
Sign up to save your podcasts
Or


3Nats Alkitab : Amsal 3:5-6
Penulis : G.I. Yanni Zou
Bayangkan sebuah kapal yang sedang berlayar di tengah lautan yang luas. Tiba-tiba badai besar menghantam kapal tersebut. Ombak yang tinggi dan angin yang kencang membuat awak kapal merasa takut dan cemas. Mereka tidak tahu apa yang akan terjadi, apakah kapal akan bertahan atau akan tenggelam. Namun di tengah badai, ada seorang nakhoda yang tetap tenang, dan memandu kapal dengan percaya diri karena ia tahu jalannya, meskipun cuaca buruk dan kondisi di luar tampak sangat mengerikan.
Seperti kapal yang berlayar di tengah badai, hidup kita sering kali dipenuhi dengan ketidakpastian dan tantangan yang tiba-tiba datang. Dalam Kehidupan yang serba membingungkan dan tidak pasti ini, sering kali membuat kita berpikir bahwa kita dapat menyelesaikan masalah dengan hikmat kita sendiri. Spurgeon mengatakan bahwa mengandalkan pengertian diri sendiri malah akan menjadi penyebab masalah dalam hidup. Raja Salomo yang diberkati dengan kekayaan melimpah dan kekuasaan yang hebat menyadari pentingnya “percaya kepada Tuhan dengan segenap hati” dalam segala aspek hidup dan mencari bimbingan-Nya, bukan mengandalkan pemahaman manusia yang terbatas. Karena manusia terbatas dalam memahami jalan-jalannya Tuhan. Sebagai ciptaan Tuhan, kita harus mengakui keterbatasan kita dalam memahami kehidupan dan mengakui Tuhan sebagai pemimpin hidup kita. Mengakui Tuhan berarti kita harus mencari kehendak Tuhan dalam segala keputusan, baik yang besar maupun yang kecil. Ketika kita mengakui, Tuhan akan membimbing kita melalui kesulitan hidup dan meluruskan jalan-jalan kita.
Di tengah kehidupan yang penuh dengan ketidakpastian ini, kita butuh Tuhan menjadi nakhoda kita, menuntun dan membimbing kita dalam menghadapi segala kondisi musim hidup ini. Mari kita senantiasa menjadikan Tuhan sebagai pemimpin hidup kita, baik di rumah, di sekolah, di tempat kerja, dan di mana pun kita berada. Kita mau percaya kepada Tuhan secara total dan menyerahkan kontrol atas hidup kita kepada Tuhan.
“Ketidakpastian hidup hanya mengingatkan kita bahwa ada kekuatan yang lebih besar memegang kendali, yaitu Tuhan yang senantiasa memimpin”
Pertanyaan untuk direnungkan
1. Apa situasi tidak pasti yang sedang kamu hadapi saat ini?
2. Apa yang Firman Tuhan katakan mengenai ketidakpastian hidup manusia? bagaimana cara kamu menghadapi ketidakpastian itu?
提摩太後書 3:16
鏡子是用來看自己的工具,我們是否已經整齊,乾淨。如果我們的臉髒了會在鏡子裡看到,我們一定會趕緊弄乾淨。如果我們沒有看鏡子,就不會意識到自己的臉是髒的。鏡子對人類來說非常重要。鏡子如同神的道打開我們的生命,使我們醒悟我們所做的是錯誤的,神的話默示督責,神的話引領我們走義路,神的話糾正我們的行為以及在真理中教導我們。因此,人不能遠離神的話語來過活。他會成為意識不到自己錯誤的人,他會成長為一個總是感覺自己是對的人,無法接受建議,並且活在黑暗中。
在我們整天進行活動的世界裡,我們必須把主的話放在一切之上。當我們早上醒來時,第一件要做的事是讀神的話語,因為神的話將引導我們一整天的腳步。神的話語為我們的思想帶來啟示。把今天所有的計劃交託給主。甚至,我們所閲讀和思想之神的話會讓我們對每一個自己所犯的罪有敏銳的感覺。聖靈將使我們意識到我們的行為是錯的。我們越遵守神的話,就越敏銳地發現自己的過犯,使我們不一直活在罪惡裡。
神的話不僅揭開了我們個人的許多弱點,也引導了我們走正義路。身為信主的人,我們不能也不可以遠離主的道。如果我們遠離主的道,我們會以自己的意願行走,我們走錯了路,錯誤的思考,錯誤的決定,錯誤的心態,而這反而會毀掉我們自己。讓主的話成為我們生命的一部分吧,為我們的生命增添色彩,掌管我們的生命,就如雷達一樣隨時預備好來發現我的錯誤以及修復它。 願主賜福。
“上帝的道就像我們生命的鏡子,
隨時隨地預備好潔淨我們骯髒的生活。”
作者 : 椰嘉達基督徒會堂喜盛喜地堂會 - 盧梅花傳道
翻譯 : 鄭愛群
默想 :
1. 在那方面你需要主的話來糾正和修復?
2. 如果你愛上帝的話語,並將上帝的話放在一切之上,那麼你對讀神的話的承諾是麼?
Nats Alkitab : 2 Timotius 3:16
Penulis : G.I. Erni Tilaar
Cermin adalah alat untuk melihat diri kita, apakah diri kita sudah rapi, bersih. Jika wajah kita kotor akan terlihat dicermin, dan kita pasti buru-buru membersihkannya. Jika kita tidak melihat cermin, kita tidak menyadari wajah kita kotor. Cermin sangat penting bagi manusia. Cermin bagaikan Firman Tuhan yang akan membukakan kehidupan kita, yang akan membuat kita sadar bahwa apa yang kita lakukan salah, Firman Tuhan menyatakan kesalahan, Firman Tuhan menuntun kita ke jalan benar, Firman Tuhan memperbaiki kelakuan kita serta mendidik kita dalam kebenaran. Jadi, manusia tidak bisa hidup jauh dari Firman Allah. Ia akan menjadi pribadi yang tidak menyadari bahwa dia salah, ia akan tumbuh menjadi pribadi yang selalu merasa diri benar, tidak bisa terima masukan, dan hidup dalam kegelapan.
Dalam dunia tempat kita melakukan aktivitas setiap hari selama 24 jam, kita harus menempatkan Firman Tuhan di atas segala-galanya. Ketika bangun pagi, hal pertama yang harus dilakukan adalah membaca Firman Tuhan, karena Firman Tuhan akan menuntun langkah kita sepanjang hari. Firman Tuhan akan memberikan pencerahan dalam pikiran kita. Semua rencana kita hari ini kita serahkan kepada Tuhan. Bahkan, Firman Tuhan yang kita baca dan renungkan akan memberikan kita kepekaan terhadap setiap dosa yang kita lakukan. Roh Kudus akan menyadarkan kita bahwa tindakan kita salah. Semakin kita lekat dengan Firman Tuhan, semakin kita diberikan kepekaan untuk melihat kesalahan dalam diri kita, supaya kita tidak terus hidup dalam dosa.
Tidak hanya membukakan banyak hal tentang kelemahan pribadi kita, tapi Firman Allah juga menuntun kita ke jalan yang benar. Jadi sebagai orang yang percaya kepada Tuhan, kita tidak bisa dan tidak boleh jauh dari Firman Allah. Jika kita jauh dari Firman Allah, kita akan berjalan dengan kehendak kita sendiri, kita salah jalan, salah pikir, salah mengambil keputusan, salah bersikap dan justru kita sedang menghancurkan diri kita sendiri. Biar lah Firman Allah menjadi bagian dalam hidup kita, mewarnai hidup kita, mengontrol hidup kita, bagaikan radar yang siap menemukan kesalahan kita dan juga memperbaikinya. Tuhan memberkati.
“Firman Allah bagaikan cermin bagi hidup kita yang siap membersihkan hidup
kita yang kotor”
Pertanyaan untuk direnungkan
1. Dalam hal apa yang anda perlu dikoreksi dan diperbaiki oleh Firman Allah ?
2. Jika anda mencintai Firman Allah, dan menempatkan Firman Allah diatas segala-galanya, apakah komitmen mu dalam membaca Firman-Nya?
雅各書一章22節
當我在某個地方服事時,我遇見了一對夫妻。他們有三個青少年的孩子。原來這對夫妻很年輕就結婚了。他們述說了過往特別不能成為孩子們的榜樣之生活。每個星期日他們迫孩子去教會,但他們成為父母的卻不曾去教會。他們禁止孩子吸菸,但他們自己吸菸。夫妻之間也如此。丈夫對妻子說話很粗暴,妻子也用粗暴的話回應。我們可以想象這家庭的情況。然而這是基督教家庭。父母非常瞭解聖經,甚至他們能背誦幾節經文。但他們的生活並不符合他們所學習神的道。
今天的經文很清楚地提醒我們: 我們單單知道甚至能背誦神的話是不夠的,我們也必須遵行神的道。我們必須實踐我們所聽的和學習的。因為真正的信心是透過日常生活顯然的行動來證明的,而不僅是很厲害地認識很多上帝的話。學習上帝的話語非常重要,若神的道被執行出來, 那道就是活的。但如果單單知道而不去行,我們不會成長為耶穌的門徒。
身為一個已經信耶穌的人,我們的生活應當與神的道相符。上帝一定會讓我們有能力成為行道者,並且我們活在主的真道中。我們可以教導我們的孩子真理因為我們也正實踐主的真理。我們知道饒恕之愛的意義,因此我們要努力饒恕傷害我們的人.神的話語也教導夫妻要彼此相愛和饒恕,而不是去報復別人的惡行。那不是真理。伸冤在主,不要為自己伸冤。
“僅僅了解上帝話語的真理是不夠的;
那真理必須改變我們的生命。”
作者 : 椰嘉達基督徒會堂喜盛喜地堂會-盧梅花傳道
翻譯 : 鄭愛群
默想 :
1. 如果我們只知道主的話而沒有活出來,會有什麼影響呢 ?
2. 上帝對我們已認識祂真理與愛的人有什麼期待呢 ?
Nats Alkitab : Yakobus 1:22
Penulis : G.I. Erni Tilaar
Waktu saya melayani di sebuah daerah, saya berjumpa dengan seorang suami dan istri. Mereka memiliki tiga orang anak yang sudah beranjak remaja. Suami istri ini ternyata menikah saat masih sangat muda. Mereka menceritakan kehidupan lama mereka yang sangat tidak menjadi teladan bagi anak-anak. Setiap hari Minggu mereka memaksa anak-anak ke gereja, tapi mereka sendiri sebagai orang tua tidak pergi ke gereja. Mereka melarang anak-anaknya merokok, tapi mereka sendiri merokok. Begitu juga antara suami dan istri. Suami berbicara kasar kepada istrinya, dan istrinya pun membalas dengan kata-kata kasar. Bisa kita bayangkan bagaimana kondisi keluarga ini. Padahal ini adalah keluarga Kristen. Papa dan mama sangat tahu Firman Tuhan. Bahkan mereka bisa menghafal beberapa ayat Firman Tuhan. Tapi kehidupan mereka tidak sesuai dengan Firman Tuhan yang mereka pelajari.
Nas hari ini sangat jelas mengingatkan kita: kita tidak hanya cukup tahu Firman Tuhan, bahkan kita bisa menghafal ayat-ayat Firman Tuhan, tapi kita juga harus melakukan Firman Tuhan. Kita harus melaksanakan apa yang kita dengar dan pelajari. Karena justru iman yang sejati terbukti dari tindakan nyata sehari-hari, bukan sekadar hebatnya tahu banyak Firman Tuhan. Belajar Firman Tuhan itu penting, tapi Firman Tuhan akan hidup jika dilakukan. Jika hanya tahu Firman tapi tidak melakukannya, kita tidak akan bertumbuh dewasa sebagai murid Yesus.
Sebagai orang yang sudah percaya kepada Yesus, hidup kita harus senantiasa selaras dengan Firman Tuhan. Tuhan pasti memampukan kita untuk menjadi pelaku Firman, dan kita hidup dalam kebenaran Firman Tuhan. Kita bisa mengajar anak-anak kita tentang kebenaran karena kita pun sedang menjalani kebenaran Firman. Kita tahu artinya kasih yang mengampuni, maka kita pun berjuang untuk bisa mengampuni orang yang menyakiti kita. Firman Tuhan juga mengajarkan kepada pasangan suami istri untuk saling mengasihi dan mengampuni, bukan membalas kejahatan orang lain. Itu bukan kebenaran. Karena pembalasan adalah hak Tuhan, bukan hak kita.
"Tidak cukup hanya memiliki pengetahuan akan kebenaran Firman Tuhan; kebenaran itu harus mengubahkan hidup kita”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Apa dampaknya jika kita hanya mengetahui Firman Tuhan tetapi tidak menghidupinya?
2. Apa kehendak Tuhan atas kita yang telah mengenal kebenaran dan kasih Tuhan?
詩篇37篇22-23節
2024年十月5日星期日,Naomi Daviola Setyani (17歲)在中爪哇省的 Slamet山失蹤了兩天。那天她與在抖音應用程式認識的一群有經驗的登山者一起登山。對她來說,這是她的第一次登山。一開始一切都很順利直到某段時間她感到累了,停下來在一塊石頭上坐一會兒。她向前看又往後看來確保其他的成員還在他的周圍。但過了一會兒, 她沒有看到任何人在她周遭。她急忙追上去,但在登山道上空無一人。她恐慌的四處尋找,卻沒有發現任何人。她在森林裡更加迷路了。我們在生活中也是如此,成為神的兒女,我們常常感覺到自己如登山者走在我們不理解的道上。今天主的話語提醒我們上帝是“信實的嚮導”。祂堅固信靠祂的人之腳步,帶領他們走應許之地。
詩篇37篇是大衛的智慧詩為了堅固上帝的子民面對世界的不公義。在22&23節,詩人論到那些蒙上帝賜福的人與拒絕上帝的人截然有不同的命運。在以色列的歷史中, 以色列民經常面對看似比他們強大和厲害的敵人。然而,神應許蒙耶和華賜福的人必承受地土,堅定了上帝的看守和看顧的信實。主引導他們的每個腳步。耶和華喜悅義人的道路因為他們行在信心和順服祂的道路上。
你是否現正感到失去方向?工作的壓力,經濟的困難,或是長久以來的患病,經常讓我們感到無助。今天神的話是個提醒,神仍然掌管。成為祂的子民,我們被呼籲將我們所有的計畫交託與祂並相信祂會堅固我們的腳步。當我們面臨重大決定時,讓我們來學習禱告並且跟隨祂的帶領。即使在忙碌中,我們也能體驗到平安,認識到我們的每個生活腳步都掌握在充滿慈愛和信實的主手中。
“舉起你的手,讓祂來掌管一切,
在祂手中,你的處境盡在掌控之中。”
作者 : 椰嘉達基督徒會堂寶麗斯佈道所 - 蘇興智傳道
翻譯 : 鄭愛群
默想 :
1. 是什麼常常讓你感到處在你無法控制的情況下 ? 通常你是如何回應?
2. 思想神的話之後你該做什麼 ?
3Nats Alkitab : Mazmur 37:22-23
Penulis : G.I. Rony Sofian
Naomi Daviola Setyani (17 tahun) hilang selama dua hari di Gunung Slamet, Jawa Tengah pada hari Minggu 5 Oktober 2024 lalu. Hari itu dia mendaki bersama sekelompok pendaki berpengalaman yang dia kenal dari aplikasi Tik Tok. Baginya sendiri, ini adalah pendakian pertamanya. Awalnya semua berjalan lancar sampai satu waktu dia kelelahan dan berhenti untuk duduk sejenak di sebuah batu. Ia memandang ke depan dan menoleh ke belakang untuk memastikan anggota rombongan lainnya masih ada di sekitarnya. Namun beberapa saat kemudian, ia tidak melihat seorang lagi di sekitarnya. Ia bergegas menyusul mereka, namun tak menemukan seorang pun di jalur pendakian itu. Dengan panik ia berusaha mencari di sekitarnya, namun tak berhasil menemukan siapa pun. Ia semakin tersesat ke dalam hutan. Demikian pula kehidupan kita. Sebagai anak-anak Tuhan, kita sering merasa seperti pendaki di jalur yang tidak kita pahami. Firman Tuhan hari ini mengingatkan kita bahwa Tuhan adalah “Pemandu” yang setia. Dia meneguhkan langkah orang yang mengandalkan-Nya, memimpin mereka menuju tempat yang dijanjikan.
Mazmur 37 adalah nyanyian hikmat yang ditulis oleh Daud untuk menguatkan umat Allah dalam menghadapi ketidakadilan dunia. Dalam ayat 22-23, pemazmur berbicara tentang perbedaan nasib antara mereka yang diberkati Tuhan dan mereka yang menolak-Nya. Dalam sejarah hidupnya, bangsa Israel sering menghadapi musuh yang seolah-olah lebih kuat dan hebat daripada mereka. Namun, janji Tuhan bahwa orang-orang yang diberkati-Nya akan mewarisi negeri menegaskan kesetiaan Tuhan yang menjaga dan memelihara mereka. Tuhan menuntun setiap langkah mereka. Tuhan berkenan pada jalan orang benar karena mereka berjalan dalam iman dan ketaatan kepada-Nya.
Apakah Anda sedang merasa kehilangan arah saat ini? Tekanan pekerjaan, kesulitan ekonomi, atau pun penyakit yang berkepanjangan, sering kali membuat kita merasa tidak berdaya. Firman Tuhan hari ini menjadi pengingat bahwa Tuhan tetap memegang kendali. Sebagai umat-Nya, kita dipanggil untuk menyerahkan segala rencana kita kepada-Nya dan percaya bahwa Dia akan meneguhkan langkah kita. Ketika kita menghadapi keputusan besar, biar lah kita belajar untuk berdoa dan mengikuti pimpinan-Nya. Bahkan di tengah kesibukan, kita dapat mengalami damai sejahtera dengan menyadari bahwa setiap langkah hidup kita berada dalam tangan Tuhan yang setia dan penuh kasih.
"Angkatlah tanganmu dan biarkan Tuhan pegang kendali maka di dalam tangan-Nya situasimu terkendali."
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Apa yang sering kali membuatmu merasa berada dalam situasi yang tidak dapat Anda kendalikan? Bagaimana biasanya Anda meresponsnya?
2. Sekarang apa yang seharusnya Anda lakukan setelah merenungkan firman Tuhan?
Nats Alkitab : Amsal 16:9
Penulis : G.I. Rony Sofian
Pihak pengembang berencana untuk membangun sebuah gedung tinggi di kawasan bisnis miliknya. Gedung itu diperuntukkan untuk perkantoran sekaligus akan menjadi landmark kawasan bisnis itu. Mereka bekerja sama dengan arsitek terkenal dan berpengalaman. Namun, dalam proses pembangunan gedung itu, ditemukan beberapa faktor yang muncul belakangan yang mempengaruhi desain awal gedung itu. Mereka pun melakukan banyak penyesuaian sehingga tujuan awal agar gedung itu sekaligus menjadi landmark kawasan dapat dicapai. Demikian juga dalam hidup ini, kita bisa saja menghadapi situasi di luar prediksi semula bahkan di luar kendali kita. Dalam situasi demikian, kita harus ingat bahwa Tuhanlah yang memegang kendali dan menentukan. Amsal 16:9 berkata, “Hati manusia memikir-mikirkan jalannya, tetapi Tuhanlah yang menentukan arah langkahnya.”
Nas ini merupakan bagian dari kumpulan hikmat Raja Salomo yang mengajarkan tentang hubungan manusia dengan kehendak Allah. Dalam konteks budaya Yahudi, rencana dianggap sebagai upaya manusia untuk menjalani hidup dengan bijaksana. Namun, orang Israel juga sangat meyakini bahwa kedaulatan mutlak tetap ada di tangan Allah. Meskipun manusia memiliki kebebasan untuk merancang masa depannya, Allah adalah pengendali terakhir yang menetapkan hasilnya. Dalam sejarah bangsa Israel, hal ini terlihat jelas saat mereka menjalani hidup di tanah perjanjian, sering kali Tuhan mengintervensi dengan tujuan yang lebih besar, seperti membawa mereka ke dalam kesulitan namun juga pemulihan. Ini menunjukkan bahwa kedaulatan Tuhan mencakup setiap aspek hidup ini, baik kecil maupun besar.
Oleh sebab itu, jangan hanya mengandalkan rencana kita saja, secermat dan sebagus apa pun itu. Dalam zaman modern ini, kita sering kali mengandalkan rencana strategis, ide brilian, implementasi yang efektif dan efisien, namun sering kali melupakan Tuhan dalam pelaksanaannya. Firman Tuhan hari ini mengingatkan kita agar jangan lalai untuk menyerahkan semua rencana kita kepada Tuhan dalam doa dan iman. Dalam setiap langkah karier, hubungan, atau keputusan finansial, kita perlu bertanya: “Apakah ini sejalan dengan kehendak Tuhan?” Ketika rencana tidak berjalan seperti yang diharapkan, kita diajak untuk percaya bahwa Tuhan yang berdaulat sedang bekerja demi kebaikan kita. Kedaulatan Tuhan mengajarkan kita untuk rendah hati, berserah, dan tetap setia menjalani hidup, karena Dia yang memegang kendali atas segalanya. Memang kita yang merencanakan, namun Tuhanlah yang menentukan jalan dan hasilnya.
"Kita yang merencanakan, namun Tuhanlah yang menentukan jalan dan hasilnya."
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Adakah hal- hal yang Anda sedang rencanakan dan putuskan dalam waktu dekat ini? Sejauh apa Anda melibatkan Tuhan di dalamnya?
2. Serahkanlah rencana itu kepada Tuhan, dan mohonlah hikmat dan pertolongan- Nya agar Anda berhasil.
箴言十六章9節
開發商計畫在他的商業區建造一座高樓。該建築用於辦公,也將成為商業區的地標。他們與知名經驗豐富的建築師合作。然而,在建造大樓的過程中,發現了後來出現的因素影響了建築的最初設計。他們做了許多調整以實現建築成為地標的最初目標。同樣在生命中,我們可能會面臨超出我們當初所預測的甚至無法控制。在這樣的情況下,我們要記住是上帝掌管以及指引一切的。箴言十六章9節說,”人心籌算自己的道路; 惟耶和華指引他的腳步。”
這篇經文是所羅門王的智慧集, 教導關於人與神旨意的關係。在猶太文化背景中,籌算被認為是人努力明智的過生活。但是,以色列民也堅信絕對權仍然掌握在主的手裡. 雖然人有自由來規劃自己的未來,上帝是決定結果的最後指引者。在以色列的歷史中, 當他們在應許之地生活時可以清楚的看見,上帝常常干預是為了更大的目標,例如使他們陷入困難,但也使他們復興。這表明了上帝的主權涵蓋了生活的各個層面,無論大小。
因此,不能只依靠我們無論多麼仔細或是多麼好的計畫。在這發達的年代,往往依賴策略規劃,卓見,有效率的實施,但在施行過程中我們經常忘記神。上帝的話今天提醒我們不要忽略了把我們的計劃以禱告和信心交給神。在職業生涯,關係,或財務決策的每一步,我們都需要問: “這是否與上帝的旨意相合?” 當計劃沒有按預期進行,我們被要求來相信權能的神正在為我們的益處作工。上帝的主權教導我們要謙卑,交託,和忠心的過生活,因為祂掌管了一切。的確是我們在計畫,但指引和決定結果的是上帝。
“我們籌算,惟耶和華指引腳步和結果
作者 : 椰嘉達基督徒會堂寶麗斯佈道所 - 蘇興智傳道
翻譯 : 鄭愛群
默想 :
1. 近期你是否有計畫和決策? 在這過程中讓上帝參與其中有多深?
2. 將計畫交給神,祈求祂的智慧和幫助,好讓你成功。
耶利米書六章16下節
提摩太.凱勒在他的書中“揮霍的上帝”美妙的描述了上帝超越的愛,正如在浪子回頭的比喻 (路加福音十五章)。他強調上帝是如何按著本像接受我們; 儘管祂完全知道我們的罪愆有多深, 但祂仍然愛我們。然而,這不表示上帝會讓我們隨心所欲的生活以及為所欲為的去做我們想要做的事。當我們做了違背上帝旨意的事,祂會警戒,斥責甚至在必要時給予懲罰。
在耶利米書六章,我們看到了上帝責備以色列民因為他們頑梗的心拒絕跟隨和依靠主的帶領,使他們悔改歸向主。在16上節,主說 : "你們當站在路上察看,訪問古道,那是善道,便行在其間,這樣,你們心裡必得安息。” 但他們卻傲慢地說,”我們不行在期間!”(16下節)。他們放膽的抵抗主並且拒絕祂的命令。他們拒絕在上帝的掌管之下且想要自我掌控。結果,上帝將懲罰他們。耶利米先知警戒說除了悔改沒有任何事物可以拯救他們。
以色列民故意選擇不順服上帝因為他們的靈性是盲目的並有一顆頑梗的心; 同樣作為現代上帝子民的我們也會拒絕上帝的權柄並且故意敵對主;以色列百姓不僅不順服神,他們也刻意地拒絕依靠主。同樣作為現代上帝子民的我們也會拒絕依靠主因為我們不相信主的愛,良善,和能力所以比起交託給神我們更喜歡選擇完全的掌管自己的生活。透過悔改和醒悟上帝創造他們的目的以色列百姓得以回歸主的道路; 同樣作為現代上帝子民的我們也必須醒悟上帝是生命中的一切中心而不是我們自己, 所以我們生活中的首要應該是遵循主的帶領,並在一生中完全依靠主來討神的喜悅。
“在上帝的掌管下,
我們會發現生命真正意義
並且享受真正的自由。”
作者 : 椰嘉達基督徒會堂寶麗斯佈道所-蘇興智傳道
翻譯 : 鄭愛群
默想 :
1. 在你生命中的那方面你比較喜歡自己完全掌控而很難將其交在上帝的手中?
2. 當你思想主的話語後,你應當要有怎麼樣的心態呢?
From the publisher's feed