
Sign up to save your podcasts
Or


Nats Alkitab : Lukas 19:10
Penulis : Wie Wie Chandra
Banyak hal yang bisa membuat sesuatu menjadi berharga. Misalnya, cincin emas dianggap lebih berharga daripada cincin plastik karena harganya lebih mahal. Selain harga, jumlah atau ketersediaan juga dapat menentukan nilai sesuatu. Contohnya, air di padang gurun lebih berharga daripada pasir, karena dalam kondisi tersebut, air sangat sedikit, sementara pasir sangat melimpah. Tentu saja, selain dua hal tersebut, masih banyak faktor lain yang memengaruhi nilai suatu barang.
Dalam nas hari ini, dikatakan bahwa Yesus rela menjadi “Anak Manusia” demi mencari dan menyelamatkan manusia yang terhilang. Pertanyaannya, apa yang membuat Allah menganggap manusia begitu berharga sehingga Ia rela turun dari takhta-Nya yang mulia ke dunia yang fana dan menjadi manusia? Manusia diciptakan dari debu tanah—sesuatu yang, menurut pandangan manusia, kurang bernilai dibandingkan emas atau perak. Selain itu, jumlah manusia juga sangat banyak. Tuhan tidak kekurangan manusia; Dia bisa saja membinasakan manusia yang berdosa dan menciptakan generasi baru. Dengan kata lain, menurut logika manusia modern, Allah seharusnya tidak perlu “repot-repot” datang ke dunia untuk mencari dan menyelamatkan manusia yang terhilang di dalam jurang dosa.
Namun, di mata Yesus, kita berharga. Bahkan jika hanya ada satu orang berdosa di dunia, Yesus tetap rela membayar harga yang sangat mahal untuk datang, lahir, dan hidup sebagai manusia seutuhnya, mati, dan bangkit untuk menyelamatkan orang tersebut. Jika kita bertanya mengapa Allah melakukannya, maka tidak ada jawaban lain selain karena kasih-Nya. Satu-satunya alasan yang membuat Allah mencari dan menyelamatkan kita adalah kasih-Nya sendiri yang telah dicurahkan-Nya kepada kita. Ia melakukan semua itu bukan untuk siapa-siapa, melainkan untuk, karena, dan demi kemuliaan-Nya sendiri. Allah mengasihi dan menyelamatkan kita karena Ia adalah kasih! Mari bersyukur dan bersukacita atas kasih-Nya!
“Kasih dari Allah membuat kita berharga dan keselamatan-Nya memberi kita sukacita.“
Pertanyaan Untuk direnungkan:
1. Apa buktinya Anda berharga di mata Tuhan?
2. Apakah engkau sudah mengasihi orang terdekatmu (misalnya orang tua, saudara, teman) dan apa tindakanmu sebagai bukti memandang mereka berharga?
啓示錄 7:9-17
身為基督徒,過正義的生活並不總是那麼容易。世界的挑戰和排斥常常削弱信心,並使人對神在末世的美好應許產生懷疑。然而,神“是和阿們”的話一定會成就,雖然我們還沒有完全看見。
今天的經文給了與大牧者耶穌基督一起獲得永生的保證,為那些忠心活出神所賜救恩的人預備的充滿喜樂和良善。從這段經文中,有三件事可以成為我們在等待耶穌第二次降臨時的信心:第一,在基督面前有一顆敞開的心。站在神寶座和羔羊面前(9節)意味著在神面前敞開自己,因為在神面前沒有任何事物是隱藏的。所以,我們需要向基督完全敞開心扉。每個要得拯救的人都需要以真誠的悔改來到他面前,不尋求自我辯護的請求饒恕。第二,承認耶穌是救主。這認信很重要正如第十節中所提到的。那些真正接受耶穌和救恩的人,不會羞於在人們面前承認耶穌是主和救主。雖然這承認並不影響耶穌是主的事實,但這表明了我們成為基督的門徒願意成長,儘管前面的道路並不總是那麼容易。
第三,用羔羊的血、把衣裳洗白淨了(14節)。這意味著得救不僅需要敞開心扉、以及認罪悔改,更需要實際行動。即使我們得救了,我們仍然有陷入罪惡中的可能。潔净的過程是持續不斷地進行著,且我們在聖靈的引導下行的善,成為我們向他人展示得救的明顯證據。
“我們每個人都將居住在羔羊安全,
平安, 豐盛且無眼淚的帳幕裡。”
作 者:椰嘉達基督徒會堂萬登岸堂會 - 張薇薇姐妹
翻譯員:黃瓊楓
需要思考的问题:
1. 我們是否在生活的各個方面(家庭, 工作, 教會) 持續不斷地跟隨聖靈的感動, 以潔净我們的心靈、思想和行為? 你的態度是什麼?
2. 有沒有一、兩件事是聖靈不斷提醒你而你卻害怕或懶得去執行? 你如何處理它?
Nats Alkitab : Wahyu 7:9-17
Penulis : Wie Wie Chandra
Hidup benar sebagai orang Kristen tidak selalu mudah. Tantangan dan penentangan dunia sering kali melemahkan iman dan menimbulkan keraguan akan janji Tuhan yang indah di akhir zaman. Namun, firman Tuhan itu "ya dan amin," pasti tergenapi, meskipun kita belum melihatnya sepenuhnya.
Nas hari ini memberikan jaminan tentang kehidupan kekal bersama Yesus Kristus, Sang Gembala Agung, yang penuh sukacita dan kebaikan bagi mereka yang setia menghidupi keselamatan yang diberikan Tuhan. Dari bagian ini, ada tiga hal yang bisa menjadi pegangan iman kita sambil menantikan kedatangan Yesus yang kedua kali: Pertama, miliki hati yang terbuka di hadapan Kristus. Berdiri di hadapan takhta Allah dan Anak Domba (ay. 9) artinya terbuka di hadapan Tuhan, sebab tidak ada satu pun yang tersembunyi di hadapan-Nya. Karena itu, kita perlu membuka hati sepenuhnya kepada Kristus. Setiap orang yang ingin diselamatkan perlu datang kepada-Nya dengan pertobatan yang tulus, memohon pengampunan tanpa mencari pembenaran diri. Kedua, akui Yesus sebagai Juruselamat. Pengakuan ini penting, seperti yang disebutkan di ayat 10. Mereka yang sungguh menerima Yesus dan keselamatan tidak akan malu mengaku di hadapan manusia bahwa Yesus adalah Tuhan dan Juruselamat. Meski pengakuan ini tidak memengaruhi fakta bahwa Yesus adalah Tuhan, hal ini menunjukkan kesediaan kita untuk bertumbuh sebagai murid Kristus, meskipun perjalanan ke depan tidak selalu mudah.
Ketiga, mencuci jubah di dalam darah Anak Domba (ay. 14). Maksudnya adalah bahwa keselamatan bukan hanya soal hati yang terbuka dan pengakuan, tetapi juga tentang perbuatan nyata. Meskipun kita telah diselamatkan, kita masih bisa jatuh dalam dosa. Proses pengudusan ini berlangsung terus-menerus, dan perbuatan baik kita, yang dipimpin oleh Roh Kudus, menjadi bukti nyata dari keselamatan kita bagi orang lain.
“Setiap kita akan tinggal di dalam kemah Anak Domba yang aman, damai, berkelimpahan dan tanpa air mata.“
Pertanyaan Untuk direnungkan:
1. Apakah di dalam seluruh aspek kehidupan kita (keluarga, pekerjaan, gereja) kita mau terus menerus ikut dalam kegerakan Roh Kudus untuk memurnikan hati, pikiran, dan perbuatan kita? Bagaimana sikapmu?
2. Adakah satu atau dua hal yang Roh Kudus terus ingatkan di hatimu, tetapi engkau takut atau terlalu malas untuk melakukannya? Bagaimana kamu mengatasinya?
Nats Alkitab : 1 Yohanes 5:4-5
Penulis : G.I. Sara Kurnia Kristi
Bayangkan seorang anak yang belajar bersepeda. Awalnya, ia merasa takut jatuh dan tidak percaya diri. Namun, ketika orang tuanya memegang sepeda dari belakang, anak ini merasa aman dan memiliki keberanian mengayuh pedalnya. Karena ia mengetahui orang tuanya memiliki kekuatan untuk menolongnya sehingga ia tidak terjatuh. Ia tidak hanya bisa bersepeda tetapi juga menikmati kebebasan yang diberikan. Demikian pula dalam kehidupan orang percaya. Sering kali karena mengetahui kelemahan diri dan natur hidup yang berdosa, orang Kristen tidak jarang mengalami kesedihan dan keputusasaan saat menghadapi tantangan dan beban berat kehidupan.
Firman Tuhan pada hari ini mengingatkan kita bahwa ketika kita memiliki iman kepada Kristus, kita tidak hanya percaya pada-Nya, tetapi juga menerima kuasa Allah yang memerdekakan kita. Kuasa ini memungkinkan kita untuk mengatasi berbagai tantangan dan pencobaan dalam hidup kita. Sebagai anak-anak Allah, kita diberi-Nya kuasa untuk mengalahkan dunia. Dengan kuasa inilah, kita dibebaskan dari ketakutan, kecemasan, dan rasa bersalah. Kita memiliki kekuatan untuk hidup dengan tujuan dan percaya bahwa Allah mendampingi kita.
Dengan demikian, kuasa yang memerdekakan bukan hanya tentang kebebasan dari belenggu dosa setiap hari, tetapi juga tentang menjalani hidup yang penuh makna. Mari kita bersandar pada kuasa Allah dalam setiap langkah kita dan berbagi kebebasan itu dengan orang lain. Dengan Kristus, kita memiliki kuasa untuk hidup dalam kebenaran dan kasih!
"Ketika kita menyerahkan hidup kita kepada Kristus, kita menerima kuasa yang membebaskan kita dari masa lalu dan mengarahkan kita menuju masa depan yang penuh harapan." (Rick Warren)
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Dalam bagian hidup manakah Anda rindu mengalami kemerdekaan dengan kuasa Allah?
2. Menurut Anda, apa saja hal dalam hidup Anda yang mampu Tuhan pulihkan dengan kuasa-Nya?
約翰一書5:4-5
想像一個在學騎腳踏車的孩子。一開始,他害怕跌倒而沒有自信。然而,當他的父母從後面扶著腳踏車,這孩子便有勇氣來踩踏板。因為他知道父母有能力來幫助他使他不跌倒。他不只會騎腳踏車而也享受給他的自由。在信徒的生活中也是一樣,因為知道自己的軟弱以及犯罪的本性,在面對挑戰和生活的重擔時,基督徒常常感到憂傷和絕望。
主的話語今天提醒我們,當我們對基督有了信心,我們不只相信他,也接受了神使我們得自由的能力。這能讓我們有能力來決解各種生活當中的挑戰和試探。身為神的兒女,上帝以賜給我們權柄來打敗這世界。藉著這權柄,我們能從害怕,焦慮,和罪惡感得自由。我們有能力活出目標而相信上帝會與我們同在。
因此,使我們得自由的能力不只關於每天從罪的綑綁中得自由,但也關於經歷了充滿意義的生活。讓我們的每個腳步來依靠主吧,並與他人分享自由。有了基督,我們擁有能力活在真理和愛中!
“當我們將生命交給基督時,
我們就獲得了從過去得釋放的能力,
並指引我們走向充滿希望的未來”。
(華理克牧師)
作者 : 椰嘉達基督徒會堂萬登岸堂會-古撒拉傳道
翻譯 : 鄭愛群
思考的問題 :
1. 在你生命中的那方面你渴望藉著上帝的能力經歷自由?
2. 在你看來,你生命中那些事是神能夠用祂的能力來恢復的呢?
Nats Alkitab : Markus 10:41-45
Penulis : G.I. Sara Kurnia Kristi
Sepulang sekolah, dua siswa sekolah dasar berjalan pulang ke rumah sambil berandai-andai. “Apa yang kamu mau lakukan jika kamu seorang presiden? Kalau aku mau membelikan rumah yang besar untuk orang tua, membeli pesawat agar bisa pergi berlibur dengan bebas, dan membeli semua yang aku suka.” Lalu anak lainnya menjawab, “Mungkin jika aku jadi presiden aku akan membantu tetanggaku yang sedang sakit dan tidak bisa pergi ke dokter karena tidak punya uang, atau mungkin aku akan membeli banyak makanan untuk dibagikan kepada orang yang kesulitan membeli makanan hari ini.”
Keinginan untuk memiliki kuasa juga ada dalam pikiran murid-murid Yesus. Mereka mengharapkan suatu posisi dan jabatan tertentu dari Yesus, guru mereka. Namun Yesus menegaskan kepada para murid-Nya bahwa semakin besar kuasa yang diberikan, semakin besar tanggung jawab untuk melayani. Ini adalah panggilan bagi kita untuk rendah hati dan mengutamakan kepentingan orang lain. Demikianlah kuasa ditangan orang-orang yang mengasihi Yesus harus dilakukan dengan sepenuhnya meneladani dan mengikuti pimpinan Kristus.
Kuasa yang Tuhan berikan kepada anak-anak Allah baik di rumah, tempat kerja, sekolah dan di mana pun kita berada. Kuasa ini tidak dimaksudkan untuk memamerkan diri, tetapi untuk melayani. Yesus Kristus adalah teladan kita; Dia datang untuk melayani, bukan untuk dilayani. Ingatlah, semakin besar kuasa yang kita miliki, semakin besar panggilan kita untuk mengasihi dan membantu sesama. Gunakanlah kuasa ini dengan tanggung jawab dan kerendahan hati. Kiranya Tuhan menolong kita menjadi pelayan-pelayan yang setia.
“Kuasa sejati tidak terletak pada dominasi, tetapi pada kemampuan untuk melayani.”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Kapan terakhir kali Anda menggunakan kuasa yang Tuhan berikan untuk kepentingan pribadi atau melakukan sesuatu yang salah?
2. Apa hal yang baik yang bisa Anda hasilkan melalui kuasa yang anda miliki saat ini?
馬可福音10:41-45
放學後,兩位小學生一邊走回家一邊幻想。 “如果你是總統你會做什麼事呢? 如果是我總統,我要買大房子給我父母,要買飛機這樣就可以自由地去度假,和買所有我喜歡的。” 另一個孩子說,”如果我當總統我要去幫助那正在生病因沒錢無法去看醫生的鄰居,或是可能我會買很多的食物,分給今天有困難買食物的人。”
在耶穌門徒當中也有權力的慾望。他們希望從他們的夫子,耶穌,那裡得到地位和職位。但,耶穌對他的門徒強調,賦予的權力越大,服事的責任就越大。這呼籲我們要謙卑和將他人的利益放在第一順位。因此,權力在愛耶穌的人的手中必須完全跟著基督的榜樣和引導去施行。
主賜給祂兒女權柄不管是在家裡,職場,學校,或是我們所在的任何地放。這權力不是為了炫耀自己,乃是為了服事。耶穌基督是我們的榜樣; 他並不是要受人的服事,乃是要服事人。請記住,擁有權力越大,我們要去愛和幫助人的呼召就越大。以負責任和謙卑的心來使用這權力吧。願上帝幫助我們成為忠心的僕人。
“真正的權力不在於支配控制,
而是在於服事的能力。”
作者 : 椰嘉達基督徒會堂萬登岸堂會-古撒拉傳道
翻譯 : 鄭愛群
思考的問題 :
1. 你最後一次使用上帝給你的權力來謀取個人利益或是做了某些錯的事,是什麼時候呢?
2. 以你現在的權力,你能結出什麼好果效呢?
彼得後書1:3
菲利普.津巴多是一位心理學家,在1971年,他在史丹佛大學進行了實驗來研究一般的普通人被安置在監獄中的行為。津巴多想要知道如果給予一般人權力而把他們安置在允許他們做出殘酷行為的環境之下會發生什麼事。本研究的對象是無犯罪紀錄,心理健康的24名大學生。這些大學生被分成兩組 : 看守者和囚犯。在短期間內,那些"看守者"開始濫用他們的權力,粗暴的對待和藐視囚犯。雖然研究規畫進行兩週,因參加者的嚴重心理影響,六天後,實驗被迫停止。權力到底出了什麼問題?權力是否是惡的且能使人變成邪惡?
使徒彼得在他的書信裡表明權柄掌握在對的人手中力量是多麼的強大。上帝偉大而奇妙的神能已將 "一切關乎生命和虔敬的事賜給我們,皆因我們認識那用自己榮耀和美德召我們的主。"權柄在神充滿慈愛的手中能改變心思,醫治憂傷,和給予人們新的盼望。因此在世上所有的權勢必須降服在主的手中以便能像耶穌所行的一樣成為生命的泉源。
權力沒有錯,基督徒可以擁有高的地位或是負有某些權力的責任。但要注意的是,促使人去使用他的權力是甚麼。如果不是上帝來掌管我們擁有的權力,有非常大的可能會被罪的慾望主宰。因此,讓我們將所擁有的權力降服在主的大能,充滿愛和智慧之手中吧。以致所發生的一切為眾人的生命帶來益處。
“在上帝裡面,
我們不僅發現了令人敬畏的力量,
也發現了溫柔的愛,
以智慧和有目的的來治理著一切。”
( C.S. Lewis)
作者 : 椰嘉達基督徒會堂萬登岸堂會 - 古撒拉傳道
翻譯 : 鄭愛群
思考的問題 :
1. 到目前為止,你對權力和當權者有什麼看法?
2. 你認為,應當要如何使用權力?
Nats Alkitab : 2 Petrus 1:3
Penulis : G.I. Sara Kurnia Kristi
Pada tahun 1971, seorang psikolog bernama Philip Zimbardo melakukan sebuah percobaan di Universitas Stanford untuk mempelajari perilaku orang-orang biasa yang ditempatkan dalam penjara buatan. Zimbardo mencoba mencari tahu apa yang terjadi apabila orang-orang normal diberi kuasa dan ditempatkan dalam situasi yang memungkinkan mereka untuk berbuat kejam. Subjek dari percobaan ini adalah 24 orang mahasiswa yang tidak memiliki catatan kriminal dan sehat secara psikologis. Mahasiswa dibagi menjadi dua kelompok: penjaga dan tahanan. Dalam waktu singkat, para "penjaga" mulai menyalahgunakan kuasa mereka, memperlakukan "tahanan" dengan keras dan merendahkan. Meskipun percobaan dirancang untuk berlangsung selama dua minggu, setelah enam hari, eksperimen dihentikan karena dampak psikologis yang serius. Apa yang salah dengan kuasa? Apakah kuasa itu jahat sehingga membuat orang menjadi jahat?
Dalam suratnya, Rasul Petrus menunjukkan betapa hebatnya kekuatan sebuah kuasa di tangan pribadi yang tepat. Tuhan dengan kuasa-Nya yang besar dan ajaib justru menganugerahkan “segala sesuatu yang berguna untuk hidup yang saleh oleh pengenalan kita akan Dia." Kuasa dalam tangan Tuhan yang penuh kasih dapat mengubah hati, menyembuhkan luka, dan memberikan harapan baru. Dengan demikian setiap kuasa yang ada di dalam dunia harus ditundukkan ke dalam tangan Tuhan sehingga dapat menjadi sumber kehidupan seperti yang Yesus lakukan.
Tidak ada yang salah dengan kuasa. Orang Kristen boleh memiliki jabatan yang tinggi atau memegang tanggung jawab atas sebuah kuasa tertentu. Akan tetapi yang perlu menjadi perhatian adalah apa yang menggerakkan seseorang menggunakan kuasanya. Jika bukan Tuhan yang memegang kendali atas kuasa yang kita miliki, maka sangat mungkin keinginan dosa yang menguasainya. Oleh sebab itu, mari tundukkan kuasa yang kita miliki ke dalam tangan Tuhan yang kuat, penuh kasih dan hikmat. Sehingga segala sesuatunya terjadi untuk mendatangkan kebaikan bagi kehidupan banyak orang.
"Di dalam Allah, kita menemukan bukan hanya kekuasaan yang menakjubkan, tetapi juga kasih yang lembut, yang mengatur segala sesuatu dengan hikmat dan tujuan." (C.S. Lewis)
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Bagaimana pandangan Anda selama ini tentang kuasa dan orang-orang yang berkuasa?
2. Menurut Anda, bagaimana seharusnya kekuasaan itu dipakai?
路加福音12:31
最享受本國行政的人民同常可以在政府行政體系穩定,透明,且關注國民福祉的國家中看到。例如在丹麥和瑞典,政府施行強而有力的福利制度,免費教育,和優質醫療服務。丹麥國民享受透明和參與政治決策,而在瑞典,國民在民主進程感到有參與其中並對政府有高度的信任。政府的福利和公開性使那國的人民能享受相關政府的領導。
今天的經文,是耶穌登山寶訓裡教導的其中一部份就是關於憂慮。主耶穌提醒他的門徒,與其忙著擔心各種問題的來臨,而尋神的國和享受祂的統治對信徒來說是更好的。因為上帝知道祂子民的需要,在最適當的時間賜給他們。在主的治理下,祂子民的生命得到保守,並且充滿平安因為上帝看每一位愛祂的人是寶貴的,並永遠看顧他們。
你今天憂慮嗎?請記住我們活在如此愛我們之上帝的治理中。享受祂的治理吧,在祂的引導下我們是安全的。因為祂已預備所有上好的給每一個忠心尋求祂的人。
“享受神的治理意味著
生活在祂的真理中,
我們的每一步
都有祂的愛和智慧的指引。”
(N.T. Wright)
作者 : 椰嘉達基督徒會堂萬登岸堂會 - 古撒拉傳道
翻譯員 : 鄭愛群
思考的問題 :
1. 是什麼攔阻你享受主的治理和引導的生活?
2. 是什麼可以增加你對主的感恩?
From the publisher's feed