Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

By Sinode Gereja Kristen JakartaReligion & SpiritualityChristianity
Download on the App Store

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian episodes

  • 6-8-2024 - Kesatuan Murid Kristus (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : 1 Korintus 12:12-31

    Penulis : Pdt. Firdaus Lie


    Saya pernah belajar Traditional Chinese Medicine (TCM) tentang patologi, yaitu mengenai organ tubuh manusia dan penyakit. Patologi TCM melibatkan klasifikasi sederhana bahwa tubuh manusia tersusun atas delapan asas dasar menjelaskan jenis penyakit yang mungkin menyerang tubuh manusia. Seperti ketidakseimbangan 阴 (yin) dan 阳 (yang) dan masalah sirkulasi qi. 阴 (Yin) dan 阳 (yang) dalam tubuh manusia saling menyimbangi, melengkapi, dan tidak terpisahkan. Apabila sel darah merah dan putih seimbang maka dinyatakan damai atau sehat disebut 和 (He). Contoh jika 阴 (yin) terlalu kuat dan 阳 (yang) normal akan terjadi sindrom dingin, 阴(yin) normal dan阳 (yang) terlalu kuat akan terjadi sindrom panas. Mereka membagi organ-organ tubuh manusia masing-masing memiliki satu pasangan tidak terpisahkan disebut “脏腑” (Zang Fu), seperti usus halus dipasangkan dengan jantung.


    Paulus menggunakan metafora menggambarkan kesatuan tubuh manusia sebagai gambaran kesatuan murid Kristus. Mereka diberikan berbagai karunia rohani untuk saling melengkapi. Surat 1 Korintus di awali dengan kondisi jemaat saat itu. Kota Korintus pada masa itu adalah kota pelabuhan penting di Yunani, selain menjadi pusat perdagangan, pusat kebudayaan dan penduduknya beragam, juga terkenal kehidupan bebas dan pemujaan terhadap dewa-dewi. Ada banyak orang menjadi Kristen setelah mendengarkan penginjilan Paulus. Namun setelah Paulus meninggalkan Korintus, ada beberapa masalah muncul di jemaat Korintus antara lain: perpecahan dalam jemaat, penyimpangan moral, penyalahgunaan karunia Roh Kudus dan kebingungan tentang kebangkitan orang mati. Beragam karunia dalam anggota jemaat, bukannya untuk saling membangun dan melengkapi, justru dipakai untuk saling menonjolkan diri, sehingga menimbulkan perpecahan. Di ayat 13 Paulus mengatakan “kesatuan itu dinyatakan dengan tidak adanya lagi orang Yahudi, orang Yunani, budak, merdeka, kaya, miskin dan lain-lainnya”. Ia mengajarkan menerima satu dengan yang lain. Keberagaman karunia diperlukan sebagai fungsi hidup, bertumbuh dan melayani. Kalau ada tubuh berarti ada anggota tubuh yang saling melengkapi dan saling tergantung supaya tubuh itu tetap utuh. Paulus menunjukkan setiap anggota tubuh memiliki fungsi dan peran masing-masing, tidak ada satu anggota yang bisa mengklaim dirinya bukan bagian tubuh, hanya karena memiliki fungsi yang berbeda. Dengan memberikan beberapa alasan teologis mengingatkan karunia-karunia pemberian Roh Kudus bertujuan mempersatukan murid dalam pelayanan. Karena murid mengalami baptisan yang sama yaitu baptisan Roh, berarti menjadi satu tubuh dengan Kristus, dipersatukan karena mempunyai satu kepala yaitu Kristus.


    Ingatlah, pemberian karunia-karunia Roh adalah untuk kepentingan bersama yaitu bukan untuk memperkaya perorangan atau persaingan, melainkan untuk membangun seluruh jemaat Tuhan. Kita adalah bagian dari anggota-anggota tubuh Kristus telah dipersatukan dalam tubuh itu.


    “Jika keanekaragaman tidak terpelihara, maka keanekaragaman itu dapat merusak kesatuan, dan kita akan mengalami kekacauan” (Warren W. Wiersbe)


    Pertanyaan yang direnungkan:

    1. Sudahkah Anda memakai karunia-karunia Anda dengan tepat dan benar dalam pelayanan di gereja?

    2. Bagaimana Anda memahami anggota tubuh Kristus yang berbeda-beda?


    9 min
  • 5-8-2024 - 保守合而為一 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    以弗所書 4:1-6


    有句有關領導的中國諺語,就是所謂的:“一盤散沙”,意味著於團體或組織內經常發生不團結、不合一。事因領導者缺乏權威,和不能領導下屬,因此就容易產生分裂。教會並非如同多人集合在一起的組織,而是蒙神恩典得救之人的團契。我們這些從黑暗中蒙召出來仍然可以生活在這世上的人,擁有不同的性格和價值觀。這些的不同有可能引發衝突和分裂。這就是必須要避免的。


    保羅在這裡不是在談論有關領袖的權威,而是他建議以弗所會眾於遵循幾項原則來保持團結合一,就是必須建立在包括相似性和多樣性的合一概念上。從前面的三章開始,他談論有關教義,接下去他談論了基督門徒的責任和義務。在以弗所書4章1至16節中,保羅提出了關於團結合一生活的建議。然後在4章17節至5章17節中討論過聖潔的生活,第5章18節至6章9節討論和諧一致,最後第 6章10至24節討論有關得勝的生活。使用的連接詞“為此”和“以致”表明這些建議與前一節經文互相關連。基督門徒必須理解並實現此呼召,是基於與三位一體真神裡的關係。基督門徒的生活態度必須符合於接納其他基督門徒的呼召,這體現在作為連繫團結合一的愛中,而謙卑、溫柔和忍耐的品格是合一的基礎。基督的門徒必須覺悟到我們蒙召進入到合而為一裡,即是靈裡的合一。這合一是需要依靠神的話語來努力追求的。保持靈裡的合一具有相同合一的原則,即建立在:“一靈、一盼望、一主、一信、一洗、一父神上帝。“的基礎上


    讓我們回應上帝工作的呼召,在自己的堂會和各堂會之間的團結合一。不僅是因為我們與一個組織緊密相繫,而且是因為發自內心的愛而團結合一。教會當然有一些相似之處是成為實現合一的起點。然而,也具有多樣性是不應將其視為隔離的障礙,而是能互相配搭和互補合一的多樣性。


    與基督的合一始於上帝永恆的合一,

    以在耶穌基督裡

    並藉著耶穌基督拯救祂的子民”

    (安東尼•A•霍克瑪))


    作 者:椰嘉達基督徒會堂芝比濃堂會-李永豐牧師

    翻譯員:張賽瓊


    默想的問題:

    1. 基督門徒在自己的堂會中以及各堂會之間應該如何互動?

    2. 說說看是什麼原因導致基督的門徒無法團結合一!為什麼會如此呢?


    7 min
  • 5-8-2024 - Memelihara Kesatuan (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Efesus 4:1-6

    Penulis : Pdt. Firdaus Lie


    Ada perkataan peribahasa Mandarin mengenai kepemimpinan seperti kalimat ini: “seperti pasir bertebaran” 一盘 散沙 (Yi pan san sha), artinya tidak ada persatuan dan kesatuan yang sering terjadi di dalam suatu kumpulan atau organisasi. Di mana pemimpinnya kurang berwibawa dan tidak dapat memimpin bawahannya sehingga mudah terjadi perpecahan. Gereja bukanlah perkumpulan orang-orang seperti dalam suatu organisasi, tetapi persekutuan orang-orang yang telah diselamatkan oleh anugerah Allah. Kita yang dipanggil keluar dari kegelapan masih diizinkan tinggal di dunia ini, memiliki karakter dan nilai-nilai berbeda. Perbedaan tersebut berpotensi memicu terjadinya konflik dan perpecahan. Inilah yang harus dihindari.


    Paulus di sini bukan berbicara tentang wibawa seorang pemimpin, tetapi ia menasihati jemaat Efesus untuk memelihara kesatuan dengan beberapa prinsip kesatuan harus dibangun berdasarkan konsep kesatuan mencakup kesamaan dan keberagaman. Dari tiga pasal pertama ia berbicara tentang doktrin dan selanjutnya ia berbicara tanggung jawab dan kewajiban seorang murid Kristus. Dalam Efesus 4:1-16 Paulus memberikan nasihat hidup dalam kesatuan. Kemudian dalam pasal 4:17-5:17 membahas hidup dalam kesucian, pasal 5:18-6:9 dalam keharmonisan dan terakhir pasal 6:10-24 mengenai hidup dalam kemenangan. Dari kata sambung yang dipakai “sebab itu” dan “supaya” menunjukkan bahwa nasehat-nasehat ini ada berhubungan dengan ayat sebelumnya. Murid Kristus harus memahami panggilannya dan harus mewujudkan panggilan itu, dengan landasan bersumber dari relasi antar pribadi dalam Tritunggal. Sikap murid Kristus harus hidup sesuai dengan panggilan untuk menerima sesama murid Kristus, hal ini diwujudkan dalam kasih sebagai pengikat kesatuan, dengan karakter kerendahan hati, kelemahlembutan, dan kesabaran yang merupakan dasar kesatuan. Di sini murid Kristus harus menyadari bahwa kita dipanggil ke dalam sebuah kesatuan, yaitu kesatuan roh. Kesatuan itu perlu diusahakan dan diperjuangkan dengan bersandar pada Firman Tuhan. Memelihara kesatuan roh memiliki kesamaan prinsip-prinsip kesatuan yang dibangun dengan fondasi yaitu, “satu roh”, “satu pengharapan”, “satu Tuhan”, “satu iman”, “satu baptisan” dan “satu Allah dan Bapa”.


    Marilah kita merespons panggilan terhadap karya Allah untuk bersatu di gereja lokal maupun antar gereja lokal. Bukan hanya bersatu karena terikat dalam sebuah organisasi, tetapi bersatu karena kasih yang datang dari hati. Gereja pastinya memiliki beberapa kesamaan yang merupakan titik tolak terwujudnya kesatuan. Namun juga memiliki keberagaman yang jangan dipandang sebagai sekat-sekat pemisahan, tetapi keberagaman yang memperlengkapi dan mengisi kesatuan.


    “Kesatuan dengan Kristus dimulai dari kesatuan kekal Allah untuk menyelamatkan umat-Nya di dalam dan melalui Yesus Kristus” (Anthony A. Hoekema)


    Pertanyaan yang perlu direnungkan:

    1. Bagaimana seharusnya murid-murid Kristus berinteraksi satu dengan yang lain di gereja lokal dan antar gereja lokal?

    2. Coba sebutkan apa saja yang menyebabkan murid Kristus tidak dapat Bersatu! Mengapa demikian?


    6 min
  • 4-8-2024 - 使我們合而為一的主 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    約翰福音 17:20-23

    我生日那天,有幾個朋友(不是教會會眾)來慶祝。當活動進行時,其中一個人走到我身邊說:“我們祈禱讓你能在這個地方使我們合而為一” 同時用銳利的目光看著我.在困惑中我立馬回答:“但願主耶穌使我們合而為一。” 這是一位朋友看到了合一的重要性之祈禱和盼望。這件事讓我想起主耶穌為每個門徒面對充滿分裂、肉體的情慾和魔鬼權勢的世界禱告之重要性。


    主耶穌在祂自己和門徒之間所建立的合一是透過主耶穌向天父祈求使門徒能夠保持合一的禱告中,完美地表達出來。“使他們合而為一"是主耶穌的期盼。先前在第1至5 節中,祂為自己禱告; 在第6至19節中,祂為祂的門徒禱告,在第20至23節中,祂為每個世紀以來透過門徒的傳道中相信和將要相信祂的人禱告,讓合一得以不斷持續。聖父與聖子的合一是每個被聖靈重生的人之間關係的基本, 這都是三一真神的作為。主耶穌在信徒之間合一的禱告,就像聖父與聖子的合一一樣。這並不意味著像耶穌和天父本質上的合一,而我們的合一是由上帝的愛所連繫的神聖合一。在計畫和目的上彼此相愛,以便讓世人知道我們是基督的門徒,然後相信並榮耀上帝。這裡說的合一並非各自的合一。而是來自各種不同差異的合一。現在活在基督裡的信徒都是已經被祂在十字架上的死和祂的復活中團結在一起的人,上帝已經恢復了人類因罪而與上帝隔絕所造成的破壞。所以主耶穌要所有已得救的信徒都能合而為一。基督已拆毀隔斷的牆,使我們能享受與上帝的個人關係和永恆的團契。


    主耶穌為信徒合一的禱告,確實是以強調心靈、意念和盼望的合一為前提來帶領信徒在世上過信心的生活而不至四分五裂。因為當信徒分裂時,上帝呼召傳講祂的道以使世人相信祂就無法實現了。信徒的合一才是傳福音的真實典範,而不是內部的衝突. 信徒的合一讓世人相信是天父差遣了耶穌來,以使更多的人相信祂。


    “我們透過神聖的聖約和

    神聖的道成肉身與祂合而為一”

    (辛克萊•弗格森)


    作 者:椰嘉達基督徒會堂芝比濃堂會-李永豐牧師

    翻譯員:張賽瓊


    默想的問題:

    1. 為什麼我們需要為基督的門徒在教會中的合一禱告?

    2. 你願意花一些時間為教會中基督門徒的合一禱告嗎?你禱告的內容是什麼?


    7 min
  • 4-8-2024 - Tuhan Menyatukan (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Yohanes 17:20-23

    Penulis : Pdt. Firdaus Lie


    Di hari ulang tahun saya ada beberapa teman (bukan jemaat) ikut hadir merayakannya. Saat acara sedang berlangsung ada satu di antara mereka datang dekat di samping saya mengatakan “kami mendoakan supaya kamu dapat mempersatukan kami di tempat ini.” Sambil memandang saya dengan sorotan mata yang tajam, spontan dalam keadaan bingung saya menjawab, “kiranya Tuhan Yesus yang mempersatukan kita.”Ini adalah doa dan harapan dari seorang teman melihat pentingnya kesatuan. Peristiwa ini mengingatkan saya pentingnya doa Tuhan Yesus kepada setiap murid untuk menghadapi dunia yang sarat akan perpecahan, keinginan daging dan kuasa iblis.


    Persatuan yang Tuhan Yesus bangun di antara diri-Nya dengan murid-murid-Nya diungkapkan dengan indah melalui doa Tuhan Yesus kepada Bapa agar para murid tetap bersatu. “Ut omnest unum sint” (supaya mereka menjadi satu) ini merupakan harapan dari Tuhan Yesus. Sebelumnya di ayat 1-5 Ia berdoa untuk diri-Nya; di ayat 6-19 Ia berdoa untuk murid-murid-Nya dan di ayat 20-23 Ia berdoa untuk setiap orang yang sudah percaya dan akan percaya kepada-Nya oleh pemberitaan para murid di sepanjang abad agar tetap terus menerus bersatu. Kesatuan Bapa dan Anak merupakan hubungan fondasi bagi setiap orang yang sudah dilahirbarukan oleh Roh Kudus; hal ini merupakan karya Allah Tritunggal. Doa kesatuan Tuhan Yesus antara orang percaya seperti kesatuan Bapa dan Anak. Tidak berarti kesatuan hakikat seperti kesatuan hakikat Yesus dan Bapa, tetapi kesatuan kita adalah kesatuan Ilahi yang diikat oleh kasih Allah. Saling mengasihi dalam rencana dan tujuan agar dunia mengetahui kita adalah murid Kristus, lalu percaya dan memuliakan Allah. Kesatuan di sini tidak sama dengan satu yang berdiri sendiri-sendiri. Tetapi kesatuan disini adalah kesatuan yang datang dari bermacam-macam perbedaan. Orang percaya dalam Kristus telah dipersatukan dalam kematian-Nya di atas kayu salib dan kebangkitan-Nya, yang sekarang hidup di dalam Kristus. Tuhan telah memulihkan kehancuran umat manusia dari akibat dosa menyebabkan manusia terpisah dengan Allah. Karena itu, Tuhan Yesus memohon semua orang percaya yang sudah diselamatkan agar menjadi satu. Kristus telah merubuhkan tembok pemisah supaya kita bisa menikmati hubungan pribadi dan persekutuan kekal dengan Allah.


    Doa Tuhan Yesus untuk kesatuan orang percaya sangat mengedepankan kesatuan hati, pikiran, dan harapan untuk menapaki kehidupan iman orang percaya dalam dunia ini agar tidak tercerai-berai. Sebab ketika orang percaya tercerai-berai tugas panggilan Allah untuk memberitakan Firman Tuhan agar dunia menjadi percaya, tidak akan tercapai. Kesatuan orang percaya adalah teladan nyata untuk memberitakan Injil bukan dengan konflik-konflik internal. Kesatuan orang percaya membuat dunia percaya bahwa Bapalah yang mengutus Yesus dan lebih banyak lagi orang menjadi percaya.


    “Kita dipersatukan dengan-Nya melalui kovenan Ilahi dan juga inkarnasi Ilahi”

    (Sinclair B. Ferguson)


    Pertanyaan yang direnungkan:

    1. Mengapa kita perlu mendoakan kesatuan buat murid-murid Kristus di gereja?

    2. Maukah Anda mengambil waktu tertentu berdoa bagi kesatuan murid-murid Kristus dalam gereja? apa isi doamu?


    7 min
  • 3-8-2024 - 神擊責打的意義 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    士師記16:25-28

    彼得前書 2:20


    參孫作為上帝的士師的一生本應是充滿讚美和自豪的一生。他被賜予非凡的力量。他能夠做到很少有其他聖經人物能夠做到的事。他的體力可以打敗獅子和數千非利士士兵。他是一位被父母特別照顧的拿細耳人。但因著姦淫的罪,輕視罪的態度,以及他極大的狂妄,上帝讓他經歷了毀滅他一生那麼沉重的責打。因此從如此的毀滅中產生了悔改。他一生所受的教訓有益於下一代來瞭解上帝責備和嚴厲責打的意義。


    今天經文中的“責打”一詞來自卡拉佐一詞,可以側面翻譯為“切割”或“懲罰”。當然,其意義並不是字面上的切割或懲罰。但它的意義是一種會產生非常痛苦並能改變的行動。使徒彼得指出造成痛苦責打的原因有兩個。第一,上帝允許的痛苦責打是由罪造成的。上帝是公義的神。罪是違背上帝的行為。上帝所給予的責打,可以是一個充滿公義的懲罰。也可以是一個管教的責打。對於惡人的驕傲之罪來說,這責打將摧毀他的驕傲和傲慢。對於上帝的兒女來說,祂不惜嚴厲的教育,使祂兒女的生命能悔改並真正的改變。第二,痛苦責打是因為行善而造成的。確實很難理解上帝對行善的好人的責打。但使徒彼得說,對行善的好人的責打神看是可喜愛的。這意味著那些因行善而受苦的好人可以透過這樣的責打體驗到基督的慈愛。如果基督的苦難可以祝福很多人,那麼行善的好人也能夠透過經歷那責打來祝福很多人。如果基督受苦並得勝,那麼那些受苦的好人也會經歷得勝。如果基督的受難帶來了天父對祂的稱讚,那麼好人受到的責打也能帶來上帝的稱讚。


    這一周内,我們反思上帝對祂子民的嚴厲塑造。有如此的塑造是因為祂的子民犯了傲慢的罪。因此那重重的責打產生了悔改就像參孫一樣。除此之外,上帝的塑造並不一定是因為罪,而是為要對上帝更深的認識就像約伯一樣。上帝的塑造也可以成為榮耀祂的一種方式就像使徒保羅一樣。在這一切的背後,上帝要從嚴厲的塑造中重塑,使其成為祂美好的作品。我的弟兄們啊,如果上帝允許那塑造發生在我們身上,請不要灰心絕望(希伯來書12:5)。並在每個過程中與上帝有越來越深的親密關係。阿門。


    “如果上帝必須透過責打來塑造我們,

    但願那是因為我們做了榮耀祂的善事,

    但如果那是因為罪的話,

    讓我們願意悔改並被上帝改變。”


    作 者:椰嘉達基督徒會堂鐵橋堂會-蔡國閃傳道

    翻譯員:黃瓊楓



    需要思考的问题:

    1. 神允許在你生命中的塑造有何意義?

    2. 經歷了這些塑造之後,你的委身是什麼?


    9 min
  • 3-8-2024 - Arti Dari Pukulan Tuhan (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : Hakim-Hakim 16:25-28; 1 Petrus 2:20

    Penulis : G.I. Swannius Bong


    Seharusnya hidup Simson sebagai hakim Tuhan adalah hidup yang penuh dengan pujian dan kebanggaan. Dia dikaruniakan dengan kekuatan yang luar biasa. Dia mampu mengerjakan apa sangat jarang dimiliki tokoh Alkitab lain. Kekuatan tubuhnya dapat mengalahkan singa dan ribuan tentara Filistin. Dia adalah seorang nazir yang begitu dijaga oleh orang tuanya. Tetapi akibat dosa percabulan, sikap mengenteng dosa dan kesombongannya yang besar. Tuhan izinkan ia mengalami pukulan berat yang begitu menghancurkan hidupnya. Sehingga dari kehancuran itu pertobatan dapat terjadi padanya. Pembelajaran dari hidupnya berguna ini bagi generasi selanjutnya untuk memahami arti teguran dan pukulan keras dari Tuhan.

    Kata “pukulan” dalam nas hari ini berasal dari kata Kalazo yang dapat diterjemahkan secara lateral berarti “dipotong” atau “dihukum.” Tentu saja maksudnya bukan secara harfiah dipotong atau dihukum. Tetapi memiliki makna tindakan yang memiliki dampak yang sangat menyakitkan dan mengubahkan. Rasul Petrus menyatakan ada dua penyebab dari pukulan yang menyakitkan itu. Pertama, pukulan yang menyakitkan dari Tuhan izinkan yang diakibatkan oleh dosa. Tuhan adalah Allah yang adil. Dosa adalah tindakan melawan Tuhan. Pukulan yang Tuhan berikan dapat berupa penghukuman yang penuh keadilan. Dapat juga berupa pukulan yang mendidik. Bagi dosa kesombongan orang fasik, pukulan itu akan menghancurkan kesombongan dan keangkuhannya. Bagi anak Tuhan, Tuhan tidak segan-segan mendidik dengan keras agar pertobatan dan perubahan nyata bagi hidup anak-anak-Nya. Kedua, pukulan yang menyakitkan itu dapat diakibatkan karena berbuat baik. Memang sulit memahami pukulan yang diizinkan Tuhan bagi orang baik. Tetapi rasul Petrus menyatakan bahwa pukulan bagi orang baik itu merupakan kasih karunia dari Allah. Artinya orang yang mengalami penderitaan karena berbuat baik dapat mengalami kasih karunia Kristus lewat pukulan itu. Jika Kristus yang menderita dapat memberkati banyak orang maka orang baik pun lewat mengalami pukulan itu dapat memberkati banyak orang. Jika Kristus menderita dan menang maka orang baik pun yang menderita akan mengalami kemenangan. Jika penderitaan Kristus mendatang pujian dari Bapa maka pukulan orang baik juga dapat mendatang pujian dari Allah.

    Sepanjang minggu ini, kita merenungkan pembentukan keras dari Tuhan bagi umat-Nya. Pembentukan yang terjadi dikarenakan karena dosa kesombongan dari umat-Nya; sehingga pukulan-pukulan itu begitu keras untuk membawa pertobatan seperti Simson. Selain itu, pembentukan dari Tuhan tidak selalu karena dosa, tetapi untuk membawa pengenalan yang lebih dalam kepada Tuhan seperti Ayub. Pembentukan Tuhan juga dapat menjadi sarana memuliakan Tuhan seperti rasul Paulus. Dibalik semua itu, Tuhan ingin membentuk kembali dari pembentukan keras itu agar menjadi karya-Nya yang indah. Saudaraku, jika Tuhan mengizinkan pembentukan itu terjadi, jangan lah membuat kita putus asa dan tawar hati (Ibr 12:5). Dan jalani setiap proses itu dengan keintiman yang semakin dalam dengan Tuhan. Amin.


    “Jika harus dibentuk Tuhan lewat pukulan biar lah itu karena melakukan kebaikan yang memuliakan-Nya, tetapi jika itu karena dosa, biar lah kita mau bertobat dan mau diubahkan oleh Tuhan”


    Pertanyaan untuk direnungkan

    1. Apa arti pembentukan yang Tuhan pernah izinkan terjadi dalam hidupmu?

    2. Apa komitmenmu setelah melewati pembentukan-pembentukan itu?


    7 min
  • 2-8-2024 - 被疾病所塑造 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    哥林多後書 12:7-9


    本週内, 我們對各個人物的錯誤回應進行了許多討論。上帝賜予他們能力和偉大。他們的回應卻是驕傲或傲慢;傲慢是對他人表現出的驕傲。所以這種驕傲或傲慢導致了他們自己的毀滅。就像參孫一樣被賜予強大的力量,卻因傲慢而被上帝毀滅。就像希律一樣,一位因過於大膽接受所有他不配得的讚美而被天使擊打的國王。就像巴別塔的建造者們因傲慢地建造一座要與上帝相稱的建築物而被上帝變亂了。當然,傲慢導致悲慘毀滅的例子還有很多。


    今天,我們由一個從上帝那裡得到很多恩賜和祝福的人身上學到了正確的回應。 他就是使徒保羅。一個人從上帝那裡得到了如此崇高榮耀的啟示。祂被神帶到天上,看見天上的啟示和顯現 (1-3節)。不像今天的某些牧師非常自高地講述了有關天上的顯現和啟示。這位使徒並不想誇耀這些事。雖然從人性上他可能會被誘惑這麼做。但神不允許他有這種自高。上帝允許撒旦用疾病來攻擊他,使他深受折磨。使徒保羅的肉體上被加了一根刺。當然,對於這種疾病有多種解釋;無論那是身體的疾病與否。然而,重點是使徒保羅因這種疾病而遭受了極大的痛苦。他三次呼求,要得·醫治 (8節)。但是上帝回答的是“不”。上帝回答道: “我的恩典夠你用的.因為我的能力,是在人的軟弱上顯得完全。” 是一個大多數人不喜歡的答案。除了不喜歡它之外也因為所祈求的沒得到允準。沒有人喜歡經歷軟弱。然而,使徒保羅回應說:“所以我更喜歡誇自己的軟弱、好叫基督的能力覆庇我。” 這意味著他喜歡在他的生命中的軟弱完美地彰顯基督的能力。換句話說,如果他必須經歷疾病,那是件好事,因為可以擊敗我的自誇。而且透過那疾病,上帝的名而不是他自己的名在他的生命中完美地彰顯出來。


    弟兄啊,上帝可以透過疾病讓我們的生命變得更美好。儘管如此,我們當然希望能夠從這種疾病中康復。但是如果疾病能使上帝得榮耀,如果疾病能摧毀我們因偉大和成就感的自誇, 如果疾病可以將上帝的能力完美地在我們生命中彰顯出來,那麽我們應該為基督感到驕傲,因為祂允許我們的生命擁有這樣的軟弱。例如:有人生病了還能祝福別人,這當然會激勵許多人做同樣的事。身有“殘疾”的人,不但沒有抱怨,反而感恩地繼續不斷地掙扎跟隨上帝; 這當然可以成為其他經歷類似情況的人的好榜樣。還有很多其他的例子。重要的是,無論上帝允許任何疾病塑造我們的生命,我們都要以榮耀上帝的心態來回應。阿門。


    “當上帝透過疾病來塑造的時候,

    正確的心態是抛開對自己的驕傲,

    全心全意地誇耀和榮耀上帝。”


    作 者:椰嘉達基督徒會堂鐵橋堂會-蔡國閃傳道

    翻譯員:黃瓊楓


    需要思考的问题:

    1. 為什麼上帝有時會讓我們經歷疾病?

    2. 你知道還有什麼驕傲不能榮耀神的嗎? 你的禱告是什麼?


    8 min
  • 2-8-2024 - Dibentuk Oleh Sakit Penyakit (PST GKJ Bahasa Indonesia)

    Nats Alkitab : 2 Korintus 12:7-9

    Penulis : G.I. Swannius Bong


    Sepanjang minggu ini, kita banyak menyinggung tentang respons yang salah dari berbagai tokoh-tokoh. Mereka diberikan kemampuan dan kehebatan dari Tuhan. Mereka merespons dengan penuh kesombongan atau kepongahan; kepongahan adalah kesombongan yang ditunjukkan kepada sesama. Sehingga akibat dari kesombongan atau kepongahan itu adalah kehancuran bagi mereka sendiri. Seperti Simson yang dikaruniakan kekuatan yang hebat, dihancurkan oleh Tuhan akibat kepongahannya itu. Seperti Herodes, seorang raja yang ditampar malaikat karena sikapnya yang terlalu berani menerima semua pujian yang tidak layak baginya. Seperti para pendiri Menara Babel yang dikacaukan Tuhan akibat kepongahan atas kehebatan membangun bangunan untuk menyamai Tuhan. Tentu saja masih banyak lagi contoh-contoh lain yang akibat dari kepongahannya yang berakhir pada kehancuran yang menyedihkan.

    Hari ini kita belajar respons yang benar dari seseorang yang menerima begitu banyak karunia dan berkat dari Tuhan. Ia adalah rasul Paulus. Seorang yang menerima begitu penyataan Allah yang begitu tinggi dan mulia. Ia dibawa oleh Tuhan ke surga untuk melihat penyataan dan penglihatan surgawi ( ay. 1-3). Tidak seperti oknum pendeta masa kini yang bercerita tentang penglihatan dan penyataan surgawi dengan penuh kebanggaan. Rasul ini justru tidak ingin membanggakan hal-hal itu. Walaupun secara manusiawi, dia bisa saja tergoda melakukan itu. Tetapi Tuhan tidak mengizinkan kebanggaan itu ada padanya. Tuhan mengizinkan iblis menggocoh dirinya dengan sakit penyakit yang sangat menyiksa dirinya. Rasul Paulus diberikan duri dalam daging. Tentu saja ada banyak penafsiran tentang sakit ini; baik sakit secara pengertian fisik atau pun tidak secara fisik. Namun, intinya adalah rasul Paulus sangat menderita karena sakit ini. Ia berseru tiga kali agar disembuhkan (ay. 8). Tetapi jawaban Tuhan adalah tidak. Jawaban Tuhan “Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu. Sebab justru dalam kelemahan kuasa-Ku menjadi sempurna.” Jawaban yang tidak sukai dengan sebagian besar orang. Selain tidak suka karena permintaan tidak dikabulkan. Tidak ada yang suka mengalami kelemahan. Namun, rasul Paulus meresponsnya dengan kalimat “sebab itu terlebih suka aku bermegah atas kelemahanku supaya kuasa Kristus menaungi aku.“ Artinya dia suka kelemahannya membawa kuasa Kristus yang tampak dengan sempurna dalam hidupnya. Dengan kata lain jika ia harus mengalami sakit penyakit, itu adalah baik karena kemegahan untuk dirinya dapat dikalahkan. Dan melalui sakit itu, nama Tuhan justru dinyatakan dengan sempurna dalam hidupnya bukan dirinya.

    Saudaraku, Tuhan bisa membentuk hidup kita menjadi lebih indah lewat sakit penyakit. Walaupun, tentu saja kita harapkan dapat sembuh atas sakit itu. Tetapi jika sakit itu dapat membawa kemuliaan bagi Tuhan. Jika sakit itu dapat menghancurkan kemegahan atas kehebatan dan prestasi diri kita. Dan jika sakit penyakit itu, dapat membawa kuasa Tuhan nyata dengan sempurna dalam hidup kita. Maka kita seharusnya bermegah kepada Kristus yang mengizinkan kelemahan itu ada dalam hidup kita. Contohnya: seseorang dapat memberkati sesama sekalipun sedang dalam sakit, tentu saja itu akan menginspirasi banyak orang untuk melakukannya. Seseorang tidak mengeluh sebaliknya dapat bersyukur dan terus berjuang ikut Tuhan atas sakit “cacat” pada tubuhnya; tentu saja dapat menjadi teladan yang baik bagi sesama yang mengalami hal serupa. Dan masih banyak contoh lain. Intinya, apa pun sakit penyakit yang diizinkan Tuhan membentuk hidup kita, respons lah dengan sikap hati memuliakan Allah. Amin.


    “Sikap hati yang benar ketika dibentuk Tuhan dengan sakit penyakit adalah meninggalkan kebanggaan atas kehebatan diri dan sepenuh hati memegahkan dan memuliakan Tuhan”


    Pertanyaan untuk direnungkan

    1. Mengapa Tuhan terkadang mengizinkan kita mengalami sakit penyakit?

    2. Kebanggaan akan hal apa yang masih anda miliki yang tahu tidak memuliakan Tuhan? Apa doamu?


    6 min
  • 1-8-2024 - 被苦難所塑造 (PST GKJ Bahasa Mandarin)

    約伯記42:5-6


    沒有任何一個人能夠完全的認識神。神有許多奧秘光靠知識去認識是不夠的。即使過著虔誠生活且遠離犯罪的人,仍需要神的塑造。目的是讓他們謙卑地看見上帝的美好、深度和智慧。約瑟、但以理和保羅等過著美好生活的人物被識為虔誠的人。他們也都經歷了各種苦難和困難來被神所塑造。因此,我們需要對神在愛神之人的苦難中的塑造有正確的認識。


    約伯是一位經歷過非凡苦難的敬虔人。約伯的朋友們看到約伯的痛苦,忍不住在約伯身上尋找問題的根源。他們一再指責約伯犯了罪。但他們的指責在神面前被證明是錯誤的(7-8節)。約伯受苦不是因為犯錯或犯罪。約伯受苦是因為他要被神塑造, 更深入和親自地認識神的奧祕。所以在約伯受苦之後,當神要使他恢復的時候,約伯說神的智慧和知識遠比他能想像的更大更高。約伯說:“我從前風聞有祢、現在親眼看見祢.”(第5節)。看見神意味著親自遇見神的真實經歷,是自己獨有的,是從任何地方都無法獲得的。接著他又說: “因此我厭惡自己, (自己或作我的言語) 在塵土和爐灰中懊悔 (第6節)” 這意味著即使是虔誠人也需要謙卑地悔改,承認自己的局限,並意識到神的智慧和主權在他的生活中有多深。


    無論我們如何努力保守聖潔的生活,我們仍然需要謙卑自己來認識祂。無論我們如何努力不犯罪,神仍然需要透過祂所允許的苦難經歷來介紹祂的位格。儘管我們作為信徒生活得如此美好,神仍然塑造我們的生命。因為, 神太偉大, 太榮耀了。要認識祂,僅僅透過知識是不夠的, 還必須經歷充滿痛苦和困難的人生旅程。當我們正確地理解我們正在經歷的苦難時,我們所學習的神之話語就會變得如此真實和生動。因此,當我們處於困境時, 要感恩, 謙卑, 悔改並體驗與神的相遇。


    “被神塑造和被破碎的心

    不僅僅發生在罪人身上,

    而也成為信徒在苦難中

    親自與神相遇的特殊經歷.”


    作 者:椰嘉達基督徒會堂鐵橋堂會-蔡國閃傳道

    翻譯員:黃瓊楓


    需要思考的问题:

    1. 你如何理解你所經歷的痛苦?

    2. 當我們經歷痛苦和困難時,我們應該獲得什麼深度的智慧?


    6 min

About Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian

From the publisher's feed

Penuntun Saat Teduh - Renungan Harian