
Sign up to save your podcasts
Or


Nats Alkitab : Yohanes 16:29-33
Penulis : G.I. Agnes Christina
Kata “percaya” biasanya dipakai ketika seseorang telah melihat langsung atau pun merasakannya langsung akan suatu peristiwa. Rasa kepercayaan dapat diyakini seseorang biasanya berasal dari lamanya pengalaman yang terbangun bersama, sehingga membentuk suatu kepercayaan. Bahkan ketika seseorang dapat memberi label kepada pasangannya adalah seorang yang setia; hal itu tidak dapat di pisahkan dengan pengalamannya yang cukup lama dan seringnya bersama pasangannya.
Pengalaman yang sama yang dirasakan oleh setiap pribadi murid-murid Tuhan Yesus. Mereka menjalani hidup bersama Kristus setiap hari dengan intensitas yang tinggi. Sehingga mereka dapat yakin untuk mempercayai bahwa Kristus bukan berasal dari dunia, melainkan dari Allah. Hal itu tercermin ketika “damai sejahtera” benar-benar di peroleh di dalam Dia. Memang tidak dapat dipungkiri, bahwa hidup dalam dunia penderitaan akan penganiayaan sangat lah mungkin terjadi. Apalagi sejak sejak dahulu sampai hari ini, kekristenan sering di cap tidak benar; orang Kristen di pedalaman Indonesia tidak sedikit yang mengalami penganiayaan, penutupan dan pelarangan gereja di mana-mana, tekanan-tekanan serta persekusi pemberita Injil juga makin sering terjadi; semakin lama hidup sebagai orang percaya, makin berat dalam dunia ini. Tapi pengharapan yang baik datang melalui Kristus dan pesan-Nya kepada setiap murid-muridnya bahwa kemenangan pasti terjadi karena Dia telah mengalahkan dunia. Murid-murid dapat percaya dan menjalani perjuangan iman di dalam Kristus.
Dunia memang telah rusak oleh dosa namun Tuhan tidak pernah membiarkan kondisi ini terjadi begitu saja. Tuhan yang hidup rela datang ke dunia untuk menggenapkan janji-Nya dan menghadirkan damai yang tidak pernah di miliki oleh dunia ini. Kata percaya dapat kita rasakan ketika kita mengalami Dia dalam hidup kita. Maka pertanyaan yang paling mendasar adalah, “percayakah anda bahwa Dia telah mengalahkan dunia yang penuh kekacauan ini?”
“Percayalah kepada Tuhan yang memegang masa depanmu. Janji-janji-Nya selalu dapat dipercaya.”
(Corrie Ten Boom)
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Pengalaman apa yang membuat anda yakin dan percaya pada Dia?
2. Percayakah anda bahwa Dia telah mengalahkan dunia yang penuh kekacauan ini? Apa respons anda?
约翰福音14:27
通常一個人的經驗就是當家中有一人離開,其他留下的家人心裡就會憂愁焦慮。無論那是孩子或兄弟姐妹,到別的城市念書、或到國外留學,甚至可能因去世而永遠離開了。很多時候,父母或離開我們的人都會交代遺言或建議, 目的是要堅固, 安慰並希望能再相會。
當門徒們即將被一直以來陪伴在他們身邊的夫子遺留時,他們也感到憂愁. 然而,夫子留下了一個充滿盼望的訊息是無法被世界所賦予的幸福所取代的, 那就是平安。信徒的平安與我們每天經歷的周圍情況無關,例如我們被邀請去超級市場逛逛,被邀請環遊世界等等。信徒的平安是基於祂所應許的平安或安寧。基督耶穌表達“平安”這個詞是如此深奧。祂甚至保證祂所賜的平安不像世人所賜的幸福或喜樂。因為,世人所賜的是暫時的; 從神而來的平安是永恆的。
哇!如果最後遺言是如此感人的話,怎不歡心呢? 儘管現實並非如此,當我們被所愛的人遺棄時,確實會讓我們感到悲傷、壓力,甚至沮喪。這就是一個充滿憂愁的世界。對安全感的需求和對幸福感的需求極大地影響我們的生活方式。我們必須曉得活在這世上只是暫時的; 世界所提供的快樂確實可以讓我們有片刻的幸福,然而遠不止於此的快樂是,基督已經賜給我們平安,只要我們信靠祂。
“神不能給我們除祂以外的幸福與平安,
因為那是不存在的, 也從未存在過。”
(C.S.劉易斯)
作 者:椰嘉達基督徒會堂當格朗堂會 – 林玲玲傳道
翻譯員:黃瓊楓
思考的問題:
1. 最近有什麼事情讓你感到憂愁?
2. 你感受到祂的平安了嗎?
Nats Alkitab : Yohanes 14:27
Penulis : G.I. Agnes Christina
Biasanya pengalaman seseorang ketika ada seorang dalam keluarga pergi meninggalkan; hal ini membuat gelisah hati anggota keluarga lain yang di tinggalkan. Entah itu anak atau saudara yang pergi untuk berkuliah ke luar kota maupun luar negeri, atau bahkan bisa saja meninggalkan untuk selamanya dari dunia ini. Sering sekali setiap orang tua atau orang yang meninggalkan kita akan menitipkan pesan atau wejangan, tujuan untuk menguatkan, penghibur bahkan ada pengharapan akan bertemu kembali.
Rasa gelisah juga dirasakan oleh para murid ketika hendak ditinggalkan oleh Sang guru yang telah bersama-sama mereka. Namun, Sang guru memberikan satu pesan pengharapan yang tidak dapat di gantikan dengan rasa bahagia yang lain “seperti yang diberikan dunia”, yaitu damai sejahtera. Damai sejahtera bagi orang percaya tidak berhubungan dengan situasi sekitar yang kita alami sehari-hari seperti jika diajak jalan-jalan ke mall, di ajak traveling ke seluruh dunia, namun damai sejahtera (ketenangan) berdasarkan janji-Nya. Begitu dalam kata “damai sejahtera” yang di ungkapkan oleh Kristus Yesus. Bahkan Ia menjamin bahwa damai sejahtera yang Dia berikan bukan seperti kebahagiaan atau rasa suka yang di berikan dunia. Sebab, yang dunia berikan hanya sementara; damai sejahtera dari Allah sifatnya selamanya.
Waw! Bagaimana hati tidak bersukacita jika kata-kata terakhir yang diberikan sangatlah membuat terharu. Walaupun realitanya adalah ketika kita ditinggalkan orang yang kita kasihi sangatlah membuat kita sedih, stress, dan bahkan depresi. Inilah dunia yang penuh dengan kegelisahan. Kebutuhan rasa aman, kebutuhan rasa bahagia sangat mempengaruhi cara kita hidup. Satu hal yang perlu kita ketahui bahwa hidup di dunia ini hanyalah sementara; sukacita yang ditawarkan dunia memang dapat membuat kita senang sesaat, namun jauh melebihi dari sukacita itu bahwa Kristus telah memberikan damai sejahtera-Nya bagi kita, asal kita percaya pada-Nya.
“Tuhan tidak dapat memberi kita kebahagiaan dan damai sejahtera terlepas dari diri-Nya, karena hal itu tidak ada dan tidak pernah ada.”(C.S. Lewis)
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Apa yang akhir-akhir ini membuat hati Anda gelisah?
2. Sudahkah engkau merasakan damai sejahtera-Nya?
以賽亞書 9 : 1-7
大約4年前,新冠肺炎疫情大流行襲擊了世界各地的每個人。許多人認為生命只剩下片刻;或有些人認為這是世界末日的跡象。這幾乎真的發生了!因為我們知道,一個人的事業可能會在幾天之內被毀掉,而如果我們回顧那件事,肯定有很多人相信我們所經歷的事情是過去幾年最慘淡的事。然而,感謝神,隨著2023年的過去,開始逐漸恢復。正如一首屬靈歌曲所唱的:“主啊,就像雨後的彩虹,那就是祢信實的應許。”
確實,這發生在以賽亞書作者的時代,“但那受過痛苦的、必不再見幽暗”,同樣的事情也發生在西布倫地和拿弗他利地,這地方被視為不重要的,因為很容易受到敵人的攻擊。因為以色列民的不順服和反叛, 該地區的居民也被擄掠。先知以賽亞履行了他的預言任務並帶給以色列人盼望,即那些現在受逼迫的人將獲得自由;那些在黑暗中行走的人將看見大光,他們所承受的一切重擔都將被挪開,戰爭將結束。
問題在於這和平什麼時候才能發生?答案就在第6節, 當 “一個特殊的嬰孩誕生”時,和平就會發生,祂被稱為和平的君。確實,“特殊的嬰孩”誕生了;然而,為什麼逼迫和不公義依然無所不在使得至今仍感到陰暗呢?因為這世界充滿了罪人。然而,這就是神對祂子民深厚的愛。當神子民因自己的行為而承受壓力時,作為阿爸父神將釋放, 恢復他們並賜予平靜。問題是你是否相信這陰暗之地將過去而和平之地已經到來?
“和平並不是沒有問題,
而是在問題中保持平靜。”
(馬克斯·盧卡多)
作 者:椰嘉達基督徒會堂當格朗堂會 – 林玲玲傳道
翻譯員:黃瓊楓
思考的問題:
1. 你是否覺得生活陰暗到
不相信會有平靜的生活?
2. 你相信這一切都會過去,
和平之地已經到來嗎?
Nats Alkitab : Yesaya 9:1-7
Penulis : G.I. Agnes Christina
Hampir 4 tahun lalu, serangan pandemi Covid-19 menghantui setiap orang di seluruh dunia. Banyak orang yang berpikir bahwa hidup ini tinggal sebentar lagi; atau sebagian orang beranggapan bahwa ini adalah tanda-tanda kiamat. Hal ini hampir benar-benar terjadi! karena secara sadar bahwa karier seseorang dapat hancur dalam hitungan hari, dan jika kita flashback (kilas balik) kejadian itu pasti banyak orang yang meyakini bahwa kejadian yang pernah kita lalui adalah yang paling suram dari tahun-tahun yang pernah dilalui sebelumnya. Namun, puji Tuhan seiring berjalannya tahun 2023, mulai berangsur pulih. Seperti ada lagu Rohani yang mengatakan “seperti Pelangi sehabis hujan – itulah janji setia-Mu, Tuhan.”
Benar, hal itu terjadi. Pada zaman penulis kitab Yesaya, bahwa “tidak selamanya akan ada kesuraman.” Hal yang sama terjadi di Tanah Zebulon dan tanah Naftali – tanah yang dianggap tidak penting, karena tanah ini merupakan tanah yang mudah di serang oleh musuh-musuh; di sana juga penduduk daerah diangkut ke pembuangan karena ketidaktaatan dan pemberontakan bangsa Israel sendiri. Nabi Yesaya menjalankan tugas kenabiannya dan memberikan pengharapan bagi bangsa Israel bahwa mereka yang sekarang tertindas akan bebas; mereka yang masih dalam kegelapan akan melihat terang yang besar, setiap beban yang mereka angkat akan di ambil, perang akan berakhir.
Masalahnya adalah, kapan kata “damai” ini dapat terjadi? Jawabannya ada di ayat 5 bahwa kedamaian ini akan terjadi ketika “seorang anak yang istimewa lahir” yang disebut raja damai. Memang “anak yang istimewa” itu sudah lahir; Akan tetapi, mengapa sampai sekarang masih saja merasa suram karena penindasan, ketidakadilan masih di mana-mana? Karena dunia ini dipenuhi dengan orang berdosa. Namun inilah bentuk dalamnya kasih Allah terhadap umatnya, di saat mereka mengalami tekanan karena perbuatan manusia sendiri; Tuhanlah (sebagai Bapa) yang akan membebaskan, memulihkan serta memberi ketenangan. Pertanyaannya adalah apakah Anda percaya bahwa negeri yang suram ini akan berlalu, dan negeri damai telah datang?
"Damai bukanlah ketiadaan masalah, tetapi ketenangan di tengah-tengah masalah."
(Max Lucado)
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Apakah Anda merasa hidupmu suram hingga Anda mungkin saja tidak percaya akan ada kehidupan yang damai?
2. Yakinkah engkau bahwa semua ini dapat berlalu, dan negeri damai telah datang?
馬太福音28:16-20
我們在審判案件中常聽到“證人”一詞。 在審判期間,一名證人出庭陳述他在犯罪現場的所見所聞。“見證”一詞,希臘文“martureo”意思是成為證人。馬圖裡亞(Marturia)是教會進行信仰活動時所使用的術語,即信仰的見證。
馬太福音19-20章經常被稱為大使命。耶穌在升天前的一刻向門徒傳達的使命。耶穌差遣祂的門徒往普天下去傳福音。不僅如此,也要使更多的人作門徒日後繼續完成這個大使命。由此可見,傳福音的責任不僅僅是神的僕人(牧師或傳道人)的責任,而也是所有信徒的責任。透過理解這個真理,每個信徒都可以履行他們對神所托付的責任。見證些什麼? 根據“見證”一詞的含義,我們見證所經歷的耶穌的愛,我們講述耶穌如何為了罪人而來到世上。我們所領受和感受到的耶穌的愛,這些就是我們所要講述或見證的。如此的話,就不難了,對吧?然而是什麼讓人不敢作見證、不敢傳福音呢?大多數人都會說,怕被拒絕、嘲笑、侮辱等等。耶穌知道這一點,因此在第20節下半節中, 耶穌說:“我就常與你們同在、直到世界的末了。” 這個同在的應許將幫助並讓每一位信徒能夠執行這項大使命。
神所想要的教會是一個見證的教會,一個持續不斷地執行大使命直到耶穌再來的教會。來吧!開始向我們的家人、鄰居和周圍的人作見證。請相信,神與我們同在,直到世界的末了。以馬內利。
“活的教會就是見證的教會。”
作 者:椰嘉達基督徒會堂阿迪亞沙佈道所 – 張明慧傳道
翻譯員:黃瓊楓
思考的問題:
1. 到目前為止,你所理解的見證是什麼意思?
2. 你履行了神托付你的大使命了嗎?
Nats Alkitab : Matius 28:16-20
Penulis : G.I. Oliviana Cong
Istilah ‘saksi’ sering kita dengar dalam sebuah kasus persidangan. Dalam sidang, seorang saksi dihadirkan untuk memberikan pernyataan tentang apa yang ia lihat dan dengar di tempat kejadian perkara (TKP). Kata “Bersaksi” dalam bahasa Yunani ‘martureo ’ yang berarti menjadi saksi. Marturia adalah istilah yang dipakai gereja dalam melakukan aktivitas imannya, yaitu dalam hal kesaksian iman.
Matius 28:19-20 sering kita kenal dengan sebutan Amanat Agung. Sebuah amanat yang Yesus sampaikan kepada murid-murid-Nya sesaat sebelum terangkat ke surga. Yesus mengutus murid-murid-Nya untuk pergi memberitakan Injil ke seluruh dunia. Bukan hanya itu, juga menjadikan lebih banyak murid yang nantinya juga akan pergi melakukan Amanat Agung ini. Jadi, jelas bahwa tugas untuk pergi memberitakan Injil bukan hanya tugas seorang hamba Tuhan (pendeta atau Guru Injil), tetapi semua orang percaya. Dengan memahami kebenaran ini maka setiap orang percaya dapat berfungsi menjalani tugas tanggungjawab mereka kepada Tuhan, Sang pemberi Amanat. Apa yang disaksikan? Sesuai dengan arti dari kata ‘saksi’, kita bersaksi mengenai kasih Yesus yang telah kita alami, kita menceritakan bagaimana Yesus yang mau datang ke dunia demi manusia berdosa. Kasih Yesus yang sudah kita terima dan rasakan, itulah yang kita ceritakan atau saksikan. Jika demikian tidak sulit bukan? Namun apa yang membuat seseorang tidak berani bersaksi atau memberitakan Injil? sebagian besar akan memberi jawaban, takut ditolak, ditertawakan, diejek, dll. Yesus tahu itu, karena itu dalam ayat 20b, Yesus mengatakan, “Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman.” Sebuah janji penyertaan yang akan menolong dan memampukan setiap orang percaya untuk melaksanakan Amanat Agung ini.
Gereja yang Tuhan rindukan adalah gereja yang bersaksi, gereja yang terus dan terus melakukan Amanat Agung sampai kedatangan Yesus kedua kalinya. Mari, mulailah bersaksi kepada keluarga, tetangga, dan orang-orang di sekitar kita. Percayalah, Tuhan akan menyertai kita sampai akhir zaman. Imanuel.
“Gereja yang hidup adalah gereja yang bersaksi.”
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Seperti apa pengertian bersaksi yang selama ini Anda pahami?
2. Sudahkan Anda melaksanakan Amanat Agung yang Tuhan berikan?
约翰福音17:20-23
歷史上神的教會所面臨的挑戰之一就是分裂的問題。這通常是由於衝突和競爭而發生的,從而與以前的教會形成了競爭對手。據《教會通史》一書的作者喬納爾阿里托南說:“教會作為基督的身體的分裂主要是受到教義的影響。因為他們不認同之前的教義,所以形成了新的教會或組織似乎是成為之前教會的競爭對手。”
教會作為基督的身體的分裂是不應該發生的,因為神希望祂的教會成為聖而公的教會。約翰福音第17章是耶穌在被抓而被釘十字架之前為門徒所做的禱告。耶穌不只為當時的門徒禱告,也為所有的信徒禱告。“我不但為這些人祈求,也為那些因他們的話信我的人祈求”(20節)。耶穌為我們所有相信祂的人禱告。耶穌禱告些什麼呢?祂祈求祂的教會合而為一(21和23節)。耶穌的禱告是要作為基督身體的教會,在得著靈魂的事工上不要互相懷疑、敵對、競爭。神的教會必須意識到每個靈魂都是屬於神的,這樣就不會有競爭的感覺。神的教會作為基督的身體,必須合二為一,一同進步,有共同的使命,即神的使命。神合一的教會也向世界展示了神和祂無形的愛。
今天有許多不同教派的教會。只要這些教會存在而教導神的話語的真理,這應該是成為一個機會而不是威脅。傳揚福音得著靈魂的機會越擴大,做收割工作的人越多。讓我們將所有的教會視為同工而不是競爭對手,視為夥伴而不是敵人。
“合一則存分裂則亡。”
(諺語)
作 者:椰嘉達基督徒會堂阿迪亞沙佈道所 – 張明慧傳道
翻譯員:黃瓊楓
思考的問題:
1. 你認為外面的教會怎麼樣?
2. 今天神的話在什麼事上責備你?
Nats Alkitab : Yohanes 17:20-23
Penulis : G.I. Oliviana Cong
Salah satu tantangan dalam gereja Tuhan dalam sejarah adalah persoalan perpecahan. Hal ini terjadi tidak jarang disebabkan oleh adanya konflik dan persaingan yang kemudian membentuk tandingan bagi gereja sebelumnya. Menurut Jonar. S Aritonang, penulis buku “Sejarah Gereja Umum” mengatakan bahwa “Perpecahan dalam gereja sebagai Tubuh Kristus kebanyakan dipengaruhi karena pengajaran. Karena kurang sepaham dengan ajaran sebelumnya, terbentuklah gereja atau organisasi yang baru yang sepertinya menjadi tandingan dari gereja sebelumnya.”
Perpecahan dalam gereja sebagai Tubuh Kristus yang demikian seharusnya tidak terjadi, kerena Allah menghendaki gereja-Nya adalah gereja yang kudus dan am. Yohanes 17 ini merupakan doa Yesus untuk murid-murid-Nya sesaat sebelum Ia ditangkap untuk disalibkan. Yesus bukan hanya berdoa buat murid-murid-Nya pada saat itu, tetapi juga buat semua orang percaya. “Dan bukan untuk mereka ini saja Aku berdoa, tetapi juga untuk orang-orang, yang percaya kepada-Ku oleh pemberitaan mereka” (ay. 20). Yesus berdoa bagi kita semua (orang percaya). Apa yang menjadi doa Yesus? Ia berdoa agar gereja-Nya menjadi satu (ay. 21 dan 23). Doa Yesus, agar gereja sebagai Tubuh Kristus tidak saling mencurigai, memusuhi, bersaing, dalam menjangkau jiwa-jiwa. Gereja-gereja Tuhan harus menyadari bahwa setiap jiwa itu adalah miliknya Tuhan, sehingga tidak ada rasa tersaingi. Gereja Tuhan sebagai Tubuh Kristus harus bersatu, bergerak maju bersama, memiliki misi yang sama yaitu misi Allah. Kesatuan gereja-gereja Tuhan juga memperlihatkan kepada dunia akan Allah dan kasih-Nya yang tidak kelihatan secara kasat mata.
Hari ini banyak sekali gereja dengan berbagai denominasi, selama gereja tersebut hidup dan mengajarkan kebenaran Firman Tuhan. Seharusnya ini menjadi sebuah peluang dan bukan ancaman. Peluang untuk pemberitaan Injil dan pen jangkauan jiwa semakin luas, semakin banyak yang bekerja sebagai penuai-penuai. Marilah kita melihat gereja-gereja yang ada sebagai rekan kerja dan bukan pesaing, sebagai mitra dan bukan musuh.
“Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh.”
(Pepatah)
Pertanyaan untuk direnungkan:
1. Seperti apa Anda memandang gereja-gereja yang ada di luar sana?
2. Dalam hal apa Firman Tuhan menegur Anda hari ini?
哥林多前書 12:21-26
在一場足球比賽中,體育場裡擠滿了成群結隊的人來支持他們的足球隊。他們來自不同的地區,彼此當然不認識,但當他們的足球隊進球時,他們齊聲歡呼。他們看似同心同意,但比賽一結束,他們就顧不了對方,爭先恐後地往出口方向走去,不少人甚至不小心碰觸到了對方,還發生了衝突。
教會經常是信徒的聚集,就像足球觀衆一樣。在崇拜會中,全體會眾一致讚美神。但崇拜結束後又如何呢?可能沒有打招呼了,更不用說關注周遭人的需求。根據《印尼語大詞典》,“關心” 意味著關注;關懷;注意。一個互相關心的教會意味著一個互相關懷的教會。教會應該是一個由互相關心的人所組成的群體。這就是保羅在第26節所說的,“若一個肢體受苦, 所有的肢體就一同受苦. 若一個肢體得榮耀, 所有的肢體就一同快樂” 要能夠擁有並表現出一種互相關心的態度,就必須意識到每一位信徒都是基督排列整齊,互相扶持,互相需要的肢體 (21節)。
在每一次的崇拜會中,我們不只是同心同意地讚美敬拜神,而且還要在彼此關心和照顧裡同心同意。教會蒙召成為一個對内或對周遭充滿關懷的群體. 透過微笑和言語,我們可以安慰和堅固他人。如果我們有關愛的態度, 我們可以伸出援手幫助有需要的人,甚至我們的一生也可以成為他人的祝福。
“教會蒙召成為一個充滿關懷的群體。”
作 者:椰嘉達基督徒會堂阿迪亞沙佈道所 – 張明慧傳道
翻譯員:黃瓊楓
思考的問題:
1. 你對教會中的主内弟兄姐妹的態度是如何?
你有關注他們的需要嗎?
2. 今天默想神的話語時,
你會想起誰是現在正在需要幫助的呢?
有的話,就行動吧!
From the publisher's feed