
Sign up to save your podcasts
Or


Turki Berganti Nama, Lebih Berwibawa?
Oleh. Ahsani Annajma
Voice over talent: Dewi Nasjag
NarasiPost.Com-Super power, itulah julukan yang pernah disematkan kepada Turki kala Kesultanan Turki Utsmani (Khilafah Utsmaniyah) memimpin. Sebagai salah satu daulah terbesar, Utsmaniyah pernah menjadi salah satu peradaban terhebat di dunia dan menguasai sepertiga wilayah dunia. Kekuasaannya meninggalkan kekayaan warisan sejarah peradaban Islam. Kini, Turki sedang menjadi sorotan dunia lantaran dikabarkan akan berganti nama. Apa motifnya?
Alasan Ganti Nama
Terhitung sejak awal bulan Juni, PBB menyetujui permintaan Turki mengubah namanya menjadi Turkiye yang disampaikan langsung oleh Presiden Recep Tayyip Erdogan (Cnbcindonesia.com, 3/6/2022).
Dikutip dari laman metro.co.uk, perubahan nama itu merupakan bagian dari kampanye rebranding presiden Erdogan sejak akhir tahun lalu. Alasannya, dalam bahasa Inggris yang merujuk pada Cambridge Dictionary, nama Turkey didefinisikan sebagai sesuatu yang gagal dengan buruk atau orang yang bodoh atau konyol.
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/06/09/turki-berganti-nama-lebih-berwibawa/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Hari Ini Tak Sama Lagi
Oleh. Deena Noor
Voice over talent: Maya Rohmah
NarasiPost.com- Denyut jantung samar melawan lara. Enggan mengalah pada realitas yang ada. Pun tak rela beranjak dari duka yang memeluk mesra. Ruang kosong di sudut hati tersenyum hampa. Pemilik tawa ceria itu tak lagi mengisinya.
Kudekap sehelai kain putih itu. Mencoba tenangkan pilu yang menghantam kalbu. Kuredam, meski perihnya bagai tersayat seribu sembilu.
Kehilangan ini begitu menusuk jiwa. Aku tahu hari seperti ini pasti tiba. Namun, tetap saja aku limbung dan jatuh dalam air mata. Allahu Rabbi, berikanlah kekuatan pada hamba.
Berulang kali kupanggil nama-Nya supaya ratap tak merayuku. Tumpahkan semua tanpa malu. Hanya Dia yang tahu betapa hati ini teramat pilu. Episode kelabu kehidupan tengah mengujiku.
Hari ini tak sama lagi. Dia telah pergi. Buah hati yang menjadi curahan kasih sayang itu tak lagi di sisi. Pergi, dan tak akan pernah kembali.
Masih terasa kala tangan mungilnya selalu memegangku ke mana pun pergi. Lembut jemarinya menyentuh pipi meredam gundah dan emosi. Tawa riangnya menghiasi seluruh sudut rumah ini. Tangisan dan rengekannya yang terkadang menguji nyali. Semua itu tak akan pernah ada lagi. Menghilang kini.
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/06/09/hari-ini-tak-sama-lagi/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Mengais Harapan di Tengah Puing Demokrasi
Oleh. Novianti
Voice over talent: Giriyani SS
NarasiPost.Com-Masyarakat sudah banyak yang mengkritisi pemerintahan Jokowi karena dalam dua periode kepemimpinannya, kekuasaan dan kaum oligarki makin mesra. Kehidupan rakyat bertambah berat terutama di masa pandemi.
Banyak yang meyakini kondisi bisa berubah saat terjadi pergantian kepemimpinan, dengan harapan akan memberi masa depan lebih baik bagi kehidupan rakyat. Adapun pemimpin baru akan muncul melalui proses pemilu.
Namun, harapan lahir kepemimpinan dengan visi prorakyat masih menjadi pertanyaan. Parpol yang akan menawarkan calon pemimpin lebih disibukkan mencari partner koalisi tanpa menawarkan solusi bagaimana Indonesia bisa lepas dari cengkeraman oligarki yang berakibat krisis multidimensi. Semua partai saling melirik ibarat sedang mencari jodoh, berancang-ancang agar bisa turut serta dalam konstetasi untuk meraih kekuasaan.
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/06/03/mengais-harapan-di-tengah-puing-demokrasi/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Waspada, Pantura Terancam Tenggelam!
Oleh. Tsuwaibah Al-Aslamiyah
Voice over talent: Dewi Fitriana
NarasiPost.Com-Heboh! Sebagian wilayah Indonesia yang berada di pesisir pantai khususnya kawasan Pantura diprediksi akan diterjang dahsyatnya banjir rob pada 2034. Hal tersebut sebagai efek dari hadirnya siklus nodal bulan, diperparah dengan kondisi wilayahnya yang telah disulap menjadi kawasan industri. Jika pemerintah tidak sigap melakukan mitigasi bencana, entah berapa banyak nyawa yang akan melayang dan perniagaan yang terancam alami kerugian besar.
Dilansir dari Cnnindonesia.com (3/6/2022) Peneliti Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa BRIN Thomas Djalaludin mengutip penelitian dari NASA (AS) yang menyatakan bahwa tahun 2034 diprediksi akan terjadi banjir rob besar di wilayah pesisir, Pantura termasuk di antaranya. Hal ini dipicu oleh adanya siklus nodal bulan.
Prediksi ilmiah dari para ahli ini tidak bisa dianggap angin lalu, pemerintah harus sigap dalam mengantisipasinya demi meminimalisasi korban berikut kerugiannya. Lantas, bagaimana terjadinya siklus nodal bulan itu? Apa dampaknya? Bagaimana mitigasi bencana dalam mengantisipasinya?
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/06/12/waspada-pantura-terancam-tenggelam/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Membiasakan Anak Hidup bersama Al-Qur’an
Oleh. Zulia Ilmawati
Voice over talent: Anita Yulianti
NarasiPost.Com–Setiap orang tua pasti menginginkan buah hatinya menjadi anak yang saleh dan salihah. Anak saleh dan salihah merupakan harta yang paling berharga bagi orang tua. Untuk mendapatkan itu semua, tentu harus ada upaya keras dari orang tua dalam mendidik anak. Salah satu yang wajib diajarkan kepada anak adalah segala hal tentang Al-Qur’an karena ia adalah pedoman hidup manusia. Mengajari anak Al-Qur’an berarti mengajak anak untuk dekat kepada pedoman hidupnya. Dengan cara itu, mudah-mudahan kelak ketika dewasa anak-anak benar-benar dapat menjalani hidup sesuai dengan Al-Qur’an. Inilah satu-satunya jalan untuk membentuk menjadi manusia yang saleh. Tak heran bila Rasulullah saw. mengingatkan kita untuk mendidik anak dengan Al-Qur’an.
Rasulullah saw. bersabda, “Didiklah anak-anak kamu pada tiga perkara: mencintai nabi kamu, mencintai ahli baitnya dan membaca Al-Qur’an, sebab orang-orang yang memelihara Al-Qur’an itu berada dalam lindungan singgasana Allah pada hari tidak ada perlindungan selain dari pada perlindungan-Nya beserta para nabinya dan orang-orang suci.” (HR. Ath-Thabrani)
“Sesungguhnya Al-Qur’an ini memberikan petunjuk kepada jalan yang lebih lurus dan memberi kabar gembira kepada orang-orang mukmin yang mengerjakan amal saleh bahwa bagi mereka ada pahala yang besar.” (TQS. Al-Isra: 9)
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/06/22/membiasakan-anak-hidup-bersama-al-quran/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Nestapa Anak Rantau
Oleh. Tina El Haq
(Tim Kontributor Tetap Narasipost.Com)
Voice over talent: Maya Rohmah
NarasiPost.Com- Saat itu aku masih mengenyam pendidikan di salah satu kampus swasta di Kota Kendari. Ya, meski hanya sebagai mahasiswa ala-ala setingkat D1, aku tetaplah bersyukur. Maklum, kala itu orang tua tak mampu menyekolahkanku karena terbentur biaya. Kejamnya kapitalisme membuatku tak mampu mendapatkan pendidikan yang terbaik.
Saat itu, menjelang kelulusan. Maka, menjadi keharusan bagi setiap mahasiswa untuk mencari tempat magang, termasuk aku. Semula kuputuskan untuk magang di Kendari karena berhitung efisiensi. Tak disangka, seorang sahabat yang satu kampus denganku tiba-tiba menawarkan untuk magang bersamanya di Kota Makassar. Kebetulan, Makassar adalah kampung halaman sahabatku itu. Jadilah kuterima tawaran tersebut tanpa pikir panjang.
Namun, pergi ke Makassar dengan kondisi ekonomi yang sulit kala itu, membuatku bingung. Semula akan kubatalkan, tetapi rasa penasaran untuk menjejakkan kaki di Kota Angin Mamiri itu kian memuncak. Akhirnya kuputuskan untuk tetap pergi dengan bekal seadanya tanpa meminta pada orang tuaku. Satu hal yang sedikit membuatku tenang, sahabatku menjanjikan akan membantu biaya akomodasi ke Makassar. Dengan berbekal kepercayaan itu, aku bersama tiga orang lainnya, termasuk sahabatku, segera bertolak ke Makassar.
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/06/17/nestapa-anak-rantau/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Kezaliman Wajib Ditumbangkan !
Voice over talent: Dewi Nasjag
NarasiPost.Com-Di antara dosa yang begitu ‘keras’ diingatkan oleh al-Quran dan Nabi saw. adalah kezaliman. Banyak nas al-Quran maupun al-Hadis yang mengecam serta mengancam kezaliman dan para pelakunya. Demikian kerasnya ancaman tersebut hingga Rasulullah saw. pun amat khawatir jika kelak menghadap Allah SWT harus menghadapi tuntutan orang-orang yang terzalimi. Beliau bersabda:
وَإِنِّي لَأَرْجُو أَنْ أَلْقَى اللَّهَ وَلَيْسَ أَحَدٌ مِنْكُمْ يُطَالِبُنِي بِمَظْلَمَةٍ فِي دَمٍ وَلَا مَالٍ
Sungguh aku berharap berjumpa dengan Allah, sementara tidak ada seorang pun dari kalian yang menuntut aku karena suatu kezaliman terkait darah maupun harta (HR Abu Dawud).
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/06/06/kezaliman-wajib-ditumbangkan/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Merengkuh Cinta Sahabat
Oleh. Bunga Padi
Voice over talent: Mimi Muthmainnah
NarasiPost.Com-Kala itu netraku terasa gelap gulita
Masih tampak membekas
Berkawan berharap saling setia
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/06/22/merengkuh-cinta-sahabat/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Aku dan Rasa Sesalku
Oleh. Ana Nazahah
Voice over talent: Giriyani SS
NarasiPost.Com-Apa yang kusesali sepanjang membersamai teman-teman dalam hijrah ini adalah ketidakmampuanku dalam mengelola emosi. Aku yang mudah baper, tersinggung, dan menyerah karena hal sepele. Di mana seiring waktu, aku mulai menyesali hal itu.
Mungkin teman-teman pernah merasakan, berada di posisi menyesal kenapa melakukan hal-hal yang seharusnya tak dilakukan. Itulah yang aku rasakan, saat aku sadar bahwa aku terlalu sering membandingkan kehidupan orang lain dengan kehidupanku sendiri. Di saat aku terlalu egois, memosisikan sahabat yang hendak didakwahkan adalah sama posisinya denganku. Padahal mereka hidup di lingkungan berbeda, orang tua berbeda, dan dari didikan yang berbeda pula.
Tak Sama!
Ada hal-hal yang bagiku itu lumrah, namun bagi yang lain itu wah. Ada hal-hal yang bagiku luar biasa, tapi bagi orang lain itu hal biasa saja. Namun, aku terlalu payah dalam memahami hal itu. Sehingga membatasi ruang gerakku dan segala hal yang berhubungan dengan dakwah ini, hanya sebatas toleransi dan kemampuanku menerimanya.
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/06/02/aku-dan-rasa-sesalku/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
Tawuran Pelajar, Akibat Derasnya Arus Liberalisasi\
Oleh. Silvia Anggraeni, S. Pd
Voice over talent: Dewi Nasjag
NarasiPost.Com-Beredar di media sosial sebuah video aksi tawuran siswa antarsekolah yang dilakukan di tengah-tengah lintasan kereta api. Dari video yang terlihat, para siswa tersebut saling beradu dan mengacungkan alat senjata. (detik.com, 01/06/2022)
Diketahui lokasi kejadian berada di Desa Sukamantri, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi. Hal ini berdasarkan simbol-simbol yang tertera di video memiliki kesamaan dengan yang ada di lapangan. Kejadian ini bukanlah kali pertama terjadi, menurut pengakuan warga setempat, mereka merasa resah karena sebelumnya pun pernah terjadi hal serupa.
Arus liberalisasi terus menyeret generasi muda menuju jurang kehancuran, baik secara pemikiran maupun perilaku. Waktu muda mereka lewatkan dengan sia-sia. Alih-alih membangun masa depan, mereka malah melakukan tindakan yang membahayakan nyawa pun mereka lakukan. Kasus kenakalan remaja yang tak jarang berujung pada tindak kriminal menggambarkan bahwa generasi muda saat ini tengah dalam fase kritis. Bukan hanya sisi spiritualnya yang kacau, intelektualnya juga dipertanyakan.
Naskah selengkapnya: https://narasipost.com/2022/06/07/tawuran-pelajar-akibat-derasnya-arus-liberalisasi/
Terimakasih buat kalian yang sudah mendengarkan podcast ini,
Follow us on:
instagram: http://instagram.com/narasipost
Facebook: https://www.facebook.com/narasi.post.9
Fanpage: Https://www.facebook.com/pg/narasipostmedia/posts/
Twitter: Http://twitter.com/narasipost
From the publisher's feed