
Sign up to save your podcasts
Or


Nats Alkitab : 1 Petrus 1:3-5
Penulis : Pdt. Lukas Phang
Adik perempuan saya menderita kanker tulang yang ganas. Setelah bertahan dalam pengobatan selama satu setengah tahun, penyakitnya makin parah. Di hari ia merasa tidak sanggup lagi bertahan, ia minta masuk rumah sakit di Singkawang. Saya mendatangi rumah sakit dan mendampingi dia. Dengan suara yang terbata-bata dan sesak ia berusaha menyampaikan pesan-pesan terakhirnya. Ia pertama berterima kasih kepada Saudara-saudaranya yang telah berusaha mengobatinya walaupun tidak dapat disembuhkan. Ia berpesan supaya ayahnya juga boleh percaya kepada Tuhan Yesus. Ketika sesaknya makin parah, ia mengatakan “sampai kita bertemu kembali di rumah Bapa di sorga”. Itulah kalimat terakhir yang ia ucapkan sebagai anak Tuhan yang telah memiliki pengharapan dan keselamatan dalam Kristus.
Dalam hari ini, Petrus mengatakan Allah telah melahirkan kembali orang percaya melalui kebangkitan Kristus kepada suatu hidup yang penuh pengharapan (ay. 3). Ini bukan sekadar pengharapan duniawi yang sementara, melainkan pengharapan sorgawi. Orang percaya akan memiliki warisan yang tidak binasa, tidak cemar dan tidak layu yang disimpan di sorga bagi orang yang percaya (ay. 4). Ini menunjukkan keselamatan yang Tuhan berikan pada orang percaya adalah sesuatu yang pasti dan tidak dapat diambil oleh siapa pun. Keselamatan ini dijaga oleh kuasa Allah melalui iman, hingga kita menerimanya secara penuh di akhir zaman (ay. 5). Pada waktu Tuhan Yesus datang kembali kita semua akan hidup bersama dengan Dia. Bukan sementara tapi kekal selama-lamanya. Inilah pengharapan kita sesuai dengan Injil yang kita percayai.
Kita bersyukur kepada Tuhan yang memberi kita pengharapan yang kekal. Hidup kita telah terjamin bukan hanya di hidup ini tapi juga kehidupan yang akan datang. Karena itu, hidup kita sebagai orang yang telah memiliki pengharapan yang kekal, harus berbeda dengan orang lain. Kita harus hidup lebih semangat dari orang lain, dalam bekerja, melayani, belajar dan lain-lain. Bahkan kita harus memberi yang terbaik dari waktu, tenaga, talenta dan keuangan kita untuk pekerjaan-Nya. Kita bukan hanya berinvestasi dalam dunia ini saja, tapi juga berinvestasi untuk kekekalan.
“Karena kita telah memiliki pengharapan hidup kekal maka hidup kita harus berbeda dengan orang yang belum percaya”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Mengapa kita bisa mendapatkan pengharapan yang kekal ini?
2. Bagaimana caranya supaya di tengah berbagai persoalan hidup, kita tetap memiliki pengharapan yang kekal?
提摩太後書4章1-5節
華理克認為上帝創造我們其中之一的目的是帶他人來認識基督。我們被創造是為了成為祂的見證人,向他人傳福音。傳福音是基督賜給我們的責任。祂以聖靈的能力裝備我們來為祂做見證。如今很少人會順服這誡命。為了不傳福音提出了各式各樣的理由比如害怕,能力不足等等。在向他人傳福音這方面我遇見了一位讓我敬佩的神之僕人。他的目標每年要對六十個人傳福音使他們相信並接受基督。去年十二月他說目標已經達到了。確實是極了不起的尋找靈魂的精神。
在我們今天讀的經文中, 保羅吩咐提摩太無論在任何情況下務要傳神的道。保羅之所以敢這樣吩咐是因為他自己已立了傳福音的榜樣。在傳福音中他經常經歷反抗,但他還是堅持下去。在他書信中,也提醒提摩太要繼續傳福音並且要做好準備為福音受苦。自從保羅被上帝呼召傳福音,就沒有停止過傳福音。他使用各種策略以便福音被傳開。雖然要付出入獄的代價,但這也不能阻礙他繼續傳福音。
你呢又如何? 你是否已經向他人傳福音? 傳福音是上帝給每個信徒的責任。祂命令我們去做。如果我們愛主,我們就會遵守祂的命令。的確傳福音不容易但並非做不到。身為信徒,我們有聖靈能使我們為主做見證。最主要的是我們願意順服去傳福音。我們會做得越來越好。我們所傳的福音一定會有成果。
“我必須與他人分享好消息
因為之前曾經有人分享給我”
作者 : 椰嘉達基督徒會堂鐵橋堂會 - 彭志堂牧師
翻譯 : 鄭愛群
需要思考的問題:
1. 為什麼我們大家都要去傳基督 ?
2. 向他人傳福音最好的方法是什麼 ?
Nats Alkitab : 2 Timotius 4:1-5
Penulis : Pdt. Lukas Phang
Salah satu tujuan Allah menciptakan kita menurut Rick Warren adalah membawa orang lain untuk mengenal Kristus. Kita diciptakan untuk menjadi saksi-Nya, memberitakan Injil kepada orang lain. Memberitakan Injil adalah tugas yang diberikan Kristus bagi kita semua. Ia melengkapi kita dengan kuasa Roh Kudus untuk bersaksi bagi-Nya. Hari ini hanya sedikit orang yang menaati perintah ini. Berbagai alasan dikemukakan agar tidak memberitakan Injil yakni rasa takut, rasa tidak mampu dan lain-lain. Dalam menginjili orang lain saya kagum dengan seorang hamba Tuhan yang saya jumpai. Ia menargetkan setiap tahun menginjili 60 orang untuk percaya dan menerima Kristus. Bulan Desember yang lalu ia mengatakan targetnya telah tercapai. Sungguh semangat mencari jiwa yang luar biasa.
Dalam hari ini, Paulus berpesan pada Timotius agar terus memberitakan firman Allah dalam segala situasi. Paulus berani berpesan demikian karena ia sendiri telah memberikan teladan dalam memberitakan firman Allah. Dalam ia memberitakan firman Allah sering mengalami perlawanan, tapi ia tetap melakukannya. Dalam surat ini, ia juga mengingatkan Timotius agar tetap memberitakan Injil dan siap menderita demi Injil. Paulus sejak dipanggil Tuhan Yesus untuk memberitakan Injil, ia tidak pernah berhenti memberitakan Injil. Segala macam strategi ia pakai agar Injil dapat diberitakan. Walau harus bayar harga dengan masuk penjara, tapi ini pun tidak bisa menghalangi dia untuk terus memberitakan Injil.
Bagaimana dengan anda? Sudahkah memberitakan Injil kepada orang lain? Memberitakan Injil adalah tugas yang Tuhan berikan kepada setiap orang percaya. Ia memberikan perintah ini untuk dilakukan. Jika kita mengasihi Tuhan maka kita akan menaati perintah-Nya. Memang tidak mudah memberitakan Injil namun bukan mustahil dilakukan. Sebagai orang percaya, kita memiliki Roh Kudus yang akan memampukan kita untuk bersaksi bagi Tuhan. Yang penting kita mau taat memberitakan Injil. Kita dapat melakukannya makin lama makin baik. Pemberitaan Injil yang kita lakukan pasti ada hasilnya.
“Saya harus menyampaikan Kabar Baik pada orang lain karena dahulu ada orang telah menyampaikannya pada saya”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Mengapa kita semua harus memberitakan Injil Kristus?
2. Bagaimana cara yang terbaik dalam menyampaikan Injil kepada orang lain?
提摩太前書6章6-10節
在年靑人當中有術語叫做YOLO(You Only Live Once) 或你只活一次。這是享樂主義的生活方式。購買你喜歡的東西,去你喜歡的地方渡假,因為你只活一次。但現在有競爭術語叫做YONO(You Only Need One) 或你只需要一個。這是節儉生活方式。是南韓年輕人所流行出來的。你只需要一棟房子,一輛車,一支手機等等。重點是要過簡樸的生活, 沒有必要過著奢侈浪費的生活方式。
簡樸的生活而不奢華是主給我們的榜樣。當祂來到世界,選擇在一個卑微的地方降生。簡樸的家庭,過著簡樸的生活。保羅也效法基督,他也過著簡樸的生活。在提摩太前書6章8節他勸勉當時還年輕的提摩太只要有衣有食就當知足。保羅教導, 對信徒來說, 滿足基本需求就足夠了。他教導簡樸的生活方式。生活的重點不應該是累積財富,而應該是懷著滿足感和感恩之心簡單地生活。渴望致富可能會成為陷入罪惡的陷阱,例如貪婪,欺騙或遠離神。我們可以賺很多很多的錢但不能貪愛錢財或成為金錢的奴僕。對金錢過度渴望會導致人偏離信仰以及經歷痛苦和失望。保羅要我們過著簡樸的生活。
我們被呼召來效法基督和那些為了榮耀神而過簡樸生活的人。可能你有很高的收入並有能力買奢侈而昂貴的東西。但要記住的是我們不需要堆積奢侈和昂貴的東西。我們依然學習過簡樸的生活。當然偶爾享受美食和購買奢侈物品並沒有錯。重點是,雖然有能力也要仍然過簡樸的生活。
“令人敬佩的人是那些有能力過著奢華生活
但仍然選擇過簡樸生活的人”
作者 : 椰嘉達基督徒會堂鐵橋堂會 - 彭志堂牧師
翻譯 : 鄭愛群
需要思考的問題:
1. 為什麼身為基督徒我們必須過簡樸的生活 ?
2. 我們怎樣才能過簡樸的生活 ?
Nats Alkitab : 1 Timotius 6:6-10
Penulis : Pdt. Lukas Phang
Di kalangan anak muda ada istilah YOLO (You Only Live Once) atau Kamu Hanya Hidup Satu Kali. Ini adalah gaya hidup bersenang-senang (hedonisme). Belilah barang yang kamu suka, berliburlah ke tempat yang kamu ingini, karna kamu hidup hanya sekali. Namun sekarang ada istilah tandingan, YONO (You Only Need One) atau Kamu Hanya Perlu Satu. Ini adalah gaya hidup hemat. Dipopulerkan oleh anak muda dari Korea Selatan. Kamu hanya perlu satu rumah, satu kendaraan, satu HP dan lain-lain. Intinya harus hidup sederhana, tidak perlu hidup bergaya, mewah dan boros.
Hidup sederhana dan tidak mewah adalah teladan dari Tuhan kita. Ketika datang ke dunia, Ia pilih lahir di tempat yang sederhana. Keluarga yang sederhana, kehidupan yang sederhana. Paulus juga meneladani Kristus, ia juga hidup sederhana. Dalam 1 Timotius 6:8 ia menasihati Timotius yang masih muda bahwa asal ada makanan dan pakaian, cukuplah. Paulus mengajarkan adanya kebutuhan dasar, itu sudah cukup bagi orang percaya. Ia mengajarkan gaya hidup sederhana. Fokus hidup seharusnya bukan untuk mengumpulkan harta tetapi hidup sederhana dengan rasa cukup dan syukur. Keinginan untuk kaya bisa menjadi jebakan untuk jatuh dalam dosa, seperti keserakahan, penipuan atau menjauh dari Tuhan. Kita boleh cari uang sebanyak-banyaknya hanya tidak boleh cinta akan uang atau menjadi hamba-Nya. Keinginan berlebihan terhadap uang bisa membuat seseorang menyimpang dari iman dan mengalami penderitaan dan kekecewaan. Paulus mau kita menerapkan gaya hidup sederhana.
Kita dipanggil hidup meneladani Kristus dan orang-orang yang telah hidup sederhana untuk memuliakan Tuhan. Mungkin anda punya penghasilan yang tinggi dan punya kemampuan untuk membeli barang-barang mewah dan mahal. Namun yang perlu diingat yaitu kita tidak perlu menumpuk barang-barang yang mahal dan mewah. Kita tetap belajar hidup dengan sederhana. Tentu tidak salah kalau sesekali menikmati makanan dan beli barang yang mewah. Intinya, walau punya kemampuan namun tetap hidup dengan sederhana.
“Orang yang mengagumkan adalah orang yang punya kemampuan hidup mewah tapi tetap memilih hidup sederhana”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Mengapa sebagai orang Kristen kita harus hidup sederhana?
2. Bagaimana caranya kita dapat hidup sederhana?
Nats Alkitab : Galatia 3:28
Penulis : Pdt. Lukas Phang
Tahun 1967 terjadi peristiwa Mangkok Merah di Kalimantan Barat. Sebuah kejadian tragis dan kelam dalam kehidupan orang Tionghoa. Orang Tionghoa yang telah lama hidup berdampingan dengan suku Dayak, dibantai dan diusir dari pedalaman Kalimantan. Hal ini terjadi karena mereka dihasut untuk memusuhi orang Tionghoa. Ini berkaitan kondisi politik setelah peristiwa G30S. Saya dilahirkan dalam lingkungan dan keadaan politik seperti itu. Ada kecurigaan antar etnis, terutama orang Tionghoa terhadap etnis lain. Saya dari kecil telah melihat dan mengalami perlakuan yang tidak baik dari etnis lain di daerah kami. Ada rasa tidak suka dan tidak puas terhadap etnis lain. Sampai saya mengenal Kristus dan mengalami kasih-Nya, barulah bisa menerima etnis lain. Waktu di STT SAAT saya bertemu dengan banyak orang dari etnis lain. Mereka berasal dari berbagai wilayah di Indonesia. Saya menyadari mereka semua disayang Tuhan, mereka adalah saudara saya dalam Kristus.
Nas hari ini menekankan kesatuan semua orang yang percaya dalam Kristus. Tanpa perbedaan ras, status sosial, atau gender. Dalam Kristus kita memiliki status yang sama di hadapan Allah. Dan keselamatan diberikan kepada kita berdasarkan iman, bukan latar belakang atau identitas individu. Dengan iman kita semua orang yang percaya menjadi anak-anak Allah (Gal 3:26) dan telah “mengenakan Kristus” (Gal 3:27). Karena itu, tidak ada lagi perbedaan dalam hal keselamatan. Baik bagi orang Yahudi maupun non-Yahudi, hamba maupun orang merdeka, laki-laki maupun perempuan, karena semua adalah satu dalam Kristus. Dalam Kristus Allah telah meruntuhkan tembok pemisah antara Yahudi dan non Yahudi (Efesus 2:14). Kita semua disatukan menjadi satu keluarga yaitu keluarga Allah.
Karena kita satu dalam Kristus maka kita tidak boleh membedakan orang berdasarkan ras, status sosial maupun gender. Kita semua sebagai satu keluarga dalam Tuhan harus saling menghargai dan saling mengasihi. Bagi kita yang di masa lalu memiliki pengalaman yang buruk dengan suku lain, mari sediakan pengampunan bagi orang yang telah berlaku buruk terhadap kita. Kita lakukan bukan dengan kekuatan kita tapi kekuatan yang Tuhan berikan. Kita belajar seperti Kristus yang mau mengampuni.
“Kristus telah menjadikan kita menjadi satu keluarga”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Apakah anda punya pengalaman didiskriminasi atau mendiskriminasi orang lain?
2. Bagaimana caranya supaya kita dapat menerima orang lain walau beda etnis dengan kita?
加拉太書3章28節
1967年, 在西加里曼丹發生了紅碗事件。對華人的生活來說是一件悲慘又黑暗的事件。已久與達雅族毗鄰生活在一起的華人,在加里曼丹內陸遭到屠殺以及被驅逐。這事件發生因為他們被煽動來敵視華人。這與G30的事件背後的政局有關。我出生在這樣的環境和這樣的政局中。種族之間存有疑心,尤其是華人對其他的種族。從小我在我的家鄉都已經受到了其他種族不好的對待。對於其他種族存在著厭惡和不滿的感覺。直到我認識了基督以及經歷了祂的愛,我才能夠接受其他種族。在聖道神學院期間我遇見了許多不同種族的人。他們來自印尼不同地區。我醒悟到他們都是上帝所愛,他們是我在基督裡的弟兄姐妹。
今天的經文強調了相信的人在基督裡為一。不分種族,社會地位,或是性別。在基督裡我們在上帝面前擁有平等的地位。救恩是基於信而賜給我們的,而不是因我們的個人背景或身分。因著信我們每一個相信的人都成為了上帝的兒女 (加拉太書3:26) 並且”披戴基督了”(加拉太書3:27)。因此,在救恩裡不存在任何差異。不分猶太人或外邦人,為奴的或是自主的,或男或女,因為在基督裡都成為一了。在基督裡,上帝已拆毀了猶太人與外邦人之間隔斷的牆 (已弗所書2:14)。我們已經成為一家人,那就是基督的家。
因我們已在基督裡為一所以我不能基於種族,社會地位,或是性別去區分別人。我們成為在基督裡的一家人要彼此尊重和彼此相愛。對我們過往跟其他種族有不好經歷的,來吧,饒恕那些曾經不當對待我們的人。不是依靠我們的力量去做乃是靠上帝所賜的能力。我們要學習像基督那樣願意饒恕。
“基督已經使我們成為一家人”
作者 : 椰嘉達基督徒會堂鐵橋堂會 - 彭志堂牧師
翻譯 : 鄭愛群
需要思考的問題:
1. 你是否有過被歧視或歧視別人的經驗 ?
2. 即使他人與我們不同種族,要如何做使我們能接受他們 ?
歌羅西書3章13節
納爾遜.曼德拉是一位致力於消除南非的”種族隔離”的人權主義者。種族隔離是南非的白種人從其他的種族分別並統治他們。為了這奮鬥他被關在監獄成為政治犯。在獄中他受到了殘酷的對待。獄警常常苦待他。納爾遜.曼德拉被關在監獄裡27年。他的一生有一半的時間是在監獄裡度過的。他為消除非洲民族差異的奮鬥得到了國內外的廣泛支持。最終他從監獄裡被釋放並參與選舉。他當選總統。就任總統後,他有機會報復他的政治對手。但他卻沒有報復,反而選擇饒恕那些監禁和虐待他的人。他饒恕的舉動恢復了在非洲各種族之間的關係。在歌羅西書3章13節保羅說: "倘若這人與那人有嫌隙, 總要彼此包容, 彼此饒恕, 主怎樣饒恕了你們,你們也要怎樣饒恕人.” 這樣的饒恕是神賜給我們這些新造的人的部分。舊的罪人已逝去。現在我們活在新的生命中。我們必須穿上憐憫,恩慈,謙卑,溫柔,忍耐和饒恕。饒恕是可以做到的因為我們已經有了新生命。我們饒恕因為效法我們主的榜樣。基督饒恕那些憎恨,虐待和釘死祂的人。身為基督的跟隨者,我們也應當饒恕對我們有過錯的人。
身為基督的跟隨者你是否已經饒恕別人,特別是曾經傷害你心的人? 饒恕別人的確不容易但一定做得到而且必須這樣做。不饒恕會導致忿怒,忌恨和苦毒。一個不願意饒恕他人之上帝兒女的生命將使他失去喜樂並感受痛苦不堪。但當他願意饒恕時,必有安息,平安和復興。上帝話語的勸勉是正確的,我們要彼此饒恕正如上帝饒恕我們一樣。
“饒恕帶來復興,
不饒恕帶來痛苦”
作者 : 椰嘉達基督徒會堂鐵橋堂會 - 彭志堂牧師
翻譯 : 鄭愛群
需要思考的問題:
1. 別人曾經對你有什麼過錯呢 ? 你是否已經饒恕了他?
2. 是什麼阻礙你使你很難去饒恕別人 ?
Nats Alkitab : Kolose 3:13
Penulis : Pdt. Lukas Phang
Nelson Mandela adalah pejuang kemanusiaan yang berusaha meniadakan “apartheid” di Afrika Selatan. Apartheid adalah pemisahan ras kulit putih yang menguasai ras lain di Afrika Selatan. Untuk perjuangan ini ia harus mendekam di penjara sebagai tahanan politik. Di penjara ia mendapatkan perlakuan yang kejam. Sipir penjara sering menyiksanya. Nelson Mandela mendekam di penjara sekitar 27 tahun. Setengah waktu hidupnya dihabiskan di penjara. Perjuangannya untuk meniadakan perbedaan suku di Afrika mendapatkan dukungan luas, baik dalam negeri maupun luar negeri. Akhirnya ia dibebaskan dari penjara dan mengikuti pemilu. Ia terpilih sebagai presiden. Setelah menjadi presiden, ia punya kesempatan untuk membalas lawan-lawan politiknya. Namun alih-alih membalas, ia memilih mengampuni orang-orang yang memenjarakan dan menyiksanya selama ini. Pengampunan yang ia lakukan memulihkan hubungan antar suku dan ras di Afrika Selatan.
Dalam Kolose 3:13 Paulus mengatakan “ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat juga lah demikian.” Pengampunan ini dilakukan sebagai bagian dari manusia baru yang Tuhan berikan pada kita. Manusia lama yang berdosa telah berlalu. Kini kita hidup dalam kehidupan yang baru. Kita perlu mengenakan belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan, kesabaran dan pengampunan. Pengampunan dimungkinkan karena kita telah hidup baru. Kita mengampuni karena mengikuti teladan Tuhan kita. Kristus mengampuni orang-orang yang memusuhi, menyiksa dan menyalibkan-Nya. Sebagai pengikut Kristus, kita juga wajib mengampuni orang lain yang bersalah terhadap kita.
Sebagai pengikut Kristus apakah anda telah mengampuni orang lain, khususnya mereka yang pernah menyakiti hati anda? Mengampuni orang lain memang tidak mudah tapi mungkin dilakukan dan harus dilakukan. Tidak mengampuni akan membawa kepada kemarahan, dendam dan kepahitan. Kehidupan seorang anak Tuhan yang tidak mau mengampuni akan membuatnya kehilangan sukacita dan sengsara. Namun ketika kita rela melepaskan pengampunan, ada kelegaan, kedamaian dan pemulihan. Sungguh benar nasihat firman Tuhan bahwa kita harus saling mengampuni sama seperti Tuhan telah mengampuni kita.
“Mengampuni membawa pemulihan, tidak mengampuni membawa kesengsaraan”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Kesalahan apa yang pernah orang lain lakukan padamu? Apakah anda telah mengampuni orang yang bersalah padamu itu?
2. Apa yang menghalangi anda sehingga sulit mengampuni orang lain?
腓立比書1:15-18
我在山口洋服事的期間有著難忘的經歷。我在雅加達認識的一對夫婦希望他們的女兒也來信耶穌。他們的女兒從小就託付給住在山口洋的祖父母照顧。在她祖父母家有一座很大的神壇。家人中也有乩童的。乩童是稱呼那些被祖先陰靈附身的人。他們的女兒也被準備成為乩童,但他們作為父母的不同意因為他們已經是基督徒了。當我在山口洋時,我曾向他們的女兒傳福音。住在一起的祖父母和叔叔對這決定非常生氣。這對夫妻和他們的女兒被趕出家門。我去接他們。當我要帶他們離開的時候,他叔叔出來大聲威脅並敲打我們的車窗。隔壁鄰居都出來觀看,這確實一個緊張但帶來喜樂的事件因為有一靈魂被基督拯救了。
保羅從一個敵對福音的人,現在熱愛傳福音。福音是”好消息”,不僅能拯救信徒也帶來了喜樂。保羅要更多人得救以及在他們的生命中經歷喜樂。因此保羅殷勤的從一個城市傳福音到另一個城市並建立教會。我們今天所閲讀的經文是保羅因著福音而被囚禁時所寫的書信。也有其他教師,他們也傳福音,但他們不喜歡保羅。並成為保羅的對手。在這書信中保羅說人們傳福音的動機有所不同。有的傳福音出於好意和真誠,但也有出於不真誠的。對保羅來說這都不是問題,主要的是基督被傳揚。“為此我就歡喜,並且還要歡喜”(腓立比書1:18)。雖然他被關在監獄受苦並經歷了各種的困難,但傳福音讓他感到喜樂.
你傳福音的經歷是如何呢? 傳福音固然不容易,有許多挑戰。每個人對福音的回應也不一樣。有些直接拒絕,有些抱著懷疑的心,但也有要接受福音的。當有人要接受福音的時候,是何等的喜樂。聖經說一人得救,眾天使在天上也必歡呼。因此儘管有很多挑戰我們還是要不斷的傳福音。傳揚福音會帶給我們的生命無法估量的喜樂。
“宣講福音有危險
但能帶來無法估量的喜樂”
作者 : 椰嘉達基督徒會堂鐵橋堂會 - 彭志堂牧師
翻譯 : 鄭愛群
需要思考的問題:
1. 在你生活中是否有傳福音的經驗? 告訴我們吧 !
2. 你認為,為什麼基督徒要傳福音 ?
From the publisher's feed