
Sign up to save your podcasts
Or


Nats Alkitab : Efesus 4:28
Penulis : G.I. Yafet Tri Karnomo
Beberapa waktu yang lalu masyarakat Indonesia dihebohkan dengan kasus korupsi yang terungkap di salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yaitu Pertamina. Dalam kasus ini banyak oknum yang terlibat dalam penyalahgunaan uang negara untuk keuntungan pribadi yang merugikan negara dan masyarakat. Tak main-main, uang yang dikorupsi hampir mencapai 1 kuadriliun atau hampir setara dengan 1000 triliun. Korupsi semacam ini menunjukkan betapa mudahnya seorang tergoda untuk mengambil yang bukan miliknya hanya demi kepentingannya pribadi. Kasus semacam ini juga menunjukkan bahwa banyak orang di jaman sekarang tidak mau bekerja keras dan melakukan pekerjaan yang baik, mereka lebih suka dengan hal-hal yang cepat tidak peduli itu merugikan atau tidak.
Dalam konteks masyarakat Efesus, pencurian adalah masalah umum, terutama di kalangan budak, buruh harian dan orang-orang yang hidup dalam kemiskinan. Beberapa orang mungkin mencuri untuk bertahan hidup, sementara yang lain mencuri karena kebiasaan hidup lama sebelum mengenal Kristus. Selain itu, dalam budaya dunia Yunani-Romawi, pekerjaan kasar sering dianggap sebagai sesuatu yang hina, sehingga beberapa orang lebih memilih mencuri daripada bekerja keras. Jemaat di Efesus terdiri dari orang-orang yang berasal dari berbagai latar belakang. Termasuk mereka yang suka mencuri serta tidak suka bekerja dan jika ada anggota jemaat yang masih mencuri, itu akan merusak kesaksian gereja dan menciptakan ketidakpercayaan di dalam tubuh Kristus. Oleh karena itu, Rasul Paulus ingin menekankan kepada jemaat di Efesus pada saat itu bahwa orang yang telah menerima Kristus dan hidup di dalam identitas sebagai manusia baru harus menunjukkan transformasi nyata dalam hidup mereka dengan tidak mencuri lagi, bekerja keras dengan pekerjaan yang baik sehingga mereka dapat membagikan sesuatu kepada orang yang berkekurangan.
Di dunia yang penuh dengan ketidakjujuran, penipuan dan pencurian, orang percaya yang telah ditebus dan dijadikan baru oleh Kristus dipanggil untuk menjadi alat kesaksian yang baik di tengah masyarakat dan komunitas dengan hidup jujur dan berintegritas. Pencurian di jaman sekarang mungkin bukan hanya tentang uang, tetapi juga tentang waktu, tenaga dan kepentingan orang lain. Mari kita memeriksa diri kita, apakah kita sudah bekerja dengan integritas dan berbagi dengan mereka yang berkekurangan? Apakah kita hanya mencari keuntungan pribadi atau juga memperhatikan kebutuhan orang lain? Berhenti mencuri, mulai memberi.
"Tangan yang diubah oleh Kristus akan memilih bekerja, bukan mencuri dan memberi, bukan menimbun."
Pertanyaan Untuk Direnungkan:
1. Apakah dalam pekerjaan atau kehidupan sehari-hari, saya sudah benar-benar hidup dengan integritas atau masih ada kecenderungan untuk mengambil keuntungan dengan cara yang tidak jujur? Dalam hal apa saya masih kurang integritas?
2. Bagaimana saya dapat menggunakan hasil kerja saya untuk memberkati orang lain yang membutuhkan sesuai dengan panggilan saya sebagai manusia baru di dalam Kristus?
Nats Alkitab : Efesus 4:26-27
Penulis : G.I. Yafet Tri Karnomo
Sewaktu SMA, sekolah saya pernah hampir dilalap habis oleh “si jago merah”, kejadian itu tidak hanya hampir melalap habis sekolah saya, tetapi juga menghabiskan dan menghanguskan satu perkampungan yang letaknya bersebelahan dengan sekolah saya . Setelah ditelusuri sumber dari api, ternyata api yang besar itu berasal dari sebuah kompor kecil yang lupa dimatikan oleh seorang pemuda yang sedang menggoreng telur. Dari api kecil menjadi api besar yang merusak dan menghanguskan banyak hal. Begitulah gambaran kemarahan yang dibiarkan berlarut-larut sehingga dapat merusak hubungan dan membawa kehancuran yang lebih besar baik dalam hubungan keluarga, masyarakat maupun komunitas bergereja.
Dalam nas hari ini, mengingatkan jemaat di Efesus pada saat itu untuk mengendalikan amarah mereka, tidak membiarkan amarah mereka berlarut-larut sehingga tidak menjadi celah bagi iblis untuk merusak dan menjatuhkan mereka. Paulus mengajarkan bahwa amarah bukanlah dosa jika dikelola dengan benar. Ia mengutip Mazmur 4:5 yang menekankan bahwa amarah harus dikelola dengan bijak. Sebagai manusia baru yang telah ditebus Kristus, jemaat Efesus diingatkan oleh Paulus untuk tidak menyimpan kemarahan sampai matahari terbenam – artinya mereka tidak boleh membiarkan kemarahan berlarut-larut, menguasai hati dan pikiran mereka terlalu lama, harus segera diselesaikan/harus segera dipadamkan, mengapa demikian? karena kemarahan yang dibiarkan berlarut-larut hanya akan menimbulkan pertengkaran, perseteruan dan pintu masuk bagi iblis untuk merusak hubungan kita dengan sesama dan kesatuan kita sebagai gereja.
Sadarilah jika kemarahan dibiarkan berlarut-larut iblis bisa menggunakannya untuk menanamkan kepahitan, kebencian dan perpecahan. Ketika kita merasa marah, kita perlu belajar mengendalikan diri. Alih-alih langsung bereaksi dengan kata-kata kasar atau tindakan negatif, kita bisa memilih untuk berdoa, mengendalikan emosi dan berbicara dengan kasih. Jika ada kemarahan yang belum terselesaikan sampai hari ini, ambillah langkah untuk berdamai dengan berdasar pada kasih Kristus. Gunakanlah setiap momen kemarahan, sebagai kesempatan untuk bertumbuh dalam kesabaran dan bertumbuh untuk semakin serupa dengan Kristus.
"Setiap amarah yang tidak dipadamkan adalah undangan manis bagi si jahat untuk tinggal di hati kita."
Pertanyaan untuk Direnungkan:
1. Bagaimana Anda biasanya merespons kemarahan? Jika Anda merenungkannya, apakah respons tersebut sudah mencerminkan hidup yang telah diperdamaikan oleh Kristus?
2. Apakah ada kemarahan atau dendam yang masih Anda simpan sampai hari ini? Jika iya, renungkan kembali penebusan Kristus bagi Anda dan ambillah langkah untuk berdamai.
以弗所書4:26-27
4:26 生氣卻不要犯罪.不可含怒到日落.
4:27 也不可給魔鬼留地步。
我念高中時,曾經發生一場“大火”幾乎燒毀了我的學校,那事件不只幾乎燒毀我的學校,而且也燒毀了學校旁邊的村莊。經查明起火原因,原來那大火是源自一個年青人在煎蛋時忘記關火的小爐子。從小火變大火破壞了以及燒毀了許多東西。這是被任其滋長的憤怒寫照,這樣會損壞關係並帶來對家庭, 社會, 或教會群體的關係更大的損害。
在今天的經文中,提醒當時的以弗所會眾要控制他們的怒氣, 不讓怒氣持續下去以免成為魔鬼破壞以及絆倒他們的裂口。保羅教導說忿怒如果控制得當就不是罪。他引用了詩篇第四篇四節強調說必須明智的管理忿怒。身為已被基督救贖的新造的人, 以弗所會眾被保羅提醒不可含怒到日落。意思是他們不可讓忿怒持續下去, 掌控他們的心思意念太久。必須立即決解或必須馬上撲滅,為什麼呢? 因為任由忿怒持續只會引發爭吵, 紛爭, 並為魔鬼提供入口來破壞我們彼此之間的關係和教會的合一。
我們要覺悟如果讓忿怒持續下去那麼魔鬼將利用它散播苦毒, 仇恨和分裂。當我們感到生氣時我們需要學習控制自己。我們可以選擇禱告,控制情緒以及用愛來說話, 而不是立即用嚴厲的言語或消極的行動來反擊。如果直到今天你還有未決解的忿怒, 那麼就採取行動吧,基於基督的愛來和解。把每個忿怒的時刻, 成為在忍耐中成長並且成長得更像基督之樣式的機會。
“每個沒有被撲滅的忿怒
都是對惡者甜蜜的邀請
要牠來住在我們的心裡。”
作 者 :椰嘉達基督徒會堂當格朗堂會 – 雅弗傳道
翻譯 : 鄭愛群
默想的問題 :
1. 通常你是如何回應忿怒? 如果你仔細思考,那回應是否已反映了已經與基督和好的生命?
2. 你是否至今仍心懷忿怒或怨恨? 如果是的話, 請你再度思想基督對你的救贖並採取和解的行動吧。
以弗所書4:25
4:25 所以你們要棄絕謊言、各人與鄰舍說實話.因為我們是互相為肢體。
一個孩子發現了掉在地上的糖果。因為他想得到以及享受這糖果,就向媽媽說謊糖果是朋友給他的。但媽媽知道兒子說謊。媽媽用溫柔的聲音向兒子說, “媽媽知道你在說謊因為媽媽看見你是在地上發現那糖果,謊言,無論多小,都像堆積起來的垃圾一樣,時間越久就會越臭並傷害我們的心.” 這就是為什麼保羅在今天的經文中勸勉當時的以弗所會眾以及今天的我們來棄絕謊言並相互說實話。
使徒保羅強調,在基督裡新造的人的生活是脫離謊言並活在誠實和真理中. 以弗所是受到異教習俗以及拜偶像所影響的城市。以弗所無論在商業, 社會, 以及宗教的生活中常常充滿欺騙和謊言。使徒保羅對當時的以弗所會眾強調說身為已經被基督救贖並具有新造之人的身分必須棄絕一切謊言並相互說實話。信徒的生活該與世人的生活有所區別。
謊言不僅只是大謊話,謊話無論多小,終究是謊言。謊言也不僅僅是說謊但也包刮操縱, 偽裝或誤導性的陳述。當我們養成說謊的習慣時, 實際上我們不只傷害了別人, 也破壞了我們與上帝的關係。我們必須脫去我們的舊生活, 包括說謊的習慣。不要讓謊言這個垃圾堆積在你的生命中,棄絕它並活在真理中吧!
“謊言就像垃圾,
無論你如何巧妙地隱藏,
它還是會發臭及傳染。
棄絕吧! 以免它使你的心
成為屬靈腐敗的最終場所。”
作 者 :椰嘉達基督徒會堂當格朗堂會 – 雅弗傳道
翻譯 : 鄭愛群
默想的問題 :
1. 在你的生命中,無論是在商業,社會或是在教會的群體中是否存在需要被棄絕的說謊習慣,以便你能夠活在上帝所喜悅的真理中?
2. 你要如何在每天的言行中開始體現誠實來給他人樹立好的見證?
Nats Alkitab : Efesus 4:25
Penulis : G.I. Yafet Tri Karnomo
Seorang anak kecil menemukan sebuah permen yang terjatuh di tanah. Karena ia ingin untuk memilikinya dan menikmatinya, ia berbohong kepada ibunya dengan mengatakan bahwa seorang temannya memberikan permen tersebut untuknya. Namun sang ibu mengetahui bahwa anak tersebut sedang berbohong. Dengan nada yang lembut, sang ibu mengatakan kepada anak tersebut, “ibu mengetahui bahwa kamu sedang berbohong sebab ibu melihatmu menemukan permen tersebut di tanah, kebohongan, sekecil apa pun, adalah seperti sampah yang dibiarkan menumpuk, semakin lama akan semakin berbau dan merusak hati kita.” Itulah sebabnya Paulus dalam nas hari ini menasihati jemaat Efesus pada saat itu dan juga kita semua saat ini untuk membuang dusta dan berkata benar satu dengan yang lainnya.
Rasul Paulus menekankan bahwa hidup sebagai manusia baru di dalam Kristus adalah hidup yang menanggalkan dusta dan hidup di dalam kejujuran serta kebenaran. Efesus adalah kota yang dipengaruhi oleh praktik kafir dan penyembahan berhala. Kehidupan di Efesus sering kali diwarnai dengan penipuan dan kebohongan, baik dalam bisnis, sosial maupun dalam kehidupan beragama sekalipun. Rasul Paulus menekankan kepada jemaat di Efesus pada saat itu bahwa kehidupan mereka sebagai orang yang telah ditebus oleh Kristus dan menyandang identitas sebagai manusia baru harus membuang segala dusta dan berkata benar seorang kepada yang lain. Kehidupan orang percaya harus berbeda dari kehidupan duniawi.
Dusta bukan hanya tentang kebohongan besar, kebohongan sekecil apa pun bentuknya tetaplah dusta. Dusta juga tidak hanya sekedar berbicara tentang kebohongan tetapi juga manipulasi, kepura-puraan atau ucapan yang menyesatkan. Ketika kita hidup dalam kebiasaan berdusta sebenarnya kita bukan hanya sedang melukai orang lain tetapi kita juga sedang merusak hubungan kita dengan Tuhan. Kita perlu menanggalkan kehidupan lama kita, termasuk kebiasaan berdusta. Jangan biarkan sampah dusta menumpuk dalam hidup kita, buanglah dan hiduplah dalam kebenaran.
"Dusta itu seperti sampah, tak peduli seberapa rapi Anda sembunyikan, ia tetap membusuk dan menular. Buanglah, sebelum ia membuat hati Anda menjadi tempat pembuangan akhir bagi kebusukan rohani."
Pertanyaan Untuk Direnungkan:
1. Apakah ada kebiasaan dusta dalam hidup Anda yang perlu ditanggalkan baik dalam dunia bisnis, sosial dan kehidupan berkomunitas di gereja sehingga Anda dapat hidup dalam kebenaran seperti yang Tuhan kehendaki?
2. Bagaimana Anda dapat mulai menerapkan kejujuran dalam perkataan dan tindakan sehari-hari untuk menjadi kesaksian yang baik bagi orang lain?
以弗所書 4:20-24
4:20 你們學了基督、卻不是這樣.
4:21 如果你們聽過他的道、領了他的教、學了他的真理、
4:22 就要脫去你們從前行為上的舊人.這舊人是因私慾的迷惑、漸漸變壞的.
4:23 又要將你們的心志改換一新.
4:24 並且穿上新人.這新人是照著神的形像造的、有真理的仁義、和聖潔。
我四歲的侄子很喜歡穿他的破舊衣服。那衣服已經很老舊又骯髒, 看起來不適合再穿。他父母已經買給他更好更適合穿的新衣服,但因為已經覺得舒服, 我的侄子還是選擇穿他老舊的衣服。
我的侄子習慣穿讓他感到舒服的舊衣服通常也是我們所有人的寫照, 我們這些已被救贖的人還是覺得穿老舊的”罪衣”舒服而不願脫去使我們走向毀滅和迷惑的舊人(22節). 在今天的經文中, 使徒保羅對當時的以弗所會眾強調了活在基督的死和復活裡意味著經歷真正改變的生命。保羅當時提醒他們不要再像舊人一樣生活被私慾和詭計所掌控, 而要將心志改換一新。成為新造的人不只是行為上的改變, 而是心思意念和態度轉變為與上帝的旨意一致。穿上新人意味著活在真理, 聖潔, 和仁愛之中。這不是一個額外的選擇, 而是對每一個已經接受基督的人的呼籲。穿上新人意思是選擇穿上基督藉著祂的死和復活為我們預備的“新衣”
每天, 我們要選擇讓聖靈來塑造我們的品格以新人的身份生活。作為基督所救贖的人, 不要再穿上充滿罪惡的“舊衣”, 而要穿上基督按照祂真正的真理和聖潔為我們預備的”新衣”。無論面對什麼挑戰, 選擇穿上新的吧! 願上帝賜你能力和幫助。
“如果上帝已經為你穿上天國的袍子,
就不要再穿回奴僕的衣裳。
穿上新的吧!
因為在基督裡你不僅被饒恕,
你也被改變”
作 者 :椰嘉達基督徒會堂當格朗堂會 – 雅弗傳道
翻譯 : 鄭愛群
默想的問題 :
1. 舊人的哪些部分還經常出現在你的生活中? 你要如何主動地離開它並且穿上在基督裡的新人呢?
2. 有哪些障礙攔阻了你穿上基督裡的新人? 你願意脫去那些障礙嗎?
Nats Alkitab : Efesus 4:20-24
Penulis : G.I. Yafet Tri Karnomo
Keponakan saya yang berusia empat tahun sangat suka menggunakan baju lamanya. Baju itu sudah terlihat usang, kotor dan tampak tidak layak untuk dipakai lagi. Orang tuanya sudah membelikannya baju yang baru, yang tampak lebih bagus dan tampak layak dipakai, tetapi karena sudah terlanjur nyaman, keponakan saya tetap memilih menggunakan baju lamanya yang usang itu.
Kebiasaan keponakan saya yang nyaman dengan baju lamanya sering kali menggambarkan kita semua, orang-orang tebusan yang nyaman mengenakan “pakaian dosa” yang sudah usang dan enggan menanggalkan manusia lama kita yang membawa kita kepada kebinasaan dan kesesatan (Ay. 22). Dalam nas hari ini, Rasul Paulus menegaskan kepada jemaat di Efesus pada saat itu bahwa hidup di dalam Kristus dalam kematian dan kebangkitan-Nya berarti hidup yang mengalami perubahan nyata. Paulus mengingatkan mereka pada saat itu bahwa mereka tidak lagi hidup seperti manusia lama yang dikuasai hawa nafsu dan tipu daya, tetapi diperbarui dalam roh dan pikiran mereka. Menjadi manusia baru bukan sekadar perubahan perilaku, tetapi transformasi dari dalam—pikiran, hati, dan sikap yang selaras dengan kehendak Allah. Mengenakan manusia baru berarti hidup dalam kebenaran, kekudusan, dan kasih. Ini bukan pilihan tambahan, tetapi panggilan bagi setiap orang yang telah menerima Kristus. Mengenakan manusia baru, berarti memilih mengenakan “pakaian” yang telah disediakan Kristus melalui kematian dan kebangkitan-Nya.
Setiap hari, kita harus memilih untuk hidup sebagai manusia baru dengan membiarkan Roh Kudus membentuk karakter kita. Sebagai manusia tebusan Kristus, jangan lagi mengenakan “pakaian usang” yang penuh dosa, tetapi kenakanlah “pakaian baru” yang telah disediakan Kristus menurut kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya. Apa pun tantangannya, pilihlah mengenakan yang baru, kiranya Tuhan memampukan dan menolong Anda.
"Jangan pakai kembali pakaian perbudakan, jika Tuhan telah mengenakan Anda jubah warisan Kerajaan. Kenakanlah yang baru karena di dalam Kristus, Anda bukan hanya diampuni, Anda diubah."
Pertanyaan untuk Direnungkan:
1. Bagian mana dari manusia lama yang masih sering muncul dalam hidup Anda? Dan bagaimana Anda dapat secara aktif meninggalkannya untuk mengenakan manusia baru dalam Kristus?
2. Apa penghalang yang selama ini menghalangi Anda untuk mengenakan manusia baru di dalam Kristus? Maukah Anda melepaskan penghalang-penghalang tersebut?
哥林多後書 10:1-6
10:1 我保羅, 就是與你們見面的時候是謙卑的, 不在你們那裡的時候向你們是勇敢的, 如今親自藉著基督的溫柔和平, 勸你們。
10:2 有人以為我是憑著血氣行事, 我也以為必須用勇敢待這等人, 求你們不要叫我在你們那裡的時候, 有這樣的勇敢。
10:3 因為我們雖然在血氣中行事、卻不憑著血氣爭戰.
10:4 我們爭戰的兵器, 本不是屬血氣的, 乃是在神面前有能力, 可以攻破堅固的營壘,
10:5 將各樣的計謀、各樣攔阻人認識神的那些自高之事, 一概攻破了, 又將人所有的心意奪回, 使他都順服基督.
10:6 並且我已經預備好了、等你們十分順服的時候、要責罰那一切不順服的人。
哥林多教會裡有一群人對保羅使徒的職分起了疑心,所以他們就煽動群眾不可讓保羅回訪哥林多教會。他們試圖用陰謀詭計來攻擊保羅本人以及他的事工。保羅被認為反復無常;若不與他們見面時,向他們才是勇敢的,另外他是憑著血氣行事,並膽怯懦弱。保羅又是如何面對這些指控的呢?
過去, 當他還沒悔改信主之前,他會憑著他曾經使用過的屬血氣的爭戰兵器來攻擊殺害信徒。過去, 他也曾經過著傲慢自大的生活,猶如那些在宗教法庭中擔任職務的法利賽人那樣。他會毫不留情地攻擊那些與他教導不一致的人。然而, 如今, 當他面對指控時,他不但不會反擊,乃是藉著上帝大能的武器來面對爭戰。
當面對那些暗箭傷我們的人時, 不必用屬血氣的武器來反擊抑或與他們相爭. 也許說我們可以用實力、力量來反擊他們。但切記,上帝的大能是能夠識破邪惡者的一切陰謀詭計,摧毀那些不認識上帝之人的傲慢自大,甚至能夠改變我們的思維。我們在我們的生活中經常會遇到各種各樣的挑戰,這些挑戰來自我們本身抑或我們周遭的人。最重要的是別只專注於我們所面臨的挑戰,而是我們要如何去面對它們。讓我們使用上帝的大能來行事,而不是藉著屬血氣的暴力; 為那些喜歡煽動的人祈禱, 願上帝摧毀他們內心的剛硬和他們腦海裡的邪惡計畫。
“相信吧!
上帝的大能是能把一顆石心
轉變為一顆柔軟的肉心”
作 者:椰嘉達基督徒會堂卡蒂尼堂會 – 丘福娘傳道
翻譯員:蔡立基
需要思考的問題:
1. 你目前面臨著哪些挑戰呢?
2. 如果你依靠上帝的大能,你將會採取什麼措施呢?
Nats Alkitab : 2 Korintus 10:1-6
Penulis : G.I. Tuty Effendy
Ada sekelompok orang di jemaat Korintus yang meragukan kerasulan Paulus, sehingga mereka menghasut agar Paulus tidak diterima dalam jemaat Korintus. Mereka berusaha menjatuhkan Paulus dengan cara yang licik, yaitu menyerang pribadinya dan pelayanannya. Dia dianggap tidak konsisten, hanya berani jika tidak berhadapan, hidup dengan cara duniawi dan pengecut. Bagaimana sikap Paulus ketika menghadapi tuduhan tersebut?
Dulu sebelum dia bertobat, dia akan menyerang dengan menggunakan senjata duniawi yang pernah dia lakukan dalam rangka menghabisi orang-orang percaya. Dulu dia hidup dengan segala keangkuhan sebagai orang Farisi yang memiliki jabatan dalam mahkamah agama. Dia tidak segan-segan menyerang orang-orang yang tidak sepaham dengan ajarannya. Sekarang ketika dia menghadapi tuduhan, dia bukan balik menyerang melainkan menghadapinya dengan senjata yang diperlengkapi dengan kuasa Allah.
Ketika diperhadapkan dengan orang-orang yang secara diam-diam mau menjatuhkan kita, jangan lah menyerang balik dan melawannya dengan senjata duniawi. Mungkin kita bisa saja memakai kekuasaan, kekuatan untuk menyerang balik mereka. Namun ingatlah, kuasa Allah sanggup mematahkan setiap siasat si jahat, merubuhkan keangkuhan orang-orang yang tidak mengenal Allah, bahkan sanggup mengubah pikiran kita. Dalam kehidupan yang kita jalani, kita sering mengalami berbagai tantangan, yang berasal dari dalam diri sendiri, atau orang-orang di sekeliling kita. Yang terpenting bukan fokus pada tantangan yang kita hadapi, namun cara kita menghadapinya. Hadapilah dengan kuasa Allah, bukan dengan kekerasan, berdoalah bagi mereka yang suka menghasut, agar Tuhan meruntuhkan kekerasan hati mereka dan siasat jahat yang ada dalam pikiran mereka.
“Percayalah kuasa Tuhan sanggup mengubah hati yang keras menjadi lembut”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Tantangan apa yang sedang anda hadapi saat ini?
2 .Jika anda bersandar pada kuasa Tuhan, langkah-langkah apa yang akan anda lakukan?
以西結書 36:22-32
36:22 所以你要對以色列家說, 主耶和華如此說, 以色列家阿, 我行這事不是為你們,乃是為我的聖名、就是在你們到的列國中所褻瀆的。
36:23 我要使我的大名顯為聖. 這名在列國中已被褻瀆, 就是你們在他們中間所褻瀆的.我在他們眼前, 在你們身上顯為聖的時候, 他們就知道我是耶和華. 這是主耶和華說的。
36:24 我必從各國收取你們、從列邦聚集你們、引導你們歸回本地。
36:25 我必用清水灑在你們身上, 你們就潔淨了.我要潔淨你們, 使你們脫離一切的污穢, 棄掉一切的偶像。
36:26 我也要賜給你們一個新心、將新靈放在你們裡面.又從你們的肉體中除掉石心,賜給你們肉心。
36:27 我必將我的靈、放在你們裡面、使你們順從我的律例、謹守遵行我的典章。
36:28 你們必住在我所賜給你們列祖之地、你們要作我的子民、我要作你們的神。
36:29 我必救你們脫離一切的污穢、也必命五穀豐登、不使你們遭遇飢荒。
36:30 我必使樹木多結果子、田地多出土產、好叫你們不再因飢荒受外邦人的譏誚。
36:31 那時, 你們必追想你們的惡行、和你們不善的作為、就因你們的罪孽和可憎的事厭惡自己。
36:32 主耶和華說、你們要知道我這樣行、不是為你們. 以色列家阿, 當為自己的行為, 抱愧蒙羞。
魯益師(CS Lewis), 一位著名基督教哲學家、作家,曾經是一位無神論者。他不但否認上帝的存在,而且還按照自己的想法生活。然而,魯益師經過一段漫長尋求真理之旅後,他終於承認上帝是真實存在的。他說他“被上帝抓住了”,不得不將自己的生命完全獻給了基督。他的人生故此被徹底改變,他從一個懷疑論者轉變成了基督教信仰的捍衛者。
今天的靈修經文是有關於上帝對不斷叛逆的以色列人復興的應許。上帝不僅承諾要帶領他們重返故土,還要更新他們的心靈。上帝將潔淨他們一切的污穢和罪惡, 並賜給他們一顆新心,一顆對上帝旨意敏銳的心。這種改變不是人類努力的結果,而是聖靈的工作把石心轉化成肉心,使它順服上帝。這也適用於我們,我們需要更新我們的心靈,以便能夠按照祂的旨意生活,並除去能遠離祂的舊生活方式。
改變了的心自然而然會帶來態度、習慣和思考方式的真正改變。上帝希望我們能更親近祂,而遠離世俗錯誤的思維方式。因此,我們需要透過禱告、靈修和與上帝親近的時刻,敞開心扉地接受聖靈在我們內心的工作,如此一來,我們的生活才能不斷地被更新。讓我們將我們的心獻上給祂,讓祂按照他的旨意來塑造我們,好讓我們的生活能夠體現出祂的愛和真理。
“真正轉變唯有是透過聖靈的工作,
把一顆石心轉變成一顆
對上帝順服的肉心。”
作 者:椰嘉達基督徒會堂卡蒂尼堂會 – 林金仙傳道
翻譯員:蔡立基
需要思考的問題:
1. 你的心是否仍然剛硬,無法接受上帝的真理?是什麼原因造成的呢?
2. 你將會採取什麼具體步驟來讓你的心靈得到上帝的更新?
From the publisher's feed