Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

By Sinode Gereja Kristen JakartaReligion & SpiritualityChristianity
Download on the App Store

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian episodes

  • 25-10-2024 - Tanda Sejati Seorang Murid (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Yohanes 8:31-32

    Penulis : G.I. Retno Wulaningsih


    Ada sepasang suami istri yang memilih untuk bermisi ke daerah terpencil di Asia Timur demi Injil disaksikan. Mereka bisa saja memilih untuk tetap tinggal di tempat asal mereka dan menikmati kenyamanan, daripada harus berjuang untuk bermisi di daerah terpencil. Namun panggilan dari Tuhan kepada mereka berdua tidak bisa diabaikan. Dengan iman mereka melangkah untuk memilih berjuang bersama dengan umat Allah dari tempat lain demi Injil disaksikan, jiwa-jiwa dimenangkan bagi Allah. Konsekuensi dari pilihan mereka adalah mereka menghadapi banyak penderitaan dan menyangkali yang jahat.


    Melalui perikop ini Tuhan mengajarkan kita mengenai salah satu cakupan dari pilihan sejati, yaitu memilih untuk menderita bersama umat Allah demi berita Injil disaksikan. Kita mengekspos dari kisah Musa, di mana dia memeroleh iman yang Tuhan berikan kepadanya. Dengan iman itu, Musa memilih untuk mengalami berbagai penderitaan dengan umat Allah yaitu bangsa Israel demi tujuan kekal Allah digenapkan (rencana penebusan), daripada menikmati kesenangan dosa yang membinasakan (ay. 25). Konsekuensi dari pilihan itu adalah, Musa tidak lagi bisa bebas melakukan yang jahat atau mengikuti keinginan dirinya sendiri, melainkan terus berjuang menaati Tuhan, mengikuti kehendak-Nya demi mendukung terwujudnya rencana penebusan Allah melalui bangsa Israel. Oleh iman, Musa dikuatkan Allah dalam menanggung berbagai kesengsaraan demi rencana penebusan kekal yang akan digenapi Sang Mesias dapat terlaksana. Meski Musa tidak berjumpa secara langsung dengan Sang Mesias, namun dengan iman dia memandang kepada-Nya dan memilih untuk menderita bersama dengan umat-Nya demi penggenapan penebusan dapat diwujudkan.


    Apakah memilih untuk menderita bersama umat Allah demi berita Injil adalah bagian dari pilihan hidup kita? Atau hal itu tidak sama sekali masuk dalam daftar pilihan hidup kita? Inilah paradoks iman kita, satu sisi kita sudah dibebaskan dari penderitaan kekal yaitu alam maut, namun sisi lain kita dipanggil untuk menderita bersama umat Allah demi berita Injil disaksikan. Jika kita adalah pengikut Kristus, maka salah satu pilihan hidup kita adalah memilih untuk menderita demi berita penebusan dapat disaksikan. Meski untuk itu kita siap menyangkali hal-hal jahat dalam diri kita, termasuk keinginan daging kita dan digantikan dengan mengikuti kebenaran dan kehendak Allah. Di tengah-tengah zaman akhir ini, banyak kesukaran terjadi dimana-mana. Kesukaran itu bisa saja timbul dari pengabaian terhadap Tuhan Yesus dan kebenaran-Nya. Tuhan tidak pernah salah untuk menempatkan kita - pengikut-Nya berada di tengah-tengah zaman akhir ini. Dia punya tujuan bagi kita, yaitu mengutus kita menyaksikan berita penebusan, pemulihan dari-Nya. Meski dalam mengerjakan panggilan itu kita bisa menghadapi banyak penderitaan. Namun, semua itu tidak akan menjadi sia-sia. Melainkan akan berdampak baik kepada orang-orang yang mendengarkan berita penebusan tersebut.


    “Lebih baik menderita demi kebenaran, daripada menderita demi kejahatan.”


    Pertanyaan untuk direnungkan:

    1. Buatlah dua kolom perbandingan antara menderita demi Injil dengan menderita demi dosa! Apa yang Anda rasakan, alami ketika memilih untuk menderita bersama umat Allah, menyangkali yang jahat dari diri kita demi Injil disaksikan?

    2. Bagaimana Anda melatih diri Anda untuk terus menumbuhkan kegigihan Anda menderita bersama umat Allah yang lain demi berita Injil disaksikan?


    4 min
  • 24-10-2024 - 真正的選擇:在神面前堅定不移 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    希伯來書11:27


    “我身雖破碎, 我靈不毀滅,聖靈動工,我靈喜樂…”這是我在2017年創作的《我站在這裡》的一段歌詞作為椰嘉達基督徒會堂舉辦的紀念宗教改革500週年的主題曲。當我寫這首歌時,我特意重讀了教會改革家的故事,即馬丁路德、約翰加爾文、赫德里奇慈運理、菲利普梅蘭奇頓、威廉廷代爾和約翰·諾克斯。重讀他們為表達真理而奮鬥的故事激發了我寫這首歌的靈感。他們中不少人遭受憎惡他們觀點的人們的威脅。他們不顫抖,而是在上帝面前站立得穩堅定不移地宣揚真理。即使他們已經準備好身體破碎意味著死,但他們憑著信心相信他們的靈不會毀滅意味著永活。他們選擇在神面前堅定不移。


    透過這段經文,神教導我們真正的選擇的範圍之一,就是即使有許多威脅攻擊我們仍然選擇在神面前堅定不移。我們從摩西的故事來解釋, 即他獲得了神賦予他的信心。憑藉著這種信心,摩西受神的支援來遵循他所等待之彌賽亞的苦難。摩西也選擇離開埃及, 不怕王怒 (27節)。這是指以色列人離開了埃及奴役的事件,而不是指摩西逃往米甸之地。摩西仍然堅定不移,如同看見那不能看見的主。摩西如此的選擇的後果是,他和他的百姓可能會被憤怒的法老王追趕、被抓捕、被帶回去甚至被毀滅。然而,摩西憑著信心,在賜給他力量和勇氣的上帝面前站立得穩堅定不移,不懼怕法老王的憤怒或威脅。憑著信心,他和以色列民從奴役之地前往應許之地,為的是將來透過彌賽亞的犧牲來遵循上帝的救贖計劃。


    今天的我們也是如此。這世界對每一個基督的跟隨者,包括我們,發起了如此多的威脅。那惡者利用牠所控制的人來擾亂、破壞、毀滅跟隨基督的人。牠這樣做是因為對基督耶穌的恨。牠不希望福音的消息繼續不斷地被見證出來,從而導致許多人得救。牠想透過利用牠能控制的人來干涉,包括威脅,甚至迫害每一個基督的跟隨者,阻止福音的消息被見證出來。透過神今天的話語,神要我們在祂面前站立得穩堅定不移,即使威嚇來來去去,目的就是要摧毀我們對神的信心。神要我們堅定不移地仰望看不見卻真實與我們同在並托住我們的祂。


    “為基督而‘破碎’,

    比起為一個無能的世界而‘破碎’

    來得更好。”


    作 者:椰嘉達基督徒會堂卡蒂尼堂會- 何承理牧師

    翻譯員:黃瓊楓



    需要思考的问题:

    1. 用兩欄做個比較吧!在神面前和在世人面前站立得穩堅定不移。當你選擇在神面前站立得穩堅定不移講述祂的真理時,你有什麼感覺和經歷?

    2. 盡管你面臨各種威脅,你如何鍛煉自己以便能在神面前站立得穩堅定不移?


    6 min
  • 24-10-2024 - Pilihan Sejati : Tetap Teguh Di Hadapan Allah (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Ibrani 11:27

    Penulis : Pdt. Antoni Samosir


    “Meski tubuhku hancur, namun jiwaku takkan gugur, Roh Allah bekerja, jiwaku bersuka...” Demikianlah sepenggal lirik lagu “Di Sini Ku Berdiri” yang saya ciptakan pada tahun 2017 sebagai lagu tema memperingati Reformasi Gereja yang ke-500 tahun, yang diadakan oleh Sinode Gereja Kristen Jakarta. Pada waktu menciptakan lagu itu, saya sengaja membaca ulang kisah-kisah para Reformator Gereja, yaitu Marthin Luther, John Calvin, Huldrych Zwingli, Philip Melanchton, William Tyndale, juga John Knox. Membaca kembali kisah-kisah perjuangan mereka dalam menyuarakan kebenaran memberikan inspirasi bagi saya dalam menulis lagu tersebut. Tidak sedikit dari mereka mengalami ancaman dari pihak-pihak yang membenci pandangan mereka. Mereka tidak gentar, melainkan tetap teguh berdiri di hadapan Tuhan demi kebenaran diberitakan. Bahkan tubuh mereka siap hancur alias mati, namun dengan iman mereka meyakini jiwa mereka tidak akan gugur alias hidup selama-lamanya. Mereka memilih untuk tetap teguh di hadapan Allah.


    Melalui perikop ini Tuhan mengajarkan kita mengenai salah satu cakupan dari pilihan sejati, yaitu memilih untuk tetap berdiri teguh di hadapan Tuhan sekalipun banyak ancaman yang menyerang. Kita mengekspos dari kisah Musa, di mana dia memeroleh iman yang Tuhan berikan kepadanya. Dengan iman itu, Musa ditopang oleh Allah untuk mengikuti penderitaan Sang Mesias yang dia nantikan. Musa juga memilih untuk meninggalkan Mesir dan tidak takut akan murka raja Firaun (ay. 27). Hal ini mengacu pada peristiwa keluarnya bangsa Israel dari perbudakan Mesir, bukan berbicara mengenai larinya Musa ke tanah Midian. Musa tetap teguh seolah-olah dia melihat Tuhan yang tidak terlihat. Konsekuensi dari pilihan Musa ini adalah dia dan bangsanya dapat dikejar, ditangkap, dibawa kembali bahkan dilenyapkan oleh raja Firaun yang sangat murka. Namun oleh iman, Musa tetap teguh berdiri di hadapan Allah yang memberinya kekuatan dan keberanian dan tidak gentar pada murka maupun ancaman raja Firaun. Dengan iman dia dan bangsa Israel keluar dari tanah perbudakan menuju tanah perjanjian demi mengikuti rencana penebusan Allah melalui pengorbanan Sang Mesias kelak.


    Demikian juga dengan kita pada masa kini. Ada begitu banyak ancaman yang dilancarkan dunia ini kepada setiap pengikut Kristus, tidak terkecuali kita. Si jahat memakai orang-orang yang dikuasainya untuk mengganggu, merusak, menghancurkan para pengikut Kristus. Dia melakukan itu karena kebenciannya kepada Kristus Yesus. Dia tidak ingin berita Injil terus disaksikan, yang membuat banyak orang diselamatkan. Dia ingin menghalangi berita Injil terus disaksikan dengan cara memakai orang-orang yang dapat dikuasainya untuk mengganggu, termasuk mengancam, bahkan menganiaya setiap pengikut Kristus. Melalui firman Tuhan hari ini, Tuhan ingin supaya kita tetap berdiri teguh di hadapan-Nya, meski ancaman demi ancaman datang silih berganti yang bertujuan untuk merobohkan iman kita kepada-Nya. Tuhan ingin supaya kita tetap teguh memandang kepada-Nya yang tidak terlihat, namun nyata hadir di dalam hidup kita untuk menopang kita.


    “Lebih baik ‘hancur’ demi Kristus, daripada ‘hancur’ demi dunia yang tak becus.”


    Pertanyaan untuk direnungkan:

    1. Buatlah dua kolom perbandingan antara berdiri teguh di hadapan Allah dengan berdiri teguh di hadapan dunia! Apa yang Anda rasakan, alami ketika memilih untuk berdiri teguh di hadapan Allah demi menyuarakan kebenaran-Nya?

    2. Bagaimana Anda melatih diri Anda untuk tetap teguh berdiri di hadapan Allah meski Anda menghadapi berbagai ancaman?


    6 min
  • 23-10-2024 - 真正的選擇:為基督受的淩辱 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    希伯來書 11:26


    比起以後因愛這世界而被神稱為“滅亡”的人, 我寧可因愛主耶穌而被世人視為 “愚蠢”。這是一位上帝僕人的表白,他願意為了他的主基督的緣故承受淩辱。他曾經多次的受到一些會眾的侮辱,他們認為他的講道沒能讓他們得到所需要的答案,而這位神的僕人則繼續不斷傳講有關生命中至高無上之基督的福音。加上那些他傳福音之對象的侮辱,他們認為他非常愚蠢,因為相信基督的死亡和復活的信息。


    透過這段經文,神教導我們真正的選擇其中之一涵蓋範圍,即為了見證福音而選擇忍受羞辱。我們自摩西的故事揭露了,有關他獲得了上帝賦予他的信心。靠著這信心,摩西選擇因基督而忍受淩辱或指責,他認為基督是真正的財富,給了他永恆的賞賜,即生命的冠冕,並拒絕了埃及所有暫時性的財富(26節)。這一選擇的後果是,摩西因他對彌賽亞的信心而經歷了各種侮辱,並為了日後從神那裡得到的永恆賞賜而拒絕這世界暫時性的榮華富貴。雖然摩西在世時沒有直接見到基督耶穌,但他對以色列上帝的信靠和順服也強調了他在生前對基督為彌賽亞之應許的信心。耶穌基督是神道成了肉身,來到世上為了成就救贖的應許。摩西也相信這事。在帶領以色列人的過程中,摩西經歷了許多淩辱,有來自法老王的,也有來自恨他的以色列人的。


    我們是否曾經因堅定持守對基督的信心而受到淩辱?我們是否曾經因為相信基督而被那些侮辱我們的人稱為“愚蠢”?我們對這種侮辱有何反應?變得灰心喪志,重新考慮是否要揚棄我們的信仰嗎?還是使我們仍然努力跟隨基督呢?如果我們是基督的跟隨者,那麼我們就準備好面對跟隨祂的後果,即準備好忍受任何一方的侮辱來堅定持守對祂的信心。我們明暸在跟隨基督的過程中,我們是按照祂的樣式而被塑造的,其中之一就是在我們經過因對祂的信心而受到的淩辱。我們真正的選擇是準備好忍受屈辱。我們準備好被這世界稱為“愚蠢”的人,好過我們跟隨這世界而被上帝稱為“滅亡”的人。我們準備好忍受這種淩辱,因為我們以信心仰望上帝為我們預備的生命冠冕,作為祂賜予我們永恆的賞賜。


    “為了基督而被這世界視為“愚蠢”,

    比起為了貪婪的世界

    而被上帝稱為滅亡”的人來得更好”

    (一位神的僕人)


    作 者:椰嘉達基督徒會堂卡蒂尼堂會-何承理牧師

    翻譯員:張賽瓊


    默想的問題:

    1. 請做兩欄來為基督而受到淩辱,和因我們身上傑出的事而受到讚揚作個比較。當你準備好為基督忍受淩辱時,你的感受如何?你經歷了嗎?

    2. 你如何操練自己不斷地準備好為基督忍受淩辱?


    6 min
  • 23-10-2024 - Pilihan Sejati : Menanggung Penghinaan Karena Kristus (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Ibrani 11:26

    Penulis : Pdt. Antoni Samosir


    “Lebih baik saya dianggap ‘bodoh’ oleh dunia ini karena cintaku kepada Tuhan Yesus, daripada kelak saya disebut ‘binasa’ oleh Tuhan karena cintaku kepada dunia ini.” Demikianlah ungkapan seorang hamba Tuhan yang siap menanggung penghinaan karena Kristus Tuhannya. Berkali-kali dia dihina oleh beberapa dari jemaatnya yang menganggap khotbahnya tidak menjawab kebutuhan mereka, sementara si hamba Tuhan tersebut tetap saja memberitakan tentang Injil Kristus sebagai yang tertinggi dalam hidup ini. Belum lagi hinaan dari beberapa orang yang diinjilinya yang menganggap dirinya bodoh sekali karena mau percaya kepada berita kematian dan kebangkitan Kristus.


    Melalui perikop ini Tuhan mengajarkan kita mengenai salah satu cakupan dari pilihan sejati, yaitu memilih untuk menanggung penghinaan demi Injil disaksikan. Kita mengekspos dari kisah Musa, di mana dia memeroleh iman yang Tuhan berikan kepadanya. Dengan iman itu, Musa memilih untuk menanggung penghinaan atau celaan karena Kristus yang dianggapnya sebagai kekayaan sejati yang memberinya upah kekal yaitu mahkota kehidupan, dan menolak semua harta kekayaan Mesir yang bersifat sementara (ay. 26). Konsekuensi dari pilihan ini adalah Musa mengalami berbagai hinaan karena imannya kepada Sang Mesias yang dia percayai, serta dia berjuang untuk menyangkali kemewahan dunia yang sementara ini demi upah kekal yang kelak diterimanya dari Tuhan. Meski pada masa hidupnya, Musa tidak berjumpa secara langsung dengan Kristus Yesus, namun kepercayaan dan keberserahannya kepada Allah Israel menekankan kepercayaannya juga kepada Kristus Sang Mesias yang dijanjikan pada masa hidupnya. Yesus Kristus adalah inkarnasi dari Allah yang datang ke dalam dunia untuk menggenapkan janji keselamatan. Hal itu pun diyakini oleh Musa. Selama memimpin bangsa Israel, Musa mengalami banyak penghinaan, baik dari raja Firaun, maupun dari antara orang Israel yang membencinya.


    Apakah kita pernah dihina karena mempertahankan iman kita kepada Kristus? Apakah kita pernah disebut “bodoh” oleh orang-orang yang menghina kita hanya karena memercayai Kristus? Apa respons kita dari penghinaan tersebut? Menjadi putus asa dan berpikir ulang untuk menyangkali iman kita atau membuat kita tetap berjuang untuk mengikuti Kristus? Jika kita adalah pengikut Kristus, maka kita siap menghadapi konsekuensi dari mengikuti-Nya, yaitu siap menanggung penghinaan dari pihak mana pun hanya demi mempertahankan iman kepada-Nya. Kita memahami bahwa di dalam mengikuti Kristus, kita dibentuk serupa dengan-Nya, salah satunya melalui keadaan di mana kita dihina karena iman kita kepada-Nya. Pilihan sejati kita adalah siap menanggung penghinaan tersebut. Kita siap disebut “bodoh” oleh dunia ini, daripada disebut “binasa” oleh Tuhan karena mengikuti dunia ini. Kita siap menanggung penghinaan tersebut karena pandangan iman kita ditujukan kepada mahkota kehidupan yang telah Tuhan sediakan bagi kita sebagai upah kekal yang diberikan-Nya kepada kita.


    “Lebih baik dianggap ‘bodoh’ oleh dunia ini demi Kristus, daripada disebut ‘binasa’ oleh Tuhan demi dunia yang rakus.” Seorang hamba Tuhan


    Pertanyaan untuk direnungkan:

    1. Buatlah dua kolom perbandingan antara dihina karena Kristus dengan dipuja karena hal-hal hebat dari diri kita! Apa yang Anda rasakan, alami ketika siap menanggung penghinaan karena Kristus?

    2. Bagaimana Anda melatih diri Anda untuk terus siap dalam menanggung penghinaan karena Kristus?


    6 min
  • 22-10-2024 - 真正的選擇:與上帝的子民一同受苦 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    希伯來書 11:25


    有一對夫婦他們為了見證福音而選擇去東亞細亞偏遠地區宣教。他們本可以選擇留在原處享受過舒適的生活,而不需要披荊斬棘的去偏僻地區宣教。但是,神對他們兩人的呼召是不容忽視的。因此憑著信心,他們選擇勇往直前與來自其他地方之神的子民並肩作戰,為福音作見證,要贏得許多靈魂歸入主名。他們選擇的後果乃是因為否認惡者而將面臨許多的痛苦。


    透過這段經文,神教導我們真正的選擇其中之一涵蓋範圍,即為了見證福音信息而選擇與上帝的子民一同受苦。我們自摩西的故事揭露了,有關他獲得了上帝賦予他的信心。摩西選擇與上帝的子民,即以色列人一起經歷各種苦難,是為了實現上帝永恆的目的 (救贖計劃),而不願暫時享受罪中之樂(25節)。這一選擇的後果是,摩西不再可以自由地作惡或隨心所欲,反而要繼續努力順服上帝,遵循上帝的旨意,以支持上帝透過以色列人實現救贖的計劃。因著信,上帝使摩西信心更加堅固得以忍受各種苦難,以便彌賽亞的永恆救贖計劃得以實現。儘管摩西沒有直接見過彌賽亞,但他憑著信心仰望神,選擇與神的子民一起受苦,為能實現並完成救贖大功。


    為了福音信息而選擇與上帝的子民一起受苦是我們人生選擇的一部分嗎?或者這件事完全沒有在我們人生的選擇之中? 這正是我們信仰的悖論,一方面我們已經從永恆的痛苦即死亡境界中得以自由,但另一方面我們又被呼召要與上帝的子民一起受苦,來為福音作見證。如果我們是基督的跟隨者,那麼我們人生的選擇之一就是選擇受苦,來見證救贖的信息。即使如此,我們也準備好揚棄我們內心的邪情惡念,包括我們肉體的欲望,並透過遵循神的真理和旨意來取代之。在這末日時期,許多困難隨處可見。這些困難有可能是由於忽視了主耶穌和祂的真理而產生的。神從來沒有差錯將我們這些祂的跟隨者安置於末日時期之中。祂對我們有一個目的,就是差遣我們見證祂救贖的信息和由祂而來的恢復。雖然在實行這呼召的過程中我們可能會面臨許多痛苦。然而,這一切都不會徒然。反而會帶給那些聽到救贖信息的人良好的影響。


    “為真理受苦比起

    為罪受苦來得更好。”


    作 者:椰嘉達基督徒會堂卡蒂尼堂會-何承理牧師

    翻譯員:張賽瓊



    默想的問題:

    1. 請做好兩欄來為福音而受苦與因罪而受苦作為比較!當你選擇與上帝的子民一起受苦,為福音的緣故而揚棄犯罪時,你有什麼感受和經歷?

    2. 為了見證福音信息,你如何訓練自己繼續增強與神的其他子民一起受苦的毅力?


    7 min
  • 22-10-2024 - Pilihan Sejati : Menderita Bersama Umat Allah (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Ibrani 11:25

    Penulis : Pdt. Antoni Samosir


    Ada sepasang suami istri yang memilih untuk bermisi ke daerah terpencil di Asia Timur demi Injil disaksikan. Mereka bisa saja memilih untuk tetap tinggal di tempat asal mereka dan menikmati kenyamanan, daripada harus berjuang untuk bermisi di daerah terpencil. Namun panggilan dari Tuhan kepada mereka berdua tidak bisa diabaikan. Dengan iman mereka melangkah untuk memilih berjuang bersama dengan umat Allah dari tempat lain demi Injil disaksikan, jiwa-jiwa dimenangkan bagi Allah. Konsekuensi dari pilihan mereka adalah mereka menghadapi banyak penderitaan dan menyangkali yang jahat.


    Melalui perikop ini Tuhan mengajarkan kita mengenai salah satu cakupan dari pilihan sejati, yaitu memilih untuk menderita bersama umat Allah demi berita Injil disaksikan. Kita mengekspos dari kisah Musa, di mana dia memeroleh iman yang Tuhan berikan kepadanya. Dengan iman itu, Musa memilih untuk mengalami berbagai penderitaan dengan umat Allah yaitu bangsa Israel demi tujuan kekal Allah digenapkan (rencana penebusan), daripada menikmati kesenangan dosa yang membinasakan (ay. 25). Konsekuensi dari pilihan itu adalah, Musa tidak lagi bisa bebas melakukan yang jahat atau mengikuti keinginan dirinya sendiri, melainkan terus berjuang menaati Tuhan, mengikuti kehendak-Nya demi mendukung terwujudnya rencana penebusan Allah melalui bangsa Israel. Oleh iman, Musa dikuatkan Allah dalam menanggung berbagai kesengsaraan demi rencana penebusan kekal yang akan digenapi Sang Mesias dapat terlaksana. Meski Musa tidak berjumpa secara langsung dengan Sang Mesias, namun dengan iman dia memandang kepada-Nya dan memilih untuk menderita bersama dengan umat-Nya demi penggenapan penebusan dapat diwujudkan.


    Apakah memilih untuk menderita bersama umat Allah demi berita Injil adalah bagian dari pilihan hidup kita? Atau hal itu tidak sama sekali masuk dalam daftar pilihan hidup kita? Inilah paradoks iman kita, satu sisi kita sudah dibebaskan dari penderitaan kekal yaitu alam maut, namun sisi lain kita dipanggil untuk menderita bersama umat Allah demi berita Injil disaksikan. Jika kita adalah pengikut Kristus, maka salah satu pilihan hidup kita adalah memilih untuk menderita demi berita penebusan dapat disaksikan. Meski untuk itu kita siap menyangkali hal-hal jahat dalam diri kita, termasuk keinginan daging kita dan digantikan dengan mengikuti kebenaran dan kehendak Allah. Di tengah-tengah zaman akhir ini, banyak kesukaran terjadi dimana-mana. Kesukaran itu bisa saja timbul dari pengabaian terhadap Tuhan Yesus dan kebenaran-Nya. Tuhan tidak pernah salah untuk menempatkan kita - pengikut-Nya berada di tengah-tengah zaman akhir ini. Dia punya tujuan bagi kita, yaitu mengutus kita menyaksikan berita penebusan, pemulihan dari-Nya. Meski dalam mengerjakan panggilan itu kita bisa menghadapi banyak penderitaan. Namun, semua itu tidak akan menjadi sia-sia. Melainkan akan berdampak baik kepada orang-orang yang mendengarkan berita penebusan tersebut.


    “Lebih baik menderita demi kebenaran, daripada menderita demi kejahatan.”


    Pertanyaan untuk direnungkan:

    1. Buatlah dua kolom perbandingan antara menderita demi Injil dengan menderita demi dosa! Apa yang Anda rasakan, alami ketika memilih untuk menderita bersama umat Allah, menyangkali yang jahat dari diri kita demi Injil disaksikan?

    2. Bagaimana Anda melatih diri Anda untuk terus menumbuhkan kegigihan Anda menderita bersama umat Allah yang lain demi berita Injil disaksikan?


    6 min
  • 21-10-2024 - 真正的选择:过神国度的生活方式 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    希伯来书 11:24


    一个人的身份会影响他的生活方式,反之,他的生活方式可以决定他的身份。一个在神国度里的人将永远努力过神国度的生活方式,将神放在首位。这人的身份是上帝的儿女或光明之子,在生命中努力遵行上帝的旨意。与不在神国度里的人有别,他的生活方式是属世的生活方式。他的身份是一个只为满足自己的欲望并只关心自己的黑暗之子。


    透过这段经文,神教导我们真正选择的范围之一,即选择过神国度的生活方式。我们从摩西的故事揭露了有关他获得了上帝赋予他的信心。凭着这信心,摩西被神赐予力量离开法老的王国,并拒绝被称为法老女儿的儿子(24节)。他选择的后果是他失去了作为法老王国成员的所有特权,包括财富、权力、地位、在王国中的声望。凭着信心,摩西并没有捍卫这项权利,而是为了永恒的神国“放弃了它”。凭着信心,他因等待弥赛亚的牺牲而成为神的儿女,生活在永恒神的国度里。来自神的信心支持摩西过神国度的生活方式,因为他是属于神的。对他来说,法老的国度并不是一切,而神的国度才是。对他来说,被称为属上帝的比被称为属法老的或属世界的更好。失去世界及其所有的一切和奢华,比失去生命之源要好。更好的是否认世界邪恶和破坏性的生活方式,并为神国度的真实生活方式而奋斗,带来和平。


    我们选择哪一个? 过世俗的生活方式还是神国度的生活方式?如果我们是从神那里接受信心恩赐的人,那么有了这种信心,神的灵就会使我们能够在邪恶和“弯曲”的世界中过着神国度的生活方式。我们不会害怕,因为我们跟随基督耶稣在世上时就过着神国度的生活方式。尽管遭受许多拒绝、排斥、痛苦,甚至迫害,但上帝至圣之子基督仍然过着上帝王国的生活方式。祂不会向世界妥协。现在我们正在跟随祂。凭着来自祂的信心,我们得到祂的支持,继续努力遵守神的真理和旨意过着神国度的生活方式,而不再是世界的生活方式。如果我们继续这样做,那么我们的身份就非常明确了,就是神的儿女或光明之子,为了见证神的国度而敢于扬弃世界的生活方式。



    “过神国度带来和平的生活方式,

    比起过世界带来焦虑的生活方式来得更好。”


    作 者:椰嘉達基督徒會堂卡蒂尼堂會- 何承理牧師

    翻譯員:陈虹霞



    需要思考的问题:


    1. 做两个世间生活方式和神国度生活方式的比较栏!当你跟随世界的生活方式和神国度的生活方式时,你有什么感受?

    2. 你如何训练自己继续增强毅力,过上神王国的生活方式?


    7 min
  • 21-10-2024 - Pilihan Sejati : Melakoni Gaya Hidup Kerajaan Allah (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Ibrani 11:24

    Penulis : Pdt. Antoni Samosir


    Identitas seseorang akan memengaruhi gaya hidupnya, serta sebaliknya gaya hidupnya dapat menentukan identitasnya. Seorang yang berada di dalam Kerajaan Allah akan selalu berjuang melakoni gaya hidup Kerajaan Allah yang mengutamakan Allah di atas segala-galanya. Identitas orang tersebut adalah anak Allah atau anak terang yang berjuang untuk melakukan kehendak Allah di dalam hidupnya. Berbeda dengan seorang yang tidak berada di dalam Kerajaan Allah, maka gaya hidupnya adalah gaya hidup duniawi. Identitasnya adalah anak kegelapan yang hanya mementingkan dirinya sendiri demi kepuasan hawa nafsunya saja.


    Melalui perikop ini Tuhan mengajarkan kita mengenai salah satu cakupan dari pilihan sejati, yaitu memilih untuk melakoni gaya hidup Kerajaan Allah. Kita mengekspos dari kisah Musa, di mana dia memeroleh iman yang Tuhan berikan kepadanya. Dengan iman itu, Musa dimampukan oleh Tuhan untuk meninggalkan kerajaan Firaun dan menolak disebut anak Putri Firaun (ay. 24). Konsekuensi dari pilihannya itu adalah dia kehilangan semua hak istimewa sebagai anggota kerajaan Firaun, termasuk harta kekayaan, kuasa, jabatan, popularitas yang ada di dalam kerajaan tersebut. Oleh iman, Musa tidak mempertahankan hak tersebut, melainkan “membuangnya” demi Kerajaan Allah yang kekal. Oleh iman, dia telah menjadi anak Allah yang hidup di dalam Kerajaan Allah yang kekal oleh karena pengorbanan Sang Mesias yang dinantikannya. Iman dari Tuhan menopang Musa untuk melakoni gaya hidup Kerajaan Allah, karena dia adalah milik Allah. Baginya kerajaan Firaun bukan segala-galanya, melainkan Kerajaan Allah. Baginya lebih baik disebut milik Allah daripada milik Firaun atau milik dunia. Lebih baik kehilangan dunia dengan segala isi dan kemewahannya daripada kehilangan Allah Sumber hidupnya. Lebih baik menyangkali gaya hidup dunia yang jahat dan menghancurkan dan memperjuangkan gaya hidup Kerajaan Allah yang benar dan mendatangkan kedamaian.


    Mana yang kita pilih: melakoni gaya hidup dunia atau gaya hidup Kerajaan Allah? Jika kita adalah orang yang menerima karunia iman dari Tuhan, maka dengan iman itu kita dimampukan oleh Roh Tuhan untuk melakoni gaya hidup Kerajaan Allah di tengah-tengah dunia yang jahat dan “bengkok” ini. Kita tidak akan gentar, karena kita sedang mengikuti Kristus Yesus yang pada waktu berada di dalam dunia ini pun, Dia melakoni gaya hidup Kerajaan Allah. Meski banyak penolakan, pengucilan, penderitaan, bahkan penganiayaan terhadap-Nya, namun Kristus Anak Allah Yang Maha Kudus tetap melakoni gaya hidup Kerajaan Allah. Dia tidak kompromi dengan dunia ini. Sekarang kita sedang mengikuti-Nya. Dengan iman dari-Nya, kita ditopang-Nya untuk terus berjuang melakoni gaya hidup Kerajaan Allah yang menuruti kebenaran dan kehendak Allah dan bukan lagi dunia ini. Jika itu yang terus kita kerjakan, maka identitas kita sangat jelas, yaitu anak Allah atau anak terang yang berani menyangkali gaya hidup dunia ini demi Kerajaan Allah disaksikan.


    “Lebih baik melakoni gaya hidup Kerajaan Allah yang memberi ketenangan, daripada gaya hidup dunia yang memberi kegelisahan.”


    Pertanyaan untuk direnungkan:

    1. Buatlah dua kolom perbandingan antara gaya hidup dunia dengan gaya hidup Kerajaan Allah! Apa yang Anda rasakan, alami ketika mengikuti gaya hidup dunia dengan gaya hidup Kerajaan Allah?

    2. Bagaimana Anda melatih diri Anda untuk terus menumbuhkan ketekunan Anda dalam melakoni gaya hidup Kerajaan Allah?


    6 min
  • 20-10-2024 - 真正的选择 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    希伯来书 11:24-27


    有两个选择,即是服从神的真理还是随从罪恶的欲望。要忠于祂或背叛祂。即使经历各种痛苦仍继续跟随祂或离开祂。愿意为基督受苦或否认祂。收到希伯来书信的犹太人群体面临两个选择。他们经历过迫害,使他们重新考虑成为基督的追随者。甚至他们想要回归犹太教的教义,而不是为了维持对主耶稣的信仰而奋斗。


    希伯来书的作者将基督的首要地位与包括摩西在内的信仰见证人做关联。这是为什么? 由于他信件的读者是讲希腊语的犹太人,因此他们对传统,包括犹太界里的领导人物都非常熟悉。其中之一就是先知摩西。这本书的作者不仅写了信心的见证人,还将他们从上帝那里接受的信心与基督耶稣联系起来。尽管他们生活在旧约时代,但神所赐给他们的信心能够眺望弥赛亚时代的实现,甚至到永生。关于上述两个选择,希伯来书的作者以摩西为例,说明他的选择是真正的选择,因为他有神所赐给他的信心。摩西选择离开法老的王国,并拒绝被称为法老女儿的儿子(24节)。除此之外,为了实现神永恒的目的(救赎计划),摩西选择与神的子民(即以色列人)一起经历患难,而不是享受毁灭性的罪恶之乐(25节)。摩西也选择忍受羞辱或凌辱,因为他认为基督是真正的丰富,将赐给他永恒的奖赏,即生命的冠冕,并拒绝了埃及所有暂存性的财宝(26节)。包括摩西选择在神面前保持坚固站立,不惧怕法老的愤怒(27节)。


    不可否认,对于包括我们在内的许多人来说,苦难是一个令人恐惧的场景。然而,使我们能够因基督而面对、甚至经历各种苦难的,是出于神赐给我们的信心。信心意味着我们相信上帝对我们的生命有主权,将我们感受到的一切在祂面前倾倒出来,并将我们的整个生命托付或交托给祂的大能、主权、真理、意志、时间、道路、智慧和目的。对于我们来说,面对我们所经历的每一次苦难,选择相信并降服于上帝是唯一的答案。在基督耶稣里,神赋予我们信心去相信并降服于祂,甚至使我们能够在充满悲剧的世界中根据祂的真理做出真正的选择。


    “现在为了天国的呼召而受苦,

    比起为了世俗而永远受苦来得更好。”


    作 者:椰嘉達基督徒會堂卡蒂尼堂會- 何承理牧師

    翻譯員:陈虹霞


    需要思考的问题:

    1. 制作两栏比较当面对各种生活挣扎(包括苦难)时,选择不相信且不降服于神与选择相信神且降服于神。你有什么感受和经历?

    2. 你如何训练自己在将你的生命交托和降服于神上继续不断增强对神的忠诚?


    8 min

About Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

From the publisher's feed

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian