari ini generasi yang kemudian ikut menjadi pecandu minuman keras.


    Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/07/11/jangan-ada-toleransi-pada-maksiat/

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on:

    instagram: http://instagram.com/narasipost

    Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter: Http://twitter.com/narasipost

    8 min
  • Legalisasi Transgender, Kaum Pelangi Makin Meluber

    Legalisasi Transgender, Kaum Pelangi Makin Meluber

    Oleh. Mariam

    (Kontributor Tetap NarasiPost.Com)

    Voice over talent: Dewi Fitriana

    NarasiPost.Com-Pemerintah Jerman berencana untuk memberikan kemudahan bagi kaum transgender untuk memiliki nama depan dan jenis kelamin yang mereka identifikasi agar diakui secara hukum. Hal ini disampaikan oleh Menteri Urusan Keluraga Lisa Paus saat konferensi pers di Berlin.

    Di bawah payung hukum rancangan undang-undang baru yang diusulkan, para pemohon dewasa dapat pergi ke kantor pendaftaran setempat untuk menyatakan perubahannya. Bahkan, anak-anak yang berusia 14 tahun atas nama izin orang tua atau wali mereka sah untuk mendapatkan identitas dengan perubahan gender yang baru.

    Memang ini bukanlah hal yang asing, bahkan di beberapa negara Eropa telah mendahului untuk mengizinkan perubahan status gender yang sah agar mereka bisa mendeklarasikan dirinya, sebut saja seperti Belgia, Denmark, dan Swiss.


    Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/07/11/legalisasi-transgender-kaum-pelangi-makin-meluber/

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on:

    instagram: http://instagram.com/narasipost

    Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter: Http://twitter.com/narasipost

    9 min
  • USA, Akankah Menjadi “The New Sick Man”?

    USA, Akankah Menjadi “The New Sick Man”?

    Oleh. Trisnawati, S.Kom.

    (Kontributor NarasiPost.Com)

    Voice over talent: Dewi Nasjag

    NarasiPost.Com-Istilah “The sick man” merupakan julukan yang disematkan oleh Eropa kepada Khilafah Islam Ustmani pada tahun 1853. Ketika Daulah mulai kehilangan pengaruhnya di mata dunia. Saat itu Ottoman mengalami guncangan hebat, terutama dalam aspek akidah dan pemikiran yang berakibat fatal bagi keberlangsungan Daulah Islam.

    Wilayah Utsmani yang membentang luas dari India, Balkan di Eropa hingga Afrika Utara berhasil dicabik-cabik oleh kekuatan kafir penjajah. Utsman telah kehilangan wilayahnya akibat serangkaian perang yang menghancurkan. Ditambah lagi Utsmani, negara adidaya yang selama hampir 3 abad mendominasi kancah geopolitik Eropa terperosok di bawah kendali kekuatan keuangan Eropa. Daulah yang terjerat utang terus menerus dimanipulasi oleh kafir penjajah dan pada akhirnya kehilangan kedaulatannya.

    Inflasi Tertinggi Sepanjang Sejarah

    Akhir-akhir ini, dunia dikejutkan dengan kabar negara adidaya kapitalis yakni Amerika Serikat (AS) mengalami inflasi parah sekitar 9,1%, tertinggi dalam 41 tahun terakhir. Layaknya Utsmani di masa lalu, saat ini AS berada dalam situasi genting dengan solusi tambal sulam yang justru makin membuatnya terpuruk.


    Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/07/28/usa-akankah-menjadi-the-new-sick-man/

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on:

    instagram: http://instagram.com/narasipost

    Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter: Http://twitter.com/narasipost

    11 min
  • Kahwa

    Kahwa

    Oleh. Afiyah Rasyad

    (Tim Kontributor Tetap NarasiPost.Com)

    Voice over talent: Anita Yulianti

    NarasiPost.Com-Burung-burung bertasbih di pagi hari. Sapaan sinar mentari menghangatkan jiwa-jiwa yang sepi. Tak ada lagi suara kidung tersaji. Kesunyian menyelimuti padepokan yang telah ratusan tahun berdiri. Bangunan kuno berdiri angkuh dan menjulang tinggi. Jeritan penyesalan menggema ke setiap sudut ruangan yang masih saja sepi.

    Asap mengepul dari cawan yang berbaris di meja. Pemiliknya sedang termangu menembus kabut yang menyapa. Netranya menyapu tiap pucuk daun yang disinggahi tetesan embun. Suara burung yang bertasbih kian ramai menyapa gendang telinga Nenek Sofia. Sesekali tangannya mengipasi cawan berisi kahwa. Sampai dingin kahwanya, insan yang dinanti tak kunjung tiba.

    Perasaannya diremas rasa rindu. Kepiluan menertawakan kesendirian yang menemani dalam syahdu. Nenek Sofia tak ‘kan beranjak dari balkon hingga waktu duha. Itulah irama rutinitas tuan rumah yang telah lama ditinggal suami dan kedua putranya. Pikirannya akan mengembara menjangkau segala ingatan yang memilukan. Setiap hari, angin kesedihan menerpa juragan tanah itu.

    Banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi dua puluh lima tahun silam menelan kebahagiaannya. Ammar dan Yasir saat itu ikut dengan abah mengelilingi kebun teh dengan menunggang kuda. Sementara Nenek Sofia saat itu menyiapkan polo pendem dan kahwa robusta kesukaan mereka. Hidangan tersaji di balkon. Tugas rumah telah usai dijalankan, Nenek Sofia menanti suami dan kedua putranya sambil menyulam. Di waktu duha, kabar duka itu datang. Perbukitan yang menjadi lokasi kebun teh disapu banjir bandang dan tanah longsor.


    Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/07/12/kahwa/

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on:

    instagram: http://instagram.com/narasipost

    Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter: Http://twitter.com/narasipost

    10 min
  • Demokrasi, Negeri Kampiun, dan Krisis Rasa Aman

    Demokrasi, Negeri Kampiun, dan Krisis Rasa Aman

    Oleh. Fitria Zakiyatul Fauziyah CH

    (Tim Kontributor Tetap NarasiPost.Com)

    Voice over talent: Giriyani SS

    NarasiPost.Com-Lagi-lagi penembakan di Amerika Serikat kembali terjadi, menambah panjang daftar peristiwa yang sama dalam beberapa pekan terakhir. Dikutip dari ABC News, Ahad, 5 Juni 2022, terdapat tiga orang tewas dan 13 lainnya luka-luka akibat peristiwa penembakan pada Sabtu malam di Philadelphia.

    Amerika Serikat terguncang dalam beberapa waktu terakhir oleh penembakan massal yang telah menewaskan 10 warga berkulit hitam di bagian utara kota New York, 19 anak-anak dan dua guru di Texas, serta dua dokter, lalu seorang resepsionis dan seorang pasien di kota Oklahoma (dunia.tempo.co, 03/06/2022).

    Blunder Kebebasan Kepemilikan Senjata

    Insiden penembakan sering terjadi di Amerika Serikat, memakan banyak korban jiwa termasuk pelaku bunuh diri, menambah daftar korban tewas akibat senjata api di negara yang membebaskan kepemilikan pistol dan amunisi. Setidaknya terdapat 87 kasus penembakan yang terjadi di Amerika Serikat dalam kurun waktu 2013-2014. Penggunaan senjata oleh warga sipil di AS tercantum dalam amandemen kedua konstitusi AS pada 1971, yang mengatur tentang kebebasan kepemilikan senjata yang tidak dapat diganggu oleh negara.


    Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/06/13/demokrasi-negeri-kampiun-dan-krisis-rasa-aman/

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on:

    instagram: http://instagram.com/narasipost

    Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter: Http://twitter.com/narasipost 

    12 min
  • Istikamah hingga Akhir Hayat

    Istikamah hingga Akhir Hayat

    Oleh. Bunga Padi

    (Kontributor NarasiPost.Com)

    Voice over talent: Mimi Muthmainnah

    NarasiPost.com-“Istikamahlah dan janganlah kalian menghitung-hitungnya.”

    Rangkaian pesan penuh makna yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah di atas patutlah menjadi bahan renungan bagi orang yang mau berpikir.

    Mengingat gempuran pemikiran, kehidupan serta sosial budaya yang serba sekuler dan liberal hari ini begitu masif dan tak terkendali. Hendaklah setiap diri memperhatikan dan menanamkan sikap istikamah sebagai rambu utama dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

    Sebenarnya apa yang disebut dengan istikamah?

    Istikamah menurut KBBI berarti teguh pendirian, tidak mudah terpengaruh atau kokoh. Sedangkan menurut bahasa Arab, “istiqomah” berasal dari kata dasar qama yang berarti tegak lurus. Jadi bermakna sebuah sikap atau perbuatan yang dilakukan terus menerus, tetap, tidak berubah atau konsisten.


    Naskah selengkapnya:https://narasipost.com/2022/07/29/istikamah-hingga-akhir-hayat/

    Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,

    Follow us on:

    instagram: http://instagram.com/narasipost

    Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9

    Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/

    Twitter: Http://twitter.com/narasipost

    9 min

About Narasipostmedia

From the publisher's feed

Audio tentang sastra, opini, surat pembaca motivasi, food dan sebagainya dari karya-karya para penulis ideologis yang naskahnya publish di media www.narasipost.com