
Sign up to save your podcasts
Or


馬太福音 6:19-21
我們必須承認,生活在這個時代,無異於玩壟斷遊戲。每個玩家都在互相競爭來收集和裝滿自己的金庫。擁有大量金錢或財產的人會被視為成功,而且一定會過得幸福的人。這就是大多數社會人士所設立衡量成功的標準。問題出在於是否擁有很多金錢和財產就一定能過上幸福的生活? 你聽過某人擁有大量的金錢和財產,然而依舊覺得自己還是不夠、還是缺乏的故事嗎? 這就是所謂的幸福嗎?
在今天的經文中,耶穌提醒我們不要依靠暫時的世俗財寶來獲得幸福。耶穌要我們將心思集中在永恆且不能鏽壞或被任何人偷走的事物上。耶穌說: “不要為自己積儹財寶在地上、地上有蟲子咬、能鏽壞、也有賊挖窟窿來偷.” (第19節)。這裡耶穌強調了,我們在世上所擁有的一切都是暫時性和脆弱的。無論是由於災難、盜竊還是自然災害,世俗的財富都可能會瞬間消失。然而天上的財寶,是指向我們與上帝的關係,是善良以及符合祂旨意的行為。那是永恆的,不會被任何人偷走或破壞。耶穌說: “你的財寶在那裡,你的心也在那裡”(第21節), 指明什麼是我們視為財寶的就表示出是我們在生活中真正所重視的。如果我們更渴求世俗的財富,那將會影響我們內心著重的傾向。
弟兄們,我們的心真正在何處? 我們是否太忙碌於追求世俗的財富而忘記了人生更大的目標?為要實踐基督的這個教導,我們需要改正我們的優先選擇,即為永恆的目標投入更多的時間、精力和資源。永恆的目標是什麼? 就是事奉上帝、幫助他人及正直誠實。讓我們以減少對滿足自我的關注開始,並努力成為他人的祝福。
“在人生的每一個決擇中
以上帝的國居首位,
將會給我們帶來完美的幸福”
作 者:椰嘉達基督徒會堂喜盛喜地堂會 - 萬碧恩牧師
翻譯員:張賽瓊
默想的問題:
1. 我們是否曾經認真思考信徒生命最崇高的目標?
2. 當我們發現了信徒生命的崇高目標時,是誰配得到我們生命的全部成就呢?
傳道書 4:4-8
現代的人說,生活是競爭與野心的場地。證據就是我們常常會為獲得更大的成就而陷入於競爭之中。那可能是財富、成功或社會地位。也有可能在這場競賽中,我們忘記了思考生命的真實意義。我曾經聽過一位取得人生中一切都成功的老人所經歷的悲傷故事。他犧牲了與上帝、家人和他人建立關係的機會,只因為他被想要擁有一切的野心所掌控。他以為所有的財富可以彌補他所造成而感到失去的遺憾。但事實並非如此。
今天的經文提供了有關被無止境的個人野心所驅使的生活是虛空的嚴肅之觀點。
傳道書提醒我們,人類許多的努力都是出以要獲得利益或被認可的動機所驅動,但最終都是勞碌捕風。在第4節中,所羅門說道: “我又見人為一切的勞碌、和各樣靈巧的工作、就被鄰舍嫉妒。這也是虛空、也是捕風。” 即使一個人可以累積很多財富或成就,但卻失去了與上帝、家人和其他人的健康關係,那麼他的生命就會感到虛空。經文上也提到過著孤立生活、沒有朋友或家人支持的人,這描繪了人際關係在我們的生命中有多麼的重要。所獲得的一切和達到的世俗成就若是缺了有意義的關係,最終都無法賦予真正的幸福。
今天的靈修導引呼籲我們檢討我們的工作和個人抱負背後的動機。我們努力工作只是為了滿足個人的意願,還是超出我們自己能力之外的欲望?如果我們只著重世俗的成就和成功,我們就會感到失去了生命的真諦。相反,我們蒙呼召為要在工作和與他人有意義的關係之間保持平衡,並將我們的心轉向上帝。在充滿野心和勤奮的生活中,我們必須記住,真正的幸福來自於我們與上帝、家人和朋友的關係。並不僅僅是來自於我們所獲得的成就和物質而已。
“所獲得的一切成就和物質,
是當我們依舊與上帝,
家人和朋友保持健康的關係時
才會感覺到完整無缺。”
作 者:椰嘉達基督徒會堂喜盛喜地堂會 - 萬碧恩牧師
翻譯員:張賽瓊
默想的問題 :
1. 我們在學業成功、事業有成、收入優厚的同時,是否感覺缺少了點什麼? 原因何在?
2. 當你大部分的時間都花在追求成就和其他成果上時,也許剩下的就只有疲勞。我們該怎麼辦?
3Nats Alkitab : Pengkhotbah 4:4-8
Penulis : Pdt. Pierre Tilaar
Kata orang-orang zaman ini, kehidupan adalah lapangan persaingan dan ambisi. Buktinya kita kerap terjebak dalam perlombaan untuk meraih keberhasilan yang lebih. Mungkin itu kekayaan, kesuksesan, atau status sosial. Bisa saja dalam perlombaan tersebut, kita lupa untuk merenungkan makna sejati hidup ini. Saya pernah mendengar kisah sedih yang dialami seorang lanjut usia yang telah menggapai segala kesuksesan hidup. Ia telah mengorbankan kesempatan berelasi dengan Tuhan, keluarga dan sesamanya, hanya karena ia telah dikuasai ambisi untuk memiliki segalanya. Ia menyangka, bahwa segala harta dapat menebus rasa kehilangan yang ia tuai tersebut. Nyatanya tidak.
Nas hari ini memberikan pandangan yang serius tentang kesia-siaan hidup yang didorong oleh ambisi pribadi tak berkesudahan. Pengkhotbah mengingatkan kita bahwa banyak usaha manusia yang didorong oleh motivasi untuk memperoleh keuntungan atau pengakuan, namun pada akhirnya adalah sebuah kesia-siaan. Pada ayat 4 Salomo mengatakan, ”Aku melihat bahwa segala jerih payah dan segala ketrampilan dalam pekerjaan berasal dari rasa iri seseorang terhadap yang lain. Ini pun kesia-siaan dan usaha menjaring angin.” Meskipun seseorang bisa mengumpulkan banyak kekayaan atau pencapaian, tapi kehilangan relasi yang sehat dengan Tuhan, keluarga dan orang lain, maka hidupnya akan mengalami rasa kosong. Ayat-ayat ini juga berbicara tentang orang yang hidupnya terisolasi, tanpa teman atau keluarga yang mendukung, yang menggambarkan betapa pentingnya relasi dalam hidup kita. Semua pencapaian duniawi yang diraih tanpa hubungan yang bermakna pada akhirnya tidak memberi kebahagiaan yang sejati.
Renungan hari ini mengajak kita untuk mengevaluasi motivasi di balik pekerjaan dan ambisi pribadi kita. Apakah kita bekerja keras hanya untuk memenuhi keinginan pribadi atau yang lebih besar dari kapasitas diri kita sendiri? Jika kita hanya fokus pada pencapaian duniawi dan kesuksesan semata, kita akan merasa kehilangan makna hidup yang sejati. Sebaliknya, kita dipanggil untuk menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan hubungan yang bermakna dengan orang lain, serta untuk mengarahkan hati kita kepada Tuhan. Dalam hidup yang penuh dengan ambisi dan kerja keras, kita harus ingat bahwa kebahagiaan yang sejati datang dari relasi kita dengan Tuhan, keluarga dan sahabat. Bukan hanya dari apa yang kita capai secara prestasi dan material.
“Segala pencapaian prestasi dan material manusia akan terasa lengkap saat kita tetap mempertahankan relasi yang sehat dengan Tuhan, keluarga dan sahabat”
Pertanyaan untuk Direnungkan
1. Pernahkah kita merasa ada sesuatu yang kurang di tengah-tengah keberhasilan studi, karir dan pendapatan yang serba bagus? Apakah penyebabnya?
2. Di saat sebagian besar waktu saudara telah tersita untuk pengejaran prestasi dan pencapaian lain, maka mungkin yang tersisa hanyalah keletihan. Apa yang harus kita lakukan?
詩篇23:2-3
辛苦工作一整天後,你是否覺得很疲憊? 當你終於休息並睡個好覺時,你的身體就會恢復並重新充滿活力。許多人在經歷了喧鬧、沉悶的一天之後,都在尋找內心的平靜。一些人群前往茂物山頂上,尋求寧靜。其他一些人則在Pangalengan設施齊全的露營地(豪華露營)過夜。人們都相信安靜和休息能使身體恢復和平靜。但往往期望沒有現實那麼美好,情況不但沒有變好,反而因為回家時被堵在路上而變得更加壓抑。重要的事實是,神在安靜中賜予平靜,而無需花費和被卡住。當我們與神安靜相處時, 我們的心靈就會得以恢復。神賜予使我們靈魂甦醒的平靜,就像睡眠使我們的身體清新一樣。
詩篇作者美妙地描述了當我們與神安靜相處時所感受到的平靜。這裡所說的安靜並不單單是指沒有聲音或活動。然而,大衛描述了神如何領他到“青草地上”和“可安歇的水邊”。在神的平靜中,我們的靈魂得以甦醒。神不只帶我們到一個安靜的地方,也使我們的心靈得安寧。當我們與神安靜相處時,我們所體驗到的不是空泛的安靜,而是一種帶給靈魂平靜、安寧和恢復的安靜。當我們感到壓力或焦慮時,我們可以選擇保持安靜,抽離世俗的喧鬧,並讓神平靜我們的心。
在充滿壓力的生活中,我們需要有時間在神裡面安息。安靜讓我們有機會在神裡面安息。神會使我們疲憊的心靈得到平靜和恢復。神要我們到祂那裡得到真正的安息和安靜。
“安靜是產生平靜的領域,
使我們寧靜的心靈
有機會聽到神的聲音。”
作 者:椰嘉達基督徒會堂喜盛喜地堂會 – 鄒艷妮傳道
翻譯員:黃瓊楓
需要思考的問題:
1. 你是否覺得很疲憊,且需要安靜?
2. 與神安靜相處如何帶給我們平靜?
Nats Alkitab : Mazmur 23:2-3
Penulis : G.I. Yanni Zou
Pernahkah Anda merasa lelah setelah bekerja keras sepanjang hari? Ketika Anda akhirnya beristirahat dan tidur dengan nyenyak, tubuh Anda pulih dan mendapatkan kembali energi. Banyak orang berlomba-lomba mencari kedamaian setelah melewati hari yang penuh bising dan sumpek. Sebagian rombongan menuju arah puncak Bogor agar mendapat keheningan. Sebagian lagi, menginap dengan Camping berfasilitas lengkap (glamping) di Pengalengan. Orang-orang percaya bahwa keheningan dan istirahat membawa pemulihan dan kedamaian bagi tubuh. Namun sering kali ekspektasi tak seindah realita, alih-alih mendapat pemulihan malah makin stres karena harus terjebak macet saat hendak pulang ke rumah. Fakta penting, Tuhan menawarkan kedamaian dalam keheningan tanpa mengeluarkan budget dan macet. Ketika kita berdiam dalam keheningan bersama Tuhan, jiwa kita mendapat pemulihan. Tuhan memberikan kedamaian yang menyegarkan jiwa kita, seperti tidur yang menyegarkan tubuh kita.
Pemazmur menggambarkan dengan sangat indah kedamaian yang kita rasakan saat berada dalam keheningan bersama dengan Allah. Keheningan yang dimaksud bukanlah sekedar absen dari suara atau aktivitas. Namun, Daud menggambarkan bagaimana Tuhan membimbingnya ke "padang rumput yang hijau" dan "air yang tenang". Di dalam kedamaian Tuhan, jiwa kita disegarkan. Tuhan bukan hanya membawa kita ke tempat fisik yang tenang, tetapi juga memberikan ketenangan dalam hati kita. Keheningan yang kita alami saat berdiam dalam hadirat-Nya bukanlah keheningan kosong, tetapi keheningan yang memberi kedamaian, ketenangan, dan pemulihan jiwa. Saat merasa tertekan atau cemas, kita bisa memilih untuk berdiam dalam keheningan, menarik diri dari kebisingan dunia, dan membiarkan Tuhan menenangkan hati kita.
Dalam hidup yang penuh tekanan, kita memerlukan waktu untuk beristirahat dalam Tuhan. Keheningan memberi kita kesempatan untuk beristirahat dalam Tuhan. Tuhan akan memberikan kedamaian serta pemulihan bagi hati kita yang lelah. Tuhan ingin kita datang kepada-Nya untuk mendapatkan kelegaan dan ketenangan sejati.
"Keheningan adalah ladang di mana kedamaian bertumbuh, memberi kita kesempatan untuk mendengar suara Tuhan di dalam hati."
Pertanyaan untuk direnungkan
1. Apakah kamu merasa begitu lelah dan membutuhkan ketenangan?
2. Bagaimana ketenangan bersama Tuhan memberikan damai sejahtera bagi kita?
箴言4:23
根據谷歌的數據,在他們的搜尋引擎中每天有超過35億次的搜索。許多人依靠谷歌來尋找各種問題的答案。從健康、工作、人際關係到日常生活問題。實際上,社群媒體透過具有腐敗道德價值、炫耀性和明顯不道德行為的內容,強力影響人類思想.因此,我們不得不承認,數位時代已經極大地影響了人類的思維方式。最終,我們寧願以玩手機來開始新的一天,而不是在安靜的時間裡就近神。
箴言書提醒我們“要保守你心, 勝過保守一切”。這節經文包含著關於保守心的重要性之重要訊息。這節經文的上下文是指維護我們的屬靈狀態、思想和生活動力。在古代以色列文化中,心不僅被視為身體器官,也是屬靈生活、思想、感覺和意志的中心. 心是人的核心,影響人生命的各個層面。為要保守心,我們需要遠離那些會造成傷害或導致罪惡的事物。如果我們的內心總是充滿暴力、流言蜚語、謊言以及世間各種罪惡, 那麼這些就會反映在我們的生活中。因此,為要要保守我們的心,就必須以神的道作為我們智慧的泉源。藉著閱讀和默想聖經來吸收神的話語有助於形塑我們純潔的心靈和正確的思想。
因此,每天花一些時間閱讀和默想聖經。祈求所讀之神的話語能夠照亮你的生命,並賜你智慧來做每一個決定。
“數位世界可以提供信息,
但只有當我們保守與神相連的心時,
才能找到人生的真正方向和目標。”
作 者:椰嘉達基督徒會堂喜盛喜地堂會 – 鄒艷妮傳道
翻譯員:黃瓊楓
需要思考的問題:
1. 社群媒體對人類生活的影響有多大?
2. 如果我們把社群媒體當作必須遵循的真理的基礎,會有什麼後果?
Nats Alkitab : Amsal 4:23
Penulis : G.I. Yanni Zou
Menurut data dari Google, lebih dari 3,5 miliar pencarian dilakukan setiap hari di mesin pencari mereka. Banyak orang mengandalkan Google untuk mencari jawaban atas berbagai masalah. Mulai dari kesehatan, pekerjaan, hubungan, hingga pertanyaan kehidupan sehari-hari. Bahkan media sosial cukup kuat mempengaruhi pikiran manusia lewat konten-konten dengan nilai moral yang rusak, flexing, dan perilaku amoral yang terpampang nyata. Akibatnya, kita harus mengakui bahwa era digital ini sangat mempengaruhi cara berpikir manusia. Pada akhirnya, kita lebih suka memulai hari dengan bermain handphone, dibandingkan menyapa Tuhan dalam saat teduh.
Kitab Amsal mengingatkan kita untuk, “jagalah hatimu dari segala kewaspadaan.” Ayat ini mengandung pesan penting tentang pentingnya menjaga hati. Konteks ayat ini mengarah pada menjaga kondisi rohani, pikiran, dan motivasi hidup kita. Dalam budaya Israel kuno, hati bukan hanya dianggap sebagai organ fisik, tetapi lebih sebagai pusat kehidupan rohani, pikiran, perasaan, dan kehendak. Hati adalah inti dari siapa seseorang yang mempengaruhi semua aspek kehidupannya. Untuk menjaga hati kita perlu menjauhi hal-hal yang dapat merusak atau mengarah pada dosa. Kalau hati kita terus diisi dengan kekerasan, gosip, kebohongan, dan berbagai dosa yang ditawarkan oleh dunia, maka itu yang akan terpancar dalam kehidupan kita. Oleh karena itu, yang harus kita lakukan untuk menjaga hati kita adalah dengan menjadikan Firman Tuhan sebagai sumber kebijaksanaan kita. Menyerap Firman Tuhan melalui pembacaan Alkitab dan perenungan membantu kita untuk membentuk hati yang murni dan berpikiran benar.
Oleh sebab itu, Luangkan waktu setiap hari untuk membaca dan merenungkan Alkitab. Doakan agar firman Tuhan yang kita baca agar menjadi terang bagi hidup Anda dan memberikan hikmat untuk setiap keputusan yang akan diambil.
"Dunia digital bisa memberikan informasi, tetapi hanya dengan menjaga hati yang terhubung dengan Tuhan kita menemukan arah dan tujuan hidup yang sejati."
Pertanyaan untuk direnungkan
1. Seberapa besar pengaruh media sosial dalam kehidupan manusia?
2. Apa akibatnya jika kita menjadikan media sosial sebagai dasar kebenaran yg harus diikuti?
約翰福音15:4-5
你看過美麗的燈,閃閃發光照亮整個房間嗎? 燈因為接上電源才能亮。但是,如果電纜斷了或未連接到電源,燈就不會亮。燈本身沒有電或光,而是透過連接電源來獲取所有能量。同樣,我們的屬靈生活只有與基督連結才能發揮作用。如果我們不在基督裡面,我們就不能結出果實,也不能過著結出果實的生命。
神的道將我們與神的關係描述為葡萄樹。耶穌使用的葡萄樹比喻與祂的聽眾非常相關,因為該地區有許多葡萄園。葡萄樹也常出現在聖經文本中來描繪以色列與神的關係。正如枝子靠著葡萄樹才能活而結果子,信徒也如此須完全依靠耶穌。N. T. Wright強調說 “在我裡面”就是活在透過基督而來之神國度的現實中。透過保持與基督的相連,信徒參與了神為這世界帶來救贖和更新的使命。所結的果實不僅是個人努力的結果,也是神正在工作的一部分。” 這種果實可以從生命的改變、體現聖靈果實的性格、信心的見證以及對他人產生積極影響的生活中看出。只有當我們與基督作為生命之源保持聯繫,並且我們的生命專注於神的榮耀時,這一切才有可能發生。
正如枝子需要葡萄樹,我們也只有與基督為我們生命的源泉相連,才能存活並結出果實。沒有基督,信徒就不能結出討神喜悅的果實,就會像枝子一樣慢慢枯萎然後死去。
當我們花時間與神相處時,
祂會豐富我們的生命,
使我們在各樣善事上都結果子。
作 者:椰嘉達基督徒會堂喜盛喜地堂會 – 鄒艷妮傳道
翻譯員:黃瓊楓
需要思考的問題:
1. 你花多少時間與上帝相處?
2. 如果沒有葡萄樹,枝子會是什麼樣子?
3Nats Alkitab : Yohanes 15:4-5
Penulis : G.I. Yanni Zou
Pernahkah Anda melihat sebuah lampu yang indah, menyala dengan terang dan memberi cahaya di ruangan? Lampu bisa menyala karena terhubung dengan sumber listrik. Namun, jika kabelnya terputus atau tidak terhubung dengan sumber listrik, maka lampu tidak akan menyala. Lampu tidak memiliki kekuatan atau cahaya sendiri, tetapi mendapatkan semua energinya dari sambungan yang terhubung dengan sumber listrik. Demikian juga, kehidupan rohani kita berfungsi hanya karena terhubung dengan Kristus. Jika tidak tinggal dalam Kristus, maka kita tidak dapat menghasilkan buah atau memiliki kehidupan yang berbuah.
Firman Tuhan menggambarkan relasi kita dengan Tuhan seperti pohon anggur. Metafora pohon anggur yang digunakan Yesus sangat relevan bagi pendengarnya, karena terdapat banyak kebun anggur di wilayah tersebut. Pohon anggur juga sering digunakan dalam teks-teks Alkitab untuk menggambarkan hubungan Israel dengan Tuhan. Sama seperti ranting yang bergantung pada pokok anggur untuk kehidupan dan buahnya, demikian juga orang percaya bergantung sepenuhnya pada Yesus. N. T. Wright menekankan bahwa, ““tinggal di dalam Aku” adalah tentang hidup dalam realitas kerajaan Allah yang sudah datang melalui Kristus. Dengan tetap terhubung dengan Kristus, orang percaya berpartisipasi dalam misi Tuhan untuk membawa keselamatan dan pembaruan dunia ini. Buah yang dihasilkan bukan hanya hasil dari usaha pribadi, tetapi adalah bagian dari karya Allah yang sedang berlangsung.” Buah tersebut dapat terlihat dalam perubahan hidup, karakter yang mencerminkan buah Roh, kesaksian iman, dan kehidupan yang memberi dampak positif bagi orang lain. Semua ini hanya mungkin terjadi saat kita tetap terhubung dengan Kristus sebagai sumber kehidupan, dan hidup kita berfokus pada kemuliaan Tuhan.
Seperti ranting yang membutuhkan pokok anggur, kita juga hanya bisa hidup dan berbuah ketika kita terhubung dengan Kristus sebagai sumber kehidupan kita. Tanpa Kristus, orang percaya tidak dapat menghasilkan buah yang berkenan kepada Tuhan, ia akan seperti ranting yang perlahan mengering dan kemudian mati.
"Ketika kita menghabiskan waktu bersama Tuhan, Dia menyuburkan hidup kita, membuat kita berbuah dalam segala hal yang baik."
Pertanyaan untuk direnungkan
1. Seberapa banyak waktu yang kamu berikan bersama dengan Tuhan?
2. Bagaimana gambaran ranting jika tanpa pokok anggur?
Nats Alkitab : Kolose 1:9-11
Penulis : G.I. Yanni Zou
Pada dasarnya setiap kita dari kecil diajarkan untuk membuang sampah pada tempatnya. Sampah yang dibuang sembarangan akan mengotori lingkungan bahkan menimbulkan penyakit bagi manusia. Bahkan peringatan untuk tidak membuang sampah di sembarang tempat tertulis di mana-mana. Semua orang paham dan sadar bahaya buang sampah sembarangan, namun sering kali pemahaman dan tindakan tidak berjalan seiringan. Hal ini membuktikan bahwa manusia cenderung sekedar tahu namun sulit termotivasi untuk melakukannya, sehingga pengetahuan tidak mengubah cara hidupnya.
Berbeda halnya dengan jemaat Kolose yang bertumbuh karena pengetahuan akan Firman Tuhan mengubah cara hidup mereka. Walaupun jemaat Kolose pada saat itu menghadapi tantangan yang tidak mudah yaitu berkembangnya ajaran gnostik yang menganggap keselamatan hanya dapat diperoleh melalui pengetahuan khusus. Pengajaran yang bertentangan dengan ajaran Kristus tentang keselamatan melalui iman. Paulus mengingatkan bahwa sumber kekuatan dan hikmat tidak didapat melalui hal-hal duniawi, namun melalui pengenalan akan Tuhan lewat firman Allah dan doa. Hikmat dari Tuhan adalah kemampuan untuk membedakan antara apa yang benar dan salah, serta untuk hidup sesuai dengan kehendak Tuhan. Sedangkan kekuatan dari Tuhan memampukan kita untuk bertahan dalam kesulitan maupun pencobaan. Paulus juga berdoa bagi jemaat Kolose agar hikmat dan kekuatan dari Tuhan membantu jemaat untuk hidup dengan layak di hadapan Tuhan. Hidup mereka dapat mencerminkan karakter Kristus.
Membangun relasi dengan Tuhan lewat firman dan doa adalah hal yang penting bagi orang percaya. Relasi dengan Tuhan tidak hanya tercermin dari pengetahuan firman Tuhan yang hebat, namun juga kehidupan yang menghidupi firman tersebut. Kiranya semakin hari kita dapat semakin dekat kepada Sang sumber hikmat serta semakin bertumbuh dalam pengenalan yang dalam dengan Tuhan.
"Hanya dalam relasi dengan Tuhan kita menemukan kekuatan yang tak tergoyahkan dan hikmat yang lebih dari sekadar pengetahuan dunia."
Pertanyaan untuk direnungkan
1. Apa yang tercermin dalam relasi kita dengan Tuhan?
2. Bagaimana relasi dengan Tuhan membuat kita tahan menghadapi godaan dan pencobaan?
From the publisher's feed