
Sign up to save your podcasts
Or


Nats Alkitab : Yohanes 14:25-27
Penulis : G.I. Emssow Marthins
Siapakah yang tidak ingin hidup dalam kedamaian dan kesejahteraan, Setiap dari kita tentu menginginkannya bukan? Hidup dalam ketenangan, bebas dari persoalan yang berat, sehat, penuh sukacita serta bahagia. akan tetapi kehidupan yang ideal ini mungkinkah dapat terjadi di tengah dunia yang penuh gejolak dan ketidakpastian ini. Dunia hari ini lebih condong, membawa manusia semakin jauh dari kehidupan yang damai. Itulah sebabnya yang menjadi pertanyaan, kepada siapakah dan kepada siapakah kita meletakan pengharapan akan damai sejahtera itu. Dunia dengan segala tawarannyakah, atau kepada Allah yang tidak pernah meninggalkan perbuatan tangan-Nya?.
Di tengah kegelisahan dan kegentaran hati para murid, Tuhan Yesus memberikan pesan damai kepada para murid-Nya. Ia hendak meneguhkan dan meyakinkan mereka agar tidak mengizinkan kekawatiran menguasai mereka. Hal yang sama ia katakan juga kepada kita umat-Nya. Tindakan Tuhan Yesus itu sangat berbeda dengan kebiasaan orang-orang pada jaman itu yang hanya sekedar memberikan salam damai kepada satu dengan yang lain saat mereka berjumpa. Yesus berkata Damai sejahtera-Ku Kuberikan padamu, artinya Aku memberikan rasa damai yang ada pada-Ku kepadamu. Sehingga apa yang kurasakan kamu pun dapat merasakannya juga, dan dunia tidak dapat memberikannya.
Pertanyaannya, bagaimanakah kita memiliki rasa damai seperti yang Kristus janjikan? Tidak ada cara lain, Tinggallah di dalam Dia, bacalah, renungkanlah, perkatakanlah firman Allah, serta tunduklah pada pimpinan Roh Kudus yang akan membawa kita pada kehidupan yang memperkenankan hati Bapa. Dan dengan sendirinya damai sejahtera Allah akan melingkupi dan memelihara setiap kita.
Yesus adalah sumber damai sejahtera yang sejati, hiduplah di dalam-Nya.
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Dari manakah sumber damai sejahtera yang sejati?
2. Apakah yang terjadi ketika damai sejahtera menguasai kehidupan kita?
歌罗西书 3:15
当你在战争冲突时期中不得不远行,你有何感受?为了安全起见,我们当中可能有一些人会取消行程。然而,一位来自新罕布什尔州的牧师,纪而摩(Joseph H. Gilmore)却不然。1862年,正值美国南北战争,这位神的仆人却动身前往费城,要到那里带领一个主日崇拜会。他在那段惊心动魄的路途中,一边思考《诗篇》第23篇,一边祈求上帝赐予他勇气和安全感,及后,他写下了《耶稣领我》这首赞美诗。一首提醒我们那些在上帝看顾下的人,心中常会有平安喜乐伴随着他们的诗歌。这首诗歌也成为他的祈祷,他希望他所服事的每个人也能体验到上帝所赐下的平安喜乐。以致希望他们不再专注于只会消弱信心的战争上,而专注在应许要照顾和坚固祂子民的牧人耶稣身上。后来,这首诗歌被翻译成印尼语《如今我心中满有平安》。
上帝应许将会与我们同在。然而,我们往往好像感受不到上帝的同在。这并不是因为上帝没有与我们同在,而是因为上帝儿女们的焦点没有专注在上帝身上,反而专注在他们眼前所发生的事情上。因此,他们的内心被黑暗笼罩,也不足为奇;这可能也会导致一些人因而质疑上帝在哪里?上帝同在的应许在哪儿呢?我为何感受不到平安呢?
上帝所爱的人,上帝的同在并不意味着没有问题;平安并不意味着没有惧怕和忧虑。任何事情都可能会发生,然而那些在基督里、心与上帝相连、始终顺服与祂,并依靠祂的人,即是在挑战或挣扎中,他们心中也会有平安。这种情况也不至于能夺去他们心中的平安。这是怎么回事,它怎么能发生的呢?之所以能感受到这种平安是因为充分地意识到上帝在掌管一切。这种完全意识是透过全然顺服于上帝体现出来的。因为人的能力是很有限的,如果不愿意来到祂跟前、向祂呼求、寻求祂的同在,那么黑暗和焦虑就会主宰你的生活。
一颗被基督平安充满的心,
将成为你在黑暗中脚前的灯
作 者:椰嘉達基督徒會堂蘇瓦爾納蘇特拉佈道所-沈天良傳道
翻譯員:蔡立基
需要思考的问题:
1. 是什么常常让你失去平安?
2. 你会如何保持你心灵上的平安?
Nats Alkitab : Kolose 3:15
Penulis : G.I. Emssow Marthins
Bagaimana perasaan Anda, ketika harus bepergian di tengah konflik peperangan? Beberapa di antara kita mungkin akan membatalkan perjalanan demi keselamatan. Namun hal berbeda terjadi pada Joseph H. Gilmore. Seorang pendeta dari New Hampshire. Suatu hari di tengah perang saudara tahun 1862, hamba Tuhan ini berangkat menuju Philadelfia, untuk melayani dalam sebuah kebaktian minggu di sana. Dalam perjalanan yang menegangkan itu ia merenungkan kembali Mazmur 23, dan sembari memohon agar Tuhan memberikan keberanian dan rasa aman kepadanya, ia menulis pujian "He Leadeth Me". Sebuah pujian yang mengingatkan kita akan rasa aman dan damai sejahtera pada mereka yang ada dalam pemeliharaan Tuhan. Lagu ini juga yang menjadi doanya agar setiap orang yang akan dilayaninya juga mengalami ketenangan dan damai sejahtera Allah, agar pandangan mereka tidak hanya berfokus pada perang yang hanya akan melemahkan iman, melainkan pada Yesus sang gembala yang berjanji memelihara dan menguatkan umat-Nya. Di Kemudian hari, lagu itu diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia “Tenanglah Kini Hatiku”.
Tuhan berjanji bahwa Ia menyertai kita. namun sering kali penyertaan itu seperti tidak dirasakan. Bukan karena tidak adanya penyertaan Allah, melainkan karena fokus anak-anak Tuhan yang sedang tidak tertuju pada Allah, melainkan pada realitas yang terjadi di depan matanya. Maka tidaklah heran hatinya pun penuh kegelapan dan keputusasaan yang mengakibatkan beberapa orang kemudian mempertanyakan di manakah Tuhan? Di manakah janji penyertaan itu? Mengapa aku tidak merasakan damai sejahtera?
Kekasih-kekasih Tuhan, penyertaan Allah bukan berarti ketiadaan persoalan, damai sejahtera bukan berarti tidak ada ketakutan dan kekawatiran. Semua hal bisa saja terjadi, namun mereka yang ada dalam Kristus, yang hatinya terpaut kepada Allah, yang selalu berserah kepada-Nya dan yang mengandalkan-Nya. Mereka akan memiliki rasa damai, sekalipun di tengah tantangan dan pergumulan. Kondisi itu tidak akan mencuri rasa damai yang ada pada hati mereka. Mengapa demikian, dan bagaimana hal itu bisa terjadi? rasa aman ini dikarenakan adanya kesadaran penuh bahwa Tuhanlah yang memegang kendali. Kesadaran penuh itu diwujudnyatakan dengan tindakan penyerahan diri penuh kepada Allah. Karena kekuatan manusia terbatas adanya, tanpa kerelaan untuk datang di hadapan-Nya, berseru pada-Nya dan memohon penyertaan-Nya, kegelapan dan kecemasanlah yang akan menguasai hidupmu.
Hati yang dipenuhi damai sejahtera Kristus, akan menjadi terang bagi langkahmu dalam kegelapan
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Apa yang membuatmu sering kali kehilangan damai sejahtera ?
2. Apa yang Anda lakukan untuk menjaga hatimu tetap damai ?
以弗所书 2:14
以色列政府修建了一堵长708公里的隔离墙。这堵墙将约旦河西岸和加沙走廊地带的以色列定居点与巴勒斯坦定居点分割开来。这堵墙被计划将继续用长柱修建至二三层楼高,墙面还覆盖着铁丝网,特别是在两国都声称拥有领土权而成为冲突根源的地区。所有这一切都是因为持续发生长久以来的冲突,自从哈马斯在去年10月袭击后,局势甚至因而变得愈加激烈。
似乎长期冲突和敌对往往会以筑起一堵隔断的墙来解决问题。这种类似的事情是非常危险的,因为它不仅发生在国家之间的冲突中,也可能会发生在生活的各个领域:无论是在家庭中、在工作职场中、在社会中,甚至在教会生活中。正如在以弗所教会所发生的事件,割礼问题却成为会众分裂的根源。这种分裂是基于犹太人和非犹太人会众。因此,由于这些差异,会众中间似乎出现了一堵隔断的墙。其实,会众本应在基督里互相联合成一体。
透过今天的灵修导引,我们被提醒在上帝子民之间建造隔断的墙是多么危险的。罪使我们与上帝隔绝,罪也使我们彼此隔绝。基督身体的群体中不应该有分裂、仇恨、争论等的存在。上帝希望祂的子民能合而为一。因此,透过基督的工作,我们与天父和好并合而为一,透过同样的工作,我们也在上帝子民的群体中得以和好并合而为一。这种和好的关系必须由每一个愿意拆毁中间隔断的墙,并成为实现和平桥梁的信徒来实现。因为因罪而产生的隔绝已经被基督的宝血拆毁,借此,我们与我们得救赎同胞之间不能再有隔绝了。
“上帝的爱拆毁了中间隔断的墙,
让我们活在平安的生活中。”
作 者:椰嘉達基督徒會堂蘇瓦爾納蘇特拉佈道所-沈天良傳道
翻譯員:蔡立基
需要思考的问题:
1. 上帝为什么希望我们在上帝的子民当中过着和平的生活?
2. 你对实现这一个目标有何承诺?
Nats Alkitab : Efesus 2:14
Penulis : G.I. Emssow Marthins
Tembok sepanjang 708 kilometer telah dibangun oleh pemerintah Israel. Tembok ini sebagai pemisah antara wilayah permukiman Israel dan wilayah pemukiman Palestina baik di tepi barat maupun di jalur Gaza. Tembok ini direncanakan akan terus dibangun hingga dua sampai tiga lapis dengan tiang-tiang panjang yang diberi pagar kawat duri, terutama pada area-area yang menjadi sumber perseteruan karna klaim kedua belah negara atas wilayah tersebut. Semua ini terjadi karena konflik berkepanjangan yang masih terus berlangsung bahkan semakin memanas pasca serangan Hamas pada Oktober tahun lalu.
Tampaknya perseteruan dan permusuhan akan selalu berujung pada tindakan membangun tembok pemisah. Hal semacam ini menjadi sangat berbahaya, karena tidak hanya terjadi pada konflik antar negara, ia pun bisa terjadi pada berbagai ranah kehidupan. Baik terjadi dalam keluarga, dalam kehidupan dilingkungan kerja, bermasyarakat bahkan kehidupan bergereja. Seperti yang telah terjadi di tengah jemaat Efesus, persoalan mengenai sunat telah menjadi akar perpecahan jemaat. Perpecahan ini berlatar belakang Yahudi dan jemaat Non Yahudi. Sehingga karena perbedaan ini, terjadilah tembok pemisah di tengah jemaat yang seharusnya bersatu sebagai satu kesatuan anggota Tubuh Kristus.
Melalui perenungan ini, kita diingatkan betapa berbahayanya membangun tembok pemisah di antara umat Allah. Dosa telah membuat kita terpisah dengan Allah, dosa membuat kita terpisah dengan sesama. Perpecahan, kebencian, pertikaian dan sebagainya, harusnya tidak dibiarkan ada dalam Komunitas Tubuh Kristus. Allah menghendaki umat-Nya bersatu. Maka itu melalui karya Kristus, kita didamaikan dan dipersatukan dengan Bapa, melalui karya yang sama kita didamaikan dan dipersatukan dalam komunitas umat Allah. Relasi yang telah didamaikan ini haruslah diwujudnyatakan oleh setiap orang percaya dengan kesediaan untuk meruntuhkan tembok pemisah dan menjadi agen yang menjembatani terwujudnya perdamaian. Sebab jarak yang terjadi karena dosa, telah dihancurkan oleh darah Kristus, dengan demikian, maka jarak antara kita dengan sesama orang tebusan tidak boleh lagi ada.
“Kasih Allah meruntuhkan tembok pemisah dan membawa kita hidup dalam kedamaian.”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Mengapa Allah Ingin kita hidup dalam kesatuan yang damai di antara umat Allah?
2. Apa komitmenmu untuk mewujudkan hal itu ?
诗篇 37:37
有一名上帝的孩子在孤儿院当义工。他工作很认真,无微不至地照顾孩子们。他也把他们都教育得很好,甚至能够以很好并平和的方式来解决孤儿院里所有的矛盾。许多捐助者都因着他的诚信,以及他真诚地经营管理孤儿院而信任他。感谢他殷勤工作的态度和他的模范生活,故此,这所孤儿院一无缺乏。这所孤儿院还成为孩子们未来的祝福。
每个人都希望自己的生活有一个美好、幸福和成功的未来。然而,并不是每个人都有能力并且知道如何来获得美好的未来。诗篇作者教导说,要拥有美好的未来,我们必须成为和平使者。上帝希望我们每个人无论身处何处都能成为和平使者,继续为创造和平而奋斗。和平使者必须是一个诚实正直的人。直诚的人意味着手洁心清,毫不利己。一个直诚的人做任何事都不求回报,而正直的态度意味着拥有一颗诚实、敞开的心,并勇敢地传达真理。
因此,和平使者能够克服冲突、纷争或骚乱并使之平和。他必须不断努力保持正直的生活。创造和平并以和平方式来解决当前的冲突。
和平使者的结局
不仅仅是历史的旁观者,
而且将成为决定
我们共同未来变革的建构者。
(德斯蒙德.图图,南非神学家)
作 者:椰嘉達基督徒會堂五角橋堂會 - 李維錦傳道
翻譯員:蔡立基
需要思考的问题:
1. 你是否已拥有和平使者的品格?你在塑造和平使者的品格时,面临了哪些挑战?
2. 和平使者的结局将会如何影响我们的环境?
Nats Alkitab : Mazmur 37:37
Penulis : G.I. Widya Tuluswati
Seorang anak Tuhan bekerja sebagai relawan di sebuah panti asuhan. Dia bekerja dengan sangat baik dan sabar kepada anak-anak yang diasuhnya. Ia mengajar dan mendidik anak-anak dengan baik, bahkan mampu menyelesaikan segala konflik di panti dengan baik dan damai. Banyak donatur yang percaya kepadanya karena kejujuran dan ketulusannya dalam mengatur dan menangani panti asuhan itu. Bersyukur karena sikap, kerja keras dan teladan hidupnya, panti asuhan ini tidak pernah mengalami kekurangan apa pun. Bahkan panti asuhan ini telah menjadi berkat bagi masa depan anak-anaknya.
Setiap orang ingin memiliki masa depan yang indah, yang baik, dan berhasil dalam hidupnya. Namun tidak semua orang mampu dan tahu cara memperoleh masa depan yang indah. Pemazmur mengajarkan untuk memiliki masa depan yang baik, kita harus menjadi pembawa damai. Tuhan menghendaki setiap kita menjadi pembawa damai yang terus mengupayakan perdamaian dimana pun kita berada. Seorang pembawa damai harus memiliki sikap yang tulus dan jujur. Tulus berarti bersih hati dan bersikap tidak mementingkan diri sendiri. Seorang yang tulus akan mengerjakan segala sesuatu tanpa mengharapkan imbalan. Sedangkan sikap jujur artinya memiliki hati yang lurus, terbuka, dan berani menyatakan kebenaran.
Dengan demikian seorang pembawa damai dimampukan dalam mengatasi konflik, pertentangan ataupun keributan dan mendamaikannya. Ia akan berusaha menjaga hidup yang berintegritas. Menciptakan kedamaian dan menyelesaikan konflik yang ada dengan damai.
Masa depan pembawa damai tidak hanya menjadi penonton dalam Sejarah, tetapi mereka akan menjadi arsitek perubahan yang mendefinisikan masa depan bersama. ( Desmon Tutu, Teolog dari Afrika Selatan)
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Sudahkah anda memiliki karakter pembawa damai? Tantangan apa yang anda hadapi untuk memiliki karakter pembawa damai?
2. Bagaimana masa depan sebagai pembawa damai mempengaruhi lingkungan kita?
箴言 15:1
为了想找出当水手们接到命令时,说话的语气如何能影响他们,凯尼奥学院的研究人员与美国海军合作进行了一项实验。这项研究表明,某人被批评的方式将会决定他的反应。例如,当某人被温和的语气批评时,他也会以相似的语气回应。反之,当他被吼叫时,他也会用同样尖锐的语气回应。这种现象也适用于透过包括对讲机和电话的直接沟通中。
我们的言语和表达方式不仅会影响我们收到的反应,而且也能决定那些言语是否将带来和平还是冲突。柔和的言语,不但可以使我们避免争执,还可以缓和紧张的氛围。理查德.德哈恩说:“当我们遇到言语暴戾的人时,尝试一下通过温柔的表达、冷静的情绪和充满爱的关怀来回应。看看,柔和的回答将如何改变我们的关系。”
所罗门王在他所写的《箴言》中提醒我们这些作为上帝儿女的,回答务必温柔友善。尖酸刻薄固然不能打断骨头,然而却能使听者心碎。甚至有人仅仅因为一句刺伤的话而变得失望、愤怒、绝望,乃至自杀。相反的,回答柔和能软化刚硬的心。
用柔和的言语来创造和平
作 者:椰嘉達基督徒會堂五角橋堂會 - 李維錦傳道
翻譯員:蔡立基
需要思考的问题:
1. 你是否曾经在生活中无意说出了一些粗暴语言,而伤害到别人的心灵?
2. 我们如何努力在我们的人际关系中创造和平?
Nats Alkitab : Amsal 15:1
Penulis : G.I. Widya Tuluswati
Para peneliti di Kenyon Collage bekerja sama dengan US Navy (Angkatan Laut Amerika Serikat) melakukan sebuah percobaan untuk mengetahui bagaimana pengaruh nada suara terhadap para pelaut ketika mereka diberi perintah. Penelitian tersebut mengungkapkan bahwa cara seseorang ditegur sangat menentukan responsnya. Sebagai contoh, jika seseorang ditegur dengan suara yang lembut, ia akan menjawab dengan cara serupa. Sebaliknya ketika ia diteriaki maka ia akan menjawab dengan nada sama tajamnya. Hal ini juga berlaku pada komunikasi yang dilakukan secara langsung, baik melalui intercom maupun melalui telepon.
Perkataan kita dan cara mengungkapkannya tidak hanya membuat perbedaan terhadap reaksi yang akan kita terima, tetapi juga menentukan apakah perkataan itu akan mendatangkan kedamaian atau justru mendatangkan konflik. Dengan perkataan lemah lembut kita akan menghindari perselisihan dan mendamaikan suasana yang tegang. Richatrd De Haan mengatakan: “ Saat kita berjumpa dengan orang yang bernada marah atau kasar, baliklah kecenderungan itu dengan cara mengungkapkan kelembutan, ketenangan jiwa, dan perhatian yang penuh kasih. Dan lihatlah, bagaimana jawaban yang lembut akan membuat perbedaan dalam hubungan kita.”
Raja Salomo dalam kitab Amsal yang ditulisnya, mengingatkan bahwa sebagai anak Allah harus berkata dengan lembut dan ramah. Memang perkataan yang tajam tidak mematahkan tulang namun dapat menghancurkan hati pendengarnya. Bahkan ada orang yang menjadi kecewa, marah, putus asa, dan ada yang sampai bunuh diri, hanya karena perkataan yang menyakitkan. Jawaban yang lemah lembut dapat melembutkan hati yang keras.
Ciptakan kedamaian, dengan perkataan yang lemah lembut
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Pernah kah dalam hidupmu tanpa disadari kita melukai perasaan orang lain dengan perkataan yang keras?
2. Bagaimana upaya kita untuk menciptakan kedamaian dalam relasi kita dengan sesama?
创世记 50:15-21
我们每个人都难免会犯错误。当我们犯错时,或者反而当别人伤害到我们时,我们的心灵往往就会失去平安。从约瑟与他的兄弟们的故事来看,就算是约瑟对他哥哥们生气并憎恨他们也是理所当然的。更何况是他们先让约瑟经历了许多苦难。首先,逼迫约瑟与深爱他的父亲分离。接着,将他丢在坑里,甚至差点儿把他杀了。然后,又将他卖为奴隶,以及许多其它对约瑟不利的作为。
然而,约瑟更愿意将审判的主权交付于上帝,因为他相信上帝对他的人生有最美好的计划。约瑟饶恕的决定为雅各大家庭带来了平安,并修复了之前破裂的关系。甚至一生不再会有仇恨和疑惑了。约瑟饶恕他兄弟们的行为荣耀了上帝的名。
平安这一词意味着没有争执、没有敌意、没有冲突以及没有压力。饶恕则意味着放弃报复的权利,让上帝来审判。饶恕是带来平安的重要步骤。藉着饶恕,我们打破了报复的循环,开始了恢复冲突所引起的破坏的过程,并重建更美好的关系。作为基督的门徒,为了带来平安,我们必须透过继续学习饶恕和自律。
“唯有透过饶恕,
我们才能开始恢复的过程,
为自己和他人带来平安。”
作 者:椰嘉達基督徒會堂五角橋堂會 - 李維錦傳道
翻譯員:蔡立基
需要思考的问题:
1. 你在饶恕他人时,面临了哪些挑战?
2. 你为什么还要继续饶恕别人呢?
From the publisher's feed