
Sign up to save your podcasts
Or


Nats Alkitab : Mazmur 121:1-8
Penulis : G.I. Pilipus Ferdinand
Perjalanan hidup manusia sering kali tidak dapat dipisahkan dari yang namanya masalah atau pergumulan. Secara umum, jika dilihat dari sumbernya, ada 3 sumber masalah yang terjadi dalam kehidupan manusia: (1) Masalah yang datang karena kesalahan/kelalaian sendiri. (2) Masalah yang sebabkan karena orang lain. (3) Masalah yang terjadi di luar kontrol manusia (faktor alam). Apa pun sumber masalahnya, hal umum yang mungkin akan ditanyakan banyak orang, terutama ketika mereka bergumul dengan masalah yang pelik adalah, “Dimanakah Allah? Apakah Allah sungguh ada?”
Namun saudara, sebagai orang percaya, seharusnya kita meyakini bahwa di dalam segala situasi yang kita hadapi, termasuk dalam situasi terburuk sekalipun, Allah selalu ada bersama dengan kita. Inilah yang diyakini oleh pemazmur dalam bagian tadi. Mazmur 121 adalah Mazmur yang biasanya dinyanyikan oleh orang-orang Israel dalam perjalanan ziarah mereka ke Yerusalem. Ketika mendekati Yerusalem dan memandang gunung-gunung Sion dari kejauhan, mereka langsung bertanya “Dari manakah datangnya pertolonganku?” Kenapa setelah melihat gunung Sion para peziarah itu langsung bicara tentang siapa penolongnya? Karena pada saat itu, perjalanan melewati gunung-gunung Sion adalah sebuah perjalanan yang mencekam dan menantang maut. Banyak sekali penjahat dan perampok yang bersembunyi di gunung-gunung itu, yang siap menyerang mereka kapan saja. Namun, sekalipun para peziarah harus berhadapan dengan pergumulan dan bahaya di balik gunung itu, mereka tidak takut dan gentar. Dengan iman mereka berkata, “Pertolonganku ialah dari Tuhan, yang menjadikan langit dan bumi.” Mengapa mereka bisa yakin bahwa Allah yang akan menolong mereka? Jelas, karena Allah Israel tidak pernah terlelap dan tidak tertidur (ay. 3-4).
Seperti pemazmur yang sedang dalam perjalanan ziarahnya menuju Yerusalem, dalam perjalanan hidup kita mengikut Tuhan, kita pun sering kali harus melewati gunung-gunung masalah. Bentuk gunung-gunung masalah itu bisa bermacam-macam. Bisa berupa sakit-penyakit, masalah ekonomi, masalah relasi, dan lain sebagainya. Saudara yang terkasih, ketika kita menghadapi gunung-gunung persoalan ini, seperti pemazmur, biar lah kita pun yakin dan berharap pada pertolongan Tuhan saja. Karena Allah kita lebih besar daripada gunung-gunung masalah kita. Keyakinan akan Allah yang tidak pernah terlelap dan tidak pernah tertidur ini, biarlah menjadi sumber kekuatan yang memampukan setiap kita melewati setiap gunung masalah yang ada.
“Jangan takut, Allah beserta kita, sebab Ia tidak pernah tertidur dan terlelap”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Gunung masalah apa yang sedang saudara hadapi hari-hari belakangan ini?
2. Bagaimana saudara dapat meyakini pertolongan Tuhan, ketika menghadapi gunung-gunung masalah saudara?
詩篇 46:1-2
在當今快節奏的世界裡,變化和不確定性往往是生活的一部分。我們每個人都可能面臨使我們感到擔憂的風暴、震動或意想不到的挑戰。無法控制的憂慮最終會窒息我們的心靈,使我們感到壓力和不安。我們變得對每件事多慮並使我們越虛弱而崩潰。
今早上帝在詩篇46:1-2的道描述了神在混亂中成為避難所和力量的強烈畫面. 這些經文提醒我們,無論我們面臨多大的風暴,上帝始終是我們的避難所,永遠不會離棄我們。這詩篇首先向祂的子民強而有力地宣告了上帝是誰。第1節說道,上帝是“避難所和力量”,也是“患難中隨時的幫助”。這句話強調了上帝在任何情況下都可以信賴的安全和幫助之來源。上帝是遠離危險之安全的避難所。上帝是力量,顯示了祂賜給我們耐力和面對挑戰的能力。因此,第2節強調並鼓勵我們,即使地雖改變、山雖搖動,也不要害怕。即使發生了足以動搖一個人信心的可怕情況,上帝仍然信實並保護我們。儘管那是自然動亂,海水洶湧,山雖搖動,這意味著一種非常可怕超出人類之控制範圍的情況正在發生,世界似乎陷入了混亂,但上帝的子民也不必害怕,因為他們有上帝的保護看顧和支持。
每當我們因各種問題而感到如負重擔時,請花時間來交托於上帝。從忙碌的生活中歇下片刻並記住上帝是我們的力量。在與上帝安靜相處的時刻,祂更新我們的信心。上帝會幫助並賜給我們所需的保護。讓我們繼續不斷地在禱告中就近上帝,向祂訴說我們的感受和憂慮,那麽祂就會採取行動並幫助我們。因為祂是信實且永遠不會離開我們的上帝.
在上帝裡面我們找到真正的平安
來使我們向前邁步,
因為我們知道祂永遠不會離開我們。
作 者:椰嘉達基督徒會堂加卜堂會 – 以馬內利牧師
翻譯員:黃瓊楓
需要思考的问题:
1. 你願意相信上帝完全掌管你的生命嗎?你的承諾是什麼?
2. 上帝如何幫助你渡過困難時期?
Nats Alkitab : Mazmur 46:1-3
Penulis : Pdt. Imanuel Faofeto
Dalam dunia yang serba cepat saat ini, perubahan dan ketidakpastian sering kali menjadi bagian kehidupan ini. Setiap kita bisa menghadapi badai, guncangan, atau tantangan tak terduga yang dapat membuat kita khawatir. Kekhawatiran yang tidak terkendali akhirnya mengimpit jiwa kita, sehingga membuat kita stres dan tidak tenang. Kita menjadi overthinking tentang segala sesuatu dan membuat kita semakin lemah dan terjatuh.
Firman Tuhan pagi ini dalam Mazmur 46:1-3 memberikan gambaran yang kuat tentang Tuhan sebagai perlindungan dan kekuatan di tengah kekacauan. Melalui ayat-ayat ini, kita diingatkan bahwa tidak peduli seberapa besar badai yang kita hadapi, Tuhan selalu hadir sebagai tempat perlindungan yang tidak akan pernah meninggalkan kita. Mazmur ini dimulai dengan deklarasi yang kuat tentang siapa Tuhan itu bagi umat-Nya. Ayat 1 menyebutkan bahwa Tuhan adalah "tempat perlindungan dan kekuatan” serta “Penolong dalam kesesakan sangat terbukti". Pernyataan ini menegaskan bahwa Tuhan adalah sumber keamanan dan pertolongan yang dapat diandalkan dalam segala situasi. Tuhan sebagai tempat berlindung yang aman dari bahaya. Tuhan adalah kekuatan menunjukkan bahwa Dia memberikan daya tahan dan kemampuan untuk kita menghadapi tantangan. Oleh sebab itu, ayat 2 menegaskan dan memberikan dorongan kepada kita untuk tidak takut, sekalipun bumi berubah dan gunung-gunung bergoncang. Sekalipun terjadi situasi yang sangat mengerikan yang dapat mengguncang iman seseorang, Tuhan tetap setia dan melindungi kita. Sekalipun air laut bergelora dan gunung-gunung gemetar karena gejolak alam yang berarti terjadi situasi yang sangat menakutkan dan di luar kendali manusia. Meskipun hal itu terjadi dan dunia tampaknya dalam keadaan kacau, umat Tuhan tidak perlu takut karena mereka memiliki Tuhan yang melindungi dan menopang mereka.
Setiap kali kita merasa terbebani oleh berbagai masalah, luangkan waktu untuk berserah kepada Tuhan. Berhentilah sejenak dari kesibukan dan ingatlah bahwa Tuhan adalah kekuatan kita. Dalam saat tenang bersama Tuhan, Ia memperbarui iman kita. Tuhan akan menolong dan memberikan perlindungan yang kita butuhkan. Marilah kita terus datang pada Tuhan dalam doa dan mencurahkan perasaan dan kekhawatiran kita kepada-Nya, maka Ia akan bertindak dan menolong kita. Sebab Ia adalah Allah yang setia, yang tak akan pernah meninggalkan kita.
Dalam tuhan kita menemukan ketenangan sejati sehingga kita melangkah maju, karena kita tahu bahwa dia tidak pernah meninggalkan kita
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Maukah Anda percaya bahwa Allah sepenuhnya memegang kendali atas hidup Anda? Apa komitmenmu?
2. Bagaimana Allah menolong Anda melewati masa-masa yang sukar?
耶利米書31:1-9
如果有人承諾要給我們一些東西,我們每個人都會很高興。特別是如果所承諾的東西非常有價值並且是我們已經期待很久的東西。當我們因為沒有確定性而感到痛苦時,這樣的承諾有時候可以鼓舞我們。成為從絕望中站起來的動力並回到充滿盼望的生活。
在這段經文中,耶利米作為神的先知向以色列民傳達了從神而來的盼望和復興的信息。因罪孽而受苦的以色列民最終會得到神的拯救。神賜給了他們美好恢復的應許. 他們會得到安慰,他們會被引導在河水旁走正直的路,甚至神將成為他們的父。神以永遠的愛,愛他們,這應許神當然會信守。之初神因為他們的罪孽而離棄了他們。但現在神親自帶領他們渡過所有的困難。這個恢復的應許不僅指的是以色列人實際返回他們的土地,而且還涉及屬靈方面,即神應許恢復祂與祂子民的關係。在1-3節中,神說到即將到來的恢復,祂將成為以色列所有支派的神,而不僅僅是某些支派。這應許強調了雖然神的子民過去經歷了苦難但神沒有忘記他們。祂的愛依然存在,祂應許帶他們歸回祂並再建立以色列,他們將再次享受蒙福的生活,將栽種葡萄園並歡慶收割。而第6-9節描述了因神拯救了祂的子民而歡樂的呼喚。在此,我們看到神如何從遠方聚集祂的子民,帶他們回到他們喜樂敬拜祂的地方。
透過今天的靈修要我們看到即使我們失敗了, 神始終信守祂的應許。神不僅饒恕和恢復我們,祂也以永遠的愛,愛我們。這段文字提醒我們,無論我們感覺與神距離有多遠,祂總是預備好把我們帶回並以愛和憐憫恢復我們的生活。
祂是一位滿有慈愛的神,
能以溫柔充滿關懷地恢復我們
作 者:椰嘉達基督徒會堂加卜堂會 – 以馬內利牧師
翻譯員:黃瓊楓
需要思考的问题:
1. 你今天經歷了神的哪些良善?
2. 你透過今天默想神的話語能得到什麼祝福?
Nats Alkitab : Ulangan 31:1-9
Penulis : Pdt. Imanuel Faofeto
Setiap kita pasti senang jika ada seseorang yang berjanji akan memberikan sesuatu. Apalagi jika yang dijanjikan itu sesuatu yang sangat berharga dan yang sudah lama kita nantikan. Janji itu terkadang mampu memberikan kita semangat saat merana karena tidak adanya kepastian. Itu menjadi motivasi untuk bangkit dari keputusasaan dan kembali hidup berpengharapan.
Dalam nas ini Yeremia sebagai nabi Allah memberitahukan pesan pengharapan dan pemulihan dari Allah kepada Bangsa Israel. Orang Israel yang menderita karena keberdosaan mereka akhirnya akan menerima keselamatan dari Allah. Allah memberikan janji pemulihan yang begitu baik kepada mereka. Mereka akan dihibur, mereka akan dibawa ke sungai-sungai, akan berjalan di jalan yang rata, bahkan Allah akan menjadi Bapa bagi mereka. Allah mengasihi mereka dengan kasih yang kekal dan tentu janji ini akan ditepati oleh Allah. Awalnya Allah memalingkan muka terhadap bangsa itu karena keberdosaan mereka. Namun kini Allah sendiri yang memimpin mereka melewati semua kesulitan yang ada. Janji pemulihan ini tidak hanya berbicara tentang kembalinya Israel secara fisik ke tanah mereka, tetapi juga menyentuh aspek spiritual, di mana Tuhan berjanji untuk memulihkan hubungan-Nya dengan umat-Nya. Pada ayat 1-3, Tuhan berbicara tentang pemulihan yang akan datang, di mana Dia akan menjadi Allah bagi semua suku Israel, bukan hanya sebagian. Janji ini menegaskan bahwa Tuhan tidak melupakan umat-Nya, meskipun mereka telah mengalami kesusahan di masa lalu. Kasih-Nya tetap ada, dan Dia berjanji untuk membawa mereka kembali kepada-Nya dan untuk membangun kembali Israel, mereka akan kembali menikmati kehidupan yang diberkati, akan menanam kebun anggur dan merayakan panen dengan sukacita. Sedangkan ayat 6-9 menggambarkan seruan untuk bersukacita karena Tuhan telah menyelamatkan umat-Nya. Di sini, kita melihat bagaimana Tuhan mengumpulkan umat-Nya dari tempat-tempat yang jauh, membawa mereka kembali ke tempat di mana mereka akan beribadah kepada-Nya dengan sukacita.
Melalui renungan ini mengajak kita untuk melihat bahwa Tuhan selalu setia pada janji-Nya, bahkan ketika kita gagal. Tuhan tidak hanya mengampuni dan memulihkan, tetapi juga mengasihi kita dengan kasih yang abadi. Teks ini menjadi pengingat bahwa tidak peduli seberapa jauh kita merasa terpisah dari Tuhan, Dia selalu siap untuk membawa kita kembali dan memulihkan kehidupan kita dengan penuh kasih dan belas kasihan.
Dia adalah Allah yang penuh kasih yang dapat memulihkan kita dengan lembut dan penuh perhatian
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Apa sajakah kebaikan Allah yang Anda alami hari ini?
2. Berkat apa yang Anda dapat melalui renungan Firman Tuhan hari ini?
詩篇32:8-9
當遇到生活中的意外情況時,有時候我們會按照自己的意願,依靠自己的力量去面對。其實神呼召我們順服並遵循祂的引導。不是因為祂要限制我們的自由,而是因為祂更知道能帶我們走向平安的最佳道路。透過順服和遵循他,我們會尋見通往祝福的道路,這比我們自己走在充滿風險的道路來得更好。
詩篇32篇是大衛所寫的懺悔詩篇之一。他對自己的罪表示懺悔,雖然沒有明確說出他所犯的罪行(1-4節)。大衛因他所犯的罪而受苦。後來他悔改並得到神帶給他生命喜樂的饒恕。透過這詩篇,大衛要教導有關一位信實慈愛的神, 時時提醒祂子民所犯的罪,並饒恕那些悔改的人。甚至更重要的是,神應許要帶領祂的子民。祂要教導、勸誡並引導他們行在正確的道路上 (8節)。然而,如果神的子民不順服,神就會像馴服頑梗的騾馬一樣,用嚼環轡頭勒住 (9節)。
神樂意用祂的愛來引導我們,使我們的生命按照祂對我們每個人的獨特計劃而達到最佳狀態。然而,如果我們一直像野馬一樣叛逆,為所欲為,那麼神就會用繩索和韁繩來管制我們,以便我們仍然能被祂使用。承認我們的罪、悔改並順服祂的引導,比讓祂出手管教和管制我們來得更好。請記住,“落在永生神的手裡真是可怕的.”(來10:31). 悔改並順服神吧,讓祂大能的手不須壓制我們這些一直叛逆的人。不要依靠自己的意願或力量。順服並遵循神的帶領比較好。
不要一直叛逆,最好順服神。
作 者:椰嘉達基督徒會堂寳麗斯佈道所-蘇興智傳道
翻譯員:黃瓊楓
需要思考的问题:
1. 你是否曾經更多地依靠自己的意願和力量而不是順服和遵循神的帶領?會是什麼樣的結果呢?
2. 透過今天的靈修,你現在該有怎麽樣的態度?
Nats Alkitab : Mazmur 32:8-9
Penulis : G.I. Rony Sofian
Ketika kita menghadapi keadaan yang tidak terduga dalam hidup ini, terkadang kita lebih mengikuti kehendak sendiri dan mengandalkan kekuatan sendiri. Padahal, Tuhan memanggil kita untuk tunduk dan taat pada pimpinan-Nya. Bukan karena Dia ingin membatasi kebebasan kita, tetapi karena Dia lebih tahu jalan terbaik yang akan membawa kita kepada damai sejahtera. Dengan tunduk dan taat kepada-Nya, kita akan menemukan jalan menuju berkat, yang jauh lebih baik daripada jalan kita sendiri yang penuh risiko.
Mazmur 32 merupakan salah satu Mazmur pertobatan yang ditulis oleh Daud. Ia menyatakan penyesalannya atas dosanya, meskipun tidak dengan jelas disebutkan pelanggaran yang dilakukannya (ay. 1-4). Daud menderita karena dosanya. Kemudian ia bertobat dan menerimaa pengampunan dari Tuhan yang membawa sukacita dalam hidupnya. Melalui Mazmur ini, Daud mau mengajarkan tentang Allah yang setia dan penuh kasih, yang senantiasa mengingatkan umat-Nya akan dosa mereka dan memberikan pengampunan bagi mereka yang bertobat. Bahkan lebih dari itu, Allah berjanji untuk memimpin umat-Nya. Ia akan mengajar, menasihati dan menuntun mereka di jalan yang benar (ay. 8). Namun jikalau umat Tuhan tidak taat, Tuhan akan menundukkan mereka seperti kuda atau bagal yang keras kepala, yang harus dikendalikan dengan tali dan kekang (ay. 9)
Tuhan senang menuntun kita dengan kasih-Nya agar hidup kita optimal sesuai rencana-Nya yang unik bagi kita masing-masing. Namun kalau kita terus bersikap seperti kuda liar yang berontak dan semaunya sendiri, maka Tuhan akan mengendalikan kita dengan tali dan kekang supaya kita tetap berguna bagi-Nya. Lebih baik mengakui dosa kita, bertobat dan tunduk pada pimpinan-Nya daripada Ia harus turun tangan mendisiplin dan mengendalikan kita. Ingatlah, “Ngeri benar, kalau jatuh ke dalam tangan Allah yang hidup.” (Ibrani 10:31 TB). Bertobat dan tunduklah pada Tuhan agar tangan-Nya yang kuat tidak harus menekan kita yang terus menanduk. Jangan lah mengandalkan kehendak atau kekuatan sendiri. Lebih baik tunduk dan taat pada pimpinan Tuhan.
Jangan terus menanduk, lebih baik tunduk kepada Tuhan.
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Pernahkah Anda lebih mengandalkan kehendak dan kekuatan sendiri daripada tunduk dan taat pada pimpinan Tuhan? Seperti apa jadinya?
2. Melalui renungan ini, bagaimana seharusnya anda bersikap sekarang ini?
Nats Alkitab : Yosua 1:1-9
Penulis : G.I. Rony Sofian
Charles Spurgeon menegaskan bahwa setiap janji Tuhan dalam Alkitab dapat diandalkan karena Tuhan selalu menepati apa yang telah Dia firmankan, "Tuhan tidak pernah menarik kembali satu pun dari janji-janji-Nya yang luar biasa. Tidak ada satu pun yang jatuh ke tanah, semua digenapi pada waktu-Nya. Jika Tuhan berkata 'Ya,' itu akan menjadi 'Ya' untuk selama-lamanya."
Meninggalnya Musa tentunya menimbulkan duka dan rasa kehilangan yang besar dalam hati Yosua dan semua bangsa Israel. Perasaan Yosua bisa jadi lebih mendalam sebab estafet kepemimpinan sekarang berada di tangannya. Tepat pada saat itulah Tuhan menghibur sekaligus menguatkan hati Yosua. Pertama, Tuhan ingatkan 3 kali bahwa Ia setia dengan janji-Nya kepada Israel untuk memberikan tanah Kanaan kepada mereka (ay. 2, 3, 6). Kedua, Tuhan akan terus menyertai Yosua, tidak akan membiarkannya memimpin bangsa Israel sendirian dan tidak akan meninggalkannya (ay. 5, 9). Dan ketiga, Tuhan menguatkan dan meneguhkan Yosua agar tidak gentar karena Tuhan menyertai dan memimpin langkahnya dalam setiap tantangan yang akan dihadapi. Oleh sebab itu, Yosua harus bertindak sesuai dengan hukum-hukum Tuhan dalam melakukan tanggung jawabnya.
Ketika Tuhan memanggil kita untuk terlibat dalam rencana-Nya, Tuhan tidak akan membiarkan kita melakukannya sendirian. Tuhan pasti menyertai, memimpin dan menjadikan kita berhasil. Oleh sebab itu, kita tidak perlu takut dan gentar, namun juga tidak gegabah dan bertindak sekehendak hati. Kita melakukan tanggung jawab kita sesuai dengan kebenaran firman Tuhan. Hal ini menjauhkan kita dari cara-cara dunia yang kotor dan jahat. Keberhasilan yang kita raih dengan cara yang benar sesuai kehendak Tuhan akan mendatangkan berkat. Jika sebaliknya, akan mendatangkan hukuman dan kutuk. Dan supaya dapat melakukannya sesuai kehendak Tuhan, tentunya kita perlu terus membaca dan merenungkan firman Tuhan setiap hari dan terus membangun tekat untuk melakukannya dengan taat dan sukacita. Firman Tuhan mengingatkan kita akan kesetiaan Tuhan dalam sejarah dan janji-janji-Nya yang selalu dapat kita percayai. Firman Tuhan menjaga agar kita tetap berjalan di jalan-Nya. Firman Tuhan membawa kita terus hidup dalam kehendak-Nya sehingga hidup kita memuliakan nama-Nya.
Mereka yang hidup dalam firman Tuhan, tak akan takut dan gentar!
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Coba ingat-ingat janji Tuhan dalam Alkitab yang Anda tahu, yang sesuai dengan situasi kehidupan Anda saat ini.
2. Bacakan / katakan dengan suara yang cukup keras sampai telingan anda mendengarnya dengan jelas. Mungkin anda perlu mengulanginya beberapa kali.
約書亞記 1:1-9
查爾斯‧司布真(Charles Spurgeon)的確認神在聖經中的每一個應許都是可靠的, 因為神總是信守祂所說的: “神從不收回祂任何一個奇妙的應許。沒有任何一個落下的,所有的應許都在祂的時間內成就。如果神說‘是’,就永遠會是 ‘是’”。摩西的去世當然使約書亞和所有以色列民的心中產生巨大的悲傷和失落感。
約書亞的感受可能更沉重,因為繼任的領導權現在掌握在他手中。正是在這個時刻,神安慰並堅固了約書亞的心。第一,神三次提醒,祂信守對以色列的應許,將迦南地賜給他們 (2、3、6節)。第二,神會繼續不斷地與約書亞同在,不會讓他獨自帶領以色列人,也不會丟棄他(5、9節)。第三,神不斷加強堅固約書亞的力量,使他不再戰兢, 因為在他所面臨的每一個挑戰中,神都與他同在並引領他的腳步。因此,約書亞必須按照神的法則來履行他的職責。
當神呼召我們參與在祂的計劃時,神不會讓我們獨自去做。神一定與我們同在, 帶領並使我們成功。所以,我們不需要畏懼和戰兢,但也不要大意且為所欲為。我們藉著神話語中的真理來執行我們的責任。這使我們遠離世間骯髒和邪惡的方式。我們按照神的旨意以正確的方式取得的成功將會帶來祝福。反之,將會帶來懲罰和詛咒。而要做到合神心意,我們當然需要每天不斷地閲讀及默想神的話,並繼續下定決心,懷著順服和喜樂的心去實行。神的話語提醒我們神在歷史上的信實和我們可以永遠信賴的應許. 神的話語保守我們走在祂的道路上。神的話語引導我們始終活在祂的旨意中,好讓我們的生命榮耀祂的名。
那些遵循神話語而活的人不會懼怕,
也不會戰兢!
作 者:椰嘉達基督徒會堂寳麗斯佈道所-蘇興智傳道
翻譯員:黃瓊楓
需要思考的问题:
1. 試著記住你所知道聖經中適合你目前的生活狀況之上帝的應許。
2. 大聲讀或說出來直到你的耳朵聽得清楚。也許你需要重複幾次。
申命記31:1-8
在這一生中,我們可能會面對許多挑戰和問題。我們需要勇氣、力量和信心來面對。身為神的兒女,我們需要時刻記住,勇氣和信心來自於相信神是歷史的主宰,信實於祂的應許,始終與祂的子民同在,並帶領我們成就祂的計畫。
摩西在晚年,也就是臨終的時候,向所有以色列民傳達了最後的信息。在這個時刻,摩西鼓勵以色列民不要懼怕或驚惶,因為神與他們同在。四十年之久摩西帶領了以色列民從出埃及,經過曠野,直到現在他們抵達神應許所賜的迦南地的邊界。很快, 他們的領袖就會被替換,然而神才是他們的主要領袖,而不是摩西。神親自與以色列民一起作戰並在神指定成為摩西繼承人的約書亞帶領下,征服敵人,奪取應許之地。同時, 摩西也在眾人面前鼓勵約書亞。摩西要他無所畏懼,帶領以色列民進入神應許所賜之地. 因為神必引領他、與他同在並保護他和祂的子民以色列。在祂的信實中,神一定信守祂的應許,為他們成就祂的計劃。
就像神讓約書亞和以色列民參與一樣,當神讓我們參與在祂的計畫時,請不要害怕和戰兢,因為神會親自動工並帶領我們實現祂的計畫。也許神在呼召你參與某個地區或某個群體的宣教工作,或是某個社區的社會事工,不要因為經驗不足或可能面臨的挑戰和反對而畏懼。相反的,要交托於神,祈求祂的智慧和引導,並依靠祂幫助的力量. 又或者你受託帶領一個組織或團體,或一個特定的項目。依靠神的帶領和幫助,勇敢地去做吧。尋求神的同在,喜樂而負責任地去做。
“勇氣和信心來自於相信神是歷史的主宰,
信實於祂的應許,
始終與祂的子民同在,
並帶領他們成就祂的計畫”。
作 者:椰嘉達基督徒會堂寳麗斯佈道所-蘇興智傳道
翻譯員:黃瓊楓
需要思考的问题:
1. 哪些情況和條件經常讓你感到恐懼和戰兢?
2. 根據神今天的話語,你應該如何回應?
From the publisher's feed